WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Kota Semarang Kukuhkan Pengurus UPZ Kemenag Periode 2026–2031

SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang periode 2026–2031, Senin (26/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang.

Pengukuhan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat, Infak dan sedekah (ZIS) Baznas Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah.

Sebelum prosesi pengukuhan, Ketua BAZNAS Kota Semarang meminta kesanggupan para pengurus baru untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab dalam pengelolaan zakat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang yang baru dikukuhkan.

“Selamat kepada seluruh pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang periode 2026–2031 yang telah menerima amanah ini. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta berkomitmen dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat,” ujarnya.

Ia juga berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi antara UPZ Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang agar pengelolaan zakat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“UPZ memiliki peran penting dalam mendukung penghimpunan zakat. Karena itu, saya berharap pengurus yang baru dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Zakat yang dihimpun harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi bersama Kemenag Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah, program pendayagunaan zakat diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi dapat diwujudkan melalui program nyata yang berdampak bagi masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, zakat dan wakaf dapat menjadi instrumen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat,” pungkasnya.

Pengukuhan pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang periode 2026–2031 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.***

26-10-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatangan MoU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Selasa (20/10/2026), di Kantor BPJS Kesehatan Kota Semarang.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrararmara, S.E., M.M., bersama Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H. Moh. Asyhar, S.Sos.I., Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.HI., serta jajaran staf pengumpulan. Sementara itu, BPJS Kesehatan dihardiri langsung oleh Kepala Cabang Debbie Nianta Musigiasari, S.Si., Apt., AAAK.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam membantu masyarakat, khususnya warga dengan keterbatasan ekonomi, agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Dalam sambutannya, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS Kota Semarang. Kerja sama tersebut diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat serta dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrararmara, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat diharapkan tidak hanya memperoleh akses layanan kesehatan, tetapi juga merasakan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkap Arnaz.

Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi awal untuk memperkuat koordinasi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan memperoleh manfaat dari kolaborasi kedua lembaga.

Melalui kerja sama ini, upaya membantu masyarakat kurang mampu diharapkan dapat berjalan lebih terarah, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam mendukung akses layanan kesehatan di Kota Semarang.***

20-10-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Waka III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi RKAT UPZ Kemenag 2026

SEMARANG – Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., menghadiri rapat koordinasi evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Semarang pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kemenag Kota Semarang ini membahas evaluasi pelaksanaan program dan penggunaan anggaran sebagai bahan penyusunan rencana kerja periode berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, H. Nur Fuad hadir bersama jajaran kepala bidang serta staf bagian pelaporan dan perencanaan BAZNAS Kota Semarang.

Rapat koordinasi membahas capaian program kerja yang telah dilaksanakan, realisasi penggunaan anggaran, serta sejumlah hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Nur Fuad menyampaikan bahwa evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan perencanaan program dan anggaran berjalan sesuai tujuan.

“Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Hasilnya diharapkan menjadi bahan perbaikan agar penyusunan RKAT berikutnya lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Ia juga diharapkan menekankan pentingnya koordinasi antara UPZ Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pelaporan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

Melalui rapat koordinasi ini, evaluasi pelaksanaan RKAT diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih optimal, transparan, dan akuntabel.

Sinergi antara BAZNAS dan UPZ juga diharapkan terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

19-10-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Hadiri Rakornas BAZNAS: Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp333.264.632 Bantuan Bencana

SEMARANG – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Mercure Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp333.264.632 untuk korban bencana alam dan krisis kemanusiaan.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., dan diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak., CPA, Ph.D., bersama jajaran pimpinan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., serta Wakil Ketua I, Drs. H. Labib, M.M.

Total bantuan yang disalurkan terdiri atas Rp263.954.257 untuk korban bencana alam di Sumatera, Rp55.515.600 bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Rp13.794.775 melalui program Membasuh Luka Palestina.

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Semarang yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari sandang, pangan, hingga papan, sekaligus meringankan beban mereka dalam menghadapi situasi sulit.

“Dengan adanya bantuan tersebut, semoga dapat membantu korban terdampak dan meringankan beban mereka,” ujarnya.

Bantuan kemanusiaan ini bersumber dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah para muzaki serta munfik yang mempercayakan penyalurannya kepada BAZNAS Kota Semarang.

Pimpinan BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kontribusi serta kepeduliannya dalam mendukung penanganan bencana dan krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen BAZNAS Kota Semarang untuk mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Tidak hanya membantu masyarakat di Kota Semarang, dana ZIS juga diupayakan menjangkau masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah hingga saudara-saudara yang membutuhkan bantuan di Palestina.

BAZNAS Kota Semarang berharap dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.***

15-10-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Buka Pelatihan Stir, Dorong Penerima Manfaat Punya Keterampilan Kerja

SEMARANG – Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan stir yang digelar BAZNAS Kota Semarang bersama Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) Sinar Nusantara (SINUS), Senin, 7 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di LPK Sinar Nusantara tersebut diikuti sebanyak 25 peserta yang merupakan penerima manfaat program. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Semarang dalam mendorong penerima manfaat memiliki keterampilan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Afifah, S.Pd didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, Rifai, S.H. Sementara dari pihak LPK Sinar Nusantara turut hadir Direktur Utama LPK Sinar Nusantara, Dr. H. Alex Sujianto, S.E., S.Pd., M.M., serta Manager Operasional LPK Sinar Nusantara, Muslih.

Hj. Afifah menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti pelatihan mengemudi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta. Keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan diri sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga bagaimana penerima manfaat dapat memiliki kemampuan yang mendukung mereka untuk lebih mandiri.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan bisa menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Hj. Afifah.

Ia menambahkan, BAZNAS Kota Semarang akan terus mendorong program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat.

Sementara itu, kerja sama dengan LPK Sinar Nusantara diharapkan mampu memberikan pelatihan secara tepat dan sesuai kebutuhan peserta. Dengan adanya keterampilan mengemudi, peserta diharapkan memiliki tambahan kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja.

Pembukaan pelatihan tersebut sekaligus menjadi awal pelaksanaan program pelatihan stir bagi 25 peserta. Para peserta selanjutnya akan mendapatkan materi dan praktik mengemudi sebagai bagian dari proses peningkatan keterampilan.

BAZNAS Kota Semarang berharap program pelatihan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta peluang untuk memperoleh penghasilan secara lebih mandiri.***

07-09-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Gerakan Cinta ZIS di Lingkup Disdik Kota Semarang: Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Hadir Ingatkan Kewajiban Berzakat

Gerakan Cinta Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus digencarkan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kali ini, sosialisasi menyasar para ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., serta sejumlah staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Waka 1 BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Semarang telah disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya menyasar siswa-siswi dari keluarga kurang mampu melalui bantuan biaya pendidikan dan seragam sekolah.

Menurutnya, penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dikelola melalui lembaga resmi. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak.

Melalui kegiatan Gerakan Cinta ZIS ini, BAZNAS Kota Semarang juga mengajak para ASN dan P3K di lingkungan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah.

Gerakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah, bahwa ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Kota Semarang terus mendorong agar pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Semarang. Salah satunya melalui program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.***

13-08-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS

SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional.

Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah.

Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal.

Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA

SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026).

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif.

"Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing.

Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H

SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.

Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah.

Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup.

"Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan."

Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan.

Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag

SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan 260 penerima manfaat hadir secara simbolis di Kantor Kemenag Kota Semarang.

Penerima manfaat yang hadir merupakan siswa jenjang RA/TK, MI, MTs, dan MA se-Kota Semarang serta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Semarang. Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag, yang datang memberikan dukungan sekaligus menyambut para penerima manfaat.

Program santunan ini terlaksana berkat sinergi antara Kemenag Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BAZNAS Kota Semarang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta lembaga amil zakat. Bantuan yang diberikan berupa santunan dana dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Pemerintah Kota Semarang Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., beserta sejumlah tamu undangan yang ikut mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, H. Muhtasit menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran.

"Ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus konsisten mendistribusikan dana yang telah dihimpun kepada masyarakat yang berhak menerimanya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaporan ZISWAF Kemenag Kota Semarang, Cholida Hanum, menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Semarang.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, UPZ, dan masyarakat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari penyaluran dana sosial keagamaan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.***

30-06-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ketua BAZNAS Kota Semarang Kukuhkan Pengurus UPZ Kemenag Periode 2026–2031
Ketua BAZNAS Kota Semarang Kukuhkan Pengurus UPZ Kemenag Periode 2026–2031
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang periode 2026–2031, Senin (26/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang. Pengukuhan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat, Infak dan sedekah (ZIS) Baznas Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah. Sebelum prosesi pengukuhan, Ketua BAZNAS Kota Semarang meminta kesanggupan para pengurus baru untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab dalam pengelolaan zakat. Dalam kesempatan tersebut, H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang yang baru dikukuhkan. “Selamat kepada seluruh pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang periode 2026–2031 yang telah menerima amanah ini. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta berkomitmen dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat,” ujarnya. Ia juga berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi antara UPZ Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang agar pengelolaan zakat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “UPZ memiliki peran penting dalam mendukung penghimpunan zakat. Karena itu, saya berharap pengurus yang baru dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Zakat yang dihimpun harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya. Melalui kolaborasi bersama Kemenag Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah, program pendayagunaan zakat diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. “Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi dapat diwujudkan melalui program nyata yang berdampak bagi masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, zakat dan wakaf dapat menjadi instrumen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat,” pungkasnya. Pengukuhan pengurus UPZ Kemenag Kota Semarang periode 2026–2031 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.***

26-10-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatangan MoU dengan BPJS Kesehatan
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatangan MoU dengan BPJS Kesehatan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Selasa (20/10/2026), di Kantor BPJS Kesehatan Kota Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrararmara, S.E., M.M., bersama Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H. Moh. Asyhar, S.Sos.I., Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.HI., serta jajaran staf pengumpulan. Sementara itu, BPJS Kesehatan dihardiri langsung oleh Kepala Cabang Debbie Nianta Musigiasari, S.Si., Apt., AAAK. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam membantu masyarakat, khususnya warga dengan keterbatasan ekonomi, agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan. Dalam sambutannya, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS Kota Semarang. Kerja sama tersebut diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat serta dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrararmara, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan bantuan bagi warga yang membutuhkan. Menurutnya, masyarakat penerima manfaat diharapkan tidak hanya memperoleh akses layanan kesehatan, tetapi juga merasakan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak. “Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkap Arnaz. Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi awal untuk memperkuat koordinasi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan memperoleh manfaat dari kolaborasi kedua lembaga. Melalui kerja sama ini, upaya membantu masyarakat kurang mampu diharapkan dapat berjalan lebih terarah, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam mendukung akses layanan kesehatan di Kota Semarang.***

20-10-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Waka III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi RKAT UPZ Kemenag 2026
Waka III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi RKAT UPZ Kemenag 2026
SEMARANG – Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., menghadiri rapat koordinasi evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Semarang pada Senin (19/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kemenag Kota Semarang ini membahas evaluasi pelaksanaan program dan penggunaan anggaran sebagai bahan penyusunan rencana kerja periode berikutnya. Dalam kegiatan tersebut, H. Nur Fuad hadir bersama jajaran kepala bidang serta staf bagian pelaporan dan perencanaan BAZNAS Kota Semarang. Rapat koordinasi membahas capaian program kerja yang telah dilaksanakan, realisasi penggunaan anggaran, serta sejumlah hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. Dalam kesempatan tersebut, H. Nur Fuad menyampaikan bahwa evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan perencanaan program dan anggaran berjalan sesuai tujuan. “Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Hasilnya diharapkan menjadi bahan perbaikan agar penyusunan RKAT berikutnya lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya. Ia juga diharapkan menekankan pentingnya koordinasi antara UPZ Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pelaporan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat. Melalui rapat koordinasi ini, evaluasi pelaksanaan RKAT diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih optimal, transparan, dan akuntabel. Sinergi antara BAZNAS dan UPZ juga diharapkan terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat yang membutuhkan.***

19-10-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Hadiri Rakornas BAZNAS: Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp333.264.632 Bantuan Bencana
Hadiri Rakornas BAZNAS: Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp333.264.632 Bantuan Bencana
SEMARANG – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia (RI) yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Mercure Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp333.264.632 untuk korban bencana alam dan krisis kemanusiaan. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., dan diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak., CPA, Ph.D., bersama jajaran pimpinan lainnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., serta Wakil Ketua I, Drs. H. Labib, M.M. Total bantuan yang disalurkan terdiri atas Rp263.954.257 untuk korban bencana alam di Sumatera, Rp55.515.600 bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Rp13.794.775 melalui program Membasuh Luka Palestina. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Semarang yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari sandang, pangan, hingga papan, sekaligus meringankan beban mereka dalam menghadapi situasi sulit. “Dengan adanya bantuan tersebut, semoga dapat membantu korban terdampak dan meringankan beban mereka,” ujarnya. Bantuan kemanusiaan ini bersumber dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah para muzaki serta munfik yang mempercayakan penyalurannya kepada BAZNAS Kota Semarang. Pimpinan BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kontribusi serta kepeduliannya dalam mendukung penanganan bencana dan krisis kemanusiaan. Penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen BAZNAS Kota Semarang untuk mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Tidak hanya membantu masyarakat di Kota Semarang, dana ZIS juga diupayakan menjangkau masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah hingga saudara-saudara yang membutuhkan bantuan di Palestina. BAZNAS Kota Semarang berharap dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.***

15-10-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Buka Pelatihan Stir, Dorong Penerima Manfaat Punya Keterampilan Kerja
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Buka Pelatihan Stir, Dorong Penerima Manfaat Punya Keterampilan Kerja
SEMARANG – Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan stir yang digelar BAZNAS Kota Semarang bersama Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) Sinar Nusantara (SINUS), Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di LPK Sinar Nusantara tersebut diikuti sebanyak 25 peserta yang merupakan penerima manfaat program. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Semarang dalam mendorong penerima manfaat memiliki keterampilan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, Hj. Afifah, S.Pd didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, Rifai, S.H. Sementara dari pihak LPK Sinar Nusantara turut hadir Direktur Utama LPK Sinar Nusantara, Dr. H. Alex Sujianto, S.E., S.Pd., M.M., serta Manager Operasional LPK Sinar Nusantara, Muslih. Hj. Afifah menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti pelatihan mengemudi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta. Keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan diri sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga bagaimana penerima manfaat dapat memiliki kemampuan yang mendukung mereka untuk lebih mandiri. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan bisa menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Hj. Afifah. Ia menambahkan, BAZNAS Kota Semarang akan terus mendorong program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat. Sementara itu, kerja sama dengan LPK Sinar Nusantara diharapkan mampu memberikan pelatihan secara tepat dan sesuai kebutuhan peserta. Dengan adanya keterampilan mengemudi, peserta diharapkan memiliki tambahan kompetensi yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja. Pembukaan pelatihan tersebut sekaligus menjadi awal pelaksanaan program pelatihan stir bagi 25 peserta. Para peserta selanjutnya akan mendapatkan materi dan praktik mengemudi sebagai bagian dari proses peningkatan keterampilan. BAZNAS Kota Semarang berharap program pelatihan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta peluang untuk memperoleh penghasilan secara lebih mandiri.***

07-09-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Gerakan Cinta ZIS di Lingkup Disdik Kota Semarang: Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Hadir Ingatkan Kewajiban Berzakat
Gerakan Cinta ZIS di Lingkup Disdik Kota Semarang: Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Hadir Ingatkan Kewajiban Berzakat
Gerakan Cinta Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus digencarkan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kali ini, sosialisasi menyasar para ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat. Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., serta sejumlah staf BAZNAS Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Waka 1 BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Semarang telah disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya menyasar siswa-siswi dari keluarga kurang mampu melalui bantuan biaya pendidikan dan seragam sekolah. Menurutnya, penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dikelola melalui lembaga resmi. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. Melalui kegiatan Gerakan Cinta ZIS ini, BAZNAS Kota Semarang juga mengajak para ASN dan P3K di lingkungan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Gerakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah, bahwa ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Semarang terus mendorong agar pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Semarang. Salah satunya melalui program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.***

13-08-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional. Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah. Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah. Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal. Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026). Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif. "Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup. "Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan." Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan. Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan 260 penerima manfaat hadir secara simbolis di Kantor Kemenag Kota Semarang. Penerima manfaat yang hadir merupakan siswa jenjang RA/TK, MI, MTs, dan MA se-Kota Semarang serta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Semarang. Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag, yang datang memberikan dukungan sekaligus menyambut para penerima manfaat. Program santunan ini terlaksana berkat sinergi antara Kemenag Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BAZNAS Kota Semarang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta lembaga amil zakat. Bantuan yang diberikan berupa santunan dana dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Pemerintah Kota Semarang Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., beserta sejumlah tamu undangan yang ikut mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, H. Muhtasit menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran. "Ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus konsisten mendistribusikan dana yang telah dihimpun kepada masyarakat yang berhak menerimanya," ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaporan ZISWAF Kemenag Kota Semarang, Cholida Hanum, menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, UPZ, dan masyarakat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari penyaluran dana sosial keagamaan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.***

30-06-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →