WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Wujud Semangat Berbagi dan Pemberdayaan Asatidz: Bakdo LPQ Kota Semarang Salurkan Infaq ke BAZNAS
Wujud Semangat Berbagi dan Pemberdayaan Asatidz: Bakdo LPQ Kota Semarang Salurkan Infaq ke BAZNAS
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran sosial keumatan. Pada Senin (27/4/2026), lembaga tersebut secara resmi menyerahkan dana infaq sebesar Rp205 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Penyerahan berlangsung di Kantor Baznas Kota Semarang, Jalan Abdurrahman Saleh Kalipancur, dan diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Ketua Badko LPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid, menjelaskan bahwa dana infaq tersebut merupakan hasil penghimpunan dari para santri, ustadz, dan wali santri selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Menurutnya, agenda pengumpulan infaq ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Badko LPQ dalam memperkuat kepedulian sosial. “Setiap tahun kami menggalang infaq dari seluruh elemen LPQ, mulai dari para asatidz, santri, hingga wali santri. Dana yang terkumpul kemudian kami salurkan melalui BAZNAS agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan Baznas menjadi langkah strategis untuk memastikan dana tersalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, kerja sama tersebut dinilai mampu memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian penghimpunan infaq yang dilakukan UPZ Badko LPQ. Ia menyebutkan bahwa total dana Rp205 juta tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp170 juta. “Ini menunjukkan semangat berbagi dari para santri dan asatidz sangat tinggi. Insyaallah sekitar 70 persen dana akan kami kembalikan kepada UPZ Badko LPQ untuk pendistribusiannya,” katanya. Asyhar menambahkan bahwa dana tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi para ustadz agar memiliki usaha mandiri. Dengan adanya program pemberdayaan, para pengajar Alquran tidak hanya bergantung pada honorarium, tetapi juga bisa meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. “Harapannya, ke depan para asatidz tidak lagi menjadi mustahik, melainkan mampu bertransformasi menjadi munfiq bahkan muzakki,” tandasnya. Penyerahan infaq ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan Alquran terus tumbuh. Dengan sinergi antara UPZ Badko LPQ dan Baznas, dana umat dapat dikelola secara profesional sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kota Semarang.***
29/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Hitung Mundur, dan Potensi Libur Panjang yang Wajib Kamu Tahu
Jadwal Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Hitung Mundur, dan Potensi Libur Panjang yang Wajib Kamu Tahu
Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar umat Islam yang selalu dinantikan setiap tahunnya. Selain menjadi momen ibadah melalui penyembelihan hewan kurban, hari raya ini juga menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga. Tak heran jika masyarakat mulai mencari informasi terkait jadwal Idul Adha jauh-jauh hari demi merencanakan liburan hingga kegiatan ibadah. Lalu, sebenarnya kapan Idul Adha 2026 akan dirayakan? Dalam kalender Hijriah, Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah. Untuk mengetahui padanannya dalam kalender Masehi, perlu dilakukan konversi berdasarkan perhitungan astronomi. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) RI, Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan bertepatan pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri sebagai hari libur nasional. Meski demikian, penetapan tersebut masih bersifat sementara. Kepastian resminya akan diumumkan melalui sidang isbat yang biasanya digelar pada akhir bulan Zulkaidah. Pada tahun 2026, bulan Zulkaidah diperkirakan berakhir pada 17 Mei 2026. Dalam menentukan awal bulan Hijriah, pemerintah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang mengacu pada kriteria MABIMS. Hasil pengamatan dari berbagai wilayah di Indonesia kemudian diverifikasi sebelum ditetapkan secara resmi melalui sidang isbat. Jika dihitung dari hari ini, Selasa, 28 April 2026, maka menuju Idul Adha 2026 masih tersisa 29 hari lagi. Waktu ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan keperluan hari raya, termasuk rencana liburan, mudik, atau aktivitas keluarga lainnya. Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur Idul Adha 2026 terdiri dari satu hari libur nasional dan satu hari cuti bersama, yaitu: - Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 H - Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 H Menariknya, masyarakat dapat menikmati libur lebih panjang hingga enam hari berturut-turut dengan mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026. Jika ditambah dengan libur akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, rangkaian libur panjang akan berlangsung sebagai berikut: - Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha - Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama - Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tambahan - Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Libur akhir pekan - Senin, 1 Juni 2026: Libur nasional Hari Lahir Pancasila Dengan rangkaian tersebut, masyarakat berkesempatan merencanakan liburan lebih leluasa, baik untuk berwisata maupun mudik ke kampung halaman. Itulah informasi lengkap mengenai tanggal, hitung mundur, serta potensi libur panjang Idul Adha 2026. Semoga bermanfaat untuk perencanaan aktivitasmu!***
28/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Usai Ikuti Pelatihan, Terapis Totok Punggung Terima Sertifikat di BAZNAS Kota Semarang
Usai Ikuti Pelatihan, Terapis Totok Punggung Terima Sertifikat di BAZNAS Kota Semarang
Program pelatihan terapis totok punggung yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran dan praktik mendalam, seluruh peserta berhasil memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi mereka dalam memberikan layanan terapi. Sertifikat ini tidak hanya menjadi dokumen pengakuan, tetapi juga modal penting bagi para terapis untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja maupun membuka layanan mandiri yang lebih profesional. Keberadaan sertifikasi tersebut memberikan nilai tambah besar bagi para peserta, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Di tengah meningkatnya minat terhadap terapi kesehatan alternatif, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih layanan yang aman dan terpercaya. Dengan adanya legitimasi kompetensi, para terapis dapat memberikan pelayanan yang lebih terstandar, sehingga kehadiran mereka mampu menjawab kebutuhan publik akan terapi yang berkualitas. Pelatihan yang berlangsung intensif ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring antar peserta. Selama kegiatan, para terapis saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun hubungan profesional yang bermanfaat untuk perkembangan karier mereka di masa mendatang. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong terciptanya komunitas terapis yang solid dan saling mendukung. Antusiasme tinggi peserta selama mengikuti pelatihan menjadi indikator jelas bahwa minat masyarakat terhadap layanan kesehatan alternatif terus meningkat. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar terapi yang diberikan tidak hanya efektif, tetapi juga aman sesuai standar yang berlaku. Dengan semakin banyaknya terapis yang terlatih dan tersertifikasi, layanan totok punggung diyakini dapat berkembang menjadi pilihan terapi yang lebih dipercaya masyarakat. Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kompetensi. Tidak hanya fokus pada aspek bantuan sosial, BAZNAS juga terus mendorong pembangunan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi. Di masa mendatang, pelatihan serupa diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Para terapis yang telah tersertifikasi kini memegang peran penting sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menghadirkan layanan totok punggung yang profesional, aman, dan berbasis kompetensi. Dengan hadirnya SDM yang berkualitas, terapi totok punggung dapat menjadi solusi kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
27/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, Bantu Salurkan BTB Rumah Roboh Akibat Banjir Sungai Kaligarang
Menjelang momen Lebaran, musibah menimpa salah satu warga di sekitar aliran Sungai Kaligarang. Sebuah rumah milik Ibu Isti Mulyana di Jalan Dewi Sartika Timur, Kota Semarang, roboh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus sungai yang tiba-tiba meningkat. Kejadian ini sontak menggugah kepedulian banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang yang segera bergerak memberikan bantuan. Peristiwa itu bermula ketika hujan intens mengguyur wilayah Semarang sehingga menyebabkan debit air Sungai Kaligarang naik secara drastis. Arus yang biasanya tenang berubah menjadi sangat deras dan menghantam dinding serta pondasi rumah Ibu Isti yang sebelumnya sudah terlihat rapuh. Dalam hitungan menit, bagian bangunan rumah tersebut roboh dan tidak lagi layak ditinggali. Ibu Isti beserta keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan. Menanggapi laporan warga, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, turun ke lokasi untuk melakukan survei lapangan. Dalam kunjungan tersebut, beliau mendapati kondisi rumah yang sudah tidak aman dan berpotensi membahayakan jika tetap ditempati. Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga Ibu Isti juga mengalami kerugian material karena banyak barang yang rusak akibat terendam air. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Tanggap Bencana (BTB) kepada keluarga Ibu Isti. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen lembaga dalam memberikan perlindungan dan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurut H. Nur Fuad, kehadiran BAZNAS tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan kekuatan moral agar para korban tetap semangat menghadapi masa sulit. Saat ini, keluarga Ibu Isti terpaksa tinggal di tempat kontrakan sementara sambil menunggu proses perbaikan dan penanganan lanjutan dari pihak berwenang. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan. BAZNAS Kota Semarang juga menegaskan bahwa bantuan seperti ini adalah wujud nyata keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat. Ketika terjadi musibah, sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan warga menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sosial. Melalui aksi cepat dan tepat sasaran, diharapkan setiap korban dapat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi membantu sesama, kini dapat menyalurkan infaq dan sedekah dengan mudah melalui tautan resmi BAZNAS Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Cukup klik linknya, pilih jenis dana, dan masukkan nominal yang ingin disalurkan. Setiap kepedulian Anda sangat berarti bagi mereka yang sedang diuji dengan musibah. Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi semua pihak.***

05-05-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
Wakil Ketua III wakili Ketua hadiri tarling MUI Kota Semarang dan Santunan Yatim Piatu
*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e5cb9b17-16b6-4f4b-8a1c-ccd356c67f34-1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant"> Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh MUI Kota Semarang sekaligus kegiatan santunan bagi anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan Tarling ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang selama bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Selain melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya. Acara yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat Kota Semarang senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Wakili Ketua Hadiri Penyerahan Zakat dan Santunan Yatim Piatu Bersama UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang menghadiri kegiatan penyerahan zakat serta santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus UPZ, pegawai, serta para penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang menyalurkan dana zakat kepada para mustahik serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZ Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang yang telah berperan aktif dalam mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat melalui BAZNAS. “Kami sangat mengapresiasi peran UPZ yang terus berkomitmen dalam menggerakkan pembayaran zakat di lingkungan instansi. Semoga apa yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan UPZ di berbagai instansi menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pengentasan kemiskinan. Kegiatan penyerahan zakat dan santunan yatim piatu tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Balai Pendidikan dan Keagamaan Semarang, sekaligus menjadi motivasi bagi para muzaki untuk terus menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS. Acara ditutup dengan doa bersama agar zakat yang telah disalurkan membawa keberkahan bagi para muzaki maupun para penerima manfaat.

11-03-2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Pendistribusian

Dorong Penguatan Fungsi Sosial: BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan
Dorong Penguatan Fungsi Sosial: BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan umat melalui penyaluran bantuan stimulan kepada sejumlah penerima manfaat di wilayah setempat. Bantuan yang diberikan meliputi dukungan untuk masjid, lembaga keagamaan, hingga perlengkapan sound system yang dibutuhkan untuk menunjang berbagai kegiatan ibadah dan sosial. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk memastikan pemberdayaan umat dapat berjalan lebih optimal dan merata. Penyaluran bantuan stimulan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil asesmen dan permohonan masyarakat yang membutuhkan sarana pendukung kegiatan keagamaan. Beberapa masjid yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Semarang menerima bantuan perbaikan fasilitas maupun pengadaan perlengkapan yang dapat meningkatkan kenyamanan jamaah. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat. Selain masjid, BAZNAS Kota Semarang juga menyalurkan bantuan untuk berbagai lembaga keagamaan dan sosial yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Lembaga-lembaga tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan dakwah, pendidikan keagamaan, dan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dengan adanya bantuan stimulan ini, lembaga yang bersangkutan dapat lebih maksimal dalam menjalankan program-programnya. Tidak hanya itu, perlengkapan sound system juga menjadi salah satu jenis bantuan yang diberikan. Kebutuhan sound system dianggap sangat penting, terutama bagi masjid dan lembaga yang rutin mengadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian, pelatihan, maupun acara sosial kemasyarakatan. Dengan kualitas suara yang lebih baik, kegiatan dapat berjalan lebih tertib, jelas, dan kondusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Wakil Ketua 2 BAZNAS Kota Semarang Hj. Afifah, menegaskan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersalurkan secara tepat sasaran. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS akan terus berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat melalui program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat sebagai instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial. Dengan kolaborasi antara BAZNAS, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan berbagai program kemaslahatan dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi umat. Penyaluran bantuan stimulan ini menjadi bukti nyata bahwa dana umat dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang berharap fasilitas ibadah semakin layak, lembaga keagamaan semakin kuat, dan kegiatan dakwah maupun sosial keagamaan dapat berjalan lebih maksimal. Ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Semarang sebagai kota yang religius, sejahtera, dan harmonis.***
28/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Berbagi kebahagiaan, BAZNAS Kota Semarang salurkan paket sembako warga miskin
Berbagi kebahagiaan, BAZNAS Kota Semarang salurkan paket sembako warga miskin
Semarang – BAZNAS Kota Semarang melalui Rumah Donasi Pandean Lamper (RDP) menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di kelurahan pandean lamper kecamatan gayamsari. Dalam kegiatan tersebut diserahkan sebanyak 460 paket sembako kepada para penerima manfaat dari masyarakat sekitar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan ekonomi. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Junaidi, Plt.Camat Pedurungan Hendraryono, Wakil Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Labib, Lurah Pandean Lamper Sumardi, serta Ketua Rumah Donasi Pandean Lamper Herry Shenyo. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para penerima manfaat yang menerima langsung bantuan sembako. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Junaidi menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Semarang dan Rumah Donasi Pandean Lamper yang terus aktif bersinergi dengan Pemerintah dalam membantu masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting dalam memperkuat program-program kesejahteraan sosial di Kota Semarang. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Labib menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Semarang untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia juga berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas. Ketua Rumah Donasi Pandean Lamper Herry Shenyo juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara Pemerintah, BAZNAS, dan komunitas sosial. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat. Melalui kegiatan penyaluran 460 paket sembako ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membantu sesama di Kota Semarang.
05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
Zakat Berdayakan Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Perbaiki 10 RTLH Program TMMD Ta
Zakat Berdayakan Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Perbaiki 10 RTLH Program TMMD Ta
Semarang - BAZNAS Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program TMMD Tahap I, lembaga ini kembali menyalurkan bantuan nyata berupa perbaikan 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kota Semarang. Program ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bukti bahwa dana ZIS dari masyarakat benar-benar memberikan dampak signifikan bagi warga yang membutuhkan. Survei lapangan dilakukan langsung oleh Kabid Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Wahyudi, di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Survei tersebut bertujuan memastikan bahwa setiap penerima bantuan benar-benar berasal dari kelompok yang berhak menerima, sehingga dana ZIS tersalurkan tepat sasaran. Wahyudi menegaskan pentingnya proses verifikasi ini. “Kami ingin memastikan program berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Keberadaan survei ini membuktikan bahwa setiap rupiah ZIS yang disalurkan muzaki dikelola secara profesional, amanah, dan penuh tanggung jawab. Secara terpisah Ketua Baznas Kota Semarang mengungkapkan Program TMMD Tahap I yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Semarang serta Kodim 0733 KS Semarang ini menjadi contoh nyata bagaimana dana ZIS mampu mendukung pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas hunian warga. Rumah yang awalnya tidak layak huni ditingkatkan menjadi tempat tinggal yang nyaman, sehat, dan lebih manusiawi bagi keluarga penerima manfaat. Setiap rupiah yang masuk dari para muzaki dan munfik terbukti langsung kembali kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk program-program nyata dan berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya partisipasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS, BAZNAS Kota Semarang dapat memperluas jangkauan bantuan, meningkatkan jumlah penerima manfaat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Program perbaikan RTLH ini hanyalah satu dari sekian banyak bentuk penyaluran yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Semarang mengajak seluruh warga masyarakat secara luas untuk terus mendukung program-program kemanusiaan ini dengan menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi dan terpercaya, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban semata, tetapi juga turut membangun Kota Semarang yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah panjenengan semua melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat panjenengan simak.
21/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Ketahui! Ini Syarat Domba untuk Kurban: Cara Memilih Hewan Terbaik Sesuai Syariat Islam
Ketahui! Ini Syarat Domba untuk Kurban: Cara Memilih Hewan Terbaik Sesuai Syariat Islam
Memilih domba kurban yang tepat sesuai tuntunan syariat Islam merupakan langkah penting yang perlu diperhatikan setiap Muslim. Ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi wujud ketaatan dan ketulusan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, Islam telah menetapkan sejumlah syarat agar domba yang dipilih benar-benar sah dan layak untuk dikurbankan. Ketentuan ini bersumber dari berbagai hadits Rasulullah SAW, termasuk riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, yang menegaskan bahwa hewan kurban harus sehat dan tidak cacat. Syarat pertama yang harus diperhatikan adalah usia domba. Para ulama sepakat bahwa domba kurban minimal berusia satu tahun atau telah berganti gigi. Usia tersebut menandakan bahwa hewan sudah cukup matang, kuat, dan memiliki kualitas daging yang baik. Memilih domba yang cukup umur juga merupakan bentuk kehati-hatian agar ibadah berjalan sesuai syariat. Syarat berikutnya adalah kondisi fisik hewan. Domba yang akan dijadikan kurban harus sehat, tidak memiliki penyakit, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Hewan tidak boleh buta, pincang, sangat kurus, ataupun menderita penyakit parah yang terlihat jelas. Ketentuan kesehatan ini menjadi penegasan bahwa kurban harus dilakukan dengan menghadirkan hewan terbaik, sebagai simbol kesungguhan seorang hamba dalam beribadah. Selain itu, syarat yang tidak kalah penting adalah bahwa domba kurban harus dimiliki secara sah. Hewan curian atau diperoleh dengan cara yang tidak halal tidak sah digunakan untuk kurban. Islam menekankan pentingnya kejujuran dan menjauhi kezaliman dalam setiap ibadah, termasuk dalam hal kepemilikan hewan kurban. Syarat keempat berkaitan dengan cacat pada hewan. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beberapa cacat tertentu dapat menggugurkan keabsahan kurban, seperti telinga yang terpotong besar, ekor putus, buta sebelah, atau hewan yang tidak mampu berjalan dengan baik. Cacat-cacat tersebut dianggap dapat mengurangi kualitas hewan secara signifikan. Terakhir, proses penyembelihan harus dilakukan pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu setelah salat Idul Adha hingga berakhirnya hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah. Jika hewan disembelih sebelum atau sesudah waktu tersebut, maka penyembelihannya tidak dianggap sebagai kurban. Saat ini BAZNAS Kota Semarang memberikan kemudahan kepada masyarakan untuk melakukan qurban, hanya dengan klik link berikut ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah kemudian pilih jenis dana qurban dan ikuti petunjuk yang ada. Dengan memahami syarat-syarat ini, umat Islam dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lebih benar, sempurna, dan penuh keberkahan. Memilih domba terbaik bukan hanya soal kualitas fisik, tetapi juga wujud ketakwaan dalam mengikuti tuntunan syariat. Semoga ibadah kurban kita diterima oleh Allah SWT.***
30/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Artinya
Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dengan Artinya
Menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut salah satu momen ibadah terbesar dalam Islam, yaitu pelaksanaan kurban. Ibadah ini bukan hanya sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga wujud ketakwaan serta bentuk pengorbanan seorang hamba kepada Allah SWT. Dalam proses penyembelihan hewan kurban, salah satu amalan penting yang tidak boleh ditinggalkan adalah membaca doa sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW. Membaca doa saat menyembelih hewan kurban memiliki makna mendalam. Doa tersebut menjadi pengingat bahwa hewan yang dikurbankan merupakan amanah dari Allah SWT, dan kini dipersembahkan kembali kepada-Nya. Dengan mengucapkan doa, seorang muslim menegaskan bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata atas nama Allah, bukan untuk tujuan lainnya. Nilai spiritual inilah yang meneguhkan bahwa kurban bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi ibadah penuh ketulusan dan keyakinan. Lebih dari itu, doa penyembelihan memberi pesan bahwa segala yang dimiliki manusia pada hakikatnya adalah milik Allah SWT. Ketika seorang muslim mengorbankan sebagian hartanya untuk berkurban, ia menunjukkan kepasrahan dan komitmen untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Memahami makna ini diharapkan mampu menjadikan pelaksanaan kurban lebih bermakna dan jauh dari sekadar menjalankan kebiasaan. Salah satu hal penting dalam ibadah kurban adalah membaca doa sesuai dengan sunnah. Berikut adalah doa yang umum dibacakan saat menyembelih hewan kurban: “Bismillahi, Allahu Akbar. Allahumma hadza minka wa laka. Allahumma taqabbal minni.” Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (kurban) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dariku. Doa ini dianjurkan untuk dibacakan oleh orang yang menyembelih hewan kurbannya sendiri. Namun, apabila orang yang berkurban tidak mampu melakukannya dan mewakilkan kepada orang lain, disunnahkan untuk tetap hadir menyaksikan prosesi penyembelihan. Dalam beberapa pendapat ulama, diperbolehkan pula menyebut nama orang yang berkurban, seperti: “Allahumma taqabbal min (nama orang yang berkurban).” Artinya: Ya Allah, terimalah (kurban) dari (nama orang yang berkurban). Tujuannya adalah menegaskan bahwa kurban tersebut dilakukan atas nama pemberi kurban dan menjadi amal ibadahnya. Penting pula memastikan bahwa doa dibacakan sebelum atau saat pisau mulai menyentuh leher hewan. Jika lupa membaca basmalah, mayoritas ulama tetap menyatakan kurban sah, namun membaca doa tetap menjadi bagian dari sunnah yang sebaiknya diamalkan. Saat ini BAZNAS Kota Semarang memberikan kemudahan kepada masyarakan untuk melakukan qurban, hanya dengan klik link berikut ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah kemudian pilih jenis dana qurban dan ikuti petunjuk yang ada. Dengan melafalkan doa menyembelih hewan kurban secara benar, umat Islam tidak hanya menjalankan sunnah, tetapi juga memaksimalkan nilai ibadah di setiap tetesan taat yang dipersembahkan kepada Allah SWT. Semoga Idul Adha 2026 menjadi momentum peningkatan iman dan ketakwaan bagi seluruh umat Muslim.***
29/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Cara Mudah Bayar DAM Haji via BAZNAS Kota Semarang: Praktis, Aman, dan Terpercaya
Cara Mudah Bayar DAM Haji via BAZNAS Kota Semarang: Praktis, Aman, dan Terpercaya
Membayar DAM Haji kini semakin mudah berkat layanan modern yang disediakan oleh BAZNAS Kota Semarang. Jemaah tidak perlu lagi melalui proses yang rumit, karena seluruh mekanisme telah dirancang praktis dan dapat diakses oleh berbagai kalangan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, pembayaran DAM bisa dilakukan dengan cepat, aman, dan transparan. Proses pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang cukup sederhana. Jemaah hanya perlu melakukan transaksi menggunakan sistem QRIS yang telah disediakan. Setelah pembayaran berhasil, langkah berikutnya adalah mengisi Google Form (G-Form) resmi dari BAZNAS melalui tautan https://bit.ly/DAMHajiBAZNASKotaSemarang. Pengisian data ini penting untuk memastikan identitas jemaah tercatat dengan baik serta memudahkan proses administrasi. Tidak hanya praktis, layanan ini juga menawarkan berbagai keunggulan yang menjadi alasan banyak jemaah memilih BAZNAS Kota Semarang. Pertama, setiap pembayaran akan tercatat secara resmi dan jemaah akan memperoleh bukti tanda terima yang sah. Hal ini memberikan rasa aman karena transaksi dilakukan melalui lembaga terpercaya. Kedua, jemaah akan mendapatkan dokumentasi lengkap berupa foto atau video proses penyembelihan hewan DAM. Transparansi ini menjadi nilai tambah, karena jemaah dapat memastikan bahwa ibadah yang dilakukan benar-benar terlaksana sesuai syariat. Ketiga, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan sertifikat resmi sebagai bukti bahwa kewajiban DAM telah ditunaikan. Sertifikat ini bisa menjadi arsip penting bagi jemaah sebagai dokumentasi ibadah. Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas dalam penyaluran DAM. Jemaah dapat mengusulkan agar distribusi hasil DAM dilakukan di wilayah Kota Semarang. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar yang membutuhkan. Dari segi biaya, layanan ini juga tergolong terjangkau. Jemaah hanya perlu membayar sebesar Rp2.650.000, yang dinilai kompetitif dibandingkan dengan penyedia layanan lainnya. Harga tersebut sudah mencakup seluruh proses, mulai dari penyembelihan hingga distribusi. Dengan berbagai kemudahan dan keunggulan tersebut, pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang menjadi solusi modern yang efisien. Jemaah tidak hanya dimudahkan secara teknis, tetapi juga mendapatkan jaminan keamanan dan transparansi dalam menjalankan ibadah. Bagi Anda yang ingin menunaikan kewajiban DAM dengan cara praktis dan terpercaya, layanan ini bisa menjadi pilihan terbaik. Pastikan ibadah Anda terlaksana dengan baik melalui lembaga resmi yang profesional dan amanah.***
27/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV