WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, pada 09 April 2026 kemarin telah menggelar Forum Grup Discussion (FGD) guna membahas lebih lanjut terkait penyusunan program kegiatan bagi penerima manfaat zakat atau infak Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Kemenag Kota Semarang Bapak H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd. serta Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M. Tidak hanya itu saja, kegiatan FGD yang dilaksanakan di aula Kemenag Kota Semarang ini turut mengundang 60 guru PAI dari beragam sekolah yang ada di Kota Semarang. Dalam kegiatan tersebut membahas lebih lanjut terkait temuan Kemenag yang ada di lapangan yakni terkait masalah baca tulis Al Quran anak didik di Kota Semarang yang masih rendah. Selain itu, pertemuan ini sebagai wadah untuk menghimpun masukan, menyelerasahkan kebutuhan, serta mendiskusikan program yang tepat sasaran untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru PAI di Kota Semarang. Sebelumnya, BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag telah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menggandeng guru Pendidikan Agama Islam (PAI) guna mencari solusi permasalahan yang ada di lapangan itu. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis guna menuntaskan masalah baca tulis al-quran sekaligus pengoptimalan alokasi dana zakat dan infaq guru untuk kemajuan pendidikan Islam di Kota Semarang.***
10/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat dan mematangkan program penerima manfaat zakat serta infak yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Juni 2026, dan menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran dana zakat serta infak dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. FGD tersebut dihadiri oleh sekitar 60 guru agama Islam dari berbagai sekolah di Kota Semarang. Hadir pula Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M. Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai rencana pengembangan program penerima manfaat zakat dan infak. Pembahasan difokuskan pada upaya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan para guru PAI sangat penting dalam mendukung keberhasilan program sosial keagamaan khususnya guna menuntaskan sebagian baca tulis al-quran yang masih tergolong rendah. Menurutnya, guru agama memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan para murid dan lingkungan pendidikan sehingga dapat membantu mengidentifikasi calon penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan. Selain membahas mekanisme penyaluran zakat dan infak, forum ini juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan dari para guru terkait kebutuhan di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, diharapkan program-program BAZNAS Kota Semarang dapat semakin relevan dengan kondisi sosial yang ada. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dan infak harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, masukan dari para guru PAI dinilai sangat berharga untuk mendukung penyempurnaan program yang akan dijalankan ke depan. Melalui kegiatan FGD ini, Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adanya forum tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat di lingkup Kementerian Agama Kota Semarang.***
09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan melalui program Sedekah Jumat. Program ini menjadi salah satu upaya menggerakkan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan di Kota Semarang. Melalui kampanye bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Semarang mengajak warga untuk menyisihkan sebagian rezekinya setiap hari Jumat. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sedekah Jumat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain memberikan manfaat bagi penerima, sedekah juga diyakini mampu mendatangkan keberkahan dan melipatgandakan pahala bagi orang yang menunaikannya. Dalam materi sosialisasinya, BAZNAS Kota Semarang mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hadid ayat 18 yang berbunyi: "Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak." Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan memperoleh balasan berlipat ganda dari Allah SWT. BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui program Sedekah Jumat akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kota Semarang. Program-program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu, bantuan kesehatan, bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan berpartisipasi dalam Sedekah Jumat, masyarakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Semarang. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan sedekah melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang, yaitu: Bank Mandiri Nomor Rekening: 135.0000.5000.80 Kode Bank: 008 Bank BNI Nomor Rekening: 201.457.5855 Kode Bank: 009 Kedua rekening tersebut atas nama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara digital dengan klik link yang ada di bawah ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, lalu ikuti beberapa langkah yang terdapat dalam link tersebut. Setelah melakukan transaksi, donatur dapat mengirimkan bukti pembayaran kepada layanan BAZNAS Kota Semarang untuk proses konfirmasi. Melalui program Sedekah Jumat ini, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sedekah yang terkumpul diharapkan mampu memberikan manfaat luas serta membantu mewujudkan Kota Semarang yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh warganya.***
05/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan. Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan. Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit. Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial. Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan. Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant"> Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya. Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS. “Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan. Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS. Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Alat Kesehatan ke 9 Mustahik
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Alat Kesehatan ke 9 Mustahik
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan sosial berbasis kesehatan melalui program unggulan Semarang Sehat. Program ini menjadi bagian dari panca program utama yang digencarkan lembaga tersebut untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan. Pada penyaluran kali ini, bantuan disalurkan kepada 9 mustahik yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Semarang Utara, Tugu, Gayamsari, dan Semarang Barat. Bantuan berupa kursi roda dan hospital bed, dua jenis alat kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh warga dengan keterbatasan fisik maupun pasien yang tengah menjalani perawatan mandiri di rumah. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB), Bapak Suwarto, yang didampingi oleh staf pengumpulan, Nada Nedia. Keduanya memastikan proses distribusi berlangsung tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi mustahik yang membutuhkan. Kehadiran tim BTB juga menjadi simbol hadirnya layanan cepat dan responsif yang terus dijaga oleh BAZNAS Kota Semarang dalam berbagai kondisi. Para penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Salah seorang mustahik mengungkapkan rasa terima kasihnya karena bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga dalam merawat anggota keluarganya yang sakit. Baginya, alat kesehatan seperti kursi roda dan hospital bed bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral yang memberi harapan baru. Dalam upaya memperluas jangkauan dan memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kebaikan, BAZNAS Kota Semarang kini menyediakan layanan donasi digital. Masyarakat dapat berdonasi dengan mudah melalui tautan resmi berikut: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Melalui layanan ini, siapa pun dapat menyalurkan sedekah hanya dengan beberapa langkah: klik tautan, pilih jenis dana yang ingin disalurkan, dan masukkan nominal donasi. Sistem digital ini memungkinkan proses donasi berlangsung cepat, aman, dan transparan. Setiap rupiah yang disumbangkan bukan hanya menjadi amalan jariyah, tetapi juga membawa dampak besar bagi warga yang hidup dalam keterbatasan. Lewat program-program seperti Semarang Sehat, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses kesehatan layak serta mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dengan dukungan masyarakat dan transparansi penyaluran dana, BAZNAS Kota Semarang terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan—membangun kota yang lebih peduli, sehat, dan berkeadilan sosial.***
21/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Sembako untuk Dapur Umum Korban Banjir Purwoyoso
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Sembako untuk Dapur Umum Korban Banjir Purwoyoso
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menunjukkan komitmen nyata dan kepedulian sosialnya dengan kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui pendistribusian paket sembako yang difokuskan untuk mendukung operasi dapur umum korban banjir, sekaligus membantu pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak. Banjir yang melanda Kelurahan Purwoyoso beberapa waktu lalu telah merendam sejumlah rumah dan fasilitas warga, terutama di wilayah yang termasuk kawasan rendah. Data terakhir menunjukkan bahwa terdapat lima RW yang terdampak banjir, dengan total sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau ±900 jiwa yang merasakan dampaknya. Kondisi ini mendorong BAZNAS Kota Semarang untuk segera mengambil langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang kesulitan akibat bencana tersebut. BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir secara langsung. “Kami hadir bukan hanya memberi bantuan sekali, tetapi memastikan dukungan terus mengalir sampai masyarakat benar-benar pulih. Dapur umum merupakan ujung tombak untuk memastikan warga tetap bisa mendapatkan makanan bergizi setelah bencana, sehingga bantuan sembako ini menjadi sangat penting,” ujarnya. Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, dan kebutuhan pangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi bersama aparatur kelurahan setempat dan relawan dapur umum, agar setiap paket dibagikan tepat sasaran dan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kebutuhan warga terdampak. Salah satu warga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa keberadaan dapur umum dan bantuan sembako sangat membantu keluarga besarnya yang masih berupaya membersihkan rumah setelah banjir. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu mendukung dapur umum di sini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memastikan anak-anak tetap mendapat makanan setiap hari,” katanya dengan haru. Dengan langkah cepat dan penuh empati, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat tetapi juga bergerak di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan secara langsung. BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah. Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka. “Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru. Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah. Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan. BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah. Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Kapan 10 Muharram 1448 H? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Jadwal Puasa Sunnahnya
Kapan 10 Muharram 1448 H? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Jadwal Puasa Sunnahnya
Memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, umat Islam di Indonesia kembali menyambut salah satu bulan yang dimuliakan dalam ajaran Islam. Muharram menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah sekaligus termasuk dalam empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, bulan Muharram juga identik dengan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Salah satu amalan yang paling banyak dilakukan adalah Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Namun pada tahun 2026, terdapat perbedaan penetapan awal Muharram antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU). Perbedaan tersebut membuat jadwal pelaksanaan Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura juga berbeda. Karena itu, warga Semarang yang ingin menjalankan ibadah puasa sunnah di bulan Muharram perlu mengetahui jadwal sesuai dengan pedoman yang dianut masing-masing. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia serta Maklumat Muhammadiyah, 1 Muharram 1448 Hijriah ditetapkan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan dasar tersebut, maka jadwal puasa sunnah Muharram adalah sebagai berikut: - Puasa Tasu'a (9 Muharram 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026 - Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026 Jadwal ini menjadi acuan bagi mayoritas umat Islam yang mengikuti ketetapan pemerintah maupun Muhammadiyah. Sementara itu, Nahdlatul Ulama melalui hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan bahwa hilal tidak terlihat pada 15 Juni 2026. Oleh sebab itu, bulan Zulhijjah disempurnakan menjadi 30 hari atau istikmal. Berdasarkan hasil tersebut, NU menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Dengan demikian, jadwal puasa sunnah versi NU adalah: - Puasa Tasu'a (9 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026 - Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Jumat, 26 Juni 2026 Perbedaan penetapan ini merupakan hal yang lazim terjadi dalam kalender Hijriah karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan, baik melalui hisab maupun rukyat. Keutamaan Puasa Asyura yang Sayang Dilewatkan Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa pada hari tersebut. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa salah satu keutamaan Puasa Asyura adalah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil yang telah dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Selain itu, Puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram juga dianjurkan sebagai bentuk pembeda antara umat Islam dengan kaum Yahudi yang pada masa Rasulullah SAW juga berpuasa pada hari Asyura. Bagi masyarakat Semarang yang ingin memperbanyak ibadah di bulan Muharram, puasa sunnah ini dapat menjadi salah satu amalan yang mudah dilakukan namun memiliki pahala yang besar. Dengan mengetahui jadwal yang tepat sesuai pedoman masing-masing, umat Islam dapat mempersiapkan diri sejak sekarang agar tidak melewatkan momentum ibadah yang hanya datang sekali dalam setahun tersebut. Karena itu, pastikan untuk mencatat tanggal Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura 2026 sesuai versi yang Anda ikuti agar pelaksanaan ibadah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.***
18/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bacaan Niat Puasa 1 hingga 10 Muharram 1448 H Lengkap dengan Artinya
Bacaan Niat Puasa 1 hingga 10 Muharram 1448 H Lengkap dengan Artinya
Umat Islam kini telah memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, salah satu bulan mulia dalam kalender Islam yang memiliki banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Salah satu ibadah yang paling dianjurkan selama bulan ini adalah puasa sunnah Muharram, termasuk Puasa Tasua dan Puasa Asyura yang memiliki keutamaan besar. Bagi warga Semarang dan sekitarnya yang ingin menjalankan ibadah puasa sunnah Muharram, penting untuk mengetahui bacaan niat yang benar agar ibadah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai tuntunan syariat. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa puasa di bulan Muharram merupakan puasa sunnah terbaik setelah puasa wajib di bulan Ramadan. Oleh karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momentum ini untuk memperbanyak ibadah dan meraih pahala. Niat Puasa Muharram Tanggal 1-8 Muharram 1448 H Puasa Muharram dapat dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga seterusnya di bulan Muharram. Namun, para ulama menjelaskan bahwa tidak dianjurkan berpuasa satu bulan penuh karena hal tersebut tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Berikut bacaan niat puasa sunnah Muharram: Latin: Nawaitu shauma asy-syahri al-muharrami sunnatan lill?hi ta'?l?. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah di bulan Muharam karena Allah Ta'ala." Niat Puasa Tasua 9 Muharram Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Puasa ini memiliki nilai istimewa karena menjadi pembeda antara umat Islam dan kaum Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Berikut bacaan niat Puasa Tasua: Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatit Tasu'a lillâhi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasu'a esok hari karena Allah Ta'ala." Niat Puasa Asyura 10 Muharram Sementara itu, Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu keutamaannya adalah dihapuskan dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu, sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah riwayat sahih. Berikut bacaan niat Puasa Asyura: Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatil asyura lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala." Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Muharram? Secara umum, niat puasa sunnah sebaiknya dibaca pada malam hari, yakni sejak setelah Magrib hingga sebelum terbit fajar. Namun karena termasuk puasa sunnah, terdapat keringanan bagi seseorang yang belum sempat berniat pada malam hari. Seseorang masih diperbolehkan berniat setelah terbit fajar hingga sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, maupun aktivitas lain yang membatalkan puasa. Berikut bacaan niat puasa Muharram yang dapat dibaca pada siang hari: Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ada'i sunnati syahri Muharrami lillahi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa pada hari ini untuk menunaikan puasa sunnah bulan Muharam karena Allah Ta'ala." Sedangkan untuk Puasa Tasua maupun Asyura yang diniatkan pada siang hari, bacaannya adalah: Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an ada'i sunnatit Tasu'a awil asyura lillâhi ta'ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasu'a atau Asyura hari ini karena Allah Ta'ala." Meski demikian, sebagian ulama berpendapat bahwa niat yang dilakukan pada siang hari untuk Puasa Tasua dan Asyura tidak menjadikannya sebagai puasa satu hari penuh. Dalam pandangan tersebut, puasa tetap sah namun dihitung sebagai puasa sunnah mutlak. Memasuki bulan Muharram 1448 H, umat Islam di Semarang diharapkan dapat memanfaatkan bulan yang penuh keberkahan ini dengan memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah Muharram, Tasua, dan Asyura sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.***
17/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
4 Amalan Sunnah di Bulan Muharram 1448 H, Lakukan untuk Menambah Keberkahan
4 Amalan Sunnah di Bulan Muharram 1448 H, Lakukan untuk Menambah Keberkahan
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah segera tiba dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memulai lembaran baru yang lebih baik. Bulan Muharram yang menandai awal kalender Hijriah dikenal sebagai salah satu bulan paling mulia dalam Islam, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, datangnya bulan Muharram tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam. Lebih dari itu, momen ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ajaran Islam, Muharram termasuk satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Karena keistimewaan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menghindari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi pahala. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Muharram 1448 Hijriah. 1. Memperbanyak Puasa Sunnah Muharram Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada bulan Muharram adalah menjalankan puasa sunnah. Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai salah satu puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar setelah puasa Ramadan. Puasa Tasu'a yang dilaksanakan pada 9 Muharram dan Puasa Asyura pada 10 Muharram menjadi amalan yang banyak dilakukan umat Islam. Selain mendapatkan pahala, puasa juga menjadi sarana melatih kesabaran, mengendalikan diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Bagi warga Semarang yang memiliki aktivitas padat, puasa sunnah tetap dapat dilakukan dengan menyesuaikan kondisi kesehatan dan pekerjaan masing-masing. 2. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi kepada Sesama Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari memberikan makanan, membantu tetangga yang kesulitan, hingga menyantuni anak yatim. Di Kota Semarang sendiri, banyak kegiatan sosial yang biasanya digelar oleh masjid, komunitas, maupun lembaga kemanusiaan selama bulan Muharram. Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mempererat solidaritas sekaligus menebar manfaat bagi sesama. Selain membantu orang lain, sedekah juga diyakini menjadi jalan untuk membersihkan harta dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan. 3. Memperbanyak Dzikir dan Doa Memasuki tahun baru Hijriah menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak dzikir dan doa. Umat Islam dapat mengisi waktu dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dzikir dan doa tidak hanya memberikan ketenangan batin, tetapi juga membantu memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Banyak umat Muslim memanfaatkan awal tahun Hijriah untuk memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan selama satu tahun ke depan. 4. Membaca dan Mengamalkan Al-Qur'an Muharram juga menjadi waktu yang baik untuk memulai kebiasaan membaca Al-Qur'an secara rutin. Tidak hanya membaca, umat Islam dianjurkan memahami makna ayat-ayat yang dibaca dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk membaca Al-Qur'an dapat menjadi langkah awal menuju perubahan diri yang lebih baik sepanjang tahun. 5. Menjaga Silaturahmi dan Memperbaiki Hubungan Selain memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, bulan Muharram juga menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan menghindari perselisihan merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan seperti Semarang, menjaga komunikasi dengan keluarga, sahabat, maupun tetangga menjadi hal yang penting. Hubungan yang harmonis dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan penuh keberkahan. Muharram 1448 Hijriah menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Dengan memperbanyak ibadah, menjaga hubungan sosial, dan meningkatkan kualitas diri, tahun baru Islam dapat menjadi awal yang penuh keberkahan dan harapan baru.***
17/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV