WhatsApp Icon
Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI

Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang menerima kunjungan resmi dari jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Pertemuan strategis ini berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara kedua lembaga.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Semarang, Kasubbag TU, Plt Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Plt Kasi PAIS Kota Semarang. Mereka disambut langsung oleh Waka 1, Waka 3, serta jajaran kepala bagian BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi penguatan pengumpulan ZIS khususnya di tingkat guru PAI yang jumlahnya cukup besar dan memiliki potensi signifikan dalam mendukung program kesejahteraan umat.

Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa poin penting menjadi fokus pembahasan. Pertama, perlunya menetapkan skala prioritas dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini diharapkan dapat membantu proses pengumpulan ZIS lebih terarah sehingga hasil pengumpulan nantinya bisa dikembalikan kepada program-program pemberdayaan yang bermanfaat untuk guru PAI maupun masyarakat luas.

Kedua, BAZNAS dan Kemenag sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam kegiatan sosialisasi dan peningkatan kompetensi guru PAI. Sosialisasi ini mencakup pemahaman tentang pentingnya ZIS, mekanisme penyaluran, serta dampaknya terhadap pemberdayaan umat. Waktu dan tempat kegiatan akan menyesuaikan koordinasi dengan Kemenag agar pelaksanaannya efektif dan menjangkau seluruh guru PAI di Kota Semarang.

Poin ketiga yang tak kalah penting adalah solusi strategis dengan mendorong pembentukan UPZ GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) di setiap kecamatan. UPZ ini akan menjadi wadah khusus bagi guru PAI dalam menghimpun zakat profesi, infak, maupun kontribusi sosial lainnya. Meski demikian, apabila Kemenag memilih untuk menggabungkan dalam satu wadah besar, opsi tersebut tetap diperbolehkan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para guru PAI terhadap pentingnya ZIS serta memperkuat ekosistem zakat di Kota Semarang.

Dengan adanya UPZ GPAI, pengelolaan dana ZIS dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan guru PAI maupun program kemasyarakatan lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan literasi ZIS serta memperkuat peran guru PAI sebagai teladan dalam beramal dan menebar kebermanfaatan.***

05-05-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang

Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.

Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.

Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.

BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.

Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.

Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:

https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.

Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.

Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.

Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Semarang
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.

“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.

Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.

Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Semarang
Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI
Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI
Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang menerima kunjungan resmi dari jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Pertemuan strategis ini berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara kedua lembaga. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Semarang, Kasubbag TU, Plt Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Plt Kasi PAIS Kota Semarang. Mereka disambut langsung oleh Waka 1, Waka 3, serta jajaran kepala bagian BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi penguatan pengumpulan ZIS khususnya di tingkat guru PAI yang jumlahnya cukup besar dan memiliki potensi signifikan dalam mendukung program kesejahteraan umat. Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa poin penting menjadi fokus pembahasan. Pertama, perlunya menetapkan skala prioritas dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini diharapkan dapat membantu proses pengumpulan ZIS lebih terarah sehingga hasil pengumpulan nantinya bisa dikembalikan kepada program-program pemberdayaan yang bermanfaat untuk guru PAI maupun masyarakat luas. Kedua, BAZNAS dan Kemenag sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam kegiatan sosialisasi dan peningkatan kompetensi guru PAI. Sosialisasi ini mencakup pemahaman tentang pentingnya ZIS, mekanisme penyaluran, serta dampaknya terhadap pemberdayaan umat. Waktu dan tempat kegiatan akan menyesuaikan koordinasi dengan Kemenag agar pelaksanaannya efektif dan menjangkau seluruh guru PAI di Kota Semarang. Poin ketiga yang tak kalah penting adalah solusi strategis dengan mendorong pembentukan UPZ GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) di setiap kecamatan. UPZ ini akan menjadi wadah khusus bagi guru PAI dalam menghimpun zakat profesi, infak, maupun kontribusi sosial lainnya. Meski demikian, apabila Kemenag memilih untuk menggabungkan dalam satu wadah besar, opsi tersebut tetap diperbolehkan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para guru PAI terhadap pentingnya ZIS serta memperkuat ekosistem zakat di Kota Semarang. Dengan adanya UPZ GPAI, pengelolaan dana ZIS dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan guru PAI maupun program kemasyarakatan lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan literasi ZIS serta memperkuat peran guru PAI sebagai teladan dalam beramal dan menebar kebermanfaatan.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan. Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan. Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit. Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial. Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan. Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant"> Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya. Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS. “Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan. Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS. Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →