WhatsApp Icon
Meriahkan Halal Food Fest MTQ Nasional XXXI, UMKM Binaan BAZNAS RI Tawarkan 6 Produk Unik

SEMARANG - Gelaran Halal Food Fest Festival dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk olahan lokal kepada masyarakat serta kafilah luar jawa yang hadir meriahkan kompetisi tersebut.

Salah satunya Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Bina Warga dan Melati Husada yang berada di bawah binaan Dzirwatus Sa’adah Pendamping program ZCD BAZNAS BKKBN Kota Semarang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Kedua kelompok tersebut turut membuka stand bazar dengan menghadirkan berbagai produk makanan olahan yang menarik untuk dicoba.

Bazar UMKM tersebut berlangsung di Plaza Simpang Lima Semarang mulai 12 hingga 19 September 2026. Masyarakat dapat mengunjungi stand tersebut setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.30 WIB.

Beragam produk makanan ditawarkan dalam bazar ini, seperti halnya kerupuk telur asin, abon ikan asap, sambal ikan asap, telur asin BW, lumpia rumput laut, hingga roti ganjel rel.

Produk-produk tersebut merupakan hasil olahan kelompok UPPKA Bina Warga dan Melati Husada. Kehadiran mereka dalam Halal Food Fest sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil usaha kelompok binaan BAZNAS RI kepada masyarakat yang datang ke rangkaian MTQ Nasional XXXI.

Menariknya, sejumlah menu yang ditawarkan tergolong tidak mudah ditemukan di berbagai tempat. Olahan berbahan dasar telur asin dan ikan asap menjadi salah satu pilihan yang bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin mencicipi produk UMKM dengan cita rasa berbeda.

Bagi warga Semarang maupun masyarakat dari luar daerah yang sedang mengikuti atau berkunjung ke rangkaian MTQ Nasional XXXI, stand UPPKA Bina Warga dan Melati Husada dapat menjadi salah satu tujuan untuk berburu kuliner sekaligus mendukung produk UMKM binaan.

Selain menikmati makanan, masyarakat juga turut memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha kelompok UPPKA melalui pembelian produk yang mereka hasilkan.

Dengan berlangsungnya Halal Food Fest hingga 19 September 2026, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk datang langsung ke Plaza Simpang Lima Semarang dan mencicipi beragam produk UMKM yang dihadirkan kelompok binaan BAZNAS RI tersebut.***

14/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
YPI Nasima Semarang Salurkan Donasi Bencana Alam NTT ke BAZNAS Kota Semarang

SEMARANG - Kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dari lingkungan pendidikan di Kota Semarang. Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang menyalurkan donasi sebesar Rp24.701.900 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang pada Jumat, 11 September 2026.

Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan di lingkungan YPI Nasima Semarang dengan melibatkan para siswa dan guru. Pengumpulan donasi menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam di NTT.

Penyerahan donasi berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang. Sejumlah perwakilan guru dan siswa YPI Nasima hadir dalam kegiatan tersebut.

Donasi diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, H. Moh. Asyhar, S.Sos.I, yang didampingi Kepala Bidang Pengumpulan Muhtadin, S.Hi, Kepala Bidang Pendayagunaan Rifai, S.H, serta Kepala Bidang Pendistribusian Wahyudi.

Nilai donasi yang terkumpul mencapai Rp24.701.900. Dana tersebut dihimpun secara bersama-sama dari jajaran siswa, guru, serta lingkungan di YPI Nasima Semarang.

Bagi YPI Nasima, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Penggalangan donasi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.

Melalui kegiatan berbagi, para siswa diajak untuk memahami bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dengan menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang untuk membangun karakter sosial peserta didik. Nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang melibatkan siswa secara langsung.

Penyaluran melalui BAZNAS Kota Semarang menjadi bagian dari upaya agar dana yang telah dihimpun dapat dikelola dan disalurkan melalui lembaga yang memiliki tugas dalam pengelolaan dana sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga sosial dalam merespons persoalan kemanusiaan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga dapat berperan dalam membentuk generasi yang memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.

Bagi para siswa YPI Nasima, keterlibatan dalam aksi donasi menjadi pengalaman langsung untuk belajar berbagi dan membantu sesama. Sementara bagi masyarakat penerima manfaat, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban akibat bencana yang terjadi.

Dengan terkumpulnya donasi sebesar Rp24,7 juta, kepedulian dari lingkungan YPI Nasima Semarang diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas. 

Semangat berbagi tersebut juga dapat mendorong semakin banyak elemen masyarakat di Kota Semarang untuk ikut memberikan dukungan bagi warga yang sedang menghadapi musibah.***

11/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Banyumas Studi Tiru ke Semarang, Pelajari Strategi Pengumpulan ZIS di Luar ASN

SEMARANG - BAZNAS Banyumas lakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Kota Semarang untuk memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di luar ASN sekaligus mempelajari pengelolaan organisasi. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis, 10 September 2026.

Sebanyak 11 peserta dari BAZNAS Banyumas mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Ketua BAZNAS Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah didampingi H. Abdul Munir selaku Wakil Ketua II, H.M Tohar, wakil ketua III, H. Kodir, Wakil Ketua IV, Azis selaku Sekretaris serta jajaran amil kepala bagian.

Kehadiran BAZNAS Banyumas disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, turut hadir bersama Wakil Ketua I  H. Labib, Wakil Ketua II Hj. Afifah, Wakil Ketua III H. Nur Fuad, dan Wakil Ketua IV Hj. Aminah serta Kepala Pelaksana H.M.Asyhar.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Banyumas menyampaikan sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui studi tiru ke Kota Semarang. Salah satu fokus utama adalah mempelajari strategi pengumpulan ZIS di luar ASN yang selama ini diterapkan BAZNAS Kota Semarang.

Strategi pengumpulan menjadi salah satu hal penting bagi lembaga pengelola zakat. Semakin baik strategi yang diterapkan, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mendapatkan akses layanan zakat, infak dan sedekah yang mudah, aman, dan terpercaya.

Oleh karena itu, BAZNAS Banyumas ingin melihat secara langsung berbagai pendekatan yang digunakan BAZNAS Kota Semarang dalam memperkuat pengumpulan di luar ASN, mengingat peran serta kepala daerah sangat menentukan bagi Baznas Kabupaten/Kota di Jawa Tengah khususnya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi untuk mengembangkan strategi di Banyumas.

Tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan zakat, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi BAZNAS Banyumas untuk mempelajari manajemen internal amil BAZNAS Kota Semarang.

Pengelolaan internal menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam mendukung kinerja lembaga. Mulai dari pembagian tugas, pengelolaan sumber daya manusia, hingga koordinasi antarbagian membutuhkan sistem yang baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Seperti kita ketahui penguatan tata kelola BAZNAS juga memiliki arti penting. Lembaga zakat yang dikelola secara profesional diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yakni Baznas.

Kegiatan studi tiru BAZNAS Banyumas ke BAZNAS Kota Semarang pun mendapat sambutan positif dari jajaran pimpinan dan staf yang hadir.

Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh BAZNAS Banyumas untuk memperkuat kinerja lembaganya.

Di sisi lain, kegiatan semacam ini juga membuka peluang terjalinnya hubungan yang semakin baik antara BAZNAS Kota Semarang dan BAZNAS Banyumas. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga dinilai dapat menjadi langkah positif untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.

Dengan adanya studi tiru tersebut, BAZNAS Banyumas diharapkan memperoleh gambaran lebih luas mengenai strategi pengumpulan zakat, infak dan sedekah di luar ASN serta manajemen internal yang dapat dikembangkan di wilayahnya.

Sementara bagi BAZNAS Kota Semarang, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat jejaring dengan lembaga amil zakat di daerah lain.

Pada akhirnya, penguatan strategi pengumpulan dan tata kelola lembaga diharapkan dapat bermuara pada satu tujuan, yakni semakin optimalnya penghimpunan dan penyaluran zakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.***

11/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Gandeng LPK Sinar Nusantara, BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Stir Mobil

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Semarang Makmur.

Kali ini, BAZNAS Kota Semarang gandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sinar Nusantara untuk menggelar pelatihan mengemudi mobil bagi para penerima manfaat. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 peserta penerima manfaat.

Pelatihan dilaksanakan di LPK Sinar Nusantara dan berlangsung selama dua minggu. Setiap peserta mendapatkan enam kali pertemuan untuk memperoleh pelatihan keterampilan mengemudi.

Pembukaan pelatihan dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., didampingi Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, Rifai, S.H. Turut hadir Direktur Utama LPK Sinar Nusantara, Dr. H. Alex Sujianto, S.E., S.Pd., M.M., serta Manager Operasional LPK Sinar Nusantara, Muslih.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Afifah menyampaikan bahwa pelatihan mengemudi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan yang dapat digunakan untuk memperoleh penghasilan.

“Guna memberikan impact positif kepada para penerima yang mana skill yang sudah di ajarkan selama pelatihan ini semoga bisa menjadi sumber rezeki dari mustahik menjadi muzakki,” ujar Hj. Afifah.

Melalui pelatihan tersebut, BAZNAS Kota Semarang berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Program ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki keterampilan yang dapat membuka peluang kerja maupun sumber pendapatan baru. 

Dengan demikian, penerima manfaat diharapkan secara bertahap dapat meningkatkan kesejahteraan hingga nantinya mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.***

07/09/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Peduli NTT: BAZNAS Kota Semarang Terima Bantuan Donasi bagi Saudara yang Terdampak, Ini Caranya

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka program donasi peduli korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah NTT. Bencana ini membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan dan sandang.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk turut memberikan bantuan bagi para korban terdampak. Donasi yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

BAZNAS Kota Semarang juga mengingatkan bahwa kepedulian masyarakat, sekecil apa pun bentuknya, dapat menjadi dukungan berarti bagi para korban gempa di NTT.

Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening berikut:

bsn: 714-1-00-989-6 Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang

CIMB Niaga Syariah: 86-0003-187-500 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang

Sedekah Online: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah

Konfirmasi donasi: WhatsApp 0821-7022-1818

BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang terdampak gempa di NTT.***

28/08/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Muharram Tiba! Yuk Sedekah Yatim di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Muharram Tiba! Yuk Sedekah Yatim di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Bulan Muharram menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah dan berbagi kepada sesama. Selain dikenal sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan suci yang dimuliakan dalam Islam atau dikenal sebagai Al Asyhur Al Hurum. Di tengah suasana penuh keberkahan tersebut, masyarakat Kota Semarang kini memiliki kesempatan untuk menyalurkan kepedulian kepada anak-anak yatim melalui program sedekah yatim yang dibuka oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Tradisi berbagi kepada anak yatim pada bulan Muharram telah lama menjadi bagian dari amalan yang dianjurkan. Bahkan, Muharram sering disebut sebagai "Lebaran Anak Yatim" karena banyaknya kegiatan santunan dan kepedulian sosial yang ditujukan kepada mereka. Melalui program ini, BAZNAS Kota Semarang mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di Kota Semarang. Selain membantu memenuhi kebutuhan mereka, sedekah yang disalurkan juga diharapkan menjadi ladang pahala bagi para donatur di bulan yang penuh kemuliaan ini. Bagi warga Semarang yang ingin berpartisipasi, proses donasi dapat dilakukan dengan sangat mudah. Donatur dapat menyalurkan sedekah yatim melalui transfer bank ke rekening resmi BAZNAS Kota Semarang. Untuk transfer melalui Bank Danamon, masyarakat dapat mengirimkan donasi ke nomor rekening 8880077709. Sementara untuk transfer melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), donasi dapat dikirim ke rekening 0500080084 atas nama Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang. Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi pembayaran melalui nomor WhatsApp 0821-7022-1818 agar proses pencatatan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan baik. Selain melalui transfer bank, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan donasi digital yang memudahkan masyarakat. Sedekah yatim dapat dilakukan secara online melalui laman resmi kotasemarang.baznas.go.id/sedekah. Donatur hanya perlu mengakses tautan tersebut, kemudian memasukkan nominal donasi sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Program penggalangan sedekah yatim ini dibuka hingga 10 Juli 2026. Karena itu, masyarakat yang ingin berbagi dianjurkan untuk segera menyalurkan donasinya sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Dengan kemudahan akses dan proses yang sederhana, warga Semarang kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menebar kebaikan di bulan Muharram. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membantu menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Momentum Muharram tidak hanya menjadi awal tahun baru Islam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Melalui program sedekah yatim BAZNAS Kota Semarang, masyarakat dapat turut menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak yatim sekaligus meraih keberkahan di bulan yang dimuliakan ini.***
BERITA19/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
Kolaborasi BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag Rumuskan Langkah Strategis guna Perkuat Pendidikan Al-Quran
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, pada 09 April 2026 kemarin telah menggelar Forum Grup Discussion (FGD) guna membahas lebih lanjut terkait penyusunan program kegiatan bagi penerima manfaat zakat atau infak Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Kemenag Kota Semarang Bapak H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd. serta Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang Drs. H. Labib, M.M. Tidak hanya itu saja, kegiatan FGD yang dilaksanakan di aula Kemenag Kota Semarang ini turut mengundang 60 guru PAI dari beragam sekolah yang ada di Kota Semarang. Dalam kegiatan tersebut membahas lebih lanjut terkait temuan Kemenag yang ada di lapangan yakni terkait masalah baca tulis Al Quran anak didik di Kota Semarang yang masih rendah. Selain itu, pertemuan ini sebagai wadah untuk menghimpun masukan, menyelerasahkan kebutuhan, serta mendiskusikan program yang tepat sasaran untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru PAI di Kota Semarang. Sebelumnya, BAZNAS Kota Semarang dan Kemenag telah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menggandeng guru Pendidikan Agama Islam (PAI) guna mencari solusi permasalahan yang ada di lapangan itu. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis guna menuntaskan masalah baca tulis al-quran sekaligus pengoptimalan alokasi dana zakat dan infaq guru untuk kemajuan pendidikan Islam di Kota Semarang.***
BERITA10/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
Kemenag Kota Semarang dan Guru PAI Gelar FGD, Perkuat Program Penerima Manfaat Zakat dan Infak BAZNAS
SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memperkuat dan mematangkan program penerima manfaat zakat serta infak yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Juni 2026, dan menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran dana zakat serta infak dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. FGD tersebut dihadiri oleh sekitar 60 guru agama Islam dari berbagai sekolah di Kota Semarang. Hadir pula Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, S.Ag., M.Pd., serta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M. Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai rencana pengembangan program penerima manfaat zakat dan infak. Pembahasan difokuskan pada upaya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan para guru PAI sangat penting dalam mendukung keberhasilan program sosial keagamaan khususnya guna menuntaskan sebagian baca tulis al-quran yang masih tergolong rendah. Menurutnya, guru agama memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan para murid dan lingkungan pendidikan sehingga dapat membantu mengidentifikasi calon penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan. Selain membahas mekanisme penyaluran zakat dan infak, forum ini juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan dari para guru terkait kebutuhan di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, diharapkan program-program BAZNAS Kota Semarang dapat semakin relevan dengan kondisi sosial yang ada. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, Drs. H. Labib, M.M., menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dan infak harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, masukan dari para guru PAI dinilai sangat berharga untuk mendukung penyempurnaan program yang akan dijalankan ke depan. Melalui kegiatan FGD ini, Kemenag Kota Semarang dan BAZNAS Kota Semarang berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adanya forum tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat di lingkup Kementerian Agama Kota Semarang.***
BERITA09/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
Sedekah Jumat BAZNAS Kota Semarang: Yuk Ikuti Cara Mudah untuk Berbagi!
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan melalui program Sedekah Jumat. Program ini menjadi salah satu upaya menggerakkan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan di Kota Semarang. Melalui kampanye bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Kota Semarang mengajak warga untuk menyisihkan sebagian rezekinya setiap hari Jumat. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung operasional berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sedekah Jumat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain memberikan manfaat bagi penerima, sedekah juga diyakini mampu mendatangkan keberkahan dan melipatgandakan pahala bagi orang yang menunaikannya. Dalam materi sosialisasinya, BAZNAS Kota Semarang mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Hadid ayat 18 yang berbunyi: "Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak." Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan memperoleh balasan berlipat ganda dari Allah SWT. BAZNAS Kota Semarang menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui program Sedekah Jumat akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kota Semarang. Program-program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu, bantuan kesehatan, bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan berpartisipasi dalam Sedekah Jumat, masyarakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Semarang. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan sedekah melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang, yaitu: Bank Mandiri Nomor Rekening: 135.0000.5000.80 Kode Bank: 008 Bank BNI Nomor Rekening: 201.457.5855 Kode Bank: 009 Kedua rekening tersebut atas nama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara digital dengan klik link yang ada di bawah ini: https://kotasemarang.baznas.go.id/sedekah, lalu ikuti beberapa langkah yang terdapat dalam link tersebut. Setelah melakukan transaksi, donatur dapat mengirimkan bukti pembayaran kepada layanan BAZNAS Kota Semarang untuk proses konfirmasi. Melalui program Sedekah Jumat ini, BAZNAS Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sedekah yang terkumpul diharapkan mampu memberikan manfaat luas serta membantu mewujudkan Kota Semarang yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh warganya.***
BERITA05/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Dana Pembantuan Kegiatan ke Kemenag
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Dana Pembantuan Kegiatan ke Kemenag
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang melakukan koordinasi pembantuan pendistribusian kegiatan kepada Penyelenggara Zakat dan Wakaf di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, Ahmad Muhtadin, S.HI, didampingi para amil bidang pengumpulan. Dalam kesempatan itu, Ahmad Muhtadin bertemu dengan Ibu Ika dari Kemenag Kota Semarang untuk menyerahkan dana pembantuan kegiatan. Penyaluran dana tersebut merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kota Semarang terhadap berbagai program yang telah direncanakan oleh Kementerian Agama Kota Semarang. Pembantuan pendistribusian kegiatan ini juga mengacu pada Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang telah disusun oleh Kemenag Kota Semarang bersama BAZNAS Kota Semarang. Melalui koordinasi ini, BAZNAS Kota Semarang berharap sinergi dengan Kementerian Agama dapat terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan program zakat, wakaf, dan kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kerja sama antara kedua lembaga tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta memperluas dampak positif bagi kesejahteraan umat di Kota Semarang.***
BERITA04/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, 493 Paket Daging Tersalurkan
BAZNAS Kota Semarang Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, 493 Paket Daging Tersalurkan
SEMARANG - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali melaksanakan program penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Tahun ini, BAZNAS Kota Semarang menyembelih dua ekor sapi kurban yang dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan penyembelihan berlangsung dengan lancar dan khidmat sesuai dengan syariat Islam. Proses pemotongan hewan kurban dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Kurban, Rifai, bersama tim panitia dan relawan BAZNAS Kota Semarang yang turut membantu seluruh rangkaian kegiatan. Program kurban yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang setiap tahun menjadi salah satu upaya untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, daging kurban tidak hanya diberikan kepada para mudhohi atau pekurban, tetapi juga disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah sekitar serta para relawan yang selama ini aktif mendukung berbagai program kemanusiaan BAZNAS. Pada pelaksanaan Idul Adha tahun 2026 ini, BAZNAS Kota Semarang berhasil menyalurkan sebanyak 493 paket daging kurban. Ratusan paket tersebut dibagikan secara merata kepada penerima manfaat agar kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan program sedekah kurban ini tidak lepas dari dukungan para munfiq dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran kurbannya melalui BAZNAS Kota Semarang. Partisipasi masyarakat tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan agar dapat menikmati hidangan daging kurban pada momen istimewa Idul Adha. Ketua panitia dan jajaran BAZNAS Kota Semarang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh munfiq dan muzakki yang telah berkontribusi dalam program Sedekah Kurban 2026. Dukungan yang diberikan dinilai sangat berarti karena mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. “Terima kasih kepada seluruh munfiq dan muzakki yang telah mempercayakan sedekah kurbannya melalui BAZNAS Kota Semarang. Semoga amal ibadah yang telah ditunaikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi semua pihak,” ujar Rifai. Melalui program Sedekah Kurban, BAZNAS Kota Semarang berharap semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi bentuk ibadah, kurban juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial, sehingga kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.***
BERITA02/06/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Sukses Gelar Penyembelihan DAM Perdana, 99 Jamaah Titip Pembayaran pada Gelombang Pertama
BAZNAS Kota Semarang Sukses Gelar Penyembelihan DAM Perdana, 99 Jamaah Titip Pembayaran pada Gelombang Pertama
SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang sukses menggelar kegiatan penyembelihan hewan DAM gelombang pertama pada 28 Mei 2026. Pelaksanaan penyembelihan ini dilakukan di dua titik, yakni RPH Penggaron Semarang dan Balai Ternak Mulia Farm Mijen, sebagai langkah strategis untuk memastikan proses berjalan efektif, higienis, dan sesuai regulasi yang berlaku. Para pimpinan Baznas dan kementrian haji dan umrah juga melakukan pengawasan langsung di dua titik tersebut. RPH Penggaron hadir Wakil Ketua I KH. Labib Abdillah dan Wakil Ketua II Baznas Kota Semarang Hj. Afifah. Sementara di Balai Ternak Mulia Farm hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad bersama Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kota Semarang, H. Mawardi. Kegiatan penyembelihan DAM ini menjadi momen istimewa bagi BAZNAS Kota Semarang, sebab untuk pertama kalinya melaksanakan amanah sebagaimana dimandatkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026, yang merupakan pedoman baru terkait pilihan pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia. BAZNAS Kota Semarang memiliki peran signifikan dalam membantu para jemaah menjalankan kewajiban mereka secara lebih mudah dan terjamin. Meski menjadi penyelenggaraan perdana, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 99 orang menitipkan pembayaran DAM ke Baznas Kota Semarang, agar dapat disalurkan secara tepat dan sesuai syariat. Dalam kegiatan ini Pak Rifai ditunjuk selaku ketua panitia, didukung staf BAZNAS Kota Semarang. Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipantau dengan ketat mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan ibadah mereka melalui BAZNAS Kota Semarang. BAZNAS Kota Semarang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembayar DAM yang telah mempercayakan amanah ini. Harapannya, pelaksanaan DAM melalui BAZNAS dapat memberikan kemudahan bagi para jemaah sekaligus memastikan bahwa kewajiban dam terlaksana secara sah, aman, dan sesuai ketentuan. “Semoga seluruh jemaah yang telah menitipkan DAM memperoleh keberkahan, dimudahkan dalam ibadah, serta meraih predikat haji yang mabrur,” demikian pesan penutup dari Waka I BAZNAS Kota Semarang. BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan agar gelombang berikutnya berjalan semakin optimal dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat.***
BERITA28/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Belum Mampu Membeli Hewan Kurban? Yuk Ikuti Sedekah Daging Kurban di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Belum Mampu Membeli Hewan Kurban? Yuk Ikuti Sedekah Daging Kurban di BAZNAS Kota Semarang, Ini Caranya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengajak masyarakat sekitar untuk turut berbagi bersama melalui program sedekah daging kurban yang dilaksanakan menjelang perayaan hari raya Idul Adha 2026. Pada 27 Mei 2026 mendatang, seluruh umat Islam akan melaksanakan perayaan hari raya Idul Adha, yang mana akan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Namun terkadang belum semua orang mampu untuk membeli hewan kurban di momen penuh keberkahan itu. Untuk itu, BAZNAS Kota Semarang memberikan peluang kepada para warga sekitar Kota Semarang guna mengikuti sedekah daging kurban dengan cara yang mudah, cepat, dan terpercaya. Cukup mulai dari Rp 300.000 saja, Anda sudah bisa ikut merayakan momen lebaran Idul Adha melalui sedekah daging kurban. Adapun cara untuk melaksanakan sedekah daging kurban di BAZNAS Kota Semarang, sebagai berikut: - Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang, atau melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang. - Apabila sudah berhasil dapat menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai). Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka. Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera. Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya. Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. Demikian informasi mengenai program sedekah daging kurban yang disediakan BAZNAS Kota Semarang untuk masyarakat sekitar.***
BERITA26/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
AUDIT BAZNAS Kota Semarang WTP: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Umat
AUDIT BAZNAS Kota Semarang WTP: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Umat
SEMARANG - Hasil audit Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang oleh KAP dinyatakan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hasil ini merupakan audit laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2025 yang mencakup Laporan Perubahan Dana, Laporan Perubahan Aset Kelolaan, serta Laporan Arus Kas. Capaian ini merupakan komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam mengelola keuangan zakat, infaq, sadaqah dari masyarakat agar dikelola secara akurat sesuai regulasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan yang dibuktikan melalui laporan keuangannya. Oleh auditor independen, disebutkan bahwa penyusunan laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang telah sesuai Standar Akuntansi Keuangan Syariah yang berlaku di Indonesia. Penilaian ini mengacu pada standar audit yang ditetapkan oleh Institusi Akuntansi Publik Indonesia, sehingga hasilnya memiliki legitimasi profesional dan dapat dipercaya. Auditor menyimpulkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kota Semarang tersaji secara wajar dalam semua hal yang material, baik terkait posisi keuangan hingga kinerja selama periode 2025. Pencapaian opini WTP ini tidak lepas dari dedikasi seluruh jajaran amil, mulai dari pimpinan hingga pelaksana di lapangan. Mereka bekerja keras memastikan setiap proses pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, dua nilai utama yang selalu dijunjung tinggi oleh BAZNAS Kota Semarang. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa lembaga tersebut menjaga amanah umat dengan sangat serius. BAZNAS Kota Semarang berharap capaian ini semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa setiap rupiah yang dititipkan benar-benar dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima. Dengan pengelolaan yang tepat, dana ZIS dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan di Kota Semarang. Selain menjadi bentuk pertanggungjawaban publik, hasil audit ini juga menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ke depannya, lembaga ini berkomitmen mengembangkan inovasi dalam pengumpulan dan penyaluran dana agar manfaat ZIS dapat dirasakan lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan lebih menyentuh berbagai lapisan mustahik. Masyarakat Kota Semarang pun diajak untuk terus memberikan dukungan terhadap program-program BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Semarang, masyarakat turut berperan dalam memperkuat ekosistem kesejahteraan sosial di daerah. Kepercayaan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program-program kemanusiaan yang dijalankan.***
BERITA20/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
Menguatkan Nilai Kurban dan Pendidikan: BAZNAS Kota Semarang Gelar Pembinaan Relawan Bespro Angkatan 17
SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap edukasi nilai sosial dan pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan pembinaan khusus bagi para relawan penerima Beasiswa Produktif (Bespro) angkatan ke-17. Kegiatan ini digelar di kontrakan BAZNAS Kota Semarang, tepatnya di Jalan Srinindito, dan berlangsung dengan suasana penuh semangat kebersamaan. Puluhan relawan Bespro yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi dari semester IV hingga VIII hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya mendapatkan materi pembinaan, para peserta juga menerima insentif dana pendidikan yang disalurkan oleh BAZNAS secara rutin setiap bulan dalam dua tahap penyaluran. Keberadaan dana ini memberikan dorongan motivasi tambahan sekaligus meringankan beban biaya studi mereka. Acara pembinaan dibuka dengan sambutan hangat dari panitia pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan materi inti oleh narasumber Bapak Rifa’i. Dalam sesi materi, Bapak Rifa’i menyampaikan pemaparan mendalam tentang kurban bukan semata kewajiban ritual, tetapi sebagai sarana pembelajaran nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan. “Makna kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang peka terhadap sesama, mampu mengutamakan kepentingan umum, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tegas Rifa’i. Menurut narasumber, memahami hakikat kurban sangat relevan dengan peran relawan Bespro yang kelak diharapkan bisa menjadi agen perubahan di masyarakat. Para penerima beasiswa tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, melainkan juga pembangunan karakter dan jiwa sosial yang kuat untuk menghadapi dinamika kehidupan sosial di masa depan. Selain pembinaan, penyaluran dana pendidikan menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Penerima Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang secara berkala menerima bantuan dana setiap bulannya untuk mendukung kebutuhan akademik mereka. Proses penyaluran dilakukan dalam dua tahap guna memastikan akurasi data serta keteraturan administrasi, sehingga seluruh relawan yang berhak mendapatkan bantuan bisa menerimanya secara optimal. Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang sendiri merupakan salah satu program unggulan lembaga zakat yang ditujukan untuk mahasiswa ber-KTP Kota Semarang. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemberdayaan ekonomi mahasiswa serta peningkatan kapasitas relawan untuk berkontribusi positif di masyarakat. Dengan memasuki angkatan ke-17, program ini terus berkembang dan diapresiasi oleh berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Kegiatan pembinaan seperti yang digelar baru-baru ini diharapkan mampu memperkuat semangat relawan bespro dalam menjalankan perannya, sekaligus menjadi wadah pembelajaran nilai kurban yang esensial dan aplikatif.***
BERITA19/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Jadwal Puasa Menjelang Idul Adha 2026: Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Menjelang datangnya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, salah satunya dengan melaksanakan puasa yang dimulai sejak awal bulan Dzulhijjah. Tiga jenis puasa sunnah yang paling dianjurkan pada momen ini adalah puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki nilai keutamaan besar sebagai sarana memperbanyak ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Haji. Rangkaian puasa sunnah tersebut dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Karena kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan sistem penanggalan yang berbeda, umat Islam perlu memerhatikan konversi tanggal agar dapat melaksanakan puasa tepat waktu. Untuk itu, jadwal resmi sering kali merujuk pada penetapan pemerintah serta perhitungan organisasi keagamaan. Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara itu, tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H atau hari pelaksanaan wukuf di Arafah diperkirakan bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026. Adapun Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah 1447 H pada rentang yang sama. Dengan demikian, puasa sunnah sebelum Idul Adha dapat dilakukan mulai Senin, 18 Mei hingga Selasa, 26 Mei 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya: Senin, 18 Mei 2026 — 1 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari pertama Selasa, 19 Mei 2026 — 2 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kedua Rabu, 20 Mei 2026 — 3 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketiga Kamis, 21 Mei 2026 — 4 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keempat Jumat, 22 Mei 2026 — 5 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari kelima Sabtu, 23 Mei 2026 — 6 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari keenam Minggu, 24 Mei 2026 — 7 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Dzulhijjah hari ketujuh Senin, 25 Mei 2026 — 8 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Tarwiyah Selasa, 26 Mei 2026 — 9 Dzulhijjah 1447 H: Puasa Arafah Perlu dicatat bahwa penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh pemerintah masih bersifat perkiraan. Tanggal resminya baru akan ditetapkan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026. Karena itu, umat Islam diimbau mengikuti pengumuman resmi agar pelaksanaan ibadah bisa lebih tepat dan sesuai ketentuan. Dengan memahami jadwal dan keutamaannya, rangkaian puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 dapat menjadi momentum memperkuat iman serta meraih pahala yang berlipat ganda. Semoga ibadah kita diterima dan membawa keberkahan.***
BERITA12/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Catat! Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum Iduladha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah. Lalu, kapan jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan? Berikut informasi lengkap beserta bacaan niat dan keutamaannya. Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H dan kalender nasional, berikut jadwal lengkapnya: Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026 Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026 Hari Raya Iduladha: Rabu, 27 Mei 2026 Tanggal tersebut juga telah tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan tanggal resmi Iduladha 1447 Hijriah. Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.” Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jemaah haji di Padang Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang. Berikut niat puasa Arafah: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.” Dengan mengetahui jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap beserta niat dan keutamaannya, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk meraih pahala dan keberkahan menjelang Iduladha. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah dan semoga amal ibadah diterima Allah SWT.***
BERITA07/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jelang Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang Ajak Warga Ikut Program Sedekah Daging Kurban
Jelang Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang Ajak Warga Ikut Program Sedekah Daging Kurban
Menjelang perayaan Idul Adha 2026, BAZNAS Kota Semarang kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program Sedekah Daging Kurban. Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin beramal, namun belum memiliki kemampuan finansial untuk melaksanakan kurban secara penuh. Dengan kontribusi mulai dari Rp 300.000, masyarakat sudah dapat membantu menyediakan daging kurban bagi mereka yang membutuhkan. Program Sedekah Kurban ini digagas sebagai upaya memperluas jangkauan penerima manfaat kurban, sekaligus memfasilitasi para donatur yang ingin berpartisipasi dalam amal jariyah pada momen Idul Adha. Melalui program ini, dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban, pengelolaan, hingga distribusi daging kepada mustahik di berbagai wilayah Kota Semarang. BAZNAS Kota Semarang menekankan bahwa Sedekah Daging Kurban bukan hanya bentuk sedekah biasa, tetapi juga kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Mereka yang selama ini tidak mampu menyembelih hewan kurban akan tetap bisa merasakan nikmatnya berbagi daging segar pada hari raya. Cara Ikut Sedekah Daging Kurban BAZNAS memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donatur dapat melakukan sedekah melalui beberapa pilihan metode pembayaran: - Scan QRIS yang telah disediakan pada BAZNAS Kota Semarang. - Melalui tautan resmi: kotasemarang.baznas.go.id/sedekah (kemudian pilih jenis dana Qurban) - Transfer melalui rekening Bank Danamon Syariah 8880077709 atas nama BAZNAS Kota Semarang. - Menghubungi layanan konfirmasi sedekah melalui WhatsApp di 0858-7668-0941 (Rifai). Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui media sosial @baznaskotasemarang atau situs resmi mereka. Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong serta memperluas literasi masyarakat mengenai manfaat berzakat, bersedekah, dan berkurban. BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak, sehingga distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak keluarga pra-sejahtera. Selain itu, Sedekah Daging Kurban juga mendukung peningkatan kualitas konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat kurang mampu. BAZNAS Kota Semarang menilai bahwa Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memastikan semua lapisan masyarakat bisa merasakan keberkahannya. Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. Menjelang Idul Adha 2026, masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini dan menjadi bagian dari penyebar keberkahan kurban.***
BERITA06/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026: Lengkap dengan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026: Lengkap dengan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji, bulan ini juga dipenuhi amalan sunnah yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah. Memasuki tahun 2026, banyak umat Muslim sudah mulai mencari jadwal lengkap puasa 1–9 Dzulhijjah. Berikut ini adalah rangkuman jadwal puasa Dzulhijjah 2026 lengkap dengan keutamaannya. Pada tahun 2026, tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Umat Muslim dapat mulai melaksanakan puasa sunnah sejak hari pertama. Berikut urutan lengkapnya: 1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026 2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026 3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026 4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026 5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026 6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026 7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026 8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026 9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026 Puasa sunnah ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki nilai ibadah yang besar. Di antara hari-hari tersebut, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah adalah yang paling menonjol. Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah memiliki makna spiritual mendalam, sebagai bentuk persiapan dan penyucian diri menjelang hari Arafah. Meskipun hukumnya sunnah, banyak umat Islam berlomba-lomba mengamalkannya demi meraih pahala tambahan di bulan penuh kebaikan ini. Puncak keutamaan puasa di bulan Dzulhijjah terjadi pada Puasa Arafah, yaitu pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini hanya berlangsung satu hari, namun memiliki pahala yang luar biasa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah mampu menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Dengan ganjaran sebesar ini, tidak heran jika puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Melaksanakan puasa Dzulhijjah bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga memperbanyak amal kebaikan. Bulan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, mempertebal keimanan, serta mendekatkan hati kepada Allah SWT. Bagi yang tidak sedang melaksanakan haji, menjalankan puasa sunnah dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Dengan mengetahui jadwal lengkap puasa Dzulhijjah 2026 dan keutamaannya, diharapkan umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut amalan-amalan sunnah di bulan yang penuh keberkahan ini. Demikian informasi yang dapat Anda simak mengenai jadwal puasa Dzulhijjah 2026.***
BERITA04/05/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Wujud Semangat Berbagi dan Pemberdayaan Asatidz: Bakdo LPQ Kota Semarang Salurkan Infaq ke BAZNAS
Wujud Semangat Berbagi dan Pemberdayaan Asatidz: Bakdo LPQ Kota Semarang Salurkan Infaq ke BAZNAS
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran sosial keumatan. Pada Senin (27/4/2026), lembaga tersebut secara resmi menyerahkan dana infaq sebesar Rp205 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. Penyerahan berlangsung di Kantor Baznas Kota Semarang, Jalan Abdurrahman Saleh Kalipancur, dan diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Ketua Badko LPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid, menjelaskan bahwa dana infaq tersebut merupakan hasil penghimpunan dari para santri, ustadz, dan wali santri selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Menurutnya, agenda pengumpulan infaq ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Badko LPQ dalam memperkuat kepedulian sosial. “Setiap tahun kami menggalang infaq dari seluruh elemen LPQ, mulai dari para asatidz, santri, hingga wali santri. Dana yang terkumpul kemudian kami salurkan melalui BAZNAS agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan Baznas menjadi langkah strategis untuk memastikan dana tersalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, kerja sama tersebut dinilai mampu memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian penghimpunan infaq yang dilakukan UPZ Badko LPQ. Ia menyebutkan bahwa total dana Rp205 juta tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp170 juta. “Ini menunjukkan semangat berbagi dari para santri dan asatidz sangat tinggi. Insyaallah sekitar 70 persen dana akan kami kembalikan kepada UPZ Badko LPQ untuk pendistribusiannya,” katanya. Asyhar menambahkan bahwa dana tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi para ustadz agar memiliki usaha mandiri. Dengan adanya program pemberdayaan, para pengajar Alquran tidak hanya bergantung pada honorarium, tetapi juga bisa meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. “Harapannya, ke depan para asatidz tidak lagi menjadi mustahik, melainkan mampu bertransformasi menjadi munfiq bahkan muzakki,” tandasnya. Penyerahan infaq ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan Alquran terus tumbuh. Dengan sinergi antara UPZ Badko LPQ dan Baznas, dana umat dapat dikelola secara profesional sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kota Semarang.***
BERITA29/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Jadwal Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Hitung Mundur, dan Potensi Libur Panjang yang Wajib Kamu Tahu
Jadwal Idul Adha 2026: Tanggal Resmi, Hitung Mundur, dan Potensi Libur Panjang yang Wajib Kamu Tahu
Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar umat Islam yang selalu dinantikan setiap tahunnya. Selain menjadi momen ibadah melalui penyembelihan hewan kurban, hari raya ini juga menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga. Tak heran jika masyarakat mulai mencari informasi terkait jadwal Idul Adha jauh-jauh hari demi merencanakan liburan hingga kegiatan ibadah. Lalu, sebenarnya kapan Idul Adha 2026 akan dirayakan? Dalam kalender Hijriah, Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah. Untuk mengetahui padanannya dalam kalender Masehi, perlu dilakukan konversi berdasarkan perhitungan astronomi. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) RI, Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan bertepatan pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri sebagai hari libur nasional. Meski demikian, penetapan tersebut masih bersifat sementara. Kepastian resminya akan diumumkan melalui sidang isbat yang biasanya digelar pada akhir bulan Zulkaidah. Pada tahun 2026, bulan Zulkaidah diperkirakan berakhir pada 17 Mei 2026. Dalam menentukan awal bulan Hijriah, pemerintah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang mengacu pada kriteria MABIMS. Hasil pengamatan dari berbagai wilayah di Indonesia kemudian diverifikasi sebelum ditetapkan secara resmi melalui sidang isbat. Jika dihitung dari hari ini, Selasa, 28 April 2026, maka menuju Idul Adha 2026 masih tersisa 29 hari lagi. Waktu ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan keperluan hari raya, termasuk rencana liburan, mudik, atau aktivitas keluarga lainnya. Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur Idul Adha 2026 terdiri dari satu hari libur nasional dan satu hari cuti bersama, yaitu: - Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 H - Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 H Menariknya, masyarakat dapat menikmati libur lebih panjang hingga enam hari berturut-turut dengan mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026. Jika ditambah dengan libur akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, rangkaian libur panjang akan berlangsung sebagai berikut: - Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha - Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama - Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tambahan - Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Libur akhir pekan - Senin, 1 Juni 2026: Libur nasional Hari Lahir Pancasila Dengan rangkaian tersebut, masyarakat berkesempatan merencanakan liburan lebih leluasa, baik untuk berwisata maupun mudik ke kampung halaman. Itulah informasi lengkap mengenai tanggal, hitung mundur, serta potensi libur panjang Idul Adha 2026. Semoga bermanfaat untuk perencanaan aktivitasmu!***
BERITA28/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Usai Ikuti Pelatihan, Terapis Totok Punggung Terima Sertifikat di BAZNAS Kota Semarang
Usai Ikuti Pelatihan, Terapis Totok Punggung Terima Sertifikat di BAZNAS Kota Semarang
Program pelatihan terapis totok punggung yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran dan praktik mendalam, seluruh peserta berhasil memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi mereka dalam memberikan layanan terapi. Sertifikat ini tidak hanya menjadi dokumen pengakuan, tetapi juga modal penting bagi para terapis untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja maupun membuka layanan mandiri yang lebih profesional. Keberadaan sertifikasi tersebut memberikan nilai tambah besar bagi para peserta, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Di tengah meningkatnya minat terhadap terapi kesehatan alternatif, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih layanan yang aman dan terpercaya. Dengan adanya legitimasi kompetensi, para terapis dapat memberikan pelayanan yang lebih terstandar, sehingga kehadiran mereka mampu menjawab kebutuhan publik akan terapi yang berkualitas. Pelatihan yang berlangsung intensif ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring antar peserta. Selama kegiatan, para terapis saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun hubungan profesional yang bermanfaat untuk perkembangan karier mereka di masa mendatang. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong terciptanya komunitas terapis yang solid dan saling mendukung. Antusiasme tinggi peserta selama mengikuti pelatihan menjadi indikator jelas bahwa minat masyarakat terhadap layanan kesehatan alternatif terus meningkat. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar terapi yang diberikan tidak hanya efektif, tetapi juga aman sesuai standar yang berlaku. Dengan semakin banyaknya terapis yang terlatih dan tersertifikasi, layanan totok punggung diyakini dapat berkembang menjadi pilihan terapi yang lebih dipercaya masyarakat. Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Semarang dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kompetensi. Tidak hanya fokus pada aspek bantuan sosial, BAZNAS juga terus mendorong pembangunan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi. Di masa mendatang, pelatihan serupa diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Para terapis yang telah tersertifikasi kini memegang peran penting sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menghadirkan layanan totok punggung yang profesional, aman, dan berbasis kompetensi. Dengan hadirnya SDM yang berkualitas, terapi totok punggung dapat menjadi solusi kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
BERITA27/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Totok Punggung dan Pendalaman untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
BAZNAS Kota Semarang Gelar Pelatihan Totok Punggung dan Pendalaman untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Semarang – BAZNAS Kota Semarang menggelar kegiatan pelatihan totok punggung dan pendalaman sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Kota Semarang dan diikuti oleh berbagai peserta dari lintas unsur. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan keterampilan kesehatan alternatif seperti totok punggung, terutama dalam mendukung pelayanan kemanusiaan dan sosial. Peserta pelatihan terdiri dari petugas haji, tim Baznas Tanggap Bencana, marbot masjid serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam bidang terapi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus praktik langsung terkait teknik totok punggung yang aman dan bermanfaat. Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama antara BAZNAS Kota Semarang dengan Komunitas Totok Punggung Indonesia Kota Semarang. Para peserta mendapatkan materi teori serta praktik langsung yang dipandu oleh instruktur nasional yang sudah berpengalaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan sosial, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan sederhana kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kesehatan alternatif. Pasca kegiatan tersebut, peserta berkomitmen untuk terus mengadakan bakti sosial bersama Baznas Kota Semarang dan berinfak melalui Baznas Kota Semarang sehingga pelatihan totok punggung ini akan terus berkelanjutan.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Semarang
BAZNAS Kota Semarang Buka Layanan Pembayaran DAM Haji 2026, Ini Cara Mudah dan Resminya
BAZNAS Kota Semarang Buka Layanan Pembayaran DAM Haji 2026, Ini Cara Mudah dan Resminya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kini resmi menerima pembayaran DAM Haji 2026 bagi jemaah yang memiliki kewajiban akibat pelanggaran tertentu saat menjalankan ibadah haji. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi jemaah Indonesia, mengingat sebelumnya pembayaran DAM hanya dapat dilakukan di Tanah Suci. Perubahan ini mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Haji yang memperbolehkan pembayaran DAM dilakukan di Tanah Air. Hal ini tentu memberikan kemudahan, keamanan, serta kepastian bagi jemaah dalam menunaikan kewajiban syariat tanpa harus mengalami kendala di luar negeri. Sebagaimana diketahui, jemaah haji Indonesia memiliki kebebasan dalam memilih jenis haji, yakni Ifrad, Qiran, maupun Tamattu’. Namun, setiap pilihan tersebut memiliki konsekuensi masing-masing, terutama terkait kewajiban membayar DAM. Oleh karena itu, pemahaman mengenai mekanisme pembayaran DAM menjadi sangat penting. Kebijakan ini diperkuat melalui Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 yang menjadi pedoman terbaru terkait pelaksanaan haji dan tata cara pembayaran DAM. Aturan tersebut hadir untuk memberikan perlindungan maksimal kepada jemaah, sekaligus memastikan ibadah berjalan sesuai syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Lalu, bagaimana cara membayar DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang? Mekanismenya terbilang praktis dan modern. Jemaah cukup melakukan pembayaran melalui sistem QRIS, kemudian mengisi Google Form (G-Form) yang telah disediakan oleh pihak BAZNAS yakni https://bit.ly/DAMHajiBAZNASKotaSemarang. Proses ini dirancang agar mudah diakses oleh semua kalangan. Tidak hanya itu, terdapat sejumlah keunggulan jika membayar DAM melalui BAZNAS Kota Semarang, diantaranya: 1. Pembayaran tercatat secara resmi dan jemaah akan mendapatkan bukti tanda terima. 2. Jemaah juga memperoleh dokumentasi berupa foto atau video proses penyembelihan hewan DAM. 3. Tersedia sertifikat resmi sebagai bukti telah melaksanakan kewajiban DAM. 4. Keunggulan lainnya, jemaah dapat mengusulkan agar penyaluran DAM dilakukan di wilayah Kota Semarang. 5. Selain itu, biaya yang ditawarkan juga relatif lebih terjangkau dibandingkan tempat lain, yakni sebesar Rp2.650.000. Dengan berbagai kemudahan tersebut, pembayaran DAM Haji kini dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terpercaya melalui lembaga resmi. BAZNAS Kota Semarang menjadi solusi praktis bagi jemaah yang ingin memastikan kewajiban ibadahnya terpenuhi dengan baik. Demikianlah informasi terkait mekanisme pembayaran DAM Haji melalui BAZNAS Kota Semarang yang dapat Anda ketahui.***
BERITA22/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Aturan Baru Haji 2026: Jemaah Indonesia Bebas Pilih Jenis Haji, Ini Mekanisme Pembayaran Dam Resmi
Aturan Baru Haji 2026: Jemaah Indonesia Bebas Pilih Jenis Haji, Ini Mekanisme Pembayaran Dam Resmi
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 yang menjadi pedoman terbaru terkait pilihan jenis haji serta mekanisme pembayaran dam bagi jemaah Indonesia. Kebijakan ini dihadirkan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan maksimal, serta memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai syariat dan regulasi yang berlaku. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa seluruh jemaah Indonesia memiliki kebebasan dalam menentukan jenis haji yang akan dilaksanakan. Tiga pilihan utama, yakni haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu’, tetap terbuka sesuai dengan ketentuan syariat Islam. “Jemaah haji Indonesia memiliki hak penuh untuk memilih jenis haji, baik Ifrad, Qiran, maupun Tamattu’. Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensi, terutama terkait kewajiban pembayaran dam bagi jemaah yang menjalankan haji Qiran dan Tamattu’,” ujar Puji dalam keterangannya di Jakarta. Lebih lanjut, surat edaran tersebut juga mengatur secara rinci mekanisme pelaksanaan dam, baik yang dilakukan di Tanah Suci maupun di Indonesia. Bagi jemaah yang memilih menunaikan dam di Arab Saudi, pemerintah mewajibkan proses penyembelihan hewan dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah setempat, yaitu program Adahi. Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin keabsahan ibadah sekaligus menghindari potensi pelanggaran yang dapat berujung sanksi. Untuk pembayaran dam di Tanah Suci, jemaah diwajibkan menggunakan platform digital Nusuk Masar dengan kisaran biaya sekitar 720 riyal Saudi atau menyesuaikan dengan tarif resmi pada musim haji berjalan. Di sisi lain, pemerintah juga memberikan alternatif pelaksanaan dam di dalam negeri. Jemaah dapat menyalurkan dam melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat, organisasi keagamaan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), maupun secara mandiri. Namun demikian, seluruh proses harus tetap memenuhi prinsip syariah, transparansi, akuntabilitas, serta distribusi kepada pihak yang berhak. Sebagai bentuk penguatan implementasi kebijakan, Kementerian menginstruksikan seluruh Kantor Wilayah untuk melakukan sosialisasi intensif sejak tahap manasik haji. Pengawasan juga akan diperketat guna mencegah praktik pemotongan dam ilegal, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi. Dengan diberlakukannya aturan baru ini, pemerintah berharap jemaah Indonesia dapat menunaikan ibadah haji dengan lebih mudah, aman, dan sesuai ketentuan syariah. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu meminimalkan praktik tidak resmi sehingga penyelenggaraan haji menjadi lebih tertib, transparan, dan terpercaya.***
BERITA21/04/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →