WhatsApp Icon
Bingung Mau Zakat Emas di Mana? Salurkan ke BAZNAS Kota Semarang, Ini Cara Menghitungnya

Emas kini tidak hanya digunakan sebagai perhiasan, tetapi juga menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menyimpan aset dan investasi jangka panjang. Namun, bagi umat Islam, kepemilikan emas juga memiliki kewajiban zakat apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Zakat emas wajib dikeluarkan apabila jumlah emas yang dimiliki telah mencapai nisab 85 gram emas murni dan telah tersimpan atau dimiliki selama satu tahun (haul). Besaran zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5 persen dari nilai emas.

Sebagai contoh, jika harga emas Rp1,6 juta per gram, maka nilai nisab 85 gram mencapai Rp136 juta. Sementara pemilik emas sebanyak 100 gram memiliki nilai sekitar Rp160 juta.

Dengan demikian, zakat emas yang perlu ditunaikan sebesar 2,5 persen dari Rp160 juta, yakni Rp4 juta.

Bagaimana jika emas yang dimiliki terdiri dari beberapa bentuk? Jumlahnya dapat diperhitungkan secara keseluruhan. Misalnya, seseorang memiliki emas batangan 60 gram dan perhiasan emas 30 gram. Total kepemilikannya menjadi 90 gram sehingga telah melewati nisab.

Jika menggunakan harga emas Rp1,6 juta per gram, nilai 90 gram tersebut mencapai Rp144 juta. Zakat yang harus dikeluarkan sebesar Rp3,6 juta.

Perlu diketahui, angka harga emas tersebut hanya merupakan ilustrasi. Nilai rupiah dari nisab dapat berubah mengikuti harga emas yang berlaku. Karena itu, masyarakat perlu menggunakan harga emas terkini saat melakukan perhitungan zakat.

Bagi warga Semarang yang ingin menunaikan zakat emas secara praktis, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan pembayaran zakat secara online melalui situs resminya. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut untuk menunaikan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor.

Pembayaran zakat secara daring dapat dilakukan melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di:

https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat

Dengan memahami nisab dan besaran zakat, masyarakat dapat memastikan kewajiban zakat emas ditunaikan sesuai ketentuan sekaligus menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Semarang.***

14/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
6 Amalan Hari Jumat untuk Meraih Pahala Berlimpah, Jangan Lewatkan!

SEMARANG – Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau rajanya hari karena memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Umat Muslim dianjurkan memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Keistimewaan hari Jumat menjadi alasan bagi umat Islam untuk lebih memperhatikan berbagai amalan yang dapat dilakukan. Rasulullah SAW menjelaskan sejumlah keutamaan hari Jumat, termasuk berbagai peristiwa penting dalam perjalanan kehidupan manusia.

Meski demikian, meningkatkan ibadah pada hari Jumat bukan berarti amal hanya dilakukan pada hari tersebut. Momentum Jumat dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas ibadah yang telah dilakukan sehari-hari.

Berikut sejumlah amalan hari Jumat yang dapat dilakukan untuk mengisi hari yang mulia tersebut:

1. Mempersiapkan Diri untuk Salat Jumat

Bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat, salat Jumat merupakan ibadah penting. Persiapan dapat dilakukan dengan mandi, membersihkan diri, mengenakan pakaian yang bersih dan baik, serta menggunakan wewangian jika tersedia.

Persiapan tersebut sebaiknya dilakukan dengan tenang sehingga dapat mengikuti rangkaian salat Jumat dengan lebih khusyuk.

2. Datang ke Masjid Lebih Awal

Berangkat ke masjid lebih awal sebelum salat Jumat dimulai menjadi salah satu kebiasaan baik yang dapat dilakukan. Waktu sebelum salat dapat dimanfaatkan untuk menjalankan ibadah lain, seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, atau salat sunnah.

3. Mendengarkan Khutbah dengan Khusyuk

Saat khatib menyampaikan khutbah, jamaah dianjurkan menjaga perhatian dan ketenangan. Hindari berbicara, bercanda, bermain ponsel, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kekhusyukan dan jamaah di sekitar.

4. Memperbanyak Shalawat

Hari Jumat juga dapat diisi dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca shalawat menjadi salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW dan termasuk amalan yang dianjurkan untuk mengisi keutamaan hari Jumat.

5. Membaca Surah Al-Kahfi

Membaca Surah Al-Kahfi juga dikenal sebagai salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat. Waktu membacanya dapat disiapkan sejak malam Jumat hingga hari Jumat.

Bagi yang memiliki kesibukan, membaca Al-Kahfi dapat dijadwalkan pada waktu yang memungkinkan agar tetap dapat dilakukan dengan tenang dan tidak terburu-buru.

6. Bersedekah Sesuai Kemampuan

Sedekah menjadi amalan lain yang dapat dilakukan untuk mengisi hari Jumat. Tidak harus dalam jumlah besar, umat Muslim dapat bersedekah sesuai kemampuan dan keikhlasan.

Sedekah dapat diberikan kepada fakir miskin, orang yang membutuhkan, tetangga yang mengalami kesulitan, maupun digunakan untuk mendukung pendidikan dan fasilitas ibadah.

Pada akhirnya, nominal bukan menjadi satu-satunya ukuran dalam bersedekah. Kepedulian, keikhlasan, serta manfaat yang diberikan kepada orang lain menjadi bagian penting dari amal tersebut.

Dengan memanfaatkan hari Jumat untuk memperbanyak ibadah dan kebaikan, umat Muslim dapat menjadikan sayyidul ayyam sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.***

10/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Cara Menggunakan Kalkulator Zakat Mal BAZNAS dengan Mudah

Menghitung zakat mal kini dapat dilakukan dengan lebih mudah menggunakan kalkulator zakat yang disediakan BAZNAS. Fitur ini membantu masyarakat memperkirakan kewajiban zakat berdasarkan jenis dan jumlah harta yang dimiliki.

Zakat mal merupakan zakat yang dikenakan atas harta seorang Muslim apabila telah memenuhi ketentuan syariat, termasuk nisab dan, untuk jenis harta tertentu, haul. Karena setiap jenis harta memiliki ketentuan yang dapat berbeda, pengguna perlu mengetahui terlebih dahulu harta yang masuk dalam objek zakat.

Cara menggunakan kalkulator zakat mal BAZNAS cukup sederhana:

Pertama, identifikasi seluruh harta yang dimiliki. Selanjutnya, tentukan harta yang termasuk objek zakat dan periksa apakah nilainya telah mencapai nisab serta memenuhi ketentuan haul apabila berlaku.

Setelah itu, masukkan nominal harta pada kolom sesuai kategori yang tersedia dalam kalkulator. Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar sebelum melihat hasil perhitungan zakat.

Sebagai contoh, seseorang memiliki tabungan yang telah memenuhi ketentuan nisab dan haul. Nilai tabungan tersebut dapat dimasukkan ke dalam kategori yang sesuai sehingga kalkulator dapat membantu menghitung perkiraan zakat yang harus ditunaikan.

Penggunaan kalkulator zakat mal dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui kewajiban zakat atas harta yang dimiliki. Namun, apabila kondisi harta cukup kompleks atau terdapat jenis harta dengan ketentuan khusus, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan amil zakat atau pihak yang memahami fikih zakat.

Dengan memahami jenis harta, nisab, dan haul serta memasukkan data secara tepat, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui perkiraan kewajiban zakat mal dan menunaikannya sesuai ketentuan.***

10/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Tanggal Kembar Jangan Cuman Chekout, Yuk Berzakat, Infak, Sedekah, Ini Caranya!

Tanggal kembar di tiap bulannya selalu menjadi incaran waktu yang tepat untuk membeli beragam keperluan melalui marketplace yang sekarang banyak digunakan, seperti halnya shopee, TikTok Shop, ataupun Tokopedia. 

Biasanya di momen tanggal kembar tersebut terdapat beragam promo spesial hingga potongan harga yang membuat netizen tergiur untuk checkout di beberapa marketplace yang tersedia. Untuk itu, agar momen tanggal kembarmu tidak untuk checkout barang-barang saja, yuk berzakat, infak dan sedekah melalui lembaga amil terpercaya dan transparan.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjadi salah satu lembaga amil yang bisa Anda pilih untuk melakukan pembayaran ZIS yang transparan dan terpercaya. Lembaga tersebut memiliki lima pilar utama untuk melakukan penyaluran ZIS yang dirangkum dalam panca program. 

Panca program BAZNAS Kota Semarang terdiri dari Semarang Makmur, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Peduli dan Semarang Taqwa. Melalui lima panca tersebut BAZNAS Kota Semarang selalu berkomitmen untuk membantu sesama dengan dana yang terkumpul dari muzakki, maupun munfik. 

Untuk itu, bagi Anda yang ingin membantu sesama melalui BAZNAS Kota Semarang, dapat salurkan melalui link berikut ini dengan cara yang mudah dan cepat. 

https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat

https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

Anda dapat pilih salah satu link guna melakukan pembayaran ZIS, kemudian pilih jenis dana, dan lengkapi data nama, nomor handphone dan email yang tersedia dalam kolom tersebut. Setelah itu, Anda dapat melakukan konfirmasi melalui nomor +62 821-7022-1818 a.n Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang. 

Dalam link tersebut Anda juga dapat melakukan penghitungan zakat dengan kalkulator zakat yang tersedia di kantor digital BAZNAS Kota Semarang. 

Demikian informasi mengenai cara melakukan pembayaran ZIS di tanggal kembar yang dapat Anda ketahui.***

09/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Begini Cara Menghitung Zakat Tabungan, Lengkap dengan Syarat Wajibnya

SEMARANG – Zakat tabungan menjadi bagian dari zakat mal yang wajib ditunaikan umat Islam apabila harta yang dimiliki telah memenuhi ketentuan syariat. Tabungan yang tersimpan di rekening bank maupun dalam bentuk simpanan lainnya dapat dikenai zakat apabila telah mencapai nisab dan haul.

Zakat sendiri merupakan rukun Islam ketiga dan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban finansial. Zakat juga menjadi ibadah untuk membersihkan harta sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Mengacu pada informasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), salah satu syarat utama zakat tabungan adalah harta tersebut dimiliki oleh seorang Muslim secara penuh dan berasal dari sumber yang halal.

Selain itu, tabungan harus mencapai nisab yang setara dengan 85 gram emas. Karena harga emas dapat berubah, nilai nisab dalam rupiah juga ikut mengalami perubahan.

Cara mengetahui nilai nisab cukup sederhana, yakni:

Nisab = 85 gram × harga emas per gram

Sebagai contoh, apabila harga emas yang digunakan sebagai acuan sebesar Rp1,6 juta per gram, maka nisabnya adalah:

85 × Rp1.600.000 = Rp136 juta.

Artinya, dalam ilustrasi tersebut, tabungan yang mencapai Rp136 juta atau lebih dan memenuhi ketentuan lainnya dapat masuk dalam perhitungan zakat.

Selain nisab, tabungan juga harus memenuhi haul, yakni telah dimiliki selama satu tahun hijriah. Besaran zakat tabungan yang harus dikeluarkan adalah 2,5 persen dari harta yang memenuhi ketentuan zakat.

Sebagai contoh, seseorang memiliki tabungan Rp200 juta yang telah mencapai nisab dan haul. Maka perhitungan zakatnya:

Rp200.000.000 × 2,5 persen = Rp5.000.000.

Dengan demikian, zakat tabungan yang perlu ditunaikan sebesar Rp5 juta.

Untuk tabungan dengan saldo yang naik turun, penghitungan haul dapat menjadi lebih kompleks. Karena itu, apabila kondisi tabungan sering berubah atau terdapat perbedaan dalam penerapan ketentuan zakat, masyarakat dapat berkonsultasi dengan amil zakat atau ahli fikih agar perhitungannya sesuai ketentuan.

Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat tabungan di Kota Semarang, pembayaran dapat dilakukan melalui layanan zakat resmi BAZNAS Kota Semarang secara daring.

https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat

Dengan layanan tersebut, masyarakat dapat menunaikan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor.***

08/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Bacaan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap Arab Latin dan Terjemah
Bacaan Doa Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap Arab Latin dan Terjemah
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan kembali diperingati umat Islam pada 12 Rabiul Awal 1448 H, yang bertepatan dengan 25 Agustus 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memperbanyak amalan. Salah satu amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi adalah membaca doa dan sholawat. Berikut bacaan doa Maulid Nabi Muhammad SAW lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta terjemahannya. Doa Maulid Nabi Muhammad SAW 1. Doa menyambut bulan Rabiul Awal Allaahumma baarik lanaa fii khootimati syahrinaa haadza, wa aqdim 'alainaa Robii'ul awwali bisholaahil balaadi wal 'ibaadi wa daf'il balaa-i wal fasaadi watafriiji karbi ummati habiibika Muhammad shollallaahu 'alaihi wasallama fil kholfii wal baadi, yaa Kariim yaa Juwaad. Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negara dan orang-orang di dalamnya. Angkatlah bala dan kerusakan serta hilangkanlah kesedihan dan kesusahan umat Nabi Muhammad SAW, wahai Yang Maha Mulia dan Maha Dermawan.” Doa tersebut dimuat dalam Kitab Bughyatu Thalib fi Safinah karya Habib Ali bin Ahmad bin Abdullah bin Thalib bin Ali bin Hasan Al Athas. 2. Bacaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW Allaahumma shalli 'alaa Muhammad 'abdika wa rasuulikan-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallim. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat-Mu kepada Muhammad, hamba, Nabi dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, serta kepada keluarga dan para sahabatnya.” Membaca doa dan sholawat dapat menjadi salah satu cara umat Islam mengisi momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, peringatan Maulid juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.***
ARTIKEL24/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Maulid Nabi Tiba Berapa Hari Lagi? Ini Tanggal dan Amalannya
Maulid Nabi Tiba Berapa Hari Lagi? Ini Tanggal dan Amalannya
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 tinggal beberapa hari lagi? Bagi masyarakat Kota Semarang yang ingin mempersiapkan diri menyambut momentum tersebut, penting mengetahui kapan tepatnya peringatan Maulid Nabi 2026 sekaligus amalan yang dapat dilakukan. Maulid Nabi merupakan momentum yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Rasulullah. Peringatan ini umumnya dikaitkan dengan tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah. Namun, karena kalender Hijriah dan kalender Masehi memiliki sistem perhitungan yang berbeda, tanggal Maulid Nabi dalam kalender Masehi berubah setiap tahun. Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Mengacu pada penanggalan Hijriah yang digunakan untuk tahun 2026, 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026. Dengan demikian, jika dihitung dari hari ini, Jumat, 21 Agustus 2026, Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 akan tiba empat hari lagi. Artinya, masyarakat Semarang masih memiliki waktu untuk mempersiapkan berbagai kegiatan positif, baik secara pribadi maupun bersama keluarga, lingkungan tempat tinggal, masjid, musala, hingga komunitas. Momentum Maulid Nabi juga dapat menjadi kesempatan untuk kembali mengenal perjalanan hidup Rasulullah SAW. Bukan hanya sekadar memperingati hari kelahiran, tetapi juga mengambil pelajaran dari akhlak, perjuangan, kesabaran, serta kepedulian Nabi kepada umatnya. Amalan Menyambut Maulid Nabi Tidak ada kewajiban bagi umat Islam untuk melakukan satu bentuk ibadah tertentu yang secara khusus ditetapkan sebagai amalan Maulid Nabi. Namun, momentum ini dapat diisi dengan berbagai amal kebaikan dan ibadah yang memang dianjurkan dalam Islam. Berikut beberapa kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat Semarang. 1. Memperbanyak membaca shalawat Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan sekaligus mengingat keteladanan Rasulullah. Shalawat juga dapat diamalkan kapan saja, termasuk ketika menyambut bulan Rabiul Awal. 2. Mengkaji sirah Nabi Muhammad SAW Masyarakat dapat meluangkan waktu membaca buku atau mengikuti kajian mengenai perjalanan hidup Rasulullah. Dengan mengenal sirah Nabawiyah, umat diharapkan tidak hanya mengetahui sejarah Nabi, tetapi juga memahami akhlak dan nilai kehidupan yang dapat diterapkan sehari-hari. 3. Memperbanyak membaca Al-Qur'an dan berzikir Momentum Maulid Nabi juga dapat diisi dengan memperbanyak tilawah Al-Qur'an, zikir, doa, serta ibadah lainnya. Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara sederhana di rumah maupun bersama keluarga. 4. Bersedekah dan berbagi kepada sesama Semangat meneladani Rasulullah juga dapat diwujudkan melalui kepedulian kepada orang lain. Masyarakat dapat berbagi makanan, membantu tetangga yang membutuhkan, atau menyalurkan sedekah melalui lembaga resmi. Bagi warga Semarang yang ingin menyalurkan zakat, infak, atau sedekah secara digital, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan resmi melalui laman sedekah. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyalurkan dana sesuai kebutuhan. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah 5. Menghadiri pengajian Pengajian bertema Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus mengenang perjuangan Rasulullah SAW. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Pada akhirnya, datangnya Maulid Nabi 2026 dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk kembali meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Bagi warga Semarang, momentum tersebut tidak harus selalu dirayakan dengan kegiatan besar. Membaca shalawat, mempelajari sirah, memperbanyak ibadah, berbagi kepada sesama, dan berusaha menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan begitu, Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum yang diperingati setiap tahun, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.***
ARTIKEL21/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jumat Berkah: Amalan Sunnah dan Doa untuk Meraih Keberkahan
Jumat Berkah: Amalan Sunnah dan Doa untuk Meraih Keberkahan
Jumat menjadi salah satu hari istimewa dalam Islam. Hari yang dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, doa, sedekah, dan amalan sunnah guna meraih keberkahan. Sejumlah amalan dapat dilakukan umat Islam pada Jumat. Salah satunya membaca Surat Al-Kahfi. Amalan ini dianjurkan untuk memperoleh cahaya kebaikan di antara dua Jumat. Selain itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah. Memperbanyak selawat juga menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat. Sedekah Jumat juga dapat menjadi pilihan amalan untuk berbagi kepada sesama. Bersedekah tidak harus dalam jumlah besar, tetapi dapat dilakukan sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Amalan lainnya adalah memperbanyak doa. Salah satu waktu yang banyak dinantikan untuk berdoa adalah sore hari menjelang Magrib. Umat Muslim dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk memanjatkan doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT. Berikut doa singkat yang dapat diamalkan untuk memohon rezeki dan keberkahan: “Allahummarzuqni ma yuridu warzuq qalbi ma yuridu, waj'alhu laka kama turidu.” Artinya: “Ya Allah, berikanlah rezeki kepadaku sesuai apa yang kuinginkan, dan berkatilah hatiku dengan apa yang kuinginkan. Serta jadikanlah diriku ini milik-Mu seperti yang Engkau inginkan.” Dengan memperbanyak ibadah, selawat, sedekah, membaca Al-Kahfi, dan berdoa, Jumat dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.***
ARTIKEL21/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Zakat Emas: Begini Cara Menghitung Emas yang Disimpan dan Dipakai
Zakat Emas: Begini Cara Menghitung Emas yang Disimpan dan Dipakai
Emas menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk investasi maupun simpanan jangka panjang. Namun, kepemilikan emas juga memiliki ketentuan zakat apabila jumlahnya telah mencapai nisab dan memenuhi masa kepemilikan atau haul. Tidak semua emas otomatis wajib dizakati. Emas batangan yang disimpan sebagai investasi, tabungan emas, perhiasan yang tidak dipakai, serta perhiasan yang digunakan secara berlebihan dapat masuk dalam kategori emas yang wajib diperhitungkan untuk zakat. Nisab Zakat Emas Nisab zakat emas ditetapkan sebesar 85 gram emas murni. Jika jumlah emas telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun penuh, zakat yang dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari nilai emas tersebut. Sebagai ilustrasi, apabila harga emas Rp1.600.000 per gram, maka nilai nisabnya adalah: 85 gram × Rp1.600.000 = Rp136.000.000. Dengan demikian, emas seberat 100 gram dengan harga tersebut memiliki nilai Rp160 juta. Zakat yang harus dikeluarkan sebesar: Rp160.000.000 × 2,5 persen = Rp4.000.000. Sementara itu, perhiasan emas seberat 50 gram belum mencapai nisab 85 gram sehingga belum wajib zakat berdasarkan ketentuan tersebut. Jika memiliki beberapa bentuk emas, jumlahnya dapat diperhitungkan secara keseluruhan. Misalnya, emas batangan 60 gram ditambah perhiasan yang disimpan 30 gram, sehingga totalnya menjadi 90 gram. Jumlah tersebut telah melewati nisab. Dengan harga emas Rp1.600.000 per gram, nilai 90 gram mencapai Rp144 juta. Zakatnya sebesar Rp3,6 juta. Perhitungan tersebut menggunakan harga emas sebagai ilustrasi. Nilai nisab dalam rupiah dapat berubah mengikuti harga emas yang berlaku. Karena itu, masyarakat sebaiknya menggunakan harga emas terkini ketika menghitung zakat. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat emas secara online, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan pembayaran zakat secara daring melalui situs resminya. https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat Dengan memahami nisab, haul, dan nilai emas yang dimiliki, masyarakat dapat menghitung kewajiban zakat dengan lebih tepat dan menunaikannya sesuai ketentuan.***
ARTIKEL20/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
3 Doa Maulid Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin dan Artinya
3 Doa Maulid Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memperbanyak ibadah, doa, dan sholawat. Dalam memperingati Maulid Nabi, umat Islam dapat mengisinya dengan berbagai amalan, salah satunya membaca doa dan sholawat. Berikut tiga doa yang dapat diamalkan dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. 1. Doa Menyambut Maulid Nabi Doa berikut dapat dibaca untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kebaikan bagi umat Islam saat memasuki bulan Rabiul Awal. Latin: Allaahumma baarik lanaa fii khootimati syahrinaa haadza, wa aqdim 'alainaa Robii'ul awwali bisholaahil balaadi wal 'ibaadi wa daf'il balaa-i wal fasaadi watafriiji karbi ummati habiibika Muhammad shollallaahu 'alaihi wasallama fil kholfii wal baadi, yaa Kariim yaa Juwaad. Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negara dan orang-orang di dalamnya. Angkatlah bala dan kerusakan serta hilangkanlah kesedihan dan kesusahan umat Nabi Muhammad SAW, wahai Yang Maha Mulia dan Maha Dermawan.” Doa tersebut dimuat dalam Kitab Bughyatu Thalib fi Safinah karya Habib Ali bin Ahmad bin Abdullah bin Thalib bin Ali bin Hasan Al Athas. 2. Doa Maulid Nabi dengan Sholawat Ummi Selain doa, umat Islam juga dapat memperbanyak sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Latin: Allaahumma shalli 'alaa Muhammad 'abdika wa rasuulikan-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallim. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat-Mu kepada Muhammad, hamba, Nabi dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, serta kepada keluarga dan para sahabatnya.” 3. Doa Maulid Nabi dengan Sholawat Nariyah Sholawat Nariyah juga kerap diamalkan oleh umat Islam dalam berbagai momentum keagamaan, termasuk saat memperingati Maulid Nabi. Latin: Allahumma shalli shalatan kamilatan wa sallim salaman tamman 'ala sayyidina Muhammadinil-ladzi tan?allu bihil-'uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdla bihil-?awaju wa tunalu bihir-ragha'ibu wa husnul-khawatimi wa yustasqal-ghamamu biwajhihil-karimi wa 'ala alihi wa shahbihi fi kulli lamhatin wa nafasin bi'adadi kulli ma'lumin laka. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, kesusahan dapat dilenyapkan, keperluan dapat terpenuhi, serta apa yang didambakan dan husnul khatimah dapat diraih. Limpahkanlah pula sholawat kepada keluarga dan para sahabatnya pada setiap detik dan embusan napas sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui.” Membaca doa dan sholawat dapat menjadi salah satu cara umat Islam mengisi momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, peringatan Maulid juga dapat diisi dengan membaca Al-Qur'an, bersedekah, memperbanyak dzikir, serta mempelajari keteladanan Rasulullah SAW
ARTIKEL19/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Awal Mula Peringatan dan Maknanya bagi Umat Islam
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Awal Mula Peringatan dan Maknanya bagi Umat Islam
Bagi masyarakat Semarang dan umat Islam pada umumnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum keagamaan yang kerap diisi dengan pengajian, pembacaan selawat, doa bersama hingga berbagai kegiatan sosial. Tradisi tersebut biasanya berlangsung di masjid, musala, pesantren, sekolah, hingga lingkungan kampung. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW hingga akhirnya dikenal luas di berbagai negara, termasuk Indonesia? Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Secara umum, umat Islam memperingatinya pada bulan Rabiul Awal, khususnya pada 12 Rabiul Awal yang dalam tradisi populer dikenal sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meski demikian, sejarah mengenai kapan tepatnya Nabi Muhammad SAW dilahirkan memiliki sejumlah riwayat. Karena itu, peringatan Maulid Nabi lebih tepat dipahami sebagai momentum untuk mengenang kehidupan, perjuangan, keteladanan dan ajaran Rasulullah SAW. Sejarah Awal Peringatan Maulid Nabi Peringatan Maulid Nabi tidak dilakukan pada masa Nabi Muhammad SAW masih hidup. Tradisi memperingati kelahiran Rasulullah berkembang beberapa abad setelah wafatnya beliau. Sejumlah sumber sejarah menyebut peringatan Maulid mulai dikenal dalam lingkungan pemerintahan Islam pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir. Dalam perkembangannya, tradisi tersebut kemudian mengalami perubahan bentuk dan penyebaran ke berbagai wilayah dunia Islam. Salah satu tokoh yang sering disebut dalam perkembangan peringatan Maulid Nabi adalah Muzhaffaruddin Gökböri, penguasa Irbil di wilayah yang kini berada di Irak. Pada masa pemerintahannya, peringatan Maulid diselenggarakan secara besar-besaran dengan kegiatan keagamaan dan sosial. Tradisi tersebut kemudian berkembang di berbagai wilayah Muslim dengan bentuk yang berbeda-beda. Ada yang mengisinya dengan pembacaan sirah atau sejarah kehidupan Nabi, selawat, ceramah agama, sedekah, pemberian makanan hingga kegiatan sosial bagi masyarakat. Maulid Nabi dan Tradisi di Indonesia Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi berkembang seiring dengan penyebaran Islam dan dakwah para ulama. Tradisi tersebut kemudian berakulturasi dengan budaya lokal sehingga bentuk perayaannya berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Di Kota Semarang, misalnya, masyarakat dapat menemukan berbagai kegiatan Maulid Nabi di tingkat kampung, masjid, musala, pesantren maupun lembaga pendidikan. Peringatan tersebut umumnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Warga memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk berkumpul, bersilaturahmi dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan masing-masing. Dalam sejumlah tradisi masyarakat Jawa, peringatan Maulid Nabi juga dapat disertai pembacaan selawat, pengajian, pembacaan riwayat Nabi serta pembagian makanan kepada jamaah. Hal ini menunjukkan bahwa sejarah Maulid Nabi di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari proses dakwah Islam yang berlangsung secara bertahap dan menyesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat. Makna Maulid Nabi bagi Masyarakat Terlepas dari perbedaan pandangan ulama mengenai bentuk peringatan Maulid Nabi, momentum ini dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mempelajari kehidupan Rasulullah SAW. Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun hubungan dengan keluarga, masyarakat, tetangga hingga kelompok yang berbeda menjadi bagian penting yang dapat direnungkan. Bagi masyarakat Semarang, semangat tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Maulid Nabi dapat menjadi pengingat agar masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial dan membangun lingkungan yang saling menghormati. Karena itu, sejarah Maulid Nabi bukan hanya berkaitan dengan kapan tradisi tersebut pertama kali dilakukan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi bagian dari perjalanan umat Islam dalam mengenang sosok Rasulullah SAW sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak dan perjuangan beliau. Dengan memahami sejarahnya secara lebih utuh, masyarakat dapat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.***
ARTIKEL18/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
4 Amalan Sunnah di Bulan Rabiul Awal, Momentum Memperkuat Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
4 Amalan Sunnah di Bulan Rabiul Awal, Momentum Memperkuat Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Bulan Rabiul Awal memiliki makna penting bagi umat Islam karena dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah sekaligus meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperbanyak ibadah, umat Islam dapat mengisi Rabiul Awal dengan berbagai amalan kebaikan. Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan. 1. Memperbanyak Puasa Sunnah Memperbanyak puasa sunnah menjadi salah satu amalan yang dapat dilakukan di bulan Rabiul Awal. Dalam kitab Kanz an-Najah wa as-Surur fi al-Ad'iyati allati Tasyrohu as-Shudur, memperbanyak puasa dan membaca shalawat disebut sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hal ini juga berkaitan dengan hadis ketika Rasulullah SAW ditanya mengenai puasa hari Senin. Beliau menjelaskan bahwa Senin merupakan hari kelahirannya, hari ketika beliau diutus, sekaligus hari ketika wahyu diturunkan kepadanya. 2. Memperbanyak Membaca Shalawat Amalan berikutnya adalah memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Syekh Abdul Hamid Qudus menganjurkan umat Islam memperbanyak puasa sunnah dan shalawat pada bulan Rabiul Awal sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Membaca shalawat juga menjadi salah satu cara bagi umat Islam untuk mengingat perjuangan dan keteladanan Nabi dalam menyampaikan ajaran Islam. 3. Mengisi Maulid Nabi dengan Kegiatan Keagamaan Peringatan Maulid Nabi juga menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan umat Islam pada Rabiul Awal. Salah satu bentuknya adalah membaca kisah kelahiran dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. Imam Suyuthi dalam Al-Wasail fi Syarhis Syamail menjelaskan mengenai keutamaan membaca kisah kelahiran Nabi. Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada beliau. 4. Memperbanyak Sedekah dan Berbuat Baik Rabiul Awal juga dapat diisi dengan memperbanyak kepedulian terhadap sesama. Sedekah, membantu orang yang membutuhkan, menjenguk orang sakit, hingga menolong masyarakat yang mengalami kesulitan merupakan bentuk kebaikan yang sejalan dengan keteladanan Rasulullah SAW. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara digital, penyaluran dapat dilakukan melalui layanan resmi BAZNAS Kota Semarang melalui laman sedekah yang tersedia. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Dengan mengisi Rabiul Awal melalui berbagai amal kebaikan, umat Islam diharapkan tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga semakin memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.***
ARTIKEL13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Rabiul Awal 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Lengkap hingga Maulid Nabi 2026
Kapan Rabiul Awal 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Lengkap hingga Maulid Nabi 2026
Setelah bulan Safar 1448 H berakhir, umat Islam akan memasuki bulan Rabiul Awal. Lantas, kapan Rabiul Awal 1448 H dimulai dan kapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 2026? Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, 1 Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Bulan Rabiul Awal tahun ini berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada Sabtu, 12 September 2026. Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah setelah Muharram dan Safar. Bulan ini menjadi salah satu bulan yang banyak dinantikan umat Islam karena terdapat momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi umumnya dilaksanakan setiap 12 Rabiul Awal. Pada kalender Masehi 2026, tanggal tersebut bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026. Berikut jadwal lengkap Rabiul Awal 1448 H: 1 Rabiul Awal: Jumat, 14 Agustus 2026 2 Rabiul Awal: Sabtu, 15 Agustus 2026 3 Rabiul Awal: Minggu, 16 Agustus 2026 4 Rabiul Awal: Senin, 17 Agustus 2026 5 Rabiul Awal: Selasa, 18 Agustus 2026 6 Rabiul Awal: Rabu, 19 Agustus 2026 7 Rabiul Awal: Kamis, 20 Agustus 2026 8 Rabiul Awal: Jumat, 21 Agustus 2026 9 Rabiul Awal: Sabtu, 22 Agustus 2026 10 Rabiul Awal: Minggu, 23 Agustus 2026 11 Rabiul Awal: Senin, 24 Agustus 2026 12 Rabiul Awal: Selasa, 25 Agustus 2026 (Maulid Nabi) 13 Rabiul Awal: Rabu, 26 Agustus 2026 14 Rabiul Awal: Kamis, 27 Agustus 2026 15 Rabiul Awal: Jumat, 28 Agustus 2026 16 Rabiul Awal: Sabtu, 29 Agustus 2026 17 Rabiul Awal: Minggu, 30 Agustus 2026 18 Rabiul Awal: Senin, 31 Agustus 2026 19 Rabiul Awal: Selasa, 1 September 2026 20 Rabiul Awal: Rabu, 2 September 2026 21 Rabiul Awal: Kamis, 3 September 2026 22 Rabiul Awal: Jumat, 4 September 2026 23 Rabiul Awal: Sabtu, 5 September 2026 24 Rabiul Awal: Minggu, 6 September 2026 25 Rabiul Awal: Senin, 7 September 2026 26 Rabiul Awal: Selasa, 8 September 2026 27 Rabiul Awal: Rabu, 9 September 2026 28 Rabiul Awal: Kamis, 10 September 2026 29 Rabiul Awal: Jumat, 11 September 2026 30 Rabiul Awal: Sabtu, 12 September 2026 Dengan demikian, Rabiul Awal 1448 H dimulai pada Jumat, 14 Agustus 2026 dan berakhir Sabtu, 12 September 2026. Sementara itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal kegiatan keagamaan sepanjang Rabiul Awal, tanggal tersebut dapat menjadi acuan untuk mempersiapkan berbagai agenda peringatan Maulid Nabi di masjid, musala maupun lingkungan masyarakat***
ARTIKEL13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Rebo Wekasan 2026 Dimulai Malam Ini, Kapan Waktu Sholatnya?
Rebo Wekasan 2026 Dimulai Malam Ini, Kapan Waktu Sholatnya?
Rebo Wekasan 2026 bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026. Tradisi yang dikenal sebagai Rabu terakhir bulan Safar ini kembali menjadi perhatian sebagian umat Islam, terutama terkait waktu pelaksanaan sholat Rebo Wekasan. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis Kementerian Agama, bulan Safar 1448 H berakhir pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dengan demikian, Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026. Namun, perlu diketahui bahwa pergantian hari dalam kalender Hijriah berlangsung sejak matahari terbenam atau waktu Maghrib. Artinya, Rebo Wekasan 2026 mulai memasuki waktunya sejak Selasa, 11 Agustus 2026 setelah Maghrib, dan berakhir sebelum Maghrib pada Rabu, 12 Agustus 2026. Lantas, kapan waktu sholat Rebo Wekasan? Menurut penjelasan yang dikutip dari Pesantren Tebuireng, sholat khusus Rebo Wekasan tidak dikenal dalam syariat Islam. Karena itu, umat Islam tidak dianjurkan meyakini adanya sholat khusus yang secara khusus diperuntukkan untuk Rebo Wekasan. Meski demikian, seseorang tetap diperbolehkan melaksanakan sholat sunnah mutlak kapan saja, termasuk pada Rabu terakhir bulan Safar, selama tidak meyakininya sebagai ibadah khusus Rebo Wekasan. Dengan demikian, sholat sunnah mutlak dapat dikerjakan mulai setelah Maghrib pada Selasa, 11 Agustus hingga sebelum Maghrib Rabu, 12 Agustus 2026. Pelaksanaannya tidak terikat dengan waktu tertentu. Bacaan Niat Sholat Sunnah Mutlak Jika hendak melaksanakan sholat sunnah mutlak dua rakaat, berikut bacaan niatnya: Latin: Ushallii sunnatan rak'ataini lillaahi Ta'aalaa. Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah dua rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala.” Sementara itu, anggapan bahwa Rebo Wekasan merupakan hari yang penuh bala atau kesialan memiliki sejarah dalam tradisi tertentu. Sejumlah ulama mengaitkannya dengan keterangan dalam kitab-kitab tertentu, tetapi anggapan tersebut tidak menjadi dasar hukum yang disepakati dalam syariat Islam. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada kepercayaan mengenai datangnya malapetaka pada bulan Safar. Karena itu, umat Islam perlu memahami Rebo Wekasan secara bijak dan tidak menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.***
ARTIKEL11/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Surat Yasin Dibaca Berapa Kali saat Malam Rabu Wekasan? Simak Penjelasannya di Sini!
Surat Yasin Dibaca Berapa Kali saat Malam Rabu Wekasan? Simak Penjelasannya di Sini!
Artikel kali ini akan bagikan kepada Anda terkait amalan sunnah yang dapat dilakukan saat malam rabu wekasan salah satunya yakni dengan membaca surat yasin. Seperti kita ketahui, malam rebo wekasan merupakan rabu terakhir di bulan Safar yang dipercayai sebagai hari penurunan bala. Namun, hal tersebut tidak ada dasar dari dalil Islam, melainkan hanya tradisi yang melekat di lingkungan masyarakat. Untuk itu, ada banyak amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut malam rabu terakhir di bulan safar seperti halnya membaca yasin. Saat menyambut malam rebo wekasan membaca yasin dapat dilakukan satu kali bacaan, namun ketika masuk pada ayat "Salamun qaulam mir rabbir rahim" dianjurkan untuk dibaca sebanyak 313 kali yang kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa. Adapun doa yang dapat diamalkan adalah: Bismillahir-rahmanir-rahim. Wa sallall?hu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Allahumma ya syadidal-quwa wa ya syadidal-mihal, ya ‘azizu dzallat li‘izzatika jami‘u khalqika, ikfini min jami‘i khalqika. Ya muhsinu, ya mujammilu, ya mutafaddilu, ya mun‘imu, ya mukrimu, ya man la ilaha illa anta, irhamni birahmatika ya arhamar-rahimin. Allahumma bisirril-hasani wa akhihi wa jaddihi wa abihi wa ummihi wa banihi, ikfini syarra hadzal-yaumi wa ma yanzilu fihi. Ya kafiyal-muhimmati, ya dafi‘al-baliyyati. Fasayakfikahumullahu wa huwas-sami‘ul-‘alim. Wa ?asbunallahu wa ni‘mal-wakil. Wa la haula wa la quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azim. Wa sallallahu ta‘ala ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Artinya, "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Ya Allah, yang Maha Perkasa, segala makhluk tunduk kepada kemuliaan-Mu. Lindungilah aku dari segala makhluk-Mu. Wahai dzat yang Maha Baik, yang Maha Indah, yang Maha Pemurah, yang Maha Pemberi, dan yang Maha Mulia, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Engkau. Berikanlah aku rahmat-Mu wahai dzat yang Maha Pemurah di antara yang pemurah. Ya Allah, dengan rahasia Hasan, saudara kandungnya, kakeknya, ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya, lindungilah aku dari segala kejahatan hari ini dan apa yang turun pada hari ini. Wahai yang Maha Cukup untuk mengatasi semua urusan, wahai yang Maha Menjauhkan bencana. Cukuplah Allah sebagai pelindung kami dan Dia-lah sebaik-baiknya pelindung. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya." Itulah beberapa amalan sunnah yang dapat Anda lakukan untuk menyambut malam rabu wekasan yang tiba pada 12 Agustus 2026 mendatang.***
ARTIKEL10/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Amalan Sunnah Rabu Wekasan: Hari Terakhir bulan Safar Lengkap dengan Doanya
Amalan Sunnah Rabu Wekasan: Hari Terakhir bulan Safar Lengkap dengan Doanya
Rabu Wekasan atau Rebo Pungkasan kembali menjadi perhatian umat Islam, termasuk masyarakat di Kota Semarang. Rabu Wekasan dikenal sebagai Rabu terakhir pada bulan Safar dalam kalender Hijriah dan pada 2026 bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026. Bagi sebagian masyarakat, Rabu Wekasan memiliki tradisi dan makna tersendiri. Namun, hari tersebut juga kerap dikaitkan dengan anggapan sebagai waktu yang membawa kesialan atau turunnya berbagai musibah. Pandangan tersebut perlu disikapi secara bijak. Dalam ajaran Islam, tidak terdapat dasar yang kuat untuk meyakini bahwa bulan Safar atau hari Rabu tertentu merupakan waktu yang secara khusus membawa kesialan. Sejumlah ulama juga menjelaskan bahwa umat Islam tidak sepatutnya menggantungkan nasib pada anggapan tentang hari baik atau hari buruk. NU Online, misalnya, menjelaskan bahwa tidak ada nash hadis khusus yang menjadikan Rabu terakhir bulan Safar sebagai hari sial. Amalan khusus untuk Rabu Wekasan juga tidak memiliki dasar syariat yang disepakati. Namun, umat Islam tetap diperbolehkan memperbanyak ibadah umum seperti shalat sunnah, dzikir, doa, membaca Al-Qur'an dan bersedekah selama niatnya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan karena meyakini Rabu Wekasan sebagai hari sial. Kapan Rabu Wekasan 2026? Berdasarkan penetapan awal Safar 1448 H, bulan Safar dimulai pada Kamis, 16 Juli 2026. Dengan demikian, Rabu terakhir bulan Safar 1448 H jatuh pada 12 Agustus 2026. Momentum ini bisa menjadi kesempatan bagi warga Semarang untuk memperbanyak ibadah dan melakukan evaluasi diri. Bukan karena takut dengan kesialan, melainkan sebagai bentuk ikhtiar untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada sejumlah amalan ibadah umum yang dapat dilakukan pada Rabu Wekasan maupun hari-hari lainnya. 1. Memperbanyak shalat sunnah Warga Muslim dapat mengisi Rabu Wekasan dengan melaksanakan shalat sunnah mutlak. Ibadah ini dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon ketenangan dan perlindungan. Penting dicatat, shalat sunnah tersebut tidak perlu diyakini sebagai shalat khusus yang diwajibkan atau disunnahkan secara khusus pada Rabu Wekasan. 2. Memperbanyak dzikir dan istighfar Mengisi waktu dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, takbir maupun dzikir lainnya juga dapat menjadi pilihan. Memperbanyak istighfar sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali kesalahan dan memperbaiki diri. 3. Membaca Al-Qur'an Membaca Al-Qur'an dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada Rabu Wekasan. Sebagian masyarakat memilih membaca Surah Yasin atau surat lainnya. Hal tersebut diperbolehkan selama tidak disertai keyakinan bahwa surat tertentu wajib dibaca khusus karena Rabu Wekasan. 4. Bersedekah Sedekah juga dapat menjadi amalan yang dilakukan untuk berbagi kepada sesama. Warga Semarang bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu tetangga, anak yatim, fakir miskin maupun masyarakat yang membutuhkan. 5. Berdoa dan memohon perlindungan Doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang Muslim dalam memohon pertolongan kepada Allah SWT. Pada Rabu Wekasan, umat Islam dapat memanjatkan doa apa pun yang baik, termasuk memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan rezeki dan perlindungan dari berbagai musibah. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah: Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar. Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.” Bagi masyarakat Semarang, Rabu Wekasan 12 Agustus 2026 dapat dimaknai sebagai momentum untuk memperbanyak amal baik. Yang terpenting bukan meyakini hari tersebut sebagai hari sial, melainkan menjadikannya kesempatan untuk memperkuat doa, ibadah, kepedulian sosial dan tawakal kepada Allah SWT. Dengan begitu, tradisi yang berkembang di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip ajaran Islam.***
ARTIKEL10/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Tanggalnya, Lengkap dengan Doa dan Makna Amalannya
Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Tanggalnya, Lengkap dengan Doa dan Makna Amalannya
Banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai kapan Rebo Wekasan 2026. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Rebo Wekasan tahun ini jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertepatan dengan 28 Safar 1448 Hijriah. Rebo Wekasan merupakan tradisi yang dikenal di berbagai daerah di Indonesia sebagai momentum memperbanyak doa dan ibadah. Tradisi ini dilaksanakan pada Rabu terakhir di bulan Safar dengan tujuan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah dan bala. Meski demikian, dalam ajaran Islam tidak terdapat keyakinan bahwa bulan Safar atau hari tertentu membawa kesialan. Rebo Wekasan lebih dipahami sebagai bentuk ikhtiar spiritual dengan memperbanyak doa, zikir, dan amal saleh untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang banyak dilakukan adalah membaca doa memohon keselamatan dan perlindungan. Doa tersebut telah dikenal luas di kalangan umat Islam dan juga disebutkan oleh para ulama dalam berbagai kitab. Dalam kitab Kanzun Najah wa as-Surur, Syekh Abdul Hamid menganjurkan umat Islam memperbanyak doa pada hari pertama bulan Safar dan Rabu terakhir bulan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa siapa yang membaca doa tersebut dengan penuh harap kepada Allah SWT, maka Allah akan memberikan perlindungan dari berbagai keburukan dan musibah. Selain doa utama, terdapat pula doa lain yang berisi permohonan agar Allah SWT menjaga diri, keluarga, dan seluruh kaum Muslimin dari berbagai keburukan, serta memberikan keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan. Adapun doa yang dapat Anda amalkan, sebagai berikut: Doa Rebo Wekasan Pertama Doa ini diajarkan para ulama dan telah dikenal luas di kalangan masyarakat Muslim. Latin: Allahumma inni asaluka bi-asmaika al-husna, wa bi-kalimatika al-tammat, wa bi-hurmat nabiyyika Muhammad - sallallahu ?alayhi wa sallam - an tahfazani wa an tu?afiyani min balaika, ya dafi? al-balaya, ya mufarrig al-hamm, wa ya kashif al-ghamm, ikshif ?anni ma kutiba ?alayya fi hadhihi as-sanah min hamm aw ghamm; innaka ?ala kulli shayin qadir, wa sallallahu ?ala sayyidina Mu?ammad wa ?ala alihi wa sahbihi wa sallam tasliman. Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan nama-nama-Mu yang indah, dengan kalimat-kalimat-Mu yang sempurna, dan dengan kemuliaan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, agar Engkau menjaga dan menyelamatkan-ku dari cobaan-Mu. Wahai Zat yang menolak bala, yang melapangkan kesusahan, dan yang mengangkat kesedihan, jauhkan-lah dariku segala hal yang telah ditetapkan atas diriku pada tahun ini berupa duka atau kesulitan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, serta para sahabatnya." Doa Rebo Wekasan Kedua Selain doa pertama, terdapat doa lain yang juga dianjurkan untuk dibaca pada Rebo Wekasan sebagai bentuk permohonan keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT. Latin: Bismillahir-rahmanir-rahim. Wa sallallahu ta‘ala ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma‘in. A‘udzu billahi min sharri hadzaz-zamani wa ahlihi, wa a‘udzu bijalalika wa jalali wajhika, wa kamali jalali qudratika an tujirani wa walidayya wa auladi wa ahli wa ahibba’i, wa ma tuhituhu syafaqatu qalbi min sharri hadzihis-sanah, wa qini sharra ma qadaita fiha, wasrif ‘anni sharra syahri safar, ya kariman-nazar, wakhtim li fi hadzasy-syahri waddahri bis-salamati wal-‘afiyati was-sa‘adah li wa liwalidayya wa auladi wal-ahli wa ma tahutuhu syafaqatu qalbi wa jami‘il-muslimin wa sallallahu ta‘ala ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Artinya "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah Ta’ala mencurahkan shalawat kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan seluruh sahabat beliau. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan zaman ini dan penduduknya. Aku berlindung dengan keagungan-Mu, cahaya wajah-Mu, serta kesempurnaan kekuasaan-Mu agar Engkau menjaga diriku, kedua orang tuaku, anak-anakku, keluargaku, orang-orang yang kucintai, dan siapa pun yang dekat di hatiku dari keburukan tahun ini. Lindungilah aku dari segala kejelekan yang telah Engkau tetapkan di dalamnya, dan jauhkan aku dari keburukan bulan Safar. Wahai Dzat yang pandangan-Nya penuh kasih, akhiri bulan ini serta umurku dengan keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan, baik untuk diriku, orang tuaku, anak-anakku, keluarga, semua yang dekat di hatiku, dan seluruh kaum Muslimin. Semoga Allah Ta’ala senantiasa melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabat beliau." Pada dasarnya, makna Rebo Wekasan bukanlah mempercayai adanya hari yang membawa kesialan, melainkan menjadikannya sebagai momentum memperbanyak ibadah, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. Dengan demikian, seluruh amalan yang dilakukan tetap berlandaskan keyakinan bahwa hanya Allah SWT yang memberikan perlindungan dan keselamatan bagi setiap hamba-Nya.***
ARTIKEL07/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sedekah Jumat, Amalan Istimewa yang Bisa Dipersiapkan Sejak Dini
Sedekah Jumat, Amalan Istimewa yang Bisa Dipersiapkan Sejak Dini
Sedekah Jumat menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan umat Islam karena diyakini memiliki keutamaan tersendiri. Meski sedekah dapat dilakukan kapan saja, hari Jumat menjadi momen istimewa untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk berbagi kepada sesama. Agar lebih ringan dan konsisten, masyarakat dapat mulai mempersiapkan sedekah Jumat sejak jauh hari. Salah satu caranya adalah dengan menyisihkan sebagian rezeki secara rutin, baik setiap hari maupun saat menerima gaji. Dana yang telah dikumpulkan kemudian dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan ketika hari Jumat tiba. Sedekah Jumat tidak harus dalam jumlah besar. Berapapun nominal yang disisihkan dengan niat ikhlas akan menjadi bentuk kepedulian kepada sesama. Kebiasaan sederhana ini juga dapat membantu membangun budaya berbagi secara berkelanjutan. Tak hanya berupa harta, sedekah juga dapat diwujudkan dalam bentuk lain, seperti memberikan senyuman, bantuan tenaga, perhatian, maupun keikhlasan hati kepada orang lain. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara digital, dapat memanfaatkan layanan resmi BAZNAS Kota Semarang melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Dengan mempersiapkan sedekah sejak dini, setiap Muslim memiliki kesempatan untuk menjadikan hari Jumat sebagai momentum menebar manfaat dan meraih keberkahan.***
ARTIKEL06/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
7 Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Mulai Kamis Sore Menjelang Hari Jumat, Jangan Lewatkan Keutamaannya
7 Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Mulai Kamis Sore Menjelang Hari Jumat, Jangan Lewatkan Keutamaannya
Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah mulai Kamis sore sebagai persiapan menyambut Hari Jumat, yang dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari. Malam Jumat dimulai sejak matahari terbenam pada Kamis petang dan menjadi waktu yang istimewa untuk meningkatkan ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keutamaan Hari Jumat menjadikan waktu sejak Kamis sore hingga Jumat sebagai momen yang baik untuk memperbanyak amal saleh. Berbagai amalan sunnah dapat dilakukan guna meraih pahala, ketenangan hati, dan keberkahan. Berikut tujuh amalan sunnah yang dianjurkan mulai Kamis sore menjelang Hari Jumat: - Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. - Membaca Surah Al-Kahfi, yang dapat dimulai sejak Kamis sore setelah matahari terbenam hingga Hari Jumat berakhir. - Melaksanakan zikir petang dengan membaca doa-doa perlindungan dan zikir harian. - Memperbanyak istighfar dan bertaubat untuk memohon ampun atas dosa serta membersihkan hati. - Membaca Surah Yasin dan Al-Mulk, yang oleh banyak ulama dianjurkan sebagai amalan malam untuk menenangkan hati. - Mempersiapkan diri menyambut Jumat, seperti memotong kuku, merapikan kumis, atau rambut sebagai bagian dari sunnah kebersihan. - Memperbanyak doa, memohon kebaikan dunia dan akhirat pada waktu yang penuh keberkahan. Dengan mengamalkan ibadah-ibadah sunnah tersebut, umat Islam diharapkan dapat menyambut Hari Jumat dengan hati yang lebih tenang, meningkatkan kualitas ibadah, serta memaksimalkan kesempatan meraih pahala pada hari yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.***
ARTIKEL06/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Masih Bingung Menyalurkan Zakat? BAZNAS Kota Semarang Sediakan Layanan Digital yang Mudah dan Transparan
Masih Bingung Menyalurkan Zakat? BAZNAS Kota Semarang Sediakan Layanan Digital yang Mudah dan Transparan
Menunaikan zakat kini semakin mudah. BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan pembayaran zakat secara digital yang dapat diakses kapan saja melalui laman resminya. Layanan ini hadir untuk memudahkan masyarakat menyalurkan zakat secara aman, transparan, dan tepat sasaran. Melalui platform pembayaran online BAZNAS Kota Semarang, masyarakat dapat memilih berbagai jenis dana yang ingin ditunaikan, mulai dari zakat, infak, fidyah, Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), hingga kurban sesuai kebutuhan. Setelah pembayaran berhasil dilakukan, muzaki juga akan memperoleh Bukti Setor Zakat (BSZ) sebagai bukti transaksi. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat, caranya cukup mudah. Pertama, kunjungi laman pembayaran zakat BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat. Selanjutnya, pilih menu atau jenis dana zakat yang akan dibayarkan. Setelah itu, ikuti petunjuk pengisian data dan pilih metode pembayaran hingga proses transaksi selesai. Dengan layanan digital ini, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menunaikan kewajiban zakat maupun berbagi melalui infak dan sedekah dengan lebih praktis. Sistem pembayaran yang mudah diakses juga menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan transparan kepada para muzaki.***
ARTIKEL05/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Cara Menyisihkan Gaji untuk Sedekah Setiap Bulan, Langkah Sederhana Menjemput Keberkahan
Cara Menyisihkan Gaji untuk Sedekah Setiap Bulan, Langkah Sederhana Menjemput Keberkahan
Menyisihkan sebagian gaji untuk sedekah setiap bulan tidak harus menunggu penghasilan besar. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, setiap orang dapat membiasakan diri berbagi sesuai kemampuan. Dalam Islam, sedekah merupakan amalan yang dianjurkan dan dapat dilakukan dengan nominal berapa pun selama dilakukan dengan ikhlas. Salah satu cara yang dapat diterapkan adalah menjadikan sedekah sebagai pos keuangan utama. Saat menerima gaji, sisihkan terlebih dahulu dana khusus untuk sedekah sebelum mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lainnya. Kebiasaan ini membantu menjaga konsistensi sekaligus melatih disiplin dalam mengelola keuangan. Besaran sedekah tidak harus besar. Mulailah dari nominal yang ringan, misalnya satu hingga lima persen dari penghasilan atau sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin karena amalan yang terus-menerus lebih mudah menjadi kebiasaan baik daripada menunggu memiliki rezeki berlebih. Agar tidak lupa, manfaatkan fitur transfer otomatis atau pengingat bulanan. Di era digital, masyarakat juga dapat menyalurkan sedekah melalui lembaga amil zakat resmi sehingga prosesnya menjadi lebih praktis, aman, dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun kemudian disalurkan untuk membantu fakir miskin, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga program kemanusiaan lainnya. Bagi masyarakat Kota Semarang yang ingin menyalurkan sedekah secara amanah dan profesional, BAZNAS Kota Semarang menjadi salah satu pilihan untuk menebarkan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan. Dengan membiasakan menyisihkan sebagian gaji setiap bulan, sedekah tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup yang penuh kepedulian. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghadirkan manfaat besar bagi penerima sekaligus menjadi investasi amal bagi pemberinya.***
ARTIKEL04/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Mengenal Program Semarang Makmur BAZNAS Kota Semarang: Dari Mustahik menjadi Muzakki
Mengenal Program Semarang Makmur BAZNAS Kota Semarang: Dari Mustahik menjadi Muzakki
Artikel berikut akan bagikan kepada Anda terkait pembahasan mengenai Semarang Makmur yang merupakan salah satu program yang tersedia di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Namun, sebelum membahas mengenai program tersebut, mari kita mengenal lebih dekat BAZNAS Kota Semarang. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang merupakan salah satu lembaga pemerintah non struktural yang bertugas untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah. Hadirnya lembaga ini atas dasar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011 yang dibentuk untuk mencapai daya guna, hasil guna serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Kota Semarang. Dalam perkembangannya sebelum terbentuk menjadi BAZNAS Kota Semarang, dulu bernama Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Semarang sesuai dengan UU Nomor 28 Tahun 1999 mengenai pengelolaan zakat. Kemudian UU Nomor 23 tahun 2011 berlaku maka berganti nama menjadi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang dipimpin oleh Ketua dengan dibantu 4 orang Wakil Ketua. Sebagai upaya untuk pendistribusian zakat yang tepat sasaran dan transparan BAZNAS Kota Semarang merancang beberapa program kerja yang disebut dengan Panca Program. Salah satu panca program yang akan dibahas dalam artikel ini adalah Semarang Makmur. Program Semarang Makmur merupakan inisiatif BAZNAS Kota Semarang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi warga. Program ini meliputi berbagai upaya seperti pemberdayaan UMKM, penyediaan lapangan kerja, pelatihan keterampilan, dukungan terhadap industri kreatif serta peningkatan akses terhadap layanan keuangan. Adapun tujuan utama dari program ini adlaah mencipkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup warga Semarang. Dalam Semarang Makmur ini terdapat 4 bagian, diantaranya: - Bantuan Ekonomi Produktif Program tersebut dibagikan kepada para Mustahik dengan memberikan modal usaha serta wawasan seputar wirausaha dan dibina untuk mendapatkan lapangan pekerjaannya sendiri. Adapun output dari bagian ini adlaah mustahik dapat sejahtera dengan kemandirian ekonominya. - Sentra Ternak Porgram ini diberikan kepada mustahik kelompok di bidang peternakan. Nantinya, BAZNAS akan mendampingi dan membina program tersebut hingga dapat dimanfaatkan oleh mustahik. - Pelatihan keterampilan Pada praktiknya, program ini akan memberikan pengetahuan serta skill kepada mustahik untuk berdaya secara mandiri dan berkelanjutan. - Pemberdayaan UMKM BAZNAS telah banyak menciptakan serta membantu memberdayakan UMKM di Kota Semarang, seperti Teh Kawa BAZNAS, Z Chicken, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara digital, dapat memanfaatkan layanan resmi BAZNAS Kota Semarang melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Demikian informasi terkait penjelasan Semarang Makmur yang dapat Anda ketahui.***
ARTIKEL04/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Manfaat Infak Harian: Alasan Kenapa Sedekah Kecil Tapi Rutin itu Luar Biasa Dampaknya
Manfaat Infak Harian: Alasan Kenapa Sedekah Kecil Tapi Rutin itu Luar Biasa Dampaknya
Infak sering kali dipahami sebagai ibadah yang dilakukan ketika seseorang memiliki rezeki lebih. Padahal, dalam praktiknya, infak dapat dilakukan kapan saja dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Kebiasaan berinfak setiap hari, meski hanya dalam jumlah kecil, menjadi salah satu amalan yang dapat memberikan manfaat bagi pemberi maupun penerima. Nilai utama dari infak bukan terletak pada besarnya nominal, melainkan pada keikhlasan dan konsistensi dalam berbagi kepada sesama. Di tengah kehidupan yang semakin dinamis, membiasakan infak harian dapat menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat saling membantu di lingkungan masyarakat. Infak Harian Membentuk Kebiasaan Berbagi Melakukan infak secara rutin membantu seseorang membangun kebiasaan berbagi sejak dini. Nominal yang disisihkan setiap hari mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara istiqamah akan menjadi amalan yang terus dilakukan tanpa terasa berat. Kebiasaan ini juga melatih seseorang agar tidak terlalu bergantung pada harta yang dimiliki. Dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu orang lain, tumbuh kesadaran bahwa setiap nikmat yang diperoleh juga memiliki dimensi sosial. Membantu Program Kemanusiaan dan Sosial Dana infak yang dihimpun oleh lembaga pengelola zakat maupun lembaga sosial dapat disalurkan untuk berbagai program yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Pemanfaatannya antara lain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bantuan kebencanaan, hingga kegiatan sosial dan keagamaan. Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam infak harian, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dirasakan oleh penerima. Melatih Disiplin Mengelola Keuangan Selain menjadi bentuk ibadah, infak harian juga dapat membantu membangun kebiasaan mengelola keuangan secara lebih baik. Menyisihkan sebagian kecil penghasilan secara rutin mendorong seseorang untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Kebiasaan ini mengajarkan pentingnya menyisihkan sebagian rezeki untuk kepentingan sosial tanpa harus menunggu memiliki penghasilan yang besar. Dengan demikian, infak tidak hanya berdampak bagi orang lain, tetapi juga membantu membentuk pola hidup yang lebih terencana. Menumbuhkan Empati dan Rasa Syukur Salah satu manfaat yang sering dirasakan dari kebiasaan berinfak adalah meningkatnya rasa syukur atas nikmat yang dimiliki. Melalui kegiatan berbagi, seseorang menjadi lebih peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Empati terhadap mereka yang membutuhkan akan tumbuh seiring dengan kebiasaan membantu sesama. Nilai kepedulian inilah yang menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang saling menguatkan. Nominal Kecil Bisa Menjadi Manfaat Besar Tidak sedikit orang yang menunda berinfak karena menganggap nominal yang dimiliki terlalu sedikit. Padahal, jika dilakukan secara bersama-sama, infak dengan nilai kecil dapat menghasilkan manfaat yang besar. Sebagai ilustrasi, apabila seribu orang menyisihkan Rp2.000 setiap hari, dana yang terkumpul mencapai Rp2 juta dalam sehari. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan infak tidak hanya berasal dari besarnya nominal, tetapi juga dari partisipasi dan kepedulian banyak orang. Menjadikan Infak sebagai Kebiasaan Baik Membiasakan infak harian merupakan salah satu cara sederhana untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Selain membantu sesama, kebiasaan ini juga membentuk karakter yang lebih peduli, disiplin, dan bersyukur. Melalui pengelolaan yang amanah dan penyaluran yang tepat sasaran oleh lembaga pengelola zakat, infak yang terkumpul dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, tidak perlu menunggu memiliki harta yang berlimpah untuk mulai berinfak. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.***
ARTIKEL03/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Apakah Sedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal Diperbolehkan? Simak Penjelasannya di Sini
Apakah Sedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal Diperbolehkan? Simak Penjelasannya di Sini
Dalam Islam sedekah menjadi salah satu amal mulia yang tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya, namun juga dapat mendatangkan keberkahan serta ketenangan bagi orang yang menyalurkan niat bersedekah itu. Seperti kita ketahui sedekah adalah pemberian sesuatu baik berupa harta maupun non harta di luar kewajiban zakat, yang dilakukan oleh seorang dengan ikhlas guna mengharapkan ridha dari Allah SWT. Biasanya, sedekah dilakukan atas dasar untuk menghapus dosa, membuka pintu rezeki, bagi mushaddiq. Lantas apabila sedekah untuk orang meninggal apakah masih bisa untuk dilakukan? Untuk ketahui jawaban tersebut, Anda dapat simak penjelasan singkatnya pada artikel ini. Sedekah memang memiliki banyak keutamaan bagi orang yang melaksanakannya. Apakah untuk orang yang sudah meninggal akan mendapatkan pahalanya juga? Bersedekah untuk orang yang telah wafat menjadi salah satu bentuk amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi si mayit. Hal tersebut dijelaskan dalam HR. Muslim yang artinya: “Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim) Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa sedekah jariyah yang dilakukan oleh ahli waris atau orang lain atas nama si mayit akan tetap menjadi pahala yang mengalir untuknya. Selain itu, hal tersebut dijelaskan pula dalam HR. Bukhari dan Muslim, yang artinya: Dari Siti ‘Aisyah ra bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi Muhammad SAW: “Ibu saya mati mendadak, dan saya yakin seandainya dia bisa bicara, dia bersedekah, apakah ibu saya mendapat pahala, seandainya saya bersedekah untuk ibu saya? Rasulullah menjawab, “ya ada pahala bagi ibumu. (HR Bukhari dan Muslim) Sehingga tidak perlu khawatir, bahwa niat sedekah khusus orang yang sudah masih tetap bisa, sebab Rasulullah SAW telah menjawab sedemikian. Bentuk sedekah bagi orang yang sudah meninggal bisa berupa menyumbangkan Al-Quran, membangun atau merenovasi Masjid, hingga menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Seperti pada umumnya, melakukan sedekah bagi orang yang sudah meninggal tetap diawali dengan membaca niat, seperti: “Ya Allah, aku niat bersedekah ini atas nama (sebutkan nama almarhum/almarhumah). Semoga Engkau menerima amal ini dan menjadikannya sebagai pahala jariyah bagi beliau.” Selain niat, membaca doa agar pahala sedekah sampai kepada orang yang telah meninggal juga sangat dianjurkan. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah: “Allahummaghfir lahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu” (Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia, dan hapuskan dosa-dosanya). Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara digital, dapat memanfaatkan layanan resmi BAZNAS Kota Semarang melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Demikian informasi terkait penjelasan sedekah untuk orang yang sudah meninggal yang dapat Anda ketahui.***
ARTIKEL03/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Sunnah Agustus 2026 Lengkap, Mulai Senin Kamis, Ayyamul Bidh hingga Puasa Daud
Jadwal Puasa Sunnah Agustus 2026 Lengkap, Mulai Senin Kamis, Ayyamul Bidh hingga Puasa Daud
Bagi umat Islam yang ingin memperbanyak ibadah sunnah, terdapat beberapa jadwal puasa sunnah yang dapat diamalkan selama Agustus 2026. Mulai dari puasa Senin Kamis, Puasa Ayyamul Bidh, hingga Puasa Daud, seluruhnya memiliki keutamaan tersendiri sebagai amalan yang dianjurkan dalam Islam. Puasa sunnah tersebut dapat dilaksanakan sepanjang Agustus 2026 sesuai kalender Masehi dan Hijriah. Selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam juga dianjurkan membaca niat sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT. Jadwal Puasa Senin Kamis Agustus 2026 Puasa Senin Kamis merupakan amalan sunnah yang rutin dilakukan Rasulullah SAW. Berikut jadwalnya selama Agustus 2026: - Senin, 3 Agustus 2026 - Kamis, 6 Agustus 2026 - Senin, 10 Agustus 2026 - Kamis, 13 Agustus 2026 - Senin, 17 Agustus 2026 - Kamis, 20 Agustus 2026 - Senin, 24 Agustus 2026 - Kamis, 27 Agustus 2026 - Senin, 31 Agustus 2026 Niat Puasa Senin (Latin): Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala." Niat Puasa Kamis (Latin): Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala." Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2026 Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Pada Agustus 2026, puasa ini bertepatan dengan bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah, yakni: - Senin, 24 Agustus 2026 (13 Rabiul Awal 1448 H) - Selasa, 25 Agustus 2026 (14 Rabiul Awal 1448 H) - Rabu, 26 Agustus 2026 (15 Rabiul Awal 1448 H) Niat Puasa Ayyamul Bidh (Latin): Nawaitu shauma ayyamil bidhi sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala." Puasa Daud Bisa Diamalkan Sepanjang Bulan Selain dua puasa tersebut, umat Islam juga dapat menjalankan Puasa Daud, yaitu puasa yang dilakukan secara bergantian, satu hari berpuasa dan satu hari tidak. Puasa ini dapat diamalkan sepanjang bulan sesuai kemampuan dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan. Niat Puasa Daud (Latin): Nawaitu shauma Dawuda sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Daud karena Allah Ta'ala." Apabila lupa berniat pada malam hari dan belum makan maupun minum sejak terbit fajar, niat puasa sunnah masih dapat dilakukan pada siang hari. Niat Puasa Daud Siang Hari (Latin): Nawaitu shauma hadzal yaumi sunnatan Dawuda lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Daud hari ini karena Allah Ta'ala." Dengan mengetahui jadwal puasa sunnah Agustus 2026 beserta bacaan niatnya, umat Islam dapat lebih mudah merencanakan ibadah dan memperbanyak amalan sunnah selama bulan tersebut.***
ARTIKEL31/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →