WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap edukasi nilai sosial dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan pembinaan khusus bagi para relawan penerima Beasiswa Produktif (Bespro) angkatan ke-17. Kegiatan ini digelar di kontrakan BAZNAS Kota Semarang, tepatnya di Jalan Srinindito, dan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan. Puluhan relawan Bespro yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi dari semester IV hingga VIII hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya mendapatkan materi pembinaan, para peserta juga menerima insentif dana pendidikan yang disalurkan oleh BAZNAS secara rutin setiap bulan dalam dua tahap penyaluran. Keberadaan dana ini memberikan dorongan motivasi tambahan sekaligus meringankan beban biaya studi mereka. Acara pembinaan dibuka dengan sambutan hangat dari panitia pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan materi inti oleh narasumber Bapak Rifa’i. Dalam sesi materi, Bapak Rifa’i menyampaikan pemaparan mendalam tentang kurban bukan semata kewajiban ritual, tetapi sebagai sarana pembelajaran nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan. “Makna kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang peka terhadap sesama, mampu mengutamakan kepentingan umum, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegas Rifa’i. Menurut narasumber, memahami hakikat kurban sangat relevan dengan peran relawan Bespro yang kelak diharapkan bisa menjadi agen perubahan di masyarakat. Para penerima beasiswa tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, melainkan juga pembangunan karakter dan jiwa sosial yang kuat untuk menghadapi dinamika kehidupan sosial di masa depan. Selain pembinaan, penyaluran dana pendidikan menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang secara berkala menerima bantuan dana setiap bulannya untuk mendukung kebutuhan akademik mereka. Proses penyaluran dilakukan dalam dua tahap guna memastikan akurasi data serta keteraturan administrasi, sehingga seluruh relawan yang berhak mendapatkan bantuan bisa menerimanya secara optimal. Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang sendiri merupakan salah satu program unggulan lembaga zakat yang ditujukan untuk mahasiswa ber-KTP Kota Semarang. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemberdayaan ekonomi mahasiswa serta peningkatan kapasitas relawan untuk berkontribusi positif di masyarakat. Dengan memasuki angkatan ke-17, program ini terus berkembang dan diapresiasi oleh berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Kegiatan pembinaan seperti yang digelar baru-baru ini diharapkan mampu memperkuat semangat relawan bespro dalam menjalankan perannya, sekaligus menjadi wadah pembelajaran nilai kurban yang esensial dan aplikatif.***
19/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, salah satunya dengan melaksanakan puasa yang dimulai sejak awal bulan Dzulhijjah. Tiga jenis puasa sunnah yang paling dianjurkan pada momen ini adalah puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki nilai keutamaan besar sebagai sarana memperbanyak ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Haji. Rangkaian puasa sunnah tersebut dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Karena kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan sistem penanggalan yang berbeda, umat Islam perlu memerhatikan konversi tanggal agar dapat melaksanakan puasa tepat waktu. Untuk itu, jadwal resmi sering kali merujuk pada penetapan pemerintah serta perhitungan organisasi keagamaan. Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara itu, tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H atau hari pelaksanaan wukuf di Arafah diperkirakan bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026. Adapun Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah 1447 H pada rentang yang sama. Dengan demikian, puasa sunnah sebelum Idul Adha dapat dilakukan mulai Senin, 18 Mei hingga Selasa, 26 Mei 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya: Senin, 18 Mei 2026 — 1 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari pertama Selasa, 19 Mei 2026 — 2 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kedua Rabu, 20 Mei 2026 — 3 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketiga Kamis, 21 Mei 2026 — 4 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keempat Jumat, 22 Mei 2026 — 5 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kelima Sabtu, 23 Mei 2026 — 6 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keenam Minggu, 24 Mei 2026 — 7 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketujuh Senin, 25 Mei 2026 — 8 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Tarwiyah Selasa, 26 Mei 2026 — 9 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Arafah Perlu dicatat bahwa penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh pemerintah masih bersifat perkiraan. Tanggal resminya baru akan ditetapkan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026. Karena itu, umat Islam diimbau mengikuti pengumuman resmi agar pelaksanaan ibadah bisa lebih tepat dan sesuai ketentuan. Dengan memahami jadwal dan keutamaannya, rangkaian puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 dapat menjadi momentum memperkuat iman serta meraih pahala yang berlipat ganda. Semoga ibadah kita diterima dan membawa keberkahan.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum Iduladha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah. Lalu, kapan jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan? Berikut informasi lengkap beserta bacaan niat dan keutamaannya. Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H dan kalender nasional, berikut jadwal lengkapnya: Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026 Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026 Hari Raya Iduladha: Rabu, 27 Mei 2026 Tanggal tersebut juga telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah. Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.” Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang. Berikut niat puasa Arafah: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.” Dengan mengetahui jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap beserta niat dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk meraih pahala dan keberkahan menjelang Iduladha. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah dan semoga amal ibadah diterima Allah SWT.***
07/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan. Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan. Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit. Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial. Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan. Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant"> Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya. Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS. “Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan. Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS. Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka. “Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru. Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah. Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan. BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah. Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Wujudkan Mimpi Mustahik Lewat Program Perbaikan RTLH
BAZNAS Kota Semarang Wujudkan Mimpi Mustahik Lewat Program Perbaikan RTLH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan hunian layak. Melalui program unggulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lembaga ini kembali berhasil mewujudkan mimpi keluarga kurang mampu untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Program RTLH sendiri merupakan bagian dari panca program yang dicanangkan sebagai upaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Kota Semarang yang hidup dalam kondisi rumah tak memadai. Pada tahun ini, salah satu realisasi program tersebut berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Dua rumah yang telah selesai direnovasi menjadi bukti nyata dari 25 rumah yang berhasil dilakukan perbaikan RTLH oleh BAZNAS Kota Semarang. Kunjungan langsung dilakukan pada Kamis, 07 Mei 2026 oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi, beserta tim. Dalam kesempatan tersebut, para mustahik penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam. Ibu Pasiem sebagai salah satu penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasihnya kepada para Munfiq, dan Muzakki yang telah membantu merenovasi rumah miliknya. "Terima kasih BAZNAS, alhamdulillah, sekarang jadi lebih nyaman, semoga makin berkah rezekinya". Mereka mengaku terbantu dengan hadirnya rumah yang kini jauh lebih layak dihuni, dan sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Menurut Bapak Wahyudi, program ini bukan hanya soal memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan, agar semakin banyak masyarakat bisa merasakan manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan para muzakki. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program sosial ini. Melalui dukungan ZIS, BAZNAS dapat terus bergerak membantu meringankan beban mereka yang sedang menghadapi ujian hidup. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk berkontribusi melalui kanal resmi yang telah disediakan. Untuk mempermudah penyaluran donasi, BAZNAS menyediakan layanan digital yang dapat diakses melalui tautan resmi berikut: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup dengan mengklik tautan tersebut, memilih jenis dana yang ingin disalurkan, kemudian memasukkan nominal donasi, siapa pun kini bisa berbagi kebaikan dengan mudah. Setiap rupiah yang disalurkan bukan hanya menjadi amal jariyah, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan besar bagi saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan. Semoga kepedulian yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi para donatur dan memberi harapan baru bagi para mustahik yang menerimanya.***
11/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan BTB untuk Warga Korban Rumah Roboh Akibat Banjir
BAZNAS Kota Semarang Salurkan BTB untuk Warga Korban Rumah Roboh Akibat Banjir
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya melalui program Bantuan Tanggap Bencana (BTB). Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang warga bernama Ibu Isti Mulyana, pemilik rumah yang roboh setelah tersapu banjir di kawasan tempat tinggalnya. Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di Jalan Dewi Sartika Timur, wilayah yang berdekatan langsung dengan Sungai Kaligarang, salah satu aliran sungai besar di Kota Semarang. Kejadian bermula ketika debit air Sungai Kaligarang meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Arus sungai yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi sangat deras hingga menghantam pondasi rumah milik Ibu Isti. Tak mampu menahan kuatnya tekanan air, bagian penting bangunan itu pun roboh seketika. Musibah ini membuat Ibu Isti dan keluarganya tidak dapat lagi menempati rumah mereka seperti biasa dan harus mengungsi demi keselamatan. Mengetahui adanya laporan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, melakukan survei langsung ke lokasi kejadian. Sebelumnya, kepala bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Bapak Wahyudi sudah melakukan peninjauan pertama. Kemudian dalam peninjauan kedua yang dilakukan oleh Waka III BAZNAS Kota Semarang, beliau melihat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni dan sangat membahayakan jika ditempati kembali. Selain itu, keluarga korban juga mengalami kerugian material yang cukup besar karena sebagian besar barang-barang di dalam rumah ikut rusak terkena genangan air. Melalui hasil survei tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk memberikan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) sebagai bentuk dukungan moral dan material kepada Ibu Isti Mulyana beserta keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Saat ini, Ibu Isti dan keluarganya terpaksa tinggal sementara di kontrakan terdekat sembari menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak terkait. BAZNAS Kota Semarang menegaskan bahwa penyaluran BTB tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga merupakan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi. Melalui aksi ini, BAZNAS kembali mengajak masyarakat untuk saling peduli dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan warga, diharapkan setiap bencana dapat dihadapi bersama dengan lebih siap dan sigap. Bantuan yang diberikan kepada keluarga Ibu Isti Mulyana menjadi bukti nyata bahwa keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan, terutama pada saat-saat paling sulit dalam hidup mereka. Bagi Anda yang ingin menyalurkan bantuan infaq kepada mereka yang membutuhkan dapat melalui link berikut ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup dengan klik linknya, pilih jenis dana dan masukkan nominal yang ingin Anda salurkan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
04/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Arab Latin dan Terjemahannya
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Arab Latin dan Terjemahannya
Simak selengkapnya pada artikel ini untuk temukan informasi terkait bacaan niat puasa dzulhijjah yang sudah berlangsung sejak tanggal 18 Mei 2026 kemarin. Dzulhijjah adalah bulan ke 12 dan terakhir dalam kalender Hijriah yang sering dikenal dengan bulan ibadah haji serta kurban. Sepuluh hari pertama di bulan ini menjadi salah satu hari-hari yang dimuliakan, sehingga dianjurkan untuk melaksanakan kesunnahannya seperti halnya melaksanakan puasa. Puasa di bulan Dzulhijjah dilaksanakan selama 10 hari lamanya, yakni mulai tanggal 1-10 Dzulhijjah yang mana 2 harinya termasuk Tarwiyah dan Arafah, sehingga untuk melaksanakan puasa terdapat pebedaan niat yang perlu Anda ketahui. Agar tidak terjadi kesalahan dalam melafalkan niat puasa dzulhijjah, Anda dapat simak selengkapnya pada artikel ini. Dilansir dari laman NU Online, berikut bacaan niat puasa 1-7 Dzulhijjah, lengkap dengan puasa 8 Dzulhijjah (tarwiyah) dan puasa 9 Dzulhijjah yakni arafah: 1. Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'ala. Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta'âlâ." 2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ." 3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an ada'i arafata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ." Demikian informasi mengenai niat puasa Dzulhijjah 1447 H yang dapat Anda lafalkan ketika hendak melaksanakan kesunnah di bulan penuh berkah ini.***
20/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
3 Hikmah Idul Adha 2026: Makna Mendalam di Balik Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
3 Hikmah Idul Adha 2026: Makna Mendalam di Balik Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam di seluruh dunia kembali diingatkan pada rangkaian ibadah yang sarat makna dan penuh nilai spiritual. Idul Adha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan momen besar untuk meneguhkan kembali makna keikhlasan, ketaatan, serta kepedulian sosial. Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga hikmah Idul Adha yang perlu direnungkan agar ibadah kurban membawa manfaat lahir dan batin. Sebelum memasuki inti pembahasan, penting untuk memahami bahwa nilai utama Idul Adha tidak hanya terletak pada ritualnya. Di balik prosesi kurban, terkandung pelajaran hidup yang mampu membentuk karakter seorang Muslim agar semakin dekat dengan Allah SWT dan semakin peka terhadap sesama. Oleh karena itu, memahami hikmah Idul Adha menjadi bagian penting dalam menyempurnakan makna ibadah. 1. Meneladani Ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Hikmah Idul Adha yang paling utama adalah kisah monumental tentang ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kepasrahan dan kepatuhan total terhadap perintah Allah SWT, bahkan saat perintah tersebut terasa sangat berat dan sulit diterima secara logika manusia. Perintah penyembelihan seorang anak oleh ayahnya sendiri bukanlah perkara mudah, tetapi keduanya menunjukkan keteguhan iman yang sempurna. Dalam keseharian, hikmah ini mengajarkan bahwa keimanan harus dibuktikan melalui tindakan nyata. Ujian hidup yang kita hadapi sering kali membutuhkan “pengorbanan” dalam bentuk kesabaran, kejujuran, dan kemampuan menahan hawa nafsu. Idul Adha mengingatkan bahwa ketaatan kepada Allah adalah prioritas utama di atas kepentingan duniawi. Selain itu, kisah Nabi Ibrahim juga menjadi teladan tentang keikhlasan. Beliau tidak memperdebatkan perintah Allah, tetapi melaksanakan dengan hati yang berserah penuh. Inilah makna mendalam yang menjadi fondasi ibadah kurban: penyembelihan ego, kesombongan, dan keinginan duniawi agar hati kembali bersih. 2. Menghadirkan Keikhlasan dalam Setiap Ibadah Keikhlasan merupakan hikmah penting dari perayaan Idul Adha. Dalam proses berkurban, Allah SWT menekankan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging maupun darah hewan, melainkan ketakwaan dan niat tulus pelakunya. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Hajj ayat 37, yang menegaskan bahwa nilai spiritual kurban terletak pada niat. Hikmah ini mengingatkan bahwa setiap amal ibadah harus dilandasi oleh keikhlasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menerapkannya dengan berbuat baik tanpa berharap pujian. Sikap ikhlas akan melahirkan ketenangan hati dan menjauhkan kita dari sifat riya. Idul Adha menjadi momentum pelatihan spiritual untuk menjaga kemurnian niat dalam setiap tindakan. 3. Menguatkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial Salah satu nilai paling terasa dari Idul Adha adalah tumbuhnya semangat berbagi. Daging kurban yang dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar menjadi simbol bahwa Islam mengajarkan keadilan sosial. Dalam momen ini, tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin karena semua merasakan nikmat yang sama. Hikmah Idul Adha juga menegaskan bahwa sebagian harta yang kita miliki merupakan hak orang lain. Dengan berbagi, umat Islam mempererat tali persaudaraan dan mengurangi kesenjangan sosial. Momentum Idul Adha pun menjadi ajang untuk menghadirkan empati dan memperkuat kebersamaan dalam masyarakat. Lebih dari sekadar ritual, aktivitas berbagi daging kurban menunjukkan bahwa Idul Adha adalah waktu untuk memperkokoh hubungan antar manusia. Ibadah ini tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga membangun harmoni sosial yang saling menguatkan. Idul Adha 2026 menjadi kesempatan bagi kita untuk memperdalam makna pengorbanan, memperkuat keikhlasan, dan meningkatkan kepedulian. Dengan memahami hikmah-hikmah ini, diharapkan umat Islam dapat memaknai ibadah kurban tidak hanya sebagai ritual tahunan, tetapi sebagai pedoman hidup yang membawa keberkahan. Bagi Anda yang ingin melaksanakan qurban dengan mudah, cepat dan pendistribusian transparan dapat salurkan juga melalui BAZNAS Kota Semarang. Cukup dengan klik link berikut ini yang tersedia di laman kantor digital BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Caranya dengan pilih jenis dana qurban dan ikuti beberapa langkah yang tersedia. Demikian informasi mengenai 3 hikmah Idul Adha 2026 yang dapat Anda ketahui.***
19/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bolehkah Menggabungkan Puasa Dzulhijjah dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkap dengan Niatnya
Bolehkah Menggabungkan Puasa Dzulhijjah dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkap dengan Niatnya
Bulan Dzulhijjah sudah tiba, mulai tanggal 18 Mei 2026 seluruh umat Islam disunnahkan untuk melakukan puasa sunnah untuk menyambut datangnya bulan penuh keberkahan ini. Seperti kita ketahui, saat bulan dzulhijjah datang, kita dianjurkan melaksanakan puasa sunnah 10 hari hingga menjelang datangnya tarwiyah dan arafah. Akan tetapi, terkadang ada pula yang ingin melaksanakan puasa sunnah tersebut namun belum menyelesaikan qadha puasa Ramadhan di tahun ini. Lantas, apakah boleh menggabungkan keduanya? Untuk mengetahui jawabannya, Anda dapat simak penjelasannya pada artikel ini lengkap dengan niat. Apakah boleh menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah Dzulhijjah? Mengutip penjelasan MUI Digital, seseorang dibolehkan melaksanakan puasa qadha Ramadhan bertepatan dengan hari-hari sunnah di bulan Dzulhijjah. Artinya, ketika ia berpuasa untuk mengganti kewajiban Ramadhan, ia tetap mendapatkan keutamaan puasa sunnah Dzulhijjah. Pandangan ini juga selaras dengan fatwa Imam Al-Barizi yang dinukil oleh Syekh Abu Bakr Syatha Ad-Dimyathi. Dalam penjelasannya, beliau menyebut bahwa puasa di hari-hari yang memiliki keutamaan khusus secara otomatis menghadirkan pahala puasa sunnah, meskipun seseorang hanya berniat mengerjakan puasa wajib seperti qadha Ramadhan. Namun, laman NU Online menyarankan bahwa bagi seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, lebih baik mendahulukan puasa wajib. Tetapi jika teringat mendekati hari-hari dianjurkannya puasa Dzulhijjah, maka qadha Ramadhan bisa dilakukan pada saat itu agar mendapatkan dua pahala sekaligus. Buya Yahya juga menegaskan hal serupa dalam kajiannya di Al-Bahjah TV. Menurut beliau, puasa wajib harus didahulukan dan tidak boleh digabungkan niatnya. Niat puasa qadha harus berdiri sendiri, sementara pahala puasa sunnah akan otomatis mengikuti karena dilakukan di hari-hari yang utama. Puasa Dzulhijjah dianjurkan dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Berikut niatnya: 1. Niat Puasa 1–7 Dzulhijjah: “Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’aala.” Artinya: “Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta’ala.” 2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aala.” Artinya: “Saya berniat puasa Tarwiyah karena Allah Ta’ala.” 3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): “Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aala.” Artinya: “Aku berniat puasa Arafah karena Allah Ta’ala.” Dengan memahami hukum dan tata caranya, umat Islam dapat memaksimalkan ibadah di bulan Dzulhijjah dengan penuh kesadaran dan keutamaan. Semoga ibadah kita diterima dan diberkahi Allah SWT.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV