Berita Terbaru
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.
Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.
Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.
“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.
Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.
Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.
“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.
Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***
BERITA29/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS
SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.
Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.
Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.
“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.
Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.
Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.
“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.
Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.
"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.
“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.
Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***
BERITA28/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.
Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.
Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.
“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.
Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***
BERITA26/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,”
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.
“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.
Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.
Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.
Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA20/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.
Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.
Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.
Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.
Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:
1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.
2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.
3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.
5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.
6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.
7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.
8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.
Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.
Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.
Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.
Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***
BERITA19/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Raih Award BAZNAS Kota Terbaik Nasional 2026
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjadi satu-satunya Baznas Kota/Kabupaten Se Jawa Tengah yang meraih penghargaan pada gelaran Grand Baznas Award 2026 sebagai BAZNAS Kota Terbaik Tingkat Nasional bersama Empat Baznas Kota lainnya se-Indonesia yang berlangsung pada 15 Oktober 2026 di Hotel Mercure Jakarta.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I, Drs. H. Labib, M.M, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag.
Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang telah diraih.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan Award BAZNAS Kota Terbaik tingkat nasional ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut bukan semata-mata keberhasilan lembaga, melainkan hasil kerja bersama seluruh jajaran BAZNAS Kota Semarang serta dukungan masyarakat yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga amanah para muzaki dan meningkatkan pengelolaan zakat agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi BAZNAS Kota Semarang untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap ke depan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat terus meningkat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi bersama BAZNAS dalam membantu sesama,” tambahnya.
Penghargaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026 ini menjadi dorongan bagi BAZNAS Kota Semarang untuk terus memperkuat program pendistribusian dan pendayagunaan zakat serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui capaian tersebut, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik dan mengoptimalkan pengelolaan dana umat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA16/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Bencana Sejumlah Rp 333,264,632 pada Rakornas 2026
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp333.264.632 melalui BAZNAS RI untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta warga Palestina.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Hotel Grand Mercure Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M., dan Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag. Bantuan diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak., CPA, Ph.D., bersama jajaran pimpinan lainnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi Rp263.954.257 untuk korban bencana alam di Sumatera, Rp55.515.600 untuk korban gempa bumi di NTT, serta Rp13.794.775 melalui program Membasuh Luka Palestina.
Dana bantuan tersebut berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah para muzaki serta munfik yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kota Semarang.
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka, termasuk sandang, pangan, dan papan.
“Dengan adanya bantuan tersebut, semoga dapat membantu korban terdampak dan meringankan beban mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kepedulian serta kontribusinya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS RI.
Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah.
Bagi warga Semarang yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang, penyaluran ini menjadi salah satu gambaran bagaimana dana yang dipercayakan masyarakat dapat digunakan untuk membantu sesama, termasuk korban bencana di berbagai daerah dan masyarakat Palestina.
Ke depan, dukungan masyarakat diharapkan terus menjadi bagian penting dalam memperkuat program kemanusiaan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, kontribusi dari Kota Semarang dapat ikut membantu meringankan beban mereka yang tengah menghadapi masa sulit.***
BERITA15/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bekali Relawan Hadapi Kecelakaan Air, BTB BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Perahu Karet
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menggelar pelatihan keselamatan kecelakaan air dan pengoperasian perahu karet di Waduk Jatibarang, Semarang pada Minggu,11 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti delapan relawan Beasiswa Produktif (Bespro) BAZNAS Kota Semarang bersama relawan tim BTB Kota Semarang. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan relawan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kecelakaan air dan proses evakuasi korban.
Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., yang didampingi Komandan BTB Kota Semarang Bapak Suwarto serta jajaran kepala bidang dan staf BAZNAS Kota Semarang.
Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan, BAZNAS Kota Semarang menghadirkan instruktur dari tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan mendapatkan pembekalan mengenai keselamatan di air, teknik pengoperasian perahu karet, serta pertolongan pertama pada kecelakaan air. Materi disampaikan melalui pelatihan teori dan praktik, mulai dari simulasi di darat hingga latihan langsung di air.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas relawan BTB agar lebih siap dan terampil ketika terlibat dalam operasi kemanusiaan, terutama saat terjadi bencana yang membutuhkan evakuasi melalui jalur air.
Sebagai salah satu program pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, BTB memiliki peran dalam penanganan darurat bencana, evakuasi korban, penyediaan dapur umum, penyaluran bantuan logistik, pemenuhan kebutuhan air bersih, hingga bantuan pascabencana bagi masyarakat terdampak.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para relawan dapat meningkatkan kemampuan teknis, memahami prosedur keselamatan, serta bertindak lebih sigap dan terkoordinasi saat menjalankan tugas kemanusiaan.
Dengan demikian, keberadaan relawan BTB BAZNAS Kota Semarang diharapkan semakin optimal dalam membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat akibat kecelakaan air maupun bencana yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.***
BERITA12/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Raih Juara Umum, BAZNAS Kota Semarang Beri Apresiasi kepada Santri Pon Pes Ashabul Kahfi
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ashabul Kahfi atas keberhasilannya meraih Juara Umum pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 di Malang, Jawa Timur.
Penyerahan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua III Baznas Kota Semarang, H. Nur Fuad dalam kegiatan apel pagi di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Senin (12/10/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas prestasi para santri yang telah mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional.
Dalam ajang PPSN VI yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang, Menurut Kasi Pontren Kemenag Kota Semarang, H. Tantowi, Ponpes Ashabul Kahfi mewakili Provinsi Jawa Tengah dengan mengirimkan delapan santri putra, delapan santri putri, dan dua pendamping.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan peserta dari 25 provinsi di Indonesia. Para santri Ashabul Kahfi berhasil menorehkan sejumlah prestasi, yakni Juara 1 Teknologi Tepat Guna Putra, Juara 3 Kuliner Nusantara bersama PP Ta'mirul Muslimin Solo, serta Juara Harapan 2 Yel-Yel Putra bersama PP Yanbu' Kudus dan PP Ta'mirul Muslimin Solo.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa santri memiliki potensi besar untuk berprestasi dan bersaing di tingkat nasional, termasuk melalui kegiatan kepramukaan yang mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan kerja sama.
Melalui pemberian uang pembinaan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap para santri semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, serta menumbuhkan semangat kemandirian dan kebersamaan.
BAZNAS Kota Semarang juga terus mendorong dukungan terhadap pengembangan generasi muda, khususnya kalangan santri, agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Prestasi Ponpes Ashabul Kahfi dalam PPSN VI 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi secara sehat, dan membawa nama baik daerah di berbagai ajang nasional.***
BERITA12/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Buka Pendaftaran Calon Penerima Bespro Angkatan 18, Cek Syarat Lengkapnya!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang saat ini telah membuka kembali rekrutmen calon penerima beasiswa produktif (bespro) angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa khusus Kota Semarang.
Beasiswa Produktif ini merupakan salah satu program Semarang Cerdas dari BAZNAS Kota Semarang yang memberikan pemberdayaan dan beasiswa bagi mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kota Semarang.
Program tersebut ditujukan kepada mahasiswa yang memiliki pemahaman agama yang baik, berprestasi, serta siap berpartisipasi aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang.
Akan tetapi, beasiswa produktif ini berbeda seperti beasiswa pada umumnya. Terdapat syarat khusus untuk mendaftar beasiswa tersebut yakni bagi mahasiswa yang ber-KTP dan Kartu Keluarga Kota Semarang.
Tidak hanya itu, yang dapat mendaftar pada beasiswa produktif ini adalah mahasiswa aktif minimal semester 3 dengan minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,0 serta melengkapi beberapa berkas lainnya seperti:
- Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat
- Melampirkan surat keterangan dari kampus bahwa sedang tidak menerima beasiswa dari instansi lain
- Foto copy Kartu Tanda Mahasiswa
- Foto copy KHS semester terakhir yang sudah dilegalisir
- Foto berwarna 3x4 beralmamater sebanyak 3 lembar
- Membuat surat pernyataan kesanggupan untuk aktif di BAZNAS Kota Semarang dengan bermaterai Rp10.000 (surat terlampir)
- Mengisi form pendaftaran https://bit.ly/pendaftaranbespro2027
- Kelengkapan form pendaftaran melalui: https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan
Nantinya, semua berkas dikumpulkan dalam map berwarna merah bagi kelompok putra, dan map berwarna kuning bagi kelompok putri.
Pendaftaran beasiswa produktif ini berlangsung mulai tanggal 05 - 24 Oktober 2026.
Agar tidak ketinggalan informasi lebih lengkapnya Anda dapat pantau melalui Instagram @baznaskotasemarang.
Yuk bergabung menjadi salah satu bagian dari BAZNAS Kota Semarang. Jangan sampai kelewatan!***
BERITA06/10/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Dorong Kemandirian Ekonomi Madrasah: BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bangun IGRAMART
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang membangun IGRAMART di PAUD Al Muna. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pendapatan Raudhatul Athfal (RA) sekaligus mendorong kemandirian ekonomi madrasah.
Peresmian IGRAMART dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta perwakilan BAZNAS Kota Semarang, yakni Kepala Pelaksana H. Moh. Asyhar, S.Sos.I., yang didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan Moh. Rifa’i, S.H.
Program IGRAMART mendapat sambutan positif dari pihak penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana usaha yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi RA dan mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan.
Salah satu pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang serta UPZ Kemenag Kota Semarang atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung peningkatan pendapatan RA,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit turut meresmikan IGRAMART. Peresmian dilakukan secara simbolis dengan pembacaan basmalah.
“Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, dengan bersama dibuka,” ujar H. Muhtasit saat meresmikan IGRAMART.
Dengan hadirnya IGRAMART, BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai unit usaha. Selain membantu meningkatkan pendapatan RA, keberadaan IGRAMART diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi lembaga pendidikan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima program.
Kolaborasi antara BAZNAS Kota Semarang dan UPZ Kemenag Kota Semarang ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk mendukung pemberdayaan lembaga pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.***
BERITA25/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sambut Momentum Hari Santri BAZNAS Kota Semarang Gandeng MTT Siapkan Z Mart di Pesantren
SEMARANG – Dalam rangka sambut momentum hari santri 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang gandeng Majelis Taklim Telkomsel (MTT) guna kembangkan program Z Market di sejumlah pondok pesantren di Kota Semarang yang sudah terjaring koneksi WiFi Indihome milik Telkomsel.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi berbasis pesantren melalui unit usaha ritel. Z Mart diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi sekaligus mendukung kemandirian pesantren.
Sebagai langkah awal kolaborasi, tim BAZNAS Kota Semarang melakukan kunjungan ke GraPARI Kota Semarang pada Selasa, 22 September 2026. Rombongan BAZNAS dipimpin Kepala Pelaksana H. Moh. Asyhar, S.Sos.I, bersama Kepala Bidang Pendayagunaan Rifa'i, S.H, Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.H.I, serta staf Nada Nedia dan Ulya Nurul Makiyah.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan rencana pelaksanaan program Z Mart sekaligus membahas peluang sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dengan MTT Semarang.
Pertemuan tersebut disambut baik oleh Wahyu selaku salah satu pengurus MTT Semarang. Ia menyampaikan respons positif terhadap rencana kolaborasi yang akan dilakukan.
“Insyaallah akan bersinergi kembali,” ujar Wahyu.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H. Moh. Asyhar, S.Sos.I berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat bagi pesantren yang menjadi lokasi program.
“Harapannya bulan Oktober nanti berdiri Z Mart di salah satu pesantren, bisa launching saat Momentum Hari Santri Nasional” kata Asyhar.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang dan MTT diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren. Selain mendukung aktivitas usaha, keberadaan Z Mart nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu langkah menuju kemandirian ekonomi pesantren di Kota Semarang.
BERITA22/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Tabanan Bali
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terima kunjungan kerja dari BAZNAS Kabupaten Tabanan, Bali. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar informasi dan mempelajari fundraising atau pengumpulan yang dijalankan BAZNAS Kota Semarang.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri langsung Ketua Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tabanan, H. Nur Kalim, S.Pd.I, M.Pd. Kedatangannya disambut Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, H. Moh. Asyhar, S.Sos.I.
Dalam pertemuan tersebut, H. Nur Kalim menyampaikan bahwa kunjungannya tidak hanya untuk mempererat silaturahmi dengan BAZNAS Kota Semarang, tetapi juga untuk mempelajari berbagai program unggulan yang dapat menjadi bahan pengembangan bagi BAZNAS Kabupaten Tabanan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah strategi fundraising serta program yang dinilai mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program unggulan yang punya di sini apa, sehingga nanti bisa buat bahan belajar bagi saya untuk BAZNAS Tabanan Bali nantinya,” ujar H. Nur Kalim.
Menanggapi hal tersebut, Drs. H. Labib menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang saat ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kemandirian ekonomi.
“Saat ini BAZNAS Kota Semarang banyak mengadakan pelatihan-pelatihan bagi penerima manfaat dengan harapan mereka dapat mandiri secara ekonomi dan menjadi mustahik maupun muzakki,” jelas H. Labib.
Menurutnya, program pemberdayaan tersebut menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Semarang dalam membantu penerima manfaat meningkatkan kemampuan dan kondisi ekonominya.
Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tabanan diharapkan memperoleh referensi serta gagasan baru yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Pertukaran pengalaman antarlembaga zakat tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan zakat, khususnya dalam hal fundraising dan pemberdayaan penerima manfaat.***
BERITA18/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Perkuat Tata Kelola Kelembagaan, BAZNAS Kabupaten Bandung Studi Tiru ke BAZNAS Kota Semarang
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung melakukan studi tiru ke BAZNAS Kota Semarang, Selasa (15/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus menggali inovasi dalam pengelolaan zakat.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., bersama Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Abdul Rouf, M.Pd. Kedatangan rombongan disambut jajaran Wakil Ketua BAZNAS Kota Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan sejumlah hal yang menjadi tujuan kunjungan, khususnya terkait pengembangan tata kelola kelembagaan dan inovasi pengelolaan zakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana hasil silaturahim ini dapat melahirkan inovasi, memperkuat tata kelola, dan pada akhirnya semakin memperluas manfaat zakat bagi masyarakat,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Bandung.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, S.Ag., memaparkan salah satu inovasi yang tengah dikembangkan, yakni BAZNAS Hub.
Menurutnya, BAZNAS Hub menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan tata kelola administrasi kelembagaan melalui sistem berbasis website.
“BAZNAS Hub ini merupakan salah satu pengembangan tata kelola yang sedang kami maksimalkan di BAZNAS Kota Semarang, khususnya untuk mendukung operasional administrasi kelembagaan,” jelas Nur Fuad.
Pengembangan BAZNAS Hub tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian rombongan BAZNAS Kabupaten Bandung. Melalui studi tiru ini, BAZNAS Kabupaten Bandung dapat melihat secara langsung penerapan inovasi yang dilakukan BAZNAS Kota Semarang.
Nur Fuad berharap pertukaran pengalaman antarlembaga tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pengelolaan zakat di masing-masing daerah.
“Kami berharap sharing dan pengalaman yang disampaikan dalam kunjungan ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan inovasi di BAZNAS Kabupaten Bandung,” katanya.
Kegiatan studi tiru tersebut sekaligus menjadi momentum bagi kedua lembaga untuk bertukar pengalaman mengenai tata kelola kelembagaan.
Dengan adanya kolaborasi dan berbagi praktik pengelolaan zakat, inovasi yang diterapkan diharapkan mampu memperkuat pelayanan sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.***
BERITA16/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Tingkatkan Kesejahteraan UMKM ke 66: BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Renovasi dan Pengadaan Barang
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali tunjukkan komitmennya untuk mensejahterakan sesama melalui program semarang makmur.
Program semarang makmur termasuk salah satu bagian dari panca program BAZNAS Kota Semarang yang bertujuan memberdayakan mustahik agar mandiri. Kali ini bantuan yang di serahkan yakni berupa alat press minuman serta renovasi tempat jualan milik Ibu Gun.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, penerima manfaat ibu Gun merasa sangat senang dan berterima kasih, dengan adanya penyaluran tersebut dapat membantu perekonomiannya yang tadinya jualan di tempat seadanya, kini tersedia ruang untuk berjualan, alat press yang digunakan meminjam, jadi milik mandiri atas bantuan BAZNAS Kota Semarang.
"Mbah seneng banget dibantu,sakdurunge rumah belakang kena bencana luapan air sungai, dados mbah sedih sekali, tapi Alhmdulillah dibantu kelurahan permohonan kepada baznas, dan sekarang direalisasi mbah seneng sekali".
Lebih lanjut mbah gun juga berharap setelah adanya bantuan ini warungnya bisa ramai.
"Karena mbah tidak bisa ngapa-ngapain, buta huruf, dari kecil hidup susah sampai sekarang, semoga setelah ini warungnya bisa ramai".
Diserahkannya bantuan tersebut merupakan hasil dari penghimpunan dana ZIS yang dititipkan melalui BAZNAS Kota Semarang untuk kemakmuran masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Untuk itu, yuk bantu sesama dengan ZIS melalui laman digital BAZNAS Kota Semarang. Cukup klik link berikut ini Anda bisa bantu sesama dengan mudah,cepat dan akurat.
https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
BERITA16/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Meriahkan Halal Food Fest MTQ Nasional XXXI, UMKM Binaan BAZNAS RI Tawarkan 6 Produk Unik
SEMARANG - Gelaran Halal Food Fest Festival dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk olahan lokal kepada masyarakat serta kafilah luar jawa yang hadir meriahkan kompetisi tersebut.
Salah satunya Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Bina Warga dan Melati Husada yang berada di bawah binaan Dzirwatus Sa’adah Pendamping program ZCD BAZNAS BKKBN Kota Semarang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Kedua kelompok tersebut turut membuka stand bazar dengan menghadirkan berbagai produk makanan olahan yang menarik untuk dicoba.
Bazar UMKM tersebut berlangsung di Plaza Simpang Lima Semarang mulai 12 hingga 19 September 2026. Masyarakat dapat mengunjungi stand tersebut setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.30 WIB.
Beragam produk makanan ditawarkan dalam bazar ini, seperti halnya kerupuk telur asin, abon ikan asap, sambal ikan asap, telur asin BW, lumpia rumput laut, hingga roti ganjel rel.
Produk-produk tersebut merupakan hasil olahan kelompok UPPKA Bina Warga dan Melati Husada. Kehadiran mereka dalam Halal Food Fest sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil usaha kelompok binaan BAZNAS RI kepada masyarakat yang datang ke rangkaian MTQ Nasional XXXI.
Menariknya, sejumlah menu yang ditawarkan tergolong tidak mudah ditemukan di berbagai tempat. Olahan berbahan dasar telur asin dan ikan asap menjadi salah satu pilihan yang bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin mencicipi produk UMKM dengan cita rasa berbeda.
Bagi warga Semarang maupun masyarakat dari luar daerah yang sedang mengikuti atau berkunjung ke rangkaian MTQ Nasional XXXI, stand UPPKA Bina Warga dan Melati Husada dapat menjadi salah satu tujuan untuk berburu kuliner sekaligus mendukung produk UMKM binaan.
Selain menikmati makanan, masyarakat juga turut memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha kelompok UPPKA melalui pembelian produk yang mereka hasilkan.
Dengan berlangsungnya Halal Food Fest hingga 19 September 2026, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk datang langsung ke Plaza Simpang Lima Semarang dan mencicipi beragam produk UMKM yang dihadirkan kelompok binaan BAZNAS RI tersebut.***
BERITA14/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
YPI Nasima Semarang Salurkan Donasi Bencana Alam NTT ke BAZNAS Kota Semarang
SEMARANG - Kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dari lingkungan pendidikan di Kota Semarang. Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang menyalurkan donasi sebesar Rp24.701.900 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang pada Jumat, 11 September 2026.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan di lingkungan YPI Nasima Semarang dengan melibatkan para siswa dan guru. Pengumpulan donasi menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam di NTT.
Penyerahan donasi berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang. Sejumlah perwakilan guru dan siswa YPI Nasima hadir dalam kegiatan tersebut.
Donasi diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, H. Moh. Asyhar, S.Sos.I, yang didampingi Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.Hi, Kepala Bidang Pendayagunaan Rifai, S.H, serta Kepala Bidang Pendistribusian Wahyudi.
Nilai donasi yang terkumpul mencapai Rp24.701.900. Dana tersebut dihimpun secara bersama-sama dari jajaran siswa, guru, serta lingkungan di YPI Nasima Semarang.
Bagi YPI Nasima, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Penggalangan donasi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.
Melalui kegiatan berbagi, para siswa diajak untuk memahami bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dengan menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang untuk membangun karakter sosial peserta didik. Nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang melibatkan siswa secara langsung.
Penyaluran melalui BAZNAS Kota Semarang menjadi bagian dari upaya agar dana yang telah dihimpun dapat dikelola dan disalurkan melalui lembaga yang memiliki tugas dalam pengelolaan dana sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga sosial dalam merespons persoalan kemanusiaan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga dapat berperan dalam membentuk generasi yang memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.
Bagi para siswa YPI Nasima, keterlibatan dalam aksi donasi menjadi pengalaman langsung untuk belajar berbagi dan membantu sesama. Sementara bagi masyarakat penerima manfaat, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban akibat bencana yang terjadi.
Dengan terkumpulnya donasi sebesar Rp24,7 juta, kepedulian dari lingkungan YPI Nasima Semarang diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas.
Semangat berbagi tersebut juga dapat mendorong semakin banyak elemen masyarakat di Kota Semarang untuk ikut memberikan dukungan bagi warga yang sedang menghadapi musibah.***
BERITA11/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Banyumas Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Strategi Pengumpulan ZIS di Luar ASN
SEMARANG - BAZNAS Banyumas lakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Kota Semarang untuk memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di luar ASN sekaligus mempelajari pengelolaan organisasi. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis, 10 September 2026.
Sebanyak 11 peserta dari BAZNAS Banyumas mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Ketua BAZNAS Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah didampingi H. Abdul Munir selaku Wakil Ketua II, H.M Tohar, wakil ketua III, H. Kodir, Wakil Ketua IV, Azis selaku Sekretaris serta jajaran amil kepala bagian.
Kehadiran BAZNAS Banyumas disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, turut hadir bersama Wakil Ketua I H. Labib, Wakil Ketua II Hj. Afifah, Wakil Ketua III H. Nur Fuad, dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah serta Kepala Pelaksana H.M.Asyhar.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banyumas menyampaikan sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui studi tiru ke Kota Semarang. Salah satu fokus utama adalah mempelajari strategi pengumpulan ZIS di luar ASN yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang.
Strategi pengumpulan menjadi salah satu hal penting bagi lembaga pengelola zakat. Semakin baik strategi yang diterapkan, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mendapatkan akses layanan zakat, infak dan sedekah yang mudah, aman, dan terpercaya.
Oleh karena itu, BAZNAS Banyumas ingin melihat secara langsung berbagai pendekatan yang digunakan BAZNAS Kota Semarang dalam memperkuat pengumpulan di luar ASN, mengingat peran serta kepala daerah sangat menentukan bagi Baznas Kabupaten/Kota di Jawa Tengah khususnya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi untuk mengembangkan strategi di Banyumas.
Tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan zakat, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi BAZNAS Banyumas untuk mempelajari manajemen internal amil BAZNAS Kota Semarang.
Pengelolaan internal menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam mendukung kinerja lembaga. Mulai dari pembagian tugas, pengelolaan sumber daya manusia, hingga koordinasi antarbagian membutuhkan sistem yang baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Seperti kita ketahui penguatan tata kelola BAZNAS juga memiliki arti penting. Lembaga zakat yang dikelola secara profesional diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yakni Baznas.
Kegiatan studi tiru BAZNAS Banyumas ke BAZNAS Kota Semarang pun mendapat sambutan positif dari jajaran pimpinan dan staf yang hadir.
Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh BAZNAS Banyumas untuk memperkuat kinerja lembaganya.
Di sisi lain, kegiatan semacam ini juga membuka peluang terjalinnya hubungan yang semakin baik antara BAZNAS Kota Semarang dan BAZNAS Banyumas. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga dinilai dapat menjadi langkah positif untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.
Dengan adanya studi tiru tersebut, BAZNAS Banyumas diharapkan memperoleh gambaran lebih luas mengenai strategi pengumpulan zakat, infak dan sedekah di luar ASN serta manajemen internal yang dapat dikembangkan di wilayahnya.
Sementara bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat jejaring dengan lembaga amil zakat di daerah lain.
Pada akhirnya, penguatan strategi pengumpulan dan tata kelola lembaga diharapkan dapat bermuara pada satu tujuan, yakni semakin optimalnya penghimpunan dan penyaluran zakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.***
BERITA11/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Gandeng LPK Sinar Nusantara, BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Stir Mobil
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Semarang Makmur.
Kali ini, BAZNAS Kota Semarang gandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sinar Nusantara untuk menggelar pelatihan mengemudi mobil bagi para penerima manfaat. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 peserta penerima manfaat.
Pelatihan dilaksanakan di LPK Sinar Nusantara dan berlangsung selama dua minggu. Setiap peserta mendapatkan enam kali pertemuan untuk memperoleh pelatihan keterampilan mengemudi.
Pembukaan pelatihan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, Rifai, S.H. Turut hadir Direktur Utama LPK Sinar Nusantara, Dr. H. Alex Sujianto, S.E., S.Pd., M.M., serta Manager Operasional LPK Sinar Nusantara, Muslih.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Afifah menyampaikan bahwa pelatihan mengemudi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan yang dapat digunakan untuk memperoleh penghasilan.
“Guna memberikan impact positif kepada para penerima yang mana skill yang sudah di ajarkan selama pelatihan ini semoga bisa menjadi sumber rezeki dari mustahik menjadi muzakki,” ujar Hj. Afifah.
Melalui pelatihan tersebut, BAZNAS Kota Semarang berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Program ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki keterampilan yang dapat membuka peluang kerja maupun sumber pendapatan baru.
Dengan demikian, penerima manfaat diharapkan secara bertahap dapat meningkatkan kesejahteraan hingga nantinya mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.***
BERITA07/09/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Peduli NTT: BAZNAS Kota Semarang Terima Bantuan Donasi bagi Saudara yang Terdampak, Ini Caranya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka program donasi peduli korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Gempa tersebut berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah NTT. Bencana ini membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan dan sandang.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk turut memberikan bantuan bagi para korban terdampak. Donasi yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
BAZNAS Kota Semarang juga mengingatkan bahwa kepedulian masyarakat, sekecil apa pun bentuknya, dapat menjadi dukungan berarti bagi para korban gempa di NTT.
Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening berikut:
bsn: 714-1-00-989-6 Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang
CIMB Niaga Syariah: 86-0003-187-500 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang
Sedekah Online: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah
Konfirmasi donasi: WhatsApp 0821-7022-1818
BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang terdampak gempa di NTT.***
BERITA28/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →