WhatsApp Icon
Sedekah Jumat Yuk! Warga Semarang Bisa Salurkan Donasi Online Lewat BAZNAS, Ini Cara Mudah dan Keutamaannya

Hari Jumat menjadi salah satu waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah sedekah, baik berupa uang, makanan, maupun bantuan lain yang bermanfaat bagi sesama.

Bagi umat Muslim, sedekah merupakan amalan sunnah yang dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu waktu tertentu. Namun, hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri sehingga banyak umat Islam memanfaatkannya untuk meningkatkan ibadah dan berbagi kepada orang lain.

Bagi warga Semarang yang ingin mengisi hari Jumat dengan kegiatan positif, menunaikan sedekah bisa menjadi pilihan sederhana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menariknya, saat ini sedekah tidak harus dilakukan dengan mendatangi lembaga penyalur secara langsung. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital untuk menyalurkan infak, sedekah, maupun zakat dengan lebih mudah dan praktis.

Salah satu lembaga yang menyediakan layanan tersebut adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang.

Melalui layanan pembayaran online, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari rumah, tempat kerja, maupun di mana saja selama memiliki akses internet.

Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau rajanya hari. Istilah tersebut menggambarkan kedudukan hari Jumat yang istimewa dalam ajaran Islam.

Karena keistimewaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan kebaikan pada hari tersebut. Salah satunya adalah bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan.

Sedekah bukan hanya tentang memberikan sebagian harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antarsesama manusia.

Bahkan, sedekah tidak selalu harus berupa uang dalam jumlah besar. Memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan, membantu tetangga, menyisihkan sebagian rezeki, hingga melakukan kebaikan sederhana juga termasuk bentuk sedekah.

Dengan demikian, siapa pun dapat bersedekah sesuai kemampuan masing-masing.

Ada sejumlah keutamaan sedekah yang membuat amalan ini sangat dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menjadi bukti kepedulian kepada sesama

Sedekah mengajarkan umat Islam untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi. Melalui sedekah, seseorang dapat membantu meringankan beban orang lain, terutama masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

2. Mendapatkan pahala dari Allah SWT

Sedekah merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki nilai pahala. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT menjelaskan bahwa orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda.

Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 261, yang mengibaratkan orang-orang yang menginfakkan hartanya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai menghasilkan seratus biji.

3. Menumbuhkan sifat dermawan

Membiasakan diri bersedekah dapat melatih seseorang agar tidak memiliki sifat kikir atau terlalu mencintai harta.

Kebiasaan menyisihkan sebagian rezeki juga membantu membangun kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.

4. Membantu masyarakat yang membutuhkan

Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola terpercaya dapat menjadi salah satu cara membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dana yang terkumpul dapat mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sesuai program lembaga penyalur.

Cara Sedekah Online Lewat BAZNAS Kota Semarang

Bagi warga Semarang yang ingin menunaikan sedekah Jumat, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan digital yang dapat diakses dengan mudah.

Masyarakat bisa memilih layanan pembayaran zakat maupun sedekah melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka laman resmi BAZNAS Kota Semarang

Untuk pembayaran zakat, masyarakat dapat mengakses:

https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat

Sementara itu, untuk menyalurkan sedekah, masyarakat dapat membuka:

https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

2. Pilih jenis dana yang akan disalurkan

Setelah masuk ke halaman layanan, pilih jenis dana yang ingin ditunaikan sesuai kebutuhan, baik zakat, infak, maupun sedekah.

3. Lengkapi data diri

Isi informasi yang diminta pada formulir pembayaran, seperti nama, nomor handphone, dan alamat email.

Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar agar proses administrasi dan konfirmasi dapat berjalan dengan baik.

4. Ikuti petunjuk pembayaran

Selanjutnya, ikuti instruksi pembayaran yang tersedia pada halaman resmi tersebut.

Perhatikan setiap tahapan agar dana yang disalurkan dapat diproses sesuai ketentuan layanan.

5. Lakukan konfirmasi 

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melakukan konfirmasi pembayaran, masyarakat dapat menghubungi nomor layanan Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang di:

+62 821-7022-1818

Pastikan menghubungi nomor tersebut atas nama Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang.

Selain menyediakan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Semarang juga menghadirkan fasilitas kalkulator zakat.

Fasilitas digital ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membantu menghitung besaran kewajiban zakat berdasarkan jenis dan jumlah harta yang dimiliki.

Kehadiran kalkulator zakat diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memahami dan memperkirakan kewajiban zakat sebelum melakukan pembayaran.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, warga Semarang kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menunaikan ibadah ZIS tanpa harus datang langsung ke kantor BAZNAS.

Pada akhirnya, sedekah bukan soal seberapa besar nominal yang diberikan, melainkan tentang keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.

Momentum Jumat bisa menjadi pengingat untuk terus berbagi dan menyisihkan sebagian rezeki bagi mereka yang membutuhkan.

Jadi, tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah. Mulailah dari nominal yang terjangkau dan jadikan berbagi sebagai kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.***

30/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Sering Tak Sempat Baca Surat Al-Kahfi? Begini Cara Membagi 110 Ayat agar Lebih Ringan

Membaca Surat Al-Kahfi merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam pada malam Jumat maupun hari Jumat. Namun, bagi sebagian orang, membaca seluruh 110 ayat dalam satu waktu terkadang terasa cukup berat, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, membaca Surat Al-Kahfi dapat dilakukan secara bertahap. Warga Semarang yang ingin mengamalkan sunah ini bisa membagi bacaan menjadi empat waktu, mulai setelah Magrib pada malam Jumat hingga setelah salat Zuhur pada hari Jumat.

Dengan pembagian tersebut, umat Islam tetap bisa menyelesaikan seluruh 110 ayat Surat Al-Kahfi tanpa harus terburu-buru. Cara ini juga dapat membantu menjaga konsistensi ibadah di tengah rutinitas harian.

Surat Al-Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 110 ayat. Surat ini memuat sejumlah kisah penuh hikmah, mulai dari keteguhan iman para pemuda Ashabul Kahfi, ujian kekayaan melalui kisah pemilik dua kebun, perjalanan Nabi Musa AS bersama Nabi Khidir AS, hingga kisah kepemimpinan Dzulqarnain.

Agar lebih ringan dan mudah diterapkan, berikut pembagian bacaan Surat Al-Kahfi yang dapat dicoba oleh masyarakat:

1. Setelah Magrib pada Malam Jumat: Ayat 1–31

Waktu pertama dimulai setelah salat Magrib pada Kamis petang atau malam Jumat. Pembaca dapat memulai dengan membaca ayat 1 sampai 31.

Bagian ini memuat kisah Ashabul Kahfi, yakni sekelompok pemuda yang mempertahankan keimanan mereka di tengah lingkungan yang tidak mendukung keyakinannya.

Kisah tersebut mengajarkan pentingnya menjaga iman, keberanian dalam mempertahankan kebenaran, serta keyakinan bahwa Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan kepada hamba-Nya.

2. Setelah Isya pada Malam Jumat: Ayat 32–59

Pembacaan berikutnya dapat dilanjutkan setelah salat Isya, yakni ayat 32 sampai 59.

Pada bagian ini terdapat kisah dua orang pemilik kebun dengan kondisi kehidupan yang berbeda. Salah seorang di antaranya memiliki kekayaan melimpah, tetapi justru terjebak dalam kesombongan dan merasa bahwa hartanya akan selalu bertahan.

Kisah ini memberikan pelajaran bahwa kekayaan dan kenikmatan dunia merupakan ujian. Manusia tidak seharusnya sombong atas apa yang dimiliki karena seluruhnya merupakan pemberian Allah SWT.

3. Setelah Subuh pada Hari Jumat: Ayat 60–83

Memasuki hari Jumat, bacaan dapat dilanjutkan setelah salat Subuh dengan membaca ayat 60 sampai 83.

Bagian ini menceritakan perjalanan Nabi Musa AS bersama Nabi Khidir AS. Dalam perjalanan tersebut, Nabi Musa AS menyaksikan sejumlah peristiwa yang pada awalnya sulit dipahami.

Kisah ini mengajarkan bahwa pengetahuan manusia memiliki keterbatasan. Ada banyak ketentuan dan hikmah Allah SWT yang belum tentu dapat dipahami secara langsung oleh manusia.

4. Setelah Zuhur pada Hari Jumat: Ayat 84–110

Tahap terakhir dilakukan setelah salat Zuhur dengan membaca ayat 84 sampai 110.

Bagian ini mengisahkan Dzulqarnain, seorang pemimpin yang diberikan kekuasaan dan kemampuan oleh Allah SWT untuk melakukan berbagai perjalanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

Di dalamnya juga terdapat kisah pembangunan penghalang untuk menghadapi Ya'juj dan Ma'juj.

Selain itu, bagian akhir Surat Al-Kahfi mengingatkan manusia agar tidak menyekutukan Allah SWT, senantiasa beramal saleh, dan mengharapkan perjumpaan dengan-Nya.

Membaca Surat Al-Kahfi secara bertahap dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki jadwal kegiatan padat. Namun, agar amalan ini dapat dilakukan secara konsisten, ada beberapa hal sederhana yang bisa diterapkan.

Pertama, tentukan waktu membaca sesuai dengan jadwal ibadah harian. Menggabungkan kegiatan membaca Al-Qur'an dengan waktu setelah salat fardu dapat membantu membangun kebiasaan.

Kedua, gunakan Al-Qur'an cetak atau aplikasi Al-Qur'an digital untuk memudahkan melanjutkan bacaan sesuai ayat terakhir yang telah dibaca.

Ketiga, usahakan membaca dengan tartil atau perlahan dan tidak terburu-buru. Selain mengejar penyelesaian bacaan, memahami makna dan mengambil pelajaran dari setiap kisah juga menjadi hal penting.

Keempat, jika memungkinkan, luangkan waktu untuk membaca terjemahan agar pesan yang terkandung dalam Surat Al-Kahfi semakin mudah dipahami.

Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat dikenal sebagai salah satu amalan sunah yang memiliki keutamaan. Salah satu hadis yang sering dijadikan landasan adalah riwayat Al-Hakim dan Al-Baihaqi yang menjelaskan bahwa orang yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan cahaya yang meneranginya di antara dua Jumat.

Keutamaan lainnya berkaitan dengan perlindungan dari fitnah Dajjal. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan anjuran menghafal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi sebagai perlindungan dari fitnah Dajjal.

Karena itu, membaca Surat Al-Kahfi dapat menjadi salah satu upaya umat Islam untuk memperbanyak amal saleh sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagi warga Semarang yang ingin mulai membiasakan amalan ini, tidak perlu menunggu waktu luang yang panjang. Membagi bacaan menjadi beberapa sesi dapat menjadi cara sederhana untuk menyelesaikan 110 ayat Surat Al-Kahfi dalam satu rangkaian malam dan hari Jumat.

Hal terpenting adalah menjaga niat, meluangkan waktu, serta berusaha istiqamah dalam menjalankan ibadah.***

30/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Gajian Flash Sale! Ini Cara Mudah Tunaikan ZIS Lewat BAZNAS Kota Semarang

Momen gajian bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama. Warga Kota Semarang dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang secara online tanpa harus datang langsung ke kantor.

BAZNAS Kota Semarang baru-baru ini meraih penghargaan sebagai BAZNAS Kota Terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu pencapaian yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Melalui layanan digital, masyarakat kini dapat menyalurkan ZIS dengan lebih mudah dan praktis, termasuk saat menerima gaji bulanan maupun pada momen tanggal kembar.

Cara Bayar Zakat, Infak, dan Sedekah Online

Bagi warga Semarang yang ingin menunaikan ZIS melalui BAZNAS Kota Semarang, berikut langkah-langkahnya:

1. Buka laman resmi pembayaran zakat melalui https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat atau layanan sedekah melalui https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah.

2. Pilih jenis dana yang ingin disalurkan sesuai kebutuhan.

3. Lengkapi data yang diminta, seperti nama, nomor handphone, dan alamat email.

4. Ikuti petunjuk pembayaran yang tersedia pada laman tersebut.

5. Untuk konfirmasi, masyarakat dapat menghubungi nomor +62 821-7022-1818 atas nama Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang.

Selain menyediakan layanan pembayaran digital, BAZNAS Kota Semarang juga menghadirkan kalkulator zakat yang dapat digunakan masyarakat untuk membantu menghitung kewajiban zakat melalui layanan digital resminya.

Dengan kemudahan tersebut, masyarakat dapat menunaikan ZIS tanpa terkendala jarak dan waktu. Selain menjadi bentuk ibadah, zakat, infak, dan sedekah juga dapat menjadi sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Momentum gajian pun tidak hanya menjadi waktu untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan menebarkan manfaat bagi sesama melalui BAZNAS Kota Semarang.***

27/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Hari Santri Nasional Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Makna dan Sejarahnya

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang peran besar ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan, cinta tanah air, serta pengabdian santri kepada bangsa.

Hari Santri Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan tersebut menjadi bentuk penghargaan negara terhadap kontribusi santri dan pesantren dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Makna Hari Santri Nasional

Hari Santri Nasional memiliki makna penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya adalah mengenang perjuangan para ulama dan santri yang turut berperan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menanamkan semangat cinta tanah air. Nilai hubbul wathan minal iman kerap dikaitkan dengan kecintaan terhadap tanah air yang tumbuh seiring dengan pengamalan nilai-nilai keagamaan.

Selain itu, Hari Santri menjadi momentum untuk mendorong santri agar terus berkontribusi dalam menghadapi tantangan zaman, mulai dari melawan kebodohan, mengurangi kemiskinan, hingga menjaga moral dan peradaban bangsa melalui pendidikan, akhlak, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan demikian, santri tidak hanya diharapkan memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejarah Hari Santri Nasional

Tanggal 22 Oktober dipilih untuk memperingati Hari Santri Nasional karena berkaitan dengan peristiwa bersejarah, yakni Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Resolusi Jihad menyerukan kewajiban umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya penjajahan. Seruan tersebut membangkitkan semangat perjuangan para ulama, santri, dan masyarakat untuk melawan pasukan Sekutu yang datang ke Indonesia setelah kemerdekaan, termasuk pasukan Belanda yang berupaya kembali menguasai Indonesia.

Semangat perjuangan tersebut turut menjadi salah satu latar penting dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Peristiwa itu kemudian dikenang setiap tahun sebagai Hari Pahlawan.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober, masyarakat diajak untuk tidak melupakan jasa para ulama dan santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Lebih dari itu, Hari Santri menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan perlu diteruskan melalui pendidikan, pengabdian, sikap toleran, serta kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa.***

22/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Oktober 2026 Lengkap Niat

Puasa sunnah Ayyamul Bidh Oktober 2026 dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menambah amalan ibadah di bulan Jumadilawal 1448 Hijriah. Puasa ini dilaksanakan selama tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah dan dianjurkan bagi umat Islam yang mampu menjalankannya.

Ayyamul Bidh berarti “hari-hari putih”, yakni tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Penamaan ini berkaitan dengan kondisi malam yang diterangi cahaya bulan purnama.

Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah ini, mengetahui jadwal pelaksanaannya menjadi langkah penting agar ibadah dapat dipersiapkan dengan baik.

Berdasarkan kalender Hijriah yang digunakan dalam acuan jadwal tersebut, puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 jatuh pada:

  • Sabtu, 24 Oktober 2026: 13 Jumadilawal 1448 H
  • Minggu, 25 Oktober 2026: 14 Jumadilawal 1448 H
  • Senin, 26 Oktober 2026: 15 Jumadilawal 1448 H

Penetapan tanggal Hijriah dapat berbeda bergantung pada kalender dan hasil penentuan awal bulan yang digunakan. Karena itu, umat Islam dapat menyesuaikannya dengan pedoman resmi setempat.

Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dibaca pada malam hari sebelum menjalankan puasa. Berikut bacaan niat beserta artinya.

1. Niat pada malam hari

Nawaitu shauma ghadin ‘an ad?’i sunnati ayy?mil b??i lill?hi ta‘?l?.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Ayyamul Bidh esok hari karena Allah Ta’ala.”

2. Niat pada pagi atau siang hari

Bagi yang belum berniat pada malam hari, niat puasa sunnah dapat dilakukan pada pagi atau siang hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Ketentuan ini mengikuti syarat puasa sunnah.

Nawaitu shauma ayy?mil b??i lill?hi ta‘?l?.

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan. Menjalankannya menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan, melatih kesabaran, serta membiasakan diri beribadah secara rutin.

Dalam hadis, puasa tiga hari setiap bulan disebut memiliki keutamaan besar. Amalan ini juga kerap dikaitkan dengan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun, berdasarkan perhitungan bahwa satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.

Meski demikian, puasa Ayyamul Bidh tidak bersifat wajib. Umat Islam yang tidak menjalankannya tidak berdosa, sedangkan mereka yang melaksanakannya berharap memperoleh pahala dan rida Allah SWT.

Dengan mengetahui jadwal, niat, dan keutamaannya, umat Islam dapat mempersiapkan puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 dengan lebih baik. Semoga ibadah yang dilakukan membawa keberkahan dan menjadi bagian dari upaya memperbaiki diri.***

21/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Catat Tanggal dan Niatnya
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Catat Tanggal dan Niatnya
Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah Ayyamul Bidh, jadwal pelaksanaannya pada Oktober 2026 perlu dicatat. Puasa Ayyamul Bidh bulan ini berlangsung selama tiga hari, yakni 24, 25, dan 26 Oktober 2026. Ketiga tanggal tersebut bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Jumadilawal 1448 Hijriah. Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dikerjakan selama tiga hari setiap pertengahan bulan Hijriah. Berikut jadwal lengkap puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026: Sabtu, 24 Oktober 2026 — 13 Jumadil Awal 1448 H Minggu, 25 Oktober 2026 — 14 Jumadil Awal 1448 H Senin, 26 Oktober 2026 — 15 Jumadil Awal 1448 H Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dibaca sebelum menjalankan puasa. Salah satu lafal niat yang umum digunakan adalah: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati ayyamil-bidi lillahi ta'ala. Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh esok hari karena Allah Ta'ala.” Bagi yang baru berniat pada pagi hari dan belum melakukan hal yang membatalkan puasa, niat secara mutlak juga dapat dibaca: Nawaitu shauma ayyamil bidl lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala.” Dengan demikian, umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah Ayyamul Bidh pada Oktober 2026 dapat mulai mempersiapkan diri dan mencatat 24–26 Oktober 2026 agar tidak terlewat.***
ARTIKEL01/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Apakah Fidyah Boleh Diberikan kepada Saudara? Ini Penjelasannya
Apakah Fidyah Boleh Diberikan kepada Saudara? Ini Penjelasannya
Fidyah merupakan bentuk tebusan yang diberikan oleh seorang Muslim karena tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan dalam kondisi tertentu. Lantas, apakah fidyah boleh diberikan kepada saudara sendiri? Secara umum, fidyah diperuntukkan bagi fakir dan miskin. Ketentuan tersebut sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah literatur fikih, termasuk keterangan dalam al-Mahalli, yang menyebutkan bahwa penyaluran fidyah dikhususkan kepada orang-orang fakir dan miskin. Fidyah biasanya diberikan dalam bentuk makanan pokok. Namun, dalam kondisi tertentu, fidyah juga dapat diberikan dalam bentuk uang sesuai ketentuan yang berlaku. Fidyah Boleh Diberikan kepada Saudara Mengutip penjelasan BAZNAS, mazhab Syafi’i dan Hanbali membolehkan fidyah diberikan kepada saudara atau kerabat dekat, selama mereka termasuk golongan yang berhak menerima fidyah, yakni fakir atau miskin. Memberikan fidyah kepada saudara yang membutuhkan bahkan dinilai memiliki nilai lebih karena bantuan tersebut diberikan kepada orang terdekat yang memang membutuhkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan mereka, pemberian tersebut juga dapat menjadi salah satu cara mempererat tali silaturahmi. Meski demikian, tidak semua anggota keluarga atau saudara dapat menerima fidyah. Siapa yang Tidak Boleh Menerima Fidyah? Fidyah tidak boleh diberikan kepada orang yang masih menjadi tanggungan nafkah pemberi fidyah. Contohnya anak, pasangan, maupun orang tua yang masih menjadi tanggungan. Sebab, pemberian kepada pihak yang menjadi tanggungan dinilai tidak memenuhi tujuan utama fidyah sebagai bentuk bantuan kepada fakir dan miskin di luar tanggungan nafkah pemberi. Karena itu, sebelum menyalurkan fidyah kepada saudara, penting memastikan terlebih dahulu bahwa saudara tersebut memang termasuk fakir atau miskin dan bukan orang yang menjadi tanggungan nafkah. Dengan demikian, fidyah boleh diberikan kepada saudara selama memenuhi ketentuan penerima fidyah.***
ARTIKEL30/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bagaimana Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Selama 1 Bulan? Ini Cara Menghitungnya
Bagaimana Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Selama 1 Bulan? Ini Cara Menghitungnya
Cara membayar fidyah bagi ibu hamil menjadi salah satu hal yang perlu diketahui, terutama bagi perempuan yang meninggalkan puasa Ramadhan karena kondisi kehamilan dan kekhawatiran terhadap kesehatan diri maupun kandungan. Fidyah merupakan bentuk pengganti bagi seorang Muslim yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa karena kondisi tertentu. Dalam ketentuan tertentu, ibu hamil yang tidak berpuasa memiliki kewajiban yang dapat berupa mengganti puasa di hari lain atau membayar fidyah, sesuai kondisi dan ketentuan fikih yang diikuti. Adapun kondisi ibu hamil yang menjadi pertimbangan antara lain ketika khawatir terhadap kesehatan dirinya, khawatir terhadap kesehatan diri sekaligus kandungan, atau khawatir terhadap kondisi kandungan. Cara Menghitung Fidyah Ibu Hamil Selama 1 Bulan Besaran fidyah pada dasarnya dihitung berdasarkan jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Setiap satu hari puasa yang ditinggalkan dikenai fidyah sebesar satu mud makanan pokok. Di Indonesia, satu mud sering dikonversikan sekitar 0,6 kilogram atau 3/4 liter beras. Dengan demikian, apabila seseorang meninggalkan puasa selama 30 hari, kebutuhan beras yang dihitung berdasarkan ukuran tersebut adalah sekitar 18 kilogram beras. Fidyah kemudian diberikan kepada orang yang membutuhkan, terutama fakir dan miskin. Pemberian dapat dilakukan kepada beberapa orang atau kepada satu orang yang membutuhkan, sesuai ketentuan yang berlaku. Selain dalam bentuk makanan pokok, pembayaran fidyah juga dapat dilakukan menggunakan uang dengan nilai yang disetarakan dengan makanan pokok. Namun, besaran fidyah dalam bentuk uang dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya. Sebagai contoh, berdasarkan ketetapan BAZNAS untuk wilayah Semarang yang disebut dalam materi ini, nilai fidyah ditetapkan sebesar Rp30.000 per hari per jiwa. Jika dihitung untuk 30 hari, jumlahnya menjadi Rp900.000. Besaran tersebut merupakan contoh untuk wilayah yang menggunakan ketetapan tersebut, sehingga masyarakat perlu memperhatikan ketentuan lembaga zakat atau BAZNAS di daerah masing-masing. Untuk membayar fidyah selama satu bulan, langkah pertama adalah menghitung jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Setelah itu, tentukan bentuk fidyah yang akan diberikan, baik berupa makanan pokok maupun uang sesuai ketentuan yang berlaku. Jika menggunakan beras, fidyah disalurkan kepada fakir miskin. Sementara apabila menggunakan uang, pembayaran dapat dilakukan melalui lembaga amil zakat atau organisasi pengelola zakat yang terpercaya. Bagi ibu hamil yang membayar fidyah karena khawatir terhadap keselamatan anaknya, salah satu lafaz niat yang dapat digunakan adalah: Artinya: “Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan berbuka puasa Ramadhan karena khawatir keselamatan anakku, fardhu karena Allah.” Perlu diperhatikan, ketentuan fidyah bagi ibu hamil dapat berbeda sesuai kondisi dan pendapat fikih yang diikuti. Karena itu, jika masih ragu apakah harus mengganti puasa, membayar fidyah, atau menjalankan keduanya, sebaiknya berkonsultasi dengan ustaz, ulama, atau lembaga keagamaan yang terpercaya. Demikian informasi yang dapat Anda simak terkait cara menghitung fidyah.***
ARTIKEL30/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tidak Hanya Uang, Ini Bentuk Sedekah yang Bisa Dilakukan Sehari-hari
Tidak Hanya Uang, Ini Bentuk Sedekah yang Bisa Dilakukan Sehari-hari
SEMARANG – Sedekah selama ini sering dipahami sebagai memberikan uang kepada orang yang membutuhkan. Padahal, makna sedekah jauh lebih luas dan tidak selalu berkaitan dengan harta. Sedekah berasal dari kata sidq yang berarti kejujuran. Dalam pengertian tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk bukti kejujuran iman seseorang melalui berbagai perbuatan baik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, sedekah berstatus sunnah. Artinya, umat Islam dianjurkan untuk melakukannya sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan kepada sesama. Menariknya, sedekah tidak hanya berupa uang atau barang. Kebaikan yang dilakukan melalui tindakan, ucapan, maupun jasa juga dapat menjadi bagian dari sedekah. Contohnya cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memberikan makanan kepada tetangga, membantu orang lain, atau memberikan ilmu yang bermanfaat telah melakukan bentuk kebaikan yang dapat bernilai sedekah. Bahkan, hal sederhana seperti menyingkirkan duri atau benda berbahaya dari jalan juga termasuk perbuatan baik. Begitu pula dengan memberikan senyum yang tulus kepada orang lain. Dengan demikian, sedekah dapat dilakukan oleh siapa saja dan tidak harus menunggu memiliki uang lebih. Kesempatan untuk bersedekah dapat hadir melalui berbagai bentuk kebaikan yang dilakukan dengan tulus. Bagi masyarakat, pemahaman ini menunjukkan bahwa bersedekah bukan hanya soal kemampuan finansial. Perhatian, tenaga, waktu, ilmu, hingga perkataan yang baik juga dapat menjadi cara untuk berbagi manfaat dengan orang lain. Karena itu, sedekah bisa dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekitar. Selama dilakukan dengan niat baik dan memberikan manfaat, berbagai bentuk kebaikan tersebut dapat menjadi bagian dari amalan sedekah dalam kehidupan sehari-hari.***
ARTIKEL29/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Momen Gajian Tiba! Infak dan Sedekah ke BAZNAS Kota Semarang Yuk, Ini Caranya
Momen Gajian Tiba! Infak dan Sedekah ke BAZNAS Kota Semarang Yuk, Ini Caranya
Tanggal gajian sudah tiba, selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tidak ada salahnya menyisihkan pula untuk berbagi sesama dengan infak maupun sedekah melalui lembaga amil yang transparan seperti halnya BAZNAS Kota Semarang. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang termasuk salah satu lembaga resmi pemerintah yang bertugas mengimpun serta menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah di lingkungan Kota Semarang. Lembaga tersebut mengelola dana umat secara transparan dan profesional melalui panca program yang dibentuk seperti Semarang Makmur, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Peduli dan Taqwa. Untuk itu momen gajian menjadi salah satu timing paling tepat untuk berbagi, berinfak dan sedekah kepada sesama dengan cara yang paling tepat dan transparan melalui langkah berikut ini. Hanya dengan klik link https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, atau https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat kemudian pilih sub jenis dana, lengkapi data dan pilih metode pembayaran, Anda sudah bisa melaksanakan ZIS melalui lembaga amil dengan mudah dan transparan. Apabila sudah selesai melakukan transaksi dapat konfirmasi melalui nomor 0821-7022-1818. Anda juga dapat melakukan infak dengan datang langsung ke kantor di Ruko Kalipancur No 2, Jl. Abdul Rahman Saleh Raya, Semarang. Demikianlah informasi yang dapat Anda manfaatkan saat momen gajian tiba.***
ARTIKEL28/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bolehkah Bayar Fidyah dengan Cara Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
Bolehkah Bayar Fidyah dengan Cara Dicicil? Ini Penjelasan Ulama
SEMARANG - Membayar fidyah menjadi kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan puasa Ramadan karena kondisi tertentu yang dibenarkan syariat. Namun, bagaimana jika seseorang tidak mampu membayar seluruh fidyah sekaligus? Apakah fidyah boleh dibayar dengan cara dicicil? Fidyah secara sederhana merupakan bentuk tebusan berupa pemberian makanan kepada orang miskin sebagai pengganti kewajiban puasa bagi orang yang memiliki alasan syar’i dan tidak mampu menggantinya dengan puasa di hari lain. Beberapa kelompok yang dapat memiliki kewajiban fidyah antara lain orang tua renta yang sudah tidak mampu berpuasa, serta kondisi tertentu pada perempuan hamil dan menyusui. Besaran dan ketentuan fidyah mengikuti aturan fikih sesuai kondisi masing-masing. Dikutip dari penjelasan NU Online, ulama mazhab Syafi’i Syihabuddin ar-Ramli menjelaskan bahwa pembayaran fidyah tidak harus dilakukan tepat pada setiap hari puasa yang ditinggalkan. Fidyah dapat dibayarkan setiap hari selama Ramadan, dikumpulkan kemudian dibayarkan pada pertengahan atau akhir Ramadan, maupun ditunaikan setelah Ramadan berakhir. Dengan demikian, terdapat kelonggaran dalam waktu pembayaran fidyah selama kewajiban tersebut memang sudah muncul. Berdasarkan penjelasan tersebut, membayar fidyah secara bertahap atau dicicil diperbolehkan. Cara pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan orang yang memiliki kewajiban, termasuk bagi mereka yang sedang mengalami keterbatasan ekonomi atau memiliki kebutuhan mendesak. Meski demikian, pembayaran fidyah tidak boleh dilakukan sebelum seseorang memiliki kewajiban fidyah. Artinya, fidyah untuk hari puasa yang belum ditinggalkan tidak dapat didahulukan karena sebab kewajibannya belum ada. Kelonggaran dalam pembayaran tersebut bukan berarti seseorang boleh mengabaikan kewajiban fidyah. Fidyah tetap harus ditunaikan hingga seluruh kewajibannya selesai dan diberikan kepada pihak yang berhak. Dengan demikian, bagi masyarakat yang memiliki kewajiban fidyah tetapi belum mampu membayarnya sekaligus, pembayaran secara dicicil atau bertahap diperbolehkan. Hal yang terpenting adalah kewajiban tersebut tetap dicatat, ditunaikan sesuai kemampuan, dan tidak sengaja diabaikan.enar-benar dibayarkan hingga tuntas. Dengan mencicil fidyah adalah sah dan dibenarkan, selama tidak disertai sikap meremehkan atau mengabaikan kewajiban.***
ARTIKEL24/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Panduan Zakat Emas: Syarat, Nisab, Kadar, dan Cara Menghitungnya
Panduan Zakat Emas: Syarat, Nisab, Kadar, dan Cara Menghitungnya
Zakat emas menjadi salah satu bentuk zakat maal yang wajib ditunaikan umat Islam apabila harta yang dimiliki telah memenuhi syarat dan ketentuan zakat. Berbeda dengan zakat fitrah yang ditunaikan pada bulan Ramadan, zakat emas berkaitan dengan kepemilikan harta yang telah mencapai nisab dan haul. Emas yang dimiliki seseorang dapat dikenakan zakat apabila memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah nisab minimal 85 gram emas murni. Selain itu, emas tersebut harus menjadi kepemilikan penuh dan sah serta telah tersimpan selama satu tahun Hijriah atau sekitar 354 hari. Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebelum menunaikan zakat emas. Pertama, emas harus dimiliki secara penuh dan diperoleh melalui cara yang halal. Kedua, jumlah emas telah mencapai nisab, yakni 85 gram emas murni. Ketiga, kepemilikan emas tersebut telah mencapai haul atau satu tahun Hijriah. Zakat emas dapat berlaku untuk berbagai bentuk kepemilikan, seperti emas batangan, logam mulia, maupun emas yang disimpan sebagai kekayaan. Untuk perhiasan, ketentuannya dapat bergantung pada penggunaannya dan batas kewajaran menurut ketentuan zakat yang digunakan. Apabila emas telah mencapai nisab dan haul, kadar zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 persen. Perhitungan dapat dilakukan berdasarkan nilai emas dalam rupiah maupun berat emas, dengan memperhatikan kadar kemurniannya. Untuk emas campuran, pemilik perlu mengetahui terlebih dahulu kadar emas murni yang terkandung di dalamnya. Nilai emas kemudian dapat dihitung menggunakan harga emas yang berlaku ketika zakat telah jatuh tempo. Sebagai contoh, seseorang memiliki 100 gram emas dengan asumsi harga Rp1.000.000 per gram. Dengan demikian, total nilai emas mencapai Rp100 juta. Zakat yang perlu ditunaikan dihitung dengan rumus: 2,5 persen × Rp100.000.000 = Rp2.500.000 Artinya, zakat emas yang harus dikeluarkan dalam contoh tersebut sebesar Rp2,5 juta. Bagi masyarakat yang memiliki emas dalam jumlah cukup besar, penting untuk mencatat waktu mulai kepemilikan dan memantau jumlah serta kadar emas. Dengan begitu, kewajiban zakat dapat dihitung dan ditunaikan sesuai ketentuan ketika telah memenuhi nisab dan haul. Bagi warga Semarang yang ingin menunaikan zakat emas secara praktis, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan pembayaran zakat secara online melalui situs resminya. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut untuk menunaikan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor. Pembayaran zakat secara daring dapat dilakukan melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di: https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat Demikian informasi mengenai panduan lengkap zakat emas yang dapat Anda simak.***
ARTIKEL23/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Mengenal Panca Program BAZNAS Kota Semarang: Solusi Peduli Sesama
Mengenal Panca Program BAZNAS Kota Semarang: Solusi Peduli Sesama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjadi salah satu lembaga amil zakat resmi tingkat kota khususnya Semarang. Lembaga tersebut bertugas menghimpun, menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah. Dalam upaya penyaluran, masing-masing lembaga zakat memiliki prinsipnya tersendiri. BAZNAS Kota Semarang dalam bidang pendayagunaan dan pendistribusian membagi menjadi lima bagian atau kerap disebut dengan panca program. Panca program ini terdiri dari lima pilar utama untuk membantu sesama yang membutuhkan, mengentaskan kemiskinan serta menjadikan mustahik menjadi munfik agar mandiri secara ekonomi. Untuk itu, artikel ini akan membagikan kepada Anda terkait panca program yang dimiliki BAZNAS Kota Semarang. 1. Semarang Makmur Program pertama ini fokus pada bidang perekonomian yang bertujuan untuk memberdayakan mustahik agar mandiri secara ekonomi, seperti melalui bantuan modal usaha UMKM, renovasi tempat jualan, dan pelatihan kerja. 2. Semarang Sehat Selain itu, ada juga Semarang Sehat yang fokus pada bidang kesehatan. Program ini memberikan layanan dan bantuan kesehatan bagi warga kurang mampu, termasuk penyediaan alat kesehatan seperti kursi roda atau tempat tidur rumah sakit (hospital bed). 3. Semarang Cerdas BAZNAS Kota Semarang juga memiliki fokus pada bidang pendidikan. Membantu memutus rantai kemiskinan lewat dunia pendidikan, contohnya program Beasiswa Produktif (Bespro) bagi mahasiswa serta bantuan biaya sekolah. 4. Semarang Peduli Fokus pada bidang sosial dan kemanusiaan. Menyalurkan bantuan darurat bagi korban bencana alam, bantuan air bersih saat kekeringan, hingga renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). 5. Semarang Taqwa Fokus pada bidang keagamaan dan dakwah yang bertujuan untuk mendukung pembinaan keagamaan, santunan kaum dhuafa, serta fasilitas kegiatan dakwah dan pelayanan syariat di masyarakat. Itulah beberapa bagian dari panca program BAZNAS Kota Semarang yang dapat Anda ketahui. Sebagai informasi panca program ini merupakan prinsip untuk mengkelompokkan pendayagunaan dan pendistribusian dari dana yang muzakki titipkan kepada BAZNAS Kota Semarang kemudian disalurkan berdasarkan salah satu program yang tersedia bagi para munfik. Yuk bantu sesama dengan ZIS melalui laman digital BAZNAS Kota Semarang. Cukup klik link berikut ini Anda bisa bantu sesama dengan mudah,cepat dan akurat. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Demikian informasi mengenai panca program BAZNAS Kota Semarang yang dapat Anda ketahui.***
ARTIKEL22/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tanggal Tua Bukan Hambatan untuk Infak, Yuk Tunaikan dengan Cara Ini!
Tanggal Tua Bukan Hambatan untuk Infak, Yuk Tunaikan dengan Cara Ini!
Tanggal tua kerap identik dengan kondisi keuangan yang mulai terbatas. Namun, keadaan tersebut bukan berarti menjadi penghalang untuk tetap berinfak. Amal kebaikan ini dapat dilakukan siapa saja dan kapan saja sesuai dengan kemampuan masing-masing. Infak merupakan salah satu bentuk amal saleh dengan mengeluarkan sebagian harta untuk tujuan kebaikan. Berbeda dengan zakat yang memiliki ketentuan tertentu, infak dapat dilakukan secara lebih fleksibel tanpa harus menunggu jumlah harta tertentu. Bagi masyarakat yang ingin tetap berinfak saat kondisi keuangan sedang terbatas, nominal bukan menjadi satu-satunya ukuran. Infak dapat dilakukan sesuai kemampuan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan utama seperti makan, tempat tinggal, pendidikan, dan kewajiban lainnya. Cara menunaikan infak pun kini semakin mudah. Masyarakat dapat memberikan infak secara langsung kepada pihak yang membutuhkan maupun melalui lembaga sosial dan lembaga amil yang terpercaya. Pembayaran secara digital juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin berinfak dengan praktis. BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan pembayaran digital untuk berinfak. Anda cukup lakukan beberapa langkah ini: 1. Klik link https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah 2. Kemudian isi nominal yang ingin Anda salurkan. 3. Setelah itu pembayaran bisa melakukan QRis atau e-wallet yang tersedia di laman tersebut. 4. Terakhir dapat konfirmasi melalui nomor berikut ini: 0821-7022-1818 Selain itu, Anda juga dapat melakukan infak dengan datang langsung ke kantor di Ruko Kalipancur No 2, Jl. Abdul Rahman Saleh Raya, Semarang. Terpenting, infak dilakukan dengan niat yang baik dan tidak memberatkan diri sendiri. Kebiasaan menyisihkan sebagian rezeki, meskipun dalam jumlah kecil, dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga semangat berbagi. Karena itu, tanggal tua bukan alasan untuk berhenti berbuat baik. Selama dilakukan sesuai kemampuan dan dengan niat yang tulus, infak dapat menjadi salah satu cara untuk berbagi manfaat sekaligus membantu sesama yang membutuhkan.***
ARTIKEL21/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sudah Rajin Sedekah Tapi Tidak Dapat Pahala? Mungkin Ini 3 Penyebabnya
Sudah Rajin Sedekah Tapi Tidak Dapat Pahala? Mungkin Ini 3 Penyebabnya
Sedekah menjadi salah satu amal sholeh yang bisa dilakukan kapan saja. Namun ada satu hari yang disunnahkan untuk dilaksanakan sebab disebut dengan sayyidul ayyam atau penghulu dari segala hari, yakni Jumat. Jumat, sering kali menjadi hari pilihan untuk melakukan beragam amal saleh sebab di hari tersebut pahalanya dilipat gandakan, hari paling agung di sisi Allah serta hari pengampun dosa dari hari-hari sebelumnya. Salah satu amalan yang bisa dilakukan yakni bersedekah, bisa berupa sedekah harta, maupun perbuatan. Namun ada beberapa contoh sedekah yang tidak diterima oleh Allah SWT. Untuk itu, artikel berikut akan bagikan kepada Anda terkait beberapa contoh sedekah yang tidak diterima Allah karena cacat niat sumber ataupun cara. Adapun 3 contoh sedekah yang tidak diterima Allah, sebagai berikut: 1. Sedekah dengan Niat Riya' (Pamer) - Seseorang bersedekah bukan karena Allah SWT, melainkan agar dilihat, dipuji, atau mendapatkan konten dan validasi dari manusia. - Pahala sedekah ini gugur bagaikan debu di atas batu licin yang hilang saat diguyur hujan lebat 2. Sedekah dari Harta yang Haram - Seseorang memberikan sedekah dari hasil usaha yang tidak halal, seperti uang korupsi, hasil curian, atau judi. - Allah SWT Maha Suci dan tidak akan menerima sesuatu kecuali dari sumber yang bersih dan halal. 3. Sedekah yang diiringi mengungkit dan menyakiti (Al Mannu wal Adza) - Seseorang memberikan bantuan atau sedekah, tetapi kemudian ia mengungkit-ungkit kebaikan tersebut di depan penerima atau orang lain. - Perkataan atau sikap tersebut menyinggung perasaan dan menyakiti hati penerima, sehingga menghapus total pahala sedekah. Itulah beberapa contoh sedekah yang tidak diterima Allah. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk bersedekah salah satunya dengan menyalurkan melalui lembaga amil terpercaya, akurat dan transparan, seperti halnya BAZNAS Kota Semarang. Anda juga dapat melakukan sedekah online melalui link berikut ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Demikian informasi mengenai 3 contoh sedekah yang tidak diterima Allah SWT.***
ARTIKEL18/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ketahui Keutamaan Puasa Senin Kamis, Amalan Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Ketahui Keutamaan Puasa Senin Kamis, Amalan Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Puasa Senin Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang banyak dilakukan umat Islam. Selain menjadi ibadah yang dianjurkan, puasa sunnah ini memiliki sejumlah keutamaan yang berkaitan dengan amalan Rasulullah SAW. Puasa Senin dan Kamis dapat dilakukan secara rutin setiap pekan. Amalan tersebut juga menjadi salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan para ulama, termasuk dalam mazhab Syafi’i. Syekh Khatib asy-Syirbini menjelaskan bahwa Senin dan Kamis memiliki keutamaan tersendiri karena Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap kedua hari tersebut. Keutamaan Puasa Senin Kamis Salah satu keutamaan puasa Senin Kamis adalah karena amalan tersebut termasuk ibadah yang rutin dilakukan Rasulullah SAW. Imam al-Baghawi menjelaskan bahwa puasa pada kedua hari tersebut disunnahkan karena Nabi Muhammad SAW membiasakan diri untuk berpuasa pada Senin dan Kamis. Selain itu, Senin dan Kamis menjadi waktu diperlihatkannya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT. Karena itu, menjalankan puasa pada kedua hari tersebut dapat menjadi bentuk ikhtiar seorang Muslim untuk berada dalam keadaan beribadah ketika amalnya diperlihatkan. Keutamaan lainnya berkaitan dengan dibukanya pintu-pintu surga. Pada hari Senin dan Kamis, pintu surga dibuka dan Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya. Namun, orang yang masih memiliki permusuhan dengan saudaranya disebut mendapat penangguhan ampunan hingga mereka berdamai. Hari Senin juga memiliki keistimewaan karena merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa puasa pada hari Senin memiliki nilai keutamaan tersendiri dalam ibadah sunnah. Selain keutamaan tersebut, Imam al-Ghazali menerangkan bahwa anjuran menjalankan puasa sunnah menjadi lebih kuat pada hari-hari yang memiliki kemuliaan. Dengan berbagai keutamaan tersebut, puasa Senin Kamis dapat menjadi salah satu amalan sunnah yang dilakukan secara istiqamah. Pelaksanaannya juga dapat menjadi bagian dari upaya umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagi umat Muslim yang ingin menjalankannya, puasa Senin Kamis dilakukan dengan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, disertai niat berpuasa sunnah.***
ARTIKEL17/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bingung Mau Zakat Emas di Mana? Salurkan ke BAZNAS Kota Semarang, Ini Cara Menghitungnya
Bingung Mau Zakat Emas di Mana? Salurkan ke BAZNAS Kota Semarang, Ini Cara Menghitungnya
Emas kini tidak hanya digunakan sebagai perhiasan, tetapi juga menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menyimpan aset dan investasi jangka panjang. Namun, bagi umat Islam, kepemilikan emas juga memiliki kewajiban zakat apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Zakat emas wajib dikeluarkan apabila jumlah emas yang dimiliki telah mencapai nisab 85 gram emas murni dan telah tersimpan atau dimiliki selama satu tahun (haul). Besaran zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5 persen dari nilai emas. Sebagai contoh, jika harga emas Rp1,6 juta per gram, maka nilai nisab 85 gram mencapai Rp136 juta. Sementara pemilik emas sebanyak 100 gram memiliki nilai sekitar Rp160 juta. Dengan demikian, zakat emas yang perlu ditunaikan sebesar 2,5 persen dari Rp160 juta, yakni Rp4 juta. Bagaimana jika emas yang dimiliki terdiri dari beberapa bentuk? Jumlahnya dapat diperhitungkan secara keseluruhan. Misalnya, seseorang memiliki emas batangan 60 gram dan perhiasan emas 30 gram. Total kepemilikannya menjadi 90 gram sehingga telah melewati nisab. Jika menggunakan harga emas Rp1,6 juta per gram, nilai 90 gram tersebut mencapai Rp144 juta. Zakat yang harus dikeluarkan sebesar Rp3,6 juta. Perlu diketahui, angka harga emas tersebut hanya merupakan ilustrasi. Nilai rupiah dari nisab dapat berubah mengikuti harga emas yang berlaku. Karena itu, masyarakat perlu menggunakan harga emas terkini saat melakukan perhitungan zakat. Bagi warga Semarang yang ingin menunaikan zakat emas secara praktis, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan pembayaran zakat secara online melalui situs resminya. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut untuk menunaikan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor. Pembayaran zakat secara daring dapat dilakukan melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di: https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat Dengan memahami nisab dan besaran zakat, masyarakat dapat memastikan kewajiban zakat emas ditunaikan sesuai ketentuan sekaligus menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Semarang.***
ARTIKEL14/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Cara Menggunakan Kalkulator Zakat Mal BAZNAS dengan Mudah
Cara Menggunakan Kalkulator Zakat Mal BAZNAS dengan Mudah
Menghitung zakat mal kini dapat dilakukan dengan lebih mudah menggunakan kalkulator zakat yang disediakan BAZNAS. Fitur ini membantu masyarakat memperkirakan kewajiban zakat berdasarkan jenis dan jumlah harta yang dimiliki. Zakat mal merupakan zakat yang dikenakan atas harta seorang Muslim apabila telah memenuhi ketentuan syariat, termasuk nisab dan, untuk jenis harta tertentu, haul. Karena setiap jenis harta memiliki ketentuan yang dapat berbeda, pengguna perlu mengetahui terlebih dahulu harta yang masuk dalam objek zakat. Cara menggunakan kalkulator zakat mal BAZNAS cukup sederhana: Pertama, identifikasi seluruh harta yang dimiliki. Selanjutnya, tentukan harta yang termasuk objek zakat dan periksa apakah nilainya telah mencapai nisab serta memenuhi ketentuan haul apabila berlaku. Setelah itu, masukkan nominal harta pada kolom sesuai kategori yang tersedia dalam kalkulator. Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar sebelum melihat hasil perhitungan zakat. Sebagai contoh, seseorang memiliki tabungan yang telah memenuhi ketentuan nisab dan haul. Nilai tabungan tersebut dapat dimasukkan ke dalam kategori yang sesuai sehingga kalkulator dapat membantu menghitung perkiraan zakat yang harus ditunaikan. Penggunaan kalkulator zakat mal dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengetahui kewajiban zakat atas harta yang dimiliki. Namun, apabila kondisi harta cukup kompleks atau terdapat jenis harta dengan ketentuan khusus, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan amil zakat atau pihak yang memahami fikih zakat. Dengan memahami jenis harta, nisab, dan haul serta memasukkan data secara tepat, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui perkiraan kewajiban zakat mal dan menunaikannya sesuai ketentuan.***
ARTIKEL10/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
6 Amalan Hari Jumat untuk Meraih Pahala Berlimpah, Jangan Lewatkan!
6 Amalan Hari Jumat untuk Meraih Pahala Berlimpah, Jangan Lewatkan!
SEMARANG – Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau rajanya hari karena memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Umat Muslim dianjurkan memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Keistimewaan hari Jumat menjadi alasan bagi umat Islam untuk lebih memperhatikan berbagai amalan yang dapat dilakukan. Rasulullah SAW menjelaskan sejumlah keutamaan hari Jumat, termasuk berbagai peristiwa penting dalam perjalanan kehidupan manusia. Meski demikian, meningkatkan ibadah pada hari Jumat bukan berarti amal hanya dilakukan pada hari tersebut. Momentum Jumat dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas ibadah yang telah dilakukan sehari-hari. Berikut sejumlah amalan hari Jumat yang dapat dilakukan untuk mengisi hari yang mulia tersebut: 1. Mempersiapkan Diri untuk Salat Jumat Bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat, salat Jumat merupakan ibadah penting. Persiapan dapat dilakukan dengan mandi, membersihkan diri, mengenakan pakaian yang bersih dan baik, serta menggunakan wewangian jika tersedia. Persiapan tersebut sebaiknya dilakukan dengan tenang sehingga dapat mengikuti rangkaian salat Jumat dengan lebih khusyuk. 2. Datang ke Masjid Lebih Awal Berangkat ke masjid lebih awal sebelum salat Jumat dimulai menjadi salah satu kebiasaan baik yang dapat dilakukan. Waktu sebelum salat dapat dimanfaatkan untuk menjalankan ibadah lain, seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, atau salat sunnah. 3. Mendengarkan Khutbah dengan Khusyuk Saat khatib menyampaikan khutbah, jamaah dianjurkan menjaga perhatian dan ketenangan. Hindari berbicara, bercanda, bermain ponsel, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kekhusyukan dan jamaah di sekitar. 4. Memperbanyak Shalawat Hari Jumat juga dapat diisi dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca shalawat menjadi salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW dan termasuk amalan yang dianjurkan untuk mengisi keutamaan hari Jumat. 5. Membaca Surah Al-Kahfi Membaca Surah Al-Kahfi juga dikenal sebagai salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat. Waktu membacanya dapat disiapkan sejak malam Jumat hingga hari Jumat. Bagi yang memiliki kesibukan, membaca Al-Kahfi dapat dijadwalkan pada waktu yang memungkinkan agar tetap dapat dilakukan dengan tenang dan tidak terburu-buru. 6. Bersedekah Sesuai Kemampuan Sedekah menjadi amalan lain yang dapat dilakukan untuk mengisi hari Jumat. Tidak harus dalam jumlah besar, umat Muslim dapat bersedekah sesuai kemampuan dan keikhlasan. Sedekah dapat diberikan kepada fakir miskin, orang yang membutuhkan, tetangga yang mengalami kesulitan, maupun digunakan untuk mendukung pendidikan dan fasilitas ibadah. Pada akhirnya, nominal bukan menjadi satu-satunya ukuran dalam bersedekah. Kepedulian, keikhlasan, serta manfaat yang diberikan kepada orang lain menjadi bagian penting dari amal tersebut. Dengan memanfaatkan hari Jumat untuk memperbanyak ibadah dan kebaikan, umat Muslim dapat menjadikan sayyidul ayyam sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.***
ARTIKEL10/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tanggal Kembar Jangan Cuman Chekout, Yuk Berzakat, Infak, Sedekah, Ini Caranya!
Tanggal Kembar Jangan Cuman Chekout, Yuk Berzakat, Infak, Sedekah, Ini Caranya!
Tanggal kembar di tiap bulannya selalu menjadi incaran waktu yang tepat untuk membeli beragam keperluan melalui marketplace yang sekarang banyak digunakan, seperti halnya shopee, TikTok Shop, ataupun Tokopedia. Biasanya di momen tanggal kembar tersebut terdapat beragam promo spesial hingga potongan harga yang membuat netizen tergiur untuk checkout di beberapa marketplace yang tersedia. Untuk itu, agar momen tanggal kembarmu tidak untuk checkout barang-barang saja, yuk berzakat, infak dan sedekah melalui lembaga amil terpercaya dan transparan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjadi salah satu lembaga amil yang bisa Anda pilih untuk melakukan pembayaran ZIS yang transparan dan terpercaya. Lembaga tersebut memiliki lima pilar utama untuk melakukan penyaluran ZIS yang dirangkum dalam panca program. Panca program BAZNAS Kota Semarang terdiri dari Semarang Makmur, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Peduli dan Semarang Taqwa. Melalui lima panca tersebut BAZNAS Kota Semarang selalu berkomitmen untuk membantu sesama dengan dana yang terkumpul dari muzakki, maupun munfik. Untuk itu, bagi Anda yang ingin membantu sesama melalui BAZNAS Kota Semarang, dapat salurkan melalui link berikut ini dengan cara yang mudah dan cepat. https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Anda dapat pilih salah satu link guna melakukan pembayaran ZIS, kemudian pilih jenis dana, dan lengkapi data nama, nomor handphone dan email yang tersedia dalam kolom tersebut. Setelah itu, Anda dapat melakukan konfirmasi melalui nomor +62 821-7022-1818 a.n Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang. Dalam link tersebut Anda juga dapat melakukan penghitungan zakat dengan kalkulator zakat yang tersedia di kantor digital BAZNAS Kota Semarang. Demikian informasi mengenai cara melakukan pembayaran ZIS di tanggal kembar yang dapat Anda ketahui.***
ARTIKEL09/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Zakat Mal Meliputi Apa Saja? Ini 10 Jenis Harta yang Perlu Diketahui
Zakat Mal Meliputi Apa Saja? Ini 10 Jenis Harta yang Perlu Diketahui
SEMARANG – Zakat mal merupakan zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki seorang Muslim apabila telah memenuhi syarat dan ketentuan syariat. Lantas, zakat mal meliputi apa saja? Secara umum, zakat mal di Indonesia mencakup berbagai jenis harta, mulai dari emas, uang, surat berharga, harta perdagangan, hasil pertanian, peternakan, pertambangan, perindustrian, penghasilan dan jasa, hingga rikaz atau harta temuan. Pemahaman mengenai jenis harta yang termasuk zakat mal penting agar masyarakat tidak keliru dalam menjalankan kewajiban zakat. Berikut sejumlah jenis harta yang termasuk objek zakat mal. 1. Emas, perak dan logam mulia Emas, perak dan logam mulia termasuk harta yang dapat dikenakan zakat apabila memenuhi ketentuan. Untuk emas, nisab yang umum digunakan adalah setara 85 gram emas, dengan kadar zakat sebesar 2,5 persen setelah memenuhi syarat yang berlaku. Sementara itu, perhiasan yang digunakan sehari-hari memiliki pembahasan fikih tersendiri sehingga masyarakat dapat mengikuti panduan lembaga zakat atau ulama yang dipercaya. 2. Uang, tabungan dan deposito Uang yang disimpan dalam bentuk tunai, tabungan, deposito maupun simpanan lainnya juga dapat menjadi objek zakat mal. Jika jumlahnya telah mencapai nisab dan memenuhi ketentuan haul, zakat yang dikenakan umumnya sebesar 2,5 persen. 3. Harta perdagangan Barang yang memang dimiliki untuk diperjualbelikan termasuk harta perdagangan. Contohnya toko pakaian, elektronik, sembako, bisnis makanan, toko online hingga usaha distributor. Perhitungan zakat perdagangan dapat memperhitungkan nilai persediaan, kas usaha dan piutang yang dapat ditagih sesuai metode yang digunakan. 4. Hasil pertanian, perkebunan dan kehutanan Hasil pertanian juga memiliki ketentuan zakat tersendiri. Berbeda dengan sejumlah zakat mal lainnya, zakat pertanian tidak harus menunggu satu tahun dan berkaitan dengan hasil panen yang telah memenuhi nisab. Kadar zakat dapat berbeda berdasarkan sistem pengairannya. Hasil pertanian yang diairi secara alami dapat dikenakan kadar 10 persen, sedangkan yang menggunakan irigasi berbiaya dapat dikenakan 5 persen. 5. Peternakan dan perikanan Peternakan juga termasuk objek zakat dengan ketentuan nisab yang berbeda berdasarkan jenis dan jumlah hewan. Di antaranya sapi, kerbau, kambing, domba dan unta. Karena perhitungannya tidak sama dengan zakat uang, pemilik ternak perlu mengikuti ketentuan khusus. Sementara itu, sektor perikanan juga masuk dalam cakupan zakat mal di Indonesia. 6. Hasil pertambangan Hasil pertambangan dapat menjadi objek zakat sesuai jenis dan karakteristik hartanya. Zakat hasil pertambangan perlu dibedakan dengan zakat emas yang sudah menjadi simpanan karena keduanya memiliki ketentuan dan metode penghitungan yang dapat berbeda. 7. Perindustrian Kegiatan industri juga termasuk salah satu kategori harta dalam zakat mal. Misalnya industri makanan dan minuman, pakaian, manufaktur hingga produk rumah tangga. Penghitungan zakat perusahaan atau industri perlu melihat karakter usaha, aset, kewajiban, persediaan dan piutang sehingga tidak selalu cukup hanya menghitung 2,5 persen dari seluruh aset. 8. Penghasilan dan jasa Zakat penghasilan atau profesi berkaitan dengan pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan maupun jasa profesional. Contohnya gaji karyawan, honorarium, upah, jasa dokter, konsultan, pengacara, guru, freelancer dan pekerjaan profesional lainnya. Metode penghitungan zakat penghasilan dapat memiliki ketentuan tersendiri terkait nisab, waktu pembayaran dan dasar perhitungannya. 9. Saham dan surat berharga Saham serta surat berharga juga dapat menjadi objek zakat. Namun, cara penghitungannya bergantung pada tujuan kepemilikan, apakah untuk perdagangan, investasi jangka panjang maupun memperoleh keuntungan seperti dividen. Pemilik investasi dengan portofolio besar disarankan menggunakan pedoman lembaga zakat terpercaya agar perhitungannya sesuai ketentuan. 10. Rikaz atau harta temuan Rikaz merupakan harta temuan atau harta terpendam tertentu yang memiliki ketentuan zakat tersendiri. Berbeda dengan sejumlah jenis zakat lainnya, zakat rikaz tidak mensyaratkan haul satu tahun. Dengan demikian, memahami zakat mal meliputi apa saja membantu masyarakat mengetahui harta yang berpotensi menjadi objek zakat. Untuk harta dengan kondisi atau struktur kepemilikan yang kompleks, perhitungan sebaiknya dikonsultasikan kepada amil zakat atau lembaga zakat terpercaya.***
ARTIKEL08/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Begini Cara Menghitung Zakat Tabungan, Lengkap dengan Syarat Wajibnya
Begini Cara Menghitung Zakat Tabungan, Lengkap dengan Syarat Wajibnya
SEMARANG – Zakat tabungan menjadi bagian dari zakat mal yang wajib ditunaikan umat Islam apabila harta yang dimiliki telah memenuhi ketentuan syariat. Tabungan yang tersimpan di rekening bank maupun dalam bentuk simpanan lainnya dapat dikenai zakat apabila telah mencapai nisab dan haul. Zakat sendiri merupakan rukun Islam ketiga dan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban finansial. Zakat juga menjadi ibadah untuk membersihkan harta sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Mengacu pada informasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), salah satu syarat utama zakat tabungan adalah harta tersebut dimiliki oleh seorang Muslim secara penuh dan berasal dari sumber yang halal. Selain itu, tabungan harus mencapai nisab yang setara dengan 85 gram emas. Karena harga emas dapat berubah, nilai nisab dalam rupiah juga ikut mengalami perubahan. Cara mengetahui nilai nisab cukup sederhana, yakni: Nisab = 85 gram × harga emas per gram Sebagai contoh, apabila harga emas yang digunakan sebagai acuan sebesar Rp1,6 juta per gram, maka nisabnya adalah: 85 × Rp1.600.000 = Rp136 juta. Artinya, dalam ilustrasi tersebut, tabungan yang mencapai Rp136 juta atau lebih dan memenuhi ketentuan lainnya dapat masuk dalam perhitungan zakat. Selain nisab, tabungan juga harus memenuhi haul, yakni telah dimiliki selama satu tahun hijriah. Besaran zakat tabungan yang harus dikeluarkan adalah 2,5 persen dari harta yang memenuhi ketentuan zakat. Sebagai contoh, seseorang memiliki tabungan Rp200 juta yang telah mencapai nisab dan haul. Maka perhitungan zakatnya: Rp200.000.000 × 2,5 persen = Rp5.000.000. Dengan demikian, zakat tabungan yang perlu ditunaikan sebesar Rp5 juta. Untuk tabungan dengan saldo yang naik turun, penghitungan haul dapat menjadi lebih kompleks. Karena itu, apabila kondisi tabungan sering berubah atau terdapat perbedaan dalam penerapan ketentuan zakat, masyarakat dapat berkonsultasi dengan amil zakat atau ahli fikih agar perhitungannya sesuai ketentuan. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat tabungan di Kota Semarang, pembayaran dapat dilakukan melalui layanan zakat resmi BAZNAS Kota Semarang secara daring. https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat Dengan layanan tersebut, masyarakat dapat menunaikan zakat tanpa harus datang langsung ke kantor.***
ARTIKEL08/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Waktu Terbaik Membaca Surat Al-Kahfi? Ini Batas Waktunya
Kapan Waktu Terbaik Membaca Surat Al-Kahfi? Ini Batas Waktunya
Membaca Surat Al-Kahfi menjadi salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Islam pada malam Jumat dan hari Jumat. Amalan ini dapat dilakukan mulai Kamis setelah matahari terbenam hingga Jumat sebelum matahari kembali terbenam. Mengacu pada sejumlah penjelasan ulama, waktu membaca Surat Al-Kahfi dimulai sejak masuk waktu Magrib pada Kamis dan berakhir ketika matahari terbenam pada Jumat. Dengan demikian, umat Islam memiliki rentang waktu cukup panjang untuk membaca surat tersebut. Bagi yang tidak sempat membacanya sekaligus, Surat Al-Kahfi juga dapat dibaca secara bertahap atau dicicil selama masih berada dalam rentang waktu tersebut. Artinya, membaca Surat Al-Kahfi tidak harus dilakukan dalam satu waktu. Pembaca dapat menyesuaikan dengan aktivitas masing-masing, baik membaca setelah Magrib pada Kamis malam maupun pada Jumat pagi hingga menjelang Magrib. Anjuran membaca Surat Al-Kahfi pada Jumat ini telah banyak dijelaskan dalam kajian keislaman. Amalan tersebut menjadi salah satu kebiasaan yang dapat dilakukan untuk mengisi hari Jumat dengan ibadah. Bagi masyarakat yang ingin mengamalkannya, penting memperhatikan batas waktunya. Rentang utama membaca Surat Al-Kahfi adalah sejak Kamis saat matahari terbenam hingga Jumat saat matahari terbenam. Dengan waktu yang cukup panjang tersebut, umat Islam dapat memilih waktu yang paling memungkinkan, termasuk dengan mencicil bacaan jika tidak dapat menyelesaikannya sekaligus.***
ARTIKEL04/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ini 3 Sedekah Paling Utama untuk Menabung Pahala, Bisa Diamalkan Kapan Saja
Ini 3 Sedekah Paling Utama untuk Menabung Pahala, Bisa Diamalkan Kapan Saja
Sedekah menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam dan dapat dilakukan kapan saja. Selain menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, sedekah juga dapat menjadi sarana melatih keikhlasan serta menjauhkan diri dari sifat kikir. Ada berbagai bentuk sedekah yang bisa dilakukan seorang muslim. Namun, terdapat beberapa jenis sedekah yang memiliki keutamaan tersendiri, terutama ketika dilakukan dengan ikhlas dan memberikan manfaat bagi orang lain. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 3 sedekah paling utama yang dapat menjadi pilihan untuk menambah dan menabung pahala. 1. Sedekah Jariyah Sedekah jariyah merupakan amalan yang manfaatnya dapat terus dirasakan oleh orang lain, sehingga pahalanya diharapkan terus mengalir selama manfaat tersebut masih ada. Contohnya antara lain membangun masjid, menyediakan sumber air untuk masyarakat yang membutuhkan, hingga mewakafkan tanah untuk kepentingan umat. Karena manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang, sedekah jariyah menjadi salah satu amalan yang memiliki nilai besar. 2. Sedekah Secara Sembunyi-sembunyi Sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi juga memiliki keutamaan. Cara ini dapat membantu seseorang menjaga keikhlasan karena pemberian dilakukan tanpa mengharapkan pujian atau perhatian dari orang lain. Selain itu, sedekah secara diam-diam dapat menjaga kehormatan penerima. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan tetapi merasa kurang nyaman jika kondisinya diketahui banyak orang. Dengan demikian, sedekah bukan hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menjadi latihan bagi seorang muslim untuk membangun keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. 3. Sedekah Saat Kondisi Sulit Sedekah ketika kondisi ekonomi sedang sulit menjadi bentuk ketulusan dalam berbagi. Seseorang tetap menyisihkan sebagian yang dimilikinya untuk membantu orang lain meskipun dirinya juga sedang membutuhkan. Amalan tersebut juga dapat menjadi sarana menumbuhkan rasa syukur. Ketika seseorang masih mampu berbagi di tengah keterbatasan, ia belajar menghargai setiap rezeki yang dimiliki. Pada akhirnya, sedekah tidak selalu harus dilakukan dalam jumlah besar. Hal terpenting adalah keikhlasan dan manfaat yang diberikan kepada orang lain. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan sedekah, salah satunya dapat dilakukan melalui BAZNAS Kota Semarang. Informasi dan layanan sedekah tersedia melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang. Itulah 3 sedekah paling utama yang dapat Anda ketahui. Mari salurkan sedekah terbaik Anda melalui link berikut ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Demikian informasi terkait 3 sedekah paling utama.***
ARTIKEL04/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ketahui! Ini Waktu Utama Sedekah di Hari Jumat, Ada 5 Momen yang Dianjurkan
Ketahui! Ini Waktu Utama Sedekah di Hari Jumat, Ada 5 Momen yang Dianjurkan
Hari Jumat menjadi salah satu waktu yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Selain ibadah wajib, sedekah juga menjadi amalan yang dapat dilakukan untuk berbagi kepada sesama sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amal ibadah dan kebaikan pada hari tersebut. Meski sedekah dapat dilakukan kapan saja, terdapat sejumlah waktu yang dianggap utama untuk melaksanakannya pada hari Jumat. Berikut beberapa waktu yang dapat menjadi pilihan untuk sedekah di hari Jumat: 1. Sejak pagi hari atau waktu Subuh Sedekah dapat dilakukan sejak pagi setelah waktu Subuh. Dalam sebuah hadis disebutkan adanya malaikat yang mendoakan orang yang berinfak setiap pagi. 2. Menjelang salat Jumat Waktu sebelum salat Jumat juga dapat dimanfaatkan untuk bersedekah. Momen ini biasanya diisi dengan persiapan menuju masjid, sehingga dapat sekaligus menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan. 3. Di antara dua khutbah Saat khatib duduk di antara dua khutbah merupakan salah satu waktu yang dikenal sebagai momen utama untuk berdoa. Selain berdoa, umat Islam dapat memperbanyak amal kebaikan lainnya. 4. Setelah salat Jumat Sedekah juga dapat dilakukan setelah menunaikan salat Jumat. Bentuknya bisa berupa berbagi makanan, memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan, maupun menyalurkan sedekah melalui lembaga terpercaya. 5. Menjelang Maghrib Waktu antara Ashar hingga menjelang Maghrib juga kerap disebut sebagai salah satu waktu utama untuk berdoa pada hari Jumat. Momen tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak doa sekaligus bersedekah. Dengan demikian, sedekah pada hari Jumat tidak harus dilakukan pada satu waktu tertentu. Masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan masing-masing, karena pada dasarnya sedekah dapat dilakukan kapan saja. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan sedekah Jumat, penyaluran juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Layanan tersebut memudahkan masyarakat bersedekah dengan proses yang praktis dan transparan. Demikian informasi mengenai beberapa waktu yang dapat dimanfaatkan untuk bersedekah di hari Jumat.***
ARTIKEL04/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →