Pengertian Zakat, Jenis, Syarat, dan 8 Golongan Penerima yang Wajib Diketahui Umat Islam
03/07/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi zakat (dok.freepik)
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Selain menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, zakat juga berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
Secara bahasa, zakat berasal dari kata zaka yang berarti suci, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dalam syariat Islam, zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha milik muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya atau mustahik.
Ketentuan tersebut juga tercantum dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019. Sementara itu, Al-Qur'an dalam Surah At-Taubah ayat 103 menjelaskan bahwa zakat berfungsi membersihkan dan menyucikan harta maupun jiwa orang yang menunaikannya.
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah wajib ditunaikan setiap muslim pada bulan Ramadan sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri. Adapun zakat mal dikenakan atas harta yang telah memenuhi ketentuan nisab dan haul, seperti emas, perak, uang, hasil perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, pertambangan, industri, pendapatan atau profesi, hingga harta temuan (rikaz).
Tidak semua harta wajib dizakati. Harta yang dikenai zakat harus diperoleh secara halal, dimiliki secara penuh, dapat berkembang, telah mencapai nisab, memenuhi ketentuan haul untuk jenis harta tertentu, serta pemiliknya tidak memiliki utang jangka pendek yang mengurangi kewajiban zakat.
Sementara itu, syarat zakat fitrah meliputi beragama Islam, masih hidup hingga akhir Ramadan, serta memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idulfitri.
Dalam Islam, zakat hanya dapat disalurkan kepada delapan golongan atau asnaf, yaitu fakir, miskin, amil zakat, mualaf, hamba sahaya yang hendak memerdekakan diri, gharim atau orang yang terlilit utang, fi sabilillah, dan ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.
Dengan memahami pengertian, jenis, syarat, dan penerima zakat, diharapkan umat Islam dapat menunaikan kewajiban tersebut sesuai ketentuan syariat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.***
Artikel Lainnya
Gajian Flash Sale! Ini Cara Mudah Tunaikan ZIS Lewat BAZNAS Kota Semarang
Utang Puasa Belum Lunas hingga Ramadhan Berikutnya? Ini Hukum Qadha dan Fidyah yang Dapat Dipahami
Ketahui! Ini Manfaat Sedekah di Hari Jumat: Sebagai Penyucian Diri dan Harta
Bayar Zakat Sekali Klik: Bagaimana Tren QRIS dan FinTech Membantu Gen Z Berbagi di Oktober 2026
Fidyah Online, Bolehkah? Begini Cara Membayarnya dengan Mudah dan Transparan
Keutamaan dan Manfaat Melaksanakan Puasa Sunnah Jumadil Awal
Sedekah Jumat Yuk! Warga Semarang Bisa Salurkan Donasi Online Lewat BAZNAS, Ini Cara Mudah dan Keutamaannya
Jangan Membenci Hari Senin, Ini 5 Keutamaan dan Peristiwa Penting dalam Islam
Jumadil Awal 1448 H: Makna, Sejarah, dan Amalan yang Dianjurkan Umat Islam
Tips Mudah Membaca Al-Kahfi di Malam dan Hari Jumat, Bisa Dibagi 4 Waktu
Begini Cara Membayar dan Menghitung Fidyah Ibu Hamil Lengkap dengan Niatnya
Sering Tak Sempat Baca Surat Al-Kahfi? Begini Cara Membagi 110 Ayat agar Lebih Ringan
Hari Santri Nasional Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Makna dan Sejarahnya
Ketahui Hukum Fidyah Orang Meninggal dan Cara Membayarnya
Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Oktober 2026 Lengkap Niat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →