Berita Terbaru
BAZNAS Kota Semarang Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, 493 Paket Daging Tersalurkan
SEMARANG - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali melaksanakan program penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Tahun ini, BAZNAS Kota Semarang menyembelih dua ekor sapi kurban yang dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kegiatan penyembelihan berlangsung dengan lancar dan khidmat sesuai dengan syariat Islam. Proses pemotongan hewan kurban dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Kurban, Rifai, bersama tim panitia dan relawan BAZNAS Kota Semarang yang turut membantu seluruh rangkaian kegiatan.
Program kurban yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang setiap tahun menjadi salah satu upaya untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, daging kurban tidak hanya diberikan kepada para mudhohi atau pekurban, tetapi juga disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah sekitar serta para relawan yang selama ini aktif mendukung berbagai program kemanusiaan BAZNAS.
Pada pelaksanaan Idul Adha tahun 2026 ini, BAZNAS Kota Semarang berhasil menyalurkan sebanyak 493 paket daging kurban. Ratusan paket tersebut dibagikan secara merata kepada penerima manfaat agar kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Keberhasilan pelaksanaan program sedekah kurban ini tidak lepas dari dukungan para munfiq dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran kurbannya melalui BAZNAS Kota Semarang. Partisipasi masyarakat tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan agar dapat menikmati hidangan daging kurban pada momen istimewa Idul Adha.
Ketua panitia dan jajaran BAZNAS Kota Semarang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh munfiq dan muzakki yang telah berkontribusi dalam program Sedekah Kurban 2026.
Dukungan yang diberikan dinilai sangat berarti karena mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Terima kasih kepada seluruh munfiq dan muzakki yang telah mempercayakan sedekah kurbannya melalui BAZNAS Kota Semarang. Semoga amal ibadah yang telah ditunaikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi semua pihak,” ujar Rifai.
Melalui program Sedekah Kurban, BAZNAS Kota Semarang berharap semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi bentuk ibadah, kurban juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.***
BERITA02/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Sukses Gelar Penyembelihan DAM Perdana, 99 Jamaah Titip Pembayaran pada Gelombang Pertama
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang sukses menggelar kegiatan penyembelihan hewan DAM gelombang pertama pada 28 Mei 2026. Pelaksanaan penyembelihan ini dilakukan di dua titik, yakni RPH Penggaron Semarang dan Balai Ternak Mulia Farm Mijen, sebagai langkah strategis untuk memastikan proses berjalan efektif, higienis, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Para pimpinan Baznas dan kementrian haji dan umrah juga melakukan pengawasan langsung di dua titik tersebut. RPH Penggaron hadir Wakil Ketua I KH. Labib Abdillah dan Wakil Ketua II Baznas Kota Semarang Hj. Afifah. Sementara di Balai Ternak Mulia Farm hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad bersama Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kota Semarang, H. Mawardi.
Kegiatan penyembelihan DAM ini menjadi momen istimewa bagi BAZNAS Kota Semarang, sebab untuk pertama kalinya melaksanakan amanah sebagaimana dimandatkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026, yang merupakan pedoman baru terkait pilihan pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia. BAZNAS Kota Semarang memiliki peran signifikan dalam membantu para jemaah menjalankan kewajiban mereka secara lebih mudah dan terjamin.
Meski menjadi penyelenggaraan perdana, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 99 orang menitipkan pembayaran DAM ke Baznas Kota Semarang, agar dapat disalurkan secara tepat dan sesuai syariat.
Dalam kegiatan ini Pak Rifai ditunjuk selaku ketua panitia, didukung staf BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipantau dengan ketat mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan ibadah mereka melalui BAZNAS Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembayar DAM yang telah mempercayakan amanah ini. Harapannya, pelaksanaan DAM melalui BAZNAS dapat memberikan kemudahan bagi para jemaah sekaligus memastikan bahwa kewajiban dam terlaksana secara sah, aman, dan sesuai ketentuan.
“Semoga seluruh jemaah yang telah menitipkan DAM memperoleh keberkahan, dimudahkan dalam ibadah, serta meraih predikat haji yang mabrur,” demikian pesan penutup dari Waka I BAZNAS Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan agar gelombang berikutnya berjalan semakin optimal dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat.***
BERITA28/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Belum Mampu Membeli Hewan Kurban? Yuk Ikuti Sedekah Daging Kurban di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengajak masyarakat sekitar untuk turut berbagi bersama melalui program sedekah daging kurban yang dilaksanakan menjelang perayaan hari raya Idul Adha 2026.
Pada 27 Mei 2026 mendatang, seluruh umat Islam akan melaksanakan perayaan hari raya Idul Adha, yang mana akan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Namun terkadang belum semua orang mampu untuk membeli hewan kurban di momen penuh keberkahan itu.
Untuk itu, BAZNAS Kota Semarang memberikan peluang kepada para warga sekitar Kota Semarang guna mengikuti sedekah daging kurban dengan cara yang mudah, cepat, dan terpercaya. Cukup mulai dari Rp 300.000 saja, Anda sudah bisa ikut merayakan momen lebaran Idul Adha melalui sedekah daging kurban.
Adapun cara untuk melaksanakan sedekah daging kurban di BAZNAS Kota Semarang, sebagai berikut:
- Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang, atau melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang.
- Apabila sudah berhasil dapat menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai).
Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka.
Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera.
Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Demikian informasi mengenai program sedekah daging kurban yang disediakan BAZNAS Kota Semarang untuk masyarakat sekitar.***
BERITA26/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
AUDIT BAZNAS Kota Semarang WTP: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Umat
SEMARANG - Hasil audit Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang oleh KAP dinyatakan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hasil ini merupakan audit laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2025 yang mencakup Laporan Perubahan Dana, Laporan Perubahan Aset Kelolaan, serta Laporan Arus Kas. Capaian ini merupakan komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mengelola keuangan zakat, infaq, sadaqah dari masyarakat agar dikelola secara akurat sesuai regulasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan yang dibuktikan melalui laporan keuangannya.
Oleh auditor independen, disebutkan bahwa penyusunan laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang telah sesuai Standar Akuntansi Keuangan Syariah yang berlaku di Indonesia. Penilaian ini mengacu pada standar audit yang ditetapkan oleh Institusi Akuntansi Publik Indonesia, sehingga hasilnya memiliki legitimasi profesional dan dapat dipercaya. Auditor menyimpulkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang tersaji secara wajar dalam semua hal yang material, baik terkait posisi keuangan hingga kinerja selama periode 2025.
Pencapaian opini WTP ini tidak lepas dari dedikasi seluruh jajaran amil, mulai dari pimpinan hingga pelaksana di lapangan. Mereka bekerja keras memastikan setiap proses pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, dua nilai utama yang selalu dijunjung tinggi oleh BAZNAS Kota Semarang. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa lembaga tersebut menjaga amanah umat dengan sangat serius.
BAZNAS Kota Semarang berharap capaian ini semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa setiap rupiah yang dititipkan benar-benar dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima. Dengan pengelolaan yang tepat, dana ZIS dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan di Kota Semarang.
Selain menjadi bentuk pertanggungjawaban publik, hasil audit ini juga menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ke depannya, lembaga ini berkomitmen mengembangkan inovasi dalam pengumpulan dan penyaluran dana agar manfaat ZIS dapat dirasakan lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan lebih menyentuh berbagai lapisan mustahik.
Masyarakat Kota Semarang pun diajak untuk terus memberikan dukungan terhadap program-program BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang, masyarakat turut berperan dalam memperkuat ekosistem kesejahteraan sosial di daerah. Kepercayaan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program-program kemanusiaan yang dijalankan.***
BERITA20/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap edukasi nilai sosial dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan pembinaan khusus bagi para relawan penerima Beasiswa Produktif (Bespro) angkatan ke-17. Kegiatan ini digelar di kontrakan BAZNAS Kota Semarang, tepatnya di Jalan Srinindito, dan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Puluhan relawan Bespro yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi dari semester IV hingga VIII hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya mendapatkan materi pembinaan, para peserta juga menerima insentif dana pendidikan yang disalurkan oleh BAZNAS secara rutin setiap bulan dalam dua tahap penyaluran. Keberadaan dana ini memberikan dorongan motivasi tambahan sekaligus meringankan beban biaya studi mereka.
Acara pembinaan dibuka dengan sambutan hangat dari panitia pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan materi inti oleh narasumber Bapak Rifa’i. Dalam sesi materi, Bapak Rifa’i menyampaikan pemaparan mendalam tentang kurban bukan semata kewajiban ritual, tetapi sebagai sarana pembelajaran nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan.
“Makna kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang peka terhadap sesama, mampu mengutamakan kepentingan umum, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegas Rifa’i.
Menurut narasumber, memahami hakikat kurban sangat relevan dengan peran relawan Bespro yang kelak diharapkan bisa menjadi agen perubahan di masyarakat. Para penerima beasiswa tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, melainkan juga pembangunan karakter dan jiwa sosial yang kuat untuk menghadapi dinamika kehidupan sosial di masa depan.
Selain pembinaan, penyaluran dana pendidikan menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang secara berkala menerima bantuan dana setiap bulannya untuk mendukung kebutuhan akademik mereka. Proses penyaluran dilakukan dalam dua tahap guna memastikan akurasi data serta keteraturan administrasi, sehingga seluruh relawan yang berhak mendapatkan bantuan bisa menerimanya secara optimal.
Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang sendiri merupakan salah satu program unggulan lembaga zakat yang ditujukan untuk mahasiswa ber-KTP Kota Semarang. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemberdayaan ekonomi mahasiswa serta peningkatan kapasitas relawan untuk berkontribusi positif di masyarakat.
Dengan memasuki angkatan ke-17, program ini terus berkembang dan diapresiasi oleh berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum.
Kegiatan pembinaan seperti yang digelar baru-baru ini diharapkan mampu memperkuat semangat relawan bespro dalam menjalankan perannya, sekaligus menjadi wadah pembelajaran nilai kurban yang esensial dan aplikatif.***
BERITA19/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, salah satunya dengan melaksanakan puasa yang dimulai sejak awal bulan Dzulhijjah. Tiga jenis puasa sunnah yang paling dianjurkan pada momen ini adalah puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki nilai keutamaan besar sebagai sarana memperbanyak ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Haji.
Rangkaian puasa sunnah tersebut dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Karena kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan sistem penanggalan yang berbeda, umat Islam perlu memerhatikan konversi tanggal agar dapat melaksanakan puasa tepat waktu.
Untuk itu, jadwal resmi sering kali merujuk pada penetapan pemerintah serta perhitungan organisasi keagamaan.
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara itu, tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H atau hari pelaksanaan wukuf di Arafah diperkirakan bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Adapun Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah 1447 H pada rentang yang sama.
Dengan demikian, puasa sunnah sebelum Idul Adha dapat dilakukan mulai Senin, 18 Mei hingga Selasa, 26 Mei 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya:
Senin, 18 Mei 2026 — 1 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari pertama
Selasa, 19 Mei 2026 — 2 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kedua
Rabu, 20 Mei 2026 — 3 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketiga
Kamis, 21 Mei 2026 — 4 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keempat
Jumat, 22 Mei 2026 — 5 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kelima
Sabtu, 23 Mei 2026 — 6 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keenam
Minggu, 24 Mei 2026 — 7 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketujuh
Senin, 25 Mei 2026 — 8 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Tarwiyah
Selasa, 26 Mei 2026 — 9 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Arafah
Perlu dicatat bahwa penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh pemerintah masih bersifat perkiraan. Tanggal resminya baru akan ditetapkan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Karena itu, umat Islam diimbau mengikuti pengumuman resmi agar pelaksanaan ibadah bisa lebih tepat dan sesuai ketentuan.
Dengan memahami jadwal dan keutamaannya, rangkaian puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 dapat menjadi momentum memperkuat iman serta meraih pahala yang berlipat ganda. Semoga ibadah kita diterima dan membawa keberkahan.***
BERITA12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum Iduladha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah.
Lalu, kapan jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan? Berikut informasi lengkap beserta bacaan niat dan keutamaannya.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H dan kalender nasional, berikut jadwal lengkapnya:
Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Iduladha: Rabu, 27 Mei 2026
Tanggal tersebut juga telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”
Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.
Berikut niat puasa Arafah:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”
Dengan mengetahui jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap beserta niat dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk meraih pahala dan keberkahan menjelang Iduladha. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah dan semoga amal ibadah diterima Allah SWT.***
BERITA07/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jelang Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang Ajak Warga Ikut Program Sedekah Daging Kurban
Menjelang perayaan Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program Sedekah Daging Kurban. Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin beramal, namun belum memiliki kemampuan finansial untuk melaksanakan kurban secara penuh. Dengan kontribusi mulai dari Rp 300.000, masyarakat sudah dapat membantu menyediakan daging kurban bagi mereka yang membutuhkan.
Program Sedekah Kurban ini digagas sebagai upaya memperluas jangkauan penerima manfaat kurban, sekaligus memfasilitasi para donatur yang ingin berpartisipasi dalam amal jariyah pada momen Idul Adha. Melalui program ini, dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban, pengelolaan, hingga distribusi daging kepada mustahik di berbagai wilayah Kota Semarang.
BAZNAS Kota Semarang menekankan bahwa Sedekah Daging Kurban bukan hanya bentuk sedekah biasa, tetapi juga kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Mereka yang selama ini tidak mampu menyembelih hewan kurban akan tetap bisa merasakan nikmatnya berbagi daging segar pada hari raya.
Cara Ikut Sedekah Daging Kurban
BAZNAS memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donatur dapat melakukan sedekah melalui beberapa pilihan metode pembayaran:
- Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang.
- Melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah (kemudian pilih jenis dana Qurban)
- Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang.
- Menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai).
Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka.
Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera.
Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Menjelang Idul Adha 2026, masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini dan menjadi bagian dari penyebar keberkahan kurban.***
BERITA06/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026: Lengkap dengan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji, bulan ini juga dipenuhi amalan sunnah yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah. Memasuki tahun 2026, banyak umat Muslim sudah mulai mencari jadwal lengkap puasa 1–9 Dzulhijjah.
Berikut ini adalah rangkuman jadwal puasa Dzulhijjah 2026 lengkap dengan keutamaannya.
Pada tahun 2026, tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Umat Muslim dapat mulai melaksanakan puasa sunnah sejak hari pertama. Berikut urutan lengkapnya:
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
Puasa sunnah ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki nilai ibadah yang besar. Di antara hari-hari tersebut, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah adalah yang paling menonjol. Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah memiliki makna spiritual mendalam, sebagai bentuk persiapan dan penyucian diri menjelang hari Arafah. Meskipun hukumnya sunnah, banyak umat Islam berlomba-lomba mengamalkannya demi meraih pahala tambahan di bulan penuh kebaikan ini.
Puncak keutamaan puasa di bulan Dzulhijjah terjadi pada Puasa Arafah, yaitu pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini hanya berlangsung satu hari, namun memiliki pahala yang luar biasa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah mampu menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Dengan ganjaran sebesar ini, tidak heran jika puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Melaksanakan puasa Dzulhijjah bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga memperbanyak amal kebaikan. Bulan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, mempertebal keimanan, serta mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Bagi yang tidak sedang melaksanakan haji, menjalankan puasa sunnah dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan.
Dengan mengetahui jadwal lengkap puasa Dzulhijjah 2026 dan keutamaannya, diharapkan umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut amalan-amalan sunnah di bulan yang penuh keberkahan ini.
Demikian informasi yang dapat Anda simak mengenai jadwal puasa Dzulhijjah 2026.***
BERITA04/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Wujud Semangat Berbagi dan Pemberdayaan Asatidz: Bakdo LPQ Kota Semarang Salurkan Infaq ke BAZNAS
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran sosial keumatan. Pada Senin (27/4/2026), lembaga tersebut secara resmi menyerahkan dana infaq sebesar Rp205 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Penyerahan berlangsung di Kantor Baznas Kota Semarang, Jalan Abdurrahman Saleh Kalipancur, dan diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS.
Ketua Badko LPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid, menjelaskan bahwa dana infaq tersebut merupakan hasil penghimpunan dari para santri, ustadz, dan wali santri selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Menurutnya, agenda pengumpulan infaq ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Badko LPQ dalam memperkuat kepedulian sosial.
“Setiap tahun kami menggalang infaq dari seluruh elemen LPQ, mulai dari para asatidz, santri, hingga wali santri. Dana yang terkumpul kemudian kami salurkan melalui BAZNAS agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan Baznas menjadi langkah strategis untuk memastikan dana tersalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, kerja sama tersebut dinilai mampu memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian penghimpunan infaq yang dilakukan UPZ Badko LPQ. Ia menyebutkan bahwa total dana Rp205 juta tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp170 juta.
“Ini menunjukkan semangat berbagi dari para santri dan asatidz sangat tinggi. Insyaallah sekitar 70 persen dana akan kami kembalikan kepada UPZ Badko LPQ untuk pendistribusiannya,” katanya.
Asyhar menambahkan bahwa dana tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi para ustadz agar memiliki usaha mandiri. Dengan adanya program pemberdayaan, para pengajar Alquran tidak hanya bergantung pada honorarium, tetapi juga bisa meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.
“Harapannya, ke depan para asatidz tidak lagi menjadi mustahik, melainkan mampu bertransformasi menjadi munfiq bahkan muzakki,” tandasnya.
Penyerahan infaq ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan Alquran terus tumbuh.
Dengan sinergi antara UPZ Badko LPQ dan Baznas, dana umat dapat dikelola secara profesional sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA29/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Hitung Mundur, dan Potensi Libur Panjang yang Wajib Kamu Tahu
Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar umat Islam yang selalu dinantikan setiap tahunnya. Selain menjadi momen ibadah melalui penyembelihan hewan kurban, hari raya ini juga menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga.
Tak heran jika masyarakat mulai mencari informasi terkait jadwal Idul Adha jauh-jauh hari demi merencanakan liburan hingga kegiatan ibadah. Lalu, sebenarnya kapan Idul Adha 2026 akan dirayakan?
Dalam kalender Hijriah, Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah. Untuk mengetahui padanannya dalam kalender Masehi, perlu dilakukan konversi berdasarkan perhitungan astronomi. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) RI, Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan bertepatan pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri sebagai hari libur nasional.
Meski demikian, penetapan tersebut masih bersifat sementara. Kepastian resminya akan diumumkan melalui sidang isbat yang biasanya digelar pada akhir bulan Zulkaidah. Pada tahun 2026, bulan Zulkaidah diperkirakan berakhir pada 17 Mei 2026. Dalam menentukan awal bulan Hijriah, pemerintah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang mengacu pada kriteria MABIMS.
Hasil pengamatan dari berbagai wilayah di Indonesia kemudian diverifikasi sebelum ditetapkan secara resmi melalui sidang isbat.
Jika dihitung dari hari ini, Selasa, 28 April 2026, maka menuju Idul Adha 2026 masih tersisa 29 hari lagi. Waktu ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan keperluan hari raya, termasuk rencana liburan, mudik, atau aktivitas keluarga lainnya.
Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur Idul Adha 2026 terdiri dari satu hari libur nasional dan satu hari cuti bersama, yaitu:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 H
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 H
Menariknya, masyarakat dapat menikmati libur lebih panjang hingga enam hari berturut-turut dengan mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026. Jika ditambah dengan libur akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, rangkaian libur panjang akan berlangsung sebagai berikut:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
- Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tambahan
- Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Senin, 1 Juni 2026: Libur nasional Hari Lahir Pancasila
Dengan rangkaian tersebut, masyarakat berkesempatan merencanakan liburan lebih leluasa, baik untuk berwisata maupun mudik ke kampung halaman.
Itulah informasi lengkap mengenai tanggal, hitung mundur, serta potensi libur panjang Idul Adha 2026. Semoga bermanfaat untuk perencanaan aktivitasmu!***
BERITA28/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Usai Ikuti Pelatihan, Terapis Totok Punggung Terima Sertifikat di BAZNAS Kota Semarang
Program pelatihan terapis totok punggung yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran dan praktik mendalam, seluruh peserta berhasil memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi mereka dalam memberikan layanan terapi. Sertifikat ini tidak hanya menjadi dokumen pengakuan, tetapi juga modal penting bagi para terapis untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja maupun membuka layanan mandiri yang lebih profesional.
Keberadaan sertifikasi tersebut memberikan nilai tambah besar bagi para peserta, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Di tengah meningkatnya minat terhadap terapi kesehatan alternatif, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih layanan yang aman dan terpercaya. Dengan adanya legitimasi kompetensi, para terapis dapat memberikan pelayanan yang lebih terstandar, sehingga kehadiran mereka mampu menjawab kebutuhan publik akan terapi yang berkualitas.
Pelatihan yang berlangsung intensif ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring antar peserta. Selama kegiatan, para terapis saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun hubungan profesional yang bermanfaat untuk perkembangan karier mereka di masa mendatang. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong terciptanya komunitas terapis yang solid dan saling mendukung.
Antusiasme tinggi peserta selama mengikuti pelatihan menjadi indikator jelas bahwa minat masyarakat terhadap layanan kesehatan alternatif terus meningkat. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar terapi yang diberikan tidak hanya efektif, tetapi juga aman sesuai standar yang berlaku.
Dengan semakin banyaknya terapis yang terlatih dan tersertifikasi, layanan totok punggung diyakini dapat berkembang menjadi pilihan terapi yang lebih dipercaya masyarakat.
Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kompetensi. Tidak hanya fokus pada aspek bantuan sosial, BAZNAS juga terus mendorong pembangunan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi.
Di masa mendatang, pelatihan serupa diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Para terapis yang telah tersertifikasi kini memegang peran penting sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menghadirkan layanan totok punggung yang profesional, aman, dan berbasis kompetensi.
Dengan hadirnya SDM yang berkualitas, terapi totok punggung dapat menjadi solusi kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
BERITA27/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Totok Punggung dan Pendalaman untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Semarang – BAZNAS Kota Semarang menggelar kegiatan pelatihan totok punggung dan pendalaman sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Kota Semarang dan diikuti oleh berbagai peserta dari lintas unsur.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan keterampilan kesehatan alternatif seperti totok punggung, terutama dalam mendukung pelayanan kemanusiaan dan sosial.
Peserta pelatihan terdiri dari petugas haji, tim Baznas Tanggap Bencana, marbot masjid serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam bidang terapi kesehatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus praktik langsung terkait teknik totok punggung yang aman dan bermanfaat.
Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama antara BAZNAS Kota Semarang dengan Komunitas Totok Punggung Indonesia Kota Semarang. Para peserta mendapatkan materi teori serta praktik langsung yang dipandu oleh instruktur nasional yang sudah berpengalaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan sosial, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan sederhana kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kesehatan alternatif.
Pasca kegiatan tersebut, peserta berkomitmen untuk terus mengadakan bakti sosial bersama Baznas Kota Semarang dan berinfak melalui Baznas Kota Semarang sehingga pelatihan totok punggung ini akan terus berkelanjutan.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
BAZNAS Kota Semarang Buka Layanan Pembayaran DAM Haji 2026, Ini Cara Mudah dan Resminya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kini resmi menerima pembayaran DAM Haji 2026 bagi jemaah yang memiliki kewajiban akibat pelanggaran tertentu saat menjalankan ibadah haji. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi jemaah Indonesia, mengingat sebelumnya pembayaran DAM hanya dapat dilakukan di Tanah Suci.
Perubahan ini mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Haji yang memperbolehkan pembayaran DAM dilakukan di Tanah Air. Hal ini tentu memberikan kemudahan, keamanan, serta kepastian bagi jemaah dalam menunaikan kewajiban syariat tanpa harus mengalami kendala di luar negeri.
Sebagaimana diketahui, jemaah haji Indonesia memiliki kebebasan dalam memilih jenis haji, yakni Ifrad, Qiran, maupun Tamattu’. Namun, setiap pilihan tersebut memiliki konsekuensi masing-masing, terutama terkait kewajiban membayar DAM. Oleh karena itu, pemahaman mengenai mekanisme pembayaran DAM menjadi sangat penting.
Kebijakan ini diperkuat melalui Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 yang menjadi pedoman terbaru terkait pelaksanaan haji dan tata cara pembayaran DAM. Aturan tersebut hadir untuk memberikan perlindungan maksimal kepada jemaah, sekaligus memastikan ibadah berjalan sesuai syariat Islam dan regulasi yang berlaku.
Lalu, bagaimana cara membayar DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang? Mekanismenya terbilang praktis dan modern. Jemaah cukup melakukan pembayaran melalui sistem QRIS, kemudian mengisi Google Form (G-Form) yang telah disediakan oleh pihak BAZNAS yakni https://bit.ly/DAMHajiBAZNASKotaSemarang. Proses ini dirancang agar mudah diakses oleh semua kalangan.
Tidak hanya itu, terdapat sejumlah keunggulan jika membayar DAM melalui BAZNAS Kota Semarang, diantaranya:
1. Pembayaran tercatat secara resmi dan jemaah akan mendapatkan bukti tanda terima.
2. Jemaah juga memperoleh dokumentasi berupa foto atau video proses penyembelihan hewan DAM.
3. Tersedia sertifikat resmi sebagai bukti telah melaksanakan kewajiban DAM.
4. Keunggulan lainnya, jemaah dapat mengusulkan agar penyaluran DAM dilakukan di wilayah Kota Semarang.
5. Selain itu, biaya yang ditawarkan juga relatif lebih terjangkau dibandingkan tempat lain, yakni sebesar Rp2.650.000.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, pembayaran DAM Haji kini dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terpercaya melalui lembaga resmi. BAZNAS Kota Semarang menjadi solusi praktis bagi jemaah yang ingin memastikan kewajiban ibadahnya terpenuhi dengan baik.
Demikianlah informasi terkait mekanisme pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang yang dapat Anda ketahui.***
BERITA22/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Aturan Baru Haji 2026: Jemaah Indonesia Bebas Pilih Jenis Haji, Ini Mekanisme Pembayaran Dam Resmi
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 yang menjadi pedoman terbaru terkait pilihan jenis haji serta mekanisme pembayaran dam bagi jemaah Indonesia. Kebijakan ini dihadirkan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan maksimal, serta memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai syariat dan regulasi yang berlaku.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa seluruh jemaah Indonesia memiliki kebebasan dalam menentukan jenis haji yang akan dilaksanakan. Tiga pilihan utama, yakni haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu’, tetap terbuka sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
“Jemaah haji Indonesia memiliki hak penuh untuk memilih jenis haji, baik Ifrad, Qiran, maupun Tamattu’. Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensi, terutama terkait kewajiban pembayaran dam bagi jemaah yang menjalankan haji Qiran dan Tamattu’,” ujar Puji dalam keterangannya di Jakarta.
Lebih lanjut, surat edaran tersebut juga mengatur secara rinci mekanisme pelaksanaan dam, baik yang dilakukan di Tanah Suci maupun di Indonesia. Bagi jemaah yang memilih menunaikan dam di Arab Saudi, pemerintah mewajibkan proses penyembelihan hewan dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah setempat, yaitu program Adahi. Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin keabsahan ibadah sekaligus menghindari potensi pelanggaran yang dapat berujung sanksi.
Untuk pembayaran dam di Tanah Suci, jemaah diwajibkan menggunakan platform digital Nusuk Masar dengan kisaran biaya sekitar 720 riyal Saudi atau menyesuaikan dengan tarif resmi pada musim haji berjalan.
Di sisi lain, pemerintah juga memberikan alternatif pelaksanaan dam di dalam negeri. Jemaah dapat menyalurkan dam melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat, organisasi keagamaan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), maupun secara mandiri. Namun demikian, seluruh proses harus tetap memenuhi prinsip syariah, transparansi, akuntabilitas, serta distribusi kepada pihak yang berhak.
Sebagai bentuk penguatan implementasi kebijakan, Kementerian menginstruksikan seluruh Kantor Wilayah untuk melakukan sosialisasi intensif sejak tahap manasik haji. Pengawasan juga akan diperketat guna mencegah praktik pemotongan dam ilegal, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
Dengan diberlakukannya aturan baru ini, pemerintah berharap jemaah Indonesia dapat menunaikan ibadah haji dengan lebih mudah, aman, dan sesuai ketentuan syariah. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu meminimalkan praktik tidak resmi sehingga penyelenggaraan haji menjadi lebih tertib, transparan, dan terpercaya.***
BERITA21/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Haji 2026 Resmi Rilis: Ini Rincian Lengkap Keberangkatan Jamaah Indonesia
Musim Haji 2026 kian mendekat, dan para calon jamaah dari seluruh Indonesia mulai mencari informasi resmi mengenai kapan mereka akan berangkat menuju Tanah Suci. Jadwal keberangkatan menjadi salah satu hal paling penting agar jamaah dapat mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi fisik, mental, maupun administrasi. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) telah merilis rencana perjalanan Haji 1447 H/2026 M sebagai acuan resmi.
Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025, jamaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026. Tanggal tersebut menjadi tanda dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang akan berlangsung sekitar 30 hari.
Keberangkatan jamaah dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang I akan mulai diterbangkan pada 22 April 2026, langsung menuju Madinah. Jamaah dalam gelombang ini akan menjalani rangkaian ibadah Arbain sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Sementara itu, Gelombang II akan mulai diberangkatkan pada 7 Mei 2026 dari Tanah Air menuju Jeddah. Jamaah pada gelombang ini langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan persiapan puncak haji.
Berikut adalah jadwal lengkap penyelenggaraan ibadah haji 2026 sebagaimana tercantum dalam keputusan resmi pemerintah:
21 April 2026: Jamaah mulai masuk asrama
22 April 2026: Awal keberangkatan Gelombang I ke Madinah
1 Mei 2026: Pergerakan Gelombang I dari Madinah ke Makkah
6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan Gelombang I ke Madinah
7 Mei 2026: Awal keberangkatan Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
15 Mei 2026: Akhir perpindahan Gelombang I dari Madinah ke Makkah
21 Mei 2026: Akhir keberangkatan Gelombang II ke Jeddah sekaligus penutupan kedatangan di Bandara KAIA Jeddah
25 Mei 2026: Pergerakan jamaah dari Makkah menuju Arafah
26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
27 Mei 2026: Perayaan Idul Adha 1447 H
28–30 Mei 2026: Hari Tasyrik I–III
1 Juni 2026: Awal pemulangan Gelombang I ke Tanah Air
7 Juni 2026: Awal pergerakan Gelombang II dari Makkah ke Madinah
15 Juni 2026: Akhir pemulangan Gelombang I melalui Jeddah
16 Juni 2026: Awal pemulangan Gelombang I dari Madinah ke Tanah Air serta kedatangan Gelombang II
21 Juni 2026: Pergerakan Gelombang II dari Makkah ke Madinah
30 Juni 2026: Akhir pemulangan Gelombang II
1 Juli 2026: Akhir kedatangan Gelombang II di Tanah Air
Seluruh jadwal ini disusun berdasarkan kalender Ummul Qura, yang menjadi acuan resmi penetapan waktu ibadah haji setiap tahun. Dengan memahami jadwal lengkap ini, calon jamaah dapat menyiapkan segala kebutuhan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari risiko ketinggalan informasi penting.
Dengan dirilisnya jadwal resmi ini, diharapkan seluruh calon jamaah Haji 2026 dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.***
BERITA20/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Lengkap Lebaran Haji 2026: Ini Prediksi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
Lebaran Haji atau Idul Adha 2026 semakin dekat, sehingga berbagai kalangan mulai mencari informasi resmi mengenai tanggal pelaksanaannya. Momen penting bagi umat Islam ini tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, mengetahui kapan Idul Adha 2026 jatuh sangat penting untuk perencanaan ibadah maupun agenda liburan.
Di Indonesia, penetapan hari raya seringkali berbeda antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. Perbedaan ini terjadi karena masing-masing organisasi menggunakan metode hisab dan rukyat yang tidak selalu sama. Namun menariknya, Idul Adha 2026 diprediksi akan dirayakan secara serentak oleh ketiga pihak tersebut.
Berdasarkan perkiraan awal, Lebaran Haji 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menetapkan tanggal resmi Idul Adha setelah menggelar sidang isbat awal Zulhijjah 1447 H pada pertengahan April 2026.
Meskipun sidang isbat belum berlangsung, Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kemenag telah menyebutkan prediksi tanggal tersebut.
Penetapan pemerintah dilakukan melalui metode hisab astronomi dan rukyat hilal di berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia. Hasil perhitungan ini kemudian dikaji kembali dalam sidang isbat sebelum diumumkan sebagai keputusan resmi.
Senada dengan pemerintah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menggunakan kombinasi hisab dan rukyat untuk menentukan awal Zulhijjah. NU mengacu pada kriteria imkanur rukyah MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
Berdasarkan Almanak NU, tanggal 10 Zulhijjah 1447 H jatuh pada 27 Mei 2026, sehingga warga NU diperkirakan akan merayakan Idul Adha pada hari yang sama.
Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha 2026 jauh lebih awal melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Berdasarkan metode Hisab Hakiki Kontemporer yang digunakan, Muhammadiyah menetapkan 27 Mei 2026 sebagai tanggal Idul Adha, yang diformulasikan ke dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Selain penetapan hari raya, pemerintah juga telah mengatur libur nasional dan cuti bersama melalui SKB 3 Menteri. Lebaran Haji 2026 akan memiliki masa libur selama tiga hari, yaitu 27–29 Mei 2026. Masyarakat bahkan bisa memperpanjang libur menjadi long weekend hingga lima hari jika mengajukan cuti pada Jumat, 29 Mei 2026.
Berikut rincian long weekend Lebaran Haji 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
- Jumat, 29 Mei 2026: Pengajuan cuti tahunan
- Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Libur akhir pekan
Dengan potensi penetapan serentak dari pemerintah, NU, dan Muhammadiyah, Idul Adha 2026 menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Semoga informasi ini membantu Anda mempersiapkan ibadah dan agenda keluarga dengan lebih baik.***
BERITA13/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kapan Idul Adha 2026? Ini Penetapan Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, Lengkap dengan Jadwal Liburnya
Menjelang pelaksanaan ibadah kurban, kepastian tanggal Idul Adha 2026 menjadi informasi penting bagi umat Islam. Penetapan ini tidak hanya berkaitan dengan waktu penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menentukan momen berkumpul bersama keluarga. Di Indonesia, perbedaan penetapan hari raya antara pemerintah dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah serta Nahdlatul Ulama (NU) kerap terjadi. Lalu, bagaimana dengan Idul Adha 2026?
Penetapan Idul Adha 2026 Versi Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menetapkan awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha melalui metode hisab dan rukyat. Selain itu, pemerintah memakai kriteria baru MABIMS, di mana hilal dianggap memenuhi syarat terlihat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Seluruh hasil perhitungan tersebut akan diputuskan dalam sidang isbat yang digelar pada akhir bulan Zulkaidah.
Meski keputusan resmi baru diumumkan melalui sidang isbat, umat Islam dapat melihat perkiraan tanggal melalui Kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI. Berdasarkan kalender tersebut, awal bulan Zulhijah diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026, sementara Idul Adha 2026 diprediksi berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah sudah lebih dahulu mengeluarkan ketetapan pasti terkait Idul Adha 2026. Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, Hari Raya Idul Adha 1447 H akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan ini dilakukan melalui metode hisab yang dikembangkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid dengan menggunakan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Karena itu, tanggal Idul Adha 2026 versi Muhammadiyah sudah final dan tidak berubah.
Idul Adha 2026 Versi Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) untuk menentukan awal bulan Hijriah. Tepatnya, keputusan Idul Adha 2026 juga baru akan ditetapkan pada akhir Zulkaidah, sama seperti pemerintah.
Namun, jika melihat kalender Almanak NU yang dirilis Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro, diperkirakan Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026, bertepatan dengan ketetapan pemerintah dan Muhammadiyah.
Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha 2026
Perayaan Idul Adha 2026 telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Berdasarkan SKB Tiga Menteri — Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB — untuk kalender 2026, berikut ini jadwal libur dan cuti bersama Idul Adha:
Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha
Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha
Dengan kesamaan prediksi tanggal dari tiga pihak sekaligus, umat Islam kini bisa mulai mempersiapkan ibadah kurban dan rencana liburan keluarga dengan lebih tenang. Semoga Hari Raya Idul Adha 2026 menjadi momen penuh keberkahan.***
BERITA07/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 21,5 Ton Zakat Fitrah Ramadhan 2026 untuk 4.350 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang pada bulan Ramadhan 1447 H/2026 M ini mulai mendistribusikan zakat fitrah dari tanggal 12-18 Maret 2026 berupa beras sebanyak 21,5 (Sembilan belas koma lima) Ton lebih yang bertempat di Kantor BAZNAS Kota Semarang di Ruko Kalipancur No.2; Jl.Abdulrahman Saleh Semarang. Zakat fitrah tersebut didistribusikan kepada lebih dari 4.350 mustahik seperti Fakir Miskin, Muallaf, Guru-Guru TPQ, Santri Pondok Pesantren dan Panti Asuhan serta Mustahik lain yang membutuhkan seperti Tenaga Kebersihan, Tukang Parkir dan Tukang Becak serta warga miskin disekitar Kantor BAZNAS Kota Semarang.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar mengungkapkan bahwa setiap tahunnya BAZNAS Kota Semarang mendistribusikan beras zakat fitrah yang dihimpun dari pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Semarang dan Warga Kota Semarang. Tahun 2026 ini alhamdulillah terdistribusi 21,5 (Dua puluh satu koma lima) Ton lebih beras dimana setiap mustahik menerima masing-masing 5 kg beras, sedangkan tahun 2025 sebelumnya terdistribusi 19,5 (Sembilan belas koma lima) ton beras. Dari sisi kuantitas barang yang disalurkan alhamdulillah ada kenaikan 2 (Dua) ton dari pada tahun sebelumnya.
“Penerimaan tersebut dari sektor Unit Pengumpul Zakat Tingkat Kota Semarang, akan tetapi ada pengingkatan penerimaan dari sektor swasta atau animo warga masyarakat secara luas karena warga masyarakat semakin percaya membayarkan zakat fitrahnya melalui Baznas Kota Semarang.”
Lebih lanjut dikatakan, bahwa penyaluran zakat fitrah tahun ini BAZNAS Kota Semarang dalam penyalurannya melalui mekanisme pendistribusian zakat fitrah dilaksanakan dengan melibatkan UPZ (unit pengumpul zakat) baik ditingkat kota dan kecamatan untuk disalurkan kepada tenaga kebersihan dan keamanan. Disisi lain kami juga menyalurkan secara langsung kepada mustahik fakir miskin yang membutuhkan, memang masih ada yang harus mengambil ke kantor sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan agar tidak terjadi berkerumun dan berdesakan sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan.
Ditempat terpisah, seorang janda bernama Yulia Ismiani, Perempuan Kelahiran 1959 warga RT.06 RW.11 Kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen menyampaikan terimakasih kepada Baznas Kota Semarang, dimana setiap tahunnya dia selalu menerima bantuan beras zakat fitrah.
“Alhamdulillah aku isih kebagian bantuan beras seko Baznas tur diterke langsung nang omah, berase apik tenan. Mugo-mugo tim Baznas diparingi sehat”, Ujar Bu Yulia.
Ketua BAZNAS Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara, mengungkapkan bahwa Tugas kami sebagai amilin BAZNAS Kota Semarang yang diberi wewenang sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang pengelolaan zakat, di beri amanah dari para muzakki untuk mendistribuskannya kepada mustahik yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan Syariat Islam dan Perundangan yang berlaku.
“Kami pastikan bahwa zakat fitrah yang terdistribusi sampai kepada sasaran yang berhak menerimanya agar tidak ada lagi cerita ironi fakir miskin di Kota Semarang yang tidak bisa makan di Hari Raya Idul Fitri”.
Alhamdulillah Baznas Kota Semarang memberikan layanan kemudahan bagi muzakki dalam membayarkan zakat fitrah. Muzakki tidak perlu ketemu dan datang ke kantor, namun cukup dirumah saja dengan kemudahan layanan yang diberikan oleh Baznas Kota Semarang di era teknologi ini yakni berzakat melalui transfer ke bank atau kantor digital Baznas. Akan tetapi tetap sesuai dengan syariat Islam yakni dengan niat dan didoakan oleh petugas Baznas Kota Semarang melalui fasilitas telekomunikasi. InsyaAllah zakat yang diberikan sudah sah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Lebih lanjut diungkapkan arnaz, kami juga menghimbau kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid maupun musholla yang sudah mendapatkan surat keputusan (SK) dari BAZNAS Kota Semarang untuk menjalankan amanah yang sama, jangan sampai ada tetangga kanan kiri lingkungan masjid masih ada yang kelaparan. Jadikan momentum ramadhan ini sebagai bulan yang penuh berkah, rahmah dan maghfiroh untuk lebih meningkatkan amal ibadah kesalehan sosial.
Dengan terdistribusikannya zakat fitrah, BAZNAS Kota Semarang dapat memberikan contoh pola pendistribusian yang tertib dan lancar sehingga diharapkan mampu menjadi lembaga pengelola zakat yang terpercaya baik dari Stake holder, muzakki maupun masyarakat dalam hal pengelolaan zakat, infak dan sedekah di Kota Semarang.
Harapan kami kepada muzakki khususnya warga Kota Semarang untuk tidak lagi mendistribusikan secara sendiri-sendiri, namun yakin dan mantap mempercayakan dana zakatnya untuk disalurkan melalui Lembaga resmi pemerintah yakni Baznas Kota Semarang agar menghindari riya’ dan terhindar dari saling berdesak-desakan dan saling dorong-mendorong satu sama lain yang dikhawatirkan dapat menimbulkan korban jiwa, tegasnya.
BERITA18/03/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Batas Akhir Zakat Fitrah di BAZNAS Kota Semarang 17 Maret 2026: Ingatkan Warga Segera Tunaikan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengumumkan batas akhir pembayaran zakat fitrah bagi masyarakat ditetapkan pada 17 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Masyarakat diimbau segera menunaikan kewajiban zakat sebelum waktu penutupan agar dapat disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik.
Melalui informasi resmi, BAZNAS Kota Semarang menyampaikan bahwa pembayaran zakat fitrah yang dilakukan setelah batas waktu tersebut tetap akan diterima. Namun, dana yang masuk akan dicatat sebagai infak, bukan lagi zakat fitrah yang memiliki ketentuan khusus dalam penyalurannya.
Kebijakan ini diambil guna memastikan proses distribusi zakat kepada masyarakat yang berhak dapat berjalan optimal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan adanya batas waktu yang jelas, diharapkan penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan merata.
BAZNAS Kota Semarang juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank ke rekening resmi yang telah disediakan, maupun melalui layanan digital yang terintegrasi yakni melalui laman https://kotasemarang.baznas.go.id/bayarzakat.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan metode pembayaran berbasis QR code atau mengakses layanan daring melalui situs resmi BAZNAS Kota Semarang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan zakat agar lebih praktis dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
“Bagi masyarakat yang belum menunaikan zakat fitrah, masih ada kesempatan untuk menyalurkannya melalui BAZNAS Kota Semarang sebelum batas waktu penutupan,” demikian imbauan yang disampaikan dalam informasi tersebut.
Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu, yang ditunaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merayakan Lebaran dengan layak.
BAZNAS Kota Semarang memastikan bahwa seluruh zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada para mustahik di wilayah Kota Semarang secara transparan dan tepat sasaran. Hal ini menjadi komitmen dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pembayaran zakat fitrah. Menunaikan zakat lebih awal tidak hanya membantu mempercepat distribusi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menyempurnakan ibadah Ramadan dengan menunaikan zakat fitrah tepat waktu.
BERITA17/03/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →