Bacaan Niat Membayar Fidyah Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanannya
10/04/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Bacaan Niat Membayar Fidyah (dok.Freepik)
Fidyah menjadi salah satu ketentuan syariat yang penting dipahami oleh umat Islam, khususnya bagi mereka yang tidak mampu melaksanakan puasa Ramadan karena kondisi tertentu. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap mengenai niat membayar fidyah, golongan yang wajib menunaikannya, hingga tata cara pelaksanaannya secara benar sesuai tuntunan syariat.
Setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh, tidak semua orang mampu menyelesaikannya karena berbagai uzur syar’i. Beberapa golongan yang dibolehkan tidak berpuasa antara lain ibu hamil, orang sakit keras, perempuan yang sedang menstruasi, hingga orang tua renta yang sudah tidak mampu lagi berpuasa.
Namun, ada sebagian golongan yang tidak sekadar diperbolehkan meninggalkan puasa, tetapi juga diwajibkan membayar fidyah sebagai bentuk pengganti.
Apa Itu Fidyah?
Fidyah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh seseorang yang tidak mampu berpuasa dan tidak mempunyai kesempatan untuk menggantinya di waktu lain. Membayar fidyah juga menjadi bentuk keringanan dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang memiliki keterbatasan fisik. Salah satu aspek terpenting dalam pelaksanaan fidyah adalah niat.
Niat membayar fidyah harus dilakukan dengan benar agar ibadah tersebut sah dan diterima oleh Allah SWT. Selain diucapkan dalam hati, niat juga boleh dilafalkan untuk memperjelas tujuan ibadah.
Bacaan Niat Membayar Fidyah
• Bahasa Arab:
“Nawaitu an ukhrija fidyata as-shawmi lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat untuk mengeluarkan fidyah puasa karena Allah Ta’ala.”
• Bahasa Indonesia:
“Saya berniat untuk membayar fidyah puasa Ramadan dengan memberikan makanan kepada fakir miskin karena Allah SWT.”
Kapan Niat Membayar Fidyah Dilakukan?
Niat membayar fidyah dapat dilakukan pada saat hendak menyalurkannya, sebelum Ramadan berakhir bagi yang sudah yakin tidak mampu berpuasa, atau setelah Ramadan berjalan selama masih sebelum datang Ramadan berikutnya.
Tata Cara Membayar Fidyah
1. Menentukan jumlah hari puasa yang ditinggalkan.
2. Setiap satu hari puasa diganti dengan memberi makan satu orang miskin.
3. Menentukan bentuk fidyah.
Bisa berupa makanan pokok seperti beras atau makanan siap saji. Sebagian ulama juga membolehkan pembayaran fidyah dalam bentuk uang dengan nilai setara makanan.
4. Menghitung jumlah fidyah.
Jika menggunakan beras, ukurannya adalah 1 mud atau sekitar 675 gram per hari. Jika dalam bentuk uang, nilainya disesuaikan dengan harga satu porsi makanan layak.
5. Menyalurkan fidyah.
Fidyah diberikan kepada fakir miskin, baik secara langsung maupun melalui lembaga amil zakat yang terpercaya seperti halnya Baznas Kota Semarang.
Hanya dengan klik link berikut ini, https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat kemudian ubah jenis dana menjadi Fidyah, Anda sudah bisa menyalurkan pembayaran fidyah melalui laman digital yang disediakan oleh Baznas Kota Semarang.
Fidyah dapat dibayarkan selama Ramadan atau setelahnya, namun sebaiknya tidak ditunda hingga masuk Ramadan berikutnya.
Dengan memahami tata cara dan niat membayar fidyah dengan benar, umat Islam dapat menunaikan kewajiban ini secara tepat dan penuh keberkahan.***
Artikel Lainnya
Jangan Membenci Hari Senin, Ini 5 Keutamaan dan Peristiwa Penting dalam Islam
Sering Tak Sempat Baca Surat Al-Kahfi? Begini Cara Membagi 110 Ayat agar Lebih Ringan
Sedekah Jumat Yuk! Warga Semarang Bisa Salurkan Donasi Online Lewat BAZNAS, Ini Cara Mudah dan Keutamaannya
Kenapa Dianjurkan Puasa Sunnah Senin Kamis? Ini Penjelasan Singkatnya
Tips Mudah Membaca Al-Kahfi di Malam dan Hari Jumat, Bisa Dibagi 4 Waktu
Fidyah Online, Bolehkah? Begini Cara Membayarnya dengan Mudah dan Transparan
Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Oktober 2026 Lengkap Niat
Utang Puasa Belum Lunas hingga Ramadhan Berikutnya? Ini Hukum Qadha dan Fidyah yang Dapat Dipahami
Hari Santri Nasional Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Makna dan Sejarahnya
Ketahui Hukum Fidyah Orang Meninggal dan Cara Membayarnya
Jumadil Awal 1448 H: Makna, Sejarah, dan Amalan yang Dianjurkan Umat Islam
Begini Cara Membayar dan Menghitung Fidyah Ibu Hamil Lengkap dengan Niatnya
Jadwal Puasa Sunah Jumadil Awal 1448 H: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Bayar Zakat Sekali Klik: Bagaimana Tren QRIS dan FinTech Membantu Gen Z Berbagi di Oktober 2026
Tidak Harus Uang, Ini 5 Bentuk Sedekah Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →