WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Tekan Inflasi, Baznas Kota Semarang Salurkan 1,7 Milyar kepada 2.500 Mustahik
Tekan Inflasi, Baznas Kota Semarang Salurkan 1,7 Milyar kepada 2.500 Mustahik
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyaraat melalui Program Pentasharufan Massal Akhir Tahun 2025. Dalam kesempatan kali ini Baznas Kota Semarang melakukan penyaluran bantuan sebesar 1,7 milyar kepada 2.500 mustahik se-Kota Semarang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis lembaga dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Program tasharuf massal ini mencakup berbagai kategori bantuan khususnya santunan warga miskin, bantuan pendidikan, kesehatan, hingga dukungan kepada asnaf fii sabilillah . Ketua Baznas Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa pentasharufan ini merupakan hasil penghimpunan zakat dari para muzaki dan munfik dari UPZ Tingkat Kota Semarang selama periode Januari – Desember 2025. Dari Penghimpunan tersebut 30 % nya disalurkan di akhir tahun yakni sebesar 1,7 milyar yang akan disalurkan kepada 2.500 mustahik. Arnaz berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi dorongan bagi para mustahik dalam membantu taraf hidup mereka, apalagi ini menghadapi masuk sekolah sehingga dapat dibelanjakan untuk keperluan perlengkapan sekolah seperti Tas, Sepatu dan Buku Tulis. “yang kami salurkan hari ini adalah amanah dari para muzakki. Kami ingin memastikan bahwa dana tersebut tepat sasaran dan mampu memberikan perubahan positif bagi para penerima,”. Lebih lanjut dikatakan bahwa pendistribusian massal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi serta upaya memperluas jangkauan penerima manfaat di Kota Semarang. Di sisi lain, para mustahik yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Banyak di antara mereka mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat membantu kebutuhan harian, biaya sekolah anak, hingga tambahan modal untuk usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga. Baznas Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendistribusian zakat dengan memperluas kolaborasi bersama pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat. Selain itu, Baznas juga terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi demi memastikan pengelolaan yang akuntabel dan tepat sasaran, ujarnya. Dengan tersalurnya 1,7 milyar ini kepada 2.500 mustahik, Baznas Kota Semarang berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam menekan angka kemiskinan, menekan inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di akhir tahun dan menyambut awal tahun 2026. Program Pentasharufan Massal ini di yakini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membangkitkan semangat baru bagi para penerima untuk terus berusaha dan bangkit secara ekonomi, tuturnya
31/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Baznas Kota Semarang Kukuhkan 100 Relawan Mahasiswa Penerima Beasiswa Produktif Angkatan ke-17
Baznas Kota Semarang Kukuhkan 100 Relawan Mahasiswa Penerima Beasiswa Produktif Angkatan ke-17
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang resmi mengukuhkan 100 mahasiswa penerima Beasiswa Produktif Angkatan ke-17 yang dilaksakanan pada Selasa, 30 Desember 2025, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balaikota Semarang. Pengukuhan ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS Kota Semarang dalam menghadirkan pemerataan pendidikan serta mendorong lahirnya generasi muda yang unggul serta berdaya saing. Acara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Walikota Semarang, H. Iswar Aminuddin, Sekretaris Baznas Provinsi Jawa Tengah H. Ahyani, serta Baznas Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara beserta Wakil Ketua H.Labib, Hj.Afifah, Hj.Aminah dan Kepala Pelaksana Muhammad Asyhar. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Semarang memberikan apresiasi kepada Baznas Kota Semarang atas konsistensinya dalam melakukan pemberdayaan dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi di Kota Semarang. Ia menilai program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mendorong lahirnya mahasiswa dengan pemahaman agama yang utuh, produktif, serta berperan aktif dalam kegiatan Baznas. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas di Kota Semarang. “Program beasiswa seperti ini sangat dibutuhkan untuk memastikan kesempatan pendidikan dapat dirasakan secara merata. Saya berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin,” ujarnya. Ketua Baznas Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa Beasiswa Produktif telah menjadi program unggulan Baznas Kota Semarang sejak pertama kali diluncurkan. Memasuki angkatan ke-17, program ini telah membantu ribuan mahasiswa menyelesaikan program studi sarjana dan meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai pelatihan serta pendampingan. Lebih lanjut Arnaz menjelaskan bahwa beasiswa ini tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan biaya pendidikan, tetapi juga dibarengi dengan pengembangan karakter, peningkatan kemampuan leadership, serta pembinaan soft skill melalui kegiatan rutin yang diselenggarakan Baznas. “Kami berharap para penerima beasiswa dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan etos kerja tinggi,” ungkapnya. Acara pengukuhan berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan penyematan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa penerima. Para peserta tampak antusias dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan, mengingat program ini menjadi salah satu langkah besar dalam menunjang keberlanjutan studi mereka. Dengan dikukuhkannya Beasiswa Produktif Angkatan ke-17 ini, Baznas Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan pemberdayaan generasi muda. Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang siap memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Kota Semarang.
30/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Usai Diklat Satpam Gada Pratama, Mayoritas peserta langsung kerja
Usai Diklat Satpam Gada Pratama, Mayoritas peserta langsung kerja
Semarang — Mayoritas peserta Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang tahap 2 bekerjasama dengan PT.Surya Artha Wiguna yang di laksanakan sejak 4-12 Desember 2015 di d'Elang, Mangunharjo Tembalang langsung di tempatkan kerja di Jakarta dan di Jawa Tengah. Hadir dalam acara penutupan tersebut Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Dr.KH.Ahmad Darodji, Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Dr.Bambang Pramusinto, Wakil Ketua 4 Hj.Aminah, Kepala Pelaksana M.Asyhar beserta kabid dan staf serta CEO PT.Surya Artha Wiguna Evi Yohani, Koramil dan Polsek Tembalang. Kombes Pol Siti Rondhijah dalam sambutan Penutupan Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan ke-2 menyampaikan apresiasi luar biasa atas kolaborasi antara Kepolisian, Baznas Kota Semarang dan BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan). Kalian semua sudah di biayai dari Baznas, harapan kami setelah di tempatkan kerja pada perusahaan, perkantoran dan perbankan untuk dapat menyisihkan sebagian gajinya untuk berinfak melalui Baznas. Lebih lanjut di katakan bahwa Pelatihan ini tidak hanya mencetak tenaga pengamanan yang profesional, tetapi dapat menanamkan kesadaran peserta untuk berbagi kepada sesama. Pesan kami usai pelatihan ini outputnya harus lebih baik dari sebelum pelatihan, tetap ikuti aturan dan pada pada pimpinan di tempat kerjanya, terangnya. Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH.Ahmad Darodji menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas Pelatihan Satpam Gada Pratama yang di laksanakan Baznas Kota Semarang dalam upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Semarang. Baznas Kota Semarang sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Semarang harus bersama-sama mengurai problematika pengangguran dan kemiskinan di Kota Semarang bisa di kurangi, tegasnya Hj. Aminah selaku Wakil Ketua 4 Baznas Kota Semarang mengungkapkan bahwa Baznas Kota Semarang akan terus melakukan inovasi dan kreativitas dalam penyaluran Program Produktif, kita akan laksanakan pelatihan tahap 3 dan selanjutnya, "kami berikan kail dan kolamnya" jadi peserta tidak hanya dibekali pelatihan saja, akan tetapi sampai di carikan pekerjaan bersama BUJP PT.Surya Artha Wiguna di beberapa perusahaan serta perkantoran di Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Harapan kami setelah bekerja, dapat berinfak melalui Baznas Kota Semarang. Kami terus mengajak warga Kota Semarang untuk dapat menunaikan Zakat, infak dan sedekahnya melalui lembaga terpercaya yakni Baznas Kota Semarang, selain sudah di audit setiap tahunnya manfaatnya bisa dirasakan langsung untuk warga Kota Semarang, terangnya. Salah satu peserta yang sudah di terima kerja Adji Maulana, warga Bangetayu Kulon Genuk yang di terima bekerja di jakarta menyampaikan suka cita nya, alhamdulillah saya sudah di latih, di carikan kerja pula, insyaAllah kami akan berinfak dan tidak akan kacang lupa akan kulitnya, terangnya
15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Pendistribusian

BAZNAS Salurkan 1000 Kg Beras Fitrah untuk Fakir Miskin di Dinas Pendidikan
BAZNAS Salurkan 1000 Kg Beras Fitrah untuk Fakir Miskin di Dinas Pendidikan
Semarang,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan beras fitrah untuk masyarakat yang membutuhkan, yaitu asnaf para fakir miskin yang bekerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Kamis, (20/03). Sebanyak 1000 kilogram beras fitrah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mustahik menjelang menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan penyaluran beras fitrah ini diselenggarakan di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang, dengan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Semarang serta sekretaris Unit Pengumpul Zakat Dinas Pendidikan Kota Semarang. Program ini bertujuan untuk memenuhi kewajiban zakat fitrah sekaligus sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga di lingkungan dinas pendidikan yang masuk dalam kategori fakir miskin. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Asyhar dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan beras fitrah ini merupakan upaya untuk memastikan distribusi zakat sampai kepada yang berhak, terutama kepada mereka yang kurang mampu di sektor pendidikan. “Dengan adanya bantuan beras fitrah ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan pada bulan Ramadhan terlebih menjelang Idul Fitri yang penuh berkah,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang juga mengapresiasi langkah BAZNAS dalam membantu para tenaga pendidik, termasuk guru honorer dan staf lainnya yang berpendapatan rendah. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian BAZNAS Kota Semarang. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, dan semoga dapat memberikan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Riska, sekretaris UPZ Dinas Pendidikan Kota Semarang. Penyaluran 1000 kg beras fitrah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak, serta meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan di bulan yang penuh rahmat ini. #CahayaZakat #BayarZakat #BAZNAS #ZakatFitrah #BerbagiBerkah #Semarang Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke: BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang. Telp: (024) 7643 1420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500BNI Syariah 999223340Bank Syariah Mandiri 05000-800-84BTN Syariah 714-1-00-989-6BCA Syariah 030-9000-008Bank Jateng Syariah 602-1000-316Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2Bank Jateng 1-021-000767BNI 201-457-5855Mandiri 135-0000-5000-80Konfirmasi Donasi ke Whatsapp 082170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
20/03/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 17 Ton Beras untuk Mustahik Sebagai Tanggung Jawab
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 17 Ton Beras untuk Mustahik Sebagai Tanggung Jawab
BAZNAS KOTA SEMARANG- Sebanyak 17 ton beras berhasil didistribusikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang. Total ada 3.700 mustahik yang terdiri atas fakir miskin, guru TPQ, santri pondok pesantren, dan panti asuhan. Beras tersebut juga dibagikan kepada para mustahik lain yang membutuhkan seperti tenaga kebersihan, tukang parkir, dan tukang becak, serta warga miskin, di sekitar Kantor Baznas Kota Semarang. ”Kami mulai distribusi beras kepada para mustahik dari 4 hingga 9 April,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Selasa (9/4). Arnaz menjelaskan, mustahik menerima 5 kg beras yang sebelumnya dihimpun dari pegawai ASN di lingkup Pemkot Semarang serta warga. Tahun ini, jumlah beras yang dikumpulkan sedikit menurun dibanding dengan Ramadhan, di mana berhasil terkumpul 17,1 ton. ”Meski demikian, untuk pengumpulan zakat justru naik drastis dari target Rp 1,7 miliar terealisasi hingga Rp 2 miliar,” jelas Arnaz Agung Andrarasmara. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhammad Asyhar mengungkapkan, mekanisme distribusi beras zakat fitrah dilaksanakan dengan melibatkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat). ”Kami juga menyalurkan secara langsung kepada mustahik fakir miskin yang membutuhkan,” tutur Muhammad Asyhar. Namun demikian, sebagian warga juga diminta untuk mengambil langsung beras di kantor Baznas sesuai jadwal yang ditentukan. ”Hal ini untuk menghindari kerumunan dan aksi berebut serta saling dorong antar warga saat mengambil zakat,” tutur Muhammad Asyhar.
09/04/2024 | Humas
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.
Pemerintah Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang menyerahkan santunan kepada 1.000 lansia dhuafa. Ini Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Mereka merupakan anggota jamaah dari 100 majelis taklim se-Kota Semarang.Pemberian santunan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberkahan dan kemajuan Baznas Kota Semarang. Bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang sehingga perolehan zakat, infaq, dan sodaqoh. ''Terus meningkat dari tahun ke tahun serta semakin luas menjangkau para penerima manfaat Baznas,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan maksud dan tujuan acara itu. Ini Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Mereka merupakan anggota jamaah dari 100 majelis taklim se-Kota Semarang. Pemberian santunan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberkahan dan kemajuan Baznas Kota Semarang. Bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang sehingga perolehan zakat, infaq, dan sodaqoh. ''Terus meningkat dari tahun ke tahun serta semakin luas menjangkau para penerima manfaat Baznas,” kata Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan maksud dan tujuan acara itu. "Sengaja kami memberikan santunan kepada ibu-ibu dalam peringatan Maulid Nabi dan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Karena pada ibu-ibulah terletak simbol kehormatan dan perjuangan,” lanjut Arnaz. Sementara Plt Wali Kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos berpesan pada ibu-ibu untuk tetap menjadi perempuan hebat dan terus bisa berkontribusi agar Kota Semarang semakin hebat. “Mari kita jaga program-program yang sudah dijalankan Pak Hendi sehingga Kota Semarang yang sekarang ini hebat, menjadi lebih hebat lagi,'' Acara pemberian santunan ini diakhiri dengan mauidhoh hasanah hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Dr KH Mohamad Arja Imroni.
15/10/2022 | humas

Artikel Terbaru

Puasa Nisfu Syaban 2026: Keutamaan, Niat, dan Waktu Pelaksanaannya bagi Umat Islam
Puasa Nisfu Syaban 2026: Keutamaan, Niat, dan Waktu Pelaksanaannya bagi Umat Islam
Jelang datangnya bulan Ramadan, umat Islam kembali melaksanakan berbagai amalan sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual. Salah satu amalan yang paling banyak dikerjakan adalah puasa Nisfu Syaban, yakni puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 15 Syaban, atau pertengahan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2026, puasa Nisfu Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Secara bahasa, istilah Nisfu Syaban berasal dari kata nisfu yang berarti “setengah”, dan Syaban adalah nama bulan Hijriah yang berada di antara Rajab dan Ramadan. Mengutip buku Kumpulan Khotbah Jumat Sepanjang Tahun Hijriyah karya Reyvan Maulid, Nisfu Syaban menjadi momen penting bagi umat Islam karena memiliki nilai dan keutamaan tersendiri dalam tradisi keagamaan. Puasa Nisfu Syaban termasuk salah satu puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits riwayat An-Nasa’i, Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan bulan Syaban yang sering dilupakan manusia, padahal pada bulan ini amal ibadah diangkat dan diperlihatkan kepada Allah SWT. Rasulullah juga mengungkapkan keinginannya agar amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa, sehingga beliau memperbanyak puasa di bulan Syaban. Keutamaan ini juga diperkuat dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, ketika Aisyah RA menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sering berpuasa hampir sebulan penuh pada bulan Syaban. Hal tersebut menjadi dasar bahwa amalan puasa di bulan Syaban, termasuk puasa Nisfu Syaban, memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Niat Puasa Nisfu Syaban Sama seperti ibadah puasa lainnya, puasa Nisfu Syaban harus diawali dengan niat. Untuk puasa sunnah, niat dapat dibacakan sejak malam hari hingga sebelum zawal, selama seseorang belum melakukan hal yang membatalkan puasa. Mengutip Buku Praktis Ibadah karya Irwan Ahmad Jafar, berikut bacaan niat puasa Nisfu Syaban: Latin: “Nawaitu shauma yauma nisfi sya’bâna sunnatan lillâhi ta‘âlâ.” Artinya: “Saya niat puasa sunah Nisfu Syaban karena Allah Taala.” Waktu Pelaksanaan Puasa Nisfu Syaban dilaksanakan pada tanggal 15 Syaban, dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Tahun ini, umat Islam di Indonesia dapat melaksanakannya pada 3 Februari 2026. Dengan keutamaan spiritual yang besar, puasa Nisfu Syaban menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang lebih bersih dan penuh ketakwaan.
03/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jelang Ramadhan 1447 H, Ini Aturan Lengkap Pembayaran Fidyah bagi Ibu Hamil Menurut Ulama
Jelang Ramadhan 1447 H, Ini Aturan Lengkap Pembayaran Fidyah bagi Ibu Hamil Menurut Ulama
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, umat muslim mulai mempersiapkan diri untuk menyempurnakan ibadah, termasuk melunasi utang puasa yang tertinggal di tahun sebelumnya. Di antara golongan yang mendapatkan keringanan tidak berpuasa adalah lansia, orang sakit kronis, serta ibu hamil dan menyusui. Namun, sebagian dari mereka diwajibkan membayar fidyah sebagai pengganti puasa yang tidak mampu ditunaikan. Fidyah menjadi solusi syar’i bagi ibu hamil yang khawatir berpuasa dapat membahayakan dirinya ataupun janinnya. Islam memberikan kemudahan ini sebagai bentuk kasih sayang agar kewajiban ibadah tetap dapat diganti sesuai kemampuan masing-masing. Siapa yang Wajib Membayar Fidyah? Menurut penjelasan ulama, ibu hamil terbagi dalam dua kondisi yang menentukan kewajiban fidyah: - Tidak berpuasa karena khawatir terhadap kesehatan dirinya sendiri. Dalam kondisi ini, ibu hamil cukup melakukan qadha di hari lain tanpa membayar fidyah. - Tidak berpuasa karena khawatir terhadap keselamatan janin. Mayoritas ulama, terutama dalam mazhab Syafi’i dan Hambali, mewajibkan ibu hamil membayar fidyah untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Contohnya, seorang ibu hamil yang merasa lemas dan khawatir kondisi janinnya terganggu apabila berpuasa, termasuk dalam golongan yang wajib membayar fidyah. Para ulama juga menganjurkan konsultasi medis untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum memutuskan berpuasa atau meninggalkannya. Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Secara umum, fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin. Dalam mazhab Syafi’i, satu hari puasa yang ditinggalkan diganti dengan satu mud atau sekitar 0,6 kg makanan pokok seperti beras. Jika diganti dengan uang senilai makanan tersebut, para ulama membolehkannya selama manfaatnya setara. Sebagai ilustrasi, ibu hamil yang meninggalkan puasa selama 30 hari wajib menunaikan fidyah sekitar 18 kg beras atau memberikan makanan kepada 30 orang miskin. Fidyah dapat disalurkan langsung, melalui lembaga zakat, atau dalam bentuk makanan siap konsumsi. Dasar Hukum Fidyah bagi Ibu Hamil Kewajiban ini merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 184 yang menyebutkan bahwa mereka yang berat menjalankan puasa diwajibkan membayar fidyah. Pendapat ulama diperkuat dengan riwayat dari Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa wanita hamil dan menyusui yang khawatir terhadap anaknya wajib membayar fidyah tanpa qadha. Meski begitu, mazhab Hanafi memiliki pandangan berbeda, yakni mewajibkan qadha tanpa fidyah. Umat dianjurkan mengikuti pendapat yang paling sesuai dengan kondisi dan arahan ulama setempat. Pembayaran Fidyah Melalui Lembaga Resmi Saat ini, pembayaran fidyah semakin mudah dilakukan secara digital. Lembaga zakat seperti BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan pembayaran fidyah yang dapat diakses secara daring sesuai takaran yang telah ditetapkan. Anda dapat klik link berikut ini untuk melakukan pembayaran fidyah secara daring dengan mudah dan cepat. Caranya: 1. Masuk ke link https://kotasemarang.baznas.go.id/ 2. Kemudian pilih menu sedekah atau klik link https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah 3. Setelah berhasil masuk ke link https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, Anda dapat ubah pilih jenis dana dengan menu fidyah dan ikuti beberapa langkah yang tersedia dalam link tersebut. Dengan memahami aturan syariat mengenai fidyah bagi ibu hamil, umat muslim—khususnya para ibu—diharapkan dapat menunaikan kewajiban ini dengan tepat dan penuh kesadaran.
02/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap Arab Latin, dan Terjemahan
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap Arab Latin, dan Terjemahan
Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu momen istimewa yang selalu dinantikan umat Islam di berbagai penjuru dunia. Pada malam yang jatuh setiap tanggal 15 Syaban ini, umat Muslim memanfaatkannya untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta berharap keberkahan hidup dari Allah Swt. Tidak mengherankan jika bacaan doa malam Nisfu Syaban setiap tahun menjadi topik yang banyak dicari, terutama menjelang datangnya malam penuh kemuliaan tersebut. Secara tradisi, nisfu Syaban dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk bermunajat kepada Allah. Banyak ulama menyebut malam ini sebagai kesempatan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, hingga melaksanakan amalan-amalan sunnah. Di berbagai daerah, umat Islam juga melaksanakan doa bersama untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan kelapangan rezeki. Salah satu amalan yang paling populer pada malam Nisfu Syaban adalah membaca doa khusus yang dipadukan dengan pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali, masing-masing dengan niat yang berbeda—memohon panjang umur, kelapangan rezeki, dan keteguhan iman. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar, salawat, serta melakukan introspeksi diri sebagai bentuk persiapan menyambut datangnya Ramadan. Untuk memudahkan umat Muslim dalam mengamalkan doa malam Nisfu Syaban, berikut teks doa lengkap dalam versi Latin, dan terjemahan. Berikut ini adalah teks bacaan doa malam Nisfu Syaban: Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn. Artinya, “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Selain doa tersebut, ulama juga menganjurkan berbagai amalan lain untuk menyempurnakan ibadah pada malam Nisfu Syaban. Membaca istighfar, memperbanyak salawat, membaca surat Yasin, serta melakukan muhasabah diri dipercaya dapat membuka pintu keberkahan dan ampunan bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan tulus. Dengan memahami bacaan doa dan amalan-amalan sunnah ini, umat Islam dapat menyambut malam Nisfu Syaban dengan lebih khusyuk dan penuh persiapan. Semoga malam mulia ini menjadi momentum memperbaiki diri sekaligus meningkatkan keimanan menuju bulan Ramadan yang kian mendekat.
02/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV