WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah kepada siswa yatim piatu dari 46 SMP di Kota Semarang. Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMP yang disimbolisasikan kepada SMP Negeri 2 Semarang. Kegiatan yang digelar di Masjid Dinas Pendidikan Kota Semarang ini merupakan bentuk sinergi antara Disdik dan BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung kesejahteraan peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan seragam diharapkan dapat membantu siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak sehingga semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., beserta kepala pelaksana,jajaran kepala bagian, dan staf dari kedua instansi. Selain penyaluran bantuan pendidikan, penyerahan SK UPZ kepada perwakilan SMP Negeri 2 Semarang menjadi langkah untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial keagamaan secara tepat sasaran. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para penerima manfaat. Para siswa penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Melalui bantuan seragam tersebut, mereka kini dapat mengenakan seragam sekolah yang lebih layak dan nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang diharapkan terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.***
07/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kota Semarang Lakukan Koordinasi ke UPZ Kota Semarang
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kota Semarang Lakukan Koordinasi ke UPZ Kota Semarang
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem host to host dengan sejumlah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi pemerintah selama Juli 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., bersama Kepala Pelaksana H. Moh. Asyhar, S.Sos.I serta jajaran kepala bidang dan bagian diantaranya Ahmad Muhtadin,S.HI (Kepala Bagian Pengumpulan), Tri Mursito, S.Ak (Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaporan), hadir pula Rifai, S.H (Kepala Bagian Pendistribusian). Sejumlah UPZ yang dikunjungi antara lain UPZ Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan, Kecamatan Pedurungan, Dinas Pemadam Kebakaran, DP3A, Instansi vertikal serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergitas pengelolaan ZIS sekaligus memastikan dana zakat yang dihimpun UPZ dapat disalurkan melalui BAZNAS Kota Semarang secara optimal. Dalam rangkaian kunjungan itu, BAZNAS juga melakukan silaturahmi, menyerahkan Surat Keputusan (SK) terbaru kepada UPZ Disdik Kota Semarang, serta mendorong implementasi sistem pembayaran zakat secara host to host. Saat berkunjung ke UPZ Kota Semarang, rombongan BAZNAS diterima dengan baik dijajaran OPD terkait. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya lanjutan yang telah dilakukan sejak 2025, mulai dari pembentukan UPZ, sosialisasi, hingga penyampaian surat pernyataan pelaksanaan zakat melalui sistem host to host. Hasil positif juga diperoleh dari seluruh UPZ Kota Semarang yang dikunjungi. BAZNAS mencatat adanya penambahan muzaki yang menyatakan kesiapan menunaikan zakat melalui mekanisme host to host, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan ZIS secara lebih efektif, efisien, transparan, dan berkelanjutan. Melalui koordinasi yang terus dilakukan, BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi bersama seluruh UPZ semakin kuat. Selain meningkatkan optimalisasi pengelolaan ZIS, langkah ini juga diharapkan mampu memperluas manfaat berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial bagi masyarakat Kota Semarang.***
30/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Purworejo Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Tata Kelola ZIS yang Transparan
BAZNAS Purworejo Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Tata Kelola ZIS yang Transparan
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan zakat. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor BAZNAS Kota Semarang untuk mempelajari sistem pelaporan serta administrasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di luar neraca. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai tata kelola lembaga zakat yang akuntabel, transparan, dan profesional. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., hadir langsung menyambut rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Turut mendampingi Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., beserta para kepala bagian dan staf BAZNAS Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo mempelajari berbagai mekanisme yang diterapkan BAZNAS Kota Semarang, khususnya terkait sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca. Pembahasan meliputi alur pencatatan administrasi, tata kelola dokumen, hingga proses pelaporan yang mendukung prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif. Kedua belah pihak saling bertukar pengalaman mengenai tantangan maupun strategi dalam mengelola penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana zakat agar semakin efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Melalui forum tersebut, peserta studi tiru memperoleh gambaran lebih rinci mengenai praktik administrasi yang diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Sementara itu, BAZNAS Kota Semarang juga mendapatkan berbagai masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada para muzaki maupun mustahik. Kegiatan studi tiru seperti ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antarlembaga zakat dalam memperkuat tata kelola organisasi. Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman, diharapkan setiap BAZNAS di daerah mampu mengembangkan sistem kerja yang semakin profesional, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kota Semarang berharap kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Purworejo tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga mempererat sinergi antarlembaga dalam mengembangkan pengelolaan zakat yang modern dan terpercaya. Ke depan, hasil studi tiru ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo sesuai dengan kebutuhan daerahnya. Di sisi lain, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.***
28/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Agenda Pimpinan

Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
Ketua dan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang Sambut Studi Tiru BAZNAS Purworejo, Perkuat Sinergi Tata Kelola ZIS
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., bersama jajaran pimpinan menyambut langsung kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Purworejo di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel dan profesional. Selain Ketua BAZNAS Kota Semarang, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., para kepala bagian, serta staf BAZNAS Kota Semarang. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan menunjukkan komitmen lembaga dalam membuka ruang pembelajaran dan kerja sama dengan BAZNAS dari berbagai daerah. Kunjungan BAZNAS Kabupaten Purworejo bertujuan mempelajari sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Dalam sesi pemaparan, jajaran pimpinan menjelaskan berbagai mekanisme administrasi, mulai dari proses pencatatan, pengelolaan dokumen, hingga sistem pelaporan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini menjadi sarana untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting agar setiap BAZNAS mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang bersama rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo berdialog mengenai berbagai tantangan dalam penghimpunan, pengelolaan administrasi, pendistribusian, hingga penyusunan laporan dana zakat. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah. Bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperoleh masukan dari daerah lain. Dengan demikian, sistem yang telah berjalan dapat terus disempurnakan agar pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin optimal. Kehadiran Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., bersama seluruh kepala bagian turut memperkuat pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung. Masing-masing bidang memaparkan peran dan mekanisme kerja sesuai tugasnya, sehingga peserta studi tiru memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tata kelola administrasi dan pelaporan di BAZNAS Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif bagi BAZNAS di berbagai daerah. Keterbukaan dalam berbagi praktik baik diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat secara nasional sehingga manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ke depan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang berharap hubungan baik dengan BAZNAS Kabupaten Purworejo terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia.***

28-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
Ketua BAZNAS Kota Semarang Hadiri Penandatanganan MoU Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif Mustahik Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Rabu (15/7/2026). Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya memperluas manfaat zakat melalui program-program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi sehingga tidak hanya bersifat konsumtif. "Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif," ujarnya. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang juga berupaya memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ke depan, sinergi kedua lembaga diharapkan dapat mendorong transformasi mustahik menjadi munfik, yakni masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***

15-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
Jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Pengajian Muharram 1448 H
SEMARANG - Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan Pengajian Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum peringati Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di Kota Semarang. Sebanyak 104 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Pd., M.Ag., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang, yaitu Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram serta tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam pesannya, ia memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik meski menghadapi keterbatasan hidup. "Menjadi yatim itu sebuah takdir yang diberikan Allah, namun menjadi sukses adalah sebuah pilihan." Menurutnya, kondisi sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita. Justru semangat belajar, berusaha, dan berdoa menjadi bekal penting agar mampu meraih kesuksesan di masa depan. Melalui kegiatan santunan dan pengajian Muharram 1448 H ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kementerian Agama Kota Semarang berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas agar terus optimistis dalam menjalani kehidupan.***

13-07-2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pentasarufan Bantuan Konsumtif kepada 10 Penerima
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan konsumtif melalui Program Semarang Takwa kepada 10 penerima manfaat pada Kamis (23/7/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp66.600.000 untuk mendukung sarana dakwah, stimulan musala, masjid, serta lembaga sosial di Kota Semarang. Penyaluran bantuan berlangsung dengan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Afifah, S.Pd, bersama Kepala Bagian Pendistribusian, Bapak Wahyudi. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam membantu masyarakat dan memperkuat kegiatan keagamaan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam sambutannya, Hj. Afifah menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tepat sasaran. "Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan para penerima, sekaligus mendukung kegiatan dakwah dan pelayanan sosial di Kota Semarang," ujarnya. Salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan dari BAZNAS Kota Semarang sangat membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan. BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih aman, transparan, dan tepat sasaran. Masyarakat dapat menyalurkan ZIS secara online melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Program Semarang Takwa
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui program Semarang Takwa kepada 18 penerima manfaat sebagai upaya mendukung kegiatan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang. Penyaluran bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk stimulan untuk masjid dan musholla, bantuan bagi lembaga sosial dan yayasan, serta sarana prasarana dakwah berupa sound system. Kegiatan pentasyarufan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd, didampingi Kepala Bidang Pendistribusian, Wahyudi. Hj. Afifah menyampaikan bahwa program Semarang Takwa merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung penguatan kegiatan keagamaan, dakwah, dan pelayanan umat di berbagai wilayah Kota Semarang. “Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial keagamaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Dalam penyaluran kali ini, bantuan Semarang Takwa dibagi ke dalam tiga kategori. Pertama, bantuan stimulan untuk masjid dan musholla yang diberikan kepada 9 penerima manfaat. Kedua, bantuan stimulan untuk lembaga sosial dan yayasan yang disalurkan kepada 3 penerima manfaat. Ketiga, bantuan sarana prasarana dakwah atau sound system yang diberikan kepada 7 penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan dalam program tersebut mencapai Rp63.200.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memperkuat fasilitas penunjang kegiatan ibadah dan dakwah, sekaligus mendorong pemberdayaan lembaga keagamaan di Kota Semarang. Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam menunjang kegiatan dakwah dan pemberdayaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Melalui program Semarang Takwa, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam mendukung sarana ibadah, aktivitas dakwah, dan penguatan lembaga keagamaan di ibu kota Jawa Tengah. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
25/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 8 Penerima Manfaat
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Semarang Makmur. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada 8 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi warga. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan pentasyarufan dibuka oleh Kepala Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Rifa’i, yang didampingi staf pendayagunaan, Ana Falihah. Dalam kesempatan itu, Rifa’i menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik agar dapat mengembangkan usaha yang dijalankan dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat bisa lebih mandiri secara ekonomi, mengembangkan usahanya, dan ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk menambah modal dan mendukung keberlangsungan usaha mereka. Program bantuan modal usaha ini diharapkan tidak hanya membantu penerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya para munfiq dan muzaki baru dari hasil usaha yang berkembang. Melalui program Semarang Makmur, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi, agar zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang panjenengan inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
23/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Artikel Terbaru

Kapan Rabiul Awal 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Lengkap hingga Maulid Nabi 2026
Kapan Rabiul Awal 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Lengkap hingga Maulid Nabi 2026
Setelah bulan Safar 1448 H berakhir, umat Islam akan memasuki bulan Rabiul Awal. Lantas, kapan Rabiul Awal 1448 H dimulai dan kapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 2026? Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, 1 Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Bulan Rabiul Awal tahun ini berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada Sabtu, 12 September 2026. Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah setelah Muharram dan Safar. Bulan ini menjadi salah satu bulan yang banyak dinantikan umat Islam karena terdapat momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi umumnya dilaksanakan setiap 12 Rabiul Awal. Pada kalender Masehi 2026, tanggal tersebut bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026. Berikut jadwal lengkap Rabiul Awal 1448 H: 1 Rabiul Awal: Jumat, 14 Agustus 2026 2 Rabiul Awal: Sabtu, 15 Agustus 2026 3 Rabiul Awal: Minggu, 16 Agustus 2026 4 Rabiul Awal: Senin, 17 Agustus 2026 5 Rabiul Awal: Selasa, 18 Agustus 2026 6 Rabiul Awal: Rabu, 19 Agustus 2026 7 Rabiul Awal: Kamis, 20 Agustus 2026 8 Rabiul Awal: Jumat, 21 Agustus 2026 9 Rabiul Awal: Sabtu, 22 Agustus 2026 10 Rabiul Awal: Minggu, 23 Agustus 2026 11 Rabiul Awal: Senin, 24 Agustus 2026 12 Rabiul Awal: Selasa, 25 Agustus 2026 (Maulid Nabi) 13 Rabiul Awal: Rabu, 26 Agustus 2026 14 Rabiul Awal: Kamis, 27 Agustus 2026 15 Rabiul Awal: Jumat, 28 Agustus 2026 16 Rabiul Awal: Sabtu, 29 Agustus 2026 17 Rabiul Awal: Minggu, 30 Agustus 2026 18 Rabiul Awal: Senin, 31 Agustus 2026 19 Rabiul Awal: Selasa, 1 September 2026 20 Rabiul Awal: Rabu, 2 September 2026 21 Rabiul Awal: Kamis, 3 September 2026 22 Rabiul Awal: Jumat, 4 September 2026 23 Rabiul Awal: Sabtu, 5 September 2026 24 Rabiul Awal: Minggu, 6 September 2026 25 Rabiul Awal: Senin, 7 September 2026 26 Rabiul Awal: Selasa, 8 September 2026 27 Rabiul Awal: Rabu, 9 September 2026 28 Rabiul Awal: Kamis, 10 September 2026 29 Rabiul Awal: Jumat, 11 September 2026 30 Rabiul Awal: Sabtu, 12 September 2026 Dengan demikian, Rabiul Awal 1448 H dimulai pada Jumat, 14 Agustus 2026 dan berakhir Sabtu, 12 September 2026. Sementara itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal kegiatan keagamaan sepanjang Rabiul Awal, tanggal tersebut dapat menjadi acuan untuk mempersiapkan berbagai agenda peringatan Maulid Nabi di masjid, musala maupun lingkungan masyarakat***
13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Rebo Wekasan 2026 Dimulai Malam Ini, Kapan Waktu Sholatnya?
Rebo Wekasan 2026 Dimulai Malam Ini, Kapan Waktu Sholatnya?
Rebo Wekasan 2026 bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026. Tradisi yang dikenal sebagai Rabu terakhir bulan Safar ini kembali menjadi perhatian sebagian umat Islam, terutama terkait waktu pelaksanaan sholat Rebo Wekasan. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis Kementerian Agama, bulan Safar 1448 H berakhir pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dengan demikian, Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026. Namun, perlu diketahui bahwa pergantian hari dalam kalender Hijriah berlangsung sejak matahari terbenam atau waktu Maghrib. Artinya, Rebo Wekasan 2026 mulai memasuki waktunya sejak Selasa, 11 Agustus 2026 setelah Maghrib, dan berakhir sebelum Maghrib pada Rabu, 12 Agustus 2026. Lantas, kapan waktu sholat Rebo Wekasan? Menurut penjelasan yang dikutip dari Pesantren Tebuireng, sholat khusus Rebo Wekasan tidak dikenal dalam syariat Islam. Karena itu, umat Islam tidak dianjurkan meyakini adanya sholat khusus yang secara khusus diperuntukkan untuk Rebo Wekasan. Meski demikian, seseorang tetap diperbolehkan melaksanakan sholat sunnah mutlak kapan saja, termasuk pada Rabu terakhir bulan Safar, selama tidak meyakininya sebagai ibadah khusus Rebo Wekasan. Dengan demikian, sholat sunnah mutlak dapat dikerjakan mulai setelah Maghrib pada Selasa, 11 Agustus hingga sebelum Maghrib Rabu, 12 Agustus 2026. Pelaksanaannya tidak terikat dengan waktu tertentu. Bacaan Niat Sholat Sunnah Mutlak Jika hendak melaksanakan sholat sunnah mutlak dua rakaat, berikut bacaan niatnya: Latin: Ushallii sunnatan rak'ataini lillaahi Ta'aalaa. Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah dua rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala.” Sementara itu, anggapan bahwa Rebo Wekasan merupakan hari yang penuh bala atau kesialan memiliki sejarah dalam tradisi tertentu. Sejumlah ulama mengaitkannya dengan keterangan dalam kitab-kitab tertentu, tetapi anggapan tersebut tidak menjadi dasar hukum yang disepakati dalam syariat Islam. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada kepercayaan mengenai datangnya malapetaka pada bulan Safar. Karena itu, umat Islam perlu memahami Rebo Wekasan secara bijak dan tidak menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.***
11/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Surat Yasin Dibaca Berapa Kali saat Malam Rabu Wekasan? Simak Penjelasannya di Sini!
Surat Yasin Dibaca Berapa Kali saat Malam Rabu Wekasan? Simak Penjelasannya di Sini!
Artikel kali ini akan bagikan kepada Anda terkait amalan sunnah yang dapat dilakukan saat malam rabu wekasan salah satunya yakni dengan membaca surat yasin. Seperti kita ketahui, malam rebo wekasan merupakan rabu terakhir di bulan Safar yang dipercayai sebagai hari penurunan bala. Namun, hal tersebut tidak ada dasar dari dalil Islam, melainkan hanya tradisi yang melekat di lingkungan masyarakat. Untuk itu, ada banyak amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut malam rabu terakhir di bulan safar seperti halnya membaca yasin. Saat menyambut malam rebo wekasan membaca yasin dapat dilakukan satu kali bacaan, namun ketika masuk pada ayat "Salamun qaulam mir rabbir rahim" dianjurkan untuk dibaca sebanyak 313 kali yang kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa. Adapun doa yang dapat diamalkan adalah: Bismillahir-rahmanir-rahim. Wa sallall?hu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Allahumma ya syadidal-quwa wa ya syadidal-mihal, ya ‘azizu dzallat li‘izzatika jami‘u khalqika, ikfini min jami‘i khalqika. Ya muhsinu, ya mujammilu, ya mutafaddilu, ya mun‘imu, ya mukrimu, ya man la ilaha illa anta, irhamni birahmatika ya arhamar-rahimin. Allahumma bisirril-hasani wa akhihi wa jaddihi wa abihi wa ummihi wa banihi, ikfini syarra hadzal-yaumi wa ma yanzilu fihi. Ya kafiyal-muhimmati, ya dafi‘al-baliyyati. Fasayakfikahumullahu wa huwas-sami‘ul-‘alim. Wa ?asbunallahu wa ni‘mal-wakil. Wa la haula wa la quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azim. Wa sallallahu ta‘ala ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Artinya, "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Ya Allah, yang Maha Perkasa, segala makhluk tunduk kepada kemuliaan-Mu. Lindungilah aku dari segala makhluk-Mu. Wahai dzat yang Maha Baik, yang Maha Indah, yang Maha Pemurah, yang Maha Pemberi, dan yang Maha Mulia, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Engkau. Berikanlah aku rahmat-Mu wahai dzat yang Maha Pemurah di antara yang pemurah. Ya Allah, dengan rahasia Hasan, saudara kandungnya, kakeknya, ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya, lindungilah aku dari segala kejahatan hari ini dan apa yang turun pada hari ini. Wahai yang Maha Cukup untuk mengatasi semua urusan, wahai yang Maha Menjauhkan bencana. Cukuplah Allah sebagai pelindung kami dan Dia-lah sebaik-baiknya pelindung. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya." Itulah beberapa amalan sunnah yang dapat Anda lakukan untuk menyambut malam rabu wekasan yang tiba pada 12 Agustus 2026 mendatang.***
10/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

BAZNAS TV