Bolehkah Puasa Arafah Tanpa Puasa Tarwiyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
22/05/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi (dok.Pexels)
Banyak umat muslim bertanya, “Kalau tidak puasa Tarwiyah, apa boleh puasa Arafah?” Pertanyaan ini wajar muncul setiap memasuki bulan Zulhijah, terutama menjelang hari-hari istimewa bagi umat Islam. Jawabannya adalah boleh. Seorang muslim tetap dapat melaksanakan puasa Arafah meskipun sebelumnya tidak menjalankan puasa Tarwiyah.
Puasa Tarwiyah yang biasanya dikerjakan pada tanggal 8 Zulhijah merupakan amalan sunnah yang cukup populer di tengah masyarakat. Meskipun demikian, sebagian ulama menilai bahwa hadis-hadis yang secara khusus menjelaskan keutamaan puasa tersebut tidak berada pada derajat yang kuat atau sahih.
Meski begitu, bukan berarti puasa Tarwiyah tidak boleh dilakukan. Umat muslim tetap diperkenankan berpuasa pada tanggal tersebut karena adanya hadis umum yang menjelaskan keutamaan beramal saleh di awal bulan Zulhijah, termasuk berpuasa.
Situs jatim.nu.or.id pernah menampilkan hadis yang sering dijadikan dasar anjuran untuk berpuasa pada awal Zulhijah. Dalam hadis tersebut disebutkan:
“Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari pada awal Dzulhijjah, pada hari 'Asyura' (10 Muharram), dan berpuasa tiga hari setiap bulannya.” (HR. Abu Daud No. 2437)
Hadis ini menjadi landasan bagi umat muslim untuk memperbanyak ibadah pada sembilan hari pertama Zulhijah, termasuk menjalankan puasa Tarwiyah. Walaupun tidak memiliki dalil khusus yang kuat, amalan ini tetap termasuk ibadah sunnah yang diberi keleluasaan untuk dikerjakan.
Berbeda dengan puasa Tarwiyah, puasa Arafah memiliki dalil yang lebih kuat serta dikenal memiliki keutamaan besar, khususnya bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu. (HR. Muslim No. 1162)
Melalui hadis tersebut, jelas bahwa puasa Arafah memiliki nilai pahala yang sangat istimewa. Karena itu, walaupun seseorang tidak sempat melakukan puasa Tarwiyah, ia tetap sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.
Baik puasa Tarwiyah maupun puasa Arafah sama-sama termasuk ibadah sunnah. Artinya, amalan ini tidak diwajibkan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Namun, siapa pun yang mengerjakannya tentu akan mendapatkan pahala dan keutamaan dari Allah SWT.***
Artikel Lainnya
Belum Melakukan Pembayaran Fidyah? Ini Cara dan Waktu Pelaksanannya
5 Keutamaan Ibadah Kurban: Makna, Hikmah, dan Nilai Spiritual yang Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Ketahui! Ini Bacaan Doa saat Wukuf di Arafah Lengkap dengan Keutamaannya
Jadwal Pelaksanaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat
Menjelang Hari Jumat, Yuk Sisihkan untuk Sedekah Jumat Tiap Minggunya! Ini Caranya
Bacaan Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H, Lengkap dengan Arab Latin dan Terjemah
Tahun Baru Muharram akan Segera Tiba! Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Berapa Hari Lagi Tahun Baru Islam 2026? Simak Jadwal 1 Muharram 1448 Hijriah dan Libur Nasionalnya
Kurban sebagai Kritik terhadap Kapitalisme Modern
Keutamaan Puasa Arafah Lengkap dengan Doa dan Cara Mengamalkannya
Kenapa Bulan Muharram Sering disebut Lebaran Anak Yatim? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026: Kapan Tasyua dan Asyura? Cek Lengkapnya di Sini
3 Hikmah Idul Adha 2026: Makna Mendalam di Balik Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H, Catat Tanggal Pelaksanaannya
Bagaimana Hukum Menggabungkan Satu Hewan untuk Kurban dan Akikah? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →