Berita Terkini
Semarak HUT ke-81 RI, BAZNAS Kota Semarang Gelar Jalan Sehat dan Lomba Kebersamaan
SEMARANG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba kebersamaan.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Jalan sehat diikuti Kepala Pelaksana, para kepala bagian dan kepala bidang, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang. Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk mempererat keakraban antar amil.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Bapak H. Moh Asyhar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali pertama digelar di lingkungan BAZNAS Kota Semarang. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
"Ini merupakan kegiatan perdana di BAZNAS Kota Semarang, karena yang sebelumnya amil hanya beberapa orang saja, sekarang sudah ramai sehingga kita adakan kegiatan ini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi BAZNAS Kota Semarang sekaligus Ketua Panitia, Bapak H. Mundakir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan antar amil.
"Alhamdulillah acara dapat berjalan lancar, dan meriah, adanya acara ini untuk keakraban dan kekeluargaan kita aja," katanya.
Melalui kegiatan jalan sehat dan lomba kebersamaan tersebut, BAZNAS Kota Semarang turut memeriahkan momentum HUT ke-81 RI sekaligus memperkuat kekompakan, persaudaraan, dan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.***
14/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Sosialisasikan Gerakan Cinta Zakat untuk ASN dan PPPK di Lingkup Dinas Pendidikan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar sosialisasi Gerakan Cinta Zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang dan diikuti oleh ASN serta PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kepedulian ASN dan PPPK terhadap zakat. Melalui gerakan tersebut, para peserta diajak memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., menyampaikan berbagai program penyaluran yang telah dilakukan BAZNAS Kota Semarang, termasuk bantuan di bidang pendidikan.
BAZNAS Kota Semarang sebelumnya telah menyalurkan sejumlah bantuan pendidikan kepada sekolah-sekolah di Kota Semarang, di antaranya bantuan seragam dan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang turut memberikan pengarahan kepada ASN dan PPPK yang hadir. Ia mengajak para pegawai untuk menyisihkan sebagian pendapatan melalui zakat sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap masyarakat.
Gerakan Cinta Zakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran ASN dan PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus mendukung berbagai program sosial dan pendidikan yang dijalankan BAZNAS Kota Semarang.
Dengan pengelolaan zakat yang baik, dana yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga Kota Semarang yang membutuhkan bantuan.***
13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah kepada siswa yatim piatu dari 46 SMP di Kota Semarang. Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMP yang disimbolisasikan kepada SMP Negeri 2 Semarang.
Kegiatan yang digelar di Masjid Dinas Pendidikan Kota Semarang ini merupakan bentuk sinergi antara Disdik dan BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung kesejahteraan peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan seragam diharapkan dapat membantu siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak sehingga semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., beserta kepala pelaksana,jajaran kepala bagian, dan staf dari kedua instansi.
Selain penyaluran bantuan pendidikan, penyerahan SK UPZ kepada perwakilan SMP Negeri 2 Semarang menjadi langkah untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial keagamaan secara tepat sasaran.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para penerima manfaat. Para siswa penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Melalui bantuan seragam tersebut, mereka kini dapat mengenakan seragam sekolah yang lebih layak dan nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang diharapkan terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.***
07/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional.
Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah.
Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal.
Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***
28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026).
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat.
Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif.
"Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya.
Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***
15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.
Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup.
"Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan."
Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan.
Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***
13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan konsumtif melalui Program Semarang Takwa kepada 10 penerima manfaat pada Kamis (23/7/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp66.600.000 untuk mendukung sarana dakwah, stimulan musala, masjid, serta lembaga sosial di Kota Semarang.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Afifah, S.Pd, bersama Kepala Bagian Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam membantu masyarakat dan memperkuat kegiatan keagamaan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam sambutannya, Hj. Afifah menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran.
"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan para penerima, sekaligus mendukung kegiatan dakwah dan pelayanan sosial di Kota Semarang," ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan dari BAZNAS Kota Semarang sangat membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih aman, transparan, dan tepat sasaran.
Masyarakat dapat menyalurkan ZIS secara online melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui program Semarang Takwa kepada 18 penerima manfaat sebagai upaya mendukung kegiatan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.
Penyaluran bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk stimulan untuk masjid dan musholla, bantuan bagi lembaga sosial dan yayasan, serta sarana prasarana dakwah berupa sound system. Kegiatan pentasyarufan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd, didampingi Kepala Bidang Pendistribusian, Wahyudi.
Hj. Afifah menyampaikan bahwa program Semarang Takwa merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung penguatan kegiatan keagamaan, dakwah, dan pelayanan umat di berbagai wilayah Kota Semarang.
“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial keagamaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam penyaluran kali ini, bantuan Semarang Takwa dibagi ke dalam tiga kategori. Pertama, bantuan stimulan untuk masjid dan musholla yang diberikan kepada 9 penerima manfaat. Kedua, bantuan stimulan untuk lembaga sosial dan yayasan yang disalurkan kepada 3 penerima manfaat. Ketiga, bantuan sarana prasarana dakwah atau sound system yang diberikan kepada 7 penerima manfaat.
Total bantuan yang disalurkan dalam program tersebut mencapai Rp63.200.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memperkuat fasilitas penunjang kegiatan ibadah dan dakwah, sekaligus mendorong pemberdayaan lembaga keagamaan di Kota Semarang.
Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam menunjang kegiatan dakwah dan pemberdayaan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Melalui program Semarang Takwa, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam mendukung sarana ibadah, aktivitas dakwah, dan penguatan lembaga keagamaan di ibu kota Jawa Tengah.
Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
25/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Semarang Makmur. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada 8 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi warga.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan pentasyarufan dibuka oleh Kepala Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Rifa’i, yang didampingi staf pendayagunaan, Ana Falihah.
Dalam kesempatan itu, Rifa’i menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik agar dapat mengembangkan usaha yang dijalankan dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat bisa lebih mandiri secara ekonomi, mengembangkan usahanya, dan ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk menambah modal dan mendukung keberlangsungan usaha mereka.
Program bantuan modal usaha ini diharapkan tidak hanya membantu penerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya para munfiq dan muzaki baru dari hasil usaha yang berkembang.
Melalui program Semarang Makmur, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi, agar zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Maulid Nabi Tiba Berapa Hari Lagi? Ini Tanggal dan Amalannya
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 tinggal beberapa hari lagi? Bagi masyarakat Kota Semarang yang ingin mempersiapkan diri menyambut momentum tersebut, penting mengetahui kapan tepatnya peringatan Maulid Nabi 2026 sekaligus amalan yang dapat dilakukan.
Maulid Nabi merupakan momentum yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Rasulullah. Peringatan ini umumnya dikaitkan dengan tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.
Namun, karena kalender Hijriah dan kalender Masehi memiliki sistem perhitungan yang berbeda, tanggal Maulid Nabi dalam kalender Masehi berubah setiap tahun.
Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa?
Mengacu pada penanggalan Hijriah yang digunakan untuk tahun 2026, 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026.
Dengan demikian, jika dihitung dari hari ini, Jumat, 21 Agustus 2026, Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 akan tiba empat hari lagi.
Artinya, masyarakat Semarang masih memiliki waktu untuk mempersiapkan berbagai kegiatan positif, baik secara pribadi maupun bersama keluarga, lingkungan tempat tinggal, masjid, musala, hingga komunitas.
Momentum Maulid Nabi juga dapat menjadi kesempatan untuk kembali mengenal perjalanan hidup Rasulullah SAW. Bukan hanya sekadar memperingati hari kelahiran, tetapi juga mengambil pelajaran dari akhlak, perjuangan, kesabaran, serta kepedulian Nabi kepada umatnya.
Amalan Menyambut Maulid Nabi
Tidak ada kewajiban bagi umat Islam untuk melakukan satu bentuk ibadah tertentu yang secara khusus ditetapkan sebagai amalan Maulid Nabi. Namun, momentum ini dapat diisi dengan berbagai amal kebaikan dan ibadah yang memang dianjurkan dalam Islam.
Berikut beberapa kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat Semarang.
1. Memperbanyak membaca shalawat
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan sekaligus mengingat keteladanan Rasulullah. Shalawat juga dapat diamalkan kapan saja, termasuk ketika menyambut bulan Rabiul Awal.
2. Mengkaji sirah Nabi Muhammad SAW
Masyarakat dapat meluangkan waktu membaca buku atau mengikuti kajian mengenai perjalanan hidup Rasulullah. Dengan mengenal sirah Nabawiyah, umat diharapkan tidak hanya mengetahui sejarah Nabi, tetapi juga memahami akhlak dan nilai kehidupan yang dapat diterapkan sehari-hari.
3. Memperbanyak membaca Al-Qur'an dan berzikir
Momentum Maulid Nabi juga dapat diisi dengan memperbanyak tilawah Al-Qur'an, zikir, doa, serta ibadah lainnya. Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara sederhana di rumah maupun bersama keluarga.
4. Bersedekah dan berbagi kepada sesama
Semangat meneladani Rasulullah juga dapat diwujudkan melalui kepedulian kepada orang lain. Masyarakat dapat berbagi makanan, membantu tetangga yang membutuhkan, atau menyalurkan sedekah melalui lembaga resmi.
Bagi warga Semarang yang ingin menyalurkan zakat, infak, atau sedekah secara digital, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan resmi melalui laman sedekah. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyalurkan dana sesuai kebutuhan.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
5. Menghadiri pengajian
Pengajian bertema Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus mengenang perjuangan Rasulullah SAW. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, datangnya Maulid Nabi 2026 dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk kembali meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi warga Semarang, momentum tersebut tidak harus selalu dirayakan dengan kegiatan besar. Membaca shalawat, mempelajari sirah, memperbanyak ibadah, berbagi kepada sesama, dan berusaha menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dengan begitu, Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum yang diperingati setiap tahun, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.***
21/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jumat Berkah: Amalan Sunnah dan Doa untuk Meraih Keberkahan
Jumat menjadi salah satu hari istimewa dalam Islam. Hari yang dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, doa, sedekah, dan amalan sunnah guna meraih keberkahan.
Sejumlah amalan dapat dilakukan umat Islam pada Jumat. Salah satunya membaca Surat Al-Kahfi. Amalan ini dianjurkan untuk memperoleh cahaya kebaikan di antara dua Jumat.
Selain itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah. Memperbanyak selawat juga menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat.
Sedekah Jumat juga dapat menjadi pilihan amalan untuk berbagi kepada sesama. Bersedekah tidak harus dalam jumlah besar, tetapi dapat dilakukan sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.
Amalan lainnya adalah memperbanyak doa. Salah satu waktu yang banyak dinantikan untuk berdoa adalah sore hari menjelang Magrib. Umat Muslim dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk memanjatkan doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT.
Berikut doa singkat yang dapat diamalkan untuk memohon rezeki dan keberkahan:
“Allahummarzuqni ma yuridu warzuq qalbi ma yuridu, waj'alhu laka kama turidu.”
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rezeki kepadaku sesuai apa yang kuinginkan, dan berkatilah hatiku dengan apa yang kuinginkan. Serta jadikanlah diriku ini milik-Mu seperti yang Engkau inginkan.”
Dengan memperbanyak ibadah, selawat, sedekah, membaca Al-Kahfi, dan berdoa, Jumat dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.***
21/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Zakat Emas: Begini Cara Menghitung Emas yang Disimpan dan Dipakai
Emas menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk investasi maupun simpanan jangka panjang. Namun, kepemilikan emas juga memiliki ketentuan zakat apabila jumlahnya telah mencapai nisab dan memenuhi masa kepemilikan atau haul.
Tidak semua emas otomatis wajib dizakati. Emas batangan yang disimpan sebagai investasi, tabungan emas, perhiasan yang tidak dipakai, serta perhiasan yang digunakan secara berlebihan dapat masuk dalam kategori emas yang wajib diperhitungkan untuk zakat.
Nisab Zakat Emas
Nisab zakat emas ditetapkan sebesar 85 gram emas murni. Jika jumlah emas telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun penuh, zakat yang dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari nilai emas tersebut.
Sebagai ilustrasi, apabila harga emas Rp1.600.000 per gram, maka nilai nisabnya adalah:
85 gram × Rp1.600.000 = Rp136.000.000.
Dengan demikian, emas seberat 100 gram dengan harga tersebut memiliki nilai Rp160 juta. Zakat yang harus dikeluarkan sebesar:
Rp160.000.000 × 2,5 persen = Rp4.000.000.
Sementara itu, perhiasan emas seberat 50 gram belum mencapai nisab 85 gram sehingga belum wajib zakat berdasarkan ketentuan tersebut.
Jika memiliki beberapa bentuk emas, jumlahnya dapat diperhitungkan secara keseluruhan. Misalnya, emas batangan 60 gram ditambah perhiasan yang disimpan 30 gram, sehingga totalnya menjadi 90 gram. Jumlah tersebut telah melewati nisab.
Dengan harga emas Rp1.600.000 per gram, nilai 90 gram mencapai Rp144 juta. Zakatnya sebesar Rp3,6 juta.
Perhitungan tersebut menggunakan harga emas sebagai ilustrasi. Nilai nisab dalam rupiah dapat berubah mengikuti harga emas yang berlaku. Karena itu, masyarakat sebaiknya menggunakan harga emas terkini ketika menghitung zakat.
Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat emas secara online, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan pembayaran zakat secara daring melalui situs resminya.
https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat
Dengan memahami nisab, haul, dan nilai emas yang dimiliki, masyarakat dapat menghitung kewajiban zakat dengan lebih tepat dan menunaikannya sesuai ketentuan.***
20/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS





