WhatsApp Icon
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.

Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.

“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.

Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***

29/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS

SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.

“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang  menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.

Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.

"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.

“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***

28/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I  H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.

Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.

Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***

26/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,” 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.

Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***

20/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.

Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.

Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.

Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.

Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.

2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.

5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.

7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.

8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.

Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.

Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.

Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.

Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***

19/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Peduli Bencana NTT, PHRI Jawa Tengah Salurkan Donasi Rp35 Juta melalui BAZNAS Kota Semarang
Peduli Bencana NTT, PHRI Jawa Tengah Salurkan Donasi Rp35 Juta melalui BAZNAS Kota Semarang
SEMARANG - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah menyalurkan donasi sebesar Rp35 juta untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kota Semarang pada Kamis, 28 Agustus 2026. Penyerahan donasi berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE, MM, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H. Moh. Asyhar, S.Sos, Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.Hi, Kepala Bidang Pelaporan dan Perencanaan Tri Mursito, S.Ak, Kepala Bidang Administrasi Drs. H. Mudzakir, serta Pj Ketua PHRI Jawa Tengah Albert Dwijaya dan Sekretaris PHRI Jawa Tengah Yantie Yulianti. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PHRI Jawa Tengah dalam menyalurkan bantuan melalui BAZNAS. Ia menjelaskan, dana yang terkumpul akan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan. Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan juga dapat digunakan untuk mendukung perbaikan fasilitas penting, termasuk tempat ibadah yang terdampak bencana. Sementara itu, Pj Ketua PHRI Jawa Tengah Albert Dwijaya mengatakan pihaknya memilih menggandeng BAZNAS dalam proses penyaluran bantuan agar donasi yang terkumpul dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sekretaris PHRI Jawa Tengah Yantie Yulianti menambahkan, pihaknya sebelumnya sempat mempertimbangkan lokasi penyaluran donasi. Setelah berdiskusi, PHRI memilih BAZNAS Kota Semarang karena dinilai memiliki jaringan dan mekanisme penyaluran bantuan. Yantie juga menyampaikan bahwa PHRI Jawa Tengah akan kembali menggandeng BAZNAS apabila ke depan terdapat donasi lain yang perlu disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H. Moh. Asyhar turut menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya merespons aspirasi mahasiswa asal NTT yang sebelumnya menyampaikan permohonan agar masyarakat NTT yang terdampak bencana mendapatkan bantuan. Melalui kolaborasi tersebut, donasi PHRI Jawa Tengah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT sekaligus membantu pemulihan fasilitas yang terdampak bencana. Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening berikut: bsn: 714-1-00-989-6 Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang CIMB Niaga Syariah: 86-0003-187-500 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang Sedekah Online: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Konfirmasi donasi: WhatsApp 0821-7022-1818 BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang terdampak gempa di NTT.***
BERITA28/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kisah Warga Rowosari yang Kekeringan di Musim Kemarau: BAZNAS Kota Semarang Hadir Salurkan Bantuan Air Bersih
Kisah Warga Rowosari yang Kekeringan di Musim Kemarau: BAZNAS Kota Semarang Hadir Salurkan Bantuan Air Bersih
Musim kemarau membuat sejumlah wilayah di Kota Semarang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut turut dirasakan warga Kelurahan Rowosari yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci hingga keperluan rumah tangga. Kondisi itu menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Bantuan air bersih disalurkan untuk membantu warga Rowosari yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau. Di tengah keterbatasan tersebut, warga juga menghadapi persoalan lain, yakni tidak tersedianya penampungan air bersih yang layak. Penampungan yang sebelumnya digunakan warga diketahui mengalami kerusakan. Namun, keterbatasan biaya membuat penampungan tersebut belum dapat diperbaiki. Akibatnya, ketika bantuan air bersih datang, warga terpaksa menggunakan wadah seadanya, seperti ember dan botol yang dikumpulkan untuk menampung air. Sebagian warga juga membuat penampungan sederhana menggunakan terpal agar air bantuan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Warga Rowosari pun masih berharap adanya bantuan penampungan air yang lebih layak dan memadai. Penampungan tersebut dinilai penting agar bantuan air bersih yang diterima dapat disimpan dengan lebih baik dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau. Melalui penyaluran air bersih ini, BAZNAS Kota Semarang berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Mari bersama-sama meringankan beban saudara kita dengan salurkan donasi terbaik anda melalui : - BSI: 05000-800-84 (a.n Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang) - Danamon Syariah: 8880077709 (a.n Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang) - Sedekah Online: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, setelah itu dapat melakukan konfirmasi melalui: wa.me/6282170221818 Yuk, salurkan kepedulianmu sekarang!***
BERITA27/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jabungan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jabungan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Semarang Peduli. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di sekitar Kelurahan Jabungan, Kota Semarang. Bantuan tersebut berupa 5.000 liter air bersih yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan akses air. Penyerahan bantuan dilakukan di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Jabungan, sekaligus untuk membantu masyarakat di wilayah sekitar. Kegiatan penyaluran air bersih tersebut turut dihadiri Komandan BTB BAZNAS Kota Semarang,Bapak Suwarto. Berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, sejumlah warga di wilayah tersebut masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi meski wilayah Jabungan berada di kawasan yang relatif rendah. Salah satu kendala yang ditemukan adalah belum tersedianya akses layanan air perpipaan (PDAM) ke sejumlah wilayah sehingga kebutuhan air warga belum sepenuhnya terpenuhi. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang terdampak keterbatasan air. BAZNAS Kota Semarang juga berencana melanjutkan penyaluran pada Rabu untuk memperluas pemerataan bantuan air bersih di wilayah sekitar Jabungan. Melalui program Semarang Peduli, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.***
BERITA24/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Semarak HUT ke-81 RI, BAZNAS Kota Semarang Gelar Jalan Sehat dan Lomba Kebersamaan
Semarak HUT ke-81 RI, BAZNAS Kota Semarang Gelar Jalan Sehat dan Lomba Kebersamaan
SEMARANG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba kebersamaan. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Jalan sehat diikuti Kepala Pelaksana, para kepala bagian dan kepala bidang, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang. Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk mempererat keakraban antar amil. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Bapak H. Moh Asyhar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali pertama digelar di lingkungan BAZNAS Kota Semarang. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. "Ini merupakan kegiatan perdana di BAZNAS Kota Semarang, karena yang sebelumnya amil hanya beberapa orang saja, sekarang sudah ramai sehingga kita adakan kegiatan ini," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi BAZNAS Kota Semarang sekaligus Ketua Panitia, Bapak H. Mundakir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan antar amil. "Alhamdulillah acara dapat berjalan lancar, dan meriah, adanya acara ini untuk keakraban dan kekeluargaan kita aja," katanya. Melalui kegiatan jalan sehat dan lomba kebersamaan tersebut, BAZNAS Kota Semarang turut memeriahkan momentum HUT ke-81 RI sekaligus memperkuat kekompakan, persaudaraan, dan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.***
BERITA14/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Sosialisasikan Gerakan Cinta Zakat untuk ASN dan PPPK di Lingkup Dinas Pendidikan
BAZNAS Kota Semarang Sosialisasikan Gerakan Cinta Zakat untuk ASN dan PPPK di Lingkup Dinas Pendidikan
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar sosialisasi Gerakan Cinta Zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang dan diikuti oleh ASN serta PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Yudha Wijayanto, S.T., M.T., Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kepedulian ASN dan PPPK terhadap zakat. Melalui gerakan tersebut, para peserta diajak memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M., menyampaikan berbagai program penyaluran yang telah dilakukan BAZNAS Kota Semarang, termasuk bantuan di bidang pendidikan. BAZNAS Kota Semarang sebelumnya telah menyalurkan sejumlah bantuan pendidikan kepada sekolah-sekolah di Kota Semarang, di antaranya bantuan seragam dan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang turut memberikan pengarahan kepada ASN dan PPPK yang hadir. Ia mengajak para pegawai untuk menyisihkan sebagian pendapatan melalui zakat sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap masyarakat. Gerakan Cinta Zakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran ASN dan PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus mendukung berbagai program sosial dan pendidikan yang dijalankan BAZNAS Kota Semarang. Dengan pengelolaan zakat yang baik, dana yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga Kota Semarang yang membutuhkan bantuan.***
BERITA13/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
Disdik Gandeng BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa Yatim Piatu, Sekaligus Serahkan SK UPZ SMP
SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah kepada siswa yatim piatu dari 46 SMP di Kota Semarang. Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMP yang disimbolisasikan kepada SMP Negeri 2 Semarang. Kegiatan yang digelar di Masjid Dinas Pendidikan Kota Semarang ini merupakan bentuk sinergi antara Disdik dan BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung kesejahteraan peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan seragam diharapkan dapat membantu siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak sehingga semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., beserta kepala pelaksana,jajaran kepala bagian, dan staf dari kedua instansi. Selain penyaluran bantuan pendidikan, penyerahan SK UPZ kepada perwakilan SMP Negeri 2 Semarang menjadi langkah untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial keagamaan secara tepat sasaran. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para penerima manfaat. Para siswa penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Melalui bantuan seragam tersebut, mereka kini dapat mengenakan seragam sekolah yang lebih layak dan nyaman saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang diharapkan terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekolah.***
BERITA07/08/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kota Semarang Lakukan Koordinasi ke UPZ Kota Semarang
Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Kota Semarang Lakukan Koordinasi ke UPZ Kota Semarang
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem host to host dengan sejumlah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi pemerintah selama Juli 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., bersama Kepala Pelaksana H. Moh. Asyhar, S.Sos.I serta jajaran kepala bidang dan bagian diantaranya Ahmad Muhtadin,S.HI (Kepala Bagian Pengumpulan), Tri Mursito, S.Ak (Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaporan), hadir pula Rifai, S.H (Kepala Bagian Pendistribusian). Sejumlah UPZ yang dikunjungi antara lain UPZ Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perhubungan, Kecamatan Pedurungan, Dinas Pemadam Kebakaran, DP3A, Instansi vertikal serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergitas pengelolaan ZIS sekaligus memastikan dana zakat yang dihimpun UPZ dapat disalurkan melalui BAZNAS Kota Semarang secara optimal. Dalam rangkaian kunjungan itu, BAZNAS juga melakukan silaturahmi, menyerahkan Surat Keputusan (SK) terbaru kepada UPZ Disdik Kota Semarang, serta mendorong implementasi sistem pembayaran zakat secara host to host. Saat berkunjung ke UPZ Kota Semarang, rombongan BAZNAS diterima dengan baik dijajaran OPD terkait. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya lanjutan yang telah dilakukan sejak 2025, mulai dari pembentukan UPZ, sosialisasi, hingga penyampaian surat pernyataan pelaksanaan zakat melalui sistem host to host. Hasil positif juga diperoleh dari seluruh UPZ Kota Semarang yang dikunjungi. BAZNAS mencatat adanya penambahan muzaki yang menyatakan kesiapan menunaikan zakat melalui mekanisme host to host, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan ZIS secara lebih efektif, efisien, transparan, dan berkelanjutan. Melalui koordinasi yang terus dilakukan, BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi bersama seluruh UPZ semakin kuat. Selain meningkatkan optimalisasi pengelolaan ZIS, langkah ini juga diharapkan mampu memperluas manfaat berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA30/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Purworejo Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Tata Kelola ZIS yang Transparan
BAZNAS Purworejo Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Tata Kelola ZIS yang Transparan
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan zakat. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor BAZNAS Kota Semarang untuk mempelajari sistem pelaporan serta administrasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di luar neraca. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Semarang. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai tata kelola lembaga zakat yang akuntabel, transparan, dan profesional. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM., hadir langsung menyambut rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Turut mendampingi Wakil Ketua I Drs. H. Labib, M.M, Wakil Ketua II Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua III H. Nur Fuad, S.Ag., beserta para kepala bagian dan staf BAZNAS Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, rombongan BAZNAS Kabupaten Purworejo mempelajari berbagai mekanisme yang diterapkan BAZNAS Kota Semarang, khususnya terkait sistem pelaporan serta pengadministrasian dana ZIS di luar neraca. Pembahasan meliputi alur pencatatan administrasi, tata kelola dokumen, hingga proses pelaporan yang mendukung prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif. Kedua belah pihak saling bertukar pengalaman mengenai tantangan maupun strategi dalam mengelola penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana zakat agar semakin efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Melalui forum tersebut, peserta studi tiru memperoleh gambaran lebih rinci mengenai praktik administrasi yang diterapkan BAZNAS Kota Semarang. Sementara itu, BAZNAS Kota Semarang juga mendapatkan berbagai masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada para muzaki maupun mustahik. Kegiatan studi tiru seperti ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antarlembaga zakat dalam memperkuat tata kelola organisasi. Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman, diharapkan setiap BAZNAS di daerah mampu mengembangkan sistem kerja yang semakin profesional, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kota Semarang berharap kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Purworejo tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga mempererat sinergi antarlembaga dalam mengembangkan pengelolaan zakat yang modern dan terpercaya. Ke depan, hasil studi tiru ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo sesuai dengan kebutuhan daerahnya. Di sisi lain, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.***
BERITA28/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pembinaan Relawan Beasiswa Produktif Angkatan 17: Ingatkan Pentingnya Ilmu
BAZNAS Kota Semarang Lakukan Pembinaan Relawan Beasiswa Produktif Angkatan 17: Ingatkan Pentingnya Ilmu
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar pembinaan bagi Relawan Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 17 pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang ini bertujuan memperkuat kapasitas relawan sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab dalam program beasiswa produktif. Pembinaan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Semarang, Ibu Hj. Aminah, Kepala Bagian Pelaporan dan Perencanaan Bapak Tri Mursito, Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Bapak Rifa'i, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang yang bertugas mendampingi para relawan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Hj. Aminah menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama bagi relawan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengetahuan yang terus dikembangkan akan membantu relawan memberikan manfaat yang lebih luas melalui berbagai program BAZNAS. Sementara itu, Bapak Tri Mursito mengingatkan seluruh relawan agar segera menyelesaikan pelaporan Off Balance Sheet sesuai ketentuan. Pelaporan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung akuntabilitas dan transparansi pengelolaan program, sehingga dapat dilaporkan secara tepat waktu kepada BAZNAS RI. Melalui pembinaan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap para Relawan Beasiswa Produktif Angkatan 17 semakin memahami peran, tanggung jawab, serta administrasi yang harus dipenuhi. Dengan bekal ilmu, kedisiplinan, dan komitmen yang kuat, para relawan diharapkan mampu menjadi mitra BAZNAS dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA23/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Perkuat Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Perkuat Pemberdayaan Mustahik Berbasis KUA
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait program pemberdayaan ekonomi produktif mustahik berbasis Kantor Urusan Agama (KUA),pada Rabu (15/7/2026). Penandatanganan MoU yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang ini menjadi langkah awal sinergi kedua lembaga dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik atau penerima manfaat zakat. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang H. Muhtasit, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Semarang H.M. Habibil Huda, Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang H. Labib, Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M. Asyhar, serta Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang Ripai. Melalui kerja sama ini, program pemberdayaan ekonomi produktif akan difokuskan pada mustahik yang berada di wilayah kerja KUA Ngaliyan dan KUA Candisari. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan, kolaborasi ini menjadi salah satu upaya memperluas manfaat zakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif. Ke depan, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang diharapkan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi munfik atau masyarakat yang telah mandiri secara ekonomi sehingga mampu ikut berbagi kepada sesama secara bertahap dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menjadi bentuk komitmen kedua lembaga dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Semarang.***
BERITA15/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sambut Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang Salurkan Santunan kepada 104 Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas
Sambut Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang Salurkan Santunan kepada 104 Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas
SEMARANG – Dalam rangka menyambut bulan Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan santunan kepada 104 anak yatim piatu dan penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang pada Sabtu (11/7/2026). Penyaluran santunan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Muharram, yang dalam ajaran Islam dikenal sebagai salah satu bulan istimewa dan momentum untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian Muharram yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Acara turut dihadiri Kepala Kementerian Agama Kota Semarang H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang Hj. Afifah, S.Pd., serta Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Semarang Hj. Aminah. Sebanyak 104 penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah, hingga penyandang disabilitas. Salah seorang penerima santunan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diterimanya. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani pendidikan. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., berharap program santunan ini memberikan manfaat bagi seluruh penerima. "Saya berharap semoga santunan ini bisa membantu adik-adik penerima, dan memberkahi semua yang mendapatkannya." Melalui peringatan Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim serta membiasakan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang dapat mengakses laman https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah untuk memperoleh informasi dan mengikuti tata cara penyaluran yang tersedia.***
BERITA13/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan di 3 Sekolah Kelurahan Rowosari
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan di 3 Sekolah Kelurahan Rowosari
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya untuk membantu sesama dalam salah satu program yang dimiliki yakni Semarang Makmur. Kali ini program Semarang Makmur yang dilakukan adalah bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa di tiga sekolah yang berada di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Tiga sekolah penerima bantuan meliputi RA Hidayatullah, MI Miftakhul Ulum 01, dan MI Miftakhul Ulum 02. Masing-masing sekolah menerima untuk 10 siswa. Total dana yang disalurkan mencapai Rp12.500.000. Setiap siswa jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menerima bantuan sebesar Rp600.000, sedangkan siswa Raudhatul Athfal (RA) memperoleh Rp500.000 per anak. Dalam kegiatan ini, penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Bapak Wahyudi. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga penerima manfaat sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa. Melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, BAZNAS Kota Semarang terus berupaya mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai salah satu upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah, BAZNAS Kota Semarang menyediakan layanan digital yang juga mencakup pembayaran fidyah, DSKL, dan kurban sesuai kebutuhan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
BERITA02/07/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Apresiasi Kepercayaan Pembayaran DAM Haji: BAZNAS Kota Semarang Serahkan Simbolisasi Sertifikat kepada Jamaah
Apresiasi Kepercayaan Pembayaran DAM Haji: BAZNAS Kota Semarang Serahkan Simbolisasi Sertifikat kepada Jamaah
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyerahkan sertifikat pembayaran DAM Haji secara simbolis kepada enam jamaah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Selasa (30/6/2026). Penyerahan berlangsung di Kantor Kemenag Kota Semarang dalam rangkaian kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa pembayaran DAM Haji para jamaah telah diterima dan dikelola oleh BAZNAS Kota Semarang sesuai ketentuan yang berlaku. Secara simbolis, sertifikat diserahkan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag. Wakil kepala III BAZNAS Kota Semarang menyampaikan apresiasi kepada para jamaah yang telah mempercayakan pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang pada musim haji 2026. "Kepercayaan para jamaah menjadi amanah bagi BAZNAS untuk mengelola pembayaran DAM Haji secara profesional, transparan, dan sesuai syariat," ujarnya. Program penerimaan pembayaran DAM Haji tahun 2026 merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Semarang. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang pelaksanaan haji dan tata cara pembayaran DAM. Meski baru pertama kali dibuka, layanan tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah. Tercatat sebanyak 101 jamaah telah melakukan pembayaran DAM melalui BAZNAS Kota Semarang. Selain memperoleh sertifikat, para pembayar DAM juga akan menerima dokumentasi proses penyembelihan hewan DAM sebagai bentuk transparansi pengelolaannya. Penyaluran sertifikat dilakukan secara bertahap oleh amil BAZNAS, dengan penyerahan simbolis pada kegiatan di Kemenag Kota Semarang. BAZNAS Kota Semarang berharap layanan pembayaran DAM Haji melalui lembaga resmi semakin dimanfaatkan oleh jamaah pada musim haji mendatang. Melalui pengelolaan yang akuntabel dan sesuai syariat, manfaat pembayaran DAM diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang berhak menerima.***
BERITA30/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sambut Muharam 1448 Hijriah, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Baznas Kota Semarang Muliakan Anak Yatim
Sambut Muharam 1448 Hijriah, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Baznas Kota Semarang Muliakan Anak Yatim
SEMARANG - Kepala Cabang Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang Mohamad Irfan dalam rangka menyambut hadirnya Muharam mengajak para karyawannya untuk bersama-sama memuliakan anak yatim dengan ngaji dan makan bersama serta memberikan sedekah demi kegembiraan mereka. Dalam sambutannya, Mohamad Irfan menandaskan, "untuk santunan anak-anak yatim ini sengaja kami tidak ambilkan anggaran dari kantor tetapi semuanya berasal dari donasi temen-temen karyawan. Agar nanti kalau kita semua melewati jembatan siratal Mustaqim yang kita lihat kita masuk surga bukan gedung BPJS". Sambutan bernada celotehan itu disampaikan pada acara Siraman Ruhani dalam rangka memperingati hari Asyura, yang jatuh tepat 25 Juni 2026. Acara itu dilaksanakan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang. Hadir sebagai pengisi tausiyah H. Nur Fuad, Wakil Ketua III Baznas Kota Semarang. Pada kesempatan itu, H Nur Fuad diantara tausiyahnya membacakan Kitab Karya Mbah Sholeh Darat, Lathaiful Thaharah Wa Asraru Sholah, bahwa dalam bab Fadhilah hari Asyura adalah "barangsiapa yang mengusap rambut anak yatim maka akan dinaikkannya derajatnya di surga sebanyak jumlah rambut anak tersebut". Beliau menerjemahkan bahwa pernyataan tersebut bermakna memuliakan anak yatim. Sehingga sangat tepat sekali kalau hari ini diadakan kegembiraan bersama anak yatim di sini. Selaku Wakil Ketua Baznas, H. Nur Fuad juga menyampaikan terima kasih dan rasa bahagianya BPJS Ketenagakerjaan berkenan menggandeng Baznas dan mempercayakan penyaluran donasi para karyawannya melalui Baznas. Hal ini sejalan dengan program Sedekah Yatim yang sedang dijalankan Baznas Kota Semarang. Di mana hingga tanggal 10 Juni 2026 Baznas Kota Semarang membuka donasi untuk anak yatim per paket 250.000 dan akan disalurkan pada 11 Juni 2026. Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah Anda melalui link kantor digital dengan pilih sesuai dengan penyaluran yang Anda inginkan. Berikut link kantor digital Baznas Kota Semarang: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Selain bersedekah, juga terdapat pilihan Fidyah, Zakat, DSKL dan Kurban yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Demikian informasi yang dapat Anda simak.***
BERITA26/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Bingung Salurkan Santunan Yatim Kemana? Yuk ke BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Bingung Salurkan Santunan Yatim Kemana? Yuk ke BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
SEMARANG - Memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Semarang kembali membuka program santunan anak yatim bagi masyarakat yang ingin menyalurkan rezeki kepada mereka yang membutuhkan. Melalui program tahunan ini, donatur dapat memberikan santunan mulai dari Rp250.000 per paket. Program santunan yatim ini rutin digelar setiap bulan Muharram sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam berbagi kepada anak-anak yatim di Kota Semarang. Selain menjadi momentum memperbanyak amal, program ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, BAZNAS Kota Semarang menyediakan beberapa cara yang mudah. Donasi dapat disalurkan melalui transfer ke rekening Bank Jateng Syariah 8880077709 atau melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) 0500080084 atas nama Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang. Setelah melakukan transfer, donatur diminta melakukan konfirmasi pembayaran melalui WhatsApp di nomor 0821-7022-1818. Konfirmasi ini penting agar proses pencatatan donasi dan penyaluran santunan dapat dilakukan secara tepat dan tertib. Selain melalui transfer bank, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan donasi digital untuk memudahkan masyarakat. Santunan yatim dapat disalurkan secara online melalui laman resmi kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Donatur cukup mengakses laman tersebut, lalu memasukkan nominal donasi sesuai kemampuan. Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan Muharram untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim. Dengan proses donasi yang mudah, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menyalurkan santunan secara aman, cepat, dan tepat sasaran.***
BERITA25/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Muharram Tiba! Yuk Sedekah Yatim di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Muharram Tiba! Yuk Sedekah Yatim di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Bulan Muharram menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah dan berbagi kepada sesama. Selain dikenal sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan suci yang dimuliakan dalam Islam atau dikenal sebagai Al Asyhur Al Hurum. Di tengah suasana penuh keberkahan tersebut, masyarakat Kota Semarang kini memiliki kesempatan untuk menyalurkan kepedulian kepada anak-anak yatim melalui program sedekah yatim yang dibuka oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Tradisi berbagi kepada anak yatim pada bulan Muharram telah lama menjadi bagian dari amalan yang dianjurkan. Bahkan, Muharram sering disebut sebagai "Lebaran Anak Yatim" karena banyaknya kegiatan santunan dan kepedulian sosial yang ditujukan kepada mereka. Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di Kota Semarang. Selain membantu memenuhi kebutuhan mereka, sedekah yang disalurkan juga diharapkan menjadi ladang pahala bagi para donatur di bulan yang penuh kemuliaan ini. Bagi warga Semarang yang ingin berpartisipasi, proses donasi dapat dilakukan dengan sangat mudah. Donatur dapat menyalurkan sedekah yatim melalui transfer bank ke rekening resmi BAZNAS Kota Semarang. Untuk transfer melalui Bank Danamon, masyarakat dapat mengirimkan donasi ke nomor rekening 8880077709. Sementara untuk transfer melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), donasi dapat dikirim ke rekening 0500080084 atas nama Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang. Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi pembayaran melalui nomor WhatsApp 0821-7022-1818 agar proses pencatatan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan baik. Selain melalui transfer bank, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan donasi digital yang memudahkan masyarakat. Sedekah yatim dapat dilakukan secara online melalui laman resmi kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Donatur hanya perlu mengakses tautan tersebut, kemudian memasukkan nominal donasi sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Program penggalangan sedekah yatim ini dibuka hingga 10 Juli 2026. Karena itu, masyarakat yang ingin berbagi dianjurkan untuk segera menyalurkan donasinya sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Dengan kemudahan akses dan proses yang sederhana, warga Semarang kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menebar kebaikan di bulan Muharram. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membantu menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Momentum Muharram tidak hanya menjadi awal tahun baru Islam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Melalui program sedekah yatim BAZNAS Kota Semarang, masyarakat dapat turut menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak yatim sekaligus meraih keberkahan di bulan yang dimuliakan ini.***
BERITA19/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, pada 09 April 2026 kemarin telah menggelar Forum Grup Discussion (FGD) guna membahas lebih lanjut terkait penyusunan program kegiatan bagi penerima manfaat zakat atau infak Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Kemenag Kota Semarang Bapak H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd. serta Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M. Tidak hanya itu saja, kegiatan FGD yang dilaksanakan di aula Kemenag Kota Semarang ini turut mengundang 60 guru PAI dari beragam sekolah yang ada di Kota Semarang. Dalam kegiatan tersebut membahas lebih lanjut terkait temuan Kemenag yang ada di lapangan yakni terkait masalah baca tulis Al Quran anak didik di Kota Semarang yang masih rendah. Selain itu, pertemuan ini sebagai wadah untuk menghimpun masukan, menyelerasahkan kebutuhan, serta mendiskusikan program yang tepat sasaran untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru PAI di Kota Semarang. Sebelumnya, BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag telah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menggandeng guru Pendidikan Agama Islam (PAI) guna mencari solusi permasalahan yang ada di lapangan itu. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis guna menuntaskan masalah baca tulis al-quran sekaligus pengoptimalan alokasi dana zakat dan infaq guru untuk kemajuan pendidikan Islam di Kota Semarang.***
BERITA10/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat dan mematangkan program penerima manfaat zakat serta infak yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Juni 2026, dan menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran dana zakat serta infak dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. FGD tersebut dihadiri oleh sekitar 60 guru agama Islam dari berbagai sekolah di Kota Semarang. Hadir pula Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M. Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai rencana pengembangan program penerima manfaat zakat dan infak. Pembahasan difokuskan pada upaya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan para guru PAI sangat penting dalam mendukung keberhasilan program sosial keagamaan khususnya guna menuntaskan sebagian baca tulis al-quran yang masih tergolong rendah. Menurutnya, guru agama memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan para murid dan lingkungan pendidikan sehingga dapat membantu mengidentifikasi calon penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan. Selain membahas mekanisme penyaluran zakat dan infak, forum ini juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan dari para guru terkait kebutuhan di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, diharapkan program-program BAZNAS Kota Semarang dapat semakin relevan dengan kondisi sosial yang ada. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dan infak harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, masukan dari para guru PAI dinilai sangat berharga untuk mendukung penyempurnaan program yang akan dijalankan ke depan. Melalui kegiatan FGD ini, Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adanya forum tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat di lingkup Kementerian Agama Kota Semarang.***
BERITA09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan melalui program Sedekah Jumat. Program ini menjadi salah satu upaya menggerakkan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan di Kota Semarang. Melalui kampanye bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Semarang mengajak warga untuk menyisihkan sebagian rezekinya setiap hari Jumat. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sedekah Jumat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain memberikan manfaat bagi penerima, sedekah juga diyakini mampu mendatangkan keberkahan dan melipatgandakan pahala bagi orang yang menunaikannya. Dalam materi sosialisasinya, BAZNAS Kota Semarang mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hadid ayat 18 yang berbunyi: "Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak." Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan memperoleh balasan berlipat ganda dari Allah SWT. BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui program Sedekah Jumat akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kota Semarang. Program-program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu, bantuan kesehatan, bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan berpartisipasi dalam Sedekah Jumat, masyarakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Semarang. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan sedekah melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang, yaitu: Bank Mandiri Nomor Rekening: 135.0000.5000.80 Kode Bank: 008 Bank BNI Nomor Rekening: 201.457.5855 Kode Bank: 009 Kedua rekening tersebut atas nama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara digital dengan klik link yang ada di bawah ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, lalu ikuti beberapa langkah yang terdapat dalam link tersebut. Setelah melakukan transaksi, donatur dapat mengirimkan bukti pembayaran kepada layanan BAZNAS Kota Semarang untuk proses konfirmasi. Melalui program Sedekah Jumat ini, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sedekah yang terkumpul diharapkan mampu memberikan manfaat luas serta membantu mewujudkan Kota Semarang yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh warganya.***
BERITA05/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Dana Pembantuan Kegiatan ke Kemenag
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Dana Pembantuan Kegiatan ke Kemenag
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang melakukan koordinasi pembantuan pendistribusian kegiatan kepada Penyelenggara Zakat dan Wakaf di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, Ahmad Muhtadin, S.HI, didampingi para amil bidang pengumpulan. Dalam kesempatan itu, Ahmad Muhtadin bertemu dengan Ibu Ika dari Kemenag Kota Semarang untuk menyerahkan dana pembantuan kegiatan. Penyaluran dana tersebut merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kota Semarang terhadap berbagai program yang telah direncanakan oleh Kementerian Agama Kota Semarang. Pembantuan pendistribusian kegiatan ini juga mengacu pada Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang telah disusun oleh Kemenag Kota Semarang bersama BAZNAS Kota Semarang. Melalui koordinasi ini, BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi dengan Kementerian Agama dapat terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan program zakat, wakaf, dan kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kerja sama antara kedua lembaga tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta memperluas dampak positif bagi kesejahteraan umat di Kota Semarang.***
BERITA04/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →