WhatsApp Icon
Batas Akhir Zakat Fitrah di BAZNAS Kota Semarang 17 Maret 2026: Ingatkan Warga Segera Tunaikan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengumumkan batas akhir pembayaran zakat fitrah bagi masyarakat ditetapkan pada 17 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Masyarakat diimbau segera menunaikan kewajiban zakat sebelum waktu penutupan agar dapat disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik.

Melalui informasi resmi, BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa pembayaran zakat fitrah yang dilakukan setelah batas waktu tersebut tetap akan diterima. Namun, dana yang masuk akan dicatat sebagai infak, bukan lagi zakat fitrah yang memiliki ketentuan khusus dalam penyalurannya.

Kebijakan ini diambil guna memastikan proses distribusi zakat kepada masyarakat yang berhak dapat berjalan optimal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan adanya batas waktu yang jelas, diharapkan penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

BAZNAS Kota Semarang juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank ke rekening resmi yang telah disediakan, maupun melalui layanan digital yang terintegrasi yakni melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan metode pembayaran berbasis QR code atau mengakses layanan daring melalui situs resmi BAZNAS Kota Semarang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan zakat agar lebih praktis dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

“Bagi masyarakat yang belum menunaikan zakat fitrah, masih ada kesempatan untuk menyalurkannya melalui BAZNAS Kota Semarang sebelum batas waktu penutupan,” demikian imbauan yang disampaikan dalam informasi tersebut.

Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu, yang ditunaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merayakan Lebaran dengan layak.

BAZNAS Kota Semarang memastikan bahwa seluruh zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada para mustahik di wilayah Kota Semarang secara transparan dan tepat sasaran. Hal ini menjadi komitmen dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah. Menunaikan zakat lebih awal tidak hanya membantu mempercepat distribusi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menyempurnakan ibadah Ramadan dengan menunaikan zakat fitrah tepat waktu.

17/03/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 Baznas Kota Semarang Lengkap dengan Cara Bayarnya

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa. Penetapan tersebut mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang Nomor 205/DP.MUI-SMG/II/2026.

Ketentuan ini diumumkan sebagai panduan bagi umat Islam di Kota Semarang dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah selama bulan suci Ramadhan. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, penyaluran zakat melalui lembaga resmi juga dinilai lebih tertata dan tepat sasaran.

Besaran Rp50.000 per jiwa tersebut merupakan konversi dari zakat fitrah dalam bentuk beras, yang biasanya setara dengan sekitar 2,7 kilogram. Penetapan nilai uang ini dilakukan agar memudahkan masyarakat yang ingin menunaikan zakat secara praktis melalui transfer atau layanan digital.

Untuk mempermudah pembayaran zakat, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan transfer melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 05000-800-84 atas nama BAZNAS Kota Semarang. Selain itu, masyarakat juga dapat menunaikan zakat secara online melalui laman resmi kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat.

BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan panduan atau konfirmasi pembayaran zakat. Warga dapat menghubungi layanan WhatsApp di nomor 082170221818 atau melalui tautan layanan pesan yang tersedia.

Pengumpulan zakat fitrah melalui BAZNAS nantinya akan disalurkan kepada para mustahik atau penerima zakat yang berhak, seperti fakir, miskin, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Melalui program ini, BAZNAS berharap zakat yang terkumpul dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, pengelolaan zakat melalui BAZNAS juga dilakukan secara profesional dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Dengan demikian, zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kesejahteraan umat.

Masyarakat Kota Semarang diimbau untuk menunaikan zakat fitrah lebih awal agar proses distribusi kepada para penerima manfaat dapat dilakukan tepat waktu sebelum perayaan Idulfitri. Program ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan “Zakat Menguatkan Indonesia” yang terus digalakkan oleh BAZNAS.

10/03/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Ini Cara Mudah Bayar Zakat Fitrah Online 2026, Praktis dan Transparan lewat Baznas Kota Semarang

Memasuki bulan suci Ramadan, umat muslim kembali disibukkan dengan berbagai amalan kebaikan yang dianjurkan, salah satunya menunaikan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Selain menjalankan ibadah puasa selama 30 hari, kewajiban membayar zakat fitrah menjadi momen penting untuk membersihkan diri dan membantu sesama.

Kini, proses pembayaran ZIS menjadi jauh lebih mudah berkat layanan digital yang disediakan oleh Baznas Kota Semarang.

Di era digital saat ini, masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor lembaga amil zakat untuk menunaikan kewajibannya. Melalui platform resmi yang telah disiapkan, pembayaran zakat dapat dilakukan secara online, lebih cepat, transparan, dan tetap aman. 

Baznas Kota Semarang menjadi salah satu lembaga yang menghadirkan inovasi tersebut guna mempermudah masyarakat di Kota Semarang dan sekitarnya.

Baznas Kota Semarang telah menyediakan laman khusus untuk pembayaran zakat fitrah secara online. Layanan ini dirancang agar masyarakat dapat menunaikan kewajibannya hanya dalam hitungan menit melalui gawai masing-masing. 

Berikut langkah mudah melakukan pembayaran zakat fitrah melalui layanan digital Baznas Kota Semarang:

1. Akses laman resmi Baznas Kota Semarang melalui tautan https://kotasemarang.baznas.go.id/.

2. Setelah halaman terbuka, pilih ikon Zakat lalu tentukan jenis dana yang ingin dibayarkan.

3. Sesuaikan pilihan dengan sub-jenis dana, baik zakat maal maupun zakat fitrah.

4. Jika memilih zakat fitrah, pengguna akan diminta memasukkan jumlah jiwa yang akan dibayarkan. Nominal zakat otomatis muncul sesuai ketentuan per jiwa.

5. Isi kolom data diri seperti nama, nomor handphone, dan alamat email. Data ini penting untuk keperluan verifikasi dan pengiriman bukti pembayaran.

6. Pilih metode pembayaran. Masyarakat bisa melakukan transaksi melalui Virtual Account ataupun QRIS yang disediakan.

7. Setelah itu, lanjutkan proses hingga transaksi dinyatakan berhasil. Sistem akan menampilkan notifikasi atau pesan konfirmasi pembayaran.

Dengan langkah yang sangat sederhana, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infaq, dan sedekah tanpa hambatan. Layanan online ini menjadi solusi praktis sekaligus memastikan proses yang transparan dan terpercaya.

Di bulan penuh berkah ini, sudah saatnya memanfaatkan kemudahan teknologi untuk memperbanyak amalan kebaikan. Yuk, tunaikan ZIS Anda melalui Baznas Kota Semarang dan raih keberkahan Ramadan!

05/03/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis untuk Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Zakat

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang lebih transparan dan akuntabel. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi mandat Undang-Undang yang mengatur agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan sesuai prinsip syariah dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menegaskan bahwa transparansi merupakan fondasi utama dalam menjaga amanah umat. Ia menekankan bahwa operasional BAZNAS selalu berada di bawah berbagai bentuk pengawasan resmi, sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan.

“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan dari otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI yang mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap BAZNAS. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan aspirasi lembaga zakat baik di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

“Kami mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan daerah-daerah. Hal ini juga sejalan dengan amanat UU Pasal 34 Ayat 1 yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa dorongan tersebut dapat membuka peluang penguatan struktur lembaga ke depan, termasuk kemungkinan pembentukan Dewan Pengawas baru di BAZNAS, serupa dengan yang diterapkan pada Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Selama ini, pengawasan BAZNAS dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kementerian Agama RI, Kantor Akuntan Publik, serta audit internal. Dengan adanya masukan dari Menteri Agama, Kiai Noor yakin BAZNAS akan semakin kuat dalam menerapkan prinsip 3 Aman: Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Kiai Noor menegaskan bahwa BAZNAS sangat terbuka terhadap semua bentuk penguatan pengawasan demi memastikan penyaluran dana zakat tepat sasaran dan bermanfaat bagi para mustahik. Seiring berkembangnya skala BAZNAS, keberadaan Dewan Pengawas dinilai semakin relevan.

“Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” tegasnya.

02/03/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Terus Berkomitmen Turut Mengentaskan Kemiskinan

Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam upaya mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyerahan bantuan modal usaha kepada 185 mustahik dengan total bantuan mencapai lebih dari Rp580 juta.

Program bantuan modal ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu meningkatkan taraf hidup dan secara bertahap bertransformasi menjadi muzaki. Kegiatan tersebut turut didukung oleh berbagai BAZNAS kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah, termasuk BAZNAS Kota Semarang yang aktif berperan dalam mendukung kesuksesan program tersebut.

Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan. Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi seperti ini sangat penting dalam menciptakan kemandirian masyarakat.

“Program bantuan modal usaha ini sangat strategis karena tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi mustahik untuk mandiri dan berkembang secara ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, menyampaikan bahwa bantuan modal ini merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS dalam pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari BAZNAS Kota Semarang, Wakil Ketua III H. Nur Fuad, menyampaikan bahwa pihaknya siap terus bersinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antar BAZNAS di tingkat provinsi dan daerah sangat penting untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program ini, BAZNAS berharap para mustahik dapat memanfaatkan bantuan modal sebagai langkah awal dalam membangun usaha yang berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. BAZNAS juga berkomitmen untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah.

 
 
25/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Semarang

Berita Terbaru

Senyum Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Tasarufkan Bantuan Paket Usaha Es Teh Kawan BAZNAS untuk Berdayakan Masyarakat
Senyum Mustahik: BAZNAS Kota Semarang Tasarufkan Bantuan Paket Usaha Es Teh Kawan BAZNAS untuk Berdayakan Masyarakat
Kota Semarang— Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kegiatan pentasarufan bantuan usaha dari BAZNAS Kota Semarang melalui program "Es Teh Kawan BAZNAS". Bantuan berupa gerobak es teh ini diberikan kepada mustahik terpilih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian, dan memperluas kesempatan berusaha. Pentasarufan ini dinakhodai langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., yang juga menyerahkan secara simbolis gerobak kepada penerima manfaat, Jum'at (25/04). Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran zakat dalam mendorong transformasi sosial. "BAZNAS hadir tidak hanya untuk memberi, tapi juga untuk menguatkan. Bantuan ini adalah pintu awal agar para mustahik bisa melangkah maju, membuka usaha, dan kelak menjadi pribadi yang mandiri, bahkan menjadi muzakki di masa depan," ujar pria yang akrab dipanggil Mas Arnaz Selain bantuan fisik berupa gerobak, program ini juga didampingi oleh pembinaan usaha. Dani, selaku pendamping penerima manfaat dari BAZNAS, turut memberikan sambutan dan motivasi dalam kegiatan tersebut. "Program ini bukan sekadar memberi alat usaha, tapi juga membangun semangat juang. Kami akan terus mendampingi agar usaha es teh ini bisa tumbuh dan berkembang, membawa manfaat yang nyata bagi keluarga dan lingkungan penerima," jelas Dani. Salah satu penerima bantuan, mengaku sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Kini, dengan gerobak dari program Es Teh Kawan BAZNAS, ia merasa lebih percaya diri untuk memulai usaha mandiri. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini seperti membuka jalan baru bagi saya dan keluarga. Saya akan jalankan usaha ini dengan serius agar bisa berkembang dan berkah, terimakasih baznas" ucap Pak Rudi. Program Es Teh Kawan BAZNAS ini merupakan pentasarufan yang kedua kalinya dilakukan oleh BAZNAS Kota Semarang. Berbeda dari sebelumnya, kali ini jumlah penerima manfaat ditingkatkan, menjangkau lebih banyak mustahik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memperluas kebermanfaatan dan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat "mustahik menjadi muzakki", BAZNAS Kota Semarang terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat yang produktif dan berkelanjutan demi kesejahteraan umat.
BERITA25/04/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp103.900.000 untuk Pelaku Usaha, Dorong Mustahik Menjadi Muzakki
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp103.900.000 untuk Pelaku Usaha, Dorong Mustahik Menjadi Muzakki
Kota Semarang — BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp103.900.000 kepada para pelaku usaha mikro sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan ekonomi umat. Bantuan ini diberikan kepada mustahik terpilih yang memiliki usaha produktif, dengan harapan mereka dapat berkembang dan kelak menjadi muzakki. Dalam kegiatan penyaluran yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Semarang, Hj. Aminah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk dorongan moral agar para mustahik bisa bangkit secara ekonomi, Jum'at (25/04). "Kami berharap bantuan ini menjadi titik awal bagi para mustahik untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri. Semoga ke depan, mereka bisa menjadi muzakki yang turut membantu sesama melalui zakat," ujar Hj. Aminah dalam sambutannya. Sementara itu, Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Ripai, memberikan pesan kepada para penerima agar memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik dan berkelanjutan. "Gunakan bantuan ini untuk mengembangkan usaha. Kami ingin para mustahik tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dan menjadi mandiri. InsyaAllah, BAZNAS akan terus memberikan pendampingan," tegas Ripai. Salah satu penerima bantuan, seorang penjual makanan khas semarang, lumpia di wilayah Pedurungan, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berencana menggunakan dana tersebut untuk membeli peralatan produksi dan menambah varian produknya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. InsyaAllah akan saya gunakan sebaik-baiknya agar usaha saya bisa berkembang dan penghasilan meningkat. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas perhatiannya," tutur Siti dengan haru. Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Semarang untuk mewujudkan visi “mustahik menjadi muzakki” melalui pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA25/04/2025 | humas
Baznas Kota Semarang Salurkan Dana untuk Pemberdayaan Kelompok Pedagang Pasar Mijen
Baznas Kota Semarang Salurkan Dana untuk Pemberdayaan Kelompok Pedagang Pasar Mijen
Kota Semarang- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Baznas Kota Semarang tunaikan amanah dan komitmennya dengan menyalurkan dana zakat untuk program pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, sasaran penerima manfaat adalah Kelompok Pedagang Pasar Mijen (Al-Istiqomah), yang terdiri dari para pelaku usaha kecil dan mikro yang beraktivitas di lingkungan pasar tradisional tersebut. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis pada Kamis (24/4) di ruang pertemuan BAZNAS Kota Semarang dengan dihadiri langsung oleh Wakil Pimpinan Bidang Pentasharufan Baznas Kota Semarang serta penyuluh Kementerian Agama Kantor Urusan Agama Kecamatan Mijen, Zahrotun Nisa. Hj. Afifah, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Semarang Makmur yang difokuskan pada peningkatan ekonomi juga kapasitas pelaku usaha kecil yang sesuai dengan asnaf. “Kami ingin zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tapi juga produktif. Pemberdayaan pedagang pasar ini diharapkan bisa memperkuat ekonomi keluarga mereka secara berkelanjutan, oleh karenanya tolong ini dipergunakan sesuai semestinya karena bantuan yang njenengan terima ini adalah hasil dari tangan-tangan orang baik yang telah menunaikan zakat” ujarnya. Ripai, S.H, Selaku Kepala Bidang Pendayagunaan juga berpesan agar para penerima untuk menunaikan infak juga untuk keberlanjutan sosial BAZNAS Kota Semarang. "Setelah nanti bapak ibu sudah mendapatkan haknya, kami berharap agar bapak ibu juga menunaikan infak untuk saudara kita yang lain agar dapat merasakan haknya juga. Nanti kami akan titipkan Kencleng untuk di isi atau siapapun yang isi. Intinya semua untuk kebaikan bersama" tuturnya. Kelompok pedagang yang menerima dana bantuan tersebut akan menggunakannya untuk penguatan modal usaha, pelatihan manajemen keuangan sederhana, serta dukungan sarana dagang dan perlengkapan penunjang lainnya. Perwakilan Kelompok Pedagang Pasar Mijen, Ibu Nisa, menyambut baik program ini dan menyampaikan terima kasih atas perhatian Baznas. “Ini benar-benar bermanfaat bagi kami. Banyak di antara pedagang di sini yang kesulitan modal, dan sekarang kami punya harapan baru untuk bisa berkembang,” ungkapnya. Baznas Kota Semarang menegaskan bahwa program pemberdayaan seperti ini akan terus diperluas ke berbagai sektor masyarakat, terutama yang tergolong dalam kelompok mustahik produktif. Melalui strategi zakat berbasis pemberdayaan, Baznas berharap dapat menciptakan lebih banyak masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan secara bertahap naik kelas menjadi muzaki (pemberi zakat).
BERITA24/04/2025 | humas
Sukseskan Program Cahaya Zakat, Baznas Kota Semarang Apresiasi Warga Lewat UPZ Kecamatan
Sukseskan Program Cahaya Zakat, Baznas Kota Semarang Apresiasi Warga Lewat UPZ Kecamatan
Kota Semarang, — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga Kota Semarang atas partisipasi aktif dalam menyukseskan program Cahaya Zakat selama bulan Ramadan 1446 H. Program ini tidak hanya menunjukkan meningkatnya kesadaran berzakat, namun juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Apresiasi disampaikan secara langsung oleh jajaran pimpinan Baznas Kota Semarang dalam kegiatan pentasharufan kepada mustahik dan silaturahmi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan yang dilaksanakan di tiap aula Kecamatan, Kamis (24/4). UPZ Kecamatan yang telah dikunjungi ialah, Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Semarang Tengah dan Kecamatan Semarang Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Baznas Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan terhadap gotong royong para pengelola UPZ. "Peran UPZ di kecamatan juga kelurahan dan RT/RW sangat luar biasa. Beliau-beliau mencurahkan waktu dan tenaganya untuk sama-sama berbotong royong memperjuangkan kesadaran zakat dan sosial. Terima kasih atas dedikasi dan ketulusannya,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I, H. Labib, M.M.,, menekankan pentingnya kesadaran zakat dan distribusi zakat yang merata. “Alhamdulillah, pengumpulan dan penyaluran zakat selama Ramadan ini berjalan tertib dan tepat sasaran. Pengumpulan yang di peroleh di tiap UPZ Kecamatan dapat menjadikan gerakan peduli sosial dan kebermanfaatan di Kota Semarang dapat terus menerus kami lakukan. Ini semua berkat sinergi antara Baznas dan UPZ serta kepercayaan masyarakat,” katanya. Wakil Ketua IV, Hj. Aminah, S.Pd.I., juga menambahkan bahwa program Cahaya Zakat menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial yang berkelanjutan. “Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga solusi untuk ketimpangan sosial. Harapannya semangat Ramadan ini bisa terus kita bawa dalam keseharian, dan terimakasih kepada UPZ kecamatan semoga Allah Subhanahu Wa Taala memberikan pahala yang terbaik buat semua” ungkapnya. Antusiasme UPZ Kecamatan atas perolehan dan kebermanfaatan program Cahaya Zakat Silaturahmi ke UPZ kecamatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pelaksana Baznas Kota Semarang yang turut menyampaikan laporan capaian pengumpulan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama program berlangsung. Total penghimpunan ZIS tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Camat Semarang Barat, Elly Asmara, S.T.P., M.M., mengungkapkan terimakasih atas pelayanan dan kepedulian BAZNAS kepada Semarang Barat. "Kami perwakilan dari UPZ Kecamatan Semarang Barat sangat berterimakasih atas pelayanan yang cepat serta tepat dan kepeduliannya BAZNAS kepada warga kami dalam segala bentuk bantuan yang diberikan. Kami sangat puas dan kami juga bangga atas perolehan program Cahaya Zakat di tahun 2025 ini. Artinya akan lebih banyak warga yang mendapatkan kebermanfaatan dari BAZNAS. Semoga sinergi dan kerjasama kita terus berlanjut dan lebih luas untuk memberikan kebermanfaatan untuk warga Kota Semarang" tuturnya. Hal ini sama halnya diungkapkan Nabila, Perwakilan dari Kecamatan Semarang Barat dan Sri, sebagai Ketua UPZ Semarang Tengah. Sementara Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho, S.Sos, M.M., mengucapkan terimakasih atas silaturahmi dan respon terhadap kemiskinan BAZNAS kepada Semarang Selatan. "Terimakasih BAZNAS yang dalam hal ini sangat-sangat membantu warga Semarang Selatan untuk kebutuhan dan ketimpangan yang terjadi. Ini adalah langkah stategis untuk menangani masalah kemiskinan di Semarang Selatan dan perjuangan Agama Islam. Kami sendiri terimakasih karena sudah dibantu fasilitas Ibadah di Mushalla Kecamatan Semarang Selatan ini" tuturnya. Silaturahmi diakhiri dengan foto bersama dengan penyerahan buah tangan atau cindera mata kepada masing masing UPZ terkait. Dari program ini, semua pihak yang terlibat berharap program Cahaya Zakat dapat menjadi inspirasi gerakan sosial yang masif di Kota Semarang dan dapat mengentaskan kemiskinan di Kota Semarang. Selain itu juga terus berkembang di tahun-tahun mendatang. (Red:Sa.A).
BERITA24/04/2025 | humas
Optimalkan Kebermanfaatan, BAZNAS Semarang Serahkan SK UPZ BDK Kemenag
Optimalkan Kebermanfaatan, BAZNAS Semarang Serahkan SK UPZ BDK Kemenag
Kota Semarang – Dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Balai Diklat Keagamaan (BDK) Kementerian Agama, Rabu (23/04). Penyerahan SK ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M., kepada Kepala BDK Semarang dalam kegiatan bersama kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.Pembentukan UPZ di lingkungan BDK Semarang merupakan langkah strategis dan positif untuk meningkatkan kesadaran berzakat, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dana ZIS yang profesional dan akuntabel. "Kami menyambut baik terbentuknya UPZ di BDK Semarang. Ini adalah bagian dari sinergi bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan instansi pemerintah, dan tentu dengan terbantuknya UPZ ini masyarakat akan merasakan hadirnya kebermanfaatan zakat" ujar Wakil Ketua I BAZNAS Semarang dalam sambutannya. Sementara itu, Kepala BDK Semarang, Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.Si., menegaskan agar BDK ikut serta dalam menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan khusunya di lingkungan BDK sendiri."Dengan adanya UPZ ini, kami berharap agar bisa lebih aktif dalam memberikan kebaikan dan kebermanfaatan juga turut serta dalam agenda pemberdayaan umat melalui zakat," katanya. UPZ BDK Semarang nantinya akan bertugas mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari para pegawai serta masyarakat sekitar, sesuai dengan regulasi dan arahan dari BAZNAS. Dengan terbentuknya UPZ ini, BAZNAS Semarang menargetkan peningkatan jumlah penghimpunan ZIS serta perluasan cakupan penerima manfaat di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan.
BERITA23/04/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan untuk 100 Guru IGRA
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan untuk 100 Guru IGRA
BAZNAS Kota Semarang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus membantu dan mendukung dunia pendidikan. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan kepada 100 guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se-Kota Semarang. Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam sebuah acara yang digelar dengan Halal Bi Halal seluruh guru RA yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Semarang, Rabu (16/04). Wakil Ketua Bidang Perencanaan dan Pelaporan BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para guru RA yang selama ini berperan penting dalam pendidikan anak usia dini, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. “Guru-guru IGRA memiliki peran luar biasa dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Guru yang tanpa letih memperjuangkan pendidikan di Indonesia ini. BAZNAS siap membantu kepada guru-guru IGRA untuk bisa lewat bantuan stimulan atau produktif,” ujarnya. Ketua IGRA Kota Semarang, Aminudin, S.H.I., M.H., turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada para guru RA. “Ini adalah bentuk dukungan nyata yang sangat berarti bagi kami. Di tengah tantangan yang dihadapi para guru RA, terutama yang berada di bawah naungan swasta, bantuan seperti ini memberikan semangat baru. Kami merasa tidak sendiri, karena ada lembaga seperti BAZNAS yang turut memperhatikan kesejahteraan kami,” ujar Aminudin. Lebih lanjut, ia juga berharap kerja sama antara IGRA dan BAZNAS Kota Semarang dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, baik dalam bentuk pelatihan, pemberdayaan, maupun dukungan lainnya demi kemajuan pendidikan anak usia dini yang berbasis nilai-nilai Islam. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan dan sosial. Dengan adanya bantuan stimulan ini, diharapkan para guru RA semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mereka serta mempererat kerja sama antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan pendidikan berbasis keislaman di Kota Semarang.
BERITA16/04/2025 | humas
Baznas Sosialisasikan UPZ dan Serahkan SK UPZ Masjid Daarul Wahid
Baznas Sosialisasikan UPZ dan Serahkan SK UPZ Masjid Daarul Wahid
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar sosialisasi mengenai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Daarul Wahid, Perum Bukit Wahid Regency, Kel.Manyaran Kec.Semarang Barat, Jum'at (28/03). Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan peran dan fungsi UPZ dalam pengelolaan zakat yang lebih efektif dan efisien, serta untuk mendukung program Baznas dalam meningkatkan pemberdayaan umat. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Baznas, pengurus Masjid Daarul Wahid, dan jamaah masjid setempat, Baznas juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ Masjid Daarul Wahid. SK tersebut menandai secara resmi dimulainya peran masjid dalam mengumpulkan, mendistribusikan, dan memanfaatkan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ di tingkat masjid. "Dengan adanya UPZ di setiap masjid, kita dapat memastikan zakat yang terkumpul benar-benar tepat sasaran dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh umat, terutama mereka yang membutuhkan," ujar Zulfikar. Ia juga menambahkan, "UPZ tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul zakat, tetapi juga sebagai penggerak dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial." Masjid Daarul Wahid menjadi salah satu masjid yang turut berpartisipasi dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat dengan membentuk UPZ. Pengurus masjid berharap, melalui kehadiran UPZ ini, pengelolaan zakat dan amal sosial lainnya dapat lebih terorganisir dan maksimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain sosialisasi, Baznas juga memberikan pelatihan mengenai cara pengelolaan zakat yang baik dan benar, serta teknis distribusi zakat kepada mustahik yang membutuhkan. Sosialisasi dan penyerahan SK UPZ ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat kontribusi umat dalam pengelolaan zakat dan amal sosial, serta membantu mewujudkan tujuan Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
BERITA28/03/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Kolaborasi dengan KC Jamkrindo Semarang Salurkan Paket Ramadhan untuk Mustahik
BAZNAS Kota Semarang Kolaborasi dengan KC Jamkrindo Semarang Salurkan Paket Ramadhan untuk Mustahik
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang salurkan kembali zakat perusahaan dari PT. Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) untuk masyarakat kurang mampu atau mustahik. Senin, (24/03). Kali ini, BAZNAS Kota Semarang menerima paket Ramadhan dari Jamkrindo, yang merupakan bagian dari zakat perusahaan yang dikelola oleh BAZNAS RI dan dibagikan kepada seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota di Indonesia. Paket bantuan yang disalurkan ini berisi berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh mustahik, seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula, dan produk lainnya yang dapat menunjang kebutuhan selama bulan puasa. Bantuan yang diterima oleh BAZNAS Kota Semarang ini bertujuan untuk memastikan pemerataan distribusi hasil zakat perusahaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan. Ketua BAZNAS Kota Semarang, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada Jamkrindo dan atas dukungan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kami juga berharap bahwa distribusi zakat ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga mustahik dan semoga amanah” ujarnya. Agung Harjanto, Manager Bisnis Jamkrindo berterimakasih juga kepada BAZNAS yang telah membantu menyalurkan dan mengelola dengan baik dana Zakat dari Jamkrindo Pusat. "kami ucapkan terimakasih BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu menyalurkan zakat ini untuk mereka yang membuthkan, dan telah menjadi pengelola yang baik di negara kita ini" ujarnya. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat lebih optimal dalam menyalurkan hasil zakat, infaq, dan sedekah kepada mustahik, serta mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di antara sesama umat. #CahayaZakat #BayarZakat #BAZNAS #ZakatFitrah #BerbagiBerkah #Semarang Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke:BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang.Telp: (024) 7643 1420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500BNI Syariah 999223340Bank Syariah Mandiri 05000-800-84BTN Syariah 714-1-00-989-6BCA Syariah 030-9000-008Bank Jateng Syariah 602-1000-316Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2Bank Jateng 1-021-000767BNI 201-457-5855Mandiri 135-0000-5000-80Konfirmasi Donasi ke Whatsapp wa.me/+6282170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
BERITA24/03/2025 | humas
Peringati Nuzulul Qur'an: BAZNAS Kota Semarang Dukung Kemenag Gelar Festival Ramadhan dengan Pentasarufan Zakat
Peringati Nuzulul Qur'an: BAZNAS Kota Semarang Dukung Kemenag Gelar Festival Ramadhan dengan Pentasarufan Zakat
Semarang, – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang hadiri kegiatan Festival Ramadhan 2025 yang diadakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Jum'at (21/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan bulan Ramadhan dan mempererat silaturahmi antar umat muslim khusunya dari LAZ se-Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung semarak melibatkan banyak komponen masyarakat penerima manfaat serta LAZ se-Kota Semarang Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa Festival Ramadhan merupakan kesempatan yang baik untuk memperkuat tali persaudaraan antar umat Islam, serta untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. “Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang memberikan kita kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Dengan adanya Festival Ramadhan ini, kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujar H. Muhtasit. H. Nur Fuad, selaku Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang mengungkapkan pentingnya menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kami dari BAZNAS Support dan sangat mendukung Kemenag dalam menggelar Festival Ramadhan ini. Pun dengan BAZNAS, ia hadir untuk memastikan bahwa bantuan zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan dengan tepat kepada mereka yang membutuhkan, dan kita juga berterimakasih karena Kemenag sudah membantu kami dalam mengelola dana zakat dengan baik danmenunaikan kewajiban kami sebagai lembaga pengelola Zakat di Indonesia ," kata H. Nur Fuad. Festival Ramadhan yang diadakan di Aula Kemenag Kota Semarang ini juga menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya Tadarus Al-Qur'an, Pengajian, Ceramah, Buka Puasa dan Penyaluran Zakat kepada Para Mustahik. Acara ini diakhiri dengan doa bersama, yang diharapkan dapat membawa berkah dan keselamatan bagi seluruh umat muslim, serta meningkatkan rasa peduli dan berbagi antar sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung. **Tentang BAZNAS Kota Semarang** BAZNAS Kota Semarang adalah lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah di Kota Semarang. Lembaga ini memiliki berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan langsung kepada dhuafa dan anak-anak yatim. Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke: BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang. Telp: +62 24 76431420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500 BNI Syariah 999223340 Bank Syariah Mandiri 05000-800-84 BTN Syariah 714-1-00-989-6 BCA Syariah 030-9000-008 Bank Jateng Syariah 602-1000-316 Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2 Bank Jateng 1-021-000767 BNI 201-457-5855 Mandiri 135-0000-5000-80 Konfirmasi Donasi ke Whatsapp 082170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
BERITA21/03/2025 | Humas
Cahaya Zakat: BAZNAS Kota Semarang Santuni Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan
Cahaya Zakat: BAZNAS Kota Semarang Santuni Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan
Semarang - Pertengahan Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa Melalui program bertajuk "Cahaya Zakat", Jum,at (14/03/2024). Acara ini berlangsung di Lt.2 Pollux Mall Paragon Semarang atas kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Semarang, Pollux Mall Paragon, dan Bank CIMB Niaga Syariah. Kegiatan yang berlangsung pada pekan kedua Ramadhan ini dilakukan setiap setahun sekali di bulan Ramadhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka dalam menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan nyaman. Ketua BAZNAS Kota Semarang juga Ketua KADIN, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program "Cahaya Zakat" merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak. "Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian bersama antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang terlbiat pada kegiatan ini," ujarnya. Dukungan dari KADIN Kota Semarang, Pollux Mall Paragon, dan Bank CIMB Niaga Syariah menjadi elemen penting dalam suksesnya program ini. General Manajer Pollux Mall Paragon, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa pihaknya selalu siap berkolaborasi dalam kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. "Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian bersama antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," katanya. Hal yang sama dikatakan juga oleh BANK CIMB Niaga Syariah yang menjadi donatur pada kegiatan ini. "Tiap Ramadhan kami berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Semarang untuk membantu menebarkan kemanfaatan yang lebih banyak kepada masyarakat yang membutuhkan" ujar Bety Sumirat, Kepala Cabang Bank Cimb Niaga Syariah. Selain memberikan bantuan secara langsung, BAZNAS Kota Semarang bersama mitra-mitra kolaborasi juga menggelar berbagai kegiatan pendukung, seperti buka puasa bersama anak yatim serta tausiyah keagamaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan santunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan lembaga zakat. Salah satu penerima manfaat, seorang ibu S (nama disamarkan) berterimakaih atas bantuan yang ia terima. "Alhamdulillah, matursuwun nggih, matursuwun sampun diparingi, mugi gusti Allah ingkang ganti" ungkapnya. Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS dan KADIN Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3, H. Nur Fuad, S,Ag., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang. Kepala Cabang Bank Cimb Niaga Syariah, Bety Sumirat dan Tim, GM Pollux Mall Paragon, Andrie Maulana, Marketing Pollux Mall Paragon Natania dan Tim, para Mustahik penerima manfaat yatim dan dhuafa warga kota semarang. Dengan adanya program seperti "Cahaya Zakat", diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin meningkat, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga di sepanjang tahun.
BERITA14/03/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Keperluan Ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Keperluan Ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan
Semarang – Sebagai lembaga yang memiliki amanah untuk menyejahterakan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang dukung fasilitas ibadah dengan menyalurkan bantuan keperluan ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan, Kamis, (13/03/2025). Bantuan tersebut berupa perlengkapan ibadah seperti karpet, sajadah, Al-Qur’an, mukena, dan sarung, yang diperuntukkan bagi pegawai dan masyarakat yang beraktivitas di kantor kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Semarang dalam meningkatkan kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ibadah di berbagai instansi pemerintahan dan fasilitas umum. Suwarto, perwakilan dari BAZNAS Kota Semarang, menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sarana ibadah bagi pegawai dan masyarakat yang mengunjungi kantor kecamatan. "Kami berharap dengan adanya bantuan ini, fasilitas ibadah di Kantor Kecamatan Semarang Selatan dapat lebih nyaman dan semakin memotivasi masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk," ujarnya. Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho, S.Sos, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. "Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami serta masyarakat yang datang ke kantor kecamatan. Masjid ini juga selalu dikunjungi abang ojek online. Semoga sinergi ini terus berjalan untuk kesejahteraan umat," tuturnya. BAZNAS Kota Semarang terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk dalam penyediaan sarana ibadah yang layak dan nyaman.
BERITA13/03/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Kunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga untuk Serahkan SK UPZ
BAZNAS Kota Semarang Kunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga untuk Serahkan SK UPZ
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga Semarang dalam rangka menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada pihak panti, Rabu, (12/03/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang dalam memperluas jangkauan pengelolaan zakat serta memastikan lembaga sosial yang berperan dalam kesejahteraan anak-anak yatim dan dhuafa mendapatkan dukungan optimal. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M, menyampaikan bahwa penyerahan SK UPZ ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan panti asuhan. "Dengan adanya Unit Pengumpul Zakat di Panti Asuhan Rumah Anak Surga, diharapkan zakat yang terkumpul dapat lebih terkoordinasi dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya. Manager Panti Asuhan Rumah Anak Surga, Melisa, mengapresiasi inisiatif BAZNAS Kota Semarang dan berharap adanya SK UPZ ini dapat meningkatkan kesejahteraan anak-anak asuh melalui pengelolaan dana zakat yang lebih efektif. Selain penyerahan SK UPZ, kegiatan ini juga diisi dengan sesi silaturahmi dan doa bersama untuk keberkahan serta kelancaran program-program sosial yang dijalankan oleh panti dan BAZNAS. BAZNAS Kota Semarang terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui kanal-kanal resmi agar manfaatnya dapat lebih luas dirasakan, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan perhatian serta dukungan berkelanjutan.
BERITA12/03/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG GELAR TES SELEKSI TIM MONITORING DISTRIBUSI ZAKAT
BAZNAS KOTA SEMARANG GELAR TES SELEKSI TIM MONITORING DISTRIBUSI ZAKAT
Kota Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menggelar tes seleksi untuk calon anggota tim monitoring penyaluran program zakat di lapisan Kota Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (27/02/2025) yang bertujuan untuk memilih individu yang memiliki kompetensi tinggi dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap distribusi zakat produktif maupun konsumtif di Masyarakat. Tes seleksi ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari bermacam-macam latar belakang dan tentu berpengalaman di bidang sosial. Para peserta diuji dengan serangkaian ujian teori serta simulasi lapangan yang bertujuan untuk mengukur kemampuan mereka dalam menjalankan tugas-tugas monitoring yang krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas zakat yang dikelola oleh Baznas. Wakil Ketua Baznas 2 Kota Semarang, Hj. Afifah, dalam sambutannya mengatakan bahwa tim monitoring memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Baznas. “Monitoring yang baik akan memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar sampai kepada yang berhak. Kami berharap dengan adanya seleksi ini, tim yang terbentuk dapat bekerja secara profesional dan maksimal,” ujarnya. Dalam tes seleksi ini, peserta juga diberikan wawasan mengenai kebijakan terbaru terkait pengelolaan zakat serta tantangan yang dihadapi dalam distribusi zakat di era digital. Beberapa materi yang diujikan meliputi analisis lapangan, pemahaman tentang prinsip-prinsip zakat, serta keterampilan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan laporan kepada pihak-pihak terkait. Baznas Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dalam pengelolaan zakat dan berharap, dengan terbentuknya tim monitoring yang solid, pengelolaan zakat dapat dilakukan dengan lebih transparan dan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat miskin. Seleksi ini diharapkan dapat melahirkan tim monitoring yang memiliki dedikasi tinggi dan siap bekerja keras untuk memastikan pengelolaan zakat di Kota Semarang berjalan dengan baik.
BERITA27/02/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG SOSIALISASIKAN CAHAYA ZAKAT RAMADHAN KEPADA GURU IGRA
BAZNAS KOTA SEMARANG SOSIALISASIKAN CAHAYA ZAKAT RAMADHAN KEPADA GURU IGRA
Untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengadakan sosialisasi zakat kepada Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) se-Kota Semarang, Senin (24/02). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pentingnya zakat sebagai bagian dari ibadah dan upaya bersama dalam mengentaskan kemiskin Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M., yang menyampaikan materi tentang peran strategis zakat dalam mengentaskan kemiskinan dan mendukung pembangunan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga dana yang terkumpul dapat disalurkan tepat sasaran. "Insyaallah kami akan memberikan dukungan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa yaitu njenengan semua yang telah mencerdaskan generasi bangsa, termasuk melalui program-program BAZNAS Kota Semarang untuk IGRA," ujar H. Labib.\ Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk membudayakan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan pendidik, khususnya selama bulan Ramadhan yang penuh berkah. Ketua IGRA Kota Semarang, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS atas kepedulian serta dukungan terhadap para guru. "Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Semarang kepada para guru IGRA. Insyallah kami siap membantu menyukseskan program Ramadhan ini yaitu CAHAYA ZAKAT yang diinisiasi oleh BAZNAS" ujarnya. Ke depan, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi zakat ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pendidik, pelaku usaha, dan komunitas lainnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang sadar akan kewajiban zakat dan turut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA24/02/2025 | Humas
Sosialisasi Cahaya Zakat bagi Kepala SMP dan Korsatpen Dinas Pendidikan Kota Semarang
Sosialisasi Cahaya Zakat bagi Kepala SMP dan Korsatpen Dinas Pendidikan Kota Semarang
Kota Semarang, - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menunaikan kewajiban zakat, BAZNAS Kota Semarang bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Semarang mengadakan sosialisasi "Cahaya Zakat" kepada para Kepala (Sekolah Menengah Pertama) SMP dan Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen), Kamis, (20/02). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Semarang pada pukul 09.30 WIB. Dalam sosialisasi ini, dijelaskan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat nisab dan haul. "ASN yang menerima penghasilan bruto (Gaji, TPP/TPG) sebesar Rp. 7.140.000,- per bulan diwajibkan menunaikan zakat sebesar 2,5% atau senilai Rp. 178.500,- per bulan". hal ini sesuai arahan Sekretaris Dinas selaku Ketua UPZ, Bapak Erwan, serta Wakil Ketua III, Bapak Fuad. Lebih lanjut, sosialisasi tersebut juga memaparkan mengenai ASN yang belum mencapai nisabnya. "Bagi ASN yang belum mencapai nisab, diharapkan tetap berpartisipasi dalam program infak dengan menyisihkan sebesar Rp. 50.000,- per bulan per orang. Sementara itu, bagi yang sudah menunaikan zakat setiap bulan tetap dianjurkan untuk melanjutkan kewajibannya. Jika sebelumnya ada yang hanya berinfak Rp. 10.000,-, Rp. 20.000,-, atau Rp. 30.000,-, maka mulai Maret 2025 disarankan untuk meningkatkan infaknya menjadi Rp. 50.000,- per bulan". Kebijakan ini juga berlaku bagi ASN yang baru, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang diharapkan dapat menyesuaikan dengan aturan yang telah ditetapkan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran ASN dalam menunaikan kewajiban zakat semakin meningkat dan dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. UPZ Dinas Pendidikan Kota berkomitmen untuk terus mendukung program zakat, infak, dan sedekah guna kesejahteraan bersama.
BERITA20/02/2025 | Humas
Baznas Kota Semarang Salurkan Kembali Bantuan Konsumtif di Tiga Kecamatan
Baznas Kota Semarang Salurkan Kembali Bantuan Konsumtif di Tiga Kecamatan
Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program pentasarufan konsumtif. Kali ini, pentasarufan dilakukan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, dan Semarang Selatan, (19/02). Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan. Pentasarufan konsumtif ini berupa pemberian bantuan sembako alat kesehatan dan lain sebagainya yang terkandung dalam program-program BAZNAS Kota Semarang. Program ini merupakan salah satu inisiatif Baznas Kota Semarang dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di tengah kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya pulih. Wakil Ketua 1 Baznas Kota Semarang, Bapak H. Labib, M.M., dalam sambutannya menyampaikan. "Bantuan konsumtif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu sesama, terutama keluarga-keluarga yang membutuhkan. Melalui program ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat, khususnya yang berada di wilayah yang kami prioritaskan" ujarnya Program pentasarufan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat. Sekretaris Camat Gajahmungkur menyampaikan, "saya sebagai perangkat mewakili warga Gajahmungkur sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Masyarakat ada yang dibantu sembako, alkes, dan lain sebagainya. Sekali lagi terimakasih BAZNAS Kota Semarang" ucapnya. Baznas Kota Semarang berharap agar kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga sosial lainnya untuk turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain bantuan konsumtif, Baznas juga menyatakan akan terus mengembangkan program-program lain yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Semarang, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Produktif dan Konsumtif untuk Warga Mijen dan Gunungpati
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Produktif dan Konsumtif untuk Warga Mijen dan Gunungpati
Kota Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan produktif dan konsumtif kepada warga di Kecamatan Mijen dan Gunungpati. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, Selasa (18/02). Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag menyampaikan bahwa bantuan ini terdiri dari dua jenis, yaitu bantuan produktif yang diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil agar dapat berkembang, serta bantuan konsumtif yang ditujukan untuk menunjang kehidupan warga. "Kami sendiri tidak bisa menyalurkan bantuan ini kalau tidak dengan zakat panjenengan semua, nah zakat inilah yang kami kelola untuk membantu program-program pemerintah Kota Semarang dalam rangka pengentasan kemiskinan" ujar H. Fuad. Sama halnya dengan Wakil Ketua 2, Hj Afifah, S.Pd., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan adalah kewajiban BAZNAS dan semuanya telah dirangkum dalam Panca Program BAZNAS Kota Semarang.“BAZNAS Kota Semarang memiliki lima atau Panca Program yaitu Semarang Makmur, Sehat, Cerdas, Peduli dan Semarang Taqwa. Nah program penyaluran bantuan produktif masuk dalam Program Semarang Makmur kemudian yang konsumtif bisa Semarang Peduli atau Sehat. Tentu semuanya adalah dari zakat para ASN dan para Muzakki lainnya” terangnya. Penyaluran bantuan ini dilakukan di ruang pertemuan di Kecamatan Mijen dan Gunungpati dengan melibatkan perangkat Kecamatan guna memastikan bantuan tepat sasaran. Camat Mijen, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M, selaku perwakilan dari warga Mijen, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Sebelumnya saya berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan, semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat memberikan keberkahan buat kita" ujarnya. Senada dengan Camat Mijen, Sekretaris Kecamatan Gunungpati, Al Frida Very Sanavel, S.STP, M.Si., juga berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. “di Gunungpati ini kami telah banyak dibantu oleh BAZNAS Kota Semarang, Mulai dari bencana alam, alat kesehatan, bantuan usaha dan lain sebagainya, bahkan ini ada warga yang dibantu Sumur Artesis, sekali lagi terimakasih BAZNAS Kota Semarang” ucapnya. Mustahik (penerima manfaat) berharap agar BAZNAS Kota Semarang semakin maju dan lebih banyak orang yang menunaikan zakat, infak atau bersedekah.
BERITA18/02/2025 | Humas
BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, Sekaligus Serahkan SK UPZ
BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, Sekaligus Serahkan SK UPZ
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2024. Kamis, (13/02). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara kedua lembaga dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Semarang. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Drs. H. Labib, M.M., Wakil Ketua 2 bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3 bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Nur Fuad S.Ag., Ketua Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, M.Pd., perwakilan Kemenag Kota Semarang, Perwakilan Pelaksana BAZNAS Kota Semarang serta sejumlah pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam agenda tersebut, dibahas berbagai program strategis yang akan dijalankan tahun depan, termasuk penyaluran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan serta program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar pengelolaan dana zakat dapat lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. "Sinergi antara BAZNAS dan Kemenag sangat penting untuk memastikan penghimpunan dan penyaluran zakat dapat berjalan dengan baik. Dengan perencanaan yang matang, kita dapat memastikan zakat yang terkumpul benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan," ujarnya. Selain membahas RKAT, dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ kepada sejumlah lembaga di lingkungan Kemenag Kota Semarang. SK UPZ ini bertujuan untuk memperkuat legalitas pengelolaan zakat di tingkat instansi agar lebih profesional dan sesuai regulasi. Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam membantu pemerintah dalam mengelola zakat. "Kami berharap UPZ yang sudah menerima SK dapat bekerja lebih optimal dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat. Dengan adanya SK ini, setiap UPZ memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengelola zakat dari ASN maupun masyarakat secara lebih tertib," katanya. Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi terkait langkah-langkah strategis yang akan diterapkan dalam pengelolaan zakat tahun depan, serta doa bersama untuk keberkahan dan kesuksesan program-program yang telah direncanakan. Dengan adanya kolaborasi yang semakin erat antara BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Semarang semakin optimal dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA13/02/2025 | Humas
Tanggapi Bencana Banjir, BAZNAS Kota Semarang Bantu Warga Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo
Tanggapi Bencana Banjir, BAZNAS Kota Semarang Bantu Warga Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo
Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bergerak cepat dalam menanggapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang, termasuk Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo, Jum,at (07/02). Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air yang merendam pemukiman warga. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir, BAZNAS Kota Semarang telah menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, air bersih, serta perlengkapan darurat lainnya. Tim relawan BAZNAS juga dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu evakuasi warga yang masih terjebak di rumah mereka. Muhammad Asyhar, Ketua Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, menyatakan bahwa BAZNAS Kota Semarang akan terus berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak. “Kami berkomitmen untuk membantu warga yang mengalami musibah ini. Selain bantuan logistik, kami juga akan mendirikan posko kesehatan dan dapur umum agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Asyhar. Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB), Suwarto mengatakan bahwa bencana pada tahun 2025 ini akan tidak terduga dan BAZNAS Kota Semarang telah mempersiapkan bantuan-bantuan kebencanaan."sesuai dengan arahan dari pimpinan saat Raker, kami (BAZNAS) diminta untuk memfokuskan pada masalah kebencanaan dan kami telah mempersiapkan bantuan kebencanaan seperti sembako, makanan, perahu karet dan lain sebagainya. Hal ini sesuai kabar bahwa bencana alam pada tahun 2025 ini tidak terduga" ujarnya. Salah satu warga Tlogosari, Sahlan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Banjir ini cukup parah dan mengganggu aktifitas kami, dan kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari BAZNAS. Setidaknya kami bisa mendapatkan makanan saat kami kesulitan memasak” tuturnya. Selain menyalurkan bantuan langsung, BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam meringankan beban para korban dengan berdonasi melalui rekening resmi BAZNAS. Harapan ke depan semakin banyak pihak yang turut serta dalam aksi kemanusiaan ini agar warga terdampak bisa segera bangkit dari bencana. Bencana banjir ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
BERITA07/02/2025 | Humas
BAZNAS Kembali Tasarufkan lagi Bantuan Produktif untuk Warga Kecamatan Ngaliyan
BAZNAS Kembali Tasarufkan lagi Bantuan Produktif untuk Warga Kecamatan Ngaliyan
kotasemarang.baznas.go.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang Kembali Tasarufkan Bantuan Produktif untuk Pemberdayaan Masyarakat Ngaliyan, Selasa, (04/02) di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Ngaliyan. Sekretaris Kecamatan, Sugiman, S.IP., mewakili warga Ngaliyan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan “Kami berterima kasih ke BAZNAS karena warga kami warga Ngaliyan sudah dibantu dari BAZNAS dan ini merupakan wujud tresno dari BAZNAS kepada warga Ngaliyan, bahkan BAZNAS tak kurang selama ini sering memberikan bantuan kebencanaan dan lain sebagainya” ujarnya. lebih lanjut Sugiman berharap agar penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan baik dan bijak sehingga bisa menjadi penghasilan tetap dan dapat mencapai keluarga sakinah. Wakil Ketua 1, H. Labib, M.M., juga berterima kasih kepada pegawai kecamatan Ngaliyan yang rutin menunaikan zakatnya “terima kasih pak (SekCam) Ngaliyan ini sangat rutin menunaikan zakat ASN dan tercatat bahwa tahun kemarin Kecamatan Ngaliyan zakatnya stabil, semoga tahun ini dapat menambah lebih agar manfaat-nya juga lebih” katanya. H. Labib juga berterimakasih kepada Mustahik yang telah membantu BAZNAS dalan menunaikan tugasnya. “Kami terimakasih kepada penerima bantuan yang telah membantu kami menyalurkan dan siap menjadi Muzakki, karena bagaimanapun kami memiliki tugas untuk menyalurkan zakat, matursuwun” pungkasnya. Selain Sekretaris Kecamatan dan Wakil Ketua 1, Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., dan Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Semarang Utara, Relawan BAZNAS Kota Semarang dan para penerima manfaat.
BERITA04/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →