Kenapa Bulan Muharram Sering disebut Lebaran Anak Yatim? Ini Penjelasan Lengkapnya
03/06/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi muharram lebaran anak yatim (dok.GPT)
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain dikenal sebagai bulan pertama dalam penanggalan Islam, Muharram juga kerap disebut sebagai "Lebaran Anak Yatim". Sebutan ini sudah sangat populer di Indonesia dan identik dengan berbagai kegiatan santunan bagi anak-anak yatim.
Lantas, mengapa Muharram disebut Lebaran Anak Yatim?
Istilah tersebut berakar dari tradisi yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura. Dalam sejarah Islam, Hari Asyura merupakan hari yang penuh berkah dan memiliki banyak peristiwa penting, salah satunya keselamatan Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW pun menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan pada hari tersebut.
Tradisi menyantuni anak yatim di Indonesia pada 10 Muharram telah berlangsung turun-temurun. Suasana penuh kebersamaan dan kebahagiaan yang tercipta dalam kegiatan santunan membuat Muharram sering disebut sebagai Lebaran Anak Yatim. Meskipun bukan hari raya resmi seperti Idulfitri atau Iduladha, momen ini menjadi waktu istimewa untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sangat menyayangi anak yatim. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, beliau bersabda bahwa orang yang memelihara dan mengurus anak yatim akan berada dekat dengannya di surga. Karena itu, perhatian terhadap anak yatim menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Selain memberikan santunan berupa uang atau kebutuhan pokok, umat Islam juga dianjurkan menunjukkan kasih sayang kepada anak yatim. Dalam beberapa kitab ulama disebutkan bahwa mengusap kepala anak yatim merupakan amalan yang memiliki pahala besar dan menjadi bentuk kepedulian yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Berbagai daerah, masjid, yayasan, hingga komunitas sosial biasanya menggelar kegiatan santunan massal selama Muharram. Acara tersebut sering diisi dengan doa bersama, pemberian bantuan pendidikan, perlengkapan sekolah, hingga kegiatan hiburan yang bertujuan membahagiakan anak-anak yatim.
Selain santunan, amalan lain yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa Asyura, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, serta mempererat silaturahmi. Semua amalan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menumbuhkan rasa empati kepada sesama.
Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim sejatinya mengandung pesan mendalam tentang kasih sayang, kepedulian sosial, dan rasa syukur. Melalui momentum ini, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan, memperkuat solidaritas, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam mencintai serta memuliakan anak yatim.
Apabila Anda ingin ikut serta melakukan santunan anak yatim dan bingung ingin di salurkan melalui mana, BAZNAS Kota Semarang membuka peluang bagi Anda dengan cara mudah dan cepat. Yakni cukup melalui link berikut ini https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah kemudian isi nominal sesuai dengan yang ingin Anda santunkan.
Demikian informasi yang dapat Anda simak mengenai Muharram menjadi bulan lebarannya anak yatim.***
Artikel Lainnya
Begini Cara Membayar dan Menghitung Fidyah Ibu Hamil Lengkap dengan Niatnya
Sedekah Jumat Yuk! Warga Semarang Bisa Salurkan Donasi Online Lewat BAZNAS, Ini Cara Mudah dan Keutamaannya
Jumadil Awal 1448 H: Makna, Sejarah, dan Amalan yang Dianjurkan Umat Islam
Gajian Flash Sale! Ini Cara Mudah Tunaikan ZIS Lewat BAZNAS Kota Semarang
Ketahui! Ini Keutamaan Puasa Senin dan Kamis, Lengkap dengan Bacaan Niat
Keutamaan dan Manfaat Melaksanakan Puasa Sunnah Jumadil Awal
Jadwal Puasa Sunah Jumadil Awal 1448 H: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Rutinitas Hari Jumat Rasulullah: Amalan Sunnah Pembuka Pintu Rezeki
Utang Puasa Belum Lunas hingga Ramadhan Berikutnya? Ini Hukum Qadha dan Fidyah yang Dapat Dipahami
Hari Santri Nasional Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Makna dan Sejarahnya
Sering Tak Sempat Baca Surat Al-Kahfi? Begini Cara Membagi 110 Ayat agar Lebih Ringan
Tidak Harus Uang, Ini 5 Bentuk Sedekah Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Oktober 2026 Lengkap Niat
Tips Mudah Membaca Al-Kahfi di Malam dan Hari Jumat, Bisa Dibagi 4 Waktu
Fidyah Online, Bolehkah? Begini Cara Membayarnya dengan Mudah dan Transparan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →