WhatsApp Icon
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.

Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.

“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.

Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***

29/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS

SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.

“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang  menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.

Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.

"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.

“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***

28/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I  H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.

Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.

Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***

26/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,” 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.

Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***

20/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.

Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.

Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.

Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.

Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.

2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.

5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.

7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.

8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.

Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.

Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.

Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.

Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***

19/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF UNTUK WARGA BANYUMANIK
BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN BANTUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF UNTUK WARGA BANYUMANIK
Kotasemarang.baznas.go.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang lakukan kewajiban dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan di Kecamatan Banyumanik, Senin (03/01). Bantuan yang disalurkan terdiri dari dua jenis: bantuan produktif yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, serta bantuan konsumtif yang langsung meringankan kebutuhan sehari-hari. Sebanyak delapan keluarga dari berbagai lapisan masyarakat di Banyumanik menjadi penerima manfaat dari program ini. Bantuan Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bantuan produktif diberikan dalam bentuk modal usaha yang diharapkan dapat meningkatkan penghasilan penerima manfaat. Dalam acara penyerahan bantuan, Ketua 1 BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M., menjelaskan bahwa pemberian modal usaha ini bertujuan untuk mendukung warga agar dapat lebih mandiri secara ekonomi, dengan menyediakan akses kepada mereka untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah. "Melalui bantuan produktif ini, kami berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan dana ini untuk membuka atau mengembangkan usaha, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan khususnya masyarakat Banyumanik," ujarnya. Ia juga berterima kasih kepada seluruh jajaran pegawai kecamatan Banyumanik yang telah berkontribusi aktif dan konsisten kepada BAZNAS Kota Semarang pada kegiatan Zakat, Infaq, Sedekah dan DSKL. Bantuan Konsumtif untuk Meringankan Beban Sehari-hari Selain itu, bantuan konsumtif berupa paket sembako dan bantuan tunai juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga yang terdampak oleh kondisi ekonomi yang tidak menentu. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap dapat memberikan sedikit keringanan bagi mereka yang saat ini sedang menghadapi kesulitan ekonomi. Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Pupon, mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Alhamdulillah, matur suwun sampun dibantu, saestu niki saget bantu lan mugi-mugi gusti Allah ingkang bales sedoyonipun”(Alhamdulillah, terimakasih sudah dibantu (BAZNAS Kota Semarang) Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya bantuan sembako ini. Terutama di masa-masa sulit seperti sekarang, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya," katanya. Sinergi antara Pemerintah dan Masyarakat Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kota Semarang, seluruh kantor kecamatan di Kota Semarang. Kepala Kecamatan Banyumanik, Eka Kriswati, SH., M.M., berterimakasih kepada BAZNAS dalam membantu gotong royong mengentaskan kemiskinan. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah peduli dengan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan warga Banyumanik. Semoga program seperti ini terus berlangsung untuk membantu warga yang membutuhkan lebih banyak lagi penerima manfaat" ujar Bapak Yanto. Bantuan produktif dan konsumtif ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Semarang dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi serta pemenuhan kebutuhan dasar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan dan saling membantu di antara sesama. Dengan adanya program-program seperti ini, BAZNAS berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta mewujudkan keberlanjutan kesejahteraan bagi warga Kota Semarang, khususnya di Kecamatan Banyumanik. Acara dilaksanakan di ruang pertemuan kantor kecamatan Banyumanik, Jl. Prof. Soedarto No.116, Sumurboto, Kec. Banyumanik, Kota Semarang. Hadir juga Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3, H. Nur Fuad, S,Ag., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Banyumanik, Relawan BAZNAS Kota Semarang dan para penerima manfaat.
BERITA03/02/2025 | Humas
Raker 2025; BAZNAS Kota Semarang Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Tanggap Bencana
Raker 2025; BAZNAS Kota Semarang Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Tanggap Bencana
kotasemarang.baznas.go.id – "Ada tiga poin penting yang perlu kita tingkatkan lagi pada Tahun 2025 ini, pertama perlu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kedua meningkatkan kesadaran berzakat, infak dan sedekah bagi umat Islam dan seluruh masyarakat Kota Semarang dan ketiga adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas program serta tata kelola BAZNAS Kota Semarang". Demikian arahan Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., pada rapat kerja (Raker) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang tahun 2025, Kamis (30/01/2025). Raker ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua 1,2,3 dan 4 serta para Amil BAZNAS Kota Semarang dan diselenggarakan di Hotel Dafam, Jl. Imam Bonjol No.188, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132. Beberapa program unggulan yang direncanakan untuk tahun 2025 antara lain peningkatan layanan tanggap bencana, penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik, serta efisiensi tata kelola BAZNAS Kota Semarang. Sementara itu, H. Nur Fuad, Selaku wakil ketua III Baznas yang membidangi Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan berharap raker tahun 2025 ini dapat dijadikan pondasi yang kuat bagi BAZNAS Kota Semarang untuk lebih meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola zakat, infak dan sedekah serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Semarang. Lebih lanjut ketua Baznas menandaskan bahwa sebagai amil memiliki mandat besar, selain menfasilitasi para muzaki, munfik dan melayani mustahik, sebagai amil juga punya misi sebagai pendakwah sadar berzakat kepada masyarakat, baik melalui program branding maupum fundrising.
BERITA30/01/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Terima Mahasiswi PPL dari UIN Walisongo dan UNWAHAS
BAZNAS Kota Semarang Terima Mahasiswi PPL dari UIN Walisongo dan UNWAHAS
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyambut kedatangan delapan mahasiswi Program Pengalaman Lapangan (PPL), lima orang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dan tiga orang dari Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang pada Senin (21/01/2024l). Mereka menjalani program magang mandiri. Para mahasiswi ini diterima langsung oleh Wakil Ketua 4 BAZNAS Kota Semarang, Hj. Aminah, S.Pd.I., Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., dan Kepala Pelaksana, Muhammad Asyhar, S.Sos.I. Penyerahan mahasiswi PPL dari pihak UNWAHAS diwakili oleh H. M. Ali Maksum, SE, ME., yang turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan BAZNAS Kota Semarang. "Kami berharap melalui program ini, para mahasiswi dapat memperoleh pengalaman praktis dalam dunia kerja, khususnya di bidang pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat". Wakil Ketua 4 BAZNAS Kota Semarang, Hj. Aminah, S.Pd.I., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh UIN Walisongo dan UNWAHAS. "Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang optimal kepada para mahasiswi agar mereka dapat memahami peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah," ungkapnya. Program magang ini diharapkan mampu memberikan wawasan kepada para mahasiswa tentang tata kelola lembaga amil zakat, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan BAZNAS Kota Semarang dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Penyerahan dilaksanakan di ruang rapat BAZNAS Kota Semarang dan diakhiri dengan foto bersama.
BERITA21/01/2025 | Humas
Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan; Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Dapil Kota Semarang Kunjungi Baznas
Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan; Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Dapil Kota Semarang Kunjungi Baznas
Kota Semarang- Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah dari Daerah Pemilihan Kota Semarang, Hj. Kriseptiana melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang pada Kamis (16/1/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. "Melalui program-program berbasis zakat, infak, dan sedekah, Baznas memiliki sumber daya yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan sinergi ini dapat berjalan maksimal," ujar Perempuan yang akrab di sapa Bu Tia. Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh Hj. Afifah, Wakil Ketua 2, H. Nur Fuad, Wakil Ketua 3, Hj. Aminah Wakil Ketua 4 Baznas Kota Semarang dan jajaran pelaksana lainnya. Pada kesempatan itu, H. Nur Fuad memaparkan bahwa, "Sebenarnya Kami dengan Komisi E memiliki korelasi program yang sama yaitu di bidang kesejahteraan sosial, oleh karenanya kami sangat mengapresiasi dukungan dan perhatian dari Komisi E DPRD Jawa Tengah. Dengan kunjungan kali ini, kami berharap dapat memperluas jangkauan program kami dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat khususnya Kota Semarang. Acara dilanjut dengan pembahasan mengenai angka kemiskinan dan beberapa program strategis dari BAZNAS dan dampak dari pengentasan kemiskinan itu sendiri. Dengan hasil diskusi kunjungan kerja kali ini, Hj. Kriseptiana optimis bahwa pengurangan kemiskinan di Kota Semarang ini dapat dientaskan dikemudian hari. "Pengentasan kemiskinan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan Baznas, kami optimis target pengurangan angka kemiskinan dapat tercapai," pungkasnya. Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Bantuan Kesehatan berupa kursi roda untuk warga yang membutuhkan.
BERITA17/01/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Lepas Peserta Pelatihan Mekanik Z-Auto
BAZNAS Kota Semarang Lepas Peserta Pelatihan Mekanik Z-Auto
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang resmi melepas peserta pelatihan mekanik dalam Program Z-Auto pada Kamis, (16/01/2024) di Ruang Materi Gedung A.Lt.2, Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinar Nusantara (LPK SINUS) Sendangguwo, Tembalang, Semarang. Acara pelepasan ini dihadiri Mushlih, Manajer LKP SINUS, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 2 BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar, S.Sos.i, Kepala Pelaksana serta Ripa’i, S.H., Pelaksana Program Z-Auto dan peserta Z-Auto. Mushlih menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah mempercayakan pelatihan ini kepada LKP SINUS. “Kami berterima kasih kepada para Mekanik Handal Z-Auto BAZNAS Kota Semarang. Saya disini berpesan agar nanti kalau teman-teman sudah mempunyai usaha, jangan lupakan 2 hal yang telah diajarkan di sini. Pertama, Jangan sampai buka dan tutup toko ketahuan Matahari, kedua, jangan sampai berhutang.” ujar Mushlih. Mushlih juga menambahkan kepada peserta dikemudian nanti memiliki kendala terkait perbengkelan ia siap membantunya dan diminta agar dianggap seperti keluarga sendiri. Sementara itu, Hj. Afifah, S.Pd., dalam sambutannya, mengapresiasi LKP SINUS yang telah memberikan pelayanan dan pelatihan terbaik kepada peserta Mekanik Z-Auto. “Kami berterima kasih kepada LPK SINUS yang telah membimbing, membantu, dan menjadikan anak-anak saya menjadi mekanik dengan baik dan benar” ujarnya. “Pelatihan ini adalah bekal bagi kalian untuk mencari nafkah di masa depan. Kami harap agar nanti skill yang kalian dapat bisa menjadikan berkah, manfaat baik diri sendiri, keluarga juga orang lain. Doakan agar BAZNAS Kota Semarang dapat lebih berkembang dan kemanfaatannya dapat dirasakan lebih banyak orang" Muhammad Asyhar, menjelaskan, “Program Z-Auto ini merupakan salah satu inisiatif BAZNAS Kota Semarang untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang bermanfaat dan dapat menunjang kehidupan ekonomi peserta di masa depan. Dengan pelepasan ini, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk membuka usaha atau bekerja secara profesional di bidang mekanik” ujarnya. Pelaksana kegiatan Z-Auto, Ripa’i, S.H., turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelatihan ini. Ia juga meminta maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan program. “Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, utamanya para mekanik handal ini, saya bersyukur karena melihat semangat kalian anak muda yang haus akan ilmu dan memiliki motivasi yang baik mengikuti pelatihan ini, semoga pelatihan ini bermanfaat buat kalian", ujarnya. Uwais, salah satu peserta pelatihan Mekanik Z-Auto membagikan pengalamannya selama pelatihan. “Saya senang dan sangat terbantu, hingga pada akhirnya saya mengetahui tentang perbengkelan baik secara materi maupun praktik, dan beruntungnya langsung ada tawaran kerja di bengkel untuk saya, terimakasih BAZNAS Kota Semarang” ucapnya. Senada dengan Uwais, Ikhsan yang juga peserta pelatihan mengapresiasi BAZNAS Kota Semarang. “Saya berterimakasih kepada BAZNAS yang telah mengadakan pelatihan ini, saya sangat terbantu karena saya dapat mematangkan pengetahuan saya mengenai motor”ucapnya. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara peserta, panitia, dan penyelenggara. Semoga Program Z-Auto terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
BERITA16/01/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang terima PPL sejumlah  mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo
BAZNAS Kota Semarang terima PPL sejumlah  mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo
Kotasemarang.baznas.go.id- Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menerima Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Negeri (UIN) Walisongo pada Kamis, (09/01/2025) di Ruang Pimpinan BAZNAS kota Semarang. Penyerahan Mahasiswa diwakili oleh Drs. H. Nurbini, M.Si., yang juga Dosen Pembimbing Lapangan dan diterima oleh Kepala Pelaksana, Muhammad Asyhar, S.Sos.I. Dalam sambutannya, Drs. H. Nurbini, M.Si., menyebutkan bahwa BAZNAS Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural di Kota Semarang yang terpercaya dan sebagai tempat yang tepat dalam membayar zakat. “BAZNAS Kota Semarang ini memiliki peran strategis sebagai mitra strategis pemerintah Kota Semarang dalam mengumpulkan dan menyalurkan Dana Zakatnya dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Semarang ini, ujarnya. Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan, Drs. H. Nurbini, M.Si., berterimakasih kepada BAZNAS Kota Semarang telah memberikan ruang Pelajaran dan Pendidikan terkait pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya. H. Nurbini berpesan agar mahasiswa menjalani kuliah di lapangan ini dengan serius dan mengikuti segala prosedur yang ada di BAZNAS Kota Semarang. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhammad Asyhar, S.Sos.I, menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang juga berterimakasih atas kehadiran Mahasiswa PPL, selain dapat mengimplementasikan teori yang diberikan di kampus juga dapat membantu kerja-kerja teknis Pelaksana di BAZNAS Kota Semarang. “Kami mewakili para Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kota Semarang menyambut baik dan berterimakasih atas hadirnya mahasiswa PPL FDK UIN Walisongo. Hadirnya mahasiswa ini dapat menunaikan kewajiban kami sebagai Lembaga yang dapat bermanfaat bagi umat. Oleh karenaya semoga mahasiswa PPL ini dapat mendapat ilmu sebanyak-banyaknya utamanya tentang Zakat, Infak dan Sedekah” ujarnya. Diakhir pertemuan tersebut, Kepala Pelaksana juga meminta doa dan dukungan semua pihak agar BAZNAS Kota Semarang semakin maju dan di percaya oleh masyarakat untuk dapat membantu sebanyak-banyaknya warga yang membutuhkan dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Semarang.
BERITA09/01/2025 | Humas
Sosialisasi Gerakan Cinta Zakat di Rutan Kelas 1 Kota Semarang: Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Zakat
Sosialisasi Gerakan Cinta Zakat di Rutan Kelas 1 Kota Semarang: Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Zakat
Semarang – Rutan Kelas 1 Kota Semarang menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Cinta Zakat pada hari ini. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai rutan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya zakat sebagai bagian dari ibadah dan wujud kepedulian sosial, Kamis (14/11/2024). Dalam kegiatan ini, hadir perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang memberikan materi terkait peran strategis zakat dalam mengentaskan kemiskinan serta mendukung pembangunan umat. Mereka juga menjelaskan mekanisme pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga para pegawai merasa yakin bahwa zakat yang disalurkan akan tepat sasaran. Dalam kegiatan ini, hadir perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang, termasuk Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., yang memberikan arahan langsung kepada para peserta, Hj. Afifah Adnan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang. Dalam sambutannya, H. Arnaz menyampaikan, "Zakat adalah pilar penting dalam membangun solidaritas sosial. Dengan berzakat, kita tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sosial, seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Kami berharap Gerakan Cinta Zakat ini dapat membudayakan semangat berbagi di lingkungan kerja, termasuk di Rutan Kelas 1 Kota Semarang." H. Arnaz juga menekankan pentingnya memastikan zakat yang disalurkan dapat dikelola secara profesional dan transparan oleh lembaga amil zakat yang terpercaya, seperti BAZNAS. "Kami memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, baik melalui bantuan langsung maupun program pemberdayaan," tambahnya. Kepala Rutan Kelas 1 Kota Semarang dalam sambutannya menyampaikan, "Sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama. Zakat adalah instrumen penting dalam mendistribusikan kekayaan secara merata, sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan." Acara ini juga memberikan pemahaman mendalam mengenai zakat profesi, salah satu bentuk zakat yang relevan bagi pegawai. Para peserta diberikan simulasi perhitungan zakat profesi, sehingga mereka dapat lebih mudah menunaikan kewajibannya sesuai dengan ketentuan syariat. Di akhir kegiatan, beberapa pegawai menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari Gerakan Cinta Zakat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat luas. Melalui sosialisasi ini, diharapkan Gerakan Cinta Zakat dapat menjadi budaya di lingkungan Rutan Kelas 1 Kota Semarang, sekaligus menginspirasi institusi lain untuk turut aktif dalam memaksimalkan potensi zakat sebagai solusi permasalahan sosial.
BERITA14/11/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Luncurkan Program “Es Teh Kawan” untuk Mustahik
BAZNAS Kota Semarang Luncurkan Program “Es Teh Kawan” untuk Mustahik
Kota Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program inovatif bertajuk “Es Teh Kawan Baznas”. Program ini bertujuan untuk mendukung para mustahik dalam membangun usaha mandiri di bidang kuliner, khususnya minuman es teh yang memiliki pasar luas dan prospek menjanjikan. Acara peluncuran yang berlangsung di Taman Ruko Ngaliyan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., para Kabid, Staff serta para mustahik yang menjadi penerima manfaat program ini, Rabu (13/11/2024). Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, “Program ini kami harapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi para mustahik. Dengan adanya ‘Es Teh Kawan’, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan modal usaha, tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk menjalankan usaha mereka dengan baik.” Sebagai bagian dari program ini, BAZNAS Kota Semarang menyediakan paket usaha yang terdiri dari gerobak es teh, bahan baku awal, serta pelatihan khusus terkait pengelolaan usaha. Penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan secara berkala untuk memastikan usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan optimal. Salah satu penerima manfaat, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang. Dengan adanya program ini, saya merasa lebih percaya diri untuk memulai usaha dan membantu perekonomian keluarga,” katanya. Dengan peluncuran “Es Teh Kawan”, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat menciptakan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi para mustahik, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/11/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Tanggap Bencana di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara.
BAZNAS Kota Semarang Serahkan Bantuan Tanggap Bencana di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara.
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan tanggap bencana di Kelurahan Tanjungmas. Bantuan ini mencakup bantuan untuk korban kebakaran serta beberapa bantuan sosial lainnya yang diberikan kepada warga terdampak. Acara penyerahan bantuan berlangsung langsung di lokasi kejadian di Kelurahan Tanjungmas, Rabu (12/11/2024) yang beberapa waktu lalu dilanda musibah kebakaran. Bantuan yang disalurkan melalui beberapa uang tunai. Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha kecil untuk mendukung warga yang terdampak agar dapat memulai kembali aktivitas ekonomi mereka. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., menjelaskan pentingnya tanggap bencana ini sebagai bagian dari upaya nyata untuk membantu warga yang sedang menghadapi masa sulit. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban kebakaran dan warga lain yang membutuhkan. Tindakan ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS dalam menjalankan fungsi sosialnya di masyarakat,” ujarnya. Bantuan ini juga melibatkan relawan dan masyarakat sekitar, yang turut serta membantu proses distribusi bantuan kepada warga terdampak. Salah satu penerima bantuan, Bapak Supriyadi, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Bantuan dari BAZNAS sangat berarti untuk membantu kami bangkit dari musibah ini,” katanya. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan aksi nyata seperti ini, BAZNAS Kota Semarang terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang peduli terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana dan kondisi darurat. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan semangat dan kesejahteraan warga terdampak.
BERITA12/11/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Sekolahkan Skill Mekanik Kepada Remaja, Siapkan Generasi Berdaya Saing
BAZNAS Kota Semarang Sekolahkan Skill Mekanik Kepada Remaja, Siapkan Generasi Berdaya Saing
Semarang–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu langkah nyata adalah menyelenggarakan program pelatihan keterampilan mekanik untuk remaja, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini, yang merupakan bagian dari inisiatif Z Auto, bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan mekanik mesin, seperti perawatan dan perbaikan sepeda motor dan mobil. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk teori di kelas dan praktik langsung di Lembaga Pelatihan Kerja Sinar Nusantara (LPK SINUS). Dengan pendekatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga pengalaman lapangan yang siap diterapkan di dunia kerja. "Kami ingin membuka peluang bagi remaja yang memiliki minat dan bakat di bidang mekanik. Dengan keterampilan ini, mereka dapat memiliki masa depan yang lebih baik, baik sebagai tenaga kerja terampil maupun wirausaha di bidang otomotif," ujar wakil Ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd.I. Sebanyak 10 peserta telah mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan. Mereka juga didukung dengan modul pelatihan dan alat kerja dasar. Beberapa peserta bahkan telah mendapatkan tawaran magang dari bengkel mitra yang terlibat. Salah satu peserta, Ahmad (20), mengaku sangat bersyukur dapat bergabung dalam program ini. "Awalnya, saya hanya suka otak-atik motor di rumah. Tapi, setelah ikut pelatihan, saya jadi tahu cara kerja yang benar. Saya juga optimis bisa bekerja di bengkel setelah ini," ungkapnya dengan semangat. Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas otomotif setempat. Ke depan, BAZNAS Kota Semarang berencana memperluas cakupan program ini dengan menggandeng lebih banyak mitra serta menyediakan fasilitas lanjutan seperti bantuan peralatan usaha (Z-Auto) untuk alumni yang ingin membuka usaha sendiri. Dengan program seperti ini, BAZNAS Kota Semarang tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang tangguh dan siap bersaing di era industri otomotif.
BERITA31/10/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Gelar Rapat Koordinasi Bersama Aghniya untuk Optimalisasi Pemberdayaan Umat
BAZNAS Kota Semarang Gelar Rapat Koordinasi Bersama Aghniya untuk Optimalisasi Pemberdayaan Umat
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengadakan rapat koordinasi strategis bersama aghniya’ (golongan masyarakat berkemampuan finansial lebih) untuk memperkuat sinergi dalam mendukung program pemberdayaan umat. Acara ini berlangsung di Rumah Makan Uda Uni, Tembalang, dengan menghadirkan tokoh aghniya’ dari berbagai sektor, mulai dari pengusaha hingga filantropis. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan aghniya’ untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Aghniya’ memiliki peran strategis sebagai penggerak zakat, infaq, dan sedekah. Melalui rakor ini, semoga dapat memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat maksimal bagi penerima,” ujarnya. Dalam rapat ini, BAZNAS yang diwakili oleh Kepala Pelaksana, Muhammad Asyhar, S.Sos.I, memaparkan program unggulan, seperti Z-Auto yang memberdayakan tenaga kerja di bidang mekanik dan bengkel, serta program sosial lainnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. Para aghniya’ yang hadir memberikan apresiasi terhadap inovasi program BAZNASdan siap mendukung program-program BAZNAS Kota Semarang untuk tujuan kemanusiaan, kebermanfaatan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia, khususnya di Kota Semarang. Dengan sinergi yang kuat antara BAZNAS Kota Semarang dan aghniya’, diharapkan pemberdayaan umat dapat terus meningkat, membawa keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. --- *Untuk informasi lebih lanjut, hubungi BAZNAS melalui situs resmi atau media sosial.*
BERITA29/10/2024 | Humas
BAZNAS Karawang Kunjungi BAZNAS Kota Semarang guna Studi Banding
BAZNAS Karawang Kunjungi BAZNAS Kota Semarang guna Studi Banding
Semarang– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyambut kunjungan studi banding dari BAZNAS Kabupaten Karawang pada Jumat (25/10/2024). Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama dan meningkatkan sinergi dalam pengelolaan zakat melalui berbagi pengalaman terkait program dan inovasi yang telah berhasil dijalankan di masing-masing daerah. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan sinergi pengelolaan zakat dari berbagai pengalaman dan inovas yang dapat kami sharing atau dari BAZNAS Karawang dan ya tentu hilirnya adalah satu tujuan untuk mengentaskan kemiskinan" ujar Wakil Ketua III, H. Nur Fuad, S.Ag. Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Semarang beserta jajarannya memberikan paparan mengenai program-program unggulan BAZNAS Kota Semarang, mulai dari program pendistribusian zakat berbasis kebutuhan masyarakat hingga pemberdayaan ekonomi umat. Salah satu program yang menarik perhatian BAZNAS Karawang adalah Beasiswa Produktif. "Kami tertarik dengan program beasiswa produktif yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Semarang. Secara Manajemen, Kebermanfaatan dan dan tujuan dari BAZNAS tersampaikan secara tepat. Sisi lain, BAZNAS Kota Semarang tidak hanya membantu secara ekonomi, namun juga membantu bidang pengembangan SDM baik sof maupun hard skill, menarik sekali" ujar Ketua BAZNAS Karawang. Lebih lanjut Ketua BAZNAS Karawang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan dan mengungkapkan harapannya agar hasil tukar pengalaman antara kedua lembaga dapat memperkuat pengelolaan zakat di tingkat daerah, serta memberi manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. "Kami sangat berterimakasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah menerima kunjungan kami kali ini, harapannya agar nanti setelah kami pulang dapat langsung mengamalkan ilmu yang kami serap dari BAZNAS Kota Semarang ini. Semoga BAZNAS Kota Semarang semakin jaya dan silaturahmi kali ini mendapatkan berkah bagi kita semua" tutupnya. Kedua BAZNAS bersepakat untuk saling bertukar pengalaman lebih lanjut dan mendukung inovasi yang bertujuan memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BAZNAS Kabupaten Karawang.
BERITA25/10/2024 | Humas
Dr. Ahmad Syaifullah, M.Ag; BAZNAS Kota Semarang telah mewarnai perekonomian di Indonesia
Dr. Ahmad Syaifullah, M.Ag; BAZNAS Kota Semarang telah mewarnai perekonomian di Indonesia
BAZNAS Kota Semarang- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mendapati kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Kamis (24/10). Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi Mahasiswa FEBI yang sedang Program Kerja Lapangan (PKL) yang sudah berjalan sebulan lalu. Dr. Syafullah, M.Ag, sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Menegaskan bahwa BAZNAS Kota Semarang merupakan lembaga yang memiliki peran yang sangat masif dalam pengentasan kemiskinan. "BAZNAS Kota Semarang merupakan filantropi Islam yang telah mewarnai dunia perekonomian di Indonesia, karena tugas dari BAZNAS Sendiri yang mulia. Tidak lain tugas mulia tersebut adalah upaya pengentasan kemiskinan yang ada di Indonesia" Ujar pernah menjabat sebagai Dekan FEBI dan Pusat Pengembangan Bahasa UIN Walisongo Semarang. Lebih lanjut, Dr. Syaifullah menghimbau kepada mahasiswa untuk terus menggali dan belajar di BAZNAS Kota Semarang. "Di BAZNAS ini kalian akan menemukan banyak hal, banyak pelajaran dan banyak pengalaman tentunya. Karena BAZNAS diperuntukkan sebagai tempat pengelolaan mengelola zakat, infak dan sedekah yang tepat dan pentasarufan yang produktif" Tambahnya. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar, S.Sos.I., menanggapi bahwa BAZNAS Kota Semarang ini memang diprioritaskan kepada fakir miskin, mengingat kebutuhan darurat. "Sejumlah 60 persen kita alokasikan untuk fakir dan miskin, karena yang sangat sangat membutuhkan adalah fakir dan miskin atau dalam Islam biasa kita sebut Dharur An-Nafs. pentasarufan itu pun kami pilih secara selektif, kami survey terlebih dahulu dan perlu proses yang berintegritas" ujarnya. Lebih lanjut Kepala Pelaksana memberikan arahan kepada mahasiswa PKL agar tidak hanya belajar di dalam BAZNAS, namun juga menggali pengalaman di luar BAZNAS yang dapat diambil ketika survey lapangan. Arahan yang sama datang dari Dr. Syaifullah, agar mahasiswa tidak lupa untuk sambil menyelami penelitian akademik yang di dapatkan selama PKL. Di Akhir, Dr. Syaifullah berharap agar BAZNAS Kota Semarang semakin hebat dan semakin banyak UPZ-UPZ yang ada di Semarang.
BERITA25/10/2024 | Humas
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024 seluruh Pegawai dan Staff BAZNAS kenakan pakaian khas Santr
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024 seluruh Pegawai dan Staff BAZNAS kenakan pakaian khas Santr
BAZNAS Kota Semarang- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024 seluruh Pegawai dan Staff Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kenakan pakaian khas Santri, Selasa (22/10). Kegiatan ini bertujuan untuk menghormati kontribusi besar Santri Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta memperkuat rasa kebersamaan dan kesadaran terhadap warisan budaya atau warisan Nusantara. Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Muhammad Asyhar, S.Sos.I., menjelaskan bahwa pakaian Santri yang identik dengan kesederhanaan dapat mempererat hubungan emosional dengan sejarah bangsa. "Pakaian santri yang identik dengan kesederhanaan dan ketaatan agama ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional pegawai dan staff BAZNAS dengan sejarah perjuangan bangsa, serta menginspirasi mereka untuk terus mengamalkan nilai-nilai keislaman khusunya dalam pengelolaan zakat, dan setiap 22 Oktober kita kenakan pakaian khas ini" ujarnya. Lebih lanjut Asyhar menceritakan sedikit tentang sejarah perjuangan para Santri. "Sejarah menunjukkan bahwa santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga penjaga moralitas dan integritas bangsa. Mereka tak hanya mengajarkan nilai-nilai agama, tetapi juga menjadi benteng pertahanan fisik dan spiritual bangsa saat kemerdekaan terancam. Oleh karena itu, Hari Santri merupakan panggilan bagi semua kalangan untuk melanjutkan perjuangan di era modern, termasuk dalam membangun karakter bangsa yang religius, berintegritas, dan inovatif di berbagai bidang" ucapnya. Pada peringatan tahun ini, seluruh pegawai dan staff BAZNAS laki-laki diminta mengenakan bawahan sarung, atasan putih, dan peci hitam, sedangkan jajaran pegawai dan staff BAZNAS perempuan mengenakan busana muslimah.
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS Kabupaten Wonosobo Kunjungi BAZNAS Kota Semarang Guna Studi Banding
BAZNAS Kabupaten Wonosobo Kunjungi BAZNAS Kota Semarang Guna Studi Banding
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kedatangan kunjungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonosobo guna silaturahmi dan studi banding, Rabu (16/10/2024). Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan sharing antar Badan. "Pertemuan kali ini merupakan silaturahmi antara BAZNAS Kota Semarang dengan BAZNAS Kabupaten Wonosboso ya di dalamnya tentu sharing-sharing juga dari BAZNAS Wonosobo belajar pada setiap devisi di BAZNAS Kota Semarang ini" ujarnya. Dalam studi bandingnya, Drs. H. Samsul Maarif, MM. sebagai Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonosobo yang bertugas dalam regulasi zakat menanyakan terkait pengelolaan pengumpulan dan pendistribusian BAZNAS Kota Semarang. H. Arnaz menerangkan bahwa BAZNAS Kota Semarang dalam pengumpulan dan pendistribusian dapat besar karena mandiri. "Ya tentu kita sebagai badan filantropi, badan non struktural negara yang diamanahkan untuk mengelola dan menyalurkan zakat infak sedekah selain mendapat pengumpulan dari ASN juga kami mandiri mengajak para pengusaha untuk menunaikan zakat. Sampai saat ini alhamdulillah sudah 30-an lebih pengusaha Kota Semarang menunaikan zakatnya di BAZNAS Kota Semarang ini" jawab H. Arnaz. Studi banding ini bukan hanya sharing antar pimpinan, namun juga saling sharing antar pelaksana BAZNAS. Hadir Pimpinan BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Adrarasmara, S.E., M.M., Wakil Ketua I, H. Labib Abdullah, M.M., Wakil Ketua II, Hj. Afifah S.Pd., Wakil Ketua III, H. Nur Fuad, S.Ag., Wakil Ketua IV, Hj. Aminah, S.Pdi., dan Kepala Pelaksana, Muhammad Asyhar, S.Sos.I. Dari Baznas Wonosobo hadir ketua BAZNAS Wonosobo, H. Priyo Purwanto, Drs. H. Samsul Maarif, MM. sebagai Wakil Ketua II., Drs. H. Cahyo Sukmana, M.Ag., sebagai Wakil Ketua I., H. Soleh sebagai Wakil Ketua III Studi banding berlangsung mulai jam 09.00 WIB hingga jam kerja selesai dan berjalan dengan khidmat.
BERITA16/10/2024 | Humas
Telah Membuka Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang Angkatan-16 Tahun 2025
Telah Membuka Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang Angkatan-16 Tahun 2025
BAZNAS Kota Semarang- Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang telah membuka Pendaftaran Beasiswa Produktif Angkatan-16 Tahun 2025. Pembukaan dimulai pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2024. Hal tersebut telah tertera di flayer pengumuman di kanal media sosial dan media cetak lainnya. Adapun syarat-syarat pendaftaan ialah sebagai berikut: Beragama Islam Warga Kota Semarang yang sedang kuliah di perguruan tinggi Kota Semarang (Melampirkan Fotocopy KTP dan KK Kota Semarang) Melampirkan Surat Keterangan dari Kelurahan atau Surat Rekomendasi dari Ta'mir Masjid Setempat. Melampirkan Surat Keterangan dari Kampus bahwa sedang tidak mendapatkan beasiswa dari Instansi lain. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa. Fotocopy KHS Semester Akhir yang sudah legalisir (Min. 3 Ssemester). IPK Minimal 3.00 Foto Berwarna 3x4 Sebanyak 2 Lembar Membuat Surat Pernyataan Kesanggupan untuk berpartisipasi aktif di BAZNAS Kota Semarang (bermatrai 10.000). Mengisi Form Pendaftaran (dapat diunduh melalui https://bit.lypendaftaranbespo2025) Berkas tersebut kemudian diserahkan ke panitia di kantor sekretariat BAZNAS Kota Semarang (Jl. Abdurrahman Saleh, Ruko Kalipancur No02).
BERITA14/10/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Glontorkan 75 Bantan RTLH
BAZNAS Kota Semarang Glontorkan 75 Bantan RTLH
BAZNAS Kota Semarang-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bagikan bantuan bagi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Muhammad Asyhar, Kepala Pelaksana mengatakan bahwa tahun ini BAZNAS Kota Semarang merencanakan program bantuan RTLH sebanyak 75 unit. "Target kita 75 unit, namun yang terealisasi dan hampir selesai 65 unit, artinya tinggal 10 unit lagi selesai target kita" katanya Kamis, (03/10/2024). Terkait syarat penerima bantuan RTLH, Asyhar menerangkan beberapa syarat diantaranya adalah warga kota Semarang, beragama islam, melampirkan kartu keluarga. Yang tak kalah pentingnya kata Asyhar, yaitu foto copy sertifikat tanah sebagai bukti bahwa benar milik penerima. Asyhar mengungkap bukti kepemilikan itu penting, karena terdapat beberapa kasus dilapangan salah satunya adalah tanah warisan. “Ketika tanah warisan, maka kita minta surat keterangan tidak sengketa,” ungkapnya. “Jatahnya njenengan berapa, jatahnya adiknya njenengan berapa, jatah yang lainnya berapa. Maka yang bisa kita rehab yang sesuai datanya dia, dengan melampirkan surat keterangan tidak sengketa,” ujarnya. Ia menjelaskan surat keterangan tidak sengketa juga untuk memastikan bantuan tersebut bisa bermanfaat. “Khawatirnya ketika kita rehab terjadi rebut-ribut di keluarga, malah dibongkar, kan mubazir,” jelasnya. Menurutnya program RTLH menjadi program yang efektif untuk pengentasan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.
BERITA07/10/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Berdayakan Perempuan Melalui Kelas Membuat Kue Kering Klasik
BAZNAS Kota Semarang Berdayakan Perempuan Melalui Kelas Membuat Kue Kering Klasik
Semarang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan perempuan dan meningkatkan ekonomi keluarga, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang meluncurkan program pelatihan membuat kue kering klasik. Program ini bertujuan membekali perempuan, khususnya dari keluarga prasejahtera, dengan keterampilan memasak yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan. Kelas yang dimulai pada awal bulan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai kelurahan di Kota Semarang. Selama pelatihan, peserta diajarkan membuat berbagai jenis kue kering klasik seperti nastar, kastengel, putri salju, dan semprit. Selain teknik memasak, mereka juga mendapatkan materi tentang pengemasan, pemasaran, hingga strategi memulai usaha rumahan. "Program ini kami inisiasi agar para ibu rumah tangga bisa mandiri secara ekonomi. Kue kering klasik memiliki pasar yang luas, baik untuk momen spesial seperti hari raya maupun sebagai camilan sehari-hari," ujar wakil ketua II BAZNAS Kota Semarang, Hj. Afifah Adnan. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari dengan menghadirkan instruktur profesional spesialis kue. Salah satu peserta, Diah (26), mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini. "Saya merasa sangat terbantu. Awalnya, saya hanya tahu cara membuat kue biasa. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi tahu resep-resep baru dan cara menjual kue dengan kemasan yang menarik. Saya optimis bisa mulai usaha kecil-kecilan untuk membantu keuangan keluarga," katanya. Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan mitra BAZNAS. Ke depan, BAZNAS Kota Semarang merencanakan pendampingan lanjutan berupa pelatihan tingkat lanjut dan bantuan pemasaran melalui platform digital. "semoga kedepan BAZNAS dapat membuat pelatihan tingkat lanjut agar lebih berdaya" ujar Kabid Pendayagunaan BAZNAS Kota Semarang, Ripa'i, S.H. Dengan langkah ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat mencetak lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada perekonomian lokal.
BERITA26/09/2024 | Humas
Peringati Hari Ulang Tahun, BAZNAS Kota Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan dan Dipungkasi dengan Awards 2024
Peringati Hari Ulang Tahun, BAZNAS Kota Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan dan Dipungkasi dengan Awards 2024
BAZNAS Kota Semarang- Dalam rangka memperingati hari lahir ke-21, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar berbagai kegiatan. Muhamad Asyhar, S.Sos.I., sebagai kepala pelaksana menjelaskan bahwa ada tujuh kegiatan besar yang dilakukan BAZNAS Kota Semarang. “Kami mengadakan Tujuh kegiatan besar dalam rangka HUT BAZNAS ke-21 yaitu Santripreneur, Berkah Kurban saat Idul Adha, Pemberian Bantuan Peralatan Sekolah untuk MA/SMA, Beasiswa Peduli Yatim dan Dhuafa, Penguatan UPZ, Syiar 1 Muharram, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa dan terakhir ditutup dengan BAZNAS Awards” Ucapnya Kegiatan itu dilaksanakan dari bulan Juni hingga Agustus dan sudah berlangsung dengan lancar dan baik. “Meskipun cukup melelahkan, karena kegiatan start bulan Juni dan berakhir pada bulan Agustus. meskipun demikian kalah dengan senangnya karena kegiatan ini didasarkan ibadah, bukan perayaan semata” ucap Asyhar. BAZNAS Kota Semarang Awards Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang untuk pertama kalinya menggelar BAZNAS Awards di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Kota Semarang, pada Sabtu (24/8/2024). BAZNAS Kota Semarang Awards ini merupakan pemberian atensi dan apresiasi kepada Muzaki yang banyak berkontribusi di BAZNAS Kota Semarang. "Kegiatan ini adalah bagian dari bagaimana kita memberikan sebuah atensi dan apresiasi serta penghargaan kepada para muzakki (donatur). Baik muzaki perorangan, instansi, dinas maupun UPZ yang selama ini banyak membantu dan berkontribusi kepada Baznas Kota Semarang," ujar Ketua Baznas Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M. Haraoan H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., pada BAZNAS Kota Semarang Awards 2024 ini adalah ajang penyampaian penghargaan atas upaya bersama dalam setiap program BAZNAS untuk pengentasan kemiskinan kepada masyarakat. KH. Ahmad Darodji, Ketua BAZNAS Jawa Tengah mengatakan bahwa anugerah BAZNAS Awards ini sebagai bentuk laporan kepada muzaki dan sekaligus pemberian penghargaan kepada lembaga atau badan UPZ yang telah ikut andil program pengentasan kemiskinan. “''Program Baznas antara lain memberikan pelatihan kerja masyarakat, memberikan bantuan konsumtif berupa alat-alat prasarana ke sejumlah masjid di Kota Semarang,'' tutur beliau. Imam Maskur, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M. memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Semarang atas terselenggaranya BAZNAS Kota Semarang Awards 2024. “Saya kira ini formulasi yang bagus dan bisa direplikasi oleh teman-teman BAZNAS Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah. Karena terus terang saja, potensi BAZNAS di Jawa Tengah masih cukup besar, tapi belum digali dengan semaksimal mungkin,” tambah Imam. Lebih lanjut, Imam Maskur berharap dengan adanya BAZNAS Kota Semarang Awards 2024 ini dapat memicu pengumpulan zakat di Kota Semarang, sehingga kemanfaatannya dapat bersama menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. Sejumlah 50 Muzaki yang mendapatkan penghargaan dari BAZNAS Kota Semarang dengan rincian 8 Muzaki perorangan, 8 Lembaga/Badan/Perusahaan, 12 Unit Pengumpulan Zakat tingkat kota, 9 Unit Pengumpulan Zakat tingkat kecamatan, 9 Unit Pengumpulan Zakat masjid serta Unit Pengumpulan Zakat Komunitas Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat kota. (Red:S.A)
BERITA24/08/2024 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Terima Studi Banding BAZNAS Sidoarjo
BAZNAS Kota Semarang Terima Studi Banding BAZNAS Sidoarjo
BAZNAS Kota Semarang- Badan Amil Zakat Kota Semarang Terima Studi Banding dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (07/08). Acara dilaksanakan di ruang pertemuan dan disambut oleh Ketua BAZNAS, H. Arnaz Agung Adrarasmara, S.E., M.M., Wakil Ketua I, H. Labib Abdullah, M.M., Wakil Ketua II, Hj. Afifah S.Pd., Wakil Ketua III, H. Nur Fuad, S.Ag., Wakil Ketua IV, Hj. Aminah, S.Pdi., dan Ketua Pelaksana, Muhammad Asyhar, S.Sos.I. BAZNAS Sidoarjo melakukan studi banding dengan maksud untuk mempelajari tiga hal, yaitu manajemen SIMBA (Sistem Informasi BAZNAS), seputar IT(Information and technology), dan beberapa program unggulan. “Tujuan silaturahmi atau studi banding kali ini adalah untuk belajar mengenai 3 hal yang menurut kami BAZNAS Kota Semarang kompeten pada tiga bidang. Pertama mengenai manajemen SIMBA, IT dan Program unggulan” ujar Ketua BAZNAS Sidoarjo, H. M. Chasbil Aziz Saldju Sodar. H. Arnaz Agung Adrarasmara, S.E., M.M., selain menyambut BAZNAS Sidoarjo juga memberikan pemaparan terkait maksud kunjungan tersebut. Pada SIMBA dan IT salah satu upaya kami adalah mengelola SDM terlebih dahulu yaitu kepada teman-teman muda yang memiliki estafet kuat dalam bidang IT, karena kita tahu sendiri bahwa SIMBA itu merupakan sistem manajemen yang diberikan dari pusat dalam bentuk aplikasi. Kemudian pada program unggulan, kami memiliki program unggulan yang memang kami resap dari problematika sosial yang ada di Kota Semarang, sehingga kami olah, kami kaji secara dalam yang kemudian dapat kami jadikan program, itu gambaran umumnya” terangnya. Studi Banding berlanjut dengan diskusi secara mengalir dan tampak berbobot. Pada akhir studi banding, Ketua BAZNAS Sidoarjo, H. M. Chasbil Aziz Saldju Sodar atau akrab di panggil “Gus Jazuk” berterimakasih kepada BAZNAS Kota Semarang dan berharap agar BAZNAS Sidoarjo dapat berkembang baik seperti BAZNAS Kota Semarang. “Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh BAZNAS Kota Semarang dan kami mendapatkan ilmu banyak dari teman-teman Kota Semarang, khususnya masalah SIMBA dan masalah beasiswa pesantren. Tentu hal adalah masukan yang baik, Insyaallah itu nanti akan jadi kredit poin untuk bisa mengembangkan lagi BAZNAS Sidoarjo menjadi lebih baik dan semoga bisa seperti Kota Semarang”. Gus Jazuk juga mengakui progres pengumpulan dari BAZNAS Kota Semarang yang angkanya sudah melebihi dari BAZNAS Sidoarjo. “Kota Semarang sudah sangat baik, dari perolehan Semarang juga luar biasa, sementara kita masih pada angka di bawahnya, bahkan di Semarang 30 persennya dari swasta atau perusahaan-perusahaan, itu yang membuat kami sangat tertarik” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., menanggapi hal tersebut dan berterimakasih kepada BAZNAS Sidoarjo serta berharap agar BAZNAS Sidoarjo dan Kota Semarang dapat lebih maksimal. “Kami sangat senang dapat dikunjungi BAZNAS Sidoarjo, terimakasih ilmu dan formula-formula baru yang telah dibagikan kepada kami, semoga pertemuan ini dapat membuahkan keberkahan dan menjadikan BAZNAS Sidoarjo juga BAZNAS Kota Semarang semakin hebat dan maksimal dalam hal apapun” pungkasnya. Red: S.A
BERITA07/08/2024 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →