Berita Terkini
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum Iduladha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah.
Lalu, kapan jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan? Berikut informasi lengkap beserta bacaan niat dan keutamaannya.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H dan kalender nasional, berikut jadwal lengkapnya:
Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Iduladha: Rabu, 27 Mei 2026
Tanggal tersebut juga telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”
Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.
Berikut niat puasa Arafah:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”
Dengan mengetahui jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap beserta niat dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk meraih pahala dan keberkahan menjelang Iduladha. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah dan semoga amal ibadah diterima Allah SWT.***
07/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jelang Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang Ajak Warga Ikut Program Sedekah Daging Kurban
Menjelang perayaan Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program Sedekah Daging Kurban. Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin beramal, namun belum memiliki kemampuan finansial untuk melaksanakan kurban secara penuh. Dengan kontribusi mulai dari Rp 300.000, masyarakat sudah dapat membantu menyediakan daging kurban bagi mereka yang membutuhkan.
Program Sedekah Kurban ini digagas sebagai upaya memperluas jangkauan penerima manfaat kurban, sekaligus memfasilitasi para donatur yang ingin berpartisipasi dalam amal jariyah pada momen Idul Adha. Melalui program ini, dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban, pengelolaan, hingga distribusi daging kepada mustahik di berbagai wilayah Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang menekankan bahwa Sedekah Daging Kurban bukan hanya bentuk sedekah biasa, tetapi juga kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Mereka yang selama ini tidak mampu menyembelih hewan kurban akan tetap bisa merasakan nikmatnya berbagi daging segar pada hari raya.
Cara Ikut Sedekah Daging Kurban
BAZNAS memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donatur dapat melakukan sedekah melalui beberapa pilihan metode pembayaran:
- Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang.
- Melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah (kemudian pilih jenis dana Qurban)
- Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang.
- Menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai).
Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka.
Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera.
Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Menjelang Idul Adha 2026, masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini dan menjadi bagian dari penyebar keberkahan kurban.***
06/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026: Lengkap dengan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji, bulan ini juga dipenuhi amalan sunnah yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah. Memasuki tahun 2026, banyak umat Muslim sudah mulai mencari jadwal lengkap puasa 1–9 Dzulhijjah.
Berikut ini adalah rangkuman jadwal puasa Dzulhijjah 2026 lengkap dengan keutamaannya.
Pada tahun 2026, tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Umat Muslim dapat mulai melaksanakan puasa sunnah sejak hari pertama. Berikut urutan lengkapnya:
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
Puasa sunnah ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki nilai ibadah yang besar. Di antara hari-hari tersebut, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah adalah yang paling menonjol. Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah memiliki makna spiritual mendalam, sebagai bentuk persiapan dan penyucian diri menjelang hari Arafah. Meskipun hukumnya sunnah, banyak umat Islam berlomba-lomba mengamalkannya demi meraih pahala tambahan di bulan penuh kebaikan ini.
Puncak keutamaan puasa di bulan Dzulhijjah terjadi pada Puasa Arafah, yaitu pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini hanya berlangsung satu hari, namun memiliki pahala yang luar biasa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah mampu menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Dengan ganjaran sebesar ini, tidak heran jika puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Melaksanakan puasa Dzulhijjah bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga memperbanyak amal kebaikan. Bulan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, mempertebal keimanan, serta mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Bagi yang tidak sedang melaksanakan haji, menjalankan puasa sunnah dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan.
Dengan mengetahui jadwal lengkap puasa Dzulhijjah 2026 dan keutamaannya, diharapkan umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut amalan-amalan sunnah di bulan yang penuh keberkahan ini.
Demikian informasi yang dapat Anda simak mengenai jadwal puasa Dzulhijjah 2026.***
04/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.
Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.
Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.
BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.
Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.
Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***
05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.
“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.
Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.
Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka.
“Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru.
Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Wujudkan Mimpi Mustahik Lewat Program Perbaikan RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan hunian layak. Melalui program unggulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lembaga ini kembali berhasil mewujudkan mimpi keluarga kurang mampu untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Program RTLH sendiri merupakan bagian dari panca program yang dicanangkan sebagai upaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Kota Semarang yang hidup dalam kondisi rumah tak memadai. Pada tahun ini, salah satu realisasi program tersebut berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Dua rumah yang telah selesai direnovasi menjadi bukti nyata dari 25 rumah yang berhasil dilakukan perbaikan RTLH oleh BAZNAS Kota Semarang.
Kunjungan langsung dilakukan pada Kamis, 07 Mei 2026 oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi, beserta tim. Dalam kesempatan tersebut, para mustahik penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam.
Ibu Pasiem sebagai salah satu penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasihnya kepada para Munfiq, dan Muzakki yang telah membantu merenovasi rumah miliknya.
"Terima kasih BAZNAS, alhamdulillah, sekarang jadi lebih nyaman, semoga makin berkah rezekinya".
Mereka mengaku terbantu dengan hadirnya rumah yang kini jauh lebih layak dihuni, dan sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan.
Menurut Bapak Wahyudi, program ini bukan hanya soal memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, agar semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan para muzakki.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program sosial ini. Melalui dukungan ZIS, BAZNAS dapat terus bergerak membantu meringankan beban mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk berkontribusi melalui kanal resmi yang telah disediakan.
Untuk mempermudah penyaluran donasi, BAZNAS menyediakan layanan digital yang dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup dengan mengklik tautan tersebut, memilih jenis dana yang ingin disalurkan, kemudian memasukkan nominal donasi, siapa pun kini bisa berbagi kebaikan dengan mudah.
Setiap rupiah yang disalurkan bukan hanya menjadi amal jariyah, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan besar bagi saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan.
Semoga kepedulian yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi para donatur dan memberi harapan baru bagi para mustahik yang menerimanya.***
11/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan BTB untuk Warga Korban Rumah Roboh Akibat Banjir
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya melalui program Bantuan Tanggap Bencana (BTB). Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang warga bernama Ibu Isti Mulyana, pemilik rumah yang roboh setelah tersapu banjir di kawasan tempat tinggalnya.
Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di Jalan Dewi Sartika Timur, wilayah yang berdekatan langsung dengan Sungai Kaligarang, salah satu aliran sungai besar di Kota Semarang.
Kejadian bermula ketika debit air Sungai Kaligarang meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Arus sungai yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi sangat deras hingga menghantam pondasi rumah milik Ibu Isti. Tak mampu menahan kuatnya tekanan air, bagian penting bangunan itu pun roboh seketika. Musibah ini membuat Ibu Isti dan keluarganya tidak dapat lagi menempati rumah mereka seperti biasa dan harus mengungsi demi keselamatan.
Mengetahui adanya laporan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, melakukan survei langsung ke lokasi kejadian. Sebelumnya, kepala bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Bapak Wahyudi sudah melakukan peninjauan pertama. Kemudian dalam peninjauan kedua yang dilakukan oleh Waka III BAZNAS Kota Semarang, beliau melihat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni dan sangat membahayakan jika ditempati kembali. Selain itu, keluarga korban juga mengalami kerugian material yang cukup besar karena sebagian besar barang-barang di dalam rumah ikut rusak terkena genangan air.
Melalui hasil survei tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk memberikan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) sebagai bentuk dukungan moral dan material kepada Ibu Isti Mulyana beserta keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Saat ini, Ibu Isti dan keluarganya terpaksa tinggal sementara di kontrakan terdekat sembari menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak terkait.
BAZNAS Kota Semarang menegaskan bahwa penyaluran BTB tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga merupakan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi. Melalui aksi ini, BAZNAS kembali mengajak masyarakat untuk saling peduli dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan warga, diharapkan setiap bencana dapat dihadapi bersama dengan lebih siap dan sigap.
Bantuan yang diberikan kepada keluarga Ibu Isti Mulyana menjadi bukti nyata bahwa keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan, terutama pada saat-saat paling sulit dalam hidup mereka.
Bagi Anda yang ingin menyalurkan bantuan infaq kepada mereka yang membutuhkan dapat melalui link berikut ini:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup dengan klik linknya, pilih jenis dana dan masukkan nominal yang ingin Anda salurkan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
04/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Bolehkah Menggabungkan Puasa Dzulhijjah dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkap dengan Niatnya
Bulan Dzulhijjah sudah tiba, mulai tanggal 18 Mei 2026 seluruh umat Islam disunnahkan untuk melakukan puasa sunnah untuk menyambut datangnya bulan penuh keberkahan ini. Seperti kita ketahui, saat bulan dzulhijjah datang, kita dianjurkan melaksanakan puasa sunnah 10 hari hingga menjelang datangnya tarwiyah dan arafah.
Akan tetapi, terkadang ada pula yang ingin melaksanakan puasa sunnah tersebut namun belum menyelesaikan qadha puasa Ramadhan di tahun ini. Lantas, apakah boleh menggabungkan keduanya?
Untuk mengetahui jawabannya, Anda dapat simak penjelasannya pada artikel ini lengkap dengan niat.
Apakah boleh menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah Dzulhijjah?
Mengutip penjelasan MUI Digital, seseorang dibolehkan melaksanakan puasa qadha Ramadhan bertepatan dengan hari-hari sunnah di bulan Dzulhijjah. Artinya, ketika ia berpuasa untuk mengganti kewajiban Ramadhan, ia tetap mendapatkan keutamaan puasa sunnah Dzulhijjah.
Pandangan ini juga selaras dengan fatwa Imam Al-Barizi yang dinukil oleh Syekh Abu Bakr Syatha Ad-Dimyathi. Dalam penjelasannya, beliau menyebut bahwa puasa di hari-hari yang memiliki keutamaan khusus secara otomatis menghadirkan pahala puasa sunnah, meskipun seseorang hanya berniat mengerjakan puasa wajib seperti qadha Ramadhan.
Namun, laman NU Online menyarankan bahwa bagi seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, lebih baik mendahulukan puasa wajib. Tetapi jika teringat mendekati hari-hari dianjurkannya puasa Dzulhijjah, maka qadha Ramadhan bisa dilakukan pada saat itu agar mendapatkan dua pahala sekaligus.
Buya Yahya juga menegaskan hal serupa dalam kajiannya di Al-Bahjah TV. Menurut beliau, puasa wajib harus didahulukan dan tidak boleh digabungkan niatnya. Niat puasa qadha harus berdiri sendiri, sementara pahala puasa sunnah akan otomatis mengikuti karena dilakukan di hari-hari yang utama.
Puasa Dzulhijjah dianjurkan dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Berikut niatnya:
1. Niat Puasa 1–7 Dzulhijjah:
“Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’aala.”
Artinya: “Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aala.”
Artinya: “Saya berniat puasa Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
“Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aala.”
Artinya: “Aku berniat puasa Arafah karena Allah Ta’ala.”
Dengan memahami hukum dan tata caranya, umat Islam dapat memaksimalkan ibadah di bulan Dzulhijjah dengan penuh kesadaran dan keutamaan. Semoga ibadah kita diterima dan diberkahi Allah SWT.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kurban sebagai Kritik terhadap Kapitalisme Modern
Di tengah dunia yang diwarnai ketimpangan dan ketidakadilan distribusi kekayaan yang mendorong manusia untuk terus memiliki, menumpuk, dan mengakumulasi kekayaan, ibadah kurban hadir dengan logika yang berlawanan. Ia tidak mengajarkan bagaimana memperoleh, tetapi bagaimana mengikhlaskan.
Dalam sistem kapitalisme, orang bebas mengumpulkan harta sebanyak mungkin. Itu tidak salah. Justru dianggap wajar, bahkan didorong. Distribusi? Ya, diserahkan ke pasar. Siapa punya akses, dia dapat. Tapi kurban tidak berjalan dengan logika itu. Di momen kurban, harta yang kita punya tidak lagi dipertahankan, tapi dilepas. Dan pelepasannya juga tidak acak, sudah jelas arahnya kepada orang yang membutuhkan.
Ada satu ayat cukup menampar cara berpikir kita, yaitu Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 37. Intinya sederhana: bukan daging atau darah yang sampai kepada Allah, tapi ketakwaan. Artinya adalah yang dilihat bukan output fisiknya, tapi proses batinnya. Ini menarik, karena berarti kurban itu sebenarnya lebih banyak bekerja di dalam diri manusia, bukan di luar.
Yang membuat kurban unik adalah posisinya yang tidak wajib, namun juga tidak bisa dianggap enteng. Kalau pajak, jelas diwajibkan setiap individu. Kalau sedekah, adalah kesukarelaan. Tapi kurban? Sunnah, tapi ada dorongan moral yang cukup kuat, apalagi kalau kita mampu.
Dan anehnya, justru dari situ muncul distribusi yang nyata. Tidak ada negara yang memaksa. Tidak juga sepenuhnya diatur pasar. Tapi setiap tahun, dalam waktu yang sangat singkat, daging bisa tersebar ke banyak orang.
Kurban memang tidak menyelesaikan masalah itu secara total. Tapi setidaknya, ia memberikan kehangatan di setiap rumah kaum muslimin, walaupun sederhana. Orang yang punya kemampuan membeli hewan kurban. Lalu dagingnya dibagikan. Ini merupakan proses yang tidak rumit, namun memiliki dampak yang nyata
Di dunia yang terus mendorong kita untuk mengambil sebanyak-banyaknya. Kurban berfungsi sebagai ”rem” manusia selalu mengikhlaskan apa yang diperoleh. Kurban adalah ritual tahunan, untuk selalu mengingat di sekeliling kita.
18/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Kurban sebagai Instrumen Peningkatan Gizi Indonesia
Kalau kita bicara soal gizi di Indonesia, sering kali yang dibahas itu angka stunting, malnutrisi, atau kekurangan protein. Tapi kalau ditarik ke level yang lebih sederhana, masalahnya sebenarnya cukup konkret, tidak semua orang bisa makan makanan bergizi secara rutin, terutama protein hewani.
Daging, misalnya. Secara teori, semua orang tahu itu penting. Tapi dalam praktiknya, tidak semua keluarga bisa mengaksesnya dengan mudah. Harganya relatif mahal, dan dalam banyak kasus, bukan jadi prioritas utama.
Masalah gizi sering kali bukan soal tidak ada makanan, tapi soal kualitas. Karbohidrat mungkin cukup, tapi protein? Belum tentu. Padahal, protein hewani punya peran penting dalam:
pertumbuhan
perbaikan jaringan tubuh
perkembangan otak
Sayangnya, akses terhadap sumber protein seperti daging masih terbatas bagi sebagian masyarakat. Akhirnya, konsumsi protein jadi tidak optimal. Dalam beberapa hari, distribusi daging terjadi dalam skala besar. Orang-orang yang mungkin jarang, bahkan hampir tidak pernah makan daging, tiba-tiba mendapatkannya.
Kalau dipikir-pikir, ini menarik. Karena dalam sistem normal, distribusi pangan sangat bergantung pada daya beli. Tapi dalam kurban, logika itu berubah. Akses tidak lagi ditentukan oleh kemampuan ekonomi, tapi oleh mekanisme sosial dan keagamaan.
Dalam Al-Qur'an Surah Al-Hajj ayat 36, ada anjuran untuk makan sebagian daging kurban dan membagikannya kepada yang membutuhkan. Artinya, sejak awal kurban memang tidak dimaksudkan berhenti pada individu, namun kepada orang yang membutuhkan.
Pada akhirnya, kurban memang bukan jawaban atas semua masalah gizi. Tapi dalam ibadah, ada potensi yang sering kali belum sepenuhnya dimanfaatkan. Ia mengingatkan bahwa akses terhadap makanan bergizi bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal kepedulian.
13/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS





