Berita Terkini
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat dan mematangkan program penerima manfaat zakat serta infak yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Juni 2026, dan menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran dana zakat serta infak dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
FGD tersebut dihadiri oleh sekitar 60 guru agama Islam dari berbagai sekolah di Kota Semarang. Hadir pula Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M.
Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai rencana pengembangan program penerima manfaat zakat dan infak. Pembahasan difokuskan pada upaya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan para guru PAI sangat penting dalam mendukung keberhasilan program sosial keagamaan khususnya guna menuntaskan sebagian baca tulis al-quran yang masih tergolong rendah. Menurutnya, guru agama memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan para murid dan lingkungan pendidikan sehingga dapat membantu mengidentifikasi calon penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan.
Selain membahas mekanisme penyaluran zakat dan infak, forum ini juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan dari para guru terkait kebutuhan di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, diharapkan program-program BAZNAS Kota Semarang dapat semakin relevan dengan kondisi sosial yang ada.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dan infak harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, masukan dari para guru PAI dinilai sangat berharga untuk mendukung penyempurnaan program yang akan dijalankan ke depan.
Melalui kegiatan FGD ini, Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adanya forum tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat di lingkup Kementerian Agama Kota Semarang.***
09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan melalui program Sedekah Jumat. Program ini menjadi salah satu upaya menggerakkan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan di Kota Semarang.
Melalui kampanye bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Semarang mengajak warga untuk menyisihkan sebagian rezekinya setiap hari Jumat. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sedekah Jumat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain memberikan manfaat bagi penerima, sedekah juga diyakini mampu mendatangkan keberkahan dan melipatgandakan pahala bagi orang yang menunaikannya.
Dalam materi sosialisasinya, BAZNAS Kota Semarang mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hadid ayat 18 yang berbunyi:
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak."
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan memperoleh balasan berlipat ganda dari Allah SWT.
BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui program Sedekah Jumat akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kota Semarang.
Program-program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu, bantuan kesehatan, bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan berpartisipasi dalam Sedekah Jumat, masyarakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Semarang.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan sedekah melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang, yaitu:
Bank Mandiri
Nomor Rekening: 135.0000.5000.80
Kode Bank: 008
Bank BNI
Nomor Rekening: 201.457.5855
Kode Bank: 009
Kedua rekening tersebut atas nama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang.
Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara digital dengan klik link yang ada di bawah ini:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, lalu ikuti beberapa langkah yang terdapat dalam link tersebut.
Setelah melakukan transaksi, donatur dapat mengirimkan bukti pembayaran kepada layanan BAZNAS Kota Semarang untuk proses konfirmasi.
Melalui program Sedekah Jumat ini, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sedekah yang terkumpul diharapkan mampu memberikan manfaat luas serta membantu mewujudkan Kota Semarang yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh warganya.***
05/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Dana Pembantuan Kegiatan ke Kemenag
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang melakukan koordinasi pembantuan pendistribusian kegiatan kepada Penyelenggara Zakat dan Wakaf di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, Ahmad Muhtadin, S.HI, didampingi para amil bidang pengumpulan. Dalam kesempatan itu, Ahmad Muhtadin bertemu dengan Ibu Ika dari Kemenag Kota Semarang untuk menyerahkan dana pembantuan kegiatan.
Penyaluran dana tersebut merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kota Semarang terhadap berbagai program yang telah direncanakan oleh Kementerian Agama Kota Semarang.
Pembantuan pendistribusian kegiatan ini juga mengacu pada Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang telah disusun oleh Kemenag Kota Semarang bersama BAZNAS Kota Semarang.
Melalui koordinasi ini, BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi dengan Kementerian Agama dapat terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan program zakat, wakaf, dan kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kerja sama antara kedua lembaga tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta memperluas dampak positif bagi kesejahteraan umat di Kota Semarang.***
04/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan.
Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit.
Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.
BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial.
Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan.
Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***
05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS.
“Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan.
Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.
Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.
11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Alat Kesehatan ke 9 Mustahik
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan sosial berbasis kesehatan melalui program unggulan Semarang Sehat. Program ini menjadi bagian dari panca program utama yang digencarkan lembaga tersebut untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan.
Pada penyaluran kali ini, bantuan disalurkan kepada 9 mustahik yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Semarang Utara, Tugu, Gayamsari, dan Semarang Barat. Bantuan berupa kursi roda dan hospital bed, dua jenis alat kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh warga dengan keterbatasan fisik maupun pasien yang tengah menjalani perawatan mandiri di rumah.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB), Bapak Suwarto, yang didampingi oleh staf pengumpulan, Nada Nedia. Keduanya memastikan proses distribusi berlangsung tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi mustahik yang membutuhkan. Kehadiran tim BTB juga menjadi simbol hadirnya layanan cepat dan responsif yang terus dijaga oleh BAZNAS Kota Semarang dalam berbagai kondisi.
Para penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Salah seorang mustahik mengungkapkan rasa terima kasihnya karena bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga dalam merawat anggota keluarganya yang sakit.
Baginya, alat kesehatan seperti kursi roda dan hospital bed bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral yang memberi harapan baru.
Dalam upaya memperluas jangkauan dan memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kebaikan, BAZNAS Kota Semarang kini menyediakan layanan donasi digital. Masyarakat dapat berdonasi dengan mudah melalui tautan resmi berikut:
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui layanan ini, siapa pun dapat menyalurkan sedekah hanya dengan beberapa langkah: klik tautan, pilih jenis dana yang ingin disalurkan, dan masukkan nominal donasi. Sistem digital ini memungkinkan proses donasi berlangsung cepat, aman, dan transparan.
Setiap rupiah yang disumbangkan bukan hanya menjadi amalan jariyah, tetapi juga membawa dampak besar bagi warga yang hidup dalam keterbatasan. Lewat program-program seperti Semarang Sehat, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses kesehatan layak serta mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Dengan dukungan masyarakat dan transparansi penyaluran dana, BAZNAS Kota Semarang terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan—membangun kota yang lebih peduli, sehat, dan berkeadilan sosial.***
21/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Sembako untuk Dapur Umum Korban Banjir Purwoyoso
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menunjukkan komitmen nyata dan kepedulian sosialnya dengan kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui pendistribusian paket sembako yang difokuskan untuk mendukung operasi dapur umum korban banjir, sekaligus membantu pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Banjir yang melanda Kelurahan Purwoyoso beberapa waktu lalu telah merendam sejumlah rumah dan fasilitas warga, terutama di wilayah yang termasuk kawasan rendah. Data terakhir menunjukkan bahwa terdapat lima RW yang terdampak banjir, dengan total sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau ±900 jiwa yang merasakan dampaknya. Kondisi ini mendorong BAZNAS Kota Semarang untuk segera mengambil langkah nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang kesulitan akibat bencana tersebut.
BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir secara langsung.
“Kami hadir bukan hanya memberi bantuan sekali, tetapi memastikan dukungan terus mengalir sampai masyarakat benar-benar pulih. Dapur umum merupakan ujung tombak untuk memastikan warga tetap bisa mendapatkan makanan bergizi setelah bencana, sehingga bantuan sembako ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, dan kebutuhan pangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi bersama aparatur kelurahan setempat dan relawan dapur umum, agar setiap paket dibagikan tepat sasaran dan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kebutuhan warga terdampak.
Salah satu warga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa keberadaan dapur umum dan bantuan sembako sangat membantu keluarga besarnya yang masih berupaya membersihkan rumah setelah banjir.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu mendukung dapur umum di sini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memastikan anak-anak tetap mendapat makanan setiap hari,” katanya dengan haru.
Dengan langkah cepat dan penuh empati, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat tetapi juga bergerak di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan secara langsung.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.***
18/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Rumah Roboh
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. Melalui program tanggap bencana, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rumah roboh akibat longsor yang terjadi di kelurahan sukorejo. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata hadirnya BAZNAS sebagai lembaga yang responsif, amanah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, Bapak Nur Fuad, S.Ag, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban yang sedang menghadapi situasi sulit.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa BAZNAS selalu berupaya hadir secara langsung untuk memastikan bantuan diterima dengan baik dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga warga terdampak, yaitu Ibu Indah Fitriana, Suyono, dan Markonah. Ketiganya mengalami kerugian material setelah rumah mereka roboh akibat lokasi rumahnya dekat dengan sungai dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Dalam penyerahan bantuan itu, salah satu penerima menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS serta para muzakki dan munfiq yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka.
“Terima kasih, dengan bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin. Semoga menjadi berkah. Barakallah untuk rezeki yang telah disalurkan,” ujar salah satu penerima dengan penuh haru.
Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun bantuan, dampaknya sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Program bantuan tanggap bencana ini merupakan bagian dari misi BAZNAS Kota Semarang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, kehadiran langsung menunjukkan bahwa dana zakat dari muzakki benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, cepat, dan transparan.
BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak kepedulian, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang menghadapi musibah.
Anda dapat menyalurkan sedekah subuh melalui BAZNAS Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Melalui kolaborasi dan niat baik bersama, diharapkan bantuan tersebut dapat membantu para korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali membuktikan bahwa kehadirannya menjadi harapan di tengah masyarakat, khususnya saat bencana datang tanpa diduga. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan mampu meringankan beban para penerima.***
12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Artikel Terbaru
Tahun Baru Muharram akan Segera Tiba! Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi salah satu momen yang dinantikan umat Muslim di seluruh Indonesia. Selain menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, peringatan 1 Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, memperbanyak ibadah, serta menyusun berbagai agenda keagamaan di tahun yang baru.
Banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai kapan tepatnya 1 Muharram 1448 H akan berlangsung. Pasalnya, sistem kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi sehingga tanggal pergantian tahun Islam tidak selalu sama setiap tahunnya.
Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, pergantian tahun dari 1447 H menuju 1448 H akan dimulai sejak waktu Magrib pada Senin, 15 Juni 2026.
Perlu diketahui, dalam sistem kalender Hijriah, pergantian hari terjadi setelah matahari terbenam atau saat masuk waktu Magrib. Karena itu, malam Tahun Baru Islam sudah dimulai sejak petang hari sebelum tanggal 1 Muharram.
Meski demikian, tanggal tersebut masih bersifat prediksi dan akan menunggu hasil sidang isbat serta pemantauan hilal yang dilakukan Kementerian Agama pada akhir bulan Zulhijah 1447 H. Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pemerintah guna mengetahui penetapan tanggal yang final.
Bulan Muharram sendiri memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah, berpuasa sunnah, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Di berbagai daerah, peringatan Tahun Baru Islam juga diramaikan dengan beragam kegiatan keagamaan seperti pawai Muharram, pengajian, doa bersama, santunan anak yatim, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kabar baik bagi masyarakat, pemerintah telah menetapkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai hari libur nasional yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Namun, untuk peringatan ini tidak terdapat cuti bersama.
Meski hanya satu hari, masyarakat tetap berpeluang menikmati libur lebih panjang dengan mengambil cuti tahunan pada Senin, 15 Juni 2026. Berikut rinciannya:
- Sabtu, 13 Juni 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 14 Juni 2026: Libur akhir pekan
- Senin, 15 Juni 2026: Cuti tahunan
- Selasa, 16 Juni 2026: Libur Nasional Tahun Baru Islam 1448 H
Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati libur panjang selama empat hari berturut-turut sekaligus memanfaatkan momen Tahun Baru Islam untuk beribadah, berkumpul bersama keluarga, maupun beristirahat dari aktivitas sehari-hari.***
09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H, Catat Tanggal Pelaksanaannya
Umat Islam yang ingin melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh pada bulan Muharram 1448 Hijriah perlu mencatat jadwal pelaksanaannya. Puasa sunnah yang dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah ini jatuh pada akhir Juni 2026.
Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan sunnah yang dikerjakan selama tiga hari berturut-turut, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Amalan ini dianjurkan Rasulullah SAW karena memiliki pahala yang besar dan dapat menjadi salah satu sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, jadwal puasa Ayyamul Bidh Muharram tahun ini adalah sebagai berikut:
- Minggu, 28 Juni 2026 (13 Muharram 1448 H)
- Senin, 29 Juni 2026 (14 Muharram 1448 H)
- Selasa, 30 Juni 2026 (15 Muharram 1448 H)
Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu ibadah sunnah yang banyak dijalankan umat Islam karena keutamaannya. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa berpuasa tiga hari setiap bulan memiliki pahala yang sebanding dengan berpuasa sepanjang tahun, karena setiap kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Selain menjalankan puasa Ayyamul Bidh, bulan Muharram juga menjadi momen bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah lainnya.
Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam, sehingga berbagai amalan saleh dianjurkan untuk ditingkatkan selama bulan ini.
Tidak hanya itu, umat Islam juga dapat melaksanakan puasa sunnah lainnya di bulan Muharram, seperti puasa Tasu'a pada 9 Muharram dan puasa Asyura pada 10 Muharram yang dikenal memiliki keutamaan besar.
Dengan mengetahui jadwal puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H lebih awal, diharapkan umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah sunnah tersebut secara maksimal.***
09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Belum Melakukan Pembayaran Fidyah? Ini Cara dan Waktu Pelaksanannya
Puasa Ramadan 2026 telah selesai dilaksanakan oleh umat Muslim pada Februari hingga Maret lalu. Ibadah puasa selama satu bulan penuh tersebut merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat dan tidak memiliki halangan atau udzur syar'i. Namun, tidak semua orang dapat menjalankan puasa Ramadan secara penuh karena kondisi tertentu yang dibenarkan dalam ajaran Islam.
Beberapa kondisi yang termasuk udzur syar'i antara lain sakit berat, usia lanjut, haid, kehamilan, hingga menyusui. Dalam keadaan tersebut, seorang Muslim diperbolehkan tidak menjalankan puasa Ramadan. Meski demikian, kewajiban yang ditinggalkan tetap harus ditunaikan melalui ketentuan yang telah diatur dalam syariat, salah satunya dengan membayar fidyah bagi golongan yang memenuhi syarat.
Fidyah merupakan tebusan atau denda berupa harta yang wajib diberikan oleh seorang Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan tertentu. Pembayaran fidyah bertujuan untuk menggugurkan kewajiban puasa yang tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam hukum Islam.
Lalu, kapan batas waktu pembayaran fidyah?
Secara umum, fidyah dapat ditunaikan sejak seseorang tidak menjalankan puasa pada hari yang bersangkutan. Pembayaran dapat dilakukan pada malam hari sebelum waktu puasa dimulai atau setelah seseorang diketahui tidak berpuasa pada hari tersebut.
Selain itu, fidyah juga dapat dikumpulkan dan dibayarkan sekaligus pada akhir bulan Ramadan. Bahkan, pembayaran fidyah masih diperbolehkan dilakukan setelah Ramadan berakhir hingga menjelang datangnya Ramadan tahun berikutnya.
Meski demikian, umat Muslim dianjurkan untuk segera menunaikan fidyah agar kewajiban tersebut tidak tertunda terlalu lama.
Cara Membayar Fidyah
Dalam praktiknya, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan umat Muslim untuk menunaikan fidyah sesuai syariat Islam.
Pertama, memberikan makanan kepada fakir miskin dengan cara memasak hidangan dan mengundang sejumlah orang miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.
Kedua, memberikan makanan pokok seperti beras yang disertai lauk atau bahan makanan lain yang layak untuk dikonsumsi oleh penerima.
Ketiga, menyalurkan fidyah melalui lembaga amil zakat atau lembaga sosial terpercaya yang memiliki program penyaluran fidyah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi masyarakat yang ingin membayar fidyah secara praktis, penyaluran juga dapat dilakukan melalui layanan digital yang disediakan oleh lembaga resmi seperti Baznas Kota Semarang.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Pilih menu Fidyah dan ikuti langkah-langkahnya.
Melalui layanan tersebut, pembayaran fidyah dapat dilakukan secara online dengan mudah dan aman.
Memahami ketentuan fidyah menjadi penting bagi umat Muslim yang memiliki kewajiban mengganti puasa Ramadan.
Dengan menunaikannya sesuai syariat dan tepat waktu, kewajiban ibadah dapat diselesaikan dengan baik sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.***
08/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS TV
WISUDA BEASISWA PRODUKTIF BAZNAS KOTA SEMARANG
Penulis: HUMAS





