Berita Terkini
BAZNAS Kota Semarang Sukses Gelar Penyembelihan DAM Perdana, 99 Jamaah Titip Pembayaran pada Gelombang Pertama
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang sukses menggelar kegiatan penyembelihan hewan DAM gelombang pertama pada 28 Mei 2026. Pelaksanaan penyembelihan ini dilakukan di dua titik, yakni RPH Penggaron Semarang dan Balai Ternak Mulia Farm Mijen, sebagai langkah strategis untuk memastikan proses berjalan efektif, higienis, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Para pimpinan Baznas dan kementrian haji dan umrah juga melakukan pengawasan langsung di dua titik tersebut. RPH Penggaron hadir Wakil Ketua I KH. Labib Abdillah dan Wakil Ketua II Baznas Kota Semarang Hj. Afifah. Sementara di Balai Ternak Mulia Farm hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad bersama Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kota Semarang, H. Mawardi.
Kegiatan penyembelihan DAM ini menjadi momen istimewa bagi BAZNAS Kota Semarang, sebab untuk pertama kalinya melaksanakan amanah sebagaimana dimandatkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026, yang merupakan pedoman baru terkait pilihan pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia. BAZNAS Kota Semarang memiliki peran signifikan dalam membantu para jemaah menjalankan kewajiban mereka secara lebih mudah dan terjamin.
Meski menjadi penyelenggaraan perdana, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 99 orang menitipkan pembayaran DAM ke Baznas Kota Semarang, agar dapat disalurkan secara tepat dan sesuai syariat.
Dalam kegiatan ini Pak Rifai ditunjuk selaku ketua panitia, didukung staf BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipantau dengan ketat mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan ibadah mereka melalui BAZNAS Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembayar DAM yang telah mempercayakan amanah ini. Harapannya, pelaksanaan DAM melalui BAZNAS dapat memberikan kemudahan bagi para jemaah sekaligus memastikan bahwa kewajiban dam terlaksana secara sah, aman, dan sesuai ketentuan.
“Semoga seluruh jemaah yang telah menitipkan DAM memperoleh keberkahan, dimudahkan dalam ibadah, serta meraih predikat haji yang mabrur,” demikian pesan penutup dari Waka I BAZNAS Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan agar gelombang berikutnya berjalan semakin optimal dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat.***
28/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Belum Mampu Membeli Hewan Kurban? Yuk Ikuti Sedekah Daging Kurban di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengajak masyarakat sekitar untuk turut berbagi bersama melalui program sedekah daging kurban yang dilaksanakan menjelang perayaan hari raya Idul Adha 2026.
Pada 27 Mei 2026 mendatang, seluruh umat Islam akan melaksanakan perayaan hari raya Idul Adha, yang mana akan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Namun terkadang belum semua orang mampu untuk membeli hewan kurban di momen penuh keberkahan itu.
Untuk itu, BAZNAS Kota Semarang memberikan peluang kepada para warga sekitar Kota Semarang guna mengikuti sedekah daging kurban dengan cara yang mudah, cepat, dan terpercaya. Cukup mulai dari Rp 300.000 saja, Anda sudah bisa ikut merayakan momen lebaran Idul Adha melalui sedekah daging kurban.
Adapun cara untuk melaksanakan sedekah daging kurban di BAZNAS Kota Semarang, sebagai berikut:
- Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang, atau melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang.
- Apabila sudah berhasil dapat menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai).
Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka.
Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera.
Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Demikian informasi mengenai program sedekah daging kurban yang disediakan BAZNAS Kota Semarang untuk masyarakat sekitar.***
26/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
AUDIT BAZNAS Kota Semarang WTP: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Umat
SEMARANG - Hasil audit Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang oleh KAP dinyatakan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hasil ini merupakan audit laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2025 yang mencakup Laporan Perubahan Dana, Laporan Perubahan Aset Kelolaan, serta Laporan Arus Kas. Capaian ini merupakan komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mengelola keuangan zakat, infaq, sadaqah dari masyarakat agar dikelola secara akurat sesuai regulasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan yang dibuktikan melalui laporan keuangannya.
Oleh auditor independen, disebutkan bahwa penyusunan laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang telah sesuai Standar Akuntansi Keuangan Syariah yang berlaku di Indonesia. Penilaian ini mengacu pada standar audit yang ditetapkan oleh Institusi Akuntansi Publik Indonesia, sehingga hasilnya memiliki legitimasi profesional dan dapat dipercaya. Auditor menyimpulkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang tersaji secara wajar dalam semua hal yang material, baik terkait posisi keuangan hingga kinerja selama periode 2025.
Pencapaian opini WTP ini tidak lepas dari dedikasi seluruh jajaran amil, mulai dari pimpinan hingga pelaksana di lapangan. Mereka bekerja keras memastikan setiap proses pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, dua nilai utama yang selalu dijunjung tinggi oleh BAZNAS Kota Semarang. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa lembaga tersebut menjaga amanah umat dengan sangat serius.
BAZNAS Kota Semarang berharap capaian ini semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa setiap rupiah yang dititipkan benar-benar dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima. Dengan pengelolaan yang tepat, dana ZIS dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan di Kota Semarang.
Selain menjadi bentuk pertanggungjawaban publik, hasil audit ini juga menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ke depannya, lembaga ini berkomitmen mengembangkan inovasi dalam pengumpulan dan penyaluran dana agar manfaat ZIS dapat dirasakan lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan lebih menyentuh berbagai lapisan mustahik.
Masyarakat Kota Semarang pun diajak untuk terus memberikan dukungan terhadap program-program BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang, masyarakat turut berperan dalam memperkuat ekosistem kesejahteraan sosial di daerah. Kepercayaan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program-program kemanusiaan yang dijalankan.***
20/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.
Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.
Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.
BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.
Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.
Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***
05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.
“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.
Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.
Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Sembako untuk Dapur Umum Korban Banjir Purwoyoso
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menunjukkan komitmen nyata dan kepedulian sosialnya dengan kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui pendistribusian paket sembako yang difokuskan untuk mendukung operasi dapur umum korban banjir, sekaligus membantu pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Banjir yang melanda Kelurahan Purwoyoso beberapa waktu lalu telah merendam sejumlah rumah dan fasilitas warga, terutama di wilayah yang termasuk kawasan rendah. Data terakhir menunjukkan bahwa terdapat lima RW yang terdampak banjir, dengan total sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau ±900 jiwa yang merasakan dampaknya. Kondisi ini mendorong BAZNAS Kota Semarang untuk segera mengambil langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang kesulitan akibat bencana tersebut.
BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir secara langsung.
“Kami hadir bukan hanya memberi bantuan sekali, tetapi memastikan dukungan terus mengalir sampai masyarakat benar-benar pulih. Dapur umum merupakan ujung tombak untuk memastikan warga tetap bisa mendapatkan makanan bergizi setelah bencana, sehingga bantuan sembako ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, dan kebutuhan pangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi bersama aparatur kelurahan setempat dan relawan dapur umum, agar setiap paket dibagikan tepat sasaran dan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kebutuhan warga terdampak.
Salah satu warga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa keberadaan dapur umum dan bantuan sembako sangat membantu keluarga besarnya yang masih berupaya membersihkan rumah setelah banjir.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu mendukung dapur umum di sini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memastikan anak-anak tetap mendapat makanan setiap hari,” katanya dengan haru.
Dengan langkah cepat dan penuh empati, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat tetapi juga bergerak di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan secara langsung.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka.
“Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru.
Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Wujudkan Mimpi Mustahik Lewat Program Perbaikan RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan hunian layak. Melalui program unggulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lembaga ini kembali berhasil mewujudkan mimpi keluarga kurang mampu untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Program RTLH sendiri merupakan bagian dari panca program yang dicanangkan sebagai upaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Kota Semarang yang hidup dalam kondisi rumah tak memadai. Pada tahun ini, salah satu realisasi program tersebut berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Dua rumah yang telah selesai direnovasi menjadi bukti nyata dari 25 rumah yang berhasil dilakukan perbaikan RTLH oleh BAZNAS Kota Semarang.
Kunjungan langsung dilakukan pada Kamis, 07 Mei 2026 oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi, beserta tim. Dalam kesempatan tersebut, para mustahik penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam.
Ibu Pasiem sebagai salah satu penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasihnya kepada para Munfiq, dan Muzakki yang telah membantu merenovasi rumah miliknya.
"Terima kasih BAZNAS, alhamdulillah, sekarang jadi lebih nyaman, semoga makin berkah rezekinya".
Mereka mengaku terbantu dengan hadirnya rumah yang kini jauh lebih layak dihuni, dan sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan.
Menurut Bapak Wahyudi, program ini bukan hanya soal memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, agar semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan para muzakki.
Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program sosial ini. Melalui dukungan ZIS, BAZNAS dapat terus bergerak membantu meringankan beban mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk berkontribusi melalui kanal resmi yang telah disediakan.
Untuk mempermudah penyaluran donasi, BAZNAS menyediakan layanan digital yang dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup dengan mengklik tautan tersebut, memilih jenis dana yang ingin disalurkan, kemudian memasukkan nominal donasi, siapa pun kini bisa berbagi kebaikan dengan mudah.
Setiap rupiah yang disalurkan bukan hanya menjadi amal jariyah, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan besar bagi saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan.
Semoga kepedulian yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi para donatur dan memberi harapan baru bagi para mustahik yang menerimanya.***
11/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Kenapa Bulan Muharram Sering disebut Lebaran Anak Yatim? Ini Penjelasan Lengkapnya
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain dikenal sebagai bulan pertama dalam penanggalan Islam, Muharram juga kerap disebut sebagai "Lebaran Anak Yatim". Sebutan ini sudah sangat populer di Indonesia dan identik dengan berbagai kegiatan santunan bagi anak-anak yatim.
Lantas, mengapa Muharram disebut Lebaran Anak Yatim?
Istilah tersebut berakar dari tradisi yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura. Dalam sejarah Islam, Hari Asyura merupakan hari yang penuh berkah dan memiliki banyak peristiwa penting, salah satunya keselamatan Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW pun menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan pada hari tersebut.
Tradisi menyantuni anak yatim di Indonesia pada 10 Muharram telah berlangsung turun-temurun. Suasana penuh kebersamaan dan kebahagiaan yang tercipta dalam kegiatan santunan membuat Muharram sering disebut sebagai Lebaran Anak Yatim. Meskipun bukan hari raya resmi seperti Idulfitri atau Iduladha, momen ini menjadi waktu istimewa untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sangat menyayangi anak yatim. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, beliau bersabda bahwa orang yang memelihara dan mengurus anak yatim akan berada dekat dengannya di surga. Karena itu, perhatian terhadap anak yatim menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Selain memberikan santunan berupa uang atau kebutuhan pokok, umat Islam juga dianjurkan menunjukkan kasih sayang kepada anak yatim. Dalam beberapa kitab ulama disebutkan bahwa mengusap kepala anak yatim merupakan amalan yang memiliki pahala besar dan menjadi bentuk kepedulian yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Berbagai daerah, masjid, yayasan, hingga komunitas sosial biasanya menggelar kegiatan santunan massal selama Muharram. Acara tersebut sering diisi dengan doa bersama, pemberian bantuan pendidikan, perlengkapan sekolah, hingga kegiatan hiburan yang bertujuan membahagiakan anak-anak yatim.
Selain santunan, amalan lain yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa Asyura, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, serta mempererat silaturahmi. Semua amalan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menumbuhkan rasa empati kepada sesama.
Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim sejatinya mengandung pesan mendalam tentang kasih sayang, kepedulian sosial, dan rasa syukur. Melalui momentum ini, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan, memperkuat solidaritas, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam mencintai serta memuliakan anak yatim.
Apabila Anda ingin ikut serta melakukan santunan anak yatim dan bingung ingin di salurkan melalui mana, BAZNAS Kota Semarang membuka peluang bagi Anda dengan cara mudah dan cepat. Yakni cukup melalui link berikut ini https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah kemudian isi nominal sesuai dengan yang ingin Anda santunkan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak mengenai Muharram menjadi bulan lebarannya anak yatim.***
03/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berapa Hari Lagi Tahun Baru Islam 2026? Simak Jadwal 1 Muharram 1448 Hijriah dan Libur Nasionalnya
Umat Islam di seluruh dunia saat ini telah memasuki bulan Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Setelah berakhirnya bulan yang identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha tersebut, umat Muslim akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Momen ini menjadi penanda dimulainya tahun baru dalam kalender Islam yang digunakan oleh umat Muslim di berbagai negara.
Jika dihitung mulai Senin, 1 Juni 2026, maka masih tersisa 15 hari lagi menuju Tahun Baru Islam 2026. Dengan demikian, umat Islam memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menyambut pergantian tahun Hijriah yang penuh makna tersebut.
Perlu diketahui bahwa sistem kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi. Dalam kalender Islam, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam atau memasuki waktu Magrib. Oleh karena itu, pergantian tahun dari 1447 Hijriah ke 1448 Hijriah sebenarnya dimulai pada Senin, 15 Juni 2026 saat waktu Magrib tiba.
Tradisi menyambut Tahun Baru Islam biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti doa bersama, pengajian, refleksi diri, hingga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kabar baik bagi masyarakat Indonesia, pemerintah telah menetapkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai salah satu hari libur nasional pada tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, peringatan Tahun Baru Islam pada 16 Juni 2026 tidak disertai dengan cuti bersama. Artinya, masyarakat hanya mendapatkan satu hari libur nasional yang jatuh pada hari Selasa tanpa tambahan hari libur sebelum maupun sesudah tanggal tersebut.
Meski demikian, momen Tahun Baru Islam tetap menjadi kesempatan berharga bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta menyusun resolusi spiritual untuk menjalani tahun Hijriah yang baru dengan lebih baik.
Dengan semakin dekatnya 1 Muharram 1448 Hijriah, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan momentum ini sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama.***
02/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bagaimana Hukum Menggabungkan Satu Hewan untuk Kurban dan Akikah? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini
Menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha, berbagai pertanyaan seputar ibadah kurban mulai banyak dibahas oleh umat Islam. Salah satu yang sering muncul adalah mengenai hukum menggabungkan kurban dan akikah dalam satu hewan. Mengingat kedua ibadah ini sama-sama melibatkan penyembelihan hewan, sebagian orang bertanya-tanya apakah keduanya boleh dilakukan sekaligus agar lebih praktis.
Untuk memahami hal ini secara jelas, berikut penjelasan lengkap menurut pandangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dua organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Pada dasarnya, ibadah kurban dilakukan pada tanggal 10 hingga 13 Zulhijah setelah selesainya salat Idul Adha. Ibadah ini menjadi bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Sementara itu, akikah merupakan penyembelihan hewan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak.
Akikah biasanya dilakukan pada hari ketujuh setelah bayi lahir, dengan ketentuan dua kambing untuk anak laki-laki dan satu kambing untuk anak perempuan.
Pertanyaan muncul ketika seseorang yang belum diaqiqahkan pada masa kecil ingin melaksanakan akikah dan kurban sekaligus menggunakan satu hewan. Apakah hal tersebut diperbolehkan?
Pandangan NU
Pandangan ulama dalam mazhab Syafi’i memang tidak tunggal mengenai hal ini. Menurut Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, seseorang yang menyatukan niat kurban dan akikah hanya akan mendapatkan satu pahala saja. Dengan kata lain, penyatuan niat keduanya tidak dapat menggugurkan dua ibadah sekaligus.
Namun berbeda dengan itu, Imam Romli berpendapat bahwa seseorang yang belum diaqiqahkan oleh orang tuanya diperbolehkan menyatakan dua niat sekaligus—yaitu kurban dan akikah—pada satu hewan. Melalui niat tersebut, orang tersebut dapat memperoleh pahala dari dua ibadah tersebut sekaligus.
Penjelasan ini sering menjadi rujukan bagi sebagian umat Islam yang ingin melaksanakan keduanya dalam satu waktu.
Pandangan Muhammadiyah
Berbeda dengan NU, Muhammadiyah memberikan penjelasan yang lebih tegas. Dalam pandangan Muhammadiyah, akikah merupakan sunah muakkad yang menjadi kewajiban orang tua, bukan anak. Waktu pelaksanaan akikah pun dibatasi maksimal hari ketujuh setelah kelahiran. Karena itu, menurut Muhammadiyah, seseorang yang sudah dewasa tidak perlu melakukan akikah untuk dirinya sendiri.
Jika seseorang ingin melakukan akikah di usia dewasa dan waktunya bertepatan dengan Idul Adha, Muhammadiyah menyarankan agar hal tersebut dialihkan menjadi ibadah kurban. Kendati boleh dilakukan bersamaan pada hari yang sama, niat akikah dan kurban tidak boleh digabungkan pada satu hewan, karena keduanya memiliki ketentuan yang berbeda dan tidak ada dalil yang membenarkan penyatuan niat tersebut.
Dengan memahami dua pandangan ini, umat Islam bisa lebih bijak menentukan pilihan ibadahnya. Baik menurut NU maupun Muhammadiyah, kurban dan akikah sama-sama merupakan amalan yang membawa kebaikan besar.
Tinggal menyesuaikan dengan keyakinan dan panduan yang diyakini agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih tenang dan penuh keikhlasan.***
26/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS






