WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Raih Juara Umum, BAZNAS Kota Semarang Beri Apresiasi kepada Santri Pon Pes Ashabul Kahfi
Raih Juara Umum, BAZNAS Kota Semarang Beri Apresiasi kepada Santri Pon Pes Ashabul Kahfi
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ashabul Kahfi atas keberhasilannya meraih Juara Umum pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 di Malang, Jawa Timur. Penyerahan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua III Baznas Kota Semarang, H. Nur Fuad dalam kegiatan apel pagi di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Senin (12/10/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas prestasi para santri yang telah mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional. Dalam ajang PPSN VI yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang, Menurut Kasi Pontren Kemenag Kota Semarang, H. Tantowi, Ponpes Ashabul Kahfi mewakili Provinsi Jawa Tengah dengan mengirimkan delapan santri putra, delapan santri putri, dan dua pendamping. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan peserta dari 25 provinsi di Indonesia. Para santri Ashabul Kahfi berhasil menorehkan sejumlah prestasi, yakni Juara 1 Teknologi Tepat Guna Putra, Juara 3 Kuliner Nusantara bersama PP Ta'mirul Muslimin Solo, serta Juara Harapan 2 Yel-Yel Putra bersama PP Yanbu' Kudus dan PP Ta'mirul Muslimin Solo. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa santri memiliki potensi besar untuk berprestasi dan bersaing di tingkat nasional, termasuk melalui kegiatan kepramukaan yang mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan kerja sama. Melalui pemberian uang pembinaan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap para santri semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, serta menumbuhkan semangat kemandirian dan kebersamaan. BAZNAS Kota Semarang juga terus mendorong dukungan terhadap pengembangan generasi muda, khususnya kalangan santri, agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Prestasi Ponpes Ashabul Kahfi dalam PPSN VI 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi secara sehat, dan membawa nama baik daerah di berbagai ajang nasional.***
12/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Buka Pendaftaran Calon Penerima Bespro Angkatan 18, Cek Syarat Lengkapnya!
BAZNAS Kota Semarang Buka Pendaftaran Calon Penerima Bespro Angkatan 18, Cek Syarat Lengkapnya!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang saat ini telah membuka kembali rekrutmen calon penerima beasiswa produktif (bespro) angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa khusus Kota Semarang. Beasiswa Produktif ini merupakan salah satu program Semarang Cerdas dari BAZNAS Kota Semarang yang memberikan pemberdayaan dan beasiswa bagi mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kota Semarang. Program tersebut ditujukan kepada mahasiswa yang memiliki pemahaman agama yang baik, berprestasi, serta siap berpartisipasi aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang. Akan tetapi, beasiswa produktif ini berbeda seperti beasiswa pada umumnya. Terdapat syarat khusus untuk mendaftar beasiswa tersebut yakni bagi mahasiswa yang ber-KTP dan Kartu Keluarga Kota Semarang. Tidak hanya itu, yang dapat mendaftar pada beasiswa produktif ini adalah mahasiswa aktif minimal semester 3 dengan minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,0 serta melengkapi beberapa berkas lainnya seperti: - Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat - Melampirkan surat keterangan dari kampus bahwa sedang tidak menerima beasiswa dari instansi lain - Foto copy Kartu Tanda Mahasiswa - Foto copy KHS semester terakhir yang sudah dilegalisir - Foto berwarna 3x4 beralmamater sebanyak 3 lembar - Membuat surat pernyataan kesanggupan untuk aktif di BAZNAS Kota Semarang dengan bermaterai Rp10.000 (surat terlampir) - Mengisi form pendaftaran https://bit.ly/pendaftaranbespro2027 - Kelengkapan form pendaftaran melalui: https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan Nantinya, semua berkas dikumpulkan dalam map berwarna merah bagi kelompok putra, dan map berwarna kuning bagi kelompok putri. Pendaftaran beasiswa produktif ini berlangsung mulai tanggal 05 - 24 Oktober 2026. Agar tidak ketinggalan informasi lebih lengkapnya Anda dapat pantau melalui Instagram @baznaskotasemarang. Yuk bergabung menjadi salah satu bagian dari BAZNAS Kota Semarang. Jangan sampai kelewatan!***
06/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Dorong Kemandirian Ekonomi Madrasah: BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bangun IGRAMART
Dorong Kemandirian Ekonomi Madrasah: BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bangun IGRAMART
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang membangun IGRAMART di PAUD Al Muna. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pendapatan Raudhatul Athfal (RA) sekaligus mendorong kemandirian ekonomi madrasah. Peresmian IGRAMART dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta perwakilan BAZNAS Kota Semarang, yakni Kepala Pelaksana H. Moh. Asyhar, S.Sos.I., yang didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan Moh. Rifa’i, S.H. Program IGRAMART mendapat sambutan positif dari pihak penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana usaha yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi RA dan mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan. Salah satu pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang serta UPZ Kemenag Kota Semarang atas dukungan yang diberikan. “Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung peningkatan pendapatan RA,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit turut meresmikan IGRAMART. Peresmian dilakukan secara simbolis dengan pembacaan basmalah. “Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, dengan bersama dibuka,” ujar H. Muhtasit saat meresmikan IGRAMART. Dengan hadirnya IGRAMART, BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai unit usaha. Selain membantu meningkatkan pendapatan RA, keberadaan IGRAMART diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi lembaga pendidikan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima program. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag Kota Semarang ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk mendukung pemberdayaan lembaga pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.***
25/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Gerakan Cinta ZIS di Lingkup Disdik Kota Semarang: Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Hadir Ingatkan Kewajiban Berzakat
Gerakan Cinta ZIS di Lingkup Disdik Kota Semarang: Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Hadir Ingatkan Kewajiban Berzakat
Gerakan Cinta Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus digencarkan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Kali ini, sosialisasi menyasar para ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat. Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., serta sejumlah staf BAZNAS Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Waka 1 BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Semarang telah disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya menyasar siswa-siswi dari keluarga kurang mampu melalui bantuan biaya pendidikan dan seragam sekolah. Menurutnya, penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dikelola melalui lembaga resmi. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. Melalui kegiatan Gerakan Cinta ZIS ini, BAZNAS Kota Semarang juga mengajak para ASN dan P3K di lingkungan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Gerakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah, bahwa ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Semarang terus mendorong agar pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Semarang. Salah satunya melalui program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.***

13-08-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional. Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah. Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah. Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal. Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026). Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif. "Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 12 Mustahik
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 12 Mustahik
Upaya mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Melalui Program Semarang Makmur, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan pemberdayaan dan modal usaha senilai Rp40 juta kepada 12 mustahik yang memiliki semangat mengembangkan usaha mandiri. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat BAZNAS Kota Semarang pada Senin, 27 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Afifah, S.Pd, Kepala Bagian Pendayagunaan Bapak Rifa'i, serta staf amil bidang pendayagunaan, Ana Falihah. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Ibu Hj. Afifah, S.Pd mengajak seluruh penerima bantuan untuk memiliki pemahaman yang tepat mengenai peran BAZNAS. Menurutnya, BAZNAS bukan sekadar lembaga tempat mengajukan bantuan, melainkan lembaga yang menghimpun amanah zakat masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak. Ia juga berpesan agar para penerima manfaat turut menjadi bagian dari upaya menyebarkan semangat berbagi. Ketika kondisi ekonomi mereka telah membaik, mereka diharapkan dapat mengajak orang-orang di sekitarnya yang telah mampu secara finansial untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Semarang. "Apabila nanti kondisi ekonomi sudah lebih baik, mari bersama-sama mengajak masyarakat yang telah mampu untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Dengan begitu, manfaat zakat akan terus berputar dan membantu lebih banyak warga yang membutuhkan," pesannya. Bantuan modal usaha yang diberikan kali ini akan dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha produktif, mulai dari usaha aneka makanan, toko kelontong, bengkel, hingga usaha mikro lainnya yang telah diajukan oleh para mustahik. Melalui bantuan tersebut, para penerima diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas peluang memperoleh penghasilan, serta mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih mandiri. Program pemberdayaan ekonomi seperti ini juga menjadi salah satu strategi BAZNAS Kota Semarang untuk mengubah status mustahik menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi. Bahkan dalam jangka panjang, penerima manfaat diharapkan dapat berkembang menjadi munfik maupun muzakki, sehingga mampu ikut berkontribusi membantu masyarakat lainnya melalui zakat dan sedekah. Bagi masyarakat Kota Semarang, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa dana zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang mampu menciptakan lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga. BAZNAS Kota Semarang pun terus mengajak masyarakat yang telah memiliki kemampuan finansial untuk menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. Selain datang langsung ke kantor BAZNAS Kota Semarang, masyarakat juga dapat menyalurkan sedekah secara digital melalui layanan resmi BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Kemudahan layanan ini diharapkan semakin mendorong partisipasi masyarakat dalam memperkuat gerakan kepedulian sosial serta mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi yang menyasar warga kurang mampu di Kota Semarang. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menunaikan zakat dan sedekah melalui lembaga resmi, semakin besar pula peluang lahirnya pelaku-pelaku usaha baru dari kalangan mustahik yang mampu bangkit, mandiri, dan pada akhirnya menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat Kota Semarang.***
28/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan konsumtif melalui Program Semarang Takwa kepada 10 penerima manfaat pada Kamis (23/7/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp66.600.000 untuk mendukung sarana dakwah, stimulan musala, masjid, serta lembaga sosial di Kota Semarang. Penyaluran bantuan berlangsung dengan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Afifah, S.Pd, bersama Kepala Bagian Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam membantu masyarakat dan memperkuat kegiatan keagamaan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam sambutannya, Hj. Afifah menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran. "Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan para penerima, sekaligus mendukung kegiatan dakwah dan pelayanan sosial di Kota Semarang," ujarnya. Salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan dari BAZNAS Kota Semarang sangat membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan. BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih aman, transparan, dan tepat sasaran. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS secara online melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui program Semarang Takwa kepada 18 penerima manfaat sebagai upaya mendukung kegiatan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang. Penyaluran bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk stimulan untuk masjid dan musholla, bantuan bagi lembaga sosial dan yayasan, serta sarana prasarana dakwah berupa sound system. Kegiatan pentasyarufan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd, didampingi Kepala Bidang Pendistribusian, Wahyudi. Hj. Afifah menyampaikan bahwa program Semarang Takwa merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung penguatan kegiatan keagamaan, dakwah, dan pelayanan umat di berbagai wilayah Kota Semarang. “Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial keagamaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Dalam penyaluran kali ini, bantuan Semarang Takwa dibagi ke dalam tiga kategori. Pertama, bantuan stimulan untuk masjid dan musholla yang diberikan kepada 9 penerima manfaat. Kedua, bantuan stimulan untuk lembaga sosial dan yayasan yang disalurkan kepada 3 penerima manfaat. Ketiga, bantuan sarana prasarana dakwah atau sound system yang diberikan kepada 7 penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan dalam program tersebut mencapai Rp63.200.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memperkuat fasilitas penunjang kegiatan ibadah dan dakwah, sekaligus mendorong pemberdayaan lembaga keagamaan di Kota Semarang. Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam menunjang kegiatan dakwah dan pemberdayaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Melalui program Semarang Takwa, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam mendukung sarana ibadah, aktivitas dakwah, dan penguatan lembaga keagamaan di ibu kota Jawa Tengah. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
25/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Rutinitas Hari Jumat Rasulullah: Amalan Sunnah Pembuka Pintu Rezeki
Rutinitas Hari Jumat Rasulullah: Amalan Sunnah Pembuka Pintu Rezeki
Hari Jumat merupakan hari istimewa bagi umat Islam. Selain menjadi waktu untuk melaksanakan salat Jumat bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat, hari ini juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak ibadah, berdoa, dan memohon keberkahan rezeki kepada Allah SWT. Ada sejumlah amalan sunnah yang dapat dilakukan pada hari Jumat dengan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Amalan ini bukan jaminan memperoleh kekayaan secara instan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengharapkan keberkahan dalam kehidupan. Berikut beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan pada hari Jumat. 1. Memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW Umat Islam dianjurkan memperbanyak selawat pada hari Jumat. Amalan ini merupakan bentuk cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus ibadah yang mendatangkan pahala. 2. Membaca Surah Al-Kahfi Membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat merupakan amalan yang banyak dianjurkan dalam tradisi Islam. Umat Muslim dapat membacanya sejak Kamis petang hingga Jumat petang. 3. Memperbanyak doa Hari Jumat memiliki waktu yang istimewa untuk berdoa. Rasulullah SAW menyebutkan adanya waktu pada hari Jumat ketika doa seorang Muslim yang memohon kebaikan kepada Allah berpeluang dikabulkan. Karena itu, manfaatkan waktu tersebut untuk memohon rezeki yang halal, kesehatan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan. 4. Bersedekah kepada yang membutuhkan Sedekah merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Berbagi kepada fakir miskin, membantu tetangga, atau menyisihkan sebagian penghasilan untuk orang yang membutuhkan dapat menjadi bentuk ikhtiar mencari keberkahan rezeki. Sedekah tidak harus dalam jumlah besar. Hal terpenting adalah keikhlasan dan kemampuan untuk melakukannya tanpa mengabaikan kebutuhan pokok maupun tanggungan keluarga. 5. Menjaga salat dan memperbanyak istigfar Menjaga salat wajib merupakan kewajiban utama seorang Muslim. Selain itu, memperbanyak istigfar dapat menjadi bentuk pertobatan dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur'an surah Nuh ayat 10–12, terdapat penjelasan mengenai istigfar serta karunia Allah berupa hujan, harta, dan keturunan. Ayat tersebut mengingatkan umat Islam untuk senantiasa memohon ampunan kepada Allah. 6. Bekerja dengan jujur dan mencari rezeki halal Ikhtiar memperoleh rezeki tidak hanya dilakukan melalui doa dan ibadah, tetapi juga dengan bekerja secara sungguh-sungguh, menjaga kejujuran, dan menghindari cara-cara yang dilarang agama. Dengan demikian, amalan hari Jumat dapat menjadi pengingat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Pada akhirnya, rezeki tidak selalu berbentuk uang atau harta. Kesehatan, keluarga yang harmonis, hati yang tenang, pekerjaan yang bermanfaat, dan waktu yang berkah juga merupakan karunia yang patut disyukuri.***
09/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tidak Harus Uang, Ini 5 Bentuk Sedekah Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Tidak Harus Uang, Ini 5 Bentuk Sedekah Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Sedekah tidak selalu harus berupa uang. Dalam Islam, ada banyak bentuk kebaikan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari, mulai dari memberikan senyuman hingga membantu pekerjaan rumah. Bagi umat Muslim, sedekah menjadi salah satu cara untuk berbagi manfaat kepada sesama. Amalan ini juga bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa harus menunggu memiliki rezeki berlebih. Di tengah kesibukan sehari-hari, ada sejumlah tindakan kecil yang sering dianggap sepele, tetapi memiliki nilai kebaikan. Berikut lima bentuk sedekah selain uang yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Memberikan Senyuman Memberikan senyuman tulus kepada orang lain merupakan salah satu bentuk sedekah yang mudah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda bahwa senyuman kepada saudara termasuk sedekah. Senyuman dapat menjadi bentuk perhatian sederhana yang membuat orang lain merasa dihargai. Kebiasaan ini juga bisa membantu membangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga, teman, maupun orang di lingkungan sekitar. 2. Mengucapkan Kata-Kata Baik Ucapan yang baik juga termasuk sedekah. Memberikan semangat, mengucapkan terima kasih, menyampaikan salam, atau menenangkan orang yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bentuk kebaikan yang bisa dilakukan tanpa biaya. Sebaliknya, umat Muslim juga perlu menjaga ucapan agar tidak menyakiti atau merendahkan orang lain. Dengan membiasakan perkataan yang baik, hubungan sosial dapat terjaga dengan lebih harmonis. 3. Menyingkirkan Gangguan dari Jalan Memindahkan batu, duri, atau benda berbahaya dari jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan orang lain. Dalam ajaran Islam, menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk bagian dari iman. Tindakan sederhana ini dapat membantu mencegah kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman. Meski terlihat kecil, manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang. 4. Membantu Pekerjaan Rumah Sedekah juga dapat dilakukan melalui bantuan kepada anggota keluarga. Misalnya, menyapu rumah, mencuci piring, menyiapkan makanan, atau membantu orang tua menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Jika dilakukan dengan niat yang baik, tindakan tersebut menjadi bentuk kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain. Selain meringankan beban keluarga, kebiasaan saling membantu juga dapat mempererat hubungan antaranggota keluarga. 5. Membagikan Ilmu yang Bermanfaat Berbagi ilmu merupakan bentuk kebaikan yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Ilmu tersebut bisa berupa pengetahuan agama, keterampilan, pengalaman kerja, maupun informasi yang membantu orang lain. Di era digital, berbagi ilmu dapat dilakukan melalui tulisan, pesan singkat, atau media sosial. Namun, pastikan informasi yang disampaikan benar dan bermanfaat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ilmu yang bermanfaat juga termasuk salah satu amalan yang pahalanya dapat terus mengalir setelah seseorang meninggal dunia, sebagaimana dijelaskan dalam hadis tentang tiga amalan yang tidak terputus. Lima contoh tersebut menunjukkan bahwa sedekah tidak selalu berkaitan dengan jumlah uang yang diberikan. Kepedulian, perkataan yang baik, tenaga, dan ilmu juga bisa menjadi jalan untuk menebarkan manfaat. Karena itu, umat Muslim dapat membiasakan diri melakukan kebaikan sesuai kemampuan masing-masing. Hal terpenting adalah menjaga keikhlasan dan memastikan tindakan tersebut membawa manfaat bagi orang lain. Dengan begitu, sedekah tidak hanya menjadi amalan sesekali, tetapi juga bagian dari kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.***
09/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kenapa Dianjurkan Puasa Sunnah Senin Kamis? Ini Penjelasan Singkatnya
Kenapa Dianjurkan Puasa Sunnah Senin Kamis? Ini Penjelasan Singkatnya
Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini dapat dilakukan secara rutin setiap pekan, baik pada hari Senin maupun Kamis. Anjuran tersebut memiliki sejumlah alasan yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW. Selain menjalankan puasa sunnah, umat Islam juga dapat berpuasa pada Senin atau Kamis untuk mengqadha puasa Ramadan yang masih memiliki tanggungan. Namun, niat puasa qadha berbeda dengan niat puasa sunnah. Lantas, mengapa puasa Senin Kamis dianjurkan? 1. Hari Amal Perbuatan Diperlihatkan Salah satu alasan utama adalah Senin dan Kamis menjadi hari ketika amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyukai ketika amalnya diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa. Hal tersebut menjadi salah satu dasar anjuran menjalankan puasa pada kedua hari tersebut. 2. Senin Merupakan Hari Kelahiran Rasulullah SAW Hari Senin memiliki keistimewaan tersendiri dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW pernah menjelaskan alasan beliau berpuasa pada hari Senin karena hari tersebut merupakan hari kelahirannya sekaligus hari ketika beliau menerima wahyu. Keterangan tersebut diriwayatkan dalam hadis Muslim. 3. Pintu Surga Dibuka Keutamaan lainnya, Senin dan Kamis disebut sebagai hari ketika pintu-pintu surga dibuka dan Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya. Namun, terdapat pengecualian bagi orang yang sedang memiliki perselisihan atau permusuhan dengan saudaranya. Mereka diminta berdamai terlebih dahulu hingga perselisihan tersebut berakhir. Dengan demikian, puasa Senin Kamis bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah, menjaga diri, memperbanyak amal, serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Bagi umat Islam yang ingin menjalankannya, puasa Senin Kamis dapat dilakukan secara rutin setiap pekan sesuai kemampuan. Sementara itu, bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadan, puasa pada hari tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengqadhanya dengan niat khusus. Pada akhirnya, puasa Senin Kamis menjadi salah satu bentuk ibadah sunnah yang dapat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih kesabaran dan pengendalian diri.***
08/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV