Bacaan Niat Puasa 1 hingga 10 Muharram 1448 H Lengkap dengan Artinya
17/06/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi puasa sunnah(dok.pexels)
Umat Islam kini telah memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, salah satu bulan mulia dalam kalender Islam yang memiliki banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Salah satu ibadah yang paling dianjurkan selama bulan ini adalah puasa sunnah Muharram, termasuk Puasa Tasua dan Puasa Asyura yang memiliki keutamaan besar.
Bagi warga Semarang dan sekitarnya yang ingin menjalankan ibadah puasa sunnah Muharram, penting untuk mengetahui bacaan niat yang benar agar ibadah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai tuntunan syariat.
Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa puasa di bulan Muharram merupakan puasa sunnah terbaik setelah puasa wajib di bulan Ramadan. Oleh karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momentum ini untuk memperbanyak ibadah dan meraih pahala.
Niat Puasa Muharram Tanggal 1-8 Muharram 1448 H
Puasa Muharram dapat dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga seterusnya di bulan Muharram. Namun, para ulama menjelaskan bahwa tidak dianjurkan berpuasa satu bulan penuh karena hal tersebut tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Berikut bacaan niat puasa sunnah Muharram:
Latin:
Nawaitu shauma asy-syahri al-muharrami sunnatan lill?hi ta'?l?.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah di bulan Muharam karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Tasua 9 Muharram
Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Puasa ini memiliki nilai istimewa karena menjadi pembeda antara umat Islam dan kaum Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Berikut bacaan niat Puasa Tasua:
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatit Tasu'a lillâhi ta'ala.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah Tasu'a esok hari karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Asyura 10 Muharram
Sementara itu, Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Salah satu keutamaannya adalah dihapuskan dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu, sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah riwayat sahih.
Berikut bacaan niat Puasa Asyura:
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatil asyura lillahi ta'ala.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala."
Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Muharram?
Secara umum, niat puasa sunnah sebaiknya dibaca pada malam hari, yakni sejak setelah Magrib hingga sebelum terbit fajar. Namun karena termasuk puasa sunnah, terdapat keringanan bagi seseorang yang belum sempat berniat pada malam hari.
Seseorang masih diperbolehkan berniat setelah terbit fajar hingga sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, maupun aktivitas lain yang membatalkan puasa.
Berikut bacaan niat puasa Muharram yang dapat dibaca pada siang hari:
Latin:
Nawaitu shauma hadzal yaumi ada'i sunnati syahri Muharrami lillahi ta'ala.
Artinya:
"Aku berniat puasa pada hari ini untuk menunaikan puasa sunnah bulan Muharam karena Allah Ta'ala."
Sedangkan untuk Puasa Tasua maupun Asyura yang diniatkan pada siang hari, bacaannya adalah:
Latin:
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an ada'i sunnatit Tasu'a awil asyura lillâhi ta'ala.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah Tasu'a atau Asyura hari ini karena Allah Ta'ala."
Meski demikian, sebagian ulama berpendapat bahwa niat yang dilakukan pada siang hari untuk Puasa Tasua dan Asyura tidak menjadikannya sebagai puasa satu hari penuh. Dalam pandangan tersebut, puasa tetap sah namun dihitung sebagai puasa sunnah mutlak.
Memasuki bulan Muharram 1448 H, umat Islam di Semarang diharapkan dapat memanfaatkan bulan yang penuh keberkahan ini dengan memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah Muharram, Tasua, dan Asyura sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.***
Artikel Lainnya
4 Amalan Sunnah di Bulan Muharram 1448 H, Lakukan untuk Menambah Keberkahan
Tahun Baru Muharram akan Segera Tiba! Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Bacaan Doa Awal dan Akhir Tahun 1448 H, Amalkan di Bulan Muharram
Ketahui! Ini Keutamaan Sedekah di Bulan Muharram 1448 H
Belum Melakukan Pembayaran Fidyah? Ini Cara dan Waktu Pelaksanannya
Sambut Bulan Muharram, Ini Tata Cara Sedekah untuk Anak Yatim di BAZNAS Kota Semarang
Bagaimana Hukum Menggabungkan Satu Hewan untuk Kurban dan Akikah? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini
Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026: Kapan Tasyua dan Asyura? Cek Lengkapnya di Sini
Ketahui! Ini Bacaan Doa saat Wukuf di Arafah Lengkap dengan Keutamaannya
Bacaan Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H, Lengkap dengan Arab Latin dan Terjemah
Ketahui! Ini Perbedaan Puasa Tasua dan Asyura, Lengkap dengan Jadwal Pelaksanaannya
Asal Usul Muharram Disebut Bulan Anak Yatim, Ternyata Ini Alasannya
Menjelang Hari Jumat, Yuk Sisihkan untuk Sedekah Jumat Tiap Minggunya! Ini Caranya
Berapa Hari Lagi Tahun Baru Islam 2026? Simak Jadwal 1 Muharram 1448 Hijriah dan Libur Nasionalnya
5 Keutamaan Ibadah Kurban: Makna, Hikmah, dan Nilai Spiritual yang Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →