WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Sambut Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang Salurkan Santunan kepada 104 Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas
Sambut Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang Salurkan Santunan kepada 104 Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas
SEMARANG – Dalam rangka menyambut bulan Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan santunan kepada 104 anak yatim piatu dan penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang pada Sabtu (11/7/2026). Penyaluran santunan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Muharram, yang dalam ajaran Islam dikenal sebagai salah satu bulan istimewa dan momentum untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Acara turut dihadiri Kepala Kementerian Agama Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Hj. Afifah, S.Pd., serta Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Semarang Hj. Aminah. Sebanyak 104 penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah, hingga penyandang disabilitas. Salah seorang penerima santunan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diterimanya. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani pendidikan. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., berharap program santunan ini memberikan manfaat bagi seluruh penerima. "Saya berharap semoga santunan ini bisa membantu adik-adik penerima, dan memberkahi semua yang mendapatkannya." Melalui peringatan Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim serta membiasakan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang dapat mengakses laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah untuk memperoleh informasi dan mengikuti tata cara penyaluran yang tersedia.***
13/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan di 3 Sekolah Kelurahan Rowosari
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan di 3 Sekolah Kelurahan Rowosari
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya untuk membantu sesama dalam salah satu program yang dimiliki yakni Semarang Makmur. Kali ini program Semarang Makmur yang dilakukan adalah bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa di tiga sekolah yang berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Tiga sekolah penerima bantuan meliputi RA Hidayatullah, MI Miftakhul Ulum 01, dan MI Miftakhul Ulum 02. Masing-masing sekolah menerima untuk 10 siswa. Total dana yang disalurkan mencapai Rp12.500.000. Setiap siswa jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menerima bantuan sebesar Rp600.000, sedangkan siswa Raudhatul Athfal (RA) memperoleh Rp500.000 per anak. Dalam kegiatan ini, penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Bapak Wahyudi. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga penerima manfaat sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa. Melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai salah satu upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan digital yang juga mencakup pembayaran fidyah, DSKL, dan kurban sesuai kebutuhan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
02/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Apresiasi Kepercayaan Pembayaran DAM Haji: BAZNAS Kota Semarang Serahkan Simbolisasi Sertifikat kepada Jamaah
Apresiasi Kepercayaan Pembayaran DAM Haji: BAZNAS Kota Semarang Serahkan Simbolisasi Sertifikat kepada Jamaah
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyerahkan sertifikat pembayaran DAM Haji secara simbolis kepada enam jamaah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Selasa (30/6/2026). Penyerahan berlangsung di Kantor Kemenag Kota Semarang dalam rangkaian kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa pembayaran DAM Haji para jamaah telah diterima dan dikelola oleh BAZNAS Kota Semarang sesuai ketentuan yang berlaku. Secara simbolis, sertifikat diserahkan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Wakil kepala III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan apresiasi kepada para jamaah yang telah mempercayakan pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang pada musim haji 2026. "Kepercayaan para jamaah menjadi amanah bagi BAZNAS untuk mengelola pembayaran DAM Haji secara profesional, transparan, dan sesuai syariat," ujarnya. Program penerimaan pembayaran DAM Haji tahun 2026 merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Semarang. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang pelaksanaan haji dan tata cara pembayaran DAM. Meski baru pertama kali dibuka, layanan tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah. Tercatat sebanyak 101 jamaah telah melakukan pembayaran DAM melalui BAZNAS Kota Semarang. Selain memperoleh sertifikat, para pembayar DAM juga akan menerima dokumentasi proses penyembelihan hewan DAM sebagai bentuk transparansi pengelolaannya. Penyaluran sertifikat dilakukan secara bertahap oleh amil BAZNAS, dengan penyerahan simbolis pada kegiatan di Kemenag Kota Semarang. BAZNAS Kota Semarang berharap layanan pembayaran DAM Haji melalui lembaga resmi semakin dimanfaatkan oleh jamaah pada musim haji mendatang. Melalui pengelolaan yang akuntabel dan sesuai syariat, manfaat pembayaran DAM diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang berhak menerima.***
30/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup. "Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan." Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan. Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penyaluran 1.000 Santunan Lebaran Anak Yatim di Kemenag
SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharram. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 santunan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan 260 penerima manfaat hadir secara simbolis di Kantor Kemenag Kota Semarang. Penerima manfaat yang hadir merupakan siswa jenjang RA/TK, MI, MTs, dan MA se-Kota Semarang serta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Semarang. Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag, yang datang memberikan dukungan sekaligus menyambut para penerima manfaat. Program santunan ini terlaksana berkat sinergi antara Kemenag Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang, BAZNAS Kota Semarang, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta lembaga amil zakat. Bantuan yang diberikan berupa santunan dana dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Pemerintah Kota Semarang Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., beserta sejumlah tamu undangan yang ikut mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, H. Muhtasit menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun kepada para penerima manfaat secara tepat sasaran. "Ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kemenag terus konsisten mendistribusikan dana yang telah dihimpun kepada masyarakat yang berhak menerimanya," ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaporan ZISWAF Kemenag Kota Semarang, Cholida Hanum, menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, UPZ, dan masyarakat terus terjalin sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari penyaluran dana sosial keagamaan, khususnya pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram.***

30-06-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Waka II BAZNAS Kota Semarang Hadiri Santunan Anak Yatim di Pengajian Kuningan Bersholawat
Waka II BAZNAS Kota Semarang Hadiri Santunan Anak Yatim di Pengajian Kuningan Bersholawat
SEMARANG - Wakil Ketua (Waka) II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang Ibu Hj. Afifah, S.Pd, mewakili ketua hadiri kegiatan santuanan anak yatim yang bersamaan dengan pengajian kuningan bersholawat bersama Gus Ali Gondrong. Kegiatan kuningan bersholawat beserta santunan anak yatim itu berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 dan dihadiri warga sekitar Semarang Utara beserta para penerima manfaat bantuan. Dalam kegiatan ini sebanyak 50 anak mendapati santunan anak yatim yang diwakili oleh 5 anak penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, Hj. Afifah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Kota Semarang di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di momentum bulan Muharram yang identik dengan semangat berbagi. “Melalui santunan ini, kami ingin memberikan kebahagiaan kepada anak-anak serta menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin berbagi dengan sesama,” ujarnya. BAZNAS Kota Semarang berharap kehadirannya melalui berbagai program sosial dapat terus membawa manfaat, keberkahan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***

22-06-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Semarang Makmur. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada 8 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi warga. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan pentasyarufan dibuka oleh Kepala Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Rifa’i, yang didampingi staf pendayagunaan, Ana Falihah. Dalam kesempatan itu, Rifa’i menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik agar dapat mengembangkan usaha yang dijalankan dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat bisa lebih mandiri secara ekonomi, mengembangkan usahanya, dan ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk menambah modal dan mendukung keberlangsungan usaha mereka. Program bantuan modal usaha ini diharapkan tidak hanya membantu penerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya para munfiq dan muzaki baru dari hasil usaha yang berkembang. Melalui program Semarang Makmur, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi, agar zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Serahkan 50 Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram
BAZNAS Kota Semarang Serahkan 50 Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Semarang Peduli. Kali ini, BAZNAS menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim dalam kegiatan Pengajian Kuningan Bersholawat di bulan Muharram. Kegiatan santunan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Hj. Afifah, S.Pd, didampingi Kepala Bagian Pendistribusian Wahyudi. Dalam kesempatan itu, Hj. Afifah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Kota Semarang di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di momentum bulan Muharram yang identik dengan semangat berbagi. “Melalui santunan ini, kami ingin memberikan kebahagiaan kepada anak-anak serta menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin berbagi dengan sesama,” ujarnya. Sebanyak 50 anak yatim yang menerima santunan tampak bahagia dan antusias mengikuti rangkaian acara. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima. BAZNAS Kota Semarang berharap kehadirannya melalui berbagai program sosial dapat terus membawa manfaat, keberkahan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat panjenengan simak.***
22/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kembali Tunjukkan Komitmennya, BAZNAS Kota Semarang Rampungkan 10 RTLH
Kembali Tunjukkan Komitmennya, BAZNAS Kota Semarang Rampungkan 10 RTLH
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan Rumah Layak Huni. Terbaru, BAZNAS Kota Semarang berhasil menyelesaikan renovasi 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan sehat untuk ditempati para mustahik. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki dan munfiq. Melalui pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran, dana yang dipercayakan masyarakat tersebut mampu menghadirkan perubahan besar bagi keluarga penerima manfaat. Pembangunan dan renovasi RTLH kali ini dilakukan di kawasan Wates. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Semarang menggandeng program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) guna mempercepat proses pembangunan serta memastikan kualitas rumah yang dibangun sesuai dengan standar kelayakan hunian. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Semarang dan TMMD menjadi bukti bahwa sinergi berbagai pihak dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, program ini juga memberikan harapan baru bagi keluarga penerima bantuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Salah satu penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku kini dapat tinggal bersama keluarga di rumah yang lebih nyaman dan aman dibandingkan sebelumnya. “Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang dan TMMD yang telah membantu kami. Rumah ini sangat berarti bagi keluarga kami karena sekarang lebih nyaman dan aman untuk ditempati setiap hari,” ungkapnya. Keberhasilan program Rumah Layak Huni ini tidak lepas dari dukungan masyarakat yang terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan berbagai program sosial yang bertujuan membantu warga kurang mampu. Melalui dana ZIS yang terkumpul, BAZNAS Kota Semarang dapat terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga perbaikan tempat tinggal. BAZNAS Kota Semarang pun mengajak masyarakat untuk terus berbagi kebaikan melalui kanal donasi resmi yang telah disediakan. Kini, proses berdonasi semakin mudah karena dapat dilakukan secara digital melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang. https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Dengan dukungan dan kepedulian bersama, semakin banyak keluarga kurang mampu yang dapat merasakan manfaat dari program sosial, termasuk memperoleh rumah layak huni yang menjadi fondasi penting bagi kehidupan yang lebih sejahtera.***
08/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Amalan Bulan Safar yang Dianjurkan dalam Islam, Simak Penjelasan dan Mitos yang Perlu Diluruskan
Amalan Bulan Safar yang Dianjurkan dalam Islam, Simak Penjelasan dan Mitos yang Perlu Diluruskan
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah yang kerap dikaitkan dengan berbagai mitos di tengah masyarakat. Padahal, dalam ajaran Islam tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa Safar adalah bulan yang membawa kesialan atau keburukan. Sebaliknya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah sebagaimana pada bulan-bulan lainnya. Mulai dari bersedekah, berpuasa sunnah, hingga memperbanyak doa dan zikir menjadi amalan yang dapat dilakukan sepanjang bulan Safar. Menurut buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah karya Ida Fitri Shohibah, kata Safar berarti "kosong". Nama tersebut merujuk pada kebiasaan masyarakat Arab pada masa lampau yang meninggalkan rumah untuk bepergian atau berperang sehingga permukiman menjadi kosong. Pada masa Arab Jahiliah, Safar dipercaya sebagai bulan yang membawa kesialan. Namun anggapan tersebut dibantah langsung oleh Rasulullah SAW melalui hadis sahih. "Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah, tidak ada kesialan karena burung hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR Bukhari dan Muslim). Hadis tersebut menegaskan bahwa keyakinan mengenai kesialan pada bulan Safar tidak memiliki dasar dalam syariat Islam. Beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Safar di antaranya memperbanyak sedekah, menjalankan puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis maupun Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah, serta memperbanyak salat sunnah, doa, dan zikir. Rasulullah SAW juga bersabda, "Setiap yang baik adalah sedekah." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Abi Syaibah), yang menunjukkan bahwa amal kebaikan memiliki keutamaan kapan pun dilakukan. Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk terus menjaga ibadah wajib dan memperbanyak salat sunnah seperti dhuha, tahajud, dan witir sebagai bentuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mengenai doa pada bulan Safar, para ulama menjelaskan bahwa tidak terdapat doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW untuk bulan ini. Namun terdapat riwayat dari Abdullah bin Amr RA mengenai doa memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan yang dinilai sahih oleh Syekh Al-Albani. Sementara itu, amalan yang dikenal sebagai shalat tolak bala bulan Safar tidak memiliki dalil sahih yang menetapkannya sebagai ibadah khusus pada bulan Safar. Praktik tersebut lebih dikenal sebagai tradisi yang berkembang di sebagian daerah dan tidak termasuk amalan sunnah yang secara khusus diajarkan Rasulullah SAW. Dengan demikian, umat Islam tidak perlu mempercayai mitos kesialan pada bulan Safar. Yang dianjurkan adalah mengisi bulan tersebut dengan memperbanyak ibadah, amal saleh, doa, dan zikir sebagaimana ajaran Islam yang berlaku sepanjang tahun.***
16/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Sunnah Safar 2026 Lengkap: Mulai dari Ayyamul Bidh dan Senin Kamis
Jadwal Puasa Sunnah Safar 2026 Lengkap: Mulai dari Ayyamul Bidh dan Senin Kamis
Kalender Hijriah telah memasuki bulan Safar 1448 Hijriah setelah berakhirnya Muharram. Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, 1 Safar 1448 H jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026. Memasuki bulan kedua dalam kalender Islam ini, umat Muslim dapat memperbanyak ibadah dengan melaksanakan berbagai puasa sunnah. Puasa sunnah yang dianjurkan selama bulan Safar antara lain puasa Ayyamul Bidh pada pertengahan bulan Hijriah serta puasa Senin-Kamis yang rutin diamalkan Rasulullah SAW. Meski di masa Arab Jahiliyah bulan Safar pernah dianggap membawa kesialan, anggapan tersebut telah dibantah Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan: "Tidak ada penyakit menular (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (menganggap sial sesuatu hingga tidak jadi beramal), tidak ada kesialan karena burung hamah, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." Karena itu, umat Islam dianjurkan mengisi bulan Safar dengan berbagai amal saleh, termasuk menjalankan ibadah puasa sunnah. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Safar 1448 H Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Mengacu pada Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, jadwalnya adalah: Selasa, 28 Juli 2026 (13 Safar 1448 H) Rabu, 29 Juli 2026 (14 Safar 1448 H) Kamis, 30 Juli 2026 (15 Safar 1448 H) Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa ini. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun. Jadwal Puasa Senin-Kamis Safar 1448 H Selain Ayyamul Bidh, umat Muslim juga dapat menjalankan puasa sunnah setiap hari Senin dan Kamis dengan jadwal sebagai berikut: Kamis, 16 Juli 2026 Senin, 20 Juli 2026 Kamis, 23 Juli 2026 Senin, 27 Juli 2026 Kamis, 30 Juli 2026 Senin, 3 Agustus 2026 Kamis, 6 Agustus 2026 Senin, 10 Agustus 2026 Kamis, 13 Agustus 2026 Perlu diketahui, meskipun beberapa tanggal tersebut berada pada bulan Agustus 2026 dalam kalender Masehi, seluruhnya masih termasuk dalam bulan Safar 1448 Hijriah. Dengan mengetahui jadwal puasa sunnah sejak awal bulan, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk memperbanyak ibadah selama Safar dan meraih keutamaan yang dianjurkan dalam syariat.***
16/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Bulan Safar 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah serta Sejarah dan Mitosnya
Kapan Bulan Safar 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah serta Sejarah dan Mitosnya
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharam. Menjelang pergantian bulan Hijriah, banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai kapan 1 Safar 1448 Hijriah dimulai serta sejarah di balik penamaan bulan tersebut. Selain itu, bulan Safar juga kerap dikaitkan dengan berbagai mitos yang berkembang sejak masa Arab Jahiliyah. Namun, ajaran Islam menegaskan bahwa anggapan Safar sebagai bulan pembawa kesialan tidak memiliki dasar. Kapan Bulan Safar 1448 Hijriah Dimulai? Pada tahun 2026, awal bulan Safar versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Safar 1448 Hijriah pada Rabu, 15 Juli 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berikut jadwal awal Safar 1448 Hijriah: Pemerintah: 1 Safar 1448 H pada Kamis, 16 Juli 2026. Nahdlatul Ulama (NU): 1 Safar 1448 H pada Kamis, 16 Juli 2026. Muhammadiyah: 1 Safar 1448 H pada Rabu, 15 Juli 2026. Meski terdapat perbedaan awal bulan, ketiga kalender tersebut sama-sama menunjukkan bahwa 29 Safar 1448 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 13 Agustus 2026. Setelah itu, umat Islam akan memasuki bulan Rabiulawal, bulan yang dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sejarah Penamaan Bulan Safar Mengutip penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), kata Safar memiliki makna "kosong" (shafar) atau "warna kuning" (shufrah) sebagaimana dijelaskan dalam kitab Lisanul 'Arab karya Ibnu Mandzur. Nama tersebut diyakini berasal dari kebiasaan masyarakat Arab pada masa lampau yang meninggalkan kampung halaman untuk berperang atau melakukan perjalanan jauh sehingga permukiman menjadi kosong. Keterangan serupa juga terdapat dalam kitab Al-Mufasshal fi Tarikhil 'Arab Qablal Islam, yang menjelaskan bahwa masyarakat saat itu menyebut keadaan tersebut sebagai Shafira an-Nasu minna shafaran, yang menggambarkan kampung yang ditinggalkan penduduknya. Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan? Pada masa Jahiliyah, sebagian masyarakat Arab meyakini Safar sebagai bulan yang membawa kesialan. Mereka bahkan menghindari bepergian, menikah, maupun memulai pekerjaan penting karena khawatir tertimpa musibah. Kepercayaan tersebut diluruskan oleh Rasulullah SAW melalui sejumlah hadis. Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Nabi SAW bersabda: "Tidak ada penyakit yang menular secara sendirinya tanpa izin Allah, tidak ada hantu bergentayangan dan tidak ada shafar." (HR Muslim) Sementara itu, dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa keyakinan masyarakat Jahiliyah mengenai kesialan bulan Safar tidak benar. Beliau menjelaskan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, bukan karena adanya bulan yang dianggap membawa sial. Dengan demikian, dalam ajaran Islam tidak dikenal istilah bulan sial. Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan sama dengan bulan-bulan lainnya sebagai ciptaan Allah SWT.***
15/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV