Kapan Bulan Safar 1448 H Dimulai? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah serta Sejarah dan Mitosnya
15/07/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi bulan safar (dok.Freepik)
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharam. Menjelang pergantian bulan Hijriah, banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai kapan 1 Safar 1448 Hijriah dimulai serta sejarah di balik penamaan bulan tersebut.
Selain itu, bulan Safar juga kerap dikaitkan dengan berbagai mitos yang berkembang sejak masa Arab Jahiliyah. Namun, ajaran Islam menegaskan bahwa anggapan Safar sebagai bulan pembawa kesialan tidak memiliki dasar.
Kapan Bulan Safar 1448 Hijriah Dimulai?
Pada tahun 2026, awal bulan Safar versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Safar 1448 Hijriah pada Rabu, 15 Juli 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Berikut jadwal awal Safar 1448 Hijriah:
Pemerintah: 1 Safar 1448 H pada Kamis, 16 Juli 2026.
Nahdlatul Ulama (NU): 1 Safar 1448 H pada Kamis, 16 Juli 2026.
Muhammadiyah: 1 Safar 1448 H pada Rabu, 15 Juli 2026.
Meski terdapat perbedaan awal bulan, ketiga kalender tersebut sama-sama menunjukkan bahwa 29 Safar 1448 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 13 Agustus 2026. Setelah itu, umat Islam akan memasuki bulan Rabiulawal, bulan yang dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Sejarah Penamaan Bulan Safar
Mengutip penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), kata Safar memiliki makna "kosong" (shafar) atau "warna kuning" (shufrah) sebagaimana dijelaskan dalam kitab Lisanul 'Arab karya Ibnu Mandzur.
Nama tersebut diyakini berasal dari kebiasaan masyarakat Arab pada masa lampau yang meninggalkan kampung halaman untuk berperang atau melakukan perjalanan jauh sehingga permukiman menjadi kosong.
Keterangan serupa juga terdapat dalam kitab Al-Mufasshal fi Tarikhil 'Arab Qablal Islam, yang menjelaskan bahwa masyarakat saat itu menyebut keadaan tersebut sebagai Shafira an-Nasu minna shafaran, yang menggambarkan kampung yang ditinggalkan penduduknya.
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan?
Pada masa Jahiliyah, sebagian masyarakat Arab meyakini Safar sebagai bulan yang membawa kesialan. Mereka bahkan menghindari bepergian, menikah, maupun memulai pekerjaan penting karena khawatir tertimpa musibah.
Kepercayaan tersebut diluruskan oleh Rasulullah SAW melalui sejumlah hadis. Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Nabi SAW bersabda:
"Tidak ada penyakit yang menular secara sendirinya tanpa izin Allah, tidak ada hantu bergentayangan dan tidak ada shafar." (HR Muslim)
Sementara itu, dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa keyakinan masyarakat Jahiliyah mengenai kesialan bulan Safar tidak benar. Beliau menjelaskan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, bukan karena adanya bulan yang dianggap membawa sial.
Dengan demikian, dalam ajaran Islam tidak dikenal istilah bulan sial. Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan sama dengan bulan-bulan lainnya sebagai ciptaan Allah SWT.***
Artikel Lainnya
Jangan Membenci Hari Senin, Ini 5 Keutamaan dan Peristiwa Penting dalam Islam
Rutinitas Hari Jumat Rasulullah: Amalan Sunnah Pembuka Pintu Rezeki
Kenapa Dianjurkan Puasa Sunnah Senin Kamis? Ini Penjelasan Singkatnya
Sering Tak Sempat Baca Surat Al-Kahfi? Begini Cara Membagi 110 Ayat agar Lebih Ringan
Ketahui! Ini Keutamaan Puasa Senin dan Kamis, Lengkap dengan Bacaan Niat
Fidyah Online, Bolehkah? Begini Cara Membayarnya dengan Mudah dan Transparan
Keutamaan dan Manfaat Melaksanakan Puasa Sunnah Jumadil Awal
Gajian Flash Sale! Ini Cara Mudah Tunaikan ZIS Lewat BAZNAS Kota Semarang
Tidak Harus Uang, Ini 5 Bentuk Sedekah Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Jumadil Awal 1448 H: Makna, Sejarah, dan Amalan yang Dianjurkan Umat Islam
Jadwal Puasa Sunah Jumadil Awal 1448 H: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Bayar Zakat Sekali Klik: Bagaimana Tren QRIS dan FinTech Membantu Gen Z Berbagi di Oktober 2026
Ketahui Hukum Fidyah Orang Meninggal dan Cara Membayarnya
Sedekah Jumat Yuk! Warga Semarang Bisa Salurkan Donasi Online Lewat BAZNAS, Ini Cara Mudah dan Keutamaannya
Tips Mudah Membaca Al-Kahfi di Malam dan Hari Jumat, Bisa Dibagi 4 Waktu

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →