Amalan Malam Nisfu Syaban: Ini yang Bisa Dilakukan Perempuan Saat Sedang Haid
30/01/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Ilustrasi
Malam Nisfu Syaban yang jatuh malam ini menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada malam penuh keberkahan tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, serta amalan-amalan khusus yang telah menjadi tradisi turun-temurun. Salah satu amalan yang paling umum dilakukan adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.
Namun, muncul pertanyaan yang kerap ditanyakan menjelang malam Nisfu Syaban: bagaimana dengan perempuan yang sedang haid? Apakah mereka tetap bisa berpartisipasi dalam amalan malam Nisfu Syaban meski berada dalam kondisi tidak suci?
Untuk menjawab hal tersebut, salah satu penjelasan yang dirujuk berasal dari akun Instagram @aisyahfaridbsa, milik Ustadzah Sisyah Farid BSA. Dalam penjelasannya, terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan perempuan yang sedang haid tanpa mengurangi nilai ibadah di malam penuh keutamaan ini.
Pertama, perempuan yang sedang haid diperbolehkan untuk mendekati orang yang sedang membaca Surat Yasin dan mendengarkan bacaan tersebut. Mendengarkan lantunan ayat Al-Qur’an tetap menjadi bentuk ibadah yang bernilai di sisi Allah.
Kedua, saat doa Nisfu Syaban dibacakan, perempuan yang sedang haid dianjurkan untuk ikut membaca dan mengaminkannya. Membaca doa tidak termasuk dalam larangan ibadah bagi perempuan yang sedang haid.
Ketiga, Ustadzah Sisyah mengingatkan bahwa perempuan dalam keadaan haid sebaiknya tidak ikut membaca Surat Yasin, karena membaca Al-Qur’an secara langsung tidak diperbolehkan dalam kondisi tersebut. Meski demikian, hal itu tidak akan mengurangi pahala ataupun keutamaan malam Nisfu Syaban bagi mereka.
Sementara itu, bagi umat Muslim yang berada dalam keadaan suci, beberapa amalan utama tetap dianjurkan, seperti membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali, memperbanyak istighfar, mengucapkan syahadat, memanjatkan doa, hingga membaca doa Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Amalan-amalan ini diyakini membawa banyak keberkahan serta peluang diampuninya dosa-dosa masa lalu.
Dengan demikian, perempuan yang sedang haid tetap dapat menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan amalan-amalan ringan namun sarat pahala. Momen istimewa ini menjadi kesempatan bagi seluruh umat Muslim untuk memperbanyak doa serta memohon kebaikan kepada Allah SWT.
Itulah informasi mengenai amalan yang dapat dilakukan perempuan saat haid pada malam Nisfu Syaban. Semoga malam penuh rahmat ini membawa keberkahan bagi seluruh umat Islam.
Artikel Lainnya
Apa Itu Zakat Produktif? Simak Pengertian, Dasar Hukum, dan Manfaatnya
Doa Bulan Safar yang Dianjurkan, Lengkap dengan Amalan untuk Memohon Perlindungan kepada Allah
Jadwal Puasa Sunnah Agustus 2026 Lengkap, Mulai Senin Kamis, Ayyamul Bidh hingga Puasa Daud
Mengenal 4 Peristiwa Penting di Bulan Safar Beserta Hikmah di Baliknya
Bolehkah Puasa Ayyamul Bidh Digabung dengan Puasa Senin-Kamis? Ini Penjelasan Hukumnya
4 Manfaat Sedekah di Bulan Safar Menurut Islam, Yuk Lakukan!
Bacaan Doa Awal Bulan Safar Lengkap dengan Latin Arab dan Terjemahannya
Tidak Hanya Membaca Surat Al Kahfi dan Sholat Jumat, Ini 4 Amalan di Hari Jumat yang Penuh Berkah
Hukum Bersedekah bagi Orang yang Masih Punya Utang, Bolehkah? Ini Penjelasan Ulama
Syarat Zakat Emas dan Perak yang Wajib Diketahui, Ini Ketentuan Nisab dan Haulnya
Zakat Produktif: Bukan Sekadar Bantuan, Ini Cara BAZNAS Dorong Warga Semarang Lebih Mandiri dan Sejahtera
Bacaan Niat Zakat Emas dan Perhiasan Lengkap Beserta Besaran Zakat yang Wajib Dikeluarkan
Begini Tata Cara Pembayaran Fidyah di BAZNAS Kota Semarang Lengkap Cara Menghitung
Masuk Bulan Safar 1448 H, Benarkah Allah Menurunkan Bala? Ini Penjelasan dalam Islam
Zakat Konsumtif: Pengertian, Dasar Hukum, Manfaat, dan Perannya bagi Mustahik dalam Islam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Semarang.
Lihat Daftar Rekening →