WhatsApp Icon

Puasa Asyura 2026: Keutamaan, Sejarah, Jadwal, dan Niat Lengkap

11/06/2026  |  Penulis: Admin Bidang Penghimpunan

Bagikan:URL telah tercopy
Puasa Asyura 2026: Keutamaan, Sejarah, Jadwal, dan Niat Lengkap

Ilustrasi (dok.Pexels)

Memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, umat Islam di berbagai daerah mulai mempersiapkan diri untuk memperbanyak ibadah dan amalan sunnah. Salah satu ibadah yang paling dianjurkan pada bulan pertama dalam kalender Hijriah ini adalah puasa Asyura yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram.

Puasa Asyura memiliki keutamaan luar biasa karena disebut langsung oleh Rasulullah SAW sebagai amalan yang dapat menghapus dosa setahun yang telah berlalu. Tidak heran jika banyak umat Islam berupaya menjalankan ibadah sunnah ini sebagai bentuk syukur sekaligus momentum memperbaiki diri di awal tahun Hijriah.

Puasa Asyura sebenarnya telah dikenal sebelum datangnya Islam. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa kaum Yahudi di Madinah melaksanakan puasa pada hari tersebut karena memperingati keselamatan Nabi Musa AS dan kaumnya dari kejaran Firaun.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Saat ditanya mengenai alasan mereka berpuasa, mereka menjelaskan bahwa hari itu merupakan hari bersejarah ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan menenggelamkan Firaun beserta pengikutnya.

Mendengar hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam lebih berhak mengikuti Nabi Musa AS. Setelah itu, beliau menganjurkan kaum Muslim untuk melaksanakan puasa Asyura sebagaimana diriwayatkan dalam Hadis Riwayat Muslim.

Menurut mayoritas ulama, pada awalnya puasa Asyura sempat berstatus wajib sebelum Allah SWT mewajibkan puasa Ramadan. Setelah turunnya kewajiban puasa Ramadan, hukum puasa Asyura berubah menjadi sunnah yang sangat dianjurkan.

Keistimewaan terbesar puasa Asyura terdapat dalam Hadis Riwayat Muslim dari Abu Qatadah RA. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa pada hari Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

Keutamaan inilah yang menjadikan puasa Asyura sebagai salah satu ibadah sunnah paling istimewa di bulan Muharram. Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan bersedekah untuk meraih pahala yang lebih besar.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 10 Muharram 1448 Hijriah atau Hari Asyura jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.

Sementara itu, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Tasu'a pada Rabu, 24 Juni 2026 atau 9 Muharram sebagai penyempurna ibadah puasa Asyura.

Berikut bacaan niat puasa Asyura:

Nawaitu shauma 'Asyuraa sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."

Dengan memahami sejarah, keutamaan, serta tata cara pelaksanaannya, puasa Asyura dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengawali tahun baru Hijriah dengan penuh semangat ibadah dan harapan memperoleh ampunan dari Allah SWT.***

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →