WhatsApp Icon
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS

SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional.

Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah.

Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal.

Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA

SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026).

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif.

"Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing.

Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H

SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.

Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah.

Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup.

"Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan."

Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan.

Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag

SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan 260 penerima manfaat hadir secara simbolis di Kantor Kemenag Kota Semarang.

Penerima manfaat yang hadir merupakan siswa jenjang RA/TK, MI, MTs, dan MA se-Kota Semarang serta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Semarang. Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag, yang datang memberikan dukungan sekaligus menyambut para penerima manfaat.

Program santunan ini terlaksana berkat sinergi antara Kemenag Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BAZNAS Kota Semarang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta lembaga amil zakat. Bantuan yang diberikan berupa santunan dana dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Pemerintah Kota Semarang Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., beserta sejumlah tamu undangan yang ikut mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, H. Muhtasit menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran.

"Ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus konsisten mendistribusikan dana yang telah dihimpun kepada masyarakat yang berhak menerimanya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaporan ZISWAF Kemenag Kota Semarang, Cholida Hanum, menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Semarang.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, UPZ, dan masyarakat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari penyaluran dana sosial keagamaan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.***

30-06-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Waka II BAZNAS Kota Semarang Hadiri Santunan Anak Yatim di Pengajian Kuningan Bersholawat

SEMARANG - Wakil Ketua (Waka) II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang Ibu Hj. Afifah, S.Pd, mewakili ketua hadiri kegiatan santuanan anak yatim yang bersamaan dengan pengajian kuningan bersholawat bersama Gus Ali Gondrong.

Kegiatan kuningan bersholawat beserta santunan anak yatim itu berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 dan dihadiri warga sekitar Semarang Utara beserta para penerima manfaat bantuan. Dalam kegiatan ini sebanyak 50 anak mendapati santunan anak yatim yang diwakili oleh 5 anak penerima manfaat.

Dalam kesempatan itu, Hj. Afifah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Kota Semarang di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di momentum bulan Muharram yang identik dengan semangat berbagi.

“Melalui santunan ini, kami ingin memberikan kebahagiaan kepada anak-anak serta menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin berbagi dengan sesama,” ujarnya.

BAZNAS Kota Semarang berharap kehadirannya melalui berbagai program sosial dapat terus membawa manfaat, keberkahan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang:

https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Demikian informasi yang dapat Anda simak.***

22-06-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI

Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang menerima kunjungan resmi dari jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Pertemuan strategis ini berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara kedua lembaga.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Semarang, Kasubbag TU, Plt Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Plt Kasi PAIS Kota Semarang. Mereka disambut langsung oleh Waka 1, Waka 3, serta jajaran kepala bagian BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi penguatan pengumpulan ZIS khususnya di tingkat guru PAI yang jumlahnya cukup besar dan memiliki potensi signifikan dalam mendukung program kesejahteraan umat.

Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa poin penting menjadi fokus pembahasan. Pertama, perlunya menetapkan skala prioritas dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini diharapkan dapat membantu proses pengumpulan ZIS lebih terarah sehingga hasil pengumpulan nantinya bisa dikembalikan kepada program-program pemberdayaan yang bermanfaat untuk guru PAI maupun masyarakat luas.

Kedua, BAZNAS dan Kemenag sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam kegiatan sosialisasi dan peningkatan kompetensi guru PAI. Sosialisasi ini mencakup pemahaman tentang pentingnya ZIS, mekanisme penyaluran, serta dampaknya terhadap pemberdayaan umat. Waktu dan tempat kegiatan akan menyesuaikan koordinasi dengan Kemenag agar pelaksanaannya efektif dan menjangkau seluruh guru PAI di Kota Semarang.

Poin ketiga yang tak kalah penting adalah solusi strategis dengan mendorong pembentukan UPZ GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) di setiap kecamatan. UPZ ini akan menjadi wadah khusus bagi guru PAI dalam menghimpun zakat profesi, infak, maupun kontribusi sosial lainnya. Meski demikian, apabila Kemenag memilih untuk menggabungkan dalam satu wadah besar, opsi tersebut tetap diperbolehkan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para guru PAI terhadap pentingnya ZIS serta memperkuat ekosistem zakat di Kota Semarang.

Dengan adanya UPZ GPAI, pengelolaan dana ZIS dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan guru PAI maupun program kemasyarakatan lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan literasi ZIS serta memperkuat peran guru PAI sebagai teladan dalam beramal dan menebar kebermanfaatan.***

05-05-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang

Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.

Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.

Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.

BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.

Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.

Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:

https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.

Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.

Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.

Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Semarang
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.

“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.

Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.

Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Semarang
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional. Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah. Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah. Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal. Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026). Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif. "Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup. "Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan." Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan. Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan 260 penerima manfaat hadir secara simbolis di Kantor Kemenag Kota Semarang. Penerima manfaat yang hadir merupakan siswa jenjang RA/TK, MI, MTs, dan MA se-Kota Semarang serta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Semarang. Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag, yang datang memberikan dukungan sekaligus menyambut para penerima manfaat. Program santunan ini terlaksana berkat sinergi antara Kemenag Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BAZNAS Kota Semarang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta lembaga amil zakat. Bantuan yang diberikan berupa santunan dana dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Pemerintah Kota Semarang Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., beserta sejumlah tamu undangan yang ikut mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, H. Muhtasit menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran. "Ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus konsisten mendistribusikan dana yang telah dihimpun kepada masyarakat yang berhak menerimanya," ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaporan ZISWAF Kemenag Kota Semarang, Cholida Hanum, menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, UPZ, dan masyarakat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari penyaluran dana sosial keagamaan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.***

30-06-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Waka II BAZNAS Kota Semarang Hadiri Santunan Anak Yatim di Pengajian Kuningan Bersholawat
Waka II BAZNAS Kota Semarang Hadiri Santunan Anak Yatim di Pengajian Kuningan Bersholawat
SEMARANG - Wakil Ketua (Waka) II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang Ibu Hj. Afifah, S.Pd, mewakili ketua hadiri kegiatan santuanan anak yatim yang bersamaan dengan pengajian kuningan bersholawat bersama Gus Ali Gondrong. Kegiatan kuningan bersholawat beserta santunan anak yatim itu berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 dan dihadiri warga sekitar Semarang Utara beserta para penerima manfaat bantuan. Dalam kegiatan ini sebanyak 50 anak mendapati santunan anak yatim yang diwakili oleh 5 anak penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, Hj. Afifah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Kota Semarang di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di momentum bulan Muharram yang identik dengan semangat berbagi. “Melalui santunan ini, kami ingin memberikan kebahagiaan kepada anak-anak serta menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin berbagi dengan sesama,” ujarnya. BAZNAS Kota Semarang berharap kehadirannya melalui berbagai program sosial dapat terus membawa manfaat, keberkahan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***

22-06-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI
Waka I dan III BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kemenag untuk Optimalisasi ZIS Guru PAI
Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang menerima kunjungan resmi dari jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Pertemuan strategis ini berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara kedua lembaga. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Semarang, Kasubbag TU, Plt Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Plt Kasi PAIS Kota Semarang. Mereka disambut langsung oleh Waka 1, Waka 3, serta jajaran kepala bagian BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi penguatan pengumpulan ZIS khususnya di tingkat guru PAI yang jumlahnya cukup besar dan memiliki potensi signifikan dalam mendukung program kesejahteraan umat. Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa poin penting menjadi fokus pembahasan. Pertama, perlunya menetapkan skala prioritas dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal ini diharapkan dapat membantu proses pengumpulan ZIS lebih terarah sehingga hasil pengumpulan nantinya bisa dikembalikan kepada program-program pemberdayaan yang bermanfaat untuk guru PAI maupun masyarakat luas. Kedua, BAZNAS dan Kemenag sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam kegiatan sosialisasi dan peningkatan kompetensi guru PAI. Sosialisasi ini mencakup pemahaman tentang pentingnya ZIS, mekanisme penyaluran, serta dampaknya terhadap pemberdayaan umat. Waktu dan tempat kegiatan akan menyesuaikan koordinasi dengan Kemenag agar pelaksanaannya efektif dan menjangkau seluruh guru PAI di Kota Semarang. Poin ketiga yang tak kalah penting adalah solusi strategis dengan mendorong pembentukan UPZ GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) di setiap kecamatan. UPZ ini akan menjadi wadah khusus bagi guru PAI dalam menghimpun zakat profesi, infak, maupun kontribusi sosial lainnya. Meski demikian, apabila Kemenag memilih untuk menggabungkan dalam satu wadah besar, opsi tersebut tetap diperbolehkan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para guru PAI terhadap pentingnya ZIS serta memperkuat ekosistem zakat di Kota Semarang. Dengan adanya UPZ GPAI, pengelolaan dana ZIS dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan guru PAI maupun program kemasyarakatan lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan literasi ZIS serta memperkuat peran guru PAI sebagai teladan dalam beramal dan menebar kebermanfaatan.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan. Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan. Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit. Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial. Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan. Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant"> Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya. Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS. “Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan. Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS. Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →