WhatsApp Icon
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.

Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.

“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.

Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***

29/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS

SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.

“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang  menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.

Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.

"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.

“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***

28/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I  H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.

Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.

Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***

26/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,” 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.

Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***

20/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.

Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.

Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.

Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.

Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.

2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.

5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.

7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.

8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.

Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.

Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.

Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.

Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***

19/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Gandeng USM, BAZNAS Kota Semarang Santuni Anak Yatim di Bulan Muharram 1446 H.
Gandeng USM, BAZNAS Kota Semarang Santuni Anak Yatim di Bulan Muharram 1446 H.
BAZNAS Kota Semarang- Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang gandeng Universitas Semarang (USM) untuk menyantuni anak yatim, Kamis (01/08/2024). Acara ini berlangsung di Auditorium Ir. Widjatmoko USM dengan tajuk "Berbagi kebahagiaan anak yatim dan piatu Bulan Muharram 1446 H/2024 M" H. Arnaz Agung Andrarasmara S.E., M.M selaku ketua BAZNAS Kota Semarang mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bentuk tanggung jawab BAZNAS selaku badan yang mengelola zakat, infak dan sedekah kepada yang berhak. "BAZNAS selaku badan yang mempunyai kewajiban untuk mengelola zakat, infak dan sedekah mempunyai tugas juga untuk menyalurkan kepada yang berhak. Adik-adik yatim ini adalah tugas kami untuk menyantuninya. Lebih lanjut H Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M mensosialisasikan tentang pentingnya zakat, infak dan sedekah. “Terkadang orang lupa akan pentingnya rukun islam ketiga ini yaitu zakat. Kadang orang kurang informasi mengenai aturan regulasi. Kami berharap, semakin banyak kerja sama khususnya di USM semakin orang sadar bahwa ada kewajiban yang harus dilakukan adalah zakat,'' pungkasnya. Prof. Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, S.E., M.M., Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, mengapresiasi adanya kegiatan ini. “Jadi kegiatan ini untuk berbagi kasih sayang, kebahagiaan. Kami berharap, adik-adik bisa belajar terus, bisa mencapai cita-citanya dan orang tua semangat untuk mendampingi dan membina putra-putrinya,'' katanya. Lebih lanjut perempuan yang akrab dipanggil Prof. Kesi memaparkan bahwa USM setiap tahun selalu mengadakan program santunan anak yatim, seperti BAZNAS Kota Semarang. ''USM memang konsen dalam hal menyalurkan dana untuk anak yatim, sehingga USM menjadi besar, mungkin karena doa dan keberkahan dari kegiatan ini. Mudah-mudahan nanti bisa dilanjutkan dengan kerja sama yang bermanfaat juga khususnya di dunia pendidikan yang bisa mendukung masyarakat yang masih membutuhkan bantuan,'' tambahnya. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., menjelaskan bahwa santunan anak yatim ini adalah bentuk kesadaran Munfik (orang yang berinfak) dan Muzakki (orang yang berzakat) yang bersedia menyedekahkan hartanya kepada anak yatim. "santunan anak yatim ini adalah bentuk kesadaran Munfik dan Muzakki yang bersedia menyedekahkan hartanya lewat BAZNAS Kota Semarang untuk anak yatim piatu. Terimakasih untuk semua pihak yang terlibat pada santunan ini," ujarnya. Senada dengan H. Nur Fuad, S.Ag., Muhammad Asyhar, S.Sos., selaku penanggung jawab kegiatan, bersyukur karena BAZNAS dapat merealisasikan kegiatan santunan anak yatim setiap tahunnya. Asyhar yang juga Ketua Pelaksana BAZNAS Kota Semarang berterima kasih kepada para pihak yang ikut membantu menyantuni anak yatim. “Alhamdulillah setiap tahunnya kami dapat merealisasikan kegiatan santunan anak yatim. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang menitipkan santunannya kepada anak yatim. Semoga amal ibadah kita dicatat dan dibalas oleh Allah, Amin,” Pungkasnya. Hadir pada acara tersebut Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, S.E., M.M., Wakil Rektor III USM, Dr. Muhammad Junaidi, S.HI., M.H., Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Dr. K.H. In’amuzzahidin, M.A., Seluruh Pimpinan, Kabid, Kabag, Staf BAZNAS Kota Semarang dan para yatim piatu dari berbagai Kecamatan di Kota Semarang. (Red:S.A)
BERITA31/07/2024 | Humas
Peduli Guru RA, BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan untuk IGRA
Peduli Guru RA, BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan untuk IGRA
Kota Semarang-Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang serahkan bantuan kepada ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se- Kota Sematang pada Selasa, (17/07/2024). Bantuan ini diserahkan langsung oleh ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM. berupa uang sejumlah 47.250.000 untuk 135 guru di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang. Tujuan diberikannya bantuan ini adalah untuk memberikan dukungan kepada guru IGRA yang tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bantuan ini diharapkan agar dapat membantu meringankan beban para guru dalam mengemban tugasnya. “Insyaallah kami akan memberikan support (dukungan) pahlawan tanpa tanda jasa yang mencerdaskan generasi bangsa, termasuk program ekonomi produktif bagi guru-guru IGRA” tegas H. Arnaz Agung Andrarasmara. Turut hadir pada acara tersebut, H. Afifah S.Pd, Wakil II BAZNAS Kota Semarang, M. Asyhar, Ketua Pelaksana BAZNAS kota Semarang, Drs. H. Mudzakir, Kabag Administrasi, SDM dan Umum, Dr. H. Fatkhurronji, Kasi Dikmad Kemenag Kota Semarang, Ustadz Aminudin, Ketua IGRA Kota Semarang, serta para guru IGRA.(Red:S.A)
BERITA17/07/2024 | Humas
Manajemen Mutu Kelas Internasional, BAZNAS Kota Semarang Sukses Raih ISO 9001:2015 terakreditasi IASCB
Manajemen Mutu Kelas Internasional, BAZNAS Kota Semarang Sukses Raih ISO 9001:2015 terakreditasi IASCB
Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi audit internal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang sukses meraih sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 dengan akreditasi yang terkemuka di Inggris, yaitu International Accreditation For Certifying Bodies (IASCB) pada Rabu, (03/07/2024). Manajemen Mutu ISO 9001 merupakan sistem manajemen yang mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan kualitas, manajemen mutu berarti menjamin bahwa sistem kinerjanya memenuhi persyaratan mutu serta mematuhi peraturan yang berlaku pada kelembagaan. Sertifikasi ISO 9001:2015 diperoleh Baznas Kota Semarang yang diaudit oleh PT. Valuabilitas Reabilitas Certification (VRC) pada manajemen mutu Koleksi, Distribusi dan Pemanfaatan, Manajemen Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Sertifikasi tersebut diserahkan langsung oleh Auditor PT. Valuabilitas Reabilitas Certification (VRC) International, Fajar Sukotjo, SE., MM. kepada Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM. Dalam sambutannya, H. Arnaz Agung Andrarasmara bersyukur atas capaian ISO tersebut dan berpesan agar tetap meningkatkan kualitas yang telah dicapai dan tetap menjaga kesolidan dalam mengelola BAZNAS Kota Semarang. “Alhamdulillah, BAZNAS sudah mendapatkan sertifikasi ISO dengan akreditasi IASCB. Artinya apa, artinya kerja kita telah diaudit dan telah dinyatakan bahwa kinerja kita telah memenuhi standar internasional. Nah, oleh karena itu capaian yang kita raih ini mari kita jaga, kita rawat agar kedepannya BAZNAS Kota Semarang semakin hebat dan maksimal” tuturnya. Lebih lanjut, Arnaz berterima kasih kepada tim Auditor PT. Valuabilitas Reabilitas Certification (VRC) International yang telah membantu berjalannya proses audit internal juga kepada segenap pimpinan beserta pelaksana BAZNAS Kota Semarang. “Saya pribadi berterima kasih kepada tim auditor juga pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Semarang. Bagaimanapun ini adalah hasil jerih payah kita semua, kita patut bersyukur atas terbitnya ISO 9001:2015 ini” pungkasnya. Margaretha, salah seorang Auditor internal VRC memberikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kota Semarang dan menjelaskan bahwa sertifikat ISO ini merupakan bukti bahwa kinerjanya telah komitmen dan memenuhi standar ISO. “Kami sangat mengapresiasi atas kinerja yang teman-teman laksanakan dengan maksimal. Kami juga mengucapkan selamat kepada BAZNAS Kota Semarang atas terbitnya sertifikat ISO 9001:2015 ini. Hal ini merupakan pembuktian bahwa BAZNAS Kota Semarang telah berkomitmen dan memenuhi terhadap semua persyaratan ISO dalam mutu Collection, Distribution and Utilization, Management and Control of Zakat, Infak, Alms atau disingkat ZIS, and Other Social Religious Funds, dalam bahasa kita DSKL" ujarnya. Fajar Sukotjo menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu diragukan lagi atas kinerja BAZNAS Kota Semarang, karena telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dari VRC dengan akreditasi IASCB. “Masyarakat perlu tahu bahwa tidak perlu diragukan lagi kinerja BAZNAS Kota Semarang, baik dari pengumpulan, pendistribusian dan lain-lain, karena telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dari VRC dengan akreditasi yang terkemuka di Inggris, yaitu akreditasi IASCB (International Accreditation For Certifying Bodies)” pungkasnya. Pada akhir sambutan, Fajar berharap agar sertifikasi ini dapat dipertahankan dan BAZNAS Kota Semarang terus menjadi instansi yang terpercaya. Penyerahan sertifikat ISO dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang dan disaksikan oleh seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Semarang.
BERITA04/07/2024 | Humas
Baznas Kota Semarang Resmi Kick Off Santripreneur 2024
Baznas Kota Semarang Resmi Kick Off Santripreneur 2024
Semarang- Ketua Badan Amil dan Zakat Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara resmi membuka (Kick Off) Program Santripreneur 2024. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (08/06) di Pondok Pesantren Al-Asror Patemon Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan yang bertajuk “sosialisasi dan kick off santripreneur 2024” tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan launching santripreneur sudah diselenggarakan pada (04/11/2023) lalu di pondok pesantren Fadlu Fadlan Mijen, yang dihadiri juga oleh Menparekraf, Sandiaga Uno, Ketua Baznas Kota Semarang, H.Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua FKPP dan beberapa tokoh agama lainnya. Kick Off dibuka oleh Ketua Baznas Kota Semarang dan di dampingi oleh, Ketua FKPP, Kepala Kantor Kementerian Agama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Asror. H. Arnaz Agung Andrarasmara sebagai ketua Baznas Kota Semarang memaparkan bahwa Program Santripreneur ini merupakan salah satu dari delapan program prioritas Baznas RI yang harus dijalankan. “Ada delapan program prioritas Baznas yang diberikan bagi bangsa Indonesia yang harus kita lakukan. Salah satunya dengan melaksanakan program Santripreneur,” ujar beliau.. Arnaz berkeinginan untuk membantu menjadikan para Santri dan Pondok Pesantren agar mandiri secara ekonomi dengan keyakinan santri tersebut akan menjadi pengusaha handal. “Saya itu ingin membantu menjadikan para santri dan pondok pesantren khususnya di kota Semarang ini dapat mandiri secara ekonomi. Karena kemandirian santri dan pondok pesantren itu dapat menciptakan santri-santri pengusaha yang kedepannya mereka akan tumbuh besar dan berkembang menjadi pengusaha handal,” tegas beliau. Hadir dalam Kick Off Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H. Ahmad Farid berterimakasih dan memberikan support pada kegiatan santripreneur yang diselenggarakan Baznas dan FKPP. Ahmad Farid menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat membantu program kemenag yaitu kemandirian pesantren. Karena di Kementerian Agama terdapat tujuh program prioritas, satu diantaranya adalah kemandirian pesantren yang tujuannya adalah mendorong agar semua pesantren dapat mandiri. d berkeyakinan bahwa melalui kegiatan santripreneur ini pesantren dan santri dapat memacu kemandirian pesantren. “Selama ini image anak pesantren ketika sudah pulang ke rumah hanya bisa kerja apa? paling hanya menjadi imam maupun ngaji saja. Nah mulai dari itu program santripreneur dapat meningkatkan kreativitas santri yang bukan hanya mahir mengaji, manum juga bisa mahir mengelola ekonomi,” tegasnya. Senada dengan Farid, Ketua FKPP Kota Semarang, H. Samsudin mengungkapkan bahwa tujuan dari santripreneur ini dapat membangkitkan semangat santri untuk mandiri dan membentuk kemandirian pondok pesantren. “Santripreneur sangat penting untuk kita dukung dan laksanakan dengan tujuan agar pondok pesantren di Kota Semarang dapat berdikari dalam pembangunan ekonomi,” pungkasnya. Selepas Kick Off, acara dilanjutkan dengan sosialisasi yang dimoderatori oleh M. Asyhar, dinarasumberi oleh Fitrianto Wibowo, Kadin Kota Semarang dan disosialisasikan oleh H. Fuad Adi, pimpinan Baznas Kota Semarang. Singkatnya, H. Fuad Adi menjelaskan beberapa mekanisme dan rundown terkait program santripreneur tersebut dan Fitrianto Wibowo memberikan arahan-arahan terkait bisnis yang dapat dilakukan oleh para santri. Selain dihadiri oleh beberapa tokoh dari Baznas, FKPP dan Kemeng Kota Semarang, Acara dihadiri juga masing-masing perwakilan dari pondok pesantren se-Kota Semarang.
BERITA11/06/2024 | humas
Baznas Kota Semarang Siap Support JULEHA karena ada nilai kebermanfaatan
Baznas Kota Semarang Siap Support JULEHA karena ada nilai kebermanfaatan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang, siap men-support Juru Sembeleh Halal (JULEHA) karena ada nilai kebermanfaatan di dalamnya. Hal itu disampaikan pada kegiatan pelatihan juru sembeleh halal (JULEHA) di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Semarang pada Minggu (02/06/2024). “Baznas Kota Semarang siap memberikan support penuh agar kegiatan JULEHA ini selalu berlanjut, karena ada nilai kebermanfaatan di dalamnya”. Ujar H. Arnaz, salah seorang putra asli Semarang. H. Arnaz Agung Andrarasmara menegaskan bahwa peningkatan indeks kesadaran berqurban yang diukur oleh Baznas Kota Semarang menjadi alasan penting untuk mengadakan pelatihan tukang jagal atau pelatihan JULEHA yang lebih intensif. “Banyak yang perlu dipelajari yang saya sendiri juga belum tahu, contoh saja seperti menggiring hewan sampai mencacahnya, ternyata ada trik khusus untuk mempermudah dan mempercepat prosesnya” Ujar H. Arnaz. Kegiatan dibuka oleh Ketua Baznas Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andarasmara kemudian dilanjutkan praktik penyembelihan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang dipandu oleh TIM Juru Sembeleh Halal. Plt JULEHA Kota Semarang, Abdul Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sebulan sebelumnya, kemudian praktik penyembelihan ini merupakan puncak dari kegiatan sebulan yang lalu. “Sebulan sebelumnya hanya mempresentasikan materi saja, tapi hari ini langsung praktik. Senang sekali peserta ini,” terangnya. Suryanto, salah satu peserta berharap agar kegiatan ini bisa berkembang di masa depan. “Harapannya semoga cara ini dapat berkembang menjadi lebih besar dan berkelanjutan di sama depan”Pungkasnya. Sebanyak 120 peserta hadir dalam kegiatan JULEHA tersebut. Terlihat mereka antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai acara. (Red:S.A)
BERITA02/06/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Kembali Meraih Penghargaan Tingkat Nasional Baznas RI Award
BAZNAS Kota Semarang Kembali Meraih Penghargaan Tingkat Nasional Baznas RI Award
BAZNAS Kota Semarang Kembali Meraih Penghargaan Tingkat Nasional Baznas RI Award Dua Kategori Penghargaan kembali diraih oleh Baznas Kota Semarang di ajang Baznas Awards 2024 yang diselenggaran oleh Baznas RI di Hotel Bidakara Jakarta 29 Februari 2024. Penghargaan pertama sebagai kategori Branding Baznas Terbaik dan kedua sebagai Baznas Simba Responsif terbaik. Penghargaan diterima oleh Ketua Baznas Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara didampingi Wakil Ketua III H. Nur Fuad. Ketua Baznas Kota Semarang merasa bersyukur dan terharu mendapatkan predikat sebagai Baznas Branding terbaik. "Upaya untuk terus mengajak teman-teman amil di Baznas Kota Semarang selama ini agar memperhatikan aspek marketing komunikasi di semua chanel yang Baznas miliki, baik itu website, media sosial bahkan uniform para pelaksana akhirnya membuah hasil dengan mendapat apresiasi dari Baznas RI sebagai Baznas Branding terbaik 2024". "Tentu saya sebagai ketua, sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada para pimpinan dan teman-teman pelaksana, juga kepada Baznas RI yang telah memberikan perhargaan ini". Selain itu, H. Arnaz Agung Andrarasmara juga melihat bahwa Baznas Kota Semarang secara kelembagaan masih konsisten menjaga transparansi dan akuntabilitasnya dalam mengelola dana zakat, infak dan sadaqah masyarakat yang dipercayakan kepada Baznas Kota Semarang. Terbukti berdasarkan penilaian Baznas RI, Baznas Kota Semarang menjadi Baznas Terresponsif dalam implementasi Sistem Informasi dan Manajemen Baznas ( SIMBA) yang merupakan aplikasi tata kelola keuangan Baznas. "Saya berharap dengan diperolehnya dua penghargaan ini baik pimpinan maupun pelaksana terus termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang hendak menunaikan zakatnya maupun yang mau berinfak dan sadaqah ke Baznas. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada Baznaspun akan meningkat. Karena dari situ kehadiran Baznas di tengah masyakarat Kota Semarang akan semakin terasa manfaatnya"
BERITA01/03/2024 | humas
Optimalisasi Peran dan Semangat, BAZNAS Kota Semarang Adakan Pembinaan dan Penyaluran Beasiswa Mahasiswa Produktif
Optimalisasi Peran dan Semangat, BAZNAS Kota Semarang Adakan Pembinaan dan Penyaluran Beasiswa Mahasiswa Produktif
Beasiswa Produktif BAZNAS merupakan program bantuan beasiswa yang ditujukan untuk mahasiswa yang memiliki potensi produktif. Sebagai bagian dari program tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menggelar acara Pembinaan dan Penyaluran Beasiswa Mahasiswa Produktif Angkatan 15 secara perdana di tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Acara ini dihadiri oleh Hj. Afifah, S.Pd selaku Wakil Ketua II Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan serta H. Nur Fuad, S.Ag selaku Wakil Ketua III Pimpinan Bidang Perencanaan dan Pelaporan Keuangan serta Kepala Pelaksana M. Asyhar, S.Sos.I dan para staff. Dalam kegiatannya, mahasiswa menerima arahan, evaluasi, serta motivasi dari pimpinan mengenai pentingnya memiliki komitmen, semangat mengabdi dan bersinergi guna tercapainya target program-program BAZNAS Kota Semarang. Menumbuhkan motivasi kepada diri sendiri serta mengajak orang lain untuk berzakat menjadi hal pertama yang perlu dipahami bersama. “Nikmatnya berzakat, tentramnya Muzakki, bahagianya Mustahik”, ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Afifah dalam sambutannya. Lebih lanjut, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan untuk bersikap tanggung jawab dengan beasiswa yang diperoleh dengan melaksanakan kewajiban, mengumpulkan laporan pertanggungjawaban, serta berperan aktif dalam kegiatan dan program BAZNAS.
BERITA02/02/2024 | humas
Baznas dan Koni Kota Semarang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngaliyan dan Tembalang
Baznas dan Koni Kota Semarang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngaliyan dan Tembalang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Bringin Kecamatan Ngaliyan dan Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (20/10/2023). Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar mengatakan, sebanyak 20 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut. "Di Kecamatan Ngaliyan dua titik, satu titik di RT 3 perumahan Taman Beringin Elok, yang satunya di RT 3 RW 16 Perumahan Bukit Mandiri Beringin (BMB) dan dua titik di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang," ucapnya. Asyhar mengungkapkan, dalam menghadapi musim kemarau panjang seperti sekarang ini, Baznas beserta Koni mempunyai kewajiban dan tanggung jawab secara kemanusiaan untuk membantu warga yang betul-betul membutuhkan air bersih. "Karena dengan kondisi yang seperti ini banyak juga warga yang kekurangan air bersih, untuk memasak, untuk mandi dan lain sebagainya karena kondisi air artetis banyak juga yang mengalami kering dan tidak mengalir, kalaupun mengalir itu kecil sekali sehingga dengan kapasitas untuk KK kurang lebih sekitar 150 jelas tidak mumpuni untuk bisa kesana," terang Asyhar. Untuk mengetahui wilayah mana saja yang terdampak kekeringan dan membutuhkan air bersih, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan Relawan Baznas tanggap bencana dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Kecamatan dan Kelurahan. "Sehingga nanti mana titik-titik itu disinkronkan datanya. Kalau memang riil di lapangan butuh, maka segera kita terjunkan untuk bisa dieksekusi jadi tidak perlu butuh waktu yang lama. InsyaAllah nanti kami akan kembangkan di titik-titik lain, ini baru permulaan bukan yang terakhir, tapi insyaAllah nanti kita bantu lagi," ujarnya. Ketua RW 16 Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Tri Margono mengaku senang dengan bantuan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan Koni yang sudah bersedia memberikan bantuan air bersih kepada warganya. "Kita seneng dan sangat membutuhkan air. Terima kasih Baznas. Baru pertama memberi bantuan adalah baznas," ungkapnya.
BERITA20/10/2023 | Humas
Baznas Kota Semarang Gandeng Polines Luncurkan Biogas untuk Berdayakan Mustahik di Purwosari
Baznas Kota Semarang Gandeng Polines Luncurkan Biogas untuk Berdayakan Mustahik di Purwosari
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang Bersama Politeknik Negeri Semarang (Polines) belum lama ini meluncurkan program Biogas kotoran sapi, di wilayah Purwosari, Mijen, Kota Semarang. Program ini untuk pemberdayaan mustahik. Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan salah satu program pemberdayaan ekonomi mustahik Baznas Kota Semarang dalam pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan Kota Semarang salah satunya dengan penggemukan sapi. Namun selama ini baru dimanfaatkaan dagingnya saja saat Idul Adha atau Idul Qurban tiba. Sementara kotoran sapi yang begitu melimpah belum pernah sama sekali dimanfaatkan. “Hal inilah yang menginisiasi Baznas Kota Semarang dan Polines untuk memanfaatkan kotoran sapi untuk diolah menjadi Biogas agar memiliki nilai manfaat,” kata Arnaz, Kamis (19/10). Ia mengungkapkan bahwa dalam penyaluran bantuan bukan hanya bersifat konsumtif semata, akan tetapi saat ini lebih ditingkatkan dan diarahkan kepada bantuan yang bersifat produktif. Pihaknya mengapresiasi kepada tim pengabdian masyarakat Polines, bahwa kolobarasi ini akan dijadikan pilot project dan inovasi program Biogas. “Selama ini kami baru memanfaatkan dagingnya saat Idul Adha saja, dengan memanfaatkan kotoran sapi menjadi Biogas diharapkan mampu memiliki nilai manfaat diantaranya untuk memasak dan bahkan jika dalam skala besar dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik untuk penerangan jalan,” jelasnya. Dia menerangkan, dalam menyalurkan bantuan pihaknya berpedoman pada aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. Sebelum disalurkan, setiap pengajuan dari masyarakat diassesment terlebih dahulu oleh tim terkait standar kelayakan bahwa mustahik tersebut layak atau tidak untuk menerima bantuan yang sesuai dengan aturan baik aturan syar'i diberikan kepada delapan golongan atau ashnaf yang berhak menerima, aman secara regulasi yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan aman NKRI yang benar diberikan bukan kepada teroris atau pemberontak negara. Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Polines Nanang Apriandi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak Baznas Kota Semarang atas kolaborasi program Biogas ini, sehingga bisa bersama-sama dengan pihak Baznas Kota Semarang untuk memberdayakan masyarakat dan program tri dharma kampus yakni pengabdian masyarakat untuk mengolah kotoran sapi menjadi Biogas yang hasilnya bisa dirasakan manfaatnya untuk memasak dan penerangan jalan.
BERITA19/10/2023 | Humas
Baznas Gandeng POLINES Luncurkan Program Biogas Untuk Berdayakan Mustahik
Baznas Gandeng POLINES Luncurkan Program Biogas Untuk Berdayakan Mustahik
Salah satu program pemberdayaan ekonomi mustahik Baznas Kota Semarang dalam pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan Kota Semarang salah satunya dengan penggemukan sapi. Namun selama ini baru dimanfaatkaan dagingnya saja saat Idul Adha atau Idul Qurban tiba, ini baru satu item saja yang dimanfaatkan. Sementara kotoran sapi yang begitu melimpah belum pernah sama sekali dimanfaatkan. Hal inilah yang menginisiasi Baznas Kota Semarang dan Polines untuk memanfaatkan kotoran sapi untuk diolah menjadi biogas agar memiliki nilai manfaat. Dalam peluncuran program biogas hadir Ketua Baznas H.Arnaz Agung Andrarasmara didampingi Wakil Ketua H.Labib, Kepala Pelaksana M.Asyhar, Kabid Pendayagunaan Ripai. Perwakilan Polines Nanang Apriandi selaku ketua tim pengabdian masyarakat di Peternakan Binaan Baznas di Wilayah Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen (18/10). Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasamara mengungkapkan bahwa dalam penyaluran bantuan bukan hanya bersifat konsumtif semata akan tetapi saat ini lebih di tingkatkan dan di arahkan kepada bantuan yang bersifat produktif. Kami mengapresiasi kepada tim pengabdian masyarakat polines, bahwa kolobarasi ini akan kami jadikan pilot project dan inovasi program biogas. Selama ini kami baru memanfaatkan dagingnya saat Idul Adha saja, dengan memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas diharapkan mampu memiliki nilai manfaat diantaranya untuk memasak dan bahkan jika dalam skala besar dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik untuk penerangan jalan. stilahnya kami tidak melulu memberikan ikan saja, tetapi kami berikan kail agar mustahik produktif agar berdaya dan bisa merubah dirinya agar kelak bisa menjadi muzakki Lebih lanjut dikatakan arnaz, dalam menyalurkan bantuan kami berpedoman pada aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. Sebelum disalurkan, setiap pengajuan dari masyarakat di assesment terlebih dahulu oleh tim terkait standar kelayakan bahwa mustahik tersebut layak atau tidak untuk menerima bantuan yang sesuai dengan aturan baik aturan syar'i diberikan kepada 8 (delapan) golongan atau ashnaf yang berhak menerima, aman secara regulasi yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan aman NKRI yang benar diberikan bukan kepada teroris atau pemberontak negara. "Pedoman inilah yang mendasari kami dalam menjalankan amanah di Baznas Kota Semarang, terang Arnaz." Ditegaskan kembali bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit, hal ini akan terus menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang. Ketua tim pengabdian masyarakat Nanang Apriandi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pihak Baznas Kota Semarang atas kolaborasi program biogas ini, sehingga bisa bersama-sama dengan pihak Baznas Kota Semarang untuk memberdayakan masyarakat dan program tri darma kampus yakni pengabdian masyarakat untuk mengolah kotoran sapi menjadi biogas yang hasilnya bisa dirasakan manfaatnya untuk memasak dan penerangan jalan. Lebih lanjut Ke depan, program biogas ini juga bisa menyasar ke pondok pesantren yang bisa memanfaatkan kotoran manusia untuk dimanfaatkan menjadi energi gas dan penerangan jalan. Kami juga akan menerjunkan mahasiswa untuk melakukan pendampingan melalui Program Merdeka Belajar. Semoga kolaborasi dengan Baznas Kota Semarang dapat di tingkatkan melalui program pemanfaatan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya), kata Nanang.
BERITA19/10/2023 | humas
Baznas Kota Semarang Raih 2 Penghargaan Baznas Jateng Award
Baznas Kota Semarang Raih 2 Penghargaan Baznas Jateng Award
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang meraih 2 Penghargaan dalam gelaran Baznas Jateng Award Tahun 2023. Acara tersebut di selenggarakan di Gedung Gradhika Praja, Kompleks Gubernuran Provinsi Jawa Tengah yang di hadiri Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo secara virtual, Wakil Gubernur Jawa Tengah H.Taj Yasin Maimoen, Ketua Baznas RI KH.Noor Ahmad lengkap bersama jajaran komisioner Baznas RI, Ketua Baznas Jateng KH.Ahmad Darodji beserta komisioner, Perwakilan Kodam IV Diponegoro, Perwakilan Polda Jawa Tengah, Perwakilan Kajati Jawa Tengah, Perwakilan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Walikota/Bupati se-Jawa Tengah, Ketua Baznas Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah serta Lembaga Amil Zakat tingkat Provinsi Tengah. Dua penghargaan Baznas Kota Semarang di raih untuk Kategori Pemanfaatan IT untuk kemajuan Baznas dan Nominasi Kategori Penyelesaian Masalah. Penghargaan tersebut diberikan Wakil Gubernur Jawa Tengah H.Taj Yasin Maimoen kepada Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara didampingi Ketua Baznas RI H.Noor Ahmad dan Ketua Baznas Jawa Tengah H.Ahmad Daroji yang disaksikan seluruh Pimpinan Baznas RI, Pimpinan Baznas Jawa Tengah dan Bupati/Walikota se-Jawa Tengah. Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara mengaku bangga dan bahagia atas penghargaan yang diraih lembaga yang dipimpinnya. Pasalnya penghargaan kategori pemanfaatan IT untuk kemajuan Baznas prestisius, mengingat untuk kategori ini tidak mudah. Untuk memenangkan kategori pemanfaatan IT untuk kemajuan Baznas ini dibutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten, pencatatan secara digital melalui SIMBA diantaranya pencatatan transaksi, bukti setor zakat dan pelaporan yang dijadikan dasar untuk audit keuangan. Selain itu menerapkan kemudahan membayar zakat melalui Q-RIS bagi masyarakat, penggunaan IT untuk monitoring evaluasi. Menurut Arnaz, Baznas Kota Semarang memanfaatkan penggunaan IT khususnya SIMBA ini sejak 2018 sampai sekarang, alhamdulillah penilaian yang dilakukan Baznas Jawa Tengah dari tahun 2020 sampai 2022 membuahkan hasil dengan menerima award tahun 2023. Lebih lanjut dikatakan Arnaz, dengan diterimanya penghargaan ini dapat memicu motivasi untuk lebih baik lagi ke depannya. Kuncinya komitmen, konsisten dan profesionalisme dalam managemen di tubuh Baznas Kota Semarang, terangnya. Baznas Kota Semarang sebagai lembaga pemerintah non struktural seyogyanya mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang dan kepercayaan dari masyarakat Kota Semarang untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Semarang. Kami juga terus berinovasi melalui berbagai program untuk menggandeng stake holder dan perguruan tinggi untuk pentasharufan program ekonomi produktif bagi mustahik. Alhamdulillah, meski di Kota Semarang belum ada perda maupun perwal mengenai zakat bagi para ASN, tapi pertumbuhan zakat dari masyarakat terus meningkat. Hasil audit keuangan kami mendapatkan opini wajar, ditambah adanya 3 penghargaan pada bulan maret 2023 dari Baznas RI, hal tersebut semakin menambah kepercayaan publik terhadap Baznas, tegasnya.
BERITA28/08/2023 | Humas
Baznas Bantu Berdayakan Masyarakat Melalui Program Sanitasi Jamban Sehat
Baznas Bantu Berdayakan Masyarakat Melalui Program Sanitasi Jamban Sehat
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang membantu masyarakat melalui program sanitasi jamban sehat. Pasalnya, di Kota Semarang masih banyak warga yang belum memiliki jamban di rumahnya. Bahkan tidak sedikit yang buang air besar di sungai. Penyerahan program sanitasi dilaksanakan di Kantor Baznas Kota Semarang, Ruko Kalipancur No.2, Jl.Abdulrahman Saleh Semarang oleh Ketua H. Arnaz Agung Andrarasmara kepada perwakilan penerima manfaat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua H. Labib dan H. Nur Fuad, Kepala Pelaksana M. Asyhar beserta staff serta mustahik penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, Arnaz menyampaikan bahwa dana yang didistribusikan untuk program tersebut bersumber dari dana zakat, infak dan sedekah yang mencapai Rp400 juta rupiah. “Bantuan tersebut disalurkan untuk program Semarang Cerdas, Semarang Sehat, Semarang Taqwa dan Semarang Peduli kepada 139 mustahik penerima manfaat,” ujar Arnaz. Untuk menyukseskan program-program tersebut lanjut Arnaz, pihaknya menggandeng kelompok masyarakat secara swakelola untuk menanamkan pola hidup sehat dengan membangun sanitasi jamban sehat dan septic tank kepada 23 mustahik di Wilayah Bulu Lor Semarang Utara “Dalam menyalurkan bantuan, Baznas Kota Semarang berpedoman pada aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI,” tandas Arnaz. Menurut Arnaz yang juga Ketua Kadin Kota Semarang ini, sebelum disalurkan, setiap pengajuan dari masyarakat di assesment terlebih dahulu oleh tim terkait standar kelayakan kalau mustahik tersebut layak atau tidak untuk menerima bantuan yang sesuai dengan aturan baik aturan syar'i diberikan kepada 8 golongan yang berhak menerima, aman secara regulasi yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan aman NKRI yang benar diberikan bukan kepada teroris atau pemberontak negara. “Pedoman inilah yang mendasari kami dalam menjalankan amanah di Baznas Kota Semarang,” terang Arnaz. Lebih lanjut dikatakan Arnaz, Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. “Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit keuangan, hal ini akan terus menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang,” terang Arnaz. Wagimin salah satu warga Bulu Lor Semarang Utara menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Baznas Kota Semarang dalam membantu program jamban sehat. “Dulu kami Buang air besarnya langsung dibuang ke sungai. Setidaknya setelah nanti dibuatkan jamban dan septic tank bantuan dari Baznas, BAB saya tidak langsung ke sungai yang mencemari lingkungan. Intinya matur nuwun Mas Arnaz matur suwun Baznas Kota Semarang,” pungkasnya.
BERITA22/06/2023 | Humas
Berdayakan ekonomi mustahik, Baznas salurkan bantuan modal dan alat kerja
Berdayakan ekonomi mustahik, Baznas salurkan bantuan modal dan alat kerja
Di sela-sela menjalani rutinitas aktivitas pekerjaan luar kota, saat perjalanan pulang ketua Baznas H.Arnaz Agung Andrarasmara menyempatkan untuk mampir ke beberapa binaan usaha produktif Baznas Kota Semarang di Wilayah Kelurahan Karangroto Kecamatan Genuk baru-baru ini Saat itu tim pelaksana Baznas Kota Semarang yang terdiri dari Kepala Pelaksana M.Asyhar, Kabid.Pendayagunaan Ripai dan bagian humas rizal sedang melaksanakan monitoring evaluasi terhadap perkembangan usaha yang di tekuni ibu endang sri rejeki dan ibu imaroh. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang dalam penyaluran program bantuan bukan hanya bersifat konsumtif semata akan tetapi saat ini lebih di arahkan kepada bantuan yang bersifat lebih produktif. Saat mampir ke tempat usaha ibu endang sri rejeki yang memiliki usaha jahit, Arnaz menyampaikan bahwa dana yang kami tasharufkan (didistribusikan) yang bersumber dari dana zakat, infak dan sedekah yang diwujudkan dalam bentuk bantuan alat kerja dan modal kerja. *Istilahnya kami tidak melulu memberikan ikan, tetapi kami berikan kail agar mustahik berdaya dan bisa merubah dirinya agar kelak bisa menjadi muzakki* Lebih lanjut dikatakan arnaz, dalam menyalurkan bantuan kami berpedoman pada aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. Sebelum disalurkan, setiap pengajuan dari masyarakat di assesment terlebih dahulu oleh tim terkait standar kelayakan bahwa mustahik tersebut layak atau tidak untuk menerima bantuan yang sesuai dengan aturan baik aturan syar'i diberikan kepada 8 (delapan) golongan yang berhak menerima, aman secara regulasi yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan aman NKRI yang benar diberikan bukan kepada teroris atau pemberontak negara. "Pedoman inilah yang mendasari kami dalam menjalankan amanah di Baznas Kota Semarang, terang Arnaz." Ditegaskan kembali bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit, hal ini akan terus menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang. Imaroh menyampaikan terimakasih atas bantuan mesin obras dan modal kerja, setelah hampir 10 tahun kami belum bisa membeli mesin obras untuk menunjang kerja yang melayani pesanan jahitan warga. Hal senada disampaikan endang sri rejeki, mesin jahit saya miliki yang lama masih manual, apalagi ini musim mau masuk sekolah, pasti banyak yang menjahitkan seragam sekolah. Alhamdulillah bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami. "Kami kaget juga dikunjungi Ketua Baznas Kota Semarang, matur nuwun mas arnaz, matur Baznas Kota Semarang, ungkap imaroh dan endang"
BERITA18/06/2023 | Humas
Tekan angka kemiskinan, Baznas gencarkan program rehab rumah tidak layak huni
Tekan angka kemiskinan, Baznas gencarkan program rehab rumah tidak layak huni
Tekan angka kemiskinan, Baznas gencarkan program rehab rumah tidak layak huni Rasa haru yang tak terkira, terlihat dari wajah dan mata yang berkaca-kaca dari mbah Rakini, Warga Kelurahan Ngijo Kecamatan Gunungpati. Dia tidak menyangka hari ini (14/6) akan didatangi Tim Baznas Kota Semarang yang dipimpin Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz Agung Andrarasmara yang didampingi Wakil Ketua H.Labib, H.Nur Fuad dan Kepala Pelaksana M.Asyhar, Kabid.Pengumpulan Muhtadin dan Kabid.Pendistribusian Wahyudi serta pihak kelurahan setempat. Kedatangan Tim Baznas Kota Semarang menindaklanjuti laporan dari tokoh masyarakat setempat, tentunya kami membawa kabar bahagia setelah melihat langsung kondisi rumah mbah rakini yang sangat tidak layak huni. Kami dari Baznas Kota Semarang terketuk hati agar mbah rakini segera memiliki rumah yang layak huni. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz menyampaikan bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang diberikan mandat untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit, untuk itu kami terus bergerak menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat luas bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang. Saat ini, kami yang ada di jajaran pimpinan ingin melihat dan merasakan langsung terhadap apa yang dirasakan oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Hari ini kebutuhan utama yakni tempat tinggal yang layak masih menjadi perhatian khusus bagi semua pemangku kepentingan termasuk lembaga filantropi Baznas Kota Semarang. Kami siapkan anggaran 20 juta yang nantinya akan dikerjakan Tim Baznas Tanggap Bencana Baznas Kota Semarang gotong royong dengan warga masyarakat setempat. Untuk itu kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk bahu-membahu dalam membantu percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Semarang, salah satunya dengan Gerakan Berkah Berzakat melalui Baznas Kota Semarang dan hasilnya akan disalurkan sepenuhnya kepada Warga Kota Semarang, tegasnya.
BERITA15/06/2023 | Humas
UPZ Badko LPQ Kota Semarang salurkan infak santri dan asatidz melalui Baznas*
UPZ Badko LPQ Kota Semarang salurkan infak santri dan asatidz melalui Baznas*
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badko LPQ Kota Semarang menyalurkan infak yang dihimpun santri dan asatidz se-Kota Semarang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang pada Rabu (17/5) di Kantor Baznas Kota Semarang, Ruko Kalipancur No.2, Jl.Abdulrahman Saleh Semarang. Program Gerakan Infak Santri dan Asatidz UPZ Badko LPQ Kota Semarang ini berjalan rutin setiap tahunnya pada bulan ramadhan. Alhamdulillah ramadhan 1443 H tahun lalu bisa menyalurkan Rp. 124.175.000,- sedangkan untuk Ramadhan 1444 H tahun ini bisa menyalurkan Rp. 134.535.000,- . Bila melihat data tentunya setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, hal tersebut mengindikasikan kepercayaan dari santri dan asatidz semakin tumbuh dan berkembang terhadap program tersebut, selain itu manfaat yang diterima kembali melalui UPZ Badko LPQ semakin meningkat karena sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian 70 %. Hadir dalam penyerahan secara simbolik Ketua UPZ Badko LPQ Kota Semarang H.Abdul Jawab, Wakil Ketua Agus Hariyadi dan Sekretaris Ariyani, sedangkan dari Baznas Kota Semarang di terima Kepala Pelaksana M.Asyhar, Kabid.Pengumpulan Muhtadin dan Staff Pengumpulan Valentina. Dalam paparannya Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang M.Asyhar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh santri maupun asatidz Badko LPQ Kota Semarang yang memiliki kesadaran akan berkah berinfak melalui Baznas. bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit keuangan, hal ini akan terus menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, sesuai regulasi yang berlaku perbaznas 2/2016 dana yang di setorkan, mengingat UPZ Badko LPQ sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian sehingga akan di salurkan kembali sebesar 70% dari dana yang dihimpun dan rencananya akan disalurkan untuk program wirausaha produktif bagi asatidz, terangnya. Ketua UPZ Badko LPQ Kota Semarang H.Abdul Jawad menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kota Semarang yang memberikan payung hukum dengan dibentuknya UPZ Badko LPQ Kota Semarang, disamping itu kami juga di berikan kepercayaan sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian. Perlu kami sampaikan pula bahwa asatidz ini merupakan salah satu ashnaf fii sabilillah yang bisa diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui program ekonomi produktif. Tahun kemarin kami seleksi dan ikut menyalurkan kepada 23 penerima manfaat usaha produktif bagi asatidz, insyaAllah tahun ini meningkat menjadi 50 penerima manfaat atau bahkan lebih. Untuk itu kami juga siap mendukung Baznas Kota Semarang dalam gerakan berkah berzakat yang digalakkan Baznas, tentunya perlu juga untuk disosialisasikan kepada kami manfaat berzakat, infak dan bersedekah melalui Baznas Kota Semarang kepada asatidz dan santri. Selain menjadi ladang pahala, manfaat yang akan diterima jauh lebih besar untuk peningkatan kesejahteraan asatidz melalui program usaha ekonomi produktif, tegasnya.
BERITA19/05/2023 | Humas
Kodim Gandeng Baznas rehab rumah tidak layak huni dalam Program TMMD
Kodim Gandeng Baznas rehab rumah tidak layak huni dalam Program TMMD
Kodim Gandeng Baznas rehab rumah tidak layak huni dalam Program TMMD Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 KS Semarang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang untuk merehab rumah tidak layak huni warga miskin dalam Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kota Semarang. Kegiatan TMMD sengkuyung di tahun 2023 ini di laksanakan sebanyak 3 (Tiga) kali dalam setahun. Program TMMD sengkuyung tahap 1-3 rencananya akan dilaksanakan di Kelurahan Wonoplumbon Kecamatan Mijen, Kelurahan Jabungan Kecamatan Banyumanik, Kelurahan Jatirejo Kecamatan Gunungpati. Sebelum melaksanakan program tersebut, dilaksanakan perjanjian kerjasama yang dilaksanakan di Ruang Dandim 0733 KS Semarang (8/5). Hadir dalam penandatanganan kerjasama Dandim 0733 KS Rahmad Saerudin didampingi Pasiter Sukapta. Dari Baznas Kota Semarang Ketua Baznas H.Arnaz Agung Andrarasmara, di dampingi Wakil Ketua H.Labib dan Kepala Pelaksana M.Asyhar Dalam sambutannya Ketua Baznas Kota Semarang H.Arnaz menyampaikan bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh Pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang. Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit dan suatu kebanggaan sebagai kado istimewa sebelum ramadhan menyabet 3 penghargaan dari Baznas RI untu kategori tim work terbaik, implementasi SIMBA terbaik dan operator SIMBA terbaik di Indonesia. Ini modal awal yang baik bagi Baznas Kota Semarang untuk terus bergerak menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL di Kota Semarang. Dalam perjanjian kerjasama ini kami tentunya kami mempercayakan sebanyak 50 unit rehab rumah tidak layak huni dengan nominal masing-masing rumah sebesar 20 juta untuk program TMMD dan Non TMMD agar di kerjakan prajurit TNI seperti Babinsa yang memiliki keahlian dalam pertukangan. Disamping itu kami berharap kepada kodim mulai dandim sampai prajurit memiliki kesadaran akan kewajiban untuk membayar zakat bagi yang sudah memenuhi nishob melalui Baznas Kota Semarang, sedangkan bagi yang belum memenuhi nishob untuk berinfak atau bersedekah, terangnya. Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0733 KS Semarang Rahmad Saerudin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas atas kepercayaannya selama ini dalam program rehab rumah tidak layak huni. Program ini sangat bagus dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Semarang. Kami juga menyampaikan selamat atas prestasi yang di raih Baznas Kota Semarang. Untuk itu kami juga siap mendukung Baznas Kota Semarang dalam gerakan berkah berzakat dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kodim 0733 KS Semarang, tentunya perlu juga untuk disosialisasikan kepada kami manfaat berzakat, infak dan bersedekah melalui Baznas Kota Semarang kepada perwira dan prajurit kami, tegasnya.
BERITA09/05/2023 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Borong 3 Penghargaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
BAZNAS Kota Semarang Borong 3 Penghargaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Kinerja profesional dari SDM Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, dalam menerapkan sistem informasi management berbasis digital. Konsistensi kinerja tersebut, berhasil mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dari BAZNAS Republik Indonesia. Raihan tiga penghargaan yang diberikan untuk BAZNAS Kota Semarang itu, tak lepas dari penerapan Sistem Informasi Management Baznas (SiMBA) berbasis digital. Penghargaan yang digelar di Puri Agung Hotel Sahid Jakarta pada 21 Maret 2023 lalu, dihadiri Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, Gubernur dan Kepala Daerah se Indonesia serta Ketua Baznas se Indonesia. Ketiga penghargaan yang diraih BAZNAS Kota Semarang ini meliputi dua kategori lembaga BAZNAS Kota Semarang dan satu kategori perorangan (Amil) BAZNAS Kota Semarang. Ketiga penghargaan itu adalah kategori BAZNAS Kota Teamwork Operator SiMBA Terbaik dan BAZNAS Kota Implementasi SiMBA Terbaik. Sementara untuk kategori perorangan diraih oleh Tri Mursito sebagai Operator SiMBA Terbaik BAZNAS Kota. Penghargaan diberikan langsung pimpinan BAZNAS RI yang disaksikan Wapres dan semua tamu undangan. Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE, MM mengatakan, dengan penghargaan yang diraih lembaga yang dipimpinnya, menjadi motivasi SDM untuk semakin profesional dalam layanan masyarakat. "Untuk memenangkan SiMBA Baznas RI ini tidak mudah. Banyak tahapan yang harus dijalankan yang meliputi Sumber Daya Manusia, pencatatan asset secara digital, pencatatan transaksi, pencatatan bukti setor zakat, transparansi laporan keuangan dan lain sebagainya," jelas Arnaz Agung Andrarasmara Arnaz menambahkan, BAZNAS Kota Semarang sendiri telah menerapkan SiMBA sejak Tahun 2018 dan mendapatkan SiMBA award pada Tahun 2023. "Penghargaan SiMBA ini untuk kali pertama digelar atas penilain dari pelaporan digital setiap hari bisa langsung di akses Baznas Pusat dan isi laporan bisa berubah-berubah setiap kali transaksi dan transparan. Kami, berhasil mendapatkan penghargaan SiMBA 2023 tahun ini," imbuhnya. Dengan penghargaan SiMBA ini Arnaz berharap sebagai lembaga pemerintah non struktural, BAZNAS Kota Semarang semakin dipercaya oleh masyarakat untuk menyalurkan zakat, sodaqoh dan infaq melalui BAZNAS. "Kunci dasar peneriman penghargaan dari program SiMBA ini dimulai dari profesionalisme management yang diterapkan Baznas Kota Semarang," tandasnya. Arnaz, berharap dengan penghargaan SiMBA ini akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam mensosialisasikan pentingnya zakat ke stakeholder dan masyarakat luas. "Alhamdulillah, meski di Kota Semarang tidak ada Perwal khusus, mengenai kewajiban zakat dari ASN, tapi pertumbuhan pengumpulan zakat di Kota Semarang setiap tahun mengalami peningkatan dan dengan SiMBA ini sebagai dasar kalau Baznas Kota Semarang telah melalui audit dengan Opini Wajar. Pengembangan profesionalisme lembaga ini, tidak lepas dari peran dan kontribusi maksimal dari seluruh SDM", tutup Arnaz Agung Andrarasmara.
BERITA21/03/2023 | Humas
FKPP dan Baznas Kota Semarang Siap Gulirkan Program Santri Entrepreneur
FKPP dan Baznas Kota Semarang Siap Gulirkan Program Santri Entrepreneur
Semarang – Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Semarang melakukan silaturahmi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang di Hotel Dafam Semarang. Dalam pertemuan tersebut, Arnaz Agung Adrarasmara selaku Ketua Baznas Kota Semarang menyampaikan, siap bersinergi dengan FKPP Kota Semarang dalam menumbuhkan semangat santri entrepreneur dan bermental mandiri. Salah satu yang menjadi gagasan dalam forum silaturahmi tersebut adalah pentasyarufan yang bernilai produktif bagi kalangan santri di pesantren. “Nanti akan kita buat beberapa program kegiatan yang terukur dan terarah, dimana manfaatnya bisa memberikan solusi bagi santri untuk meraih cita-citanya,” tutur Arnaz. Ia berharap, melalui program tersebut, selain menjadikan santri sebagai seorang entrepreneur, juga mampu menumbuhkan kemandirian santri. “Harapan saya nanti ketika lulus dari pesantren, mereka bisa menjadi lebih kreatif dan inovatif, sehingga dari itu, bisa memberikan kontribusi pada penurunan angka kemiskinan,” katanya. Selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Semarang, Arnaz pun menuturkan akan menggandeng Kadin atau Muslim Trade Center (MTC), untuk bersama-sama mengatasi permasalahan di kalangan santri. Program tersebut disambut baik oleh Ketua FKPP Kota Semarang, Gus Samsudin. Menurutnya, saat ini, santri identik hanya piawai dalam hal ibadah seperti, menjadi imam salat, atau memimpin doa dan wirid, akan tetapi dengan terobosan tersebut diharapkan dapat melahirkan pula santri yang mandiri dalam bidang ekonomi sesuai keahliannya masing-masing
BERITA22/02/2023 | Humas
Sinergitas Kementerian Agama dan BAZNAS Kota Semarang
Sinergitas Kementerian Agama dan BAZNAS Kota Semarang
Semarang – Salah satu prestasi yang berhasil diraih Kankemenag Kota Semarang di tahun 2022 adalah penandatanganan PKS dengan BAZNAS Kota Semarang terkait pengelolaan zakat, infak dan sedekah. Begitulah tutur Cholidah Hanum, Penyelenggara Zakat dan Wakaf selaku pembina apel, yang dilaksanakan di halaman Kankemenag Kota Semarang, Senin (20/2/2023). Kepada ASN setempat, Hanum mengatakan, kerjasama tersebut dalam rangka optimalisasi gerakan cinta zakat di Kota Semarang. “Melalui peran penyuluh agama Islam, diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada muslim di Kota Semarang agar menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Semarang,” tuturnya. Selain itu, kerjasama juga dilakukan dalam pengelolaan dan pentasarufan ZIS di lingkungan Kankemenag Kota Semarang dan masyarakat sekitar. “Kami selalu menjaga sinergitas dengan BAZNAS Kota Semarang, baik dalam pengumpulan, pengelolaan, maupun pentasarufan zakat, infak dan sedekah,” terangnya. Pada bagian lain, Hanum berujar, pada awal tahun 2023, Dirjen Bimas Islam telah merilis daftar LAZ berizin Kementerian Agama, baik yang berskala nasional, provinsi, maupun Kabupaten/Kota. Dalam kesempatan tersebut, selain PKS dengan BAZNAS Kota Semarang, prestasi lain yang turut diraih Kankemenag Kota Semarang melalui Gara Zawa di tahun 2022 adalah Perjanjian Tripartit antara Kankemenag Kota Semarang, Perwakilan BWI Kota Semarang, dan Kantor Pertanahan Kota Semarang terkait wakaf. Selaku Satgas Halal Kota Semarang, dalam kesempatan itu, Hanum juga mengimbau kepada ASN Kankemenag Kota Semarang untuk turut mensukseskan program Sertifikasi Halal.
BERITA22/02/2023 | humas
Berdayakan milenial, Baznas Gandeng MTT Telkomsel adakan Pelatihan Digital Marketing
Berdayakan milenial, Baznas Gandeng MTT Telkomsel adakan Pelatihan Digital Marketing
Berdayakan milenial, Baznas Gandeng MTT Telkomsel adakan Pelatihan Digital Marketing Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menggandeng Majelis Telkomsel Taqwa Regional Jateng-DIY mengadakan Pelatihan Digital Marketing bagi Kaum Milenial. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Dafam Semarang (31/1). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua 1 H.Labib, Wakil Ketua 3 H.Nur Fuad, Wakil Ketua 4 Hj.Aminah, Kepala Pelaksana Muhammad Asyhar serta Ketua Majelis Telkomsel Taqwa M.Yusuf Hidayat di dampingi pengurus. Narasumber tunggal Taufiq Annas Dosen Binus Semarang. Dalam sambutannya Nur Fuad yang mewakili Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan bahwa pelatihan ini di ikuti 50 (lima puluh) peserta dari 150 (seratus lima puluh) peserta yang mengikuti seleksi. Hal ini untuk meningkatkan skill dan menggali potensi masing-masing generasi milenial dalam mensyiarkan program-program Baznas ke masyarakat melalui Digital Marketing. Lebih lanjut kata fuad, peserta akan dibekali strategi bagaimana membranding lembaga agar semakin di kenal dan mensosialisasikan program-program Baznas di masyarakat. Mereka dibekali materi untuk mengajak warga bahwa Baznas sebagai lembaga negara non struktural sebagai tempat yang aman secara syar'i, aman regulasi dan aman NKRI dalam membayarkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dan DSKL. Kami menyambut positif kolaborasi dalam pelatihan ini, ke depan kita bersepakat untuk terus berkokaborasi dalam meningkatkan skill dan potensi kaum milenial dalam melihat pangsa pasar kekinian, terang fuad yang juga ketua ICSB Kota Semarang. Ketua Majelis Telkomsel Taqwa Regional Jateng-DIY M.Yusuf Hidayat menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Semarang dalam Pelatihan Digital Marketing. Pelatihan ini selaras dengan misi perusahaan kami, dengan memanfaat teknologi Informasi memasarkan produk melalui digital. Lebih lanjut dikatakan M.Yusuf Hidayat bahwa Majelis Telkomsel Taqwa Regional Jateng-DIY siap berkolaborasi dengan Baznas Kota Semarang, bukan hanya pelatihan digital marketing saja akan tetapi program-program lain baik pelatihan, pemberdayaan dan bantuan kepada mustahik produktif di Kota Semarang. Kami melihat Baznas Kota Semarang sudah banyak berbuat di masyarakat Kota Semarang seperti bantuan bencana banjir dan longsor, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), Jambanisasi, Kursi Roda, Kaki Palsu, Beasiswa Pendidikan, Bantuan Sarana Prasarana tempat Ibadah Masjid dan Musholla dan lain-lain, tegasnya. Taufiq Annas selaku Narasumber memberikan materi mulai dari strategi membranding lembaga, marketing plan, digital marketing sehingga diharapkan peserta menjadi duta Baznas Kota Semarang dalam mensosialisasikan gerakan cinta zakat kepada masyarakat agar mengenal Baznas sebagai tempat yang tepat dalam membayarkan zakatnya, terangnya.
BERITA01/02/2023 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →