WhatsApp Icon
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.

Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.

“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.

Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***

29/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS

SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.

“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang  menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.

Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.

"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.

“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***

28/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I  H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.

Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.

Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***

26/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,” 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.

Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***

20/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.

Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.

Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.

Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.

Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.

2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.

5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.

7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.

8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.

Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.

Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.

Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.

Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***

19/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Baznas Kota Semarang bentuk UPZ Balai Litbang Semarang*
Perkuat Sinergi Kelembagaan, Baznas Kota Semarang bentuk UPZ Balai Litbang Semarang*
Semarang, 28 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang hari ini secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Balai Penelitian dan Pengembangan Agama (Litbang Agama) Semarang. Acara serah terima yang dirangkai dengan Sosialisasi Gerakan Cinta Zakat ini sebagai langkah strategis BAZNAS Kota Semarang dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan yang bertempat di Aula Balai Litbang Agama Semarang ini dihadiri Kepala Balai Litbang H.Muhaemin, Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag selaku Wakil 3 dan Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhammad Asyhar, S.Sos.I serta seluruh pengurus UPZ dan staf Balai Litbang Agama Semarang. H.Nur Fuad yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Balai Litbang Agama Semarang untuk membentuk UPZ. Dengan terbentuknya UPZ ini diharapkan bisa bersinergi antara BAZNAS Kota Semarang dengan institusi di bawah Kementerian Agama. Harapannya UPZ Balai Litbang Agama Semarang dapat menjadi motor penggerak kesadaran berzakat di lingkungannya serta turut berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat di lingkungan terdekat kantor Balai Litbang melalui program-program BAZNAS. Setelah penyerahan SK UPZ dilanjutkan Sosialisasi Pengelolaan ZIS UPZ Balai Litbang oleh Pimpinan BAZNAS Kota Semarang. Materi sosialisasi meliputi tata cara pengelolaan ZIS yang sesuai dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI serta pelaporan yang transparan dan akuntabel, serta program-program penyaluran BAZNAS yang dapat disinergikan dengan potensi ZIS yang dikumpulkan oleh UPZ. Dengan terbentuknya UPZ ini, berharap dapat memaksimalkan potensi zakat dari seluruh pegawai Balai Litbang Agama Semarang, yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sekitar lingkungan Balai. Dengan terbentuknya UPZ Balai Litbang Agama Semarang ini diharapkan BAZNAS Kota Semarang semakin optimis dalam mencapai target penghimpunan ZIS dan meningkatkan kualitas program penyaluran, demi mewujudkan kesejahteraan umat dan menjadikan zakat sebagai instrumen vital dalam pembangunan kota.
BERITA28/10/2025 | Humas
Semarakkan Hari Santri, Baznas Kota Semarang Salurkan Program Santripreneur
Semarakkan Hari Santri, Baznas Kota Semarang Salurkan Program Santripreneur
Semarang, 26 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan santri melalui program unggulan Santripreneur. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan sebanyak Rp30.000.000 kepada 2 (dua) pondok pesantren di wilayah Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Wakil Ketua I H.Labib hadir mewakili Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasamara menyerahkan Bantuan kepada Pondok Pesantren Asy Syarifah yang berlokasi di Kampung Sodong, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, dengan nominal Rp15.000.000,- dan Pondok Pesantren Madinatul Amin 2, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, sebesar Rp15.000.000,- di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Jl.Untung Suropati, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang. H.Labib menuturkan Santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga harus menjadi motor penggerak ekonomi umat. Melalui program Santripreneur, kami berharap santri memiliki semangat wirausaha dan mampu menciptakan inovasi ekonomi produktif di pesantren, terangnya. Program Santripreneur dirancang untuk mendukung pengembangan unit usaha pesantren, pelatihan kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan santri mampu mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pesantren di tengah masyarakat. Momentum Hari Santri Nasional tahun ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan peran santri sebagai pelaku ekonomi yang tangguh dan inovatif. Melalui dukungan nyata seperti Santripreneur, BAZNAS Kota Semarang terus berkomitmen mewujudkan visi “Semarang Berzakat, Santri Berdaya, Umat Sejahtera.” Kami mengajak warga Kota Semarang untuk dapat menunaikan Zakat, infak dan sedekahnya melalui lembaga terpercaya yakni Baznas Kota Semarang, selain sudah di audit setiap tahunnya manfaatnya bisa dirasakan langsung untuk warga Kota Semarang, tegas labib yang juga ketua harian LPTQ Kota Semarang.
BERITA26/10/2025 | Humas
Bantu Korban Banjir, Tim BTB Baznas Kota Semarang turun langsung ke lokasi
Bantu Korban Banjir, Tim BTB Baznas Kota Semarang turun langsung ke lokasi
Semarang 24/10/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka dapur umum bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Semarang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BAZNAS dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat banjir di karenakan hujan berkepanjangan sejak beberapa hari terakhir. Dapur umum yang ada, nanti akan mensuplai bantuan korban banjir yang terdampak cukup parah, antara lain di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Tlogosari Kulon, Genuk Sari, dan Muktiharjo Lor serta beberapa kelurahan lainnya yang terdampak banjir di Kota Semarang. Melalui dapur umum ini, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan ratusan paket makanan siap saji setiap harinya bagi warga yang mengungsi maupun yang masih bertahan di rumah masing-masing. Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggap bencana BAZNAS yang selalu siap hadir membantu masyarakat saat terjadi musibah. “Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir. Selain dapur umum, kami juga menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan dasar untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Relawan BAZNAS bersama tim dari kelurahan dan masyarakat setempat bekerja sama dalam proses memasak dan pendistribusian makanan. Selain makanan siap santap, BAZNAS juga memberikan bantuan berupa air bersih, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan bayi bagi warga yang membutuhkan. BAZNAS Kota Semarang juga terus berkoordinasi dengan tim BPBD, camat dan lurah setempat untuk memantau perkembangan situasi banjir di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan adanya dapur umum ini, diharapkan solidaritas antar warga dan semangat gotong royong semakin tumbuh, serta mampu mempercepat proses pemulihan bagi warga terdampak banjir di Kota Semarang.
BERITA24/10/2025 | Humas
Hadapi musim penghujan, Relawan BTB Baznas Kota Semarang di Bekali Pelatihan Dapur Umum
Hadapi musim penghujan, Relawan BTB Baznas Kota Semarang di Bekali Pelatihan Dapur Umum
Semarang 21/10/2025 – Dalam menghadapi musim penghujan, puluhan relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di berikan pembekalan Pelatihan Dapur Umum. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dan berlangsung selama satu hari penuh dengan menghadirkan instruktur Dapur Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Pelatihan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara didampingi oleh Kepala Pelaksana Muhamad Asyhar. Dalam sambutannya, Arnaz menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas relawan dalam penanganan kebencanaan, terutama dalam penyediaan logistik makanan cepat saji di lokasi terdampak. “Dapur umum menjadi salah satu unsur penting dalam tanggap darurat bencana. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat lebih siap, terampil, dan tanggap dalam melayani masyarakat ketika terjadi bencana,” ujar Arnaz. Pelatihan mencakup materi teori dan praktik, mulai dari manajemen dapur umum, teknik pengolahan makanan dalam kondisi darurat, hingga distribusi makanan kepada penyintas bencana. Para peserta juga mendapat kesempatan untuk melakukan simulasi langsung bersama tim PMI Kota Semarang. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan program Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang terus dikembangkan di tingkat kota untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Kami ingin memastikan bahwa relawan BAZNAS tidak hanya siap dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, tetapi juga tangguh dalam aksi kemanusiaan di lapangan,” jelasnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada muzaki dan munfik yang menyalurkan dana zakat dan infaknya melalui Baznas Kota Semarang sehingga dapat membantu mustahik yang membutuhkan di Kota Semarang. Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat memperkuat kolaborasi di lapangan dengan berbagai pihak, termasuk PMI dan pemerintah daerah, dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, efektif, dan humanis.
BERITA21/10/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Gencarkan Gerakan Cinta Infak di Lingkungan Kantor Kemenag Kota Semarang
BAZNAS Kota Semarang Gencarkan Gerakan Cinta Infak di Lingkungan Kantor Kemenag Kota Semarang
Semarang,13/10/2025– Badan Amil Zakat N asional (BAZNAS) Kota Semarang terus memperluas syiar kebaikan dengan mengadakan sosialisasi Gerakan Cinta Infak. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, yang bertempat di Jalan Untung Suropati, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, guna mengoptimalkan potensi infak dan sedekah khususnya dari calon pengantin di KUA Se-Kota Semarang. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang Bapak H. Muhtasit, Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, Wakil Ketua 2 Hj.Afifah, Kepala Pelaksana M.Asyhar, sejumlah Pelaksana Baznas Kota Semarang serta Kepala KUA dan Penyuluh se-Kota Semarang. Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk menumbuhkan kesadaran dan kemudahan layanan berinfak bagi masyarakat luas yang mendapatkan pelayanan di KUA khususnya calon pengantin di Kota Semarang yang memiliki potensi sangat besar. Gerakan Cinta Infak ini adalah ajakan tulus untuk menjadikan infak sebagai gaya hidup (life style). Dengan berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang semoga keberkahan dalam membina rumah tangga bagi calon pengantin akan menjadi sakinah. Dari dana yang terkumpul akan dikelola secara profesional dan amanah oleh Baznas Kota Semarang dan akan disalurkan kembali untuk pembinaan calon pengantin, sarana prasarana dakwah serta masyarakat luas yang akan mendapatkan layanan di KUA se-Kota Semarang. Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang H.Muhtasit mendukung penuh Gerakan Cinta Infak ini. Lingkungan Kemenag adalah garda terdepan dalam syiar keagamaan, termasuk dalam urusan zakat, infak dan sedekah. Dirinya berharap sosialisasi ini dapat mendorong seluruh ASN Kemenag Kota Semarang untuk semakin aktif memberikan pelayanan prima kepada calon pengantin untuk bisa menunaikan infak terbaiknya melalui Baznas Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Semarang menargetkan peningkatan jumlah dan kesadaran munfik bagi masyarakat luas dan mendongkrak penerimaan infak warga Kota Semarang khususnya dari calon pengantin sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi mustahik (penerima manfaat) di Kota Semarang
BERITA14/10/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN SISWA MTs KHUSNUL KHATIMAH
BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN SISWA MTs KHUSNUL KHATIMAH
SEMARANG, 03 Oktober 2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan. Kali ini, penyaluran bantuan diserahkan kepada Madrasah Tsanawiyah (MTs) Khusnul Khatimah di Rowosari, Tembalang, untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi siswa-siswi yang membutuhkan. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Hj Afifah selaku Wakil Ketua 2 dan Wahyudi selaku Kepala Bidang Pendistribusian. Bantuan ini akan dialokasikan untuk meringankan beban 10 (sepuluh) siswa/i kurang mampu di MTs Khusnul Khatimah. Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Melalui program Semarang Cerdas ini, kami berharap dana zakat yang dihimpun dapat menjadi bekal bagi anak-anak kita meraih cita-cita setinggi mungkin. BAZNAS Kota Semarang percaya bahwa investasi di bidang pendidikan hari ini akan melahirkan generasi pemimpin masa depan Kota Semarang. Ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga motivasi besar bagi mereka untuk terus semangat belajar. Bantuan biaya pendidikan ini mencakup keperluan seperti pembayaran iuran sekolah, pembelian perlengkapan belajar, hingga kebutuhan pendukung akademik lainnya. BAZNAS Kota Semarang secara rutin menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul melalui berbagai program, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kemanusiaan. Penyaluran kepada MTs Khusnul Khatimah di Rowosari, Tembalang, ini menegaskan komitmen BAZNAS untuk memastikan dana ZIS tersalurkan secara tepat sasaran hingga ke wilayah pinggiran Kota Semarang.
BERITA03/10/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Berikan Perlindungan Kepada 1.000 Marbot Masjid di Semarang
BAZNAS Kota Semarang Berikan Perlindungan Kepada 1.000 Marbot Masjid di Semarang
SEMARANG, 02/10/2025– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menunjukkan komitmen dalam memperhatikan kesejahteraan pekerja sosial bidang keagamaan dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda. Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) pada Jumat, 25 September 2025 di Rumah Makan Simpang Raya Semarang. Penandatanganan ini bertujuan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi marbot masjid dan musholla yang sudah menjadi UPZ dan melaporkan OBD di wilayah Kota Semarang. Prosesi penandatanganan dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Mohamad Irfan beserta jajaran, Ketua Baznas Kota Semarang, bapak H. Arnaz Agung Andrarasmara, Wakil Ketua 1 H. Labib, Wakil Ketua 3 H. Nur Fuad dan Kepala Pelaksana Muhamad Asyhar Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasamara menyampaikan bahwa Program perlindungan ini memberikan jaminan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian yang sangat penting mengingat tugas para marbot sering kali melibatkan pekerjaan fisik dan berisiko. Terobosan Perlindungan bagi Pekerja Rentan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap para pengabdi rumah ibadah yang sering dikategorikan sebagai pekerja rentan. Para marbot ini adalah garda terdepan dalam merawat masjid, musholla dan melayani umat. Mereka bekerja dengan penuh keikhlasan. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan harapannya mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan aman, mengetahui bahwa ada jaminan yang melindungi mereka dan keluarga, terang arnaz yang juga ketua Kadin Kota Semarang. Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, menyambut baik sinergi ini. Irfan menekankaan bahwa kerja sama dengan BAZNAS adalah terobosan penting untuk memperluas jangkauan perlindungan sosial. Hal ini menjadi kolaborasi yang luar biasa antara instansi BAZNAS Kota Semarang dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda.
BERITA02/10/2025 | humas
Tim Pendamping Audit Syariah Kemenag RI Kunjungi BAZNAS Kota Semarang: Audit Laporan Keuangan dan Optimalisasi Pelayanan
Tim Pendamping Audit Syariah Kemenag RI Kunjungi BAZNAS Kota Semarang: Audit Laporan Keuangan dan Optimalisasi Pelayanan
SEMARANG, 25 September 2025 – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melalui Tim Pendamping Audit Syariah Direktorat Zakat dan Wakaf hari ini melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Kunjungan ini berfokus pada audit internal dan evaluasi sistem pelaporan keuangan BAZNAS, khususnya terkait persiapan dan kesiapan audit syariah melalui penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Dalam pertemuan tersebut, di hadiri Wakil Ketua I H.Labib, Wakil Ketua 2 Hj.Afifah, Wakil Ketua 3 H.Nur Fuad, Wakil Ketua 4 Hj.Aminah, Kepala Pelaksana M.Asyhar beserta para kabid dan staf. Dalam kunjungan tersebut dibahas secara rinci mengenai alur pelaporan transaksi yang dilakukan oleh setiap bidang di BAZNAS Kota Semarang. H.Nur Fuad menyampaikan bahwa pelaporan dilakukan dalam satu akun SIMBA terintegrasi. Namun, setiap bidang hanya dapat mengakses laporan yang berada di bawah kewenangan dalam bidangnya, tanpa bisa melihat laporan bidang lain. Otoritas penuh untuk melihat seluruh laporan hanya dimiliki oleh Wakil Ketua 3 dan Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Pembahasan lain juga menyentuh aspek pelaporan zakat secara nasional. Dana zakat yang masuk ke BAZNAS RI nantinya akan dilaporkan langsung kepada Menteri Agama untuk selanjutnya di laporkan kepada Presiden RI. Hal ini merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat secara nasional. Selain itu, fokus pertemuan tidak hanya persoalan keuangan saja, akan tetapi harus dipersiapkan dokumen yang diperlukan untuk menghadapi audit internal maupun eksternal, kesesuaian penyaluran bantuan yang sesuai ashnaf, SDM Amil dan sebagainya. Seringkali, temuan di lapangan menunjukkan adanya aset yang belum tercatat dengan baik, serta Surat Keputusan (SK) amil yang belum jelas. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk menyiapkan semua dokumen secara lengkap dan memastikan semua aset tercatat sesuai prosedur. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengelola dana umat. Kemenag RI juga memberikan apresiasi atas upaya BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk transparansi laporan keuangan.
BERITA25/09/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN KONSUMTIF DAN PRODUKTIF
BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN KONSUMTIF DAN PRODUKTIF
Semarang, 03/09/2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang hari ini menyalurkan bantuan konsumtif berupa sarana prasarana dakwah dan bantuan ekonomi produktif kepada 37 mustahik. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Wakil Ketua 2 Hj.Afifah yabg di dampingi Kabid.Pendistribusian Wahyudi dan Kabid.Pendayagunaan Ripai di Kantor BAZNAS Kota Semarang. Hal ini merupakan wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dititipkan oleh muzaki kepada Baznas Kota Semarang untuk selanjutnya di salurkan kepada mustahik. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp. 99.500.000, terdiri dari dua kategori utama yang pertama Bantuan Konsumtif senilai Rp. 45.000.000 diberikan kepada 21 mustahik; yang kedua Bantuan Ekonomi Produktif sebanyak Rp. 54.500.00,- yang menyasar 16 mustahik. Bantuan Konsumtif diantaranya di berikan kepada 3 Masjid/Mushola, 8 Lembaga Pendidikan Islam dan 10 Sarana Prasarana (Sarpras) Dakwah. Bantuan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan operasional, perbaikan, dan peningkatan fasilitas tempat ibadah serta lembaga pendidikan Islam, agar syiar dakwah di Kota Semarang dapat terus berjalan optimal. Bantuan Ekonomi Produktif dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik, membantu mereka memulai atau mengembangkan usaha kecil, sehingga secara bertahap dapat keluar dari garis kemiskinan dan menjadi muzaki (pemberi zakat). Penyaluran bantuan ini adalah bukti nyata peran BAZNAS sebagai jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik. BAZNAS Kota Semarang berharap bantuan ini dapat membawa manfaat yang besar. Bantuan konsumtif dapat meningkatkan kualitas dakwah, sedangkan bantuan produktif dapat menjadi pemicu bagi mustahik untuk mandiri secara ekonomi. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya. BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pengumpulan dan penyaluran ZIS, demi mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kota Semarang.
BERITA03/09/2025 | humas
BAZNAS KOTA SEMARANG RAIH 3 PENGHARGAAN DALAM RAKORNAS BAZNAS TAHUN 2025
BAZNAS KOTA SEMARANG RAIH 3 PENGHARGAAN DALAM RAKORNAS BAZNAS TAHUN 2025
Tiga penghargaan diraih BAZNAS Kota Semarang dalam perhelatan BAZNAS Award 2025 yang diselenggarakan BAZNAS RI. Ketiga penghargaan tersebut adalah Pelaporan Terbaik utk tingkat Kota se-Indonesia, Pelaporan Pengadministrasian ZIS di Luar Neraca (OBS) dan Program Pengentasan Kemiskinan Had Kifayah. Menurut Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Ahmad MA, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kinerja BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, LAZ, dan pihak-pihak yang memiliki kontribusi besar terhadap pengelolaan zakat di negeri ini.’ “Ini merupakan kegiatan tahunan, rutin yang dikemas dalam acara Penganugerahan BAZNAS Awards 2025,” ujarnya. Mengangkat tema ‘Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita’, acara yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Kamis 28 Agustus 2025. “BAZNAS siap menyelaraskan visi dan misinya dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Rakornas dan BAZNAS Awards 2025 akan menjadi tonggak baru kontribusi zakat dalam pembangunan nasional serta mewujudkan masyarakat yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” terang Ahmad Noor. Dijelaskan, Rakornas 2025 akan diikuti oleh 1.200 peserta dari BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten seluruh Indonesia. Rakornas akan membahas isu-isu strategis mulai dari penguatan kelembagaan zakat, perluasan partisipasi muzaki, transformasi digital, integrasi data zakat nasional, hingga peningkatan dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat. Sebelumnya di tahun 2024, BAZNAS Kota Semarang juga menerima dua penghargaan sekaligus, Penghargaan pertama sebagai kategori Branding BAZNAS Terbaik dan penghargaan kedua sebagai BAZNAS Simba Responsif terbaik. Terpisah, Ketua BAZNAS Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengaku bangga sekaligus terharu dengan raihan tiga penghargaan sekaligus ini. Menurutnya, ini adalah hasil kerja keras dan kerjasama terbaik jajaran BAZNAS Kota Semarang mulai dari Pimpinan, Pelaksana dan Relawan. Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada stake holder yang ada baik Walikota Semarang, Wakil Walikota Semarang beserta ASN Pemkot Semarang, Perusahaan dan Masyarakat Kota Semarang yang menjadi muzaki maupun munfik Baznas Kota Semarang sehingga dapat membantu mustahik dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Semarang, terangnya
BERITA01/09/2025 | humas
TINGKATKAN SDM RELAWAN, BAZNAS KOTA SEMARANG ADAKAN PEMBINAAN RUTIN
TINGKATKAN SDM RELAWAN, BAZNAS KOTA SEMARANG ADAKAN PEMBINAAN RUTIN
SEMARANG, 28 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program Beasiswa Produktif (BESPRO). Hari ini, BAZNAS Kota Semarang melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyerahan bantuan rutin untuk para mahasiswa penerima beasiswa, bertempat di Jalan Srinindito Raya RT 5/RW 1 Kel. Ngemplak Simongan, Kec. Semarang Barat. Hadir dalam Pembinaan tersebut Hj.Aminah selaku Waka 2, Kabid.Pengumpulan Ahmad Muhtadin, Kabid.Pendayagunaan Ripai, Kabag.Perencanaan dan Pelaporan Tri Mursito dan Kabag Administrasi, SDM dan Umum H.Mundakir serta 34 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang sebagai penerima manfaat program BESPRO. Hj.Aminah mengungkapkan BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus mendampingi para mahasiswa agar dapat menjadi individu yang produktif dan berdaya saing setelah lulus nanti. Meningkatkan Kualitas dan Kompetensi Penerima Beasiswa. Selain penyerahan bantuan, acara ini juga diisi dengan sesi pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri para penerima beasiswa. Komitmen BAZNAS dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan Program BESPRO merupakan salah satu dari panca program utama BAZNAS Kota Semarang yang berfokus pada pilar pendidikan. program tahun 2025 ini telah membantu 100 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih cita-citanya. Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam memutus rantai kemiskinan dengan mencetak lulusan yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi kembali kepada masyarakat, terangnya.
BERITA28/08/2025 | humas
Bank Danamon Syariah Serahkan QRIS Gerakan Infak Melalui BAZNAS Kota Semarang untuk KUA se-Kota Semarang
Bank Danamon Syariah Serahkan QRIS Gerakan Infak Melalui BAZNAS Kota Semarang untuk KUA se-Kota Semarang
PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui unit usaha syariahnya, Danamon Syariah, melanjutkan komitmennya dalam mendukung digitalisasi layanan keuangan syariah dan meningkatkan kemudahan beramal. Hari ini, Danamon Syariah menyerahkan secara simbolis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebanyak 20 unit untuk gerakan infak kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. QRIS ini nantinya akan disalurkan ke Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Kota Semarang dan kantor pelayanan di Kemenag Kota Semarang guna memfasilitasi masyarakat untuk berinfak secara mudah dan transparan. Acara penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang dan dihadiri oleh Stifani Ina Wirawan Branch Manager Bank Danamon Cabang Suari dan Ibu Hj. Afifah, S. Pd. selaku Wakil Ketua 2 BAZNAS Kota Semarang didampingi Muhammad Asyhar, S.Sos.I selaku Kepala Pelaksana di BAZNAS Kota Semarang dan Ahmad Muhtadin selaku Kepala Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang. Dengan adanya QRIS ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat Kota Semarang untuk menyalurkan infak mereka. Digitalisasi layanan infak ini sejalan dengan komitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan yang tidak hanya mudah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kerja sama ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan infak atau sedekah cukup dengan memindai kode QRIS yang tersedia di setiap KUA dan Kantor Layanan di Kemenag Kota Semarang. "Dana yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh BAZNAS Kota Semarang untuk berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Infak merupakan salah satu pilar penting dalam ekonomi syariah." Dengan adanya QRIS dari Danamon Syariah ini, kami yakin akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berinfak. Transparansi dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Semarang.
BERITA26/08/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Raih Opini Wajar dari Hasil Audit Tahun 2024
BAZNAS Kota Semarang Raih Opini Wajar dari Hasil Audit Tahun 2024
Semarang, 22/08/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang dengan ini mengumumkan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah selesai diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Gunung AB yang berkantor di Surakarta dan mendapatkan opini Wajar dalam Semua Hal yang Material. Hasil Audit tersebut di terima oleh Wakil Ketua III Baznas Kota Semarang H.Nur Fuad dengan di dampingi Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara. Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa hasil ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel. Audit yang dilakukan mencakup seluruh aspek pengelolaan keuangan, mulai dari pengumpulan dana, penyaluran, hingga pelaporan. Opini Wajar dalam Semua Hal yang Material menegaskan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang telah disajikan secara wajar, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku. Opini Wajar yang diterima adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh amil BAZNAS Kota Semarang baik pimpinan maupun pelaksana dalam menjalankan amanah umat. Ini merupakan hasil dari prinsip transparansi dan akuntabilitas yang selalu di pegang teguh oleh BAZNAS Kota Semarang. Kedepannya BAZNAS Kota Semarang ingin masyarakat yakin bahwa setiap rupiah yang mereka titipkan ke Baznas Kota Semarang dikelola dengan benar dan disalurkan kepada mustahik yang berhak menerimanya. Hasil audit ini menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan dana ZIS. BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran dana ZIS agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik di Kota Semarang. Masyarakat Kota Semarang dihimbau untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Semarang, ujarnya.
BERITA22/08/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Adakan Bimtek untuk Tim Monitoring
BAZNAS Kota Semarang Adakan Bimtek untuk Tim Monitoring
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengadakan Bimbingan Teknis untuk tim monitoring pada Jumat, 15 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat dengan memastikan data yang dikumpulkan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dalam Bimbingan Teknis ini, tim monitoring diajak untuk membedah secara mendalam tata cara pengisian formulir survei. Diskusi ini berfokus pada pentingnya detail dan kelengkapan data agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Tri Mursito selaku Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaporan ikut memberikan pembekalan dengan menekankan bahwa formulir survei merupakan kunci untuk memahami kondisi riil mustahik (penerima zakat). "Dengan data yang akurat, kita bisa memaksimalkan penyaluran zakat agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain itu perlu adanya penyempurnaan isi formulir dalam lembar survei. Beberapa opsi baru ditambahkan ke dalam formulir untuk mengakomodasi berbagai situasi dan kondisi ekonomi yang lebih kompleks. Diharapkan dengan adanya formulir yang lebih komprehensif, BAZNAS dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam menentukan jenis dan besaran bantuan yang akan diberikan, ujarnya. Kegiatan ini merupakan langkah strategis BAZNAS Kota Semarang untuk terus berinovasi dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah. Dengan tim monitoring yang terlatih dan formulir yang telah disempurnakan, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan warga Kota Semarang.
BERITA16/08/2025 | Humas
Tingkatkan Pengelolaan SIMBA, Baznas Salatiga Studi Komparasi Ke Baznas Kota Semarang
Tingkatkan Pengelolaan SIMBA, Baznas Salatiga Studi Komparasi Ke Baznas Kota Semarang
Semarang, 20 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga melakukan kunjungan studi komparatif ke Baznas Kota Semarang. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam dan mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA) guna meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Salatiga. Ketua Baznas Salatiga Ari Siswanto yang memimpin rombongan bersama para wakil ketua, segenap pelaksana dan di terima Wakil Ketua III Baznas Kota Semarang H.Nur Fuad dan Kepala Pelaksana Muhammad Asyhar. Kedua belah pihak berinteraksi langsung dengan tim operator Simba Baznas Kota Semarang untuk mendapatkan jawaban beberapa pertanyaan kunci terkait operasional sistem. Pelaksana Baznas Kota Salatiga melihat dan praktek langsung bersama pelaksana Baznas Kota Semarang, materi tersebut mencakup berbagai aspek penting diantaranya closing harian pemasukan dan pengeluaran, hal ini penting untuk memastikan akurasi dan real-time data keuangan. Selain itu manajemen data muzaki dari UPZ dan mustahik, Distribusi Bukti Setor Zakat (BSZ) kepada UPZ, integrasi RKAT ke dalam SIMBA dan Solusi ketidaksesuaian serta Konsistensi laporan keuangan SIMBA dengan Publikasi, input data keuangan dengan data pendukung tidak lengkap. Kunjungan ini diharapkan dapat diterapkan Baznas Kota Salatiga dalam mengoptimalkan penggunaan SIMBA sehingga dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan dana umat. BAZNAS Kota Salatiga berkomitmen untuk terus berinovasi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
BERITA20/06/2025 | humas
Baznas Kota Semarang Serahkan RKAT UPZ Badko LPQ Kota Semarang Tahun 2025
Baznas Kota Semarang Serahkan RKAT UPZ Badko LPQ Kota Semarang Tahun 2025
SEMARANG – 16/06/2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang secara resmi menyerahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kota Semarang untuk tahun 2025. Penyerahan ini menandai komitmen Baznas dalam mendukung pengembangan dan operasional pendidikan Al-Qur'an di Kota Semarang melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan dan akuntabel. Acara pemyerahan dilaksanakan di Kantor Baznas Kota Semarang oleh Kepala Pelaksana Bapak Muhammad Asyhar, S.Sos.I kepada Ketua UPZ Badko LPQ Kota Semarang Bapak Abdul Jawad yang di dampingi sekretaris UPZ Bapak Abdul Halim. Di dalam RKAT UPZ Badko LPQ Kota Semarang tahun 2025 mencakup diantaranya Penerimaan dari santri sebesar Rp. 194.000.000,- penyaluran bantuan produktif bagi asatidz sebesar Rp. 119.000.000,- kepada 17 mustahik produktif yang lolos seleksi, biaya operasional UPZ sebesar Rp. 17.000.000,- serta penggalangan munfik sebanyak 38.873 santri. Berbagai program strategis sudah disiapkan antara lain Peningkatan kesejahteraan asatidz LPQ melalui Bantuan Pembedayaan Ekonomi Produktif, Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan Al-Qur'an yang memadai, Pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran Al-Qur'an serta Pelaksanaan kegiatan syiar Al-Qur'an di masyarakat. Penyerahan RKAT ini diharapkan dapat semakin memperkuat tata kelola UPZ Badko LPQ Kota Semarang dan memastikan bahwa setiap dana yang terkumpul dari santri LPQ se-Kota Semarang dapat disalurkan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
BERITA18/06/2025 | humas
BAZNAS RI dan IDX Sosialisasikan Zakat Saham dan Pasar Modal Syariah di Semarang
BAZNAS RI dan IDX Sosialisasikan Zakat Saham dan Pasar Modal Syariah di Semarang
Kota Semarang – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Bursa Efek Indonesia (IDX) bersama MNC Sekuritas menggelar Sosialisasi Pelatihan Zakat Saham dan Sosialisasi Pasar Modal Syariah (21/5) di Hotel Dafam, Semarang. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS se-Jawa Tengah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Muzaki di Kota Semarang dan sekitarnya. Animo amilin dan amilat se-Jawa Tengah sangat tinggi dan antusias dalam mengikuti sosialisasi zakat saham karena ini sesuatu hal yang baru bagi Baznas di Daerah, peserta di edukasi pemahaman investasi syariah dan menggali potensi zakat dari instrumen saham. Ketua Baznas Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara mengungkapkan apresiasi kepada Baznas RI bahwa kegiatan ini di selenggarakan di Kota Semarang dan membuka cakrawala serta pemahaman baru bagi amilin dan amilat baik Baznas Provinsi, Baznas Kabupaten/Kota maupun LAZ. Adhi Pradana selaku Kadiv. Muzaki Priorotas Baznas RI yang mewakili pimpinan mengungkapkan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat, khususnya mengenai investasi di pasar modal syariah dan kewajiban zakat dari aset saham. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi sesuai prinsip syariah dapat meningkat, sekaligus mengoptimalkan potensi zakat untuk kemaslahatan umat. Kyai Ahmad Darodji selaku Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah menyambut baik kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama memberikan pemahaman zakat di era digital, dimana saham yang sudah memenuhi nishob dan mencapai Haul diwajibkan menunaikan Zakat seperti zakat perniagaan. "Mayoritas pengusaha dan kaum milenial ada di dalamnya. Mereka perlu di edukasi agar bisa menunaikan zakatnya", terangnya saat membuka acara tersebut. Narasumber yang memberikan materi merupakan pakar di bidangnya masing-masing antara Fahrudin (Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI), Aldiansah Akbar (Sharia Product Development Analyst IDX) dan Indah Nurhabibah (Head Of Sharia Business & Investment Gallery MNC Sekuritas) Acara yang di pandu Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara dan Wakil Ketua H.Nur Fuad memperlihatkan antusiasme yang luar biasa. Para peserta terlihat sangat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan minat yang besar terhadap topik yang dibahas. Diharapkan setelah kegiatan ini, para amilin dan amilatvBAZNAS se-Jawa Tengah dan LAZ dapat lebih proaktif dalam mengedukasi muzaki mengenai zakat saham, serta masyarakat umum dapat lebih memahami dan berani berinvestasi di pasar modal syariah.
BERITA23/05/2025 | humas
Baznas Kota Semarang adakan Pelatihan Digital Fundrising
Baznas Kota Semarang adakan Pelatihan Digital Fundrising
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang dalam meningkatkan pengumpulan serta menggali potensi dari sektor swasta melaksanakan Pelatihan Digital Fundraising. Pelatihan ini mendatangkan mentor dari BAZNAS Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 20-22 Mei 2025 di Hotel Dafam, Semarang. Acara tersebut diikuti sebanyak 25 peserta yang terdiri dari amil pelaksana dan relawan. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhammad Asyhar menyampaikan, Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para amil zakat dalam mengelola dan mengembangkan strategi fundraising berbasis digital, sejalan dengan perkembangan teknologi dan tren filantropi modern. Kepala Devisi Muzaki Prioritas Baznas RI, Adhi Pradana memaparkan strategi khusus menggaet muzaki prioritas dan merawat secara khusus di butuhkan Komunikasi, Saluran dan Layanan Prima kepada para muzaki. Pemateri lain, Kepala Devisi Digital Baznas RI M.Fahrudin menekankan pentingnya fundrising secara digital yang menyasar khalayak umum termasuk kaum milenial melalui optimasi media sosial, pengembangan konten kreatif, pemanfaatan platform donasi online, analisis data, hingga strategi komunikasi digital yang efektif. Di era digital ini, kemampuan untuk berinovasi dalam fundraising merupakan sebuah keniscayaan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para amil zakat memiliki bekal yang kuat dalam pemahaman tentang pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah serta sebagai jembatan antara muzaki dan mustahik. Disamping itu untuk menjangkau lebih banyak muzaki dimana penyalurannyannya untuk kemaslahatan umat. BAZNAS Kota Semarang diharapkan menjadi pilot project pengumpulan digital di Provinsi Jawa Tengah dengan mentransformasi pengelolaan zakat agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan meningkatnya kapasitas amil zakat di bidang digital, diharapkan pengumpulan zakat secara nasional dapat terus meningkat, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan mustahik.
BERITA22/05/2025 | humas
Apresiasi Kolaborasi Program Cahaya Zakat, BAZNAS Kota Semarang Beri Cinderamata dan Ajak Kuatkan Sinergi
Apresiasi Kolaborasi Program Cahaya Zakat, BAZNAS Kota Semarang Beri Cinderamata dan Ajak Kuatkan Sinergi
Semarang— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang memberikan apresiasi kepada para mitra yang telah berkontribusi dalam mendukung suksesnya Program Cahaya Zakat. Bentuk penghargaan diberikan melalui penyerahan cinderamata pada acara yang digelar hari ini, sekaligus menjadi ajakan untuk memperkuat kolaborasi di masa mendatang, Senin (28/04). Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M. menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mitra dan lembaga yang telah bersinergi. "Program Cahaya Zakat membuktikan bahwa kolaborasi yang solid dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat untuk mendorong optimalisasi pengelolaan zakat di Kota Semarang," ujarnya. Program Cahaya Zakat merupakan inisiatif BAZNAS Kota Semarang untuk mendorong penghimpunan dan pendistribusian zakat secara lebih merata dan berdampak, khususnya untuk membantu masyarakat prasejahtera. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya menumbuhkan kesadaran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Acara apresiasi ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi, komunitas, serta tokoh masyarakat yang telah aktif mendukung berbagai program BAZNAS Kota Semarang. Namun yang lebih utama adalah apresiasi diberikan kepada UPZ Kecamatan yang telah mengkoordinir kegiatan dan ikut mensukseskan prgram cahaya zakat. Sehingga Baznas memberikan cindera mata apresiasi lewat UPZ Kecamatan. Ini adalah silaturahmi ke dua dan kunjungan dilakukan di empat kecamatan yaitu Kec. Semarang Utara, Kec. Gayamsasi, Kec. Pedurungan dan Kec. Genuk. Dengan semangat kolaborasi, BAZNAS Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga terpercaya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi membangun kesejahteraan bersama.
BERITA28/04/2025 | humas
Senyum Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Tasarufkan Bantuan Paket Usaha Es Teh Kawan BAZNAS untuk Berdayakan Masyarakat
Senyum Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Tasarufkan Bantuan Paket Usaha Es Teh Kawan BAZNAS untuk Berdayakan Masyarakat
Kota Semarang— Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kegiatan pentasarufan bantuan usaha dari BAZNAS Kota Semarang melalui program "Es Teh Kawan BAZNAS". Bantuan berupa gerobak es teh ini diberikan kepada mustahik terpilih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian, dan memperluas kesempatan berusaha. Pentasarufan ini dinakhodai langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., yang juga menyerahkan secara simbolis gerobak kepada penerima manfaat, Jum'at (25/04). Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran zakat dalam mendorong transformasi sosial. "BAZNAS hadir tidak hanya untuk memberi, tapi juga untuk menguatkan. Bantuan ini adalah pintu awal agar para mustahik bisa melangkah maju, membuka usaha, dan kelak menjadi pribadi yang mandiri, bahkan menjadi muzakki di masa depan," ujar pria yang akrab dipanggil Mas Arnaz Selain bantuan fisik berupa gerobak, program ini juga didampingi oleh pembinaan usaha. Dani, selaku pendamping penerima manfaat dari BAZNAS, turut memberikan sambutan dan motivasi dalam kegiatan tersebut. "Program ini bukan sekadar memberi alat usaha, tapi juga membangun semangat juang. Kami akan terus mendampingi agar usaha es teh ini bisa tumbuh dan berkembang, membawa manfaat yang nyata bagi keluarga dan lingkungan penerima," jelas Dani. Salah satu penerima bantuan, mengaku sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Kini, dengan gerobak dari program Es Teh Kawan BAZNAS, ia merasa lebih percaya diri untuk memulai usaha mandiri. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini seperti membuka jalan baru bagi saya dan keluarga. Saya akan jalankan usaha ini dengan serius agar bisa berkembang dan berkah, terimakasih baznas" ucap Pak Rudi. Program Es Teh Kawan BAZNAS ini merupakan pentasarufan yang kedua kalinya dilakukan oleh BAZNAS Kota Semarang. Berbeda dari sebelumnya, kali ini jumlah penerima manfaat ditingkatkan, menjangkau lebih banyak mustahik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memperluas kebermanfaatan dan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat "mustahik menjadi muzakki", BAZNAS Kota Semarang terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat yang produktif dan berkelanjutan demi kesejahteraan umat.
BERITA25/04/2025 | humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →