WhatsApp Icon
Optimalkan Penghimpunan Infak Warga, BAZNAS Kota Semarang Perkuat Peran UPZ Kecamatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kota Semarang di MG Setos, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di 16 kecamatan.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pranyoto, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Semarang H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah, serta jajaran staf BAZNAS Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi diskusi yang menghadirkan Elly Asmara dan Pranyoto yang di moderatori Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Semarang H.M.Asyhar.

Pranyoto menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS perlu dimulai dari keteladanan pimpinan agar dapat diikuti oleh jajarannya.

“Kepala OPD itu memberi contoh agar stafnya ikut untuk melaksanakan ZIS, termasuk bagaimana mengajak ketua lembaga baik LPMK, RW maupun RT agar memberi keteladanan pula utk berinfak saat ramadhan melalui Baznas Kota Semarang, ujar Pranyoto.

Ia menjelaskan, pengumpulan ZIS yang maksimal dapat membantu memperlancar penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maka dengan adanya pengumpulan yang maksimal nantinya akan memudahkan penyaluran kepada para penerima yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Elly Asmara menekankan pentingnya menjaga kredibilitas BAZNAS Kota Semarang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, seluruh pengurus dan UPZ memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.

“Kredibilitas BAZNAS Kota Semarang perlu terus dijaga oleh seluruh pengurus dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung kelancaran pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS),” kata Elly.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dan penyaluran ZIS harus dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang berharap koordinasi antara UPZ di 16 kecamatan dan BAZNAS semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengumpulan ZIS sekaligus mendukung penyaluran bantuan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.***

29/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Gelar Rakor UPZ: Upaya Optimalkan Peningkatan pengumpulan ZIS

SEMARANG – BAZNAS Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Gedung Atrium MG Setos, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tingkat Kota Semarang dan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan 52 UPZ se-Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang H. Handi Priyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H.Mochammad Ahsan serta Ketua BAZNAS Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kota Semarang.

Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan pengumpulan ZIS melalui Baznas Kota Semarang.

“BAZNAS menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang layak dipercaya. Tanpa kepercayaan dari Bapak dan Ibu sekalian yang  menitipkan ZIS-nya melalui BAZNAS, mustahik tidak dapat menerima bantuan dan program untuk meningkatkan taraf hidupnya” ujar Arnaz.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Semarang meraih BAZNAS Award kategori tata kelola terbaik se-Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya lembaga dalam memperkuat tata kelola pengelolaan zakat.

Disisi lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa optimalisasi pengumpulan ZIS membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

“Optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Semarang memerlukan sinergi antara kepemimpinan, penguatan peran UPZ, kemudahan layanan pembayaran, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur,” kata Handi.

Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), UPZ, dan BAZNAS Kota Semarang dapat meningkatkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel.

"Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, meski sedikit memaksa utk menunaikannya; zakat juga sebagai pembersih harta bagi muzaki dan penolong bagi mustahik yang membutuhkan, jika ada kepala OPD yang beragama Islam belum menunaikan zakat, tolong saya di berikan laporan, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mochammad Ahsan, menekankan pentingnya memperkuat budaya ZIS di kalangan ASN di sektor pendidikan.

“Kami menguatkan budaya ZIS di lingkungan ASN pendidikan dengan memberikan pemahaman kepada para guru dan memperluas kepedulian terutama melatih siswa sejak dini untuk berinfak melalui Baznas” ujar Ahsan.

Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Semarang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS. Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan sinergi pemerintah daerah, UPZ, BAZNAS, dan masyarakat, ZIS diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu sesama, memperluas manfaat sosial, dan mendorong perubahan positif di Kota Semarang.***

28/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Program Pendayagunaan, Dorong Penerima Manfaat Jadi Muzaki

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang menyalurkan bantuan melalui Kolaborasi Program Pendayagunaan Zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang dan LAZ Al Ihsan Jawa Tengah pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kota Semarang tersebut menjadi upaya bersama untuk mendorong pendayagunaan ekonomi umat melalui program bantuan produktif dan penguatan kemandirian masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan melalui beberapa program, di antaranya bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp100 juta untuk 20 penerima manfaat dari BAZNAS Kota Semarang melalui UPZ Kantor Kemenag Kota Semarang, bantuan modal usaha Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) senilai Rp24 juta untuk delapan penerima manfaat dari LAZ AL Ihsan Jawa Tengah, serta bantuan program Z-mart Pesantreb senilai Rp20 juta bagi Pondok Pesantren Hidayatus Syubban, Karangroto, Genuk yang berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jateng-DIY.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, didampingi Wakil Ketua I  H. Labib, Turut hadir Wakil Ketua III H. Nur Fuad, Wakil Ketua IV Hj. Aminah dan Kepala Pelaksana H.M.Asyhar serta perwakilan dari MTT Jateng DIY Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Semarang menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Menurutnya, potensi zakat nasional masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana menyadarkan masyarakat terkait ZIS menjadi tantangan tersendiri. Potensi dan realisasinya masih sangat jauh. Potensinya secara nasional hampir Rp352 triliun, sedangkan realisasinya baru Rp70 triliun,” ujar Arnaz.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan ZIS dapat memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Potensinya sangat besar. Apabila kita bisa mengajak masyarakat melalui berbagai cara, insyaallah semakin banyak persoalan yang bisa dibantu. Mulai dari masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah, biaya persalinan, hingga biaya rumah sakit,” lanjutnya.

Arnaz juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS menjadi salah satu faktor penting agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Semarang H. Muhtasit, menyampaikan harapannya agar bantuan modal usaha yang diberikan tidak hanya membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian finansial.

“Harapannya, dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan ke depan bisa menjadi muzaki atau berinfak melalui BAZNAS Kota Semarang,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan produktif diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk berkembang sehingga pada masa mendatang mereka tidak hanya menjadi pihak yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi muzaki atau minimal munfik.

Melalui kolaborasi program pemberdayaan zakat ini, BAZNAS Kota Semarang bersama Kemenag dan mitra terkait berharap dana sosial keagamaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung pertumbuhan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***

26/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Kurang Mampu, BAZNAS Kota Semarang Jalin MOU dengan BPJS Kesehatan

SEMARANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang jalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kota Semarang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, SSI, Apt, AAAK, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas kerja sama ini. Semoga membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua serta dapat berjalan dengan lancar,” 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Semarang,H. Arnaz Agung Andrararmara,S.E, M.M., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membantu warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dapat merasakan kepedulian pemerintah, masyarakat, dan BPJS Kesehatan terhadap kondisi mereka.

“Warga yang memiliki keterbatasan ekonomi masih banyak. Melalui MoU ini, kita berharap bisa saling membantu agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Arnaz menambahkan, kerja sama ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Semarang dan BPJS Kesehatan. Ia berharap jumlah warga yang menerima manfaat dapat terus meningkat.

Jika sebelumnya sasaran bantuan berada di kisaran 100 orang, ke depan diharapkan dapat bertambah hingga 200 orang atau lebih, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan program.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Semarang salah satunya diarahkan untuk membantu warga kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Semarang berharap kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang.***

20/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan
Pendaftaran Masih Dibuka! Yuk Daftar Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang, Ini Syaratnya

SEMARANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang membuka pendaftaran Beasiswa Produktif (Bespro) Angkatan 18 tahun 2027 bagi mahasiswa semester 3 dan 5 yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Kota Semarang.

Pendaftaran berlangsung pada 5–24 Oktober 2026. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu enam hari untuk melengkapi persyaratan dan mendaftarkan diri.

Program Bespro menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan beasiswa sekaligus bergabung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Semarang.

Pada 2026, program ini memasuki angkatan ke-18. Setiap tahunnya, BAZNAS Kota Semarang menyediakan kuota bagi 100 penerima manfaat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan lembaga amil zakat tersebut.

Mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18 perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

1. Surat keterangan dari kelurahan atau surat rekomendasi dari takmir masjid setempat.

2. Surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

4. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) semester terakhir yang telah dilegalisasi.

5. Tiga lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 dengan mengenakan jas almamater.

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk aktif dalam kegiatan BAZNAS Kota Semarang, dilengkapi meterai Rp10.000.

7. Mengisi formulir pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranbespro2027.

8. Informasi mengenai kelengkapan formulir dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kota Semarang di https://kotasemarang.baznas.go.id./pemberitahuan.

Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, peserta perlu mengumpulkan berkas menggunakan map sesuai ketentuan yang ditetapkan, yakni map merah untuk peserta putra dan map kuning untuk peserta putri.

Mahasiswa disarankan memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum menyerahkan berkas agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Informasi terbaru mengenai Beasiswa Produktif BAZNAS Kota Semarang dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @baznaskotasemarang.

Dengan batas akhir pendaftaran pada 24 Oktober 2026, mahasiswa semester 3 dan 5 yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi Bespro Angkatan 18.

Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Kota Semarang sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Segera daftarkan diri Anda sebelum pendaftaran ditutup! Let's Join Us!***

19/10/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp103.900.000 untuk Pelaku Usaha, Dorong Mustahik Menjadi Muzakki
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Rp103.900.000 untuk Pelaku Usaha, Dorong Mustahik Menjadi Muzakki
Kota Semarang — BAZNAS Kota Semarang menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp103.900.000 kepada para pelaku usaha mikro sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan ekonomi umat. Bantuan ini diberikan kepada mustahik terpilih yang memiliki usaha produktif, dengan harapan mereka dapat berkembang dan kelak menjadi muzakki. Dalam kegiatan penyaluran yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Semarang, Hj. Aminah, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk dorongan moral agar para mustahik bisa bangkit secara ekonomi, Jum'at (25/04). "Kami berharap bantuan ini menjadi titik awal bagi para mustahik untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri. Semoga ke depan, mereka bisa menjadi muzakki yang turut membantu sesama melalui zakat," ujar Hj. Aminah dalam sambutannya. Sementara itu, Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Semarang, Ripai, memberikan pesan kepada para penerima agar memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik dan berkelanjutan. "Gunakan bantuan ini untuk mengembangkan usaha. Kami ingin para mustahik tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dan menjadi mandiri. InsyaAllah, BAZNAS akan terus memberikan pendampingan," tegas Ripai. Salah satu penerima bantuan, seorang penjual makanan khas semarang, lumpia di wilayah Pedurungan, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berencana menggunakan dana tersebut untuk membeli peralatan produksi dan menambah varian produknya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. InsyaAllah akan saya gunakan sebaik-baiknya agar usaha saya bisa berkembang dan penghasilan meningkat. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas perhatiannya," tutur Siti dengan haru. Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Semarang untuk mewujudkan visi “mustahik menjadi muzakki” melalui pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA25/04/2025 | humas
Baznas Kota Semarang Salurkan Dana untuk Pemberdayaan Kelompok Pedagang Pasar Mijen
Baznas Kota Semarang Salurkan Dana untuk Pemberdayaan Kelompok Pedagang Pasar Mijen
Kota Semarang- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Baznas Kota Semarang tunaikan amanah dan komitmennya dengan menyalurkan dana zakat untuk program pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, sasaran penerima manfaat adalah Kelompok Pedagang Pasar Mijen (Al-Istiqomah), yang terdiri dari para pelaku usaha kecil dan mikro yang beraktivitas di lingkungan pasar tradisional tersebut. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis pada Kamis (24/4) di ruang pertemuan BAZNAS Kota Semarang dengan dihadiri langsung oleh Wakil Pimpinan Bidang Pentasharufan Baznas Kota Semarang serta penyuluh Kementerian Agama Kantor Urusan Agama Kecamatan Mijen, Zahrotun Nisa. Hj. Afifah, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Semarang Makmur yang difokuskan pada peningkatan ekonomi juga kapasitas pelaku usaha kecil yang sesuai dengan asnaf. “Kami ingin zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tapi juga produktif. Pemberdayaan pedagang pasar ini diharapkan bisa memperkuat ekonomi keluarga mereka secara berkelanjutan, oleh karenanya tolong ini dipergunakan sesuai semestinya karena bantuan yang njenengan terima ini adalah hasil dari tangan-tangan orang baik yang telah menunaikan zakat” ujarnya. Ripai, S.H, Selaku Kepala Bidang Pendayagunaan juga berpesan agar para penerima untuk menunaikan infak juga untuk keberlanjutan sosial BAZNAS Kota Semarang. "Setelah nanti bapak ibu sudah mendapatkan haknya, kami berharap agar bapak ibu juga menunaikan infak untuk saudara kita yang lain agar dapat merasakan haknya juga. Nanti kami akan titipkan Kencleng untuk di isi atau siapapun yang isi. Intinya semua untuk kebaikan bersama" tuturnya. Kelompok pedagang yang menerima dana bantuan tersebut akan menggunakannya untuk penguatan modal usaha, pelatihan manajemen keuangan sederhana, serta dukungan sarana dagang dan perlengkapan penunjang lainnya. Perwakilan Kelompok Pedagang Pasar Mijen, Ibu Nisa, menyambut baik program ini dan menyampaikan terima kasih atas perhatian Baznas. “Ini benar-benar bermanfaat bagi kami. Banyak di antara pedagang di sini yang kesulitan modal, dan sekarang kami punya harapan baru untuk bisa berkembang,” ungkapnya. Baznas Kota Semarang menegaskan bahwa program pemberdayaan seperti ini akan terus diperluas ke berbagai sektor masyarakat, terutama yang tergolong dalam kelompok mustahik produktif. Melalui strategi zakat berbasis pemberdayaan, Baznas berharap dapat menciptakan lebih banyak masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan secara bertahap naik kelas menjadi muzaki (pemberi zakat).
BERITA24/04/2025 | humas
Sukseskan Program Cahaya Zakat, Baznas Kota Semarang Apresiasi Warga Lewat UPZ Kecamatan
Sukseskan Program Cahaya Zakat, Baznas Kota Semarang Apresiasi Warga Lewat UPZ Kecamatan
Kota Semarang, — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga Kota Semarang atas partisipasi aktif dalam menyukseskan program Cahaya Zakat selama bulan Ramadan 1446 H. Program ini tidak hanya menunjukkan meningkatnya kesadaran berzakat, namun juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Apresiasi disampaikan secara langsung oleh jajaran pimpinan Baznas Kota Semarang dalam kegiatan pentasharufan kepada mustahik dan silaturahmi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan yang dilaksanakan di tiap aula Kecamatan, Kamis (24/4). UPZ Kecamatan yang telah dikunjungi ialah, Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Semarang Tengah dan Kecamatan Semarang Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Baznas Kota Semarang, Hj. Afifah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan terhadap gotong royong para pengelola UPZ. "Peran UPZ di kecamatan juga kelurahan dan RT/RW sangat luar biasa. Beliau-beliau mencurahkan waktu dan tenaganya untuk sama-sama berbotong royong memperjuangkan kesadaran zakat dan sosial. Terima kasih atas dedikasi dan ketulusannya,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua I, H. Labib, M.M.,, menekankan pentingnya kesadaran zakat dan distribusi zakat yang merata. “Alhamdulillah, pengumpulan dan penyaluran zakat selama Ramadan ini berjalan tertib dan tepat sasaran. Pengumpulan yang di peroleh di tiap UPZ Kecamatan dapat menjadikan gerakan peduli sosial dan kebermanfaatan di Kota Semarang dapat terus menerus kami lakukan. Ini semua berkat sinergi antara Baznas dan UPZ serta kepercayaan masyarakat,” katanya. Wakil Ketua IV, Hj. Aminah, S.Pd.I., juga menambahkan bahwa program Cahaya Zakat menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial yang berkelanjutan. “Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga solusi untuk ketimpangan sosial. Harapannya semangat Ramadan ini bisa terus kita bawa dalam keseharian, dan terimakasih kepada UPZ kecamatan semoga Allah Subhanahu Wa Taala memberikan pahala yang terbaik buat semua” ungkapnya. Antusiasme UPZ Kecamatan atas perolehan dan kebermanfaatan program Cahaya Zakat Silaturahmi ke UPZ kecamatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pelaksana Baznas Kota Semarang yang turut menyampaikan laporan capaian pengumpulan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama program berlangsung. Total penghimpunan ZIS tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Camat Semarang Barat, Elly Asmara, S.T.P., M.M., mengungkapkan terimakasih atas pelayanan dan kepedulian BAZNAS kepada Semarang Barat. "Kami perwakilan dari UPZ Kecamatan Semarang Barat sangat berterimakasih atas pelayanan yang cepat serta tepat dan kepeduliannya BAZNAS kepada warga kami dalam segala bentuk bantuan yang diberikan. Kami sangat puas dan kami juga bangga atas perolehan program Cahaya Zakat di tahun 2025 ini. Artinya akan lebih banyak warga yang mendapatkan kebermanfaatan dari BAZNAS. Semoga sinergi dan kerjasama kita terus berlanjut dan lebih luas untuk memberikan kebermanfaatan untuk warga Kota Semarang" tuturnya. Hal ini sama halnya diungkapkan Nabila, Perwakilan dari Kecamatan Semarang Barat dan Sri, sebagai Ketua UPZ Semarang Tengah. Sementara Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho, S.Sos, M.M., mengucapkan terimakasih atas silaturahmi dan respon terhadap kemiskinan BAZNAS kepada Semarang Selatan. "Terimakasih BAZNAS yang dalam hal ini sangat-sangat membantu warga Semarang Selatan untuk kebutuhan dan ketimpangan yang terjadi. Ini adalah langkah stategis untuk menangani masalah kemiskinan di Semarang Selatan dan perjuangan Agama Islam. Kami sendiri terimakasih karena sudah dibantu fasilitas Ibadah di Mushalla Kecamatan Semarang Selatan ini" tuturnya. Silaturahmi diakhiri dengan foto bersama dengan penyerahan buah tangan atau cindera mata kepada masing masing UPZ terkait. Dari program ini, semua pihak yang terlibat berharap program Cahaya Zakat dapat menjadi inspirasi gerakan sosial yang masif di Kota Semarang dan dapat mengentaskan kemiskinan di Kota Semarang. Selain itu juga terus berkembang di tahun-tahun mendatang. (Red:Sa.A).
BERITA24/04/2025 | humas
Optimalkan Kebermanfaatan, BAZNAS Semarang Serahkan SK UPZ BDK Kemenag
Optimalkan Kebermanfaatan, BAZNAS Semarang Serahkan SK UPZ BDK Kemenag
Kota Semarang – Dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Balai Diklat Keagamaan (BDK) Kementerian Agama, Rabu (23/04). Penyerahan SK ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M., kepada Kepala BDK Semarang dalam kegiatan bersama kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.Pembentukan UPZ di lingkungan BDK Semarang merupakan langkah strategis dan positif untuk meningkatkan kesadaran berzakat, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dana ZIS yang profesional dan akuntabel. "Kami menyambut baik terbentuknya UPZ di BDK Semarang. Ini adalah bagian dari sinergi bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan instansi pemerintah, dan tentu dengan terbantuknya UPZ ini masyarakat akan merasakan hadirnya kebermanfaatan zakat" ujar Wakil Ketua I BAZNAS Semarang dalam sambutannya. Sementara itu, Kepala BDK Semarang, Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.Si., menegaskan agar BDK ikut serta dalam menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan khusunya di lingkungan BDK sendiri."Dengan adanya UPZ ini, kami berharap agar bisa lebih aktif dalam memberikan kebaikan dan kebermanfaatan juga turut serta dalam agenda pemberdayaan umat melalui zakat," katanya. UPZ BDK Semarang nantinya akan bertugas mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari para pegawai serta masyarakat sekitar, sesuai dengan regulasi dan arahan dari BAZNAS. Dengan terbentuknya UPZ ini, BAZNAS Semarang menargetkan peningkatan jumlah penghimpunan ZIS serta perluasan cakupan penerima manfaat di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan.
BERITA23/04/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan untuk 100 Guru IGRA
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Stimulan untuk 100 Guru IGRA
BAZNAS Kota Semarang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang terus membantu dan mendukung dunia pendidikan. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan kepada 100 guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se-Kota Semarang. Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam sebuah acara yang digelar dengan Halal Bi Halal seluruh guru RA yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Semarang, Rabu (16/04). Wakil Ketua Bidang Perencanaan dan Pelaporan BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para guru RA yang selama ini berperan penting dalam pendidikan anak usia dini, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. “Guru-guru IGRA memiliki peran luar biasa dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Guru yang tanpa letih memperjuangkan pendidikan di Indonesia ini. BAZNAS siap membantu kepada guru-guru IGRA untuk bisa lewat bantuan stimulan atau produktif,” ujarnya. Ketua IGRA Kota Semarang, Aminudin, S.H.I., M.H., turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada para guru RA. “Ini adalah bentuk dukungan nyata yang sangat berarti bagi kami. Di tengah tantangan yang dihadapi para guru RA, terutama yang berada di bawah naungan swasta, bantuan seperti ini memberikan semangat baru. Kami merasa tidak sendiri, karena ada lembaga seperti BAZNAS yang turut memperhatikan kesejahteraan kami,” ujar Aminudin. Lebih lanjut, ia juga berharap kerja sama antara IGRA dan BAZNAS Kota Semarang dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, baik dalam bentuk pelatihan, pemberdayaan, maupun dukungan lainnya demi kemajuan pendidikan anak usia dini yang berbasis nilai-nilai Islam. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan dan sosial. Dengan adanya bantuan stimulan ini, diharapkan para guru RA semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mereka serta mempererat kerja sama antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan pendidikan berbasis keislaman di Kota Semarang.
BERITA16/04/2025 | humas
Baznas Sosialisasikan UPZ dan Serahkan SK UPZ Masjid Daarul Wahid
Baznas Sosialisasikan UPZ dan Serahkan SK UPZ Masjid Daarul Wahid
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar sosialisasi mengenai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Daarul Wahid, Perum Bukit Wahid Regency, Kel.Manyaran Kec.Semarang Barat, Jum'at (28/03). Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan peran dan fungsi UPZ dalam pengelolaan zakat yang lebih efektif dan efisien, serta untuk mendukung program Baznas dalam meningkatkan pemberdayaan umat. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Baznas, pengurus Masjid Daarul Wahid, dan jamaah masjid setempat, Baznas juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ Masjid Daarul Wahid. SK tersebut menandai secara resmi dimulainya peran masjid dalam mengumpulkan, mendistribusikan, dan memanfaatkan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ di tingkat masjid. "Dengan adanya UPZ di setiap masjid, kita dapat memastikan zakat yang terkumpul benar-benar tepat sasaran dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh umat, terutama mereka yang membutuhkan," ujar Zulfikar. Ia juga menambahkan, "UPZ tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul zakat, tetapi juga sebagai penggerak dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial." Masjid Daarul Wahid menjadi salah satu masjid yang turut berpartisipasi dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat dengan membentuk UPZ. Pengurus masjid berharap, melalui kehadiran UPZ ini, pengelolaan zakat dan amal sosial lainnya dapat lebih terorganisir dan maksimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain sosialisasi, Baznas juga memberikan pelatihan mengenai cara pengelolaan zakat yang baik dan benar, serta teknis distribusi zakat kepada mustahik yang membutuhkan. Sosialisasi dan penyerahan SK UPZ ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat kontribusi umat dalam pengelolaan zakat dan amal sosial, serta membantu mewujudkan tujuan Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
BERITA28/03/2025 | humas
BAZNAS Kota Semarang Kolaborasi dengan KC Jamkrindo Semarang Salurkan Paket Ramadhan untuk Mustahik
BAZNAS Kota Semarang Kolaborasi dengan KC Jamkrindo Semarang Salurkan Paket Ramadhan untuk Mustahik
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang salurkan kembali zakat perusahaan dari PT. Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) untuk masyarakat kurang mampu atau mustahik. Senin, (24/03). Kali ini, BAZNAS Kota Semarang menerima paket Ramadhan dari Jamkrindo, yang merupakan bagian dari zakat perusahaan yang dikelola oleh BAZNAS RI dan dibagikan kepada seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota di Indonesia. Paket bantuan yang disalurkan ini berisi berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh mustahik, seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula, dan produk lainnya yang dapat menunjang kebutuhan selama bulan puasa. Bantuan yang diterima oleh BAZNAS Kota Semarang ini bertujuan untuk memastikan pemerataan distribusi hasil zakat perusahaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadhan. Ketua BAZNAS Kota Semarang, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada Jamkrindo dan atas dukungan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kami juga berharap bahwa distribusi zakat ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga mustahik dan semoga amanah” ujarnya. Agung Harjanto, Manager Bisnis Jamkrindo berterimakasih juga kepada BAZNAS yang telah membantu menyalurkan dan mengelola dengan baik dana Zakat dari Jamkrindo Pusat. "kami ucapkan terimakasih BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu menyalurkan zakat ini untuk mereka yang membuthkan, dan telah menjadi pengelola yang baik di negara kita ini" ujarnya. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat lebih optimal dalam menyalurkan hasil zakat, infaq, dan sedekah kepada mustahik, serta mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di antara sesama umat. #CahayaZakat #BayarZakat #BAZNAS #ZakatFitrah #BerbagiBerkah #Semarang Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke:BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang.Telp: (024) 7643 1420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500BNI Syariah 999223340Bank Syariah Mandiri 05000-800-84BTN Syariah 714-1-00-989-6BCA Syariah 030-9000-008Bank Jateng Syariah 602-1000-316Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2Bank Jateng 1-021-000767BNI 201-457-5855Mandiri 135-0000-5000-80Konfirmasi Donasi ke Whatsapp wa.me/+6282170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
BERITA24/03/2025 | humas
Peringati Nuzulul Qur'an: BAZNAS Kota Semarang Dukung Kemenag Gelar Festival Ramadhan dengan Pentasarufan Zakat
Peringati Nuzulul Qur'an: BAZNAS Kota Semarang Dukung Kemenag Gelar Festival Ramadhan dengan Pentasarufan Zakat
Semarang, – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang hadiri kegiatan Festival Ramadhan 2025 yang diadakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang. Jum'at (21/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan bulan Ramadhan dan mempererat silaturahmi antar umat muslim khusunya dari LAZ se-Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung semarak melibatkan banyak komponen masyarakat penerima manfaat serta LAZ se-Kota Semarang Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, menyampaikan bahwa Festival Ramadhan merupakan kesempatan yang baik untuk memperkuat tali persaudaraan antar umat Islam, serta untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. “Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang memberikan kita kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Dengan adanya Festival Ramadhan ini, kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujar H. Muhtasit. H. Nur Fuad, selaku Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang mengungkapkan pentingnya menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kami dari BAZNAS Support dan sangat mendukung Kemenag dalam menggelar Festival Ramadhan ini. Pun dengan BAZNAS, ia hadir untuk memastikan bahwa bantuan zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan dengan tepat kepada mereka yang membutuhkan, dan kita juga berterimakasih karena Kemenag sudah membantu kami dalam mengelola dana zakat dengan baik danmenunaikan kewajiban kami sebagai lembaga pengelola Zakat di Indonesia ," kata H. Nur Fuad. Festival Ramadhan yang diadakan di Aula Kemenag Kota Semarang ini juga menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya Tadarus Al-Qur'an, Pengajian, Ceramah, Buka Puasa dan Penyaluran Zakat kepada Para Mustahik. Acara ini diakhiri dengan doa bersama, yang diharapkan dapat membawa berkah dan keselamatan bagi seluruh umat muslim, serta meningkatkan rasa peduli dan berbagi antar sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung. **Tentang BAZNAS Kota Semarang** BAZNAS Kota Semarang adalah lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah di Kota Semarang. Lembaga ini memiliki berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan langsung kepada dhuafa dan anak-anak yatim. Tunaikan Zakat Anda Sekarang ke: BAZNAS Kota Semarang Jl. Abdul Rahman Saleh No.02, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang. Telp: +62 24 76431420 REKENING UNTUK ZAKAT CIMB Niaga Syariah 86-0003-187-500 BNI Syariah 999223340 Bank Syariah Mandiri 05000-800-84 BTN Syariah 714-1-00-989-6 BCA Syariah 030-9000-008 Bank Jateng Syariah 602-1000-316 Muamalat 501-0115-191 REKENING UNTUK INFAQ DAN SEDEKAH BRI 0325-01-000999-30-2 Bank Jateng 1-021-000767 BNI 201-457-5855 Mandiri 135-0000-5000-80 Konfirmasi Donasi ke Whatsapp 082170221818 (Bidang Pengumpulan Baznas Kota Semarang)
BERITA21/03/2025 | Humas
Cahaya Zakat: BAZNAS Kota Semarang Santuni Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan
Cahaya Zakat: BAZNAS Kota Semarang Santuni Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan
Semarang - Pertengahan Bulan Ramadhan, BAZNAS Kota Semarang menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa Melalui program bertajuk "Cahaya Zakat", Jum,at (14/03/2024). Acara ini berlangsung di Lt.2 Pollux Mall Paragon Semarang atas kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Semarang, Pollux Mall Paragon, dan Bank CIMB Niaga Syariah. Kegiatan yang berlangsung pada pekan kedua Ramadhan ini dilakukan setiap setahun sekali di bulan Ramadhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka dalam menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan nyaman. Ketua BAZNAS Kota Semarang juga Ketua KADIN, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program "Cahaya Zakat" merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak. "Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian bersama antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang terlbiat pada kegiatan ini," ujarnya. Dukungan dari KADIN Kota Semarang, Pollux Mall Paragon, dan Bank CIMB Niaga Syariah menjadi elemen penting dalam suksesnya program ini. General Manajer Pollux Mall Paragon, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa pihaknya selalu siap berkolaborasi dalam kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. "Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian bersama antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," katanya. Hal yang sama dikatakan juga oleh BANK CIMB Niaga Syariah yang menjadi donatur pada kegiatan ini. "Tiap Ramadhan kami berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Semarang untuk membantu menebarkan kemanfaatan yang lebih banyak kepada masyarakat yang membutuhkan" ujar Bety Sumirat, Kepala Cabang Bank Cimb Niaga Syariah. Selain memberikan bantuan secara langsung, BAZNAS Kota Semarang bersama mitra-mitra kolaborasi juga menggelar berbagai kegiatan pendukung, seperti buka puasa bersama anak yatim serta tausiyah keagamaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan santunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan lembaga zakat. Salah satu penerima manfaat, seorang ibu S (nama disamarkan) berterimakaih atas bantuan yang ia terima. "Alhamdulillah, matursuwun nggih, matursuwun sampun diparingi, mugi gusti Allah ingkang ganti" ungkapnya. Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS dan KADIN Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3, H. Nur Fuad, S,Ag., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang. Kepala Cabang Bank Cimb Niaga Syariah, Bety Sumirat dan Tim, GM Pollux Mall Paragon, Andrie Maulana, Marketing Pollux Mall Paragon Natania dan Tim, para Mustahik penerima manfaat yatim dan dhuafa warga kota semarang. Dengan adanya program seperti "Cahaya Zakat", diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin meningkat, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga di sepanjang tahun.
BERITA14/03/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Keperluan Ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Keperluan Ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan
Semarang – Sebagai lembaga yang memiliki amanah untuk menyejahterakan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang dukung fasilitas ibadah dengan menyalurkan bantuan keperluan ibadah untuk Kantor Kecamatan Semarang Selatan, Kamis, (13/03/2025). Bantuan tersebut berupa perlengkapan ibadah seperti karpet, sajadah, Al-Qur’an, mukena, dan sarung, yang diperuntukkan bagi pegawai dan masyarakat yang beraktivitas di kantor kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Semarang dalam meningkatkan kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ibadah di berbagai instansi pemerintahan dan fasilitas umum. Suwarto, perwakilan dari BAZNAS Kota Semarang, menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sarana ibadah bagi pegawai dan masyarakat yang mengunjungi kantor kecamatan. "Kami berharap dengan adanya bantuan ini, fasilitas ibadah di Kantor Kecamatan Semarang Selatan dapat lebih nyaman dan semakin memotivasi masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk," ujarnya. Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahjo Nugroho, S.Sos, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. "Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami serta masyarakat yang datang ke kantor kecamatan. Masjid ini juga selalu dikunjungi abang ojek online. Semoga sinergi ini terus berjalan untuk kesejahteraan umat," tuturnya. BAZNAS Kota Semarang terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk dalam penyediaan sarana ibadah yang layak dan nyaman.
BERITA13/03/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Kunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga untuk Serahkan SK UPZ
BAZNAS Kota Semarang Kunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga untuk Serahkan SK UPZ
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengunjungi Panti Asuhan Rumah Anak Surga Semarang dalam rangka menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada pihak panti, Rabu, (12/03/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang dalam memperluas jangkauan pengelolaan zakat serta memastikan lembaga sosial yang berperan dalam kesejahteraan anak-anak yatim dan dhuafa mendapatkan dukungan optimal. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M, menyampaikan bahwa penyerahan SK UPZ ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan panti asuhan. "Dengan adanya Unit Pengumpul Zakat di Panti Asuhan Rumah Anak Surga, diharapkan zakat yang terkumpul dapat lebih terkoordinasi dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya. Manager Panti Asuhan Rumah Anak Surga, Melisa, mengapresiasi inisiatif BAZNAS Kota Semarang dan berharap adanya SK UPZ ini dapat meningkatkan kesejahteraan anak-anak asuh melalui pengelolaan dana zakat yang lebih efektif. Selain penyerahan SK UPZ, kegiatan ini juga diisi dengan sesi silaturahmi dan doa bersama untuk keberkahan serta kelancaran program-program sosial yang dijalankan oleh panti dan BAZNAS. BAZNAS Kota Semarang terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui kanal-kanal resmi agar manfaatnya dapat lebih luas dirasakan, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan perhatian serta dukungan berkelanjutan.
BERITA12/03/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG GELAR TES SELEKSI TIM MONITORING DISTRIBUSI ZAKAT
BAZNAS KOTA SEMARANG GELAR TES SELEKSI TIM MONITORING DISTRIBUSI ZAKAT
Kota Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menggelar tes seleksi untuk calon anggota tim monitoring penyaluran program zakat di lapisan Kota Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (27/02/2025) yang bertujuan untuk memilih individu yang memiliki kompetensi tinggi dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap distribusi zakat produktif maupun konsumtif di Masyarakat. Tes seleksi ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari bermacam-macam latar belakang dan tentu berpengalaman di bidang sosial. Para peserta diuji dengan serangkaian ujian teori serta simulasi lapangan yang bertujuan untuk mengukur kemampuan mereka dalam menjalankan tugas-tugas monitoring yang krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas zakat yang dikelola oleh Baznas. Wakil Ketua Baznas 2 Kota Semarang, Hj. Afifah, dalam sambutannya mengatakan bahwa tim monitoring memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Baznas. “Monitoring yang baik akan memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar sampai kepada yang berhak. Kami berharap dengan adanya seleksi ini, tim yang terbentuk dapat bekerja secara profesional dan maksimal,” ujarnya. Dalam tes seleksi ini, peserta juga diberikan wawasan mengenai kebijakan terbaru terkait pengelolaan zakat serta tantangan yang dihadapi dalam distribusi zakat di era digital. Beberapa materi yang diujikan meliputi analisis lapangan, pemahaman tentang prinsip-prinsip zakat, serta keterampilan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan laporan kepada pihak-pihak terkait. Baznas Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dalam pengelolaan zakat dan berharap, dengan terbentuknya tim monitoring yang solid, pengelolaan zakat dapat dilakukan dengan lebih transparan dan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat miskin. Seleksi ini diharapkan dapat melahirkan tim monitoring yang memiliki dedikasi tinggi dan siap bekerja keras untuk memastikan pengelolaan zakat di Kota Semarang berjalan dengan baik.
BERITA27/02/2025 | Humas
BAZNAS KOTA SEMARANG SOSIALISASIKAN CAHAYA ZAKAT RAMADHAN KEPADA GURU IGRA
BAZNAS KOTA SEMARANG SOSIALISASIKAN CAHAYA ZAKAT RAMADHAN KEPADA GURU IGRA
Untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang mengadakan sosialisasi zakat kepada Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) se-Kota Semarang, Senin (24/02). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pentingnya zakat sebagai bagian dari ibadah dan upaya bersama dalam mengentaskan kemiskin Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Semarang, H. Labib, M.M., yang menyampaikan materi tentang peran strategis zakat dalam mengentaskan kemiskinan dan mendukung pembangunan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga dana yang terkumpul dapat disalurkan tepat sasaran. "Insyaallah kami akan memberikan dukungan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa yaitu njenengan semua yang telah mencerdaskan generasi bangsa, termasuk melalui program-program BAZNAS Kota Semarang untuk IGRA," ujar H. Labib.\ Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Semarang untuk membudayakan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan pendidik, khususnya selama bulan Ramadhan yang penuh berkah. Ketua IGRA Kota Semarang, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS atas kepedulian serta dukungan terhadap para guru. "Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Semarang kepada para guru IGRA. Insyallah kami siap membantu menyukseskan program Ramadhan ini yaitu CAHAYA ZAKAT yang diinisiasi oleh BAZNAS" ujarnya. Ke depan, BAZNAS Kota Semarang berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi zakat ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pendidik, pelaku usaha, dan komunitas lainnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang sadar akan kewajiban zakat dan turut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA24/02/2025 | Humas
Sosialisasi Cahaya Zakat bagi Kepala SMP dan Korsatpen Dinas Pendidikan Kota Semarang
Sosialisasi Cahaya Zakat bagi Kepala SMP dan Korsatpen Dinas Pendidikan Kota Semarang
Kota Semarang, - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menunaikan kewajiban zakat, BAZNAS Kota Semarang bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Semarang mengadakan sosialisasi "Cahaya Zakat" kepada para Kepala (Sekolah Menengah Pertama) SMP dan Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen), Kamis, (20/02). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Semarang pada pukul 09.30 WIB. Dalam sosialisasi ini, dijelaskan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat nisab dan haul. "ASN yang menerima penghasilan bruto (Gaji, TPP/TPG) sebesar Rp. 7.140.000,- per bulan diwajibkan menunaikan zakat sebesar 2,5% atau senilai Rp. 178.500,- per bulan". hal ini sesuai arahan Sekretaris Dinas selaku Ketua UPZ, Bapak Erwan, serta Wakil Ketua III, Bapak Fuad. Lebih lanjut, sosialisasi tersebut juga memaparkan mengenai ASN yang belum mencapai nisabnya. "Bagi ASN yang belum mencapai nisab, diharapkan tetap berpartisipasi dalam program infak dengan menyisihkan sebesar Rp. 50.000,- per bulan per orang. Sementara itu, bagi yang sudah menunaikan zakat setiap bulan tetap dianjurkan untuk melanjutkan kewajibannya. Jika sebelumnya ada yang hanya berinfak Rp. 10.000,-, Rp. 20.000,-, atau Rp. 30.000,-, maka mulai Maret 2025 disarankan untuk meningkatkan infaknya menjadi Rp. 50.000,- per bulan". Kebijakan ini juga berlaku bagi ASN yang baru, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang diharapkan dapat menyesuaikan dengan aturan yang telah ditetapkan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran ASN dalam menunaikan kewajiban zakat semakin meningkat dan dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. UPZ Dinas Pendidikan Kota berkomitmen untuk terus mendukung program zakat, infak, dan sedekah guna kesejahteraan bersama.
BERITA20/02/2025 | Humas
Baznas Kota Semarang Salurkan Kembali Bantuan Konsumtif di Tiga Kecamatan
Baznas Kota Semarang Salurkan Kembali Bantuan Konsumtif di Tiga Kecamatan
Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program pentasarufan konsumtif. Kali ini, pentasarufan dilakukan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, dan Semarang Selatan, (19/02). Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan. Pentasarufan konsumtif ini berupa pemberian bantuan sembako alat kesehatan dan lain sebagainya yang terkandung dalam program-program BAZNAS Kota Semarang. Program ini merupakan salah satu inisiatif Baznas Kota Semarang dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di tengah kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya pulih. Wakil Ketua 1 Baznas Kota Semarang, Bapak H. Labib, M.M., dalam sambutannya menyampaikan. "Bantuan konsumtif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu sesama, terutama keluarga-keluarga yang membutuhkan. Melalui program ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat, khususnya yang berada di wilayah yang kami prioritaskan" ujarnya Program pentasarufan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat. Sekretaris Camat Gajahmungkur menyampaikan, "saya sebagai perangkat mewakili warga Gajahmungkur sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Masyarakat ada yang dibantu sembako, alkes, dan lain sebagainya. Sekali lagi terimakasih BAZNAS Kota Semarang" ucapnya. Baznas Kota Semarang berharap agar kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga sosial lainnya untuk turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain bantuan konsumtif, Baznas juga menyatakan akan terus mengembangkan program-program lain yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Semarang, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
BERITA19/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Produktif dan Konsumtif untuk Warga Mijen dan Gunungpati
BAZNAS Kota Semarang Salurkan Bantuan Produktif dan Konsumtif untuk Warga Mijen dan Gunungpati
Kota Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan produktif dan konsumtif kepada warga di Kecamatan Mijen dan Gunungpati. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, Selasa (18/02). Wakil Ketua 3 BAZNAS Kota Semarang, H. Nur Fuad, S.Ag menyampaikan bahwa bantuan ini terdiri dari dua jenis, yaitu bantuan produktif yang diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil agar dapat berkembang, serta bantuan konsumtif yang ditujukan untuk menunjang kehidupan warga. "Kami sendiri tidak bisa menyalurkan bantuan ini kalau tidak dengan zakat panjenengan semua, nah zakat inilah yang kami kelola untuk membantu program-program pemerintah Kota Semarang dalam rangka pengentasan kemiskinan" ujar H. Fuad. Sama halnya dengan Wakil Ketua 2, Hj Afifah, S.Pd., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan adalah kewajiban BAZNAS dan semuanya telah dirangkum dalam Panca Program BAZNAS Kota Semarang.“BAZNAS Kota Semarang memiliki lima atau Panca Program yaitu Semarang Makmur, Sehat, Cerdas, Peduli dan Semarang Taqwa. Nah program penyaluran bantuan produktif masuk dalam Program Semarang Makmur kemudian yang konsumtif bisa Semarang Peduli atau Sehat. Tentu semuanya adalah dari zakat para ASN dan para Muzakki lainnya” terangnya. Penyaluran bantuan ini dilakukan di ruang pertemuan di Kecamatan Mijen dan Gunungpati dengan melibatkan perangkat Kecamatan guna memastikan bantuan tepat sasaran. Camat Mijen, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M, selaku perwakilan dari warga Mijen, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Sebelumnya saya berterima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang atas bantuan yang diberikan, semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat memberikan keberkahan buat kita" ujarnya. Senada dengan Camat Mijen, Sekretaris Kecamatan Gunungpati, Al Frida Very Sanavel, S.STP, M.Si., juga berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Semarang. “di Gunungpati ini kami telah banyak dibantu oleh BAZNAS Kota Semarang, Mulai dari bencana alam, alat kesehatan, bantuan usaha dan lain sebagainya, bahkan ini ada warga yang dibantu Sumur Artesis, sekali lagi terimakasih BAZNAS Kota Semarang” ucapnya. Mustahik (penerima manfaat) berharap agar BAZNAS Kota Semarang semakin maju dan lebih banyak orang yang menunaikan zakat, infak atau bersedekah.
BERITA18/02/2025 | Humas
BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, Sekaligus Serahkan SK UPZ
BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, Sekaligus Serahkan SK UPZ
Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2024. Kamis, (13/02). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara kedua lembaga dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Semarang. Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Semarang ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., Drs. H. Labib, M.M., Wakil Ketua 2 bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3 bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Nur Fuad S.Ag., Ketua Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, M.Pd., perwakilan Kemenag Kota Semarang, Perwakilan Pelaksana BAZNAS Kota Semarang serta sejumlah pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam agenda tersebut, dibahas berbagai program strategis yang akan dijalankan tahun depan, termasuk penyaluran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan serta program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, S.E., M.M., menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar pengelolaan dana zakat dapat lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. "Sinergi antara BAZNAS dan Kemenag sangat penting untuk memastikan penghimpunan dan penyaluran zakat dapat berjalan dengan baik. Dengan perencanaan yang matang, kita dapat memastikan zakat yang terkumpul benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan," ujarnya. Selain membahas RKAT, dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan UPZ kepada sejumlah lembaga di lingkungan Kemenag Kota Semarang. SK UPZ ini bertujuan untuk memperkuat legalitas pengelolaan zakat di tingkat instansi agar lebih profesional dan sesuai regulasi. Kepala Kemenag Kota Semarang, H. Muhtasit, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam membantu pemerintah dalam mengelola zakat. "Kami berharap UPZ yang sudah menerima SK dapat bekerja lebih optimal dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat. Dengan adanya SK ini, setiap UPZ memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengelola zakat dari ASN maupun masyarakat secara lebih tertib," katanya. Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi terkait langkah-langkah strategis yang akan diterapkan dalam pengelolaan zakat tahun depan, serta doa bersama untuk keberkahan dan kesuksesan program-program yang telah direncanakan. Dengan adanya kolaborasi yang semakin erat antara BAZNAS dan Kemenag Kota Semarang, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Semarang semakin optimal dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA13/02/2025 | Humas
Tanggapi Bencana Banjir, BAZNAS Kota Semarang Bantu Warga Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo
Tanggapi Bencana Banjir, BAZNAS Kota Semarang Bantu Warga Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo
Semarang, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang bergerak cepat dalam menanggapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang, termasuk Tlogosari, Genuksari, dan Trimulyo, Jum,at (07/02). Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air yang merendam pemukiman warga. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir, BAZNAS Kota Semarang telah menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, air bersih, serta perlengkapan darurat lainnya. Tim relawan BAZNAS juga dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu evakuasi warga yang masih terjebak di rumah mereka. Muhammad Asyhar, Ketua Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, menyatakan bahwa BAZNAS Kota Semarang akan terus berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak. “Kami berkomitmen untuk membantu warga yang mengalami musibah ini. Selain bantuan logistik, kami juga akan mendirikan posko kesehatan dan dapur umum agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Asyhar. Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB), Suwarto mengatakan bahwa bencana pada tahun 2025 ini akan tidak terduga dan BAZNAS Kota Semarang telah mempersiapkan bantuan-bantuan kebencanaan."sesuai dengan arahan dari pimpinan saat Raker, kami (BAZNAS) diminta untuk memfokuskan pada masalah kebencanaan dan kami telah mempersiapkan bantuan kebencanaan seperti sembako, makanan, perahu karet dan lain sebagainya. Hal ini sesuai kabar bahwa bencana alam pada tahun 2025 ini tidak terduga" ujarnya. Salah satu warga Tlogosari, Sahlan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Banjir ini cukup parah dan mengganggu aktifitas kami, dan kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari BAZNAS. Setidaknya kami bisa mendapatkan makanan saat kami kesulitan memasak” tuturnya. Selain menyalurkan bantuan langsung, BAZNAS Kota Semarang juga mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam meringankan beban para korban dengan berdonasi melalui rekening resmi BAZNAS. Harapan ke depan semakin banyak pihak yang turut serta dalam aksi kemanusiaan ini agar warga terdampak bisa segera bangkit dari bencana. Bencana banjir ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
BERITA07/02/2025 | Humas
BAZNAS Kembali Tasarufkan lagi Bantuan Produktif untuk Warga Kecamatan Ngaliyan
BAZNAS Kembali Tasarufkan lagi Bantuan Produktif untuk Warga Kecamatan Ngaliyan
kotasemarang.baznas.go.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang Kembali Tasarufkan Bantuan Produktif untuk Pemberdayaan Masyarakat Ngaliyan, Selasa, (04/02) di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Ngaliyan. Sekretaris Kecamatan, Sugiman, S.IP., mewakili warga Ngaliyan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan “Kami berterima kasih ke BAZNAS karena warga kami warga Ngaliyan sudah dibantu dari BAZNAS dan ini merupakan wujud tresno dari BAZNAS kepada warga Ngaliyan, bahkan BAZNAS tak kurang selama ini sering memberikan bantuan kebencanaan dan lain sebagainya” ujarnya. lebih lanjut Sugiman berharap agar penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan baik dan bijak sehingga bisa menjadi penghasilan tetap dan dapat mencapai keluarga sakinah. Wakil Ketua 1, H. Labib, M.M., juga berterima kasih kepada pegawai kecamatan Ngaliyan yang rutin menunaikan zakatnya “terima kasih pak (SekCam) Ngaliyan ini sangat rutin menunaikan zakat ASN dan tercatat bahwa tahun kemarin Kecamatan Ngaliyan zakatnya stabil, semoga tahun ini dapat menambah lebih agar manfaat-nya juga lebih” katanya. H. Labib juga berterimakasih kepada Mustahik yang telah membantu BAZNAS dalan menunaikan tugasnya. “Kami terimakasih kepada penerima bantuan yang telah membantu kami menyalurkan dan siap menjadi Muzakki, karena bagaimanapun kami memiliki tugas untuk menyalurkan zakat, matursuwun” pungkasnya. Selain Sekretaris Kecamatan dan Wakil Ketua 1, Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., dan Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Semarang Utara, Relawan BAZNAS Kota Semarang dan para penerima manfaat.
BERITA04/02/2025 | Humas
SETELAH DI BANYUMANIK. BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN LAGI BANTUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF UNTUK WARGA SEMARANG UTARA
SETELAH DI BANYUMANIK. BAZNAS KOTA SEMARANG SALURKAN LAGI BANTUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF UNTUK WARGA SEMARANG UTARA
kotasemarang.baznas.go.id— Dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat, pasca di Banyumanik Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang kembali menyalurkan bantuan untuk warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan produktif dan konsumtif disalurkan kepada warga Kecamatan Semarang Utara, Senin, (03/02). Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 2, Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 3, H. Nur Fuad, S,Ag., Wakil Ketua 4, Hj. Aminah, S.Pd.I., Sekretaris Kecamatan, Dilinov Kamarullah, S.IP., M.M., Sejumlah Pelaksana BAZNAS Kota Semarang, Sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Semarang Utara, Relawan BAZNAS Kota Semarang dan para penerima manfaat. Bantuan produktif diberikan kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi mereka. Bantuan ini diberikan dalam bentuk modal usaha yang diharapkan dapat digunakan untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil, sehingga warga dapat lebih mandiri dalam memperoleh penghasilan. "Kami berharap dengan bantuan ini, penerima manfaat bisa memanfaatkan dana yang diberikan untuk memperkuat usaha panjenengan sedanten. Sehingga, nanti tidak hanya menerima bantuan dalam bentuk barang atau uang, tetapi juga mendapat kesempatan untuk maju secara ekonomi," ungkap Hj. Afifah, S.Pd., Wakil Ketua 2 BAZNAS Kota Semarang. Salah satu warga penerima manfaat, Nunuk, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. "Sangat senang sudah dibantu BAZNAS Kota Semarang, saya sendiri usaha Laundry, di tengah penghujan ini perlu pengering untuk mempercepat pekerjaan dan Alhamdulillah, saya diberikan bantuan pengering oleh BAZNAS, semoga nanti dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya," ujarnya. Perempuan umur 43 tahun tersebut berharap agar BAZNAS dapat terus maju dan berkembang karena telah banyak berkontribusi kepada masyarakat. Di sisi lain, bantuan konsumtif yang disalurkan berupa paket sembako dan bantuan tunai, yang akan membantu warga memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama bagi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. BAZNAS berharap bantuan ini bisa meringankan beban hidup mereka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Penyaluran bantuan ini tidak hanya berkat kerja keras BAZNAS Kota Semarang, tetapi juga berkat dukungan dari pemerintah Kecamatan Semarang Utara. Sekretaris Kecamatan Semarang Utara, Dilinov Kamarullah, S.IP., M.M., mengapresiasi langkah BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. "Semarang Utara merupakan kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor 3 dan tingkat kemiskinan tertinggi se-Kota Semarang. Dari itu, terima kasih kepada BAZNAS Kota Semarang yang telah membantu pengentasan kemiskinan di kecamatan kami. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi warga Semarang Utara," ujar Dilinov. Dengan adanya bantuan produktif dan konsumtif ini, BAZNAS Kota Semarang berharap dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta menciptakan rasa saling peduli antar sesama. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam membangun kesejahteraan bersama, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga untuk keberlanjutan kehidupan yang lebih baik. Acara berlangsung dengan lancar dengan ditutup doa dan foto bersama di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Semarang Utara.
BERITA03/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.

Lihat Daftar Rekening →