Berita Terkini
Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap edukasi nilai sosial dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan pembinaan khusus bagi para relawan penerima Beasiswa Produktif (Bespro) angkatan ke-17. Kegiatan ini digelar di kontrakan BAZNAS Kota Semarang, tepatnya di Jalan Srinindito, dan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Puluhan relawan Bespro yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi dari semester IV hingga VIII hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya mendapatkan materi pembinaan, para peserta juga menerima insentif dana pendidikan yang disalurkan oleh BAZNAS secara rutin setiap bulan dalam dua tahap penyaluran. Keberadaan dana ini memberikan dorongan motivasi tambahan sekaligus meringankan beban biaya studi mereka.
Acara pembinaan dibuka dengan sambutan hangat dari panitia pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan materi inti oleh narasumber Bapak Rifa’i. Dalam sesi materi, Bapak Rifa’i menyampaikan pemaparan mendalam tentang kurban bukan semata kewajiban ritual, tetapi sebagai sarana pembelajaran nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan.
“Makna kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang peka terhadap sesama, mampu mengutamakan kepentingan umum, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegas Rifa’i.
Menurut narasumber, memahami hakikat kurban sangat relevan dengan peran relawan Bespro yang kelak diharapkan bisa menjadi agen perubahan di masyarakat. Para penerima beasiswa tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, melainkan juga pembangunan karakter dan jiwa sosial yang kuat untuk menghadapi dinamika kehidupan sosial di masa depan.
Selain pembinaan, penyaluran dana pendidikan menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang secara berkala menerima bantuan dana setiap bulannya untuk mendukung kebutuhan akademik mereka. Proses penyaluran dilakukan dalam dua tahap guna memastikan akurasi data serta keteraturan administrasi, sehingga seluruh relawan yang berhak mendapatkan bantuan bisa menerimanya secara optimal.
Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang sendiri merupakan salah satu program unggulan lembaga zakat yang ditujukan untuk mahasiswa ber-KTP Kota Semarang. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemberdayaan ekonomi mahasiswa serta peningkatan kapasitas relawan untuk berkontribusi positif di masyarakat.
Dengan memasuki angkatan ke-17, program ini terus berkembang dan diapresiasi oleh berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum.
Kegiatan pembinaan seperti yang digelar baru-baru ini diharapkan mampu memperkuat semangat relawan bespro dalam menjalankan perannya, sekaligus menjadi wadah pembelajaran nilai kurban yang esensial dan aplikatif.***
19/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, salah satunya dengan melaksanakan puasa yang dimulai sejak awal bulan Dzulhijjah. Tiga jenis puasa sunnah yang paling dianjurkan pada momen ini adalah puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki nilai keutamaan besar sebagai sarana memperbanyak ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Haji.
Rangkaian puasa sunnah tersebut dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Karena kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan sistem penanggalan yang berbeda, umat Islam perlu memerhatikan konversi tanggal agar dapat melaksanakan puasa tepat waktu.
Untuk itu, jadwal resmi sering kali merujuk pada penetapan pemerintah serta perhitungan organisasi keagamaan.
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara itu, tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H atau hari pelaksanaan wukuf di Arafah diperkirakan bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Adapun Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah 1447 H pada rentang yang sama.
Dengan demikian, puasa sunnah sebelum Idul Adha dapat dilakukan mulai Senin, 18 Mei hingga Selasa, 26 Mei 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya:
Senin, 18 Mei 2026 — 1 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari pertama
Selasa, 19 Mei 2026 — 2 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kedua
Rabu, 20 Mei 2026 — 3 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketiga
Kamis, 21 Mei 2026 — 4 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keempat
Jumat, 22 Mei 2026 — 5 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kelima
Sabtu, 23 Mei 2026 — 6 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keenam
Minggu, 24 Mei 2026 — 7 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketujuh
Senin, 25 Mei 2026 — 8 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Tarwiyah
Selasa, 26 Mei 2026 — 9 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Arafah
Perlu dicatat bahwa penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh pemerintah masih bersifat perkiraan. Tanggal resminya baru akan ditetapkan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Karena itu, umat Islam diimbau mengikuti pengumuman resmi agar pelaksanaan ibadah bisa lebih tepat dan sesuai ketentuan.
Dengan memahami jadwal dan keutamaannya, rangkaian puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 dapat menjadi momentum memperkuat iman serta meraih pahala yang berlipat ganda. Semoga ibadah kita diterima dan membawa keberkahan.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum Iduladha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah.
Lalu, kapan jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan? Berikut informasi lengkap beserta bacaan niat dan keutamaannya.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H dan kalender nasional, berikut jadwal lengkapnya:
Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Iduladha: Rabu, 27 Mei 2026
Tanggal tersebut juga telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”
Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.
Berikut niat puasa Arafah:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”
Dengan mengetahui jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap beserta niat dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk meraih pahala dan keberkahan menjelang Iduladha. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah dan semoga amal ibadah diterima Allah SWT.***
07/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.
Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.
Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.
BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.
Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.
Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***
05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.
“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.
Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.
Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Sembako untuk Dapur Umum Korban Banjir Purwoyoso
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menunjukkan komitmen nyata dan kepedulian sosialnya dengan kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui pendistribusian paket sembako yang difokuskan untuk mendukung operasi dapur umum korban banjir, sekaligus membantu pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Banjir yang melanda Kelurahan Purwoyoso beberapa waktu lalu telah merendam sejumlah rumah dan fasilitas warga, terutama di wilayah yang termasuk kawasan rendah. Data terakhir menunjukkan bahwa terdapat lima RW yang terdampak banjir, dengan total sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau ±900 jiwa yang merasakan dampaknya. Kondisi ini mendorong BAZNAS Kota Semarang untuk segera mengambil langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang kesulitan akibat bencana tersebut.
BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir secara langsung.
“Kami hadir bukan hanya memberi bantuan sekali, tetapi memastikan dukungan terus mengalir sampai masyarakat benar-benar pulih. Dapur umum merupakan ujung tombak untuk memastikan warga tetap bisa mendapatkan makanan bergizi setelah bencana, sehingga bantuan sembako ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, dan kebutuhan pangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi bersama aparatur kelurahan setempat dan relawan dapur umum, agar setiap paket dibagikan tepat sasaran dan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kebutuhan warga terdampak.
Salah satu warga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa keberadaan dapur umum dan bantuan sembako sangat membantu keluarga besarnya yang masih berupaya membersihkan rumah setelah banjir.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu mendukung dapur umum di sini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memastikan anak-anak tetap mendapat makanan setiap hari,” katanya dengan haru.
Dengan langkah cepat dan penuh empati, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat tetapi juga bergerak di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan secara langsung.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka.
“Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru.
Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Wujudkan Mimpi Mustahik Lewat Program Perbaikan RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan hunian layak. Melalui program unggulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lembaga ini kembali berhasil mewujudkan mimpi keluarga kurang mampu untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Program RTLH sendiri merupakan bagian dari panca program yang dicanangkan sebagai upaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Kota Semarang yang hidup dalam kondisi rumah tak memadai. Pada tahun ini, salah satu realisasi program tersebut berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Dua rumah yang telah selesai direnovasi menjadi bukti nyata dari 25 rumah yang berhasil dilakukan perbaikan RTLH oleh BAZNAS Kota Semarang.
Kunjungan langsung dilakukan pada Kamis, 07 Mei 2026 oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi, beserta tim. Dalam kesempatan tersebut, para mustahik penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam.
Ibu Pasiem sebagai salah satu penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasihnya kepada para Munfiq, dan Muzakki yang telah membantu merenovasi rumah miliknya.
"Terima kasih BAZNAS, alhamdulillah, sekarang jadi lebih nyaman, semoga makin berkah rezekinya".
Mereka mengaku terbantu dengan hadirnya rumah yang kini jauh lebih layak dihuni, dan sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan.
Menurut Bapak Wahyudi, program ini bukan hanya soal memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, agar semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan para muzakki.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program sosial ini. Melalui dukungan ZIS, BAZNAS dapat terus bergerak membantu meringankan beban mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk berkontribusi melalui kanal resmi yang telah disediakan.
Untuk mempermudah penyaluran donasi, BAZNAS menyediakan layanan digital yang dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup dengan mengklik tautan tersebut, memilih jenis dana yang ingin disalurkan, kemudian memasukkan nominal donasi, siapa pun kini bisa berbagi kebaikan dengan mudah.
Setiap rupiah yang disalurkan bukan hanya menjadi amal jariyah, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan besar bagi saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan.
Semoga kepedulian yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi para donatur dan memberi harapan baru bagi para mustahik yang menerimanya.***
11/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Keutamaan Puasa Arafah Lengkap dengan Doa dan Cara Mengamalkannya
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam di seluruh dunia kembali mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh keberkahan. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, dua puasa yang memiliki nilai spiritual tinggi dan membawa berbagai keutamaan bagi yang mengamalkannya.
Khususnya, puasa Arafah yang dikerjakan pada 9 Dzulhijjah, menjadi momen istimewa yang diyakini mampu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Secara umum, puasa Arafah diawali dengan membaca niat. Puasa ini berada dalam rentetan amalan sunnah yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah hari-hari yang digambarkan sebagai hari paling mulia dalam setahun.
Sebelum memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, umat Muslim biasanya melaksanakan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, lalu meneruskannya dengan puasa Arafah keesokan harinya.
Niat Puasa Arafah
Berikut bacaan niat puasa Arafah yang dianjurkan:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala
(Aku niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala).
Idealnya, niat dibacakan pada malam hari hingga sebelum fajar. Setelah itu, umat Muslim dapat melanjutkan dengan sahur, salat Subuh, dan menyiapkan diri untuk menjalani puasa hingga waktu berbuka. Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Puasa Arafah memiliki keutamaan besar, dan berikut beberapa di antaranya:
1. Mendapat Ampunan Dosa
Puasa Arafah menjadi kesempatan emas untuk meraih ampunan Allah SWT. Disebutkan bahwa puasa Tarwiyah menghapus dosa satu tahun, sedangkan puasa Arafah menghapus dosa dua tahun: satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya. Selain itu, doa yang dipanjatkan pada hari Arafah juga memiliki peluang besar untuk dikabulkan, karena bertepatan dengan waktu wukuf para jamaah haji di Padang Arafah.
2. Mendapat Pahala Berlimpah
Amalan sunnah yang dilakukan dalam 10 hari pertama Dzulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah dan Arafah, dibalas dengan pahala berlipat ganda.
3. Seperti Puasa Dua Tahun Penuh
Terdapat hadits yang menyebutkan bahwa puasa Tarwiyah seperti puasa setahun penuh, dan puasa Arafah seperti berpuasa selama dua tahun penuh.
4. Berbuat Baik di Hari Istimewa
Karena 10 hari pertama Dzulhijjah adalah hari-hari terbaik dalam setahun, segala amal saleh yang dilakukan di dalamnya memiliki nilai kebaikan yang berlipat ganda.
Cara pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah lainnya:
- Membaca niat puasa Arafah pada malam hari atau sebelum fajar.
- Makan sahur untuk mendapatkan keberkahan dan kekuatan selama berpuasa.
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri.
- Berbuka saat matahari terbenam atau memasuki waktu Magrib.
Puasa Arafah menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keutamaan dan keberkahan. Dengan memahami niat, keutamaan, dan tata caranya, umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut Idul Adha 2026.
Semoga amalan kita diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kehidupan.***
22/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Pelaksanaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat
Menjelang tibanya Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh keberkahan dengan memperbanyak amal ibadah. Dua ibadah sunnah yang paling dianjurkan adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, yang memiliki jadwal pelaksanaan berbeda serta penuh makna spiritual. Keduanya menjadi momen penting yang selalu dinantikan karena menghadirkan limpahan pahala dan keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Pada tahun 2026, puasa Tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah 1447 H, sementara puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah 1447 H, yakni satu hari sebelum Idul Adha. Penamaan Tarwiyah memiliki sejarah panjang yang merujuk pada kebiasaan para jamaah haji di masa lampau.
Saat itu, mereka mengisi persediaan air Zamzam sebagai bekal perjalanan menuju Arafah dan Mina. Air ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk hewan tunggangan mereka sepanjang perjalanan ibadah haji.
Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah termasuk puasa sunnah yang sangat dianjurkan karena keutamaannya yang besar. Adapun bacaan niat puasa Tarwiyah adalah:
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'aalaa.”
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”
Tata cara pelaksanaannya tidak berbeda dengan puasa sunnah lainnya, yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Yang membedakan hanyalah hari pelaksanaannya, yakni secara khusus pada tanggal 8 Zulhijah.
Jika dilaksanakan di luar tanggal tersebut, puasa ini tidak lagi disebut sebagai puasa Tarwiyah.
Puasa Arafah dan Waktu Pelaksanaannya
Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah, bertepatan dengan waktu wukuf bagi jamaah haji di Padang Arafah. Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan luar biasa, termasuk pengampunan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
Momentum puasa Arafah erat kaitannya dengan rukun haji yang paling utama, yaitu wukuf di Arafah. Pada hari tersebut, jamaah haji berkumpul mengenakan pakaian ihram, berdiri di Padang Arafah sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Adapun bacaan niat puasa Arafah adalah:
“Nawaitu shauma ‘arafata sunnatal lillaahi ta'aalaa.”
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah hari Arafah karena Allah Ta'ala.”
Dengan memahami jadwal, tata cara, dan bacaan niat di atas, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya Idul Adha 2026 dengan lebih baik.
Semoga puasa Tarwiyah dan Arafah yang dikerjakan tahun ini menjadi amal terbaik dan membawa keberkahan bagi setiap yang melaksanakannya.***
21/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Ketahui! Ini Keutamaan Sedekah di Bulan Dzulhijjah: Dilipatgandakan Pahala Amal Ibadah
Bulan Dzulhijjah selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain dikenal sebagai bulan pelaksanaan ibadah haji dan kurban, bulan ini juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh, termasuk bersedekah.
Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa amalan kebaikan yang dilakukan pada hari-hari pertama Dzulhijjah memiliki nilai pahala yang sangat besar dan lebih dicintai oleh Allah SWT. Tidak mengherankan bila banyak umat Islam memanfaatkan bulan penuh kemuliaan ini untuk berlomba-lomba menebar kebaikan.
Sedekah sendiri merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, karena memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Ketika dilakukan pada bulan Dzulhijjah, sedekah menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan hari-hari yang diberkahi, termasuk sepuluh hari pertamanya yang disebut sebagai waktu paling utama untuk memperbanyak ibadah.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW menegaskan keutamaan luar biasa dari amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Beliau bersabda, “Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari). Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah, sebagai bagian dari amal saleh, akan mendapatkan ganjaran yang lebih besar jika dilakukan di waktu tersebut.
Allah SWT juga menggambarkan betapa besarnya ganjaran bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan kebaikan. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 disebutkan bahwa sedekah dapat dilipatgandakan hingga ratusan kali, seperti benih yang tumbuh menjadi tujuh bulir dengan seratus biji pada setiap bulirnya.
Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang kita keluarkan tidak akan sia-sia, bahkan akan mendatangkan pahala berlipat yang hanya Allah yang menentukan kadarnya.
Bagi mereka yang belum mampu berkurban, sedekah juga menjadi alternatif ibadah bernilai tinggi pada bulan Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak mampu berkurban, maka hendaklah ia memperbanyak sedekah.” Hal ini menegaskan bahwa setiap Muslim tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pahala besar di bulan mulia ini.
Selain sebagai ibadah, sedekah juga menjadi bentuk syukur atas nikmat Allah SWT. Dalam hadis lain, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, justru akan menambah keberkahan. Sedekah juga dapat menghapus dosa, sebagaimana air memadamkan api, serta memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi pelakunya.
Untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan sedekah, BAZNAS Kota Semarang kini menyediakan layanan sedekah online yang cepat, mudah, dan transparan. Anda dapat langsung menunaikan sedekah melalui laman resmi berikut:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Demikian ulasan mengenai keutamaan sedekah di bulan Dzulhijjah 2026. Semoga menjadi pengingat untuk terus menebar kebaikan di bulan penuh berkah ini.***
20/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS






