Berita Terkini
Semarak HUT ke-81 RI, BAZNAS Kota Semarang Gelar Jalan Sehat dan Lomba Kebersamaan
SEMARANG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba kebersamaan.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Jalan sehat diikuti Kepala Pelaksana, para kepala bagian dan kepala bidang, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang. Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk mempererat keakraban antar amil.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Bapak H. Moh Asyhar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali pertama digelar di lingkungan BAZNAS Kota Semarang. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
"Ini merupakan kegiatan perdana di BAZNAS Kota Semarang, karena yang sebelumnya amil hanya beberapa orang saja, sekarang sudah ramai sehingga kita adakan kegiatan ini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi BAZNAS Kota Semarang sekaligus Ketua Panitia, Bapak H. Mundakir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan antar amil.
"Alhamdulillah acara dapat berjalan lancar, dan meriah, adanya acara ini untuk keakraban dan kekeluargaan kita aja," katanya.
Melalui kegiatan jalan sehat dan lomba kebersamaan tersebut, BAZNAS Kota Semarang turut memeriahkan momentum HUT ke-81 RI sekaligus memperkuat kekompakan, persaudaraan, dan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.***
14/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Sosialisasikan Gerakan Cinta Zakat untuk ASN dan PPPK di Lingkup Dinas Pendidikan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar sosialisasi Gerakan Cinta Zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang dan diikuti oleh ASN serta PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kepedulian ASN dan PPPK terhadap zakat. Melalui gerakan tersebut, para peserta diajak memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., menyampaikan berbagai program penyaluran yang telah dilakukan BAZNAS Kota Semarang, termasuk bantuan di bidang pendidikan.
BAZNAS Kota Semarang sebelumnya telah menyalurkan sejumlah bantuan pendidikan kepada sekolah-sekolah di Kota Semarang, di antaranya bantuan seragam dan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang turut memberikan pengarahan kepada ASN dan PPPK yang hadir. Ia mengajak para pegawai untuk menyisihkan sebagian pendapatan melalui zakat sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap masyarakat.
Gerakan Cinta Zakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran ASN dan PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus mendukung berbagai program sosial dan pendidikan yang dijalankan BAZNAS Kota Semarang.
Dengan pengelolaan zakat yang baik, dana yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga Kota Semarang yang membutuhkan bantuan.***
13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah kepada siswa yatim piatu dari 46 SMP di Kota Semarang. Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMP yang disimbolisasikan kepada SMP Negeri 2 Semarang.
Kegiatan yang digelar di Masjid Dinas Pendidikan Kota Semarang ini merupakan bentuk sinergi antara Disdik dan BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung kesejahteraan peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan seragam diharapkan dapat membantu siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak sehingga semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., beserta kepala pelaksana,jajaran kepala bagian, dan staf dari kedua instansi.
Selain penyaluran bantuan pendidikan, penyerahan SK UPZ kepada perwakilan SMP Negeri 2 Semarang menjadi langkah untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial keagamaan secara tepat sasaran.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para penerima manfaat. Para siswa penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Melalui bantuan seragam tersebut, mereka kini dapat mengenakan seragam sekolah yang lebih layak dan nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang diharapkan terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.***
07/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional.
Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah.
Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal.
Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***
28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026).
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat.
Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif.
"Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya.
Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***
15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.
Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup.
"Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan."
Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan.
Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***
13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan konsumtif melalui Program Semarang Takwa kepada 10 penerima manfaat pada Kamis (23/7/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp66.600.000 untuk mendukung sarana dakwah, stimulan musala, masjid, serta lembaga sosial di Kota Semarang.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Afifah, S.Pd, bersama Kepala Bagian Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam membantu masyarakat dan memperkuat kegiatan keagamaan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam sambutannya, Hj. Afifah menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran.
"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan para penerima, sekaligus mendukung kegiatan dakwah dan pelayanan sosial di Kota Semarang," ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan dari BAZNAS Kota Semarang sangat membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih aman, transparan, dan tepat sasaran.
Masyarakat dapat menyalurkan ZIS secara online melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui program Semarang Takwa kepada 18 penerima manfaat sebagai upaya mendukung kegiatan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.
Penyaluran bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk stimulan untuk masjid dan musholla, bantuan bagi lembaga sosial dan yayasan, serta sarana prasarana dakwah berupa sound system. Kegiatan pentasyarufan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd, didampingi Kepala Bidang Pendistribusian, Wahyudi.
Hj. Afifah menyampaikan bahwa program Semarang Takwa merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung penguatan kegiatan keagamaan, dakwah, dan pelayanan umat di berbagai wilayah Kota Semarang.
“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial keagamaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam penyaluran kali ini, bantuan Semarang Takwa dibagi ke dalam tiga kategori. Pertama, bantuan stimulan untuk masjid dan musholla yang diberikan kepada 9 penerima manfaat. Kedua, bantuan stimulan untuk lembaga sosial dan yayasan yang disalurkan kepada 3 penerima manfaat. Ketiga, bantuan sarana prasarana dakwah atau sound system yang diberikan kepada 7 penerima manfaat.
Total bantuan yang disalurkan dalam program tersebut mencapai Rp63.200.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memperkuat fasilitas penunjang kegiatan ibadah dan dakwah, sekaligus mendorong pemberdayaan lembaga keagamaan di Kota Semarang.
Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam menunjang kegiatan dakwah dan pemberdayaan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Melalui program Semarang Takwa, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam mendukung sarana ibadah, aktivitas dakwah, dan penguatan lembaga keagamaan di ibu kota Jawa Tengah.
Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
25/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Semarang Makmur. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada 8 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi warga.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan pentasyarufan dibuka oleh Kepala Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Rifa’i, yang didampingi staf pendayagunaan, Ana Falihah.
Dalam kesempatan itu, Rifa’i menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik agar dapat mengembangkan usaha yang dijalankan dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat bisa lebih mandiri secara ekonomi, mengembangkan usahanya, dan ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk menambah modal dan mendukung keberlangsungan usaha mereka.
Program bantuan modal usaha ini diharapkan tidak hanya membantu penerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya para munfiq dan muzaki baru dari hasil usaha yang berkembang.
Melalui program Semarang Makmur, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi, agar zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Catat! Kalender Hijriah 27-31 Agustus 2026, Cek Tanggal Kelahiranmu di Sini
Bulan Agustus 2026 segera memasuki penghujung bulan. Bagi masyarakat Muslim di Semarang dan sekitarnya, periode akhir Agustus tahun ini masih berada dalam suasana bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah, salah satu bulan yang lekat dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Memasuki akhir bulan, informasi mengenai kalender Hijriah Agustus 2026 menjadi salah satu hal yang banyak dicari masyarakat. Selain membantu mengetahui tanggal dalam penanggalan Islam, kalender Hijriah juga dapat digunakan untuk melihat keterkaitan antara tanggal Masehi, kalender Jawa, pasaran, hingga weton.
Bagi warga Semarang yang ingin mengetahui tanggal Hijriah pada akhir Agustus 2026, terdapat lima tanggal yang bisa dicatat, yakni mulai Kamis, 27 Agustus hingga Senin, 31 Agustus 2026.
Penanggalan ini juga menarik bagi masyarakat yang ingin mengetahui tanggal kelahiran berdasarkan kalender Hijriah. Dengan mencocokkan tanggal lahir dalam kalender Masehi dengan penanggalan Hijriah, seseorang dapat mengetahui bulan dan tanggal Islam yang bertepatan dengan hari kelahirannya.
Berikut kalender Hijriah, kalender Jawa, serta weton untuk 27-31 Agustus 2026:
Kamis, 27 Agustus 2026
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, kalender Hijriah menunjukkan 14 Rabiul Awal 1448 H.
Sementara itu, dalam kalender Jawa tanggal tersebut bertepatan dengan 13 Mulud 1960. Hari tersebut memiliki pasaran Legi, sehingga wetonnya adalah Kamis Legi.
Jumat, 28 Agustus 2026
Sehari berikutnya, Jumat, 28 Agustus 2026, bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1448 H.
Dalam kalender Jawa, tanggal tersebut merupakan 14 Mulud 1960. Pasaran pada hari Jumat tersebut adalah Pahing, sehingga wetonnya menjadi Jumat Pahing.
Sabtu, 29 Agustus 2026
Memasuki akhir pekan, Sabtu, 29 Agustus 2026 bertepatan dengan 16 Rabiul Awal 1448 H.
Tanggal tersebut dalam kalender Jawa tercatat sebagai 15 Mulud 1960 dengan pasaran Pon. Dengan demikian, weton pada 29 Agustus 2026 adalah Sabtu Pon.
Minggu, 30 Agustus 2026
Pada Minggu, 30 Agustus 2026, penanggalan Hijriah memasuki 17 Rabiul Awal 1448 H.
Sementara kalender Jawa menunjukkan 16 Mulud 1960. Pasaran pada tanggal tersebut adalah Wage, sehingga wetonnya yakni Minggu Wage.
Senin, 31 Agustus 2026
Menutup bulan Agustus 2026, Senin, 31 Agustus bertepatan dengan 18 Rabiul Awal 1448 H.
Dalam kalender Jawa, tanggal tersebut tercatat sebagai 17 Mulud 1960. Adapun pasarannya adalah Kliwon, sehingga weton pada hari tersebut adalah Senin Kliwon.
Cek Tanggal Kelahiran Berdasarkan Kalender Hijriah
Bagi warga Semarang yang ingin mengetahui tanggal kelahiran dalam kalender Hijriah, daftar tersebut dapat menjadi salah satu referensi untuk mencocokkan penanggalan Masehi dengan penanggalan Islam.
Kalender Hijriah sendiri menggunakan sistem peredaran Bulan sehingga jumlah hari dalam satu bulan berbeda dengan kalender Masehi yang menggunakan sistem kalender Matahari. Karena itu, tanggal Hijriah akan bergeser setiap tahunnya jika dibandingkan dengan tanggal Masehi.
Selain kalender Hijriah, keberadaan kalender Jawa juga masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Jawa. Penanggalan tersebut tidak hanya memuat nama bulan dan tanggal, tetapi juga mengenal pasaran seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon yang kemudian membentuk sistem weton.
Sehingga, bagi warga Semarang yang sedang mencari kalender Hijriah 27-31 Agustus 2026, lima tanggal di atas dapat dicatat. Selain mengetahui tanggal Islam, masyarakat juga bisa melihat padanan kalender Jawa sekaligus weton pada penghujung Agustus 2026.***
26/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Waktu Gajian Tiba! Ini Cara Mudah Bayar Zakat, Infak, dan Sedekah di BAZNAS Kota Semarang
SEMARANG – Momen gajian dapat menjadi waktu yang tepat untuk menyisihkan sebagian penghasilan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Bagi masyarakat Kota Semarang, penyaluran ZIS dapat dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang.
Dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kota Semarang selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat sesuai ketentuan dan program yang dimiliki. Karena itu, masyarakat yang ingin menunaikan ZIS dapat memilih BAZNAS Kota Semarang sebagai salah satu lembaga penyaluran.
Cara pembayaran ZIS di BAZNAS Kota Semarang juga cukup mudah. Masyarakat dapat datang langsung ke kantor BAZNAS Kota Semarang di Ruko Kalipancur 2, Jalan Abdul Rahman Saleh No. Raya, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pelayanan di kantor tersebut tersedia pada Senin-Kamis pukul 08.00-16.00 WIB, sedangkan Jumat pukul 08.00-14.00 WIB.
Selain datang langsung, masyarakat juga dapat menyalurkan ZIS secara online melalui layanan digital BAZNAS Kota Semarang.
Untuk pembayaran zakat, masyarakat dapat mengakses laman pembayaran zakat BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat
Sementara untuk infak dan sedekah, pembayaran dapat dilakukan melalui laman khusus yang telah disediakan.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Layanan digital tersebut memungkinkan masyarakat menunaikan ZIS dengan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor.
Masyarakat juga dapat melakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp 0821-7022-1818. Selain pembayaran, laman digital BAZNAS Kota Semarang turut menyediakan fitur kalkulator zakat untuk membantu masyarakat menghitung kewajiban zakat.
Dengan berbagai pilihan tersebut, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan mudah, termasuk setelah menerima penghasilan atau gaji bulanan.***
26/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tiga Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal, dari Kelahiran hingga Wafatnya Rasulullah SAW
Bulan Rabiul Awal memiliki tempat istimewa dalam sejarah Islam. Bulan ini tidak hanya dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga berkaitan dengan sejumlah peristiwa penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.
Mengutip NU Online Jombang, terdapat tiga peristiwa besar dalam sejarah kehidupan Rasulullah SAW yang sama-sama dikaitkan dengan Senin, 12 Rabiul Awal.
Pertama, kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW lahir di Kota Makkah pada Senin 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah, sekitar 571 Masehi. Kelahiran beliau menjadi awal perubahan besar bagi masyarakat Arab yang saat itu masih berada dalam masa jahiliah.
Rasulullah SAW kemudian diutus membawa risalah Islam yang mengajarkan tauhid, keadilan, kasih sayang, dan akhlak mulia. Kehadiran beliau menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Kedua, hijrah Rasulullah SAW ke Madinah. Setelah sekitar 13 tahun berdakwah di Makkah dan menghadapi tekanan dari kaum Quraisy, Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah atas perintah Allah SWT.
Hijrah menjadi salah satu tonggak penting perkembangan Islam. Di Madinah, Rasulullah SAW membangun masyarakat yang berlandaskan persaudaraan, keadilan, dan nilai-nilai Islam. Peristiwa tersebut kemudian menjadi fondasi berkembangnya peradaban Islam.
Ketiga, wafatnya Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW wafat di Madinah pada Senin 12 Rabiul Awal. Wafatnya Rasulullah menjadi salah satu peristiwa paling menyedihkan bagi umat Islam.
Meski demikian, Rasulullah SAW telah meninggalkan warisan berupa ajaran Islam dan keteladanan yang terus menjadi pedoman umat hingga kini.
Rabiul Awal akhirnya bukan sekadar bulan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bulan ini juga menjadi momentum untuk mengingat perjalanan dakwah, perjuangan, pengorbanan, serta akhlak Rasulullah SAW dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.***
26/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS





