WhatsApp Icon

Keutamaan Puasa Arafah Lengkap dengan Doa dan Cara Mengamalkannya

22/05/2026  |  Penulis: Admin Bidang Penghimpunan

Bagikan:URL telah tercopy
Keutamaan Puasa Arafah Lengkap dengan Doa dan Cara Mengamalkannya

Keutamaan Puasa Arafah (dok.Pexels)

Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam di seluruh dunia kembali mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh keberkahan. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, dua puasa yang memiliki nilai spiritual tinggi dan membawa berbagai keutamaan bagi yang mengamalkannya.

Khususnya, puasa Arafah yang dikerjakan pada 9 Dzulhijjah, menjadi momen istimewa yang diyakini mampu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Secara umum, puasa Arafah diawali dengan membaca niat. Puasa ini berada dalam rentetan amalan sunnah yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah hari-hari yang digambarkan sebagai hari paling mulia dalam setahun.

Sebelum memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, umat Muslim biasanya melaksanakan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, lalu meneruskannya dengan puasa Arafah keesokan harinya.

Niat Puasa Arafah

Berikut bacaan niat puasa Arafah yang dianjurkan:

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala

(Aku niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala).

Idealnya, niat dibacakan pada malam hari hingga sebelum fajar. Setelah itu, umat Muslim dapat melanjutkan dengan sahur, salat Subuh, dan menyiapkan diri untuk menjalani puasa hingga waktu berbuka. Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Puasa Arafah memiliki keutamaan besar, dan berikut beberapa di antaranya:

1. Mendapat Ampunan Dosa

Puasa Arafah menjadi kesempatan emas untuk meraih ampunan Allah SWT. Disebutkan bahwa puasa Tarwiyah menghapus dosa satu tahun, sedangkan puasa Arafah menghapus dosa dua tahun: satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya. Selain itu, doa yang dipanjatkan pada hari Arafah juga memiliki peluang besar untuk dikabulkan, karena bertepatan dengan waktu wukuf para jamaah haji di Padang Arafah.

2. Mendapat Pahala Berlimpah

Amalan sunnah yang dilakukan dalam 10 hari pertama Dzulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah dan Arafah, dibalas dengan pahala berlipat ganda.

3. Seperti Puasa Dua Tahun Penuh

Terdapat hadits yang menyebutkan bahwa puasa Tarwiyah seperti puasa setahun penuh, dan puasa Arafah seperti berpuasa selama dua tahun penuh.

4. Berbuat Baik di Hari Istimewa

Karena 10 hari pertama Dzulhijjah adalah hari-hari terbaik dalam setahun, segala amal saleh yang dilakukan di dalamnya memiliki nilai kebaikan yang berlipat ganda.

Cara pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah lainnya:

- Membaca niat puasa Arafah pada malam hari atau sebelum fajar.

- Makan sahur untuk mendapatkan keberkahan dan kekuatan selama berpuasa.

- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri.

- Berbuka saat matahari terbenam atau memasuki waktu Magrib.

Puasa Arafah menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keutamaan dan keberkahan. Dengan memahami niat, keutamaan, dan tata caranya, umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut Idul Adha 2026.

Semoga amalan kita diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kehidupan.***

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →