WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Dorong Pengembangan UMKM, Baznas Kota Semarang Salurkan Bantuan Pemberdayaan Usaha
Dorong Pengembangan UMKM, Baznas Kota Semarang Salurkan Bantuan Pemberdayaan Usaha
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis zakat. Sebanyak Rp 29.000.000 disalurkan kepada 14 pelaku usaha mikro dalam kegiatan pentasyarufan yang digelar di Kantor Baznas Kota Semarang. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Baznas Kota Semarang, Hj. Afifah, serta Kabid Pendayagunaan Bapak Ripai, yang turut mendampingi para penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari agenda “Semarang Makmur”, yaitu program pendayagunaan zakat untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Menurut Baznas Kota Semarang, penyerahan bantuan ini tidak hanya sekadar memberikan tambahan modal, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendorong pelaku usaha agar semakin produktif dan mampu bersaing. Sebanyak 14 penerima bantuan tersebut berasal dari berbagai kelompok pedagang yang sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan penilaian kelayakan. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk penguatan modal usaha, pengadaan sarana pendukung perdagangan, serta pelatihan manajemen keuangan sederhana bagi para penerima manfaat. Dengan dukungan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Wakil Ketua 2 Baznas Kota Semarang, Hj. Afifah, menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan langsung manfaat zakat. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan program-program pendayagunaan zakat yang memberikan dampak nyata. Tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga membangun kemampuan usaha para mustahik agar bisa mandiri,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Pendayagunaan Ripai menambahkan bahwa Baznas akan terus memperkuat pendampingan bagi para pelaku usaha yang menerima bantuan. Pendampingan tersebut meliputi monitoring perkembangan usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi peningkatan omzet. Baznas Kota Semarang menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik produktif merupakan salah satu prioritas yang terus dikembangkan. Melalui strategi zakat berbasis pemberdayaan, Baznas berharap dapat melahirkan lebih banyak masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan pada akhirnya mampu naik kelas menjadi muzaki atau pemberi zakat. Dengan hadirnya program seperti ini, Baznas Kota Semarang optimistis dapat memperkuat sektor UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Program “Semarang Makmur” diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan yang membuat masyarakat lebih berdaya dan berkelanjutan.
05/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Dorong Wirausaha Muda Berbasis Ekonomi Syariah, BAZNAS RI gandeng UNWAHAS Resmikan ZCorner
Dorong Wirausaha Muda Berbasis Ekonomi Syariah, BAZNAS RI gandeng UNWAHAS Resmikan ZCorner
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggandeng Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk menghadirkan ZCorner, pusat pemberdayaan UMKM mahasiswa yang diresmikan pada Rabu, 4 Februari 2025. Bertempat di Kampus 2 Unwahas, Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang, program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem wirausaha muda berbasis ekonomi syariah. Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Prof. Noor Achmad, Ketua BAZNAS RI, yang menyebut ZCorner Unwahas sebagai salah satu foodcurt terbesar dan paling variatif dibandingkan ZCorner lain di Indonesia. Program ini menjadi ZCorner ke-13 yang dikembangkan BAZNAS RI melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat. “ZCorner merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dengan menyediakan media pemasaran bagi UMKM. ZCorner Unwahas ini yang terluas, dibangun dengan bantuan anggaran sebesar Rp423 juta,” ujar Prof. Noor dalam sambutannya. Beragam produk kuliner hasil kreasi mahasiswa dipasarkan di ZCorner, mulai dari makanan hingga minuman kekinian. Prof. Noor juga menilai kualitas produk mahasiswa sangat baik dan berpotensi diterima pasar yang lebih luas. Beberapa produk yang mencuri perhatian antara lain Zuba Lope, Sego Obong, Vedanatura dengan teh kombucha, Wahid Milk, Seblak Cinta, Z Coffee, serta Ngayam. Saat ini terdapat 10 tenant mahasiswa yang mengisi area ZCorner. “Tempatnya sejuk dan asri, sangat cocok untuk mahasiswa belajar, berdiskusi, atau mengerjakan tugas sambil menikmati kuliner. Ke depan, ZCorner perlu dilengkapi wifi agar semakin nyaman,” tambah Prof. Noor. Sementara itu, Rektor Unwahas, Prof. Helmy Purwanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan BAZNAS Kota Semarang dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa ZCorner menjadi wahana penting untuk mendorong hilirisasi produk riset kampus yang telah dipatenkan. “Produk yang dijual di sini merupakan hasil inovasi dan penelitian mahasiswa serta dosen, kemudian diolah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya. Prof. Helmy berharap keberadaan ZCorner tak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga menarik UMKM dan masyarakat sekitar untuk berkolaborasi. ZCorner dijadikan ruang usaha, tempat berkumpul, sekaligus ruang akademik terbuka untuk berbagai kegiatan ilmiah dan kreatif. Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menambahkan bahwa ZCorner Unwahas memiliki konsep unik karena menggabungkan pusat kuliner, ruang kreativitas mahasiswa, dan edukasi zakat dalam satu lokasi. “ZCorner ini menjadi contoh pengembangan UMKM berbasis zakat yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat," ujar Ketua BAZNAS Kota Semarang. Dengan peresmian ini, ZCorner Unwahas diharapkan menjadi pusat penguatan UMKM kampus sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Semarang.
04/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Tahap I Rp300 Juta bagi Penyintas Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Tahap I Rp300 Juta bagi Penyintas Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran bantuan kemanusiaan tahap satu untuk korban banjir Sumatra dan Aceh dari BAZNAS Kota Semarang tahap I sebesar Rp300 juta. Penyerahan bantuan kemanusiaan ini dilakukan di kantor BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan ini Deputi I BAZNAS Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, H. Faisal Qosim, Lc., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E.,MM, Wakil Ketua I Drs. Labib, MM, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd, Wakil Ketua III - H. Nur Fuad ,S.Ag, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, S.Pd.I, dan Kepala Pelaksana Muhammad Asyhar, S.Sos.I. Deputi I BAZNAS Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Kota Semarang dan masyarakatnya yang telah mempercayakan penyerahan infak kemanusiaan melalui BAZNAS RI. Bantuan ini digunakan untuk membantu proses recovery dan memulihkan kehidupan mereka setelah terkena banjir. “Karena sekarang merupakan musim hujan maka tentunya yang mereka butuhkan adalah tempat tinggal yang layak, sekolah yang layak, jadi insya Allah BAZNAS RI akan segera menyalurkan bantuan ini dan mudah-mudahan apa yang dilakukan BAZNAS RI berkenan dan diterima oleh publik dan akan dilaporkan kepada BAZNAS Kota Semarang,” ujar Arifin. Lebih lanjut Arifin mengatakan, BAZNAS selalu hadir dan membantu dalam setiap terjadi bencana. Yang terbaru kata dia, jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan juga tidak luput dari BAZNAS Tanggap Bencana yang langsung ke lokasi untuk membantu mencari para korban. Selain itu, setiap kali terjadi bencana akan selalu muncul mustahik-mustahik baru, sehingga Arifin berharap semakin banyak muzaki yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat dukungan logistik, mempermudah pemulihan, dan membantu meringankan beban mereka yang terdampak bencana. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui BAZNAS RI untuk disalurkan kepada para korban. "Alhamdulillah hari ini sesuai dengan akad para muzaki yang memberikan sumbangan kepada BAZNAS Kota Semarang untuk kita berikan kepada BAZNAS RI dan ini adalah tahap pertama Rp300 juta. Insya Allah nanti akan ada tahap kedua dan tahap berikutnya,” kata Arnaz. Arnaz berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta memberikan semangat bagi mereka untuk bisa bangkit dan pulih. “Harapan kami tentunya bisa sangat meringankan beban mereka, karena adanya bencana ini ada banyak masyarakat yang kemudian kehilangan lapangan kerja, menjadi miskin, sehingga bantuan ini kami serahkan untuk bisa membangkitkan lagi semangat mereka dalam bentuk mungkin alat kerja atau apapun. Kita percayakan pada BAZNAS RI,” ungkapnya.
20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Pendistribusian

BAZNAS Salurkan 1000 Kg Beras Fitrah untuk Fakir Miskin di Dinas Pendidikan
BAZNAS Salurkan 1000 Kg Beras Fitrah untuk Fakir Miskin di Dinas Pendidikan
Semarang,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan beras fitrah untuk masyarakat yang membutuhkan, yaitu asnaf para fakir miskin yang bekerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Kamis, (20/03). Sebanyak 1000 kilogram beras fitrah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mustahik menjelang menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan penyaluran beras fitrah ini diselenggarakan di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang, dengan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Semarang serta sekretaris Unit Pengumpul Zakat Dinas Pendidikan Kota Semarang. Program ini bertujuan untuk memenuhi kewajiban zakat fitrah sekaligus sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga di lingkungan dinas pendidikan yang masuk dalam kategori fakir miskin. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Asyhar dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan beras fitrah ini merupakan upaya untuk memastikan distribusi zakat sampai kepada yang berhak, terutama kepada mereka yang kurang mampu di sektor pendidikan. “Dengan adanya bantuan beras fitrah ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan pada bulan Ramadhan terlebih menjelang Idul Fitri yang penuh berkah,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang juga mengapresiasi langkah BAZNAS dalam membantu para tenaga pendidik, termasuk guru honorer dan staf lainnya yang berpendapatan rendah. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian BAZNAS Kota Semarang. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, dan semoga dapat memberikan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Riska, sekretaris UPZ Dinas Pendidikan Kota Semarang. Penyaluran 1000 kg beras fitrah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak, serta meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan di bulan yang penuh rahmat ini. #CahayaZakat #BayarZakat #BAZNAS #ZakatFitrah #BerbagiBerkah #Semarang Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke: BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang. Telp: (024) 7643 1420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500BNI Syariah 999223340Bank Syariah Mandiri 05000-800-84BTN Syariah 714-1-00-989-6BCA Syariah 030-9000-008Bank Jateng Syariah 602-1000-316Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2Bank Jateng 1-021-000767BNI 201-457-5855Mandiri 135-0000-5000-80Konfirmasi Donasi ke Whatsapp 082170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
20/03/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 17 Ton Beras untuk Mustahik Sebagai Tanggung Jawab
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 17 Ton Beras untuk Mustahik Sebagai Tanggung Jawab
BAZNAS KOTA SEMARANG- Sebanyak 17 ton beras berhasil didistribusikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang. Total ada 3.700 mustahik yang terdiri atas fakir miskin, guru TPQ, santri pondok pesantren, dan panti asuhan. Beras tersebut juga dibagikan kepada para mustahik lain yang membutuhkan seperti tenaga kebersihan, tukang parkir, dan tukang becak, serta warga miskin, di sekitar Kantor Baznas Kota Semarang. ”Kami mulai distribusi beras kepada para mustahik dari 4 hingga 9 April,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Selasa (9/4). Arnaz menjelaskan, mustahik menerima 5 kg beras yang sebelumnya dihimpun dari pegawai ASN di lingkup Pemkot Semarang serta warga. Tahun ini, jumlah beras yang dikumpulkan sedikit menurun dibanding dengan Ramadhan, di mana berhasil terkumpul 17,1 ton. ”Meski demikian, untuk pengumpulan zakat justru naik drastis dari target Rp 1,7 miliar terealisasi hingga Rp 2 miliar,” jelas Arnaz Agung Andrarasmara. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhammad Asyhar mengungkapkan, mekanisme distribusi beras zakat fitrah dilaksanakan dengan melibatkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat). ”Kami juga menyalurkan secara langsung kepada mustahik fakir miskin yang membutuhkan,” tutur Muhammad Asyhar. Namun demikian, sebagian warga juga diminta untuk mengambil langsung beras di kantor Baznas sesuai jadwal yang ditentukan. ”Hal ini untuk menghindari kerumunan dan aksi berebut serta saling dorong antar warga saat mengambil zakat,” tutur Muhammad Asyhar.
09/04/2024 | Humas
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.000 lansia dhuafa. Ini Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Mereka merupakan anggota jamaah dari 100 majelis taklim se-Kota Semarang.Pemberian santunan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberkahan dan kemajuan Baznas Kota Semarang. Bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang sehingga perolehan zakat, infaq, dan sodaqoh. ''Terus meningkat dari tahun ke tahun serta semakin luas menjangkau para penerima manfaat Baznas,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan maksud dan tujuan acara itu. Ini Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Mereka merupakan anggota jamaah dari 100 majelis taklim se-Kota Semarang. Pemberian santunan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberkahan dan kemajuan Baznas Kota Semarang. Bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang sehingga perolehan zakat, infaq, dan sodaqoh. ''Terus meningkat dari tahun ke tahun serta semakin luas menjangkau para penerima manfaat Baznas,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan maksud dan tujuan acara itu. "Sengaja kami memberikan santunan kepada ibu-ibu dalam peringatan Maulid Nabi dan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Karena pada ibu-ibulah terletak simbol kehormatan dan perjuangan,” lanjut Arnaz. Sementara Plt Wali Kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos berpesan pada ibu-ibu untuk tetap menjadi perempuan hebat dan terus bisa berkontribusi agar Kota Semarang semakin hebat. “Mari kita jaga program-program yang sudah dijalankan Pak Hendi sehingga Kota Semarang yang sekarang ini hebat, menjadi lebih hebat lagi,'' Acara pemberian santunan ini diakhiri dengan mauidhoh hasanah hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Dr KH Mohamad Arja Imroni.
15/10/2022 | humas

Artikel Terbaru

Ketahui! Begini Tata Cara Pembayaran Fidyah dengan Uang
Ketahui! Begini Tata Cara Pembayaran Fidyah dengan Uang
Ramadhan menjadi salah satu bulan yang banyak dinanti umat Islam. Pada bulan penuh keberkahan ini seluruh umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa selama 30 hari lamanya. Namun ada beberapa golongan yang diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa Ramadhan seperti halnya orang hamil. Akan tetapi, ketika golongan orang hamil meninggalkan puasa di tahun sebelumnya diwajibkan untuk membayar fidyah serta mengqodo sesuai waktu puasa yang ditinggalkan. Untuk melakukan pembayaran fidyah dapat berupa uang maupun makanan yang nanti dibagikan kepada fakir miskin. Lantas bagaimana cara melakukan pembayaran fidyah menggunakan uang? Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut, simak selengkapnya pada Artikel ini. Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang muslim ketika tidak mampu menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan karena alasan tertentu, seperti sakit menahun, usia lanjut, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Kewajiban ini dibayarkan dalam bentuk denda yang diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, sebagai pengganti atas hari-hari puasa yang ditinggalkan. Di Semarang, aturan mengenai fidyah telah ditetapkan oleh Baznas Kota Semarang, termasuk besaran nilai pembayaran jika dilakukan menggunakan uang. Tahun ini, Baznas Kota Semarang menetapkan tarif fidyah sebesar Rp30.000 per hari per jiwa. Selain berupa uang, fidyah juga dapat dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok sesuai ketentuan syariah. Untuk masyarakat yang hendak menunaikan fidyah, berikut tata cara pembayaran yang disampaikan oleh Baznas Kota Semarang: 1. Menghitung Jumlah Hari Puasa yang Ditinggalkan Langkah pertama adalah menentukan berapa hari puasa Ramadhan yang tidak ditunaikan. Jumlah hari tersebut menjadi dasar perhitungan besaran fidyah yang harus dibayar. Misalnya, jika seseorang meninggalkan puasa selama lima hari, maka fidyah yang dibayarkan adalah lima kali tarif harian. 2. Meneguhkan Niat Membayar Fidyah Setelah menghitung hari, seseorang dianjurkan untuk berniat secara tulus karena Allah SWT. Niat ini penting sebagai bentuk kesungguhan dalam mengganti kewajiban yang ditinggalkan, tanpa motif lain seperti ingin dipuji atau sekadar memenuhi tuntutan. 3. Membayarkan Fidyah Melalui Pengelola Zakat Pembayaran fidyah dapat dilakukan dengan mendatangi pengelola zakat di masjid-masjid atau kantor Baznas terdekat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui kantor digital Baznas Kota Semarang dengan mengakses laman resmi mereka di bagian pembayaran fidyah. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah dengan memilih jenis dana Fidyah, Anda dapat melakukan pembayaran melalui laman resmi Baznas Kota Semarang. 4. Menyampaikan Jumlah Hari dan Besaran Fidyah Sebelum transaksi dilakukan, warga dianjurkan berkonsultasi dengan petugas untuk memastikan jumlah fidyah yang benar. Penyampaian jumlah hari dan besaran pembayaran akan membantu proses administrasi dan pendistribusian yang tepat sasaran. 5. Membaca Doa dan Menerima Bukti Pembayaran Usai membayar fidyah, petugas akan memberikan bukti pembayaran yang ditandatangani. Biasanya, petugas juga akan membacakan doa agar fidyah yang dibayarkan diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi yang memberi maupun yang menerima. Dengan mengikuti prosedur tersebut, umat muslim dapat menunaikan kewajiban fidyah dengan benar dan sesuai syariat. Baznas menegaskan bahwa pembayaran fidyah merupakan bentuk tanggung jawab bagi mereka yang tidak mampu berpuasa, agar tetap mendapatkan ganjaran dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
13/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Keutamaan Hari Jumat: Hari Istimewa yang Penuh Berkah bagi Umat Muslim
Keutamaan Hari Jumat: Hari Istimewa yang Penuh Berkah bagi Umat Muslim
Hari Jumat merupakan salah satu hari yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Tidak hanya dikenal sebagai hari penguatan keimanan melalui pelaksanaan Salat Jumat, tetapi juga memiliki berbagai keutamaan yang menjadikannya sebagai hari penuh berkah. Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW menegaskan bahwa Jumat adalah hari terbaik yang terbit matahari di atasnya, sehingga umat Muslim dianjurkan untuk mengisinya dengan amalan-amalan kebaikan. Salah satu keutamaan utama hari Jumat adalah momentum untuk memperbanyak doa. Banyak ulama menyebut adanya satu waktu mustajab pada hari Jumat, di mana doa seorang hamba tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu tepatnya, mayoritas menyebutkan bahwa momen tersebut berada di antara waktu asar hingga magrib. Hal ini membuat banyak umat Islam memanfaatkan Jumat sebagai hari untuk memohon ampunan, rezeki, serta kemudahan kehidupan. Selain itu, hari Jumat juga menjadi hari lahirnya sejumlah peristiwa penting dalam sejarah umat manusia. Menurut hadis, Nabi Adam AS diciptakan pada hari Jumat, dimasukkan ke dalam surga pada hari yang sama, dan diturunkan ke bumi juga pada hari Jumat. Keistimewaan ini semakin menegaskan bahwa Jumat memiliki kedudukan spesial dalam rangkaian ciptaan Allah SWT. Umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk penghormatan terhadap hari mulia ini. Beberapa amalan tersebut antara lain membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak salawat kepada Rasulullah SAW, serta mandi dan memakai wangi-wangian sebelum berangkat ke masjid. Selain bernilai ibadah, amalan ini juga mencerminkan bentuk persiapan spiritual seorang Muslim dalam menyambut momen ibadah mingguan. Tidak hanya itu, pelaksanaan Salat Jumat menjadi penanda penting dalam syiar Islam. Khotbah Jumat yang disampaikan sebelum pelaksanaan salat menjadi media penyampaian nasihat, motivasi, dan pembinaan umat. Dengan demikian, Jumat tidak hanya menjadi hari ibadah ritual, tetapi juga hari untuk memperkuat wawasan keislaman dan meningkatkan kualitas diri. Dengan berbagai keutamaan tersebut, hari Jumat menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, serta meningkatkan kualitas spiritual. Kehadiran Jumat setiap pekan seakan menjadi pengingat bahwa Allah SWT selalu memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk kembali kepada kebaikan dan meraih keberkahan hidup.
12/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Keutamaan Sedekah Subuh di Hari Jumat, Amalan Pembuka Rezeki dan Pintu Kebaikan
Keutamaan Sedekah Subuh di Hari Jumat, Amalan Pembuka Rezeki dan Pintu Kebaikan
Sedekah subuh semakin menjadi perhatian banyak umat Muslim karena diyakini membawa limpahan keberkahan, terutama jika dilakukan pada hari Jumat. Dalam tradisi Islam, Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, sehingga setiap amalan baik yang dilakukan di hari ini dipercaya memiliki nilai pahala yang berlipat. Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah sedekah subuh, yaitu sedekah yang dilakukan pada waktu setelah subuh hingga matahari terbit. Keutamaan sedekah subuh di hari Jumat tidak hanya terkait dengan pahala spiritual, tetapi juga manfaat sosial yang sangat besar. Sedekah subuh dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sekaligus upaya membersihkan hati dari sifat kikir. Banyak ulama menyebut bahwa sedekah di awal hari menjadi pembuka pintu rezeki, karena seseorang memulai harinya dengan kebaikan dan doa yang tulus. Secara spiritual, sedekah subuh di hari Jumat dipercaya dapat mengundang malaikat untuk mendoakan kebaikan bagi orang yang bersedekah. Terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa setiap pagi dua malaikat turun, satu mendoakan keberkahan bagi orang yang bersedekah, dan satu lagi mendoakan kebinasaan bagi orang yang enggan memberi. Ketika sedekah ini dilakukan di hari Jumat, momentum tersebut dianggap semakin istimewa karena bersamaan dengan waktu yang penuh doa mustajab. Dari sisi sosial, sedekah subuh memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Banyak yang memanfaatkannya untuk memberikan makanan, berbagi kebutuhan pokok, atau membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Kegiatan ini bukan hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga menghadirkan suasana harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, sedekah subuh di hari Jumat juga membawa dampak psikologis positif. Para pelaku sedekah mengaku merasa lebih tenang, bahagia, dan optimis dalam menjalani hari-hari mereka. Tindakan berbagi ini menjadi bentuk terapi spiritual yang menumbuhkan rasa syukur dan empati. Di era digital seperti sekarang, sedekah subuh semakin mudah dilakukan melalui berbagai platform online. Banyak lembaga dan komunitas kebaikan memfasilitasi masyarakat untuk menyalurkan sedekah secara cepat dan transparan. Hal ini membuat amalan yang dahulu dilakukan secara konvensional kini dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan. Seperti Baznas Kota Semarang, juga menyediakan laman online yang dapat Anda gunakan untuk tunaikan sedekah subuh di hari Jumat. Hanya dengan klik link berikut ini Anda dapat salurkan sedikit rezeki melalui lembaga terpercaya yang akurat dan transparan. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Dengan berbagai keutamaannya, sedekah subuh di hari Jumat menjadi amalan sederhana namun berdampak besar. Tidak hanya membuka pintu rezeki, tetapi juga menguatkan nilai kemanusiaan dan kepedulian. Momentum ini patut dijadikan kebiasaan mingguan bagi setiap Muslim yang ingin memperbaiki diri dan menebar manfaat.
12/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV